Anda di halaman 1dari 23

A.

Pengertian Estuaria Estuaria meruapakan bagian dari ekosistem air laut yang terdapat dalam Zona litoral (kelompok ekosistem pantai). Estuaria merupakan tempat pertemua air tawar dan air asin. Estuaria merupakan suatu perairan semi tertutup yang terdapat di hilir sungai dan masih berhubungan dengan laut, sehingga memungkinkanterjadinya percampuran air laut dan air tawar dari sungai atau drainase yang berasal dari muara sungai, teluk, rawa pasang surut. Ekosistem estuaria terdapat pada wilayah pertemuan antara sungai dan laut. Temapat ini berperan sebagai daerah peralihan antara kedua ekosistem akuatik. Estuaria(muara) merupakan tempat bersatunya sungai dan laut.

ampiran penelitian
!. mengamati keadaan estuaria a. bagaimana tipe estuarianya" (dokumentasi) b. bagaimana aspek #isik (salinitas, pasang surut, ombak, cahaya mahari) di estuaria" c. $agaimana kebersihan (terjaga atau tidak)" (dokumentasi %. mengamati , mencatat, dan mengidenti#ikasi biota yang menghuni ekosistem estuaria a. nama indonesia dan latin b. habitat di mana" (dokumentasi) c. cara hidup dan makanannya" (dokumentasi) &. akti#itas penelitian di lapangan (dokumentasi) A. Kondisi Ekologis Estuaria 1. Definisi dan Tipe Estuaria Estuaria adalah bagian dari lingkungan perairan yang merupakan daerah percampuran antara air laut dan air tawar yang berasal dari sungai, sumber air tawar lainnya (saluran air tawar dan genangan air tawar). ingkungan estuaria merupakan peralihan antara darat dan laut yang sangat di pengaruhi oleh pasang surut, tetapi terlindung dari pengaruh gelombang laut ('asim, %(()). *enurut $engen, %((% dan Pritchard, !+,- dalam Tiwow (%((&), estuaria adalah perairan yang semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar. Pencampuran air laut dan air tawar mempunyai pola pencampuran yang khusus. $erdasarkan pola percampuran air laut, secara umum terdapat & model estuaria yang sangat dipengaruhi oleh sirkulasi air, topogra#i , kedalaman dan pola pasang surut karena

dorongan dan .olume air akan sangat berbeda khususnya yang bersumber dari air sungai ('asim, %(()). $erikut ini pola pencampuran air laut dan air tawar ('asim, %(()). !. Pola dengan dominasi air laut (Salt wedge estuary) yang ditandai dengan desakan dari air laut pada lapisan bawah permukaan air saat terjadi pertemuan antara air sungai dan air laut. /alinitas air dari estuaria ini sangat berbeda antara lapisan atas air dengan salinitas yang lebih rendah di banding lapisan bawah yang lebih tinggi. %. Pola percampuran merata antara air laut dan air sungai (well mixed estuary). Pola ini ditandai dengan pencampuran yang merata antara air laut dan air tawar sehingga tidak terbentuk strati#ikasi secara .ertikal, tetapi strati#ikasinya dapat secara hori0ontal yang derajat salinitasnya akan meningkat pada daerah dekat laut. &. Pola dominasi air laut dan pola percampuran merata atau pola percampuran tidak merata (Partially mixed estuary). Pola ini akan sangat labil atau sangat tergantung pada desakan air sungai dan air laut. Pada pola ini terjadi percampuran air laut yang tidak merata sehingga hampir tidak terbentuk strati#ikasi salinitas baik itu secara hori0ontal maupun secara .ertikal. 1. Pada beberapa daerah estuaria yang mempunyai topogra#i unik, kadang terjadi pola tersendiri yang lebih unik. Pola ini cenderung ada jika pada daerah muara sungai tersebut mempunyai topogra#i dengan bentukan yang menonjol membetuk semacam lekukan pada dasar estuaria. Tonjolan permukaan yang mencuat ini dapat menstagnankan lapisan air pada dasar perairan sehingga, terjadi strati#ikasi salinitas secara .ertikal. Pola ini menghambat turbulensi dasar yang hingga salinitas dasar perairan cenderung tetap dengan salinitas yang lebih tinggi. Pencampuran air laut dan air tawar membuat estuaria sebagai lingkungan yang mempunyai unik daripada lingkungan lainnya. 'eunikan tersebut, yaitu (Tiwow, %((&)2

