Anda di halaman 1dari 16

BAB I PENDAHULUAN

A. LatarBelakang Tikus biasanya lebih dikenal sebagai hama tanaman pertanian, perusak benda-benda digudang dan hewan penganggu yang menjijikan diperumahan. Pada dasarnya hewan ini membawa, menyebarkan dan menularkan berbagai penyakit kepada manusia, ternak dan hewan peliharaan. Penyakit yang ditularkan dapat disebabkan oleh infeksi berbagai agen penyakit dari kelompok virus, bakteri, protozoa dan cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan kepada manusia secara langsung oleh ludah, urin dan fesesnya atau melalui gigitan ektoparasitnya (kutu, pinjal, caplak dan tungau . !istem pengendalian hama yang dapat dibenarkan secara ekonomi dan berkelanjutan yang meliputi berbagai pengendalian yang kompatibel dengan tujuan memaksimalkan produktivitas tetapi dengan dampak sekecil-kecilnya. Perkembanganbiakan tikus sangat cepat, umur ", #$ bulan sudah dapat berkembangbiak, setelah hamil %" hari setiap ekor dapat melahirkan &-' ekor anak, %" hari kemudian pisah dari induknya dan setiap tahun seekor tikus dapat melahirkan ( kali.)i *ndonesia tercatat tidak kurang dari "$+ jenis tikus, kira-kira $+ jenis masuk dalam genus ,andicota, -attes dan .us. Tikus dapat masuk di sudut rumah. .ereka dapat menghasilkan sampah juga membuang kotoran di rumah rumah yang menjadi sarang tikus.Tikus juga dapat masuk ke dapur dan buang air kecil di sekitar peralatan masak dan bahan makanan./kibatnya jika peralatan tidak dicuci dengan baik dan juga jika makanan yang tercemar oleh tikus dapat menyebabkan penyakit berbahaya.keberadaan tikus di rumah # rumah harus di kontrol secara rutin agar tidak terjadi penyakit yang tidak di inginkan.Tikus dapat menyebabkan banyak kerusakan di dalam rumah. Tikus juga dapat menghancurkan peralatan listrik dan elektronik. 0akta tentang Tikus sebagai vektor penyakit berbahaya seperti leptospirosis, sampar (pes , thypus, cacing, merusak bahan makanan dan perlatan menjijikan dan membuat tidak nyaman.

B. Rumusan Masalah -umusan masalah saya membahas beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus dan bagaimana cara menanggulangi atau mengurangi bahaya yang dapat di sebabkan oleh tikus sebagai, dan bagaimana cara untuk mengurangi populasi tikus. C. Tujuan ". Tujuan 1mum .engetahui macam-macam penyakit yang disebabkan oleh tikus .engetahui cara menanggulangi dan mengatasi masalah penyakit yang ditimbulkan tikus. %. Tujuan 2husus )iketahuinya jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh tikus )iketahui cara pencegahan dan penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh tikus

BAB II
2

PEMBAHASAN 1. las!"!kas! Tikus dan mencit termasuk familia Muridae dari kelompok mamalia (hewanmenyusui . Para ahli zoologi (ilmu hewan sepakat untuk menggolongkannya kedalam ordo -odensia (hewan yang mengerat , subordo .yomorpha, famili.uridae, dan sub famili .urinae. 1ntuk lebih jelasnya, tikus dapat diklasifikasikan sbb 3 Dun!a # An!mal!a $!lum # Ch%r&ata Su' $!lum # (erte'rata elas # Mammal!a Su'klas # Ther!a )r&% # R%&ent!a Su' %r&% # M*%m%r+ha $am!l! # Mur!&ae Su' "am!l! # Mur!nae ,enus # Ban&!-%ta. Rattus. &an Mus 1.1. B!%l%g! /nggota Muridae ini dominan disebagian kawasan didunia. Potensi reproduksi tikus dan mencit sangat tinggi dan ciri yang menarik adalah gigi serinya beradaptasi untuk mengerat (mengerat 4 menggigit benda-benda yang keras . 5igi seri ini terdapat pada rahang atas dan bawah, masing-masing sepasang. 5igi seri ini secara tepat akan tumbuh memanjang sehingga merupakan alat potong yang sangat efektif. Tidak mempunyai taring dan graham (premolar . 2arakteristik lainnya adalah cara berjalannya dan perilaku hidupnya. !emua rodensia komensal berjalan dengan telapak kakinya. ,eberapa jenis -odensia adalah Rattus norvegicus, Rattus rattus diardi, Mus musculus yang perbandingan bentuk tubuhnya seperti terlihat pada gambar 6

