Anda di halaman 1dari 17

I.

RESEP

II.

SKRINING RESEP

Kelengkapan resep : No. 1. Kelengkapan Identitas dokter/ rumah Nama sakit ( nama, SIP, alamat praktek, No. Telp ) SIP Alamat rumah Alamat praktek No. Telp/HP 2. Inscriptio (Tanggal dan Tempat tempat ditulisnya resep) ditulisnya R/ Tanggal ditulisnya resep 3. 4. Invecatio (tanda R/) Praescriptio (nama obat dan jumlah obat ) Tanda R/ Nama obat R/ Cefat 500 mg Mefinal 500 mg Stobled Jumlah Obat Cefat 500 mg ( 10 ) Mefinal (10) Stabled (6) 5. Signatura (aturan pakai Aturan ) Pakai Cefat 500 mg S 2 dd I Mefinal 04-03-2013 Jl. Patimura 57 Denpasar - Bali (0361) 231215, 225307 Denpasar Ada Tidak ada keterangan drg. Letty Kirana. A 446/65.GG.I/Dikes

S 3 dd I Stabled S 3 dd I 6. Subscription (paraf dokter) 7. Identitas pasien Nama Alamat Umur BB Bp Md Demontara Gianyar 47 th Paraf dokter

Resep ini termasuk resep yang belum lengkap, mengingat ada beberapa komponen yang belum lengkap seperti kurang tercantumnya alamat rumah dokter, alamat pasien yang kurang lengkap, dan berat badan pasien. Penulisan identitas dokter diperlukan untuk memudahkan pada saat terjadi kesulitan membaca resep, dosis obat, dan persetujuan dalam penggantian obat. Penulisan identitas pasien juga sangat penting untuk menghindari terjadinya medication error, dimana sering terjadi kesalahan nama, maka dapat diperjelas dengan alamat lengkap pasien.

III.

INFORMASI OBAT

A. Komposisi obat: 1. Cefat 500 mg Tiap kapsul mengandung Sefadroksil Monohidrat yang setara dengan 500 mg Sefadroksil. 2. Mefinal 500 mg Tiap tablet mengandung asam mefenamat 500 mg. 3. Stobled Tiap kapsul mengandung Radix et rhizoma notoginseng 130 mg, borneolum syntheticum 10 mg, rhizoma dioscoreae nipponiceae 30 mg, rhizoma dioscoreae 60 mg, herba geranii herba erodii 10 mg, rhizoma menispermi 20 mg.

B. Pabrik 1. Cefat 500 mg PT. Sanbe Farma, Bandung, Jawa Barat. 2. Mefinal 500mg PT. Sanbe Farma, Bandung, Jawa Barat. 3. Stobled PT. Ethica Industri Farmasi, Jogjakarta, Jawa Tengah.

C. Farmakologi 1. Cefat 500 mg Cefat mengandung Sefadroksil Monohidrat suatu sefalosporin semi sintetik untuk pemakaian oral. Cefat seperti umumnya sefalosporin bersifat bakterisidal karena bekerja dengan cara menghambat sintesa dinding sel bakteri. Cefat stabil dalam asam lambung. Absorpsi : diabsorbsi dengan cepat dan baik seteiah pemberian oral. Absorpsi Cefat tidak dipengaruhi oleh adanya makanan. Distribusi : didistribusikan secara luas di dalam tubuh dan mencapai konsentrasi terapetik pada jaringan dan cairan tubuh, termasuk cairan sinovinal, pericardial, pleural, dan cairan peritoneal, empedu, sputum, urin. Jatung, saluran empedu, kulit dan jaringan lunak, melalui plasenta dan asi. Ikatan Protein : 20% Waktu Paruh Eliminasi : 1-2 jam, gagal ginjal : 20-24 jam. Kadar Puncak : 70-90 menit. Ekskresi : Lebih dari 90 % dosis diekskresi dalam bentuk yang tidak berubah melalui urin didalam waktu 24 jam. 2. Mefinal 500 mg Mefinal mengandung asam mefenamat, yang merupakan kelompok antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang bekerja seperti obat golongan AINS lain dengan cara menghambat sintesis prostaglandin dalam jaringan tubuh dengan menghambat enzim siklooksigenase sehingga mempunyai efek analgesik, antiinflamasi dan antipiretik. Efek anti inflamasi, analgesik dan antipiretik dipercaya dari kerja menghambat COX-