!. Tempat bertemunya arus air dengan arus pasang3suru yang berlawanan menyebabkan pengaruh kuat pada sedimentasi, pencampuran air, dan ciri3ciri #isika lainnya, serta membawa pengaruh besar pada biotanya. %. Pencampuran kedua macam air tersebut menghasilkan suatu si#at #isika lingkungan khusus yang tidak sama dengan si#at air sungai maupun si#at air laut. &. Perubahan yang terjadi akibat adanya pasang3surut mengharuskan komunitas di dalamnya melakukan penyesuaian secara #isiologis dengan lingkungan sekelilingnya. 1. Tingkat kadar garam di daerah estuaria tergantung pada pasang3surut air laut, banyaknya aliran air tawar dan arus3arus lainnya, serta topogra#i daerah estuaria tersebut. $erdasarkan geomor#ologi estuaria, sejah geologi daerah, dan keadaan iklim yang berbeda, maka terdapat beberapa tipe estuaria. Tipe3tipe estuaria tersebut, yaitu (4ybakken, !+55)2 !. Estuaria daratan pesisir (coastal plain estuary). Pembentukannya terjadi akibat penaikan permukaan air laut yang menggenangi sungai di bagian pantai yang landai (Tiwow, %((&). 6ontoh estuaria daratan pesisir, yaitu di Teluk 6hesapeake, *aryland dan 6harleston, 6arolina /elatan (748, tanpa tahun).

%. Estuaria tektonik. Terbentuk akibat akti.itas tektonik (gempa bumi atau letusan gunung berapi) yang mengakibatkan turunnya permukaan tanah yang kemudian digenangi oleh air laut pada saat pasang (Tiwow, %((&). 6ontohnya Teluk /an 9ransisco di 6ali#ornia (748, tanpa tahun).

&. :obah atau teluk semi tertutup. Terbentuk oleh adanya beting pasir yang terletak sejajar dengan garis pantai sehingga menghalangi interaksi langsung dan terbuka

dengan perairan laut (Tiwow, %((&). 6ontohnya di sepanjang pantai Te;as dan pantai Teluk 9lorida.

1. 9jord merupakan estuaria yang dalam, terbentuk oleh akti.itas glesier yang mengakibatkan tergenangnya lembah es oleh air laut (Tiwow, %((&). 6ontohnya di Alaska, 'anada, 4orwegia.

*enurut 4ybakken (!+55), estuaria juga dapat dikelompokkan berdasarkan kondisi salinitasnya yaitu estuaria positi# dan estuaria negati#. Estuaria positi# atau estuaria baji garam membentuk suatu kesinambungan mulai dari estuaria dengan sedikit pencampuran dan baji garam yang sangat menonjol, tidak mencolok atau menonjol, sampai homogen atau sempurna karena menghasilkan salinitas yang sama secara .ertikal dari permukaan sampai ke dasar pada setiap titik. Estuaria negati# dibentuk dari air laut yang dating, masuk ke permukaan, dan sedikit mengalami pengenceran karena pencampuran dengan denga air tawar yang jumlahnya sedikit. 'ecepatan penguapan pada estuaria ini tinggi sehingga air permukaan menjadi hipersalin.

2.Sifat Fisik Estuaria !. /alinitas /alinitas di estuaria dipengaruhi oleh musim, topogra#i estuaria, pasang surut, dan jumlah air tawar. Pada saat pasang3naik, air laut menjauhi hulu estuaria dan menggeser isohaline ke hulu. Pada saat pasang3turun, menggeser isohaline ke hilir. 'ondisi tersebut menyebabkan adanya daerah yang salinitasnya berubah sesuai dengan pasang surut dan memiliki #luktuasi salinitas yang maksimum (4ybakken, !+55). 8otasi bumi juga mempengaruhi salinitas estuaria yang disebut dengan kekuatan Coriolis. 8otasi bumi membelokkan aliran air di belahan bumi. <i belahan bumi utara, kekuatan coriolis membelokkan air tawar yang mengalir ke luar sebelah kanan jika melihat estuaria ke arah laut dan air asin mengalir ke estuaria digeser ke kanan jika melihar estuaria dari arah laut. Pembelokkan aliran air di belahan bumi selatan adalah kebalikan dari belahan bumi utara (4ybakken, !+55).

