Anda di halaman 1dari 52

offshore-skills.

com

Djoko Ari Wibowo Unpad Bandung 22nd March 2014

Drilling, Why?
MENGETAHUI KONDISI BAWAH PERMUKAAN (SUB-SURFACE) MENDAPATKAN HIDROKARBON (MINYAK/GAS) ATAU SUMBER ENERGI

LAIN ALASAN-ALASAN LAIN

offshore-skills.com

DRILLING HISTORY MILSTONES


1808

PERCUSSION DRILLING DILAKUKAN DI

CHINA 1859 CABLE TOOL PERCUSSION DRILLING 1918 SUMUR TERDALAM DI DUNIA DIBOR DENGAN METODE CABLE TOOL PERCUSSION DRILLING 1930 ROTARY DRILLING DITEMUKAN

offshore-skills.com

DRILLING REVOLUTIONS
Cable Tool

Rotary Drilling

Coil Tubing

PRINSIP PUKULAN DRILL BIT

PRINSIP PERPUTARAN BIT

PROSES PENGEBORAN HORIZONTAL & MULTILATERAL DLL.

offshore-skills.com

Offshore Drilling Definitions


Merupakan Proses Mekanikal
Tujuan: Eksplorasi maupun Eksploitasi

(Produksi) Berlokasi di Lautan Lepas atau Perairan lainnya

offshore-skills.com

PRODUCTION OR EXPLORATION WELL?


Exploration Well: drilling dilakukan

dengan untuk mendapatkan dan mengevaluasi data geologi dan geofisika. Production Well: drilling dilakukan dengan tujuan menjaga atau meningkatkan produksi reservoir.

offshore-skills.com

HOW TO EVALUATE ?
Evaluasi dilakukan dengan cara

studi geologi permukaan, pemetaan bawah permukaan (sub surface mapping), identifikasi struktur perangkap hidrokarbon (anticlines, salt domes, fault traps, sand bodies lenses), evaluasi seismic
offshore-skills.com

OFFSHORE DRILLING TODAYS CHALLENGES


SEMAKIN DALAM PERAIRAN DAN SUMURNYA
TANTANGAN LINGKUNGAN SEMAKIN

BERAT BIAYA MENINGKAT CADANGAN HIDROKARBON HARUS SEPADAN

offshore-skills.com

Berbagai Tipe Rig (Anjungan Pengeboran)


Onshore and Offshore

offshore-skills.com

MOBILE OFFSHORE DRILLING UNIT (MODU) CLASSIFICATION


Bottom Supported Units

SEBAGIAN STRUKTUR KONTAK LANGSUNG DENGAN DASAR LAUT DAN SEBAGIAN I ATAS PERMUKAAN AIR. HANYA TERAPUNG SAAT BERPINDAH LOKASI TIDAK ADA KONTAK SAMA SEKALI DENGAN DASAR LAUT, SELURUH STRUKTUR TERAPUNG DALAM KONDISI PENGEBORAN &TRANSP ORTASI

Floating Units

Jack Up
Terdiri dari: 3 atau 4 kaki dan sebuah hull

offshore-skills.com

Jack Up
Kaki dapat berupa Open Truss maupun Columnar

Jack Up
Dapat beroperasi di atas sebuah platform maupun

tanpa platform

Platform

Jack Up
Moda transportasi Dry Mode atau Wet Mode

Jack Up
Jack Up pertama kali dibangun tahun 1954
Jack Up masa kini beroperasi di perairan

sampai sedalam 107 m Relatif lebih murah daripada MODU yang lain Model yang paling mutakhir mampu beroperasi di perairan sedalam 214 m dengan beban angin 209 km/jam.

offshore-skills.com

Jack Up Approaching Platform

Jack Up Configuration

offshore-skills.com

Inland Barge

Tender Assist Barge

Semi Submersible

Drill Ship

Drill Ship Animations time!

Drill Ship

VARIOUS RIGS OPERATIONAL DEPTH

offshore-skills.com

Basic Drilling Rig Functions

HOISTING SYSTEM

DEERICK DRAW WORKS BLOCKS

HOOK

ROTATING SYSTEM
ROTARY TABLE SWIVEL KELLY TOP DRIVE

offshore-skills.com

Basic Drilling Rig Functions

CIRCULATING SYSTEM
PUMPS STAND PIPES SOLIDS CONTROL EQUIPMENT

POWER SYSTEM
CONTROLLING SYSTEM

offshore-skills.com

offshore-skills.com

Rig Components (Hoisting System)


DERRICK
Memberikan Ruang Vertikal untuk Menggantung dan Naik Turunnya Drill String Disebut juga MAST apabila Derrick bisa ditidurkan

Rig Components (Hoisting System)


CROWN BLOCK
Katrol (yang disebut sheeave) di mana drilling line dililitkan bertempat di bagian atas Derrick.

