Anda di halaman 1dari 17

HORMON Di dalam tubuh manusia dijumpai 2 macam kelenjer, masing masing sebagai : (1) Kelenjer Eksokrin, yang mengeluarkan

n sekretnya melalui suatu saluran dan (2) Kelenjer Endokrin, yang mengeluarkan sekretnya langsung dicurahkan ke dalam sirkulasi darah !ekret dari kelenjer endokrin inilah yang dinamakan "#ormon$ %empat hormon bekerja dinamakan !el %aget dan sel target ini dapat berupa sel jaringan tubuh tertentu atau sel dari suatu kelenjer yang lainnya #ormon yang bekerja pada sel kelenjer lainnya dinamakan "#ormon %ro&ik$ 'da pula jenis hormon yang dihasilkan oleh serat serat sara& autonom dan hormon semacam ini dikenal sebagai "(eurohormon$ !elain hormon hormon tadi kita mengenal pula istilah : 1 #ormon !intetis 2 #ormon !emisintetis ) 'ntagonis #ormon Hormon Sintetis : Hormon yang secara kimia berbeda namun khasiatnya sama dengan hormon yang asli Hormon Semisintetis : #ormon alamiah yang telah mengalami perubahan secara kimia Kedua macam hormon seperti itu memberikan keuntungan yaitu bisa diberikan per oral dan memiliki lama kerja yang lebih panjang Antagonis Hormon : *at kimia yang dapat menghambat baik pada proses pembentukannya maupun langsung pada hormon yang telah disekresi kelenjer :+isalnya : %iourasil merupakan antitiroid dan +etyrapon merupakan anti sintetis kortisol !truktural, #ormon berbeda dengan en,im yaitu selain berupa protein, hormon juga berupa deri-ate peptide, deri-ate sterol !truktur hormon insulin hipo&isis anterior, gonadotropin korion manusia, triglobulin, sekretin adalah protein Kortikotropin, -asopressin dan oksitosin merupakan hormon peptide Estrogen, progesteron, testosterone.androgen dan

hormon adrenal korteks merupakan hormon steroid.sterol, 'drenalin dan adrenal korteks merupakan hormon steroid . sterol 'drenalin, (oradrenalin dan tiroksin merupakan hormon deri-ate &enol Mekanisme Kerja hormon /ada umumnya 0ara kerja hormon dapat berupa : 1 +enginduksi !intesis en,im trankripsi translasi pada tingkat inti 2 +erangsang sintesis en,im pada tingkat ribosom ) +empengaruhi akti&itas en,im secara langsung 1 2erhubungan dengan transportasi spesi&ik ,at yang melintas membrane 3 +eningkatkan akti&itas adenilat siklase membrane Dibandingkan dengan c'+/, ion kalsium merupakan isyarat yang si&atnya lebih terminal dibandingkan dengan c'+/ Dikenal beberapa cara uji hormon, diantaranya dapat dikerjakan cara : 1 4ji 2iologik (2iologic 'ssay) 2 4ji Kimia (0hemical 'ssay) ) 5adio Displacement 0hemical 'ssay %erdapat 3 (lima) &aktor pengatur kerja hormon di dalam tubuh yaitu : 1 Kecepatan sintesis dan sekresi hormon oleh dan dari kelenjer pembentuknya 2 !istem transport spesi&ik yang ada dalam plasma darah ) 5eseptor spesi&ik yang ada dalam sitosol dan membrane sel target 1 Kadang kadang memerlukan perubahan ke dalam bentuk yang lebih akti& 3 Degradasi terakhir terutama yang berlangsung di hati atau ginjal !i&at khas hormon adalah keseimbangan dipertahankan sesama kelenjer penghasil hormon yang terdapat di dalam tubuh dengan cara 6eedback +echanism (4mpan 2alik) Kelenjer Tiroid Kelenjer ini mensekresi hormon :

1 %iroksin (%1) 2 %riodotironin (%)) Keduanya terikat pada tiroglobulin di dalam kelenjer !truktur

