Anda di halaman 1dari 36

CONTENT

BAB I
ISI BAB III

BAB II
Daftar Pustaka

A. Latar Belakang

3 Komponen penting dalam pendidikan Kurikulum Proses pembelajaran Evaluasi


Mengukur Menilai

Evaluasi
Sebagai Landasan

Pencapaian Kurikulum

Penyempurnaan Proses Pembelajaran

Evaluasi

Mencerminkan kualitas sekolah & siswa Instrumen evaluasi yang berkualitas baik
Analisis butir soal

Penyeragaman soal ujian akhir Biologi semester ganjil Kab. Takalar

Baik & terencana

Kualitas soal belum diketahui baik secara kualitatif maupun kuantitatif

Analisis butir soal ujian akhir semester ganjil Kelas XI SMAN buatan guru mata pelajaran Biologi Kab.Takalar tahun 2013-2014

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana tingkat validitas isi (konten) butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar? 2. Bagaimana tingkat validitas konstruksi butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar? 3. Bagaimana tingkat validitas item (butir soal) ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar? 4. Bagaimana tingkat reliabilitas butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar?

5. Bagaimana tingkat daya pembeda butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar? 6. Bagaimana tingkat kesukaran butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar? 7. Bagaimana kualitas distractor atau pengecoh pada butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar?

C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui tingkat validitas isi (konten) butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar.
2. Untuk mengetahui tingkat validitas konstruksi butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar. 3. Untuk mengetahui tingkat validitas item (butir soal) ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar. 4. Untuk mengetahui tingkat reliabilitas butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar.

5. Untuk mengetahui tingkat daya pembeda butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar. 6. Untuk mengetahui tingkat kesukaran butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar. 7. Untuk mengetahui kualitas distractor atau pengecoh pada butir soal ujian akhir semester ganjil kelas XI SMA Negeri buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar.

D. Manfaat Penelitian
1. Bagi dinas pendidikan pemuda dan olahraga, dapat dijadikan sebagai acuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas penyusunan soal di tingkat kabupaten.

2. Bagi tim guru maupun guru secara pribadi, dapat dijadikan sebagai referensi atau acuan dalam pembuatan soal yang akan datang sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas soal yang disusun.

3. Bagi mahasiswa, sebagai bahan pembelajaran untuk calon pendidik sekaligus sebagai pengaplikasian ilmu yang diperoleh selama kuliah, khususnya pada mata kuliah evaluasi pembelajaran. 4. Bagi peneliti selanjutnya, dapat dijadikan sebagai bahan acuan untuk melakukan penelitian sejenis atau melanjutkan penilaian tersebut secara lebih luas, intensif dan mendalam.

A. Tinjauan Pustaka
Pengertian Tujuan, Fungsi & Prinsip Cakupan Subjek & Sasaran Pelaksanaan

Evaluasi Pendidikan

Analisis Butir Soal

Pengertian Tujuan Cara Pelaksanaan

Tinjauan MaPel Biologi SMA

Kedudukan MaPel Biologi SK & KD Peranan Analisis Butir Soal

Analisis Butir Soal

Analisis butir soal atau analisis item adalah pengkajian pertanyaan-pertanyaan tes agar diperoleh perangkat pertanyaan yang memiliki kualitas yang memadai.

Analisis soal bertujuan untuk mengidentifikasi soal-soal yang baik, kurang baik, dan soal yang jelek. Melalui analisis soal dapat diperoleh informasi tentang kejelekan sebuah soal dan petunjuk untuk mengadakan perbaikan
Cara menganalisis butir-butir tes tersebut dapat ditempuh melalui dua cara, yaitu (1) analisis soal secara teoretik atau kualitatif dan (2) analisis soal secara empiris atau kuantitatif.

Cara Analisis Butir Soal

VALIDITAS ISI (KONTEN) ANALISIS TEORITIK (Kualitatif) ANALISIS EMPIRIK (Kuantitatif) VALIDITAS KONSTRUKSI

VALIDITAS ITEM
RELIABILITAS DAYA PEMBEDA TINGKAT KESUKARAN PENGECOH (DISTRACTOR)

B. Kerangka Pikir

A. Jenis dan Variabel Penelitian


Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pada penelitian deskriptif, peneliti hanya memotret apa yang terjadi pada diri objek atau wilayah yang diteliti, kemudian memaparkan apa yang terjadi dalam bentuk laporan penelitian secara lugas, seperti apa adanya.

Variabel dalam penelitian ini adalah kualitas butir soal ujian akhir semester ganjil buatan tim guru mata pelajaran Biologi Kabupaten Takalar tahun pelajaran 2013-2014, dengan indikator: o tingkat validitas (validitas isi, konstruksi dan item), o reliabilitas, o tingkat kesukaran, o daya pembeda dari butir soal, dan o efektifitas pengecoh (distractor).

B. Definisi Operasional Variabel


1) Butir soal buatan Guru hasil ujian akhir semester ganjil 2) Validitas isi 3) Validitas konstruksi 4) Validitas (item) butir soal 5) Reliabilitas 6) Daya Pembeda 7) Tingkat kesukaran butir soal buatan guru 8) Pengecoh (distractor)

C. Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi penelitian ini adalah seluruh butir soal dan jawaban tes ujian akhir siswa kelas XI SMA Negeri di Kabupaten Takalar pada tahun ajaran 2013-2014.

Sampel dalam penelitian ini adalah butir soal dan jawaban tes ujian akhir semester (UAS) bidang studi biologi siswa kelas XI di beberapa SMA yang tersebar di Kabupaten Takalar, yaitu SMA Negeri 3 Takalar, SMA Negeri 1 Polongbangkeng Selatan, SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara, dan SMA Negeri 1 Galesong Selatan.

