Anda di halaman 1dari 7

Gadung (Dioscorea hispida)

http://aliadlan.blogspot.com/2013/03/gadungdioscorea-hispida.html Gadung (Dioscorea hispida) termasuk dalam kelompok umbi-umbian (Dioscoreaceae) dan merupakan bahan makanan yang belum banyak dikenal oleh masyarakat, kecuali masyarakat di perdesaan. Tumbuhan gadung menjalar, permukaan batang halus, berduri, warna hijau keputihan. Daun tunggal, lonjong, berseling, ujung lancip, pangkal tumpul, warna hijau.Perbungaan bentuk tandan, di ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota hijau kemerahan.Buah bulat setelah tua biru kehitaman. Gadung menghasilkan umbi yang dapat dimakan, namun mengandung racun yang dapat mengakibatkan pusing dan muntah apabila salah dalam pengolahannya. Pada umumnya umbi gadung diolah menjadi keripik atau gaplek sebagai makanan khas daerah atau sebagai pengganti makanan pokok, seperti beras dan sagu. Pemanfaatan umbi gadung sebagai bahan makanan masih sangat terbatas, karena umbi gadung mengandung suatu jenis racun, yaitu dioscorin, diosgenin dan dioscin yang dapat menyebabkan gangguan syaraf, sehingga apabila memakannya akan terasa pusing dan muntahmuntah. Namun dengan dilakukannya penelitian-penelitian terhadap cara penghilangan racun tersebut secara efektif, maka umbi gadung dapat dikonsumsi secara aman. Di Indonesia, khususnya di daerah perdesaan, banyak dikenal cara untuk menghilangkan racun, salah satu caranya adalah dengan merendam umbi gadung ke dalam larutan garam atau abu. Kemudian setelah itu dijemur, setelah itu umbi gadung direndam kembali didalam air yang mengalir selama 1 hari. Perendaman ini juga dapat dilakukan pada air yang tidak mengalir dengan cara mengganti air rendaman setiap 4 jam sekali. Selanjutnya dilakukan pencucian dengan air yang mengalir.Baru setelah itu umbi gadung siap diolah menjadi produk makanan. Bagian umbi gadung yang dapat dimakan sekitar 85%. Dibandingkan dengan singkong, umbi gadung segar (basah) mengandung kadar karbohidrat relatif lebih sedikit, tetapi memiliki kadar air dan protein yang lebih tinggi.Menurut pakar tanaman obat, Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat.Umbi gadung bisa digunakan sebagai obat luar atau obat dalam.Pada pemakaian luar, umbi gadung diparut dan ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk pemakaian dalam, 15 sampai 30 gram umbi gadung segar atau 5 gram kering direbus lalu airnya diminum atau dijadikan keripik lalu dimakan, lakukan secara rutin.penyakit yang bisa diatasi dengan gadung adalah rematik, Kencing manis, Kusta, Mulas, Nyeri empedu, Nyeri haid, Radang kandung empedu, dan Kapalan.

Gadung (Dioscorea hispida Dennust)


http://khasanahherbal.com/tanaman-obat/g/gadung-dioscorea-hispida-dennust-370.html

Sinonim : Dioscorea daemona Roxb. Dioscorea hirsuta Bl. Dioscorea triphylla Auct. Familia : Dioscoreaceae

Uraian : Semak, menjalar, permukaan batang halus, berduri, warna hijau keputihan. Daun tunggal, lonjong, berseling, ujung lancip, pangkal tumpul, warna hijau. Perbungaan bentuk tandan, di ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota hijau kemerahan. Buah bulat setelah tua biru kehitaman. Biji bentuk ginjal. Bagian yang Digunakan Rimpang. Nama Lokal : NAMA DAERAH: Bitule, Bunga meraya (Manado); Gadung, Gadung ribo (Sumatera Barat); Gadung (Sunda); Gadung (Jawa); Ghadhung (Madura); Gadung, Sikapa, Skapa (BeIitung); Iwi (Sumbawa); . Ondot in lawanan, Pitur (Minahasa); Siapa (Bugis); Sikapa (Makasar); Boti (Roti); Lei (Kai); Uhulibita, Ulubita (Seram); Hayule, Hayuru (Ambon). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Dioscoreae hispidae Rhizoma; Rimpang Gadung Penyakit Yang Dapat Diobati : SIFAT KHAS Manis dan menetralkan. KHASIAT Anti inflamasi, spasmolitik, diaforetik, dan kholagog. PENELITIAN Serafinah Indriyani, 1986. Jurusan Biologi, FMIPA UNAIR. Telah melakukan penelitian pengaruh pemberian perasan umbi Gadung terhadap oogenesis mencit. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata perasan umbi Gadung menghambat siklus ovarii yang dampaknya mempengaruhi fungsi oogenesis. Pemanfaatan : KEGUNAAN -Keputihan. -Kencing manis.

-Kusta. -Mulas. -Nyeri empedu. -Nyeri haid. -Radang kandung empedu. -Rematik (nyeri persendian). -Kapalan (obat luar). RAMUAN DAN TAKARAN Kusta (Lepra) Penyakit kusta yang masih dini, dapat diobati dengan ramuan sebagai berikut. Ramuan: Rimpang Gadung beberapa keping Buah Cabe Jawa beberapa butir Lada Putih secukupnya Kelapa Parutan secukupnya Gula Aren secukupnya Air 150 ml Cara pembuatan: Dibuat infus. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 100 ml. Lama pengobatan: Diulang selama 14 hari. Kapalan Ramuan: Rimpang Gadung secukupnya Air sedikit Cara pembuatan: Dipipis hingga seperti bubur. Cara pemakaian: Balurkan pada bagian kulit yang mengeras. Lama pengobatan: Diperbaharui setiap 3 jam. Rematik Selain diobati dengan obat modern atau obat tradisional dianjurkan makan Gadung.