2. Efek anti inflamasi mungkin juga dihasilkan dari kerja menghambat biosintesis dari mukopolisakarida. Efek antipiretik didduga akibat hambatan sintesa prostaglandin di CNS. Absorbs : Absorpsi asam mefenamat dalam saluran cerna cepat dan hampir sempurna, 99% obat terikat oleh protein plasma. 3. Stobled

D. Indikasi 1. Cefat 500 mg Infeksi saluran nafas, kulit dan jaringan lunak, ISK dan infeksi kelamin, osteomyelitis ( radang sumsum tulang), artritis (radang sendi), septicemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut), peritonitis ( radang selaput perut), sepsis puerperium (reaksi umum disertai demam karena kegiatan bakteri dan zat-zat yang dihasilkan bakteri atau kedua-duanya saat sedang nifas) . 2. Mefinal 500 mg meredakan nyeri ringan sampai sedang seperti sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer / nyeri saat haid, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi. 3. Stobled Sebagai antiinflamasi dan analgesik.

E. Kontra indikasi 1. Cefat 500 mg Hipersensitif terhadap sefadroksil, komponen lain dalam sediaan dan sefalosporin lain. 2. Mefinal 500 mg Mefinal jangan diberikan pada pasien yang hipersensitif atau alergi terhadap asam mefenamat. Penderita yang dengan aspirin mengalami bronkospasme, rinitis alergi, dan urtikaria. Penderita dengan tukak lambung dan usus. Penderita dengan gangguan ginjal yang berat.

3. Stobled Wanita Hamil, hipersesitifitas.

F. Efek samping 1. Cefat 500 mg 1%-10% : Saluran Cerna : Diare < 1%: Abdominal pain, agranulositosis, anafilaksis, angioderma, arthralgia, kolestasis, dyspepsia, erythema multiforme, demam, mual, neutropenia, pruritus, colitis pseudomembran, rash, serum sickness, Sindrom Steven-Jhonson.

Trobositopenia, eticaria, vaginitis, muntah. Dilaporkan reaksi dengan cephalosporin lain termasuk abdominal pain, anemia aplastik dan hemolitik, peningkatan BUN, peningkatan kreatinin, eosinophilia, hemorrhage, pensitopenia, disfungsi ginjal, superinfeksi, nefrotoksik. 2. Mefinal 500 mg Gangguan lambung : tidak nafsu makan, sakit abdomen, sembelit, diare, dispepsi, kembung, rasa terbakar, mual, tukak lambung, muntah, mulut kering hingga pendarahan lambung. Efek pada darah : penurunan hemotokrit ( pemakaian jangka lama), anemia, memperpanjang waktu pendarahan, eusinopii, epistaxis, leucopenia, thrombo, cytopenia, trombositopenia, menghambat agregasi platelet. Efek pada system syaraf: pusing, sakit kepala, ketakutan, bingung, depresi, bermimpi, sulit tidur, cemas, gemetaran, berputar, halusinasi. Efek pada mata/ pendengaran : tinnitus, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, sembab mata. Efek pada ginjal : abnormalitas fungsi ginjal, dysuria, hematouria, hyperkalemia, cystitis, nephrotic syndrome, oligouria, proteinuria sampai gagal ginjal. Efek pada hati : peningkatan hasil test fungsi hati ( SGOT,SGPT) sekitar > 3 kali normal. Hepatitis, jaundice, kerusakan hati, kolik. Efek samping lain: gatal, bentol, kemerahan, fotosensitif, reaksi anafilaksis, stevensjhonson sindrme, bengkak, CHF, hipertensi, takikardi, aritmia, hypotensi, myocardial

infark, demam, infeksi, sepsis, perubahan berat badan, asma, hipergikemia, pankreatitis, pneumonia, depresi pernafasan. 3. Stobled Jarang: ruam kulit, palpitasi, mual, muntah

G. Dosis 1. Cefat 500 mg Dewasa : 1-2 gram/hari, diberikan dalam 2 dosis terbagi. Untuk indikasi yang spesifik 250-500 mg tiap 8 jam. 2. Mefinal 500 mg Untuk nyeri: Dosis awal 500 mg, dilanjutkan dengan dosis 250 mg setiap 6 jam jika diperlukan. Penggunaannya sebaiknya tidak lebih dari 1 minggu. 3. Stobled Sakit gigi 3-4 kali sehari 2 kapsul.

