DALAM SAMBUTAN HANI-2007 DI ISTANA NEGARA PRESIDEN MENGATAKAN NEGARA TIDAK BOLEH KALAH DALAM MELAWAN SINDIKAT NARKOTIKA. PRESIDEN R.I MENEGASKAN MASALAH NEGARA ADA 3 (TIGA) YG MENJADI PRIORITAS : 1)
KORUPSI TERORISME
2)
3)
NARKOBA
UPAYA PENANGGULANGAN KEJAHATAN NARKOBA DITEMPATKAN PADA SKALA PRIORITAS UTAMA DAN DIJADIKAN ISSUE PENTING SERTA MEMPERKUAT KOMITMEN BERSAMA GUNA MENERUSKAN LANGKAH-LANGKAH KONGKRIT DAN EFEKTIF BAIK SECARA REGIONAL MAUPUN INTERNASIONAL.
APBN 2010
1.300 T
MENGUAP 10%-30%
32,4 T
37 T
41,2 T
46 T
2008
APBN 2008 : 989,4 T
2009
2010
2011
APBN 2010 : 1.300 T
6
(AKIBAT BOM).
SEDANGKAN AKIBAT NARKOBA SEBANYAK 51.000 PECANDU NARKOBA DI INDONESIA MENINGGAL PER
JUMLAH
608 2.545 315 417 282 167 625 129 497 114 164 6.823 1.064 477 251 1.848
JUMLAH
623 2.732 290 566 308 182 838 155 515 127 167 6.125 1.012 625 201 1.896
RANKING VII II XIII VIII XII XVIII V XXI IX XXII XIX I IV VI XVI III
JUMLAH
566 2.743 312 487 288 215 826 122 506 126 205 5.168 1.204 662 177 1.634
PROYEKSI PENYALAHGUNA NARKOBA BERBANDING PENDUDUK USIA PRODUKTIF DI SUMATERA SELATAN TAHUN 2010
PENDUDUK SUMSEL PENDUDUK USIA PRODUKTIF PENYALAHGUNA NARKOBA PREVALENSI : 7.222.635 JIWA : 5.450.600 JIWA : 100.439 JIWA : 1,84 %
PENDUDUK USIA PRODUKTIF PENYALAHGUNA
12
NARKOBA
MERUPAKAN
SINGKATAN
DARI
NARKOTIKA,
PSIKOTROPIKA DAN BAHAN ADIKTIF LAINNYA). NARKOBA ADALAH BAHAN / OBAT YANG TERMASUK KATEGORI BERBAHAYA ATAU DILARANG UNTUK DIGUNAKAN, DIPRODUKSI, DIPASOK, DIPERJUALBELIKAN DAN DIEDARKAN DILUAR
KETENTUAN HUKUM
SESEORANG MENGGUNAKAN
NARKOBA
YANG TIDAK SESUAI DENGAN KETENTUAN MEDIS DAN MELANGGAR HUKUM YANG DAPAT MENGAKIBATKAN TERJADINYA
NARKOTIKA
NARKOTIKA : ADALAH ZAT ATAU OBAT YANG BERASAL DARI TANAMAN ATAU BUKAN TANAMAN, BAIK SINTETIS MAUPUN
MENGHILANGKAN
NYERI,
LADANG GANJA
LADANG GANJA
BIJI GANJA
TEMBAKAU GANJA
21
Opioid
OPIAT
Opium poppy
Opioid atau opiat berasal dari kata opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum, yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin.
Getah
CANDU
Papaver Somniferum
Didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai "Lates".
Getah ini dibiarkan mengering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak. Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar.
LADANG OPIUM
BUNGA OPIUM
MENOREH OPIUM
GETAH OPIUM
BIJI OPIUM
MORFIN
MORFIN ADALAH HASIL OLAHAN DARI
OPIUM/CANDU MENTAH. MORFIN RASANYA PAHIT, BERBENTUK
C17H19NO3
MORPHINE
HEROIN
PUTAUW
HEROIN ADALAH OBAT BIUS OBAT INI BISA DI TEMUKAN DALAM BENTUK PIL, BUBUK, DAN JUGA DALAM CAIRAN.
HEROIN MEMPUNYAI KEKUATAN YANG DUA KALI LEBIH KUAT DARI MORFIN PUTAW, PUTIH, BEDAK, PT, ETEP, SI PUTIH
HEROIN/PUTAW
PECANDU HEROIN
SAKAW HEROIN
OVER DOSIS
KOKAIN
1.
KARENA EFEK JUGA MEMBANTU
Erythroxylon coca
TUMBUHAN COCA
PECANDU COCAIN
SHABU-SHABU
NAMA ASLINYA METHAMPHETAMINE. BERBENTUK KRISTAL
GELISAH DEHIDRASI GIGIT JARI SUSAH TIDUR (INSOMNIA) MATA MENDELIK AKTIF
SABU SABU
PEMAKAI SABU
EKSTASI
EKSTASI ADALAH SALAH SATU OBAT BIUS YANG DI BUAT SECARA ILEGAL DI SEBUAH LABORATORIUM DALAM BENTUK TABLET ATAU KAPSUL.
EXTACY/INEX
PSIKOTROPIKA
PSIKOTROPIKA : ADALAH ZAT ATAU OBAT BAIK ALAMIAH MAUPUN
AKIBAT : - MENIMBULKAN KETENANGAN (DEPRESIF) MOGADON, PIL BK, PIL KOPLO, SEDATIN, DLL - MENIMBULKAN DAYA KHAYAL (HALUSINASI) LSD, PCP, MESCALINE, DLL
BAHAN ADIKTIF
BAHAN ADIKTIF : ADALAH BAHAN LAIN BUKAN NARKOTIKA ATAU PSIKOTROPIKA YANG PENGGUNAANNYA DAPAT MENIMBULKAN KETERGANTUNGAN.
HALUSINOGEN/MUSHROOM
KECUBUNG
NGELEM
ROKOK
MEROKOK PINTU MASUK NARKOBA
SCHOOL BASE SUEVAY BNP 2006, 55% PELAJAR PERNAH MEROKOK DATA RSKO 2005, 85% PENYALAHGUNA NARKOBA PADA AWALNYA ADALAH PEROKOK. DATA RSKO 2005, 60% EKPENYALAHGUNA NARKOBA MASIH AKTIF MEROKOK
64
SIFAT PADA NARKOBA YANG MEMBUAT PEMAKAINYA AKAN SELALU TERINGAT (SEEKING) SEHINGGA MEMBUAT IA MENCARI, MEMILIKI DAN MEMAKAINYA.
2. ADIKTIF SIFAT YANG MEMBUAT PEMAKAINYA TERPAKSA MEMAKAI TERUS DAN TIDAK DAPAT MENGHENTIKANNYA (KETERGANTUNGAN). 3. TOLERAN SIFAT YANG MEMBUAT TUBUH PEMAKAINYA SEMAKIN LAMA SEMAKIN MENYATU DENGAN NARKOBA SEHINGGA MENUNTUT DOSIS PEMAKAIAN YANG SEMAKIN TINGGI.
KRIMINAL
(MENCURI
ATAU
MEMPENGARUHI
KESEHATAN
FISIK
(PENYAKIT
PENYERTA),
GANGGUAN PERNAFASAN
MODUS OPERANDI