/alinitas juga dipengaruhi oleh perubahan penguapan musiman. <i daerah yang debit air tawar selama setengah tahun, maka salinitasnya menjadi tinggi pada daerah hulu. =ika aliran air tawar naik, maka gradient salinitas digeser ke hilir ke arah mulut estuaria (4ybakken, !+55). Pada estuaria dikenal dengan air interstitial yang berasal dari air berada di atas substrat estuaria. Air interstitial, lumput dan pasir bersi#at bu##er terhadap air yang terdapat di atasnya. <aerah intertidal bagian atas (ke arah hulu) mempunyai salinitas tinggi daripada daerah intertidal bagian bawah (ke arah hilir). %. /ubstrat <ominasi substart pada estuaria adalah lumpur yang berasal dari sediment yang dibawa ke estuaria oleh air laut maupun air tawar. /ungai membawa partikel lumpur dalam bentuk suspensi. >on3ion yang berasal dari air laut menyebabkan partikel lumput menjadi menggumpal dan membentuk partikel yang lebih besar, lebih berat, dan mengendap membentuk dasar lumur yang khas. Partikel yang lebih besar mengendap lebih cepat daripada partikel kecil. Arus kuat mempertahankan partikel dalam suspensi lebih lama daripada arus lemah sehingga substrat pada tempat yang arusnya kuat menjadi kasar (pasir atau kerikil) dan tempat yang arusnya lemah mempunyai substrat dengan partikel kecil berupa lumpur halus. Partikel yang mengendap di estuaria bersi#at organik sehingga substart menjadi kaya akan bahan organik (4ybakken, !+55). &. /uhu /uhu air di estuaria lebih ber.ariasi daripada suhu air di sekitarnya karena .olume air estuaria lebih kecil daripada luas permuakaan yang lebih besar. ?al tersebut menyebabkan air estuaria menjadi lebih cepat panas dan cepat dingin. /uhu air tawar yang dipengaruhi oleh perubahan suhu musiman juga menyebabkan suhu air estuaria lebih ber.ariasi. /uhu esturia lebih rendah saat musim dingin dan lebih tinggi saat musim panas daripada daerah perairan sekitarnya. /uhu air estuaria juga ber.ariasi secara .ertikal. Pada estuaria positi# memperlihatkan bahwa pada perairan permukaan didominasi oleh air tawar, sedangkan untuk perairan dalam didominasi oleh air laut (4ybakken, !+55).

1. Aksi ombak dan arus Perairan estuaria yang dangkal menyebabkan tidak terbentuknya ombak yang besar. Arus di estuaria disebabkan oleh pasang surut dan aliran sungi. Arus biasanya terdapat pada kanal. =ika arus berubah posisi, kanal baru menjadi cepat terbentuk dan kanal lama menjadi tertutup (4ybakken, !+55). ). 'ekeruhan $esarnya jumlah partikel tersuspensi dalam perairan estuaria pada waktu tertentu dalam setahun menyebabkan air menjadi sangat keruh. 'ekeruhan tertinggi saat aliran sungai maksimum dan kekeruhan minimum di dekat mulut estuaria (4ybakken, !+55). -. 7ksigen 'elarutab oksigen dalam air berkurang dengan naiknya suhu dan salinitas, maka jumlah oksigen dalam air akan ber.ariasi. 7ksigen sangat berkurang di dalam substrat. @kuran partikel sediment yang halus membatasi pertukaran antara air interstitial dengan kolom air di atasnya, sehingga oksigen menjadi sangat cepat berkurang (4ybakken, !+55).

3. Plankton Estuaria Estuaria mempunyai jumlah spesies plankton yang sedikit. 9itoplankton yang dominant di estuaria adalah diatom dan dino#lagellata. :enera diatom yang biasanya ditemui, yaitu Skeletonema, Asterionella, Chaetoceros, Nitzchia, Thalassionema, dan Melosira. :enera dino#lagellata yang sering dijumpai, yaitu ymnnodnium, onyaulax, Peridinium, dan Ceratium. 'ekeruhan yang tinggi dan cepatnya pergantian air menyebabkan jumlah #itoplankton dan produkti.itas menjadi terbatas. =umlah plankton dan produkti.itas relati.e tinggi terjadi pada estuaria yang tingkat kekeruhannya rendah dan pergantian airnya lama.