H. Peringatan dan perhatian 1. Cefat 500 mg Penyesuaian dosis pada pasien gangguan ginjal. Penggunaan lama mengakibatkan superinfeksi. Penggunaan pada pasien dengan riwayat alergi penisilin terutama reaksi lgE mediated ( anafilaksis, urtikaria). 2. Mefinal 500 mg Hati-hati pasien lansia. Pasien dengan kondisi terjadinya retensi cairan pasien sedang menggunakan obat-obat yang berinteraksi dengan Asam Mefenamat pasien anak dibawah 14 tahun. Sebaiknya tidak digunakan secara rutin sebagai antipiretik. 3. Stobled Hentikan penggunaan bila timbul gejalahipersensitif.

I. Interaksi obat 1. Cefat 500 mg Dengan obat lain: Terjadi pendarahan jika diberikan dengan antikoagulan.

Probensed dapat mengurangi eliminasi sefalosporin.

Dengan makanan : Pemberian Cefat bersamaan dengan makanan, makanan bayi dan susu tidak mempengaruhi absorbsi secara signifikan. 2. Mefinal 500 mg Dengan obat lain : Obta yang terkait pada protein plasma : menggeser ikatan dengan protein plasma, sehingga dapat meningkatkan efek samping. (contoh: hidanton, sulfonylurea). Obat antikoagulan dan antitrombosis : sedikit memperpanjang waktu prothrombin dan waktu thromboplastin parsial. Jika pasien menggunakan antikoagulan atau zat thrombolitik, waktu prothrombin harus dimonitor. Lithium : meningkatkan toksisitas lithium dengan menurunkan eliminasi lithium diginjal. Obat lain yang juga memiliki efek samping pada lambung: kemungkinan dapat meningkatkan efek samping terhadap lambung. Dengan makanan ; makanan mengurangi kecepatan absorpsi tetapi tidak mengurangi jumlah yang diabsorbsi. 3. Stobled -

IV.

Analisis Resep

a. Anamnese Kefarmasian Nama Obat Cefat 500 mg Kandungan Mengandung Sefadrosil 500 mg Indikasi Antibiotik (pengobatan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif, terutama untuk infeksi yang disebabkan oleh bakteri Grampositif, bakteri anaerob dan beberapa bakteri Gram-negatif seperti E. coli. Pr. mirabilis dan Klebsiella). Mefinal 500 mg Mengandung Asam Mefenamat 500 mg Analgesik dapat menghilangkan nyeri akut dan kronik, ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri sendi, nyeri otot, nyeri sehabis operasi, nyeri pada persalinan. Stobled Mengandung Radix et Membantu menghentikan rhizoma notoginseng 130 mg, borneolum syntheticum 10 mg, rhizoma dioscoreae nipponiceae 30 mg, rhizoma dioscoreae 0 mg, herba geranii herba erodii 10 mg, rhizoma menispermi 20 mg perdarahan, sebagai antiinflamasi dan analgesik.

Berdasarkan penilaian terhadap indikasi obat-obatan dalam resep diatas, dan dari analisis resep diduga pasien Bp Md Demontara mengalami sakit gigi. Adapun gejala dari sakit gigi antara lain, nyeri hebat pada gigi, gusi bengkak. Sakit gigi biasnya disebabkan karies pada gigi. Dalam resep tertulis obat Cefat yang mengandung obat Sefadroksil yaitu antibiotik golongan sefalosporin generasi pertama dan golongan antibiotik betalaktam yang berfungsi untuk pembunuh bakteri penyebab infeksi. Cefat diduga diberikan untuk pengobatan infeksinya. Mefinal dengan kandungan Asam Mefenamat adalah obat pereda nyeri yang digolongkan sebagai NSAID (Non Steroidal Antiinflammatory Drugs). Asam

Mefenamat biasa digunakan untuk mengatasi berbagai jenis rasa nyeri (analagesik), namun lebih sering diresepkan untuk mengatasi sakit gigi. Namun perlu juga diingat pemberian Asam Mefenamat bagi penderita gangguan lambung untuk mengonsumsinya setelah makan karena bersifat asam dan dapat mengiritasi lambung. Mefinal diberikan untuk mengurangi/menghilangkan rasa sakit/rasa nyeri. Stobled untuk membantu meredakan nyeri dan bengkak.