Peringatan Pemakaian yang terlalu banyak, dapat menyebabkan keracunan. Keracunan Gadung berakibat kejang-kejang. Penawar sementara kloralhidrat atau kalium bromida. Catatan Gadung merupakan umbi yang beracun. Agar dapat dimakan perlu pengolahan, seperti berikut ini. Umbi dipotong tipis-tipis, kemudian direndam dalam air yang telah dibubuhi garam. Umbi terus dialiri air sampai air cuciannya tidak berwarna putih. Setelah itu dijemur di panas matahari. Ada beberapa jenis Gadung, antara lain:

Gadung Bunga Wangi. Gadung Kuning. Gadung Kelan. Gadung Padi (bunga tidak berbau).

Komposisi : Alkaloid dioskorina, diosgenina, saponin, furanoid norditerpena, zat pati, dan tanin

Gadung
Dioscorea hispida Dennst

http://www.plantamor.com/index.php?plant=483
Nama umum Indonesia: Gadung Inggris: bitter yam

Gadung

Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil) Sub Kelas: Liliidae Ordo: Liliales Famili: Dioscoreaceae

Genus: Dioscorea Spesies: Dioscorea hispida Dennst

Kerabat Dekat Ubi Kelapa, Gembolo, Katak Dewol, Gembili

Deskripsi Tumbuhan perambat, berumur menahun (perenial), panjang +/- 10 m. Akar serabut. Batang berkayu, silindris, membelit, warna hijau, bagian dalam solid, permukaan halus, berduri.. Daun majemuk, bertangkai, beranak daun tiga (trifoliolatus), warna hijau, panjang 20 - 25 cm, lebar 1 - 12 cm, helaian daun tipis lemas, bentuk lonjong, ujung meruncing (acuminatus), pangkal tumpul (obtusus), tepi rata, pertulangan melengkung (dichotomous), permukaan kasap (scaber). Bunga majemuk, bentuk bulir (spica), muncul dari ketiak daun (axillaris). Buah lonjong, panjang +/- 1 cm.

Gadung
(Dioscorea hispida Dennust)

http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=289

Sinonim : Dioscorea daemona Roxb. Dioscorea hirsuta Bl. Dioscorea triphylla Auct. Familia : Dioscoreaceae Uraian : Semak, menjalar, permukaan batang halus, berduri, warna hijau keputihan. Daun tunggal, lonjong, berseling, ujung lancip, pangkal tumpul, warna hijau. Perbungaan bentuk tandan, di ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota hijau kemerahan. Buah bulat setelah tua biru kehitaman. Biji bentuk ginjal. Bagian yang Digunakan Rimpang.

Nama Lokal : NAMA DAERAH: Bitule, Bunga meraya (Manado); Gadung, Gadung ribo (Sumatera Barat); Gadung (Sunda); Gadung (Jawa); Ghadhung (Madura); Gadung, Sikapa, Skapa (BeIitung); Iwi (Sumbawa); . Ondot in lawanan, Pitur (Minahasa); Siapa (Bugis); Sikapa (Makasar); Boti (Roti); Lei (Kai); Uhulibita, Ulubita (Seram); Hayule, Hayuru (Ambon). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Dioscoreae hispidae Rhizoma; Rimpang Gadung

Penyakit Yang Dapat Diobati : SIFAT KHAS Manis dan menetralkan. KHASIAT Anti inflamasi, spasmolitik, diaforetik, dan kholagog. PENELITIAN Serafinah Indriyani, 1986. Jurusan Biologi, FMIPA UNAIR. Telah melakukan penelitian pengaruh pemberian perasan umbi Gadung terhadap oogenesis mencit. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata perasan umbi Gadung menghambat siklus ovarii yang dampaknya mempengaruhi fungsi oogenesis. Pemanfaatan :

KEGUNAAN -Keputihan. -Kencing manis. -Kusta. -Mulas. -Nyeri empedu. -Nyeri haid. -Radang kandung empedu. -Rematik (nyeri persendian). -Kapalan (obat luar). RAMUAN DAN TAKARAN Kusta (Lepra) Penyakit kusta yang masih dini, dapat diobati dengan ramuan sebagai berikut. Ramuan: Rimpang Gadung beberapa keping Buah Cabe Jawa beberapa butir Lada Putih secukupnya Kelapa Parutan secukupnya Gula Aren secukupnya Air 150 ml Cara pembuatan: Dibuat infus. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 100 ml. Lama pengobatan: Diulang selama 14 hari. Kapalan Ramuan: Rimpang Gadung secukupnya Air sedikit Cara pembuatan:

Dipipis hingga seperti bubur. Cara pemakaian: Balurkan pada bagian kulit yang mengeras. Lama pengobatan: Diperbaharui setiap 3 jam. Rematik Selain diobati dengan obat modern atau obat tradisional dianjurkan makan Gadung. Peringatan Pemakaian yang terlalu banyak, dapat menyebabkan keracunan. Keracunan Gadung berakibat kejang-kejang. Penawar sementara kloralhidrat atau kalium bromida. Catatan Gadung merupakan umbi yang beracun. Agar dapat dimakan perlu pengolahan, seperti berikut ini. Umbi dipotong tipis-tipis, kemudian direndam dalam air yang telah dibubuhi garam. Umbi terus dialiri air sampai air cuciannya tidak berwarna putih. Setelah itu dijemur di panas matahari. Ada beberapa jenis Gadung, antara lain: Gadung Bunga Wangi. Gadung Kuning. Gadung Kelan. Gadung Padi (bunga tidak berbau).
Komposisi Alkaloid dioskorina, diosgenina, saponin, furanoid norditerpena, zat pati, dan tanin. :