Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN BELAJAR PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI A. SASARAN PEMBELAJARAN Setelah kegiatan ini mahasiswa diharapkan mampu: 1.

Melakukan konseling Keluarga Berencana. a. Memberikan penjelasan tentang cara-cara KB. b. Membantu pasien untuk memilih cara KB yang sesuai. 2. Melakukan pemasangan alat kontrasepsi IUD. a. Mempersiapkan alat . b. Mempersiapkan pasien. c. Melakukan pemasangan IUD. 3. Melakukan pencabutan alat kontrasepsi IUD. a. Mempersiapkan alat. b. Mempersiapkan pasien. c. Melakukan pencabutan IUD. 4. Melakukan penyuntikan KB secara IM a. Mempersiapkan alat dan bahan penyuntikan KB secara IM. b. Melakukan prosedur penyuntikan KB secara IM. 5. Melakukan pemasangan Implan (Susuk KB) a. Mempersiapkan alat dan bahan pemasangan Implan (Susuk KB). b. Melakukan prosedur pemasangan Implan (Susuk KB).

B. PELAKSANAAN 1. PANDUAN BELAJAR Melakukan penyuntikan KB secara IM 1.1 Landasan Teori Kontrasepsi adalah usaha-usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan. Dibawah pengaruh hipotalamus, hipofisis mengeluarkan FSH dan LH. Dua hormone ini dapat merangsang ovarium untuk membuat estrogen dan progesterone. Penyelidikan lebih lanjut menunjukan bahwa baik estrogen maupun progesterone dapat mencegah ovulasi. Pengetahuan ini menjadi dasar untuk mengunakan kombinasi estrogen dan progesterone sebagai cara kontrasepsi dengan jalan mencegah ovulasi. 1.2 Media Pembelajaran 1. Penuntun LKK 1 Blok XVII FK UMP 2. Ruang periksa dokter 3. Manekin 4. Obat KB suntik 5. Spuit 5cc 6. Kapas alkohol Langkah Kerja
1. 2. 3. 4. Siapkan spuit disposible yang telah diisi obat Pemeriksa menentukan daerah injeksi yaitu di Regio gluteus. Pemeriksa membayangkan garis imajiner antara Spina Iliaca Anterior Superior (SIAS) dan Os Coccygis, dan menetapkan titik injeksi sepertiga lateral kearah SIAS. Dilakukan tindakan desinfeksi dengan kapas alkohol 70% didaerah titik injeksi dan menunggu sampai kering

5. 6. 7. 8.

Jarum ditusukkan tegak lurus dengan permukaan kulit Lakukan aspirasi spuit dengan sedikit menarik piston untuk memastikan tidak ada darah yang masuk lalu doronglah perlahan piston spuit sampai obat habis Jarum dicabut dan tempat tusukan ditekan sebentar dengan kapas kering steril. Jarum dilepaskan dari spuit dan dibuang ketempat sampah tajam sedangkan spuit dibuang ketempat sampah medis.