D. Objek Penelitian
Objek dalam penelitian ini adalah butir soal tes Ujian Akhir Semester ganjil bidang studi biologi siswa kelas XI SMA Negeri di kabupaten Takalar tahun pelajaran 2013-2014.

E. Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini direncanakan terlaksana pada akhir semester ganjil tepatnya pada bulan Januari 2014 tahun ajaran 2013/2014 kelas XI di beberapa SMA yang tersebar di Kabupaten Takalar, yaitu SMA Negeri 3 Takalar, SMA Negeri 1 Polongbangkeng Selatan, SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara, dan SMA Negeri 1 Galesong Selatan.

F. Prosedur Penelitian
PROSEDUR PENELITIAN

Tahap Persiapan

Tahap Pelaksanaan

Observasi Mengurus izin penelitian

Mengumpulkan sampel Melakukan analisis data

G. Instrumen Penelitian
Untuk mengukur variabel yang diteliti maka untuk uji kualitatif digunakan instrumen penelitian berupa angket (kuesioner). Instrumen yang digunakan merupakan instrumen baku dari Direktorat Pembinaan SMA dengan format penelaahan butir soal yang baik dan benar. Adapun untuk uji kuantitatif digunakan rumus penghitungan validitas item, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran butir soal, dan efektifitas distractor (pengecoh).

H. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk memperoleh perangkat soal dan jawaban, standar isi mata pelajaran Biologi SMA Kelas XI semester ganjil, serta kisi-kisi penulisan soal di kabupaten Takalar tahun pelajaran 2013-2014.

I. Teknik Analisis Data

Tehnik Analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan format penelahaan butir soal yang berisi indikator kualitas soal secara kualitatif, sedangkan untuk analisis secara kuantitatif di lakukan dengan menggunakan program Microsoft Exel 2010

Analisis Kualitatif

KARTU TELAAH SOAL BENTUK PILIHAN GANDA


Aspek yang ditelaah
Isi (konten) 1. Soal sesuai dengan indikator (menuntut tes tertulisuntuk bentuk pilihan ganda) 2. Materi yang diukur sesuai dengan kompetensi relevansi, kontinuitas, keterpakaian sehari-hari tinggi) 3. Pilihan jawaban homogen dan logis 4. Hanya ada satu kunci jawaban Konstruksi 1. Pokok soal dirumuskan dengan singkat, jelas, dan tegas 2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban merupakan pernyataan yang diperlukan saja 3. Pokok soal tidak memberi petunjuk kunci jawaban 4. Pokok soal bebas dari pernyataan yang bersifat negatif ganda 5. Pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi

Nomor Soal
1 2 3 4 5 6 7 8

Lanjutan

KARTU TELAAH SOAL BENTUK PILIHAN GANDA


Aspek yang ditelaah Nomor Soal 1 2 3 4 5 6 7 8

6. 7. 8.

9.

10. 1.

2. 3. 4.

Gambar, grafik, tabel, diagram, atau sejenisnya jelas dan berfungsi Panjang pilihan jawaban relatif sama Pilihan jawaban tidak menggunakan pernyataan semua jawaban di atas salah/benar" dan sejenisnya Pilihan jawaban yang berbentuk angka/waktu disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka atau kronologisnya Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia Menggunakan bahasa yang komunikatif Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/ tabu Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama, kecuali merupakan satu kesatuan pengertian.

Analisis Kuantitatif

a. Validitas butir soal


Keterangan:

rxy

= koefisien korelasi antara


variabel X dan Y

N X Y

= banyaknya sampel = skor butir = skor total

Menurut Arikunto (2009), untuk mengadakan interpretasi mengenai besarnya koefisien korelasi adalah sebagai berikut. Antara 0,80 sampai dengan 1,00 : sangat tinggi Antara 0,60 sampai dengan 0,80 : tinggi Antara 0,40 sampai dengan 0,60 : cukup Antara 0,20 sampai dengan 0,40 : rendah Antara 0,00 sampai dengan 0,20 : sangat rendah

b. Reliabilitas

Untuk mengetahui tingkat korelasi dapat menggunakan tabel kriteria korelasi koefisien berikut. 0,00 r11 0,20 = korelasi sangat rendah 0,20 r11 0,40 = korelasi rendah 0,40 r11 0,70 = korelasi cukup 0,70 r11 0,90 = korelasi tinggi 0,90 r11 1,00 = korelasi sangat tinggi (sempurna)

C. Daya Pembeda

Keterangan: D = daya pembeda SA = jumlah skor kelompok atas SB = jumlah skor kelompok bawah n = jumlah siswa kelompok atas dan kelompok bawah maks = skor maksimal soal yang bersangkutan

Menurut Arikunto (2009), klasifikasi daya pembeda adalah sebagai berikut. D : 0,00 0,20 : jelek D : 0,20 0,40 : cukup D : 0,40 0,70 : baik D : 0,70 1,00 : baik sekali D : negatif, semuanya tidak baik, jadi semua butir soal yang D negatif sebaiknya dibuang. mempunyai nilai

d. Tingkat Kesukaran
Keterangan: P = indeks kesukaran SA = jumlah skor kelompok atas

SB = jumlah skor kelompok bawah


N = jumlah siswa kelompok atas dan bawah maks=skor bersangkutan maksimal soal yang kelompok

Arikunto (2009) mengklasifikasikan indeks kesukaran sebagai berikut. Soal dengan P 0,00 sampai 0,30 adalah soal sukar Soal dengan P 0,30 sampai 0,70 adalah soal sedang

Soal dengan P 0,70 sampai 1,00 adalah soal mudah

END