%iroglobulin merupakan suatu protein dengan 2+ kira kira 789 999 yang berbentuk colloid dan memberi :arna merah apabila diberikan pe:arnaan spesi&ik E&ek tiromimetik ditentukan oleh beberapa &aktor diantaranya &aktor : 1 !truktur tironin 2 !ubstitusi jodium pada cincin ';),3 akan menhasilakan e&ek yang maksimal ) !ubstituasi )< bersi&at memperkuat akti-itasnya dan yang terkuat bila substituen berupa gugus isopropyl 1 !ubstitusi 2<.3< bersi&at memperlemah akti-itasnya 3 ;2<,7< diiodotirinin ),)<,3< triiodotironin memperlemah si&at tirominetiknya

Tabel : Kelenjer Endokrin Vertebrata Kel. End No Hormon yang disekresi 1 %iroid %iroksin = %riiodotironin %1 = %) 2 /aratiroid : /arathormon ) %estis: %estosteron 1 ?-arium : Estrogen = Estradiol Tem!at Kerja yang utama 4mum E"ek #tamanya >aju metab = konsumsi ?2 seluruh jaringan >aju proses seluluer

!kelat, ginjal

Korpus >uteum : /rogesteron

+etab Kalsium = &os&or +eningkatkan kadar kalsium 'sesori organ /ematangan dan &ungsi normal seks 'sesori organ /ematangan = &ungsi siklus normal seks Kelenjer /erkembangan !istem saluran +ammae 4mum /erkembangan si&at seks sekunder 4terus /ersiapan untuk inplantasi telur, mempertahan kehamilan

+edulla adrenal : Epine&rin

Korteks adrenal : !teroid kortek adrenal Desoksikortikosteron 'ldosteron Kortikosteron 18 ?# K?rtikosteron 11 dehisro 18 ?# Kortikosteron /ankreas : 4mum Ansulin #yperglycemic #ati glycol genolytic &actor (glucagon) 'denohipo&isis: >uteotrophin Kel +ammae (prolactin) Dorpus luteum 'drenocorticotrophi n ('0%#) %hyrotrophin (%!#) @ro:th hormone (!omatotrophin) >uteini,ing . Anterstitel cell stimulating hormone (>#.A0!#) 6ollicle stimulating #ormone (6!#) Diabetogenic &actor (mungkin identik Korteks adrenal %iroid 4mum ?-arium %estis ?-arium %estis 4mum

Kelenjer +ammae ?tot jantung, otot halis, arteriol #ati dan otot 4mum

/erkembangan system al-eoler Kecepatan denyut dan tekanan darah, kontraksi sebagian terbesar otot halus @likogenolisis +etabolisme air dan mineral, +etabolisme protein, hidrat arang dan lemak +empertahan homoeos tasis -askuler An&lamasi Ammunitas dan ketahan terhadap in&eksi #ipersensiti-itas 4tilisasi hidrat arang @likogenolisis /roli&erasi, inisiasi sekresi susu /erkembangan terakhir dan ber&ungsi akti&, yakni sekresi progesteron /embentukan dan sekresi steroid korteks adrenal /embentukan dan sekresi hormon tiroid /ertumbuhan tulang dan otot E&ek anabolic terhadap kalsium, &os&or dan metabolis nitrogen >uteinisasi, !ekresi progesteron (>ihat 6!#) /erkembangan jaringan interstitel, sekresi androgen /erkembangan &ollicle dengan >#, sekresi estrogen dan o-ulasi /erkembangan tubula semini&era, spermatogenesis +etabolisme hidrat arang dan lipid

dengan satu dari hormon adenohipo&isis lainnya 19 (eurohipo&isis : ?Eytocin Fasopressin 11 /ars intermedia : Antermiden (0hromatophoric hormone) 12 /lasenta : Estrogen /rogesteron gonadotrophin