1./.

e'!asaan &an ha'!tat


3

Tikus dikenal sebagai binatang kosmopolitan yaitu menempati hampir di semua habitat (7ampiran " . 8abitat dan kebiasaan jenis tikus yang dekat hubungnnya dengan manusia adalah sebagai berikut 3 R. norvegicus .enggali lubang, berenang dan menyelam, menggigit benda-benda keras seperti kayu bangunan, aluminium dsb. 8idup dalam rumah, toko makanan dan gudang, diluar rumah, gudang bawah tanah, dok dan saluran dalam tanah9riol9got. R. ratus diardii !angat pandai memanjat, biasanya disebut sebagai pemanjat yang ulung, menggigit benda-benda yang keras. 8idup dilobang pohon, tanaman yang menjalar. 8idup dalam rumah tergantung pada cuaca. M. musculus Termasuk rondensia pemanjat, kadang-kadang menggali lobang, menggigit hidup didalam dan diluar rumah. 1.0. emam+uan alat !n&era &an "!s!k -odensia termasuk binatang nokturnal, keluar sarangnya dan aktif pada malam hari untuk mencari makan. 1ntuk itu diperlukan suatu kemampuan yang khusus agar bebas mencari makanan dan menyelamatkan diri dari predator (pemangsa pada suasana gelap. 1.0.1. 11 Men-!um -odensia mempunyai daya cium yang tajam, sebelum aktif9keluar sarangnya ia akan mencium-cium dengan menggerakkan kepala kekiri dan kekanan. .engeluarkan jejak bau selama orientasi sekitar sarangnya sebelum meninggalkannya. 1rin dan sekresi genital yang memberikan jejak bau yang selanjutnya akan dideteksi dan diikuti oleh tikus lainnya. ,au penting untuk -odensia karena dari bau ini dapat membedakan antara tikus sefamili atau tikus asing. ,au juga memberikan tanda akan bahaya yang telah dialami. emam+uan alat !n&era

/1 Men*entuh
4

-asa menyentuh sangat berkembang dikalangan rodensia komensal, ini untuk membantu pergerakannya sepanjang jejak dimalam hari. !entuhan badan dan kibasan ekor akan tetap digunakan selama menjelajah, kontak dengan lantai, dinding dan benda lain yang dekat sangat membantu dalam orientasi dan kewaspadaan binatang ini terhadap ada atau tidaknya rintangan didepannya. 01 Men&engar. -odensia sangat sensitif terhadap suara yang mendadak. )isamping itu rondesia dapat mendengar suara ultra. .engirim suara ultrapun dapat. 21 Mel!hat. .ata tikus khusus untuk melihat pada malam hari, Tikus dapat mendekteksi gerakan pada jarak lebih dari "+ meter dan dapatmembedakan antara pola benda yang sederhana dengan obyek yang ukurannya berbeda-beda. .ampu melakukan persepsi9perkiraan pada jarak lebih " meter, perkiraan yang tepat ini sebagai usaha untuk meloncat bila diperlukan. 31 Menge-a+. -asa mengecap pada tikus berkembang sangat baik. Tikus dan mencit dapat mendekteksi dan menolak air minum yang mengandung phenylthiocarbamide : ppm, pahit. 1.0./. 11 Menggal! R. norvegicus adalah binatang penggali lubang. 7ubang digali untuk tempat perlindungan dan sarangnya. 2emampuan menggali dapat mencapai %-: meter tanpa kesulitan. /1 Memanjat R. komensal adalah pemanjat yang ulung. Tikus atap atau tikus rumah yang bentuk tubuhnya lebih kecil dan langsing lebih beradaptasi untuk memanjat dibandingkan dengan tikus riol9got. ;amun demikian kedua spesies tersebut dapat memanjat kayu dan bangunan yang permukaannya kasar. Tikus riol9got dap memanjat pipa baik di dalam maupun di luar. 01 Mel%n-at &an mel%m+at.
5

emam+uan "!s!k.

R.norvegicus dewasa dapat meloncat << cm lebih (vertikal . )ari keadaan berhenti tikus got dapat melompat sejauh ",% meter. M.musculus meloncat arah vertikal setinggi %$ cm. 21 Mengger%g%t!. Tikus menggerogoti bahan bangunan9kayu, lembaran almunium maupun campuran pasir, kapur dan semen yang mutunya rendah. 