'eberadaan 0ooplankton di estuaria dipengaruhi oleh jumlah #itoplankton. :radien salinitas ke arah hulu estuaria juga mempengaruhi komposisi spesies 0ooplankton. Zooplankton estuaria terdapat pada estuaria yang lebih besar dan lebih stabil dengan gradient salinitas yang tidak terlalu ber.ariasi. Estuaria yang dangkal dengan cepat mengalami pergantian air didominasi oleh 0ooplankton laut yang terbawa oleh pasang surut. Zooplankton estuaria terdiri dari genera kopepoda !urytemora, Acartia, Pseudodiaptomus, dan CentropagesA misid tertentu misalnya genera Neomysis, Praunus, dan MesopodopsisA dan am#ipoda tertentu misalnya ammarus (4ybakken, !+55).

4. Fauna Estuaria 9auna estuaria terdiri dari #auan laut, air tawar, dan estuaria. /pesies estuaria sangat sedikit karena #luktuasi kondisi lingkungan seperti salinitas dan suhu air yang sangat besar. ?al tersebut menyebabkan hanya beberapa spesies saja yang mempunyai #isiologi khusus yang dapat bertahan hidup di estuaria. 9auna estuaria biasanya berasal dari laut. 9auna air tawar tidak dapat mentolerir kondisi lingkungan terutama kenaikan salinitas, sedangkan #auna air laut dapat mentolerir penurunan salinitas. 7leh karena itu mayoritas #auna yang terdapat di estuaria adalah binatang laut. 6ontoh #auna estuaria yang sebenarnya, yaitu Nereis di"ersicolor, Crassostrea, #strea, Scro$icularia plana, Macoma $althica, %angia &lexuosa, 'ydro$ia, dan Palaemonetes. ?ewan3hewan tersebut dapat hidup pada salinitas antara ) (B(( dan &( (B((. /elain itu, juga terdapat #auna peralihan karena beberapa akti.itas hidup dilakukan di estuaria, seperti mencari makan. 6ontoh hewan yang migrasi melewati estuaria ke daerah pemijahan, yaitu ikan salem (Salmo, #nchorhynchus) dan belut laut (Anguilla). /edangkan contoh hewan yang sebagian daur hidupnya di estuaria, biasanya #ase ju.enil di estuaria dan #ase dewasa di laut, yaitu udang damili Penaeidae (Penaeus seti&erus, P. aztecus, P. duorarum) (4ybakken, !+55). 5. Vegetasi Estuaria

9lora yang terdapat di estuaria juga sedikit karena substart berupa lumpur dan terendam sehingga makroalga tidak dapat melekat. Tingkat kekeruhan yang cukup tinggi juga menyebabkan cahaya hanya menembus sampai lapisan yang dangkal. <aerah hilir estuaria dan di bawah tingkat pasang surut rata3rata dapat ditemui padang rumput3 rumputan laut seperti )ostera, Thalassia, dan Cymodocea. <ataran lumpur intertidal ditumbuhi alga hijau yang bersi#ata musiman, yaitu genera *l"a, !nteromorpha, Chaeromorpha, dan Cladophora. @ntuk daerah estuaria yang sangat keruh didominasi oleh tumbuhan mencuat yang merupakan tumbuhan berbunga berumur panjang dengan akar menancap di daerah intertidal bagian atas. 6ontohnya adalah Spartina dan Salicornia (4ybakken, !+55).
a!"ar 13. 6ontoh36ontoh Tumbuhan Estuaria (?interland ChoDs Cho, !++&). a!"ar 14. Alga Estuaria yang 'has (4ybakken, !+55)

#. Adaptasi $orfologi Fisiologi% Tingka& 'aku (rganis!e Estuaria Perubahan mor#ologis pada organisme estuaria, yaitu ukuran badan yang lebih kecil daripada kerabatnya, jumlah ruas tulang penggung ikan juga berkurang, hewan yang hidup di daerah berlumpur mempunyai rumbai3rumbai halus untuk menjaga jalan masuk ke ruangan pernapasan agar tidak tersumbat partikel lumpur. ?ewan estuaria yang berasal dari laut mempunyai kecepatan perkembangbiakan yang lebih rendah dan penurunan kesuburan. /edangkan untuk hewan yang berasal dari air tawar biasanya steril. $inatang estuaria pada umumnya termasuk organisme osmoregulator karena mampu hidup pada keadaan dengan konsentrasi garam internal yang ber#luktuasi. <i daerah tropis yang suhu airnya lebih tinggi dengan perbedaan suhu air tawar dan air laut tidak terlalu berbeda, banyak ditemukan spesies estuaria yang banyak. $inatang estuaria selain melakukan adaptasi mor#ologi dan #isiologi, juga melakukan adaptasi tingkah laku. $inatang estuaria berada di dalam lumpur untuk mengurangi perubahan salinitas dan suhu, serta untuk melindungi diri dari predator yang

hidup di permukaan substrat atau di air. Adaptasi tingkah laku yang biasanya juga dilakukan oleh organisme estuaria adalah bergerak ke hulu atau ke hilir estuaria agar organisme tetap berada pada daerah yang mengalami perubhan salinitas rendah. /alah satu contoh adaptasi tingkah laku adalah kepiting estuaria yang migrasi ke laut saat melakukan pemijahan (4ybakken, !+55).