?tot halus, terutama uterus 'rteriol %ubulus ginjal +elanophore or chromophore !erupa hormon o-arium !erupa hormon korpus luteum !erupa gonadotrophin adenohipo&isis (># = 6!#) /ankreas /ankreas Kandung empedu >ambung >ambung

Kontraksi, partus %ekanan darah 5eabsorpsi air Dispersi pigmen, menuju :arna kulit lebih gelap !erupa hormon o-arium !erupa hormon korpus luteum !erupa tetapi tidak identik dengan hormon adenohipo&isis !ekresi alkali dan cairan !ekresi en,im pencernaan Kontraksi dan pengosongan Anhibisi motilitas dan sekresi !ekresi asam

1) !aluran cerna : !ekretin /ankrea,imin Kolesistokinin Enterogastron @astrin

HORMON KE$%M&N %estes dan o-arium masing masing selain memproduksi spermato,oa dan o-um, mereka juga mensekresi hormon steroid yang sangat berguna untuk : 1 !i&at si&at kelamin sekunder 2 !iklus reproduksi ) /ertumbuhan serta perkembangan organ organ reproduksi lainnya termasuk o-arium dan testes sendiri Hormon Kelamin 'ria !ejumlah hormon androgen (0;1C) steroid yang berasal dari testes dan urin telah dapat diisolasi 1 A4 (Anternational 4nit) androsteron G 9,1 mg androsteron !ungguhpun androsteron tida dijumpai di dalam testes, namun diekskresi dalam urin pria sebagai metabolit testosteron Testosteron +erupakan hormon kelamin pria yang utama dan dibentuk dari kolesterol oleh sel sel >eydig di testes !umber tambahan testosteron adalah : 1 D#E' (Dehidroepiandrosteron), yang berasal dari adrenal korteks dan berada dalam sirkulasi darah berbentuk D#E' sul&at Hang diubah menjadi testosteron di dalam testes 2 'ndrostendion dan D#E' yang dibentuk dalam testes !ebagian androgen (2.) bagian dari testosteron) ditransport dalam plasma darah sebagai androgen yang berikatan dengan protein spesi&ik Akatan dengan protein tersebut meningkat pada kehamilan atau pada terapi estrogen, dengan perkataan lain kedua keadaan tersebut menurunkan kerja e&ekti& androgen Iilson (1C7B) menyatakan bah:a di jaringan jaringan target, testosteron diubah menjadi dihidrotestosteron yang berpotensi lebih besar, yang berarti dihidrotestosteron merupakan androgen yang akti& intraselluler

4mumnya testes dan kelenjer adrenal memiliki daya sintesis androgen yang serupa secara kualitati&, namun karena testes tidak memiliki en,im 11 hidroksilase akibatnya pembentukan glukokortikoid hanya dapat dilakukan oleh kelenjer adrenal Testosteron bersi"at : 1 +eningkatkan pertumbuhan serta &ungsi dari J a Epididimis b Fasa de&erens c Fesica seminalis d /enis 2 ) +emiliki e&ek protein anabolik yang melebihi e&ek anobolik protein yang dimiliki steroid pada umumnya +empengaruhi pertumbuhan otot dan skelat sesuai dengan masa pubertas (ungsi testes dikontrol oleh : 1 6!# (6ollicle !timulating hormone ) 2 ># (>uteini,ing #ormone) Hang kedua duanya disekresi oleh hipo&isis anterior serta bekerja secara umpan balik Degradasi testosteron berlangsung di dalam hati dan menhasilkan metabolik berupa : 1 'ndrosteron 2 Etiokolanolon Keduanya merupakan mayoritas 18;ketosteroid dalam urin aitu 1.) nya dari jumlah 18;keto;steroid netral dalam urin Hormon Kelamin )anita ?-arium mensekresi hormon : 1 6ollikuler atau estrogenik 2 /rogestasional