b. Penilaian Pengobatan Rasional oleh Farmasis Penilaian Pengobatan Rasional oleh Farmasis pada resep diatas berpatokan pada rumus 4 T 1 W yaitu: a. Tepat Indikasi Pasien diberikan obat dengan indikasi yang benar sesuai diagnosa dokter. Apabila ada indikasi yang benar untuk penggunaan obat tersebut sesuai diagnosa dan telah terbukti manfaat terapinya. Prinsip Tepat Indikasi adalah tidak semua pasien memerlukan intervensi obat. Misalnya Antibiotik hanya diberikan kepada pasien yang terbukti

terkena penyakit akibat bakteri. Cefat 500 mg yang mengandung Cefadroxil sebagai antibiotika. Mefinal 500 mg yang mengandung asam mefenamat sebagai analgesic Stobled yang mengandung Radix et rhizoma notoginseng, borneolum syntheticum, rhizoma dioscoreae nipponiceae, rhizoma dioscoreae, herba geranii herba erodii, rhizoma menispermi sebagai antiinflamasi.

b. Tepat Obat Berdasarkan diagnosis yang tepat maka harus dilakukan pemilihan obat yang tepat. Pemilihan obat yang tepat dapat ditimbang dari ketepatan kelas terapi dan jenis obat yang sesuai dengan diagnosis. Selain itu, Obat juga harus terbukti manfaat dan keamanannya. Obat juga harus merupakan jenis yang paling mudah didapatkan. Jenis obat yang akan digunakan pasien juga seharusnya jumlahnya seminimal mungkin.

c. Tepat Dosis Tepat Dosis adalah ketepatan jumlah obat yang diberikan pada pasien, dimana dosis berada dalam range dosis terapi yang direkomendasikan serta disesuaikan dengan usia dan kondisi pasien. Obat mempunyai karakteristik farmakodinamik maupun

farmakokinetik yang akan mempengaruhi kadar obat di dalam darah dan efek terapi obat. Dosis juga harus disesuaikan dengan kondisi pasien dari segi usia, bobot badan, maupun kelainan tertentu. Misalnya pasien anak > 60 kg biasanya disarankan menggunakan dosis dewasa. Usia lanjut atau pasien dengan kerusakan ginjal dan hati biasanya memerlukan penyesuaian dosis. Nama obat Dosis obat dalam literatur Cafat 500 mg Aturan pemakaian dalam resep Masuk rentang terapi sehari, 1 Masuk rentang terapi Keterangan

1-2 gram per hari, 2 kali sehari, 1 diberikan 2 kali. kapsul 3 kali

Mefinal 500 mg

Dosis awal 500 mg, dilanjutkan 250 mg tiap 6 jam

tablet

Stobled

2 kapsu 3-4 kali 3 kali sehari, 1 sehari kapsul

Masuk rentang terapi

a. Aturan pemakaian dalam resep adalah 2 kali sehari 1 kapsul ( 500 mg x 2 = 1000 mg), sesuai literature dosis terapi 1-2 g/hari. Jadi cefat masuk ke dalam rentang terapi. b. Aturan pemakaian dari mefinal dalam resep 3 kali sehari 1 tablet (500 mg x 3 = 1500 mg, sesuai literature dosis terapi 1000 mg 2000 mg. Jadi mefinal termasuk dalam rentang terapi.

d. Tepat Pasien Obat yang akan digunakan oleh pasien mempertimbangkan kondisi individu yang bersangkutan. Obat hanya diberikan berdasarkan ketepatan tenaga kesehatan dalam menilai kondisi pasien seperti riwayat alergi, adanya penyakit penyerta seperti kelainan ginjal atau kerusakan hati, Pasien dengan riwayat psikologis, serta kondisi khusus misalnya hamil, laktasi, balita, dan lansia Misalnya Pemberian obat golongan Aminoglikosida pada pasien dengan gagal ginjal akan meningkatkan resiko nefrotoksik sehingga harus dihindari. Dari analisis resep sediaan yang diberikan berbentuk tablet dan kapsul, berdasarkan umur pasien bentuk sediaan yang diterima oleh pasien sudah tepat. e. Waspada efek samping Pemberian obat potensial menimbulkan efek samping, yaitu efek tidak diinginkan yang timbul pada pemberian obat dengan dosis terapi. Efek samping dari mefinal gangguan lambung, sehingga disarankan pasien minum setelah makan.

V.

Peracikan obat

1. Penyiapan Cefat 500 mg Disiapkan 10 kapsul Cefat 500 mg, kemudian di masukkan ke dalam klip obat, tendai dengan etiket putih. 2. Penyiapan Mefinal 500 mg Disiapkan 10 kapsul Mefinal 500 mg, kemudian di masukkan ke dalam klip obat, tendai dengan etiket putih. 3. Penyiapan Stobled Disiapkan 6 kapsul Stobled, kemudian di masukkan ke dalam klip obat, tendai dengan etiket putih.