). Produkti*itas dan +a&an (rganik di Estuaria $ahan organik atau nutrisi di estuaria berasal dari tumbuhan atau sediment3 sedimen. 4utrisi dipengaruhi oleh masuknya nutrisi dari darat, biomassa tumbuhan, dan pasang surut. Estuaria merupakan daerah penting untuk perputaran nutrisi pada lingkungan pesisir. $ahan organik di estuaria secara terus menerus dibawa oleh air tawar. 'eseimbangan nutrisi di estuaria tergantung pada masukkan dari darat, seberapa banyak yang mampu di bawa oleh tanamana, perputaran dalam sediment, dan seberapa banyak nutrisi yang masuk dan keluar dari laut (4>CA science, %((,). $ahan organik di estuaria biasanya digunakan oleh tumbuhan seperti alga, rumput3rumputan laut, dan mangro.e. $eberapa bahan oragnik sangat penting untuk membantu produkti.itas estuaria. =ika terlalu banyak bahan organik dapat menyebabkan alga bloom oleh #itoplankton atau rumput3rumput laut (4>CA science, %((,). Estuaria merupakan ekosistem yang paling produkti#. :ambar di bawah ini menunjukkan bahwa produkti.itas primer di estuaria lebih tinggi daripada di daerah rumput, hutan, maupun di daerah agrikultur (?interland ChoDs Cho, !++&).
a!"ar 15 . Produkti.itas Primer Ekosistem (?interland ChoDs Cho, !++&).

,. -aringan $akanan di Estuaria

<asar dari jaring makanan di estuaria adalah kon.ersi energi matahari menjadi energi dalam bentuk makanan yang dilakukan oleh tumbuhan rawa. /aat tumbuhan mati, proto0oa dan mikroorganisme lain mengkonsumsi material tumbuhan yang mati tersebut. >n.ertebrata kecil merupakan makanan bagi detritus. <etritus kemudian di makan oleh ikan, burung, serta predator lainnya (?interland ChoDs Cho, !++&).
*elimpahnya sumber makanan di estuaria dan sedikitnya predator menjadikan estuaria sebagai tempat hidup anak berbagai binatang yang #ase dewasanya tidak berada di estuaria. Estuaria juga merupakan tempat mencari makan bagi binatang dewasa seperti ikan dan burung yang bermigrasi (4ybakken, !+55). a!"ar 1#. 6ontoh 8antai *akanan di Estuaria (?interland ChoDs Cho, !++&). a!"ar 1). 6ontoh =aring3=aring *akanan di Estuaria (4>CA science, %((,). a!"ar 1,. =aring3=aring *akanan di Estuaria /ecara @mum (4ybakken, !+55).

<a#tar Pustaka ?interland ChoDs Cho. !++&. !stuaries+ 'a$itat &or ,ildli&e. http2BBwww.hww.caBhww%.asp"pidE(FidE%%-FcidE%. 'asim, *aD8u#. %((). !stuary + -ingkungan unik yang sangat penting. http2BBmaru#.wordpress.comB%(()B!%B%,Bestuary3lingkungan3unik3yang3sangat3 pentingB 'asim, *aD8u#. %((). Pola Percampuran !stuary. http2BBmaru#.wordpress.comB%(()B!%B%%Bpola3percampuran3estuaryB 4>CA /cience. %((,. New )ealand !stuaries. http2BBwww.niwa.cri.n0BeduBstudentsBestuaries.

4ybakken, =ames C. !+55. $iologi aut /uatu Pendekatan Ekologis. =akarta2PT. :ramedia. 748. Tanpa Tahun. 'a$itats+ !stuaries . Characteristics. http2BBwww.onr.na.y.milB#ocusBoceanBhabitatsBestuaries!.htm. Tiwow, 6lara. %((&. /awasan Pesisir Penentu Stok 0kan 1i -aut. http2BBtumoutou.netB-Gsem%G(%&BclaraGtiwow.htm