Anda di halaman 1dari 44

Oleh : Rizki Chusnaini

PEMBIMBING ; dr. Noor Syamsu, Sp.M (K), MARS Dr. Marliyanti Akib, Sp.M, M.Kes

ketidaksejajaran dari kedua mata

tidak melihat ke satu arah yang sama

setiap mata fokus pada objek yang berbeda

masing2 mengirim sinyal ke otak


Anak ; supresi penglihatan ; ambliopia Dewasa ; penglihatan ganda.

Klasifikasi Strabismus :
Variasi deviasi Fiksasi Usia timbul Tipe deviasi

: comitant (concomitant), incomitant (noncomitant). : alternating, monokuler. : kongenital, dan didapat. : horisontal, vertikal, torsional, kombinasi.

Normalnya ; bola mata bayi tampak sejajar pada umur 3-4 minggu, adanya deviasi bola mata pada umur > 1 bulan harus diperiksa

Menentukan penyebab strabismus Menilai adanya ambliopia Mengukur besarnya deviasi

Menilai status sensoris binokuler

ANAMNESA

Sejak kapan anak mulai mengalami deviasi pada bola matanya ? Mata yang mana yang mengalami deviasi ? Apakah deviasinya ke arah dalam (nasal) atau keluar (temporal) ? Bagaimana onset terjadinya; tiba-tiba atau perlahan-lahan? Apakah deviasinya menetap pada satu mata atau bergantian (intermitten) dengan mata lainnya? Apakah anak mengeluh dengan kelainan yang dideritanya? Apakah anak lahir cukup bulan dan bagaimana proses melahirkannya ? Apa penyakit sistemik dan penyakit mata yang pernah diderita oleh anak? Adakah kelainan mata yang diderita dalam keluarganya ? Apakah anak pernah mendapat pemeriksaan dan pengobatan pada matanya?

ukuran kedua bola mata dan posisinya pada orbita

gerakan bola mata dan nilai ada tidaknya strabismus. abnormalitas posisi kepala atau suatu AHP (Abnormal Head Posture) malposisi palpebra, seperti adanya retraksi palpebra

PEMERIKSAAN TAJAM PENGLIHATAN


Anak Preverbal
Teknik observasi anak Oklusi :menutup salah satu mata

Tes Fiksasi Prisma 16 dgn base-down pada salah satu mata . Monokuler fiksasi CSM. Tes Fix and Follow anak2 mampu melihat dan mengambil objek kecil pada jarak 33 cm, visusnya minimal 6/24. Tes Rotasi berputar 360 dengan cepat di depan mata bayi. Normalnya ; mata deviasi (ke arah rotasi dibawah pengaruh respon vestibulookuler)

Preferensial looking Test

kartu Teller

Kartu Cardiff

Nystagmus Optokinetik Utk anak yg memp. Visus buruk

Refraksi
Hand held autokerato refraktometer

Anak umur 2 tahun ;


o kay picture

Anak

umur 3 tahun
Sheridan-Gardener test.

Keeler Log MAR crowded test

Anak umur 4 tahun ke atas

Picture Chart

Lea test

Tumbling E-test

Snellen test

nine cardinal position of gaze ; 6 posisi kardinal posisi primer elevasi dan depresi

Duksi Versi

gerakan bola mata uniokuler ; 8 position of gaze

gerakan binokuler kedua mata ke arah yang sama


Grading of left lateral rectus underaction

Vergensi
gerakan binokuler kedua mata ke arah yang berlawanan; konvergensi dan divergensi. Near point convergence (NPC) merupakan titik terdekat dari mata yang masih dapat mempertahankan fiksasi penglihatan.

1. Tes Hirschberg
refleks cahaya pada kornea Pergeseran 1 mm ; 70 atau 15

2. Tes Krimsky
Derajat deviasi berdasarkan kekuatan prisma yang dipakai refleks cahaya terlihat simetris pada kedua kornea

Esotropia : prisma base-out. Eksotropia : prisma base-in. Hypertropia: prisma base-down. Hypotropia : prisma base-up.

3. Tes Bruckner oftalmoskop direk refleks merah secara simultan pada kedua mata. mata yang berdeviasi refleks yang lebih terang daripada mata yang berfiksasi

4. Cover Tests

Berdasarkan kemampuan fiksasi penderita


dapat membedakan tropia dengan foria, menilai derajat kontrol deviasi, menilai titik fiksasi yang lebih disukai oleh pasien menilai kekuatan fiksasi setiap mata. Dapat dibagi :
Cover test Uncover test Alternate Cover Test Prism (-Alternate) Cover test

Cover Test
mendeteksi adanya heterotropia nilai gerakan mata yang tidak ditutup

Interpretasi hasil tes

Uncover test
mendeteksi adanya heteroforia nilai gerakan mata yang ditutup

Interpretasi hasil tes

Alternate Cover Test


mengukur deviasi total (laten & manifest) dilakukan setelah tes cover-uncover

Interpretasi hasil tes

Prism (-Alternate) Cover test


mengukur secara tepat besarnya sudut deviasi bola mata. dilakukan jika terdapat fiksasi sentral pada kedua mata

DISSIMILAR IMAGE TEST

Tes Maddox Rod


Bila garis Maddox Rod dipasang vertikal maka garis cahaya melalui Maddox rod berupa garis horizontal, begitu jg sebaliknya.

Interpretasi hasil tes

Tes Hess Screen


mengevaluasi penderita dengan paresis atau paralisis yang memiliki koresponden retina yang normal. dilakukan pada jarak 50 cm.

Hasil tes Hess pada pasien dengan parese otot rektus superior oblik kiri.

Tes Lancaster Red-Green


mirip dengan tes Hess Screen dan dilakukan pada jarak 2 m.

1. Pemeriksaan Synoptophore
Melihat derajat kemampuan penglihatan binokuler Menilai besarnya sudut deviasi

2. Tes Worth Four-Dots

a. Penglihatan normal binocular, b. Respon diplopia , c. Supresi pada salah satu mata

3. Bagolini Striated Glasses

(a) (b) (c) (d)

Interpretasi hasil tes Bagollini. respon normal respon supresi scotoma supresi fovea deviasi bola mata.

4. After Image
satu fovea distimulasi oleh sumber cahaya vertikal dan fovea satunya distimulasi dengan sumber cahaya horizontal. Interpretasi ;
Jika terdapat dua after image terlihat menyilang ; retinal correspondence normal (gbr.a). Pada esotropia ; horizontal after-image (jika yang dinilai mata kanan) terlihat di sebelah kiri dari vertikal image (gbr.b). Begitupun sebaliknya pada eksotropia (gbr.c)

5. Tes Stereopsis
Tes Titmus

Tes TNO

Tes Lang

Strabismus ; ketidaksejajaran dari bola mata. Pemeriksaan yang cermat dan diagnosis yang tepat dan cepat sangat diperlukan agar terapi dapat dilakukan segera untuk mencegah terjadinya ambliopia. Pemeriksaan deviasi bola mata ;
anamnesis, inspeksi, pemeriksaan pemeriksaan pemeriksaan pemeriksaan tajam penglihatan, motorik, derajat deviasi bola mata, dan sensorik.

Frisby test

Base-out prism test


Prisma 20 base-out

akan terjadi perubahan

Pattern Visual Evoked Potential

Gambar 21. Evaluasi sudut strabismus dengan pemeriksaan fiksasi fundus4

Gambar 21. Evaluasi sudut strabismus dengan pemeriksaan fiksasi fundus4

Maddox Wing (Maddox Cross)