VI.

Penyerahan dan KIE Pada saat penyerahan obat, pasien diberikan informasi dasar obat sebagai berikut : 1. Sebelum bertanya lebih lanjut, tanyakan dahulu untuk siapa pengobatan ini ditujukan, apakah untuk pasien yang datang atau orang lain. 2. Menanyakan kepada pasien apakah sebelumnya pernah mendapatkan obat tersebut. 3. Jika pasien belum pernah mendapatkan pengobatan tersebut, maka perlu ditanyakan: Apa yang telah dikatakan dokter tentang pengobatan yang diberikan? Apa yang telah dikatakan dokter tentang cara pakai obat yang diberikan? Apa yang diharapkan dari pengobatan ini? 4. Jika pasien pernah menggunakan obat tersebut, maka tanyakan sejauh mana pengertian pasien akan obatnya, dari cara pakai dan efeknya pada penyakit yang diderita. 5. Disampaikan kepada pasien bahwa obat yang diserahkan ada 3 macam yaitu :

No. 1

Kriteria Informasi Nama Obat Cefat Mefinal Stobled

Isi Informasi

Kegunaan obat/outcome Cefat merupakan antibiotik mengandung Sefadroksil terapi yang diharapkan digunakan untuk infeksi luka. Mefinal mengandung Asam Mefenamat digunakan untuk nyeri dan antiinflamasi. Stobled digunakan untuk menghentikan pendarahan, antiinflamasi dan analgesik Cefat (Sefadroksil): 2 x sehari 1 tablet bersama atau setelah makan. Mefinal (Asam mefenamat): 3 x sehari 1 tablet bersama atau setelah makan.

Aturan pakai

Stobled: 3 x sehari 1 tablet bersama atau setelah makan. 4 Waktu minum obat Bersama makan atau segera setelah makan untuk meningkatkan absorpsi dan menghindari efek nyeri dilambung akibat efek samping obat. 5 Cara pakai Diminum melalui mulut dengan segelas air putih. 3 x sehari artinya tiap 8 jam. 6 7 8 Durasi penggunaan obat 3 hari Efek samping Penyimpanan Simpan tablet ditempat yang sejuk dan kering pada suhu kamar (25oC), terlindung dari cahaya matahari langsung. 9 Aktivitas yang Aktivitas yang disarankan: Dianjurkan untuk makan makanan yang lunak. Menjaga kesehatan gigi dan mulut yakni menyikat gigi dengan benar minimal 2 kali sehari, dapat disempurnakan dengan moutwash setelah menyikat gigi. Aktivitas yang dihindari: Hindari makan makanan yang terlalu asam, pedas, panas, dingin.

disarankan/dihindari

6. Pasien dianjurkan untuk minum obat secara teratur. 7. Tanyakan kepada pasien apakah pasien sedang mengkonsumsi obat-obatan atau

suplemen lain. Disarankan untuk menghindari minum obat-obatan lain kecuali atas resep dokter. 8. Pasien dianjurkan untuk mengontrol kembali ke dokter apabila obat telah habis namun gejala belum membaik.

DAFTAR PUSTAKA

Brosur PT. Brosur PT. Lacy, C.F., Armstrong, L.L., Goldman, M.P., Lanche, L.L. 2012. Drug Information Handbook. 21th Edition. USA: Lexi.comp Anonim. 2012. Gejala Demam Pada Anak Balita. http://www.untukku.com/artikel-

untukku/gejala-demam-pada-anak-balita-part-2-untukku.html. Diakses tanggal Anonim. 2012. Penyebab Demam. http://mediskus.com/penyakit/berbagai-penyebab-demampanas.html. Diakses tanggal

http://anekartikelkesehatan.blogspot.com/2011/05/terapi-antibiotik-golonganbetalaktam.html http://restademerelife.blogspot.com/2013/01/pengertian-dan-manfaat-obat-pereda.html http://hadikurniawanapt.blogspot.com/2012/11/analisis-resep-13.html http://tugaskuliahapoteker.blogspot.com/2013/05/analisis-resep-cnd_20.html http://www.dechacare.com/Asam-Mefenamat-P564.html http://www.apotikantar.com/stobled_kapsul http://bbpkmakassar.or.id/index.php/Umum/Info-Kesehatan/Penggunaan-Obat-RasionalPOR-melalui-Indikator-8-Tepat-dan-1-Waspada.phd