Anda di halaman 1dari 2

Nama: Aisyah NIM : H0711008

IDENTIFIKASI BAKTERI PATOGEN TANAMAN

Nama Bakteri : Xanthomonas campestris pv. Oryzae (Xanthomonas oryzae pv. Oryzae) Merupakan penyebab penyakit hawar daun padi. Penyakit ini menyebar terbawa air, angin dan benih dan infeksi terjadi melalui stomata. Perkembangan penyakit hawar daun bakteri (BLB) / kresek sangat dipengaruhi oleh kelembaban tinggi dan suhu rendah (20 220C). Itu sebabnya pada musim hujan yang hari-harinya tertutup awan, penyakit berkembang sangat baik. Klasikasi Xanthomonas campestris pv. Oryzae adalah: Phylum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Prokaryota : Scizomycetes : Pseudomonadales : Pseudomonadaceae : Xanthomonas : Xanthomonas campestris pv. Oryzae

1. Identifikasi dengan Jaringan Tanaman Gejala: Pada awalnya gejala terdapat pada tepi daun atau bagian daun yang luka berupa garis bercak kebasahan, bercak tersebut meluas berwarna hijau keabuabuan , selanjutnya seluruh daun menjadi keriput dan akhirnya layu seperti tersiram air panas Tanda: Pucuk daun menguning, kemudian menjalar melalui pinggir daun hingga ke pangkal. Pada serangan berat, daun padi akan tampak mengering 2. Identifikasi dengan Test Patogenik Merupakan bakteri spesifik inang, artinya hanya menyerang inang tertentu terutama padi. Dapat menyebabkan reaksi hypersensitive pada tanaman tembakau.

3. Diagnosis In Vitro Bakteri Xanthomonas campestris pv. Oryzae berbentuk batang pendek, di ujungnya mempunyai satu flagel dan berfungsi sebagai alat gerak. Bakteri ini berukuran 6-8 bersifat aerob,gram negatif dan tidak membentuk spora . Diatas media PDA bakteri ini membentuk koloni bulat cembung yang berwarna kuning keputihan sampai kuning kecoklatan dan mempunyai permukaan yang licin. Media : Media yang efektif untuk pertumbuhan Xanthomonas adalah media selektif khusus Xanthomonas, yaitu Media XA (Xanthomonas Agar) Uji Resistensi antibiotik: Sensitif terhadap antibiotik seperti Rifampisin, Tetrasiklin, Kloramfenikol, Streptomisin, dan Kanamisin (Sigma). Uji karakterisasi fisiologi : Berdasarkan hasil karakterisasi fisiologi bakteri, diketahui tiga isolat yang diuji tidak mampu menghidolisis pati, tidak memiliki pigmen flouresens, tidak memiliki aktivitas oksidase, tidak memproduksi indol dan H2S, namun mampu menghidrolisis kasein. 4. Uji Molekular Amplifikasi gen 16S rRNA menghasilkan pita DNA berukuran ~1300 pb

http://antonmhb.lecture.ub.ac.id http://fapertaundanaoptpadi.blogspot.com/2012/12/penyakit-hawar-daun-padixanthomonas.html Aris TW, Siti M, dan Abdjad AN 2011. Xanthomonas oryzae pv. oryzae Bakteri Penyebab Hawar Daun Pada Padi: Isolasi, Karakterisasi, Dan Telaah Mutagenesis Dengan Transposon. MAKARA, SAINS, VOL. 15, NO. 1