Hormon (ollikuler Estrogen merupakan steroid 0;1B struktural berbeda dengan testoteron dalam hal : 1 Estrogen tidak mengandung substituen 0;1C 2 Estrogen memiliki cincin ' berupa cincin aromatik Estrogen dibentuk oleh beberapa jaringan tubuh : 1 !el teka interna dalam &ollikel 2 Korpus luteum ) /lasenta 1 Korteks adrenal 3 %estes Estrogen utama yang dijumpai pada manusia adalah : 1 18;ketoestrodiol 2 Estrone ) Estriol /erbandingan akti&itas biologisnya tergantung pada cara pemberiannya pada penderita yaitu : pemberian secara sub kutan akti&itas estradiol K estrone K estriol, sedangkan bila diberikan per oral akti-itas estriol K estradiol K estrone !tandar keakti&an estrogen adalah 1 A4 estrone G 9,1 mg estrogen Estriol adalah estrogen utama dalam urin :anita hamil dan plasenta Estrogen menyebabkan : 1 /erubahan ke masa pubertas seorang :anita yang sedang meningkat de:asa 2 /engembangan alat kelamin primer :anita seperti, tuba, uterus dan -agina ) 5angsangan pertumbuhan duktuli, stroma dan penimbunan jaringan lemak di kelenjer mammae 1 %imbulnya ciri ciri kelamin sekunder :anita 3 %imbulnya e&ek ke:anitaan, :alaupun tidak mutlak 7 +enstruasi karena estrogen secara siklis

8 5eaksi anabolik :alaupun si&at ini dimiliki estrogen jauh lebih lemah dibandingkan dengan androgen B %erjadinya retensi garam dan air tetapi edema yang ditimbulkannya dapat dihilangkan dengan pemberian diuretika C /enurunan kadar kolesterol Degradasi estrogen berlangsung di hepar dan dihasilkan estriol atau mengalami oksidasi dan konjugasi dengan sul&at atau glukuronat, untuk selanjutnya di ekskresi melalui empedu ke intestin dan melalui ginjal dalam urin Ekskresi tertinggi pada masa o-ulasi, sedikitnya lebih rendah pada &asa luteal dan sama banyaknya dengan pria pada masa menopause Hormon 'rogestasional !etelah &ollikel gra& pecah maka ditinggalkanlah struktur yang dikenal sebagai korpus luteum dan korpus luteum inilah penghasil progesteron /rogesteron dohasilkan juga oleh plasenta pada kehamilan semester lanjut dan oleh korteks adrenal di mana bertindak sebagai prekursor kortikosteroid 0;1C maupun 0;21 /regnenolon mengalami dehidrogenasi dan isomerisasi membentuk progesteron yang merupakan hormon golongan progestin terpenting pada manusia /rogesteron memiliki e&ek :

1 %erhadap traktus genitalia 2 %erhadap kelenjer mammae ) /embentukan panas (termogenik) E"ek Terhada! Traktus *enitalia a /rogesteron menimbulkan &asa luteal endometrium, di mana kelenjer kelenjer endometium akan tumbuh terus sehingga endomterium dalam keadaan mempersiapkan diri untuk menerima o-um yang telah dibuahi

'pabila tidak terjadi &ertilisasi, endometrium akan dilepas dan terjadilah perdarahan menstruasi dan disaat itulah produksi progesteron berhenti b /rogesteron juga mempengaruhi kelenjer kelenjer endoser-iks di mana pada mulanya atas pengaruh estrogen sekretnya encer dan