TRAVELLING BLOCK Katrol yang senantiasa berjalan, menggantung Hook dan Kelly ataupun Top Drive.

offshore-skills.com

Rig Components (Hoisting System)


DRAWWORKS
Terdapat drum di dalamnya

yang berfungsi untuk menggulung drilling line untuk menggantung dan menaik-turun kan drill string. Merupakan pusat kontrol di mana driller (juru bor) mengoperasikan rig. Terdapat kopling, rantai dan fungsi kontrol yang lain.

offshore-skills.com

Hoisting System

offshore-skills.com

Rig Components (Rotating System)


KELLY

KELLY
Kelly adalah pipa

ROTARY TABLE

berpenampang segi empat atau hexagonal yang sesuai bentuk bushing yang terdapat dalam Rotary Table. Fungsi utamanya adalah mentransfer energi putaran ke Drill String di bawahnya. SWIVEL Berfungsi untuk menggantung Drill String dan memungkinkan Drill String u/ berputar selama digantung.

RAT HOLE

BUSHING

Rig Components (Rotating System)


TOP DRIVE Motor yang digantung pada Travelling Block yang menggantikan fungsi Rotary Table, Kelly dan Swivel untuk memutar Drill String sekaligus menghantarkan Drill Fluid ke Drill String

Rig Components (Rotating System)


DRILL PIPE
Pipa yang disambung untuk menghantarkan BHA ke kedalaman yang dibutuhkan sekaligus berfungsi sebagai penghantar Drill Fluid.

offshore-skills.com

Rig Components (Rotating System)


DRILL COLLAR
Menyediakan berat dan stabilitas yang diperlukan oleh Drill Bit (Mata Bor), menjaga tension pada DP dan membantu lubang bor dalam arah relatif lurus.

offshore-skills.com

Rig Components (Rotating System)


HEAVY WALL DRILL PIPES

sebagai perantara antara DP dengan DC dan membantu kontrol directional. STABILIZERS menjaga agar DC tetap di tengah lubang, menjaga agar lubang tetap full gauge. JARS memberikan gerakan impact ke atas ataupun ke bawah untuk membebaskan pipa terjepit. REAMERS menjaga diameter lubang supaya tetap full gauge CROSS OVER SUBS menghubungkan komponen yang memiliki thread (ulir ) yang berbeda.
offshore-skills.com

Rig Components (Rotating System)


BIT (MATA BOR)
Merupakan komponen yang memegang peranan terpenting dalam Rotary Drilling.

Terdapat 2 tipe bit: Rolling Cutter Fixed Cutter

offshore-skills.com

Rig Components (Rotating System)


Roller cutter bits terdiri dari elemen pemotong
yang diposisikan pada sebuah cone/kerucut (biasanya 3 , terkadang 2) yang berputar pada bearing / bantalan peluru dengan sumbu masing-masing pada saat drill string memutar badan bit. Bit tipe ini terbagi menjadi 2 jenis: Milled Teeth Insert Tungsten

offshore-skills.com

Rig Components (Rotating System)


Fixed cutter bits juga dikenal sebagai drag bit, terdiri dari cutting
element yang bersifat stasioner dan menyatu dengan badan bit dan berputar secara langsung seiring dengan putaran drill string. Secara garis besar fixed cutter bit terdiri dari: natural diamond polycrystalline diamond compact (PDC)

offshore-skills.com

Roller Cone Bit Cutting Action

offshore-skills.com

PDC Bit Cutting Action

offshore-skills.com

offshore-skills.com

Circulating System

Rig Components (Circulating System)


MUD PUMPS
Berfungsi mensirkulasikan drill fluid (lumpur bor) pada tekanan dan volume yang diinginkan.

STANDPIPE
Pipa yang berada pada derrick, berfungsi untuk sebagai saluran tekanan tinggi yang mengalirkan drillng fluid setinggi kira-kira 1/3 tinggi derrick yang terhubung dengan hose tekanan tinggi fleksibel (Kelly Hose). Seringkali rig memiliki dua stand pipe untuk menghindari NPT (down time) jika salah satu dari kedua stand pipe membutuhkan perbaikan.

offshore-skills.com

offshore-skills.com

Rig Components (Power System)


PRIME MOVER Berfungsi untuk mensuplai power dalam suatu operasi drilling. Dapat berupa steam engine, electric motor, internal combustion engine Konsumsi power terbesar terdapat pada Circulating System dan Hoisting System.

offshore-skills.com

offshore-skills.com

Rig Components (Controlling System)


BLOWOUT PREVENTER (BOP)
Apabila tekanan formasi lebih besar

daripada tekanan yang dikenalakan oleh Drilling Fluid, maka fluida formasi akan mengalir ke dalam lubang dan akhirnya menuju permukaan. Efek ini disebut Blow Out.
Fungsi utama BOP adalah untuk

menutup anular antara DP dengan Casing.

offshore-skills.com

Drilling Hazards
Peralatan Jatuh ke Dalam Lubang

Drill String Terjepit Lubang Bor Membesar Loss Circulation Formasi Shale Runtuh

offshore-skills.com

Bagaimanakan Drilling Operations yang Sukses?


Hasil Yang Direncanakan Di Dalam Drilling Program Tercapai Tanpa Terjadi Kecelakaan

offshore-skills.com

Lets Make A Hole