banyak akan berubah menjadi kental dan jumlahnya berkkurang atas !engaruh !rogesterone c. Vaginal smear memberi gambaran +agina dalam masa kehamilan E"ek 'rogesteron Terhada! Kelenjer Mammae E"ek ini hanya sedikit terlihat !ada "asa luteal, teta!i jelas sekali !ada masa kehamilan di mana !rogesteron bersama estrogen menyebabkan !roli"erasi aksini kelenjer mammae. 'ada akhir masa kehamilan, aksini !enuh dengan sekret dan +askularisasi kelenjer mammae bertambah. 'ada saat !artus di mana !engaruh estrogen mau!un !rogesteron telah hilang, baru akan terjadi laktasi. Mulai saat inilah hormon adenohi!o"isis ber"ungsi E"ek Termogenik 'ada setia! !ertengahan siklus menstruasi akan terjadi kenaikan suhu tubuh kira - kira setinggi .,/ .0 !ada !agi hari, hal ini berte!atan dengan saat terjadinya o+ulasi 1ila terjadi "ertilisasi atau !embuahan o+um oleh s!ermato2oa, im!lantasi akan terjadi 3 hari setelah !embuahan itu terjadi dan terbentuklah tro"oblast yang akan mensekresi hormon luteotro!ik yang dinamakan 4chorionic gonadotro!in5 dan dialirkan ke dalam sirkulasi darah 6anita bersangkutan

19

'ada masa kehamilan, "ungsi kor!us luteum teta! di!ertahankan sam!ai minggu ke7/ kehamilan dan mulai bulan ke78 kehamilan tidak lagi di!erlukan keberadaannya kkor!us luteum karena !lasenta mensekresi estrogen dan !rogesteron sam!ai saat !artus tiba Metabolit !rogesteron adalah !regnandial glukoronida diekskresikan melalui ginjal dan dida!atkan dalam urin. 9enya6a glukuronida ini di!ergunakan sebagai !etunjuk tara" metabolisme dan sekresi hormon !rogesteron

Tes Kehamilan 1erdasarkan adanya hormon gonadotro!in dalam urin 6anita hamil. Macam tes kehamilan adalah : :. %scheim ;ondek, digunakan tikus betina immatur <. (riedman, menggunakan kelinci 8. *alimainini, menggunakan kodok =. Metoda &mmunologik (alse !ositi+e test kehamilan da!at dijum!ai !ada : :. Molahidatidosa <. 0horioe!ithelioma Oral Kontrase!ti" Ham!ir semua obat oral kontrase!ti" mengandung deri+at steroid !rogestin dan landasan kerjanya mengganggu keseimbangan estrogen dan !rogesteron dalam tubuh Kelenjer Hi!o"isis Kelenjer hi!o"isis bekerja sebagian di ba6ah kontrole oleh Hi!otalamus yang berasal dari ujung - ujung serabut - serabut sara" hi!otalamus dan ditrans!ort melalui ka!iler !ortal hi!o"isis dan sebagian lagi di ba6ah kontrole oleh "aktor lainnya se!erti somato statin yang

11

dihasilkan oleh sel > !ulau $angerhans kelenjer !ankreas dan kerjanya sebagai transmitter syna!sis atau neuromodulator intra orga. ;at - 2at !engatur ini!un diatur oleh berbagai neurotransmitters di antaranya do!amin, e!ine"rin, nore!ine"rin, serotonin, histamin, asetil kolil dan *%1% ?gamma aminobutyric acid@. Oleh sebab itulah !engaturan yang berasal dari hi!otalamus atau neuroendokrin memberikan kejelasan kemam!uan rangsangan neurologis dan !sikis se!erti terjadi !ada stres untuk membangkitkan res!ons endokrin dan metabolisme %denohi!o"isis in"undibulum terdiri dari hi!o"isis anterior dan hi!o"isis intermedium, sedangkan neurohi!o"isis meli!uti hi!o"isis !osterior dan

Hi!o"isis %nterior 'ada bagian hi!o"isis ini dijum!ai 8 jenis sel yaitu : :. 9el Kromo"ob, berada di tengah - tengah jalur sel <. 9el Kromatin, yang berada diluar jalur sel dan dekat !ada sinusoid darah yang terdiri dari < jenis sel yaitu a. 9el Eosino"il yang mengambil 6arna asam b. 9el baso"il yang mengambil 6arna biasa Hormon - hormon Hi!o"isis %nterior Hi!o"isis anterior mensekresi hormon - hormon sebagai berikut : :. Hormon 'ertumbuhan ?*H *ro6th Hormone, somatotro!in <. Hormon tro!ik yaitu hormon yang bekerja !ada kelenjer lain sebagai sel target yaitu : a. 'rolaktin ?'$, hormon laktogenik , hormon luteotro!ik, $TH@ b. *onadotro!in, mem!engaruhi "ungsi dan !ematangan testes dan o+arium dan terdiri dari hormon - hormon sebagai berikut : ; ; ; ?b7:@ (9H ?(ollicle 9timulating Hormone ?b7<@ $H ?$uteini2ing hormone@ ?b78@ T9H ?Thyroid 9timulating Hormone

12

; 8.

?b7=@ %0TH ?%drenocorticotro!ic Hormone

$actogenic Hormone *ro6th hormone disekresi oleh sel - sel adido"ilik hi!"isis anterior.

9truktural, meru!akan !rotein dengan 1M :==.... serta memiliki si"at 4s!esies di""rence5. (ungsi utamanya adalah merangsang !ertumbuhan skelet, +isera dan !ertumbuhan badan dalam !ro!orsi yang normal. 'engaruh langsung *ro6th hormone beru!a adanya sedikit !embesaran !ada kelenjer kelamin, kelenjer anak ginjal dan kelenjer tiroid. 'engaruh metabolisme *ro6th Hormone bersi"at : :. Meningkatkan anabolisme !rotein <. >iabetogenik yang disebabkan oleh adanya !ele!asan glukosa dari he!ar dan otot skelet 8. Katogenik karena terjadinya mobilisasi lemak dari lemak cadangan atau 4"at de!ot5 sehingga dengan demikian meningkatkan kadar asam lemak bebas di dalam sirkulasi darah =. 'rotein s!aring action dalam tubuh Hormon Tro!ik >engan kekecualian !rolaktin dan M9H ?Melanocyte 9timulating Hormone@, hormon - hormon tro!ik lainnya berada di ba6ah !engendalian A kontrol dari kelenjer hi!otalamus yang bernama 4releasing "actor5 atau 4hy!othalamic neurohormone5 yang beru!a senya !e!tida. 9ebaliknyaa, hormon - hormon tro!ik tersebut memberikan um!an balik terhada! !engontrolnya tadi *onadotro!in $uteini2ing hormone ?$H@ 'ada 6anita, bersi"at menstimulasi !roses berikutnya maturasi "olikel - "olikel *raa", o+ulasi dan terbentuklah kor!us luteum serta

1)

menstimulasi sekresi estrogen dan !rogesteron. >alam o+arium, $H da!at menstimulasi elemen - elemen non7germinal yang mengandung sel - sel interstitel yang mem!roduksi androgen, androstendion, >HE% ?>ehidroe!i %ndrosteron@ dan testosteron. 9ehingga !ada !enderita !olikista o+arium di mana terjadi o+er - akti"itas stroma o+arium !enghasil androgen tersebut tadi akan mengakibatkan dida!atinya maskulinisasi A hirsutisme !ad a!enderita semacam itu 'ada 'ria, $H menstimulasi !roduksi testosteron oleh testes, mem!ertahankan s!ermatogenesis serta turut dalam !erkembangan organ - organ sekunder yaitu +asa de"erens, !rostat dan seminal +esikulis

(ollicle 9timulating Hormone ?(9H@ Mem!engaruhi !ertumbuhan "olikel - "olikel, mem!ersia!kan "olikel terhada! !engaruh $H serta mem!engaruhi sekresi estrogen !ada 6anita, sedangkan !ada !ria, (9H ber!eran !ada tingkat !ermulaan s!ermatogenesis. Kadar (9H rendah di6aktu bayi dan meningkat serta menca!ai kadar tertinggi menjeang masa o+ulasi !ada 6anita

11

Thyroid 9timulating Hormone ?T9H@ !truktural, %!# merupakan mukoprotein dengan 2+ 23 999 2ersi&at meningkatkan pertumbuhan kelenjer tiroid serta keakti&an metabolisme umum termasuk oksidasi glukosa, pemakaian ?2, sintesis &os&olipid dan 5(' !elain itu meningkatkan setiap tahapan reaksi sintesis tiroksin termasuk intake jodium, serta pembebasan tiroksin dari tiroglobulin maupun pengikatnya dengan tiroglobulin siklik intrasel kelenjer tiroid %0TH ?%dreno 0ortico Tro!ic Hormone@ !truktural '0%# merupakan polipeptida rantai lurus dengan 2+ 1 399 terdiri dari )C molekul asam amino namun untuk akti-itasnya hanya memerlukan 2) molekul asam amino deretan pertamanya dan deretan 2) molekul asam amino pertama ini sama untuk semua spesies binatang termasuk manusia, berarti perbedaan spesies terletak pada deretan asam amino berikutnya '0%# meningkatkan sintesis naupun sekresi kortikosteroid oleh korteks adrenal, disamping peranan hormon tersebut dalam meningkatkan sintesis protein Kortikosteroid dalam hal ini meliputi semua kortikosteroid yaitu terdiri dari mneralkortikoid, glukokortiroid dan androgen '0%#agaknya bekerja di tingkat membran dan hormon kortikoid yang disekresi atas pengaruhnya mempunyai hubungan timbal balik dengan '0%# !truktural, senya:a pra,at '0%# dan +!# yaitu endor&in dan enka&ilin, keduanya merupakan peptida yang memiliki potensi analgesik lebih besar dari pada mor&in $obus &ntermedius Kelenjer Hi!o"isis %ernyata %!# mengakti&kan adenilat siklase permukaan sel kelenjer tiroid sehingga meningkatkan '+/

13

>obus

ini

menghasilkan

hormon

intermedin,

yang

ber&ungsi

meningkatkan penempatan melanin oleh melanosit kulit, sehingga dalam hal ini ber&ungsi sebagai +!# (+elanocyte !timulating #ormone) $obus 'osterior Kelenjer Hi!o"isis Ekstrak lobus posterior kelenjer hipo&isis paling sedikit mengandung 2 senya:a yang akti& yaitu : 1 Fasopresin (/itresin) 2 ?ksitosin (/itosin) Keduanya disimpan dalam kelenjer dalam bentuk terikat dengan protein "(euro&isin A dan AA yaitu berturut turut dengan 2+ 1C 999 dan 21 999 Kedua hormon tersebut ditransport ke hati, ginjal dan kelenjer mammae dalam bentuk ikatan dengan protein plasma darah #al& li&e kedua hormon tersebut dalam plasma darah dalam jangka :aktu yang sangat pendek yaitu selama 1 3 menit Vaso!resin +emiliki e&ek -asopressor dan antidiuretik ('D#) yang bekerja pada tubulus ginjal dan berhubungan erat dengan proses reabsorpsi air secara &akultati& 'kti-itasnya 'D# yang meningkat dijumpai pada : 1 2 ) !tres (Emosi dan &isik) !timulasi listrik /engaruh senya:a senya:a asetil kolin, nikotin dan mor&in

'kti-itas 'D# menurun dapat dijumpai pada : 1 2 Keadaan yang dipengaruhi epine&rin alkohol Folume darah yang meningkat Keadaan di mana 'D# tidak disekresi, penderita akan mengeluarkan urin sebanyak )9 liter sehari dan penderita semacam ini dikenal sebagai penderita Diabetes Ansipidus Oksitosin

17

!truktural oksitosin berupa siklik polipeptida yang terdiri dari B asam amino dengan 2+ 1 999 bersi&at memperkuat kontraksi uterus sehingga di bagian kebidanan oksitosin digunakan untuk menginduksi persalinan bayi !elain itu juga bersi&at meningkatkan kontraksi otot polos kelenjer mammae, akibatnya sekresi '!A (air susu ibu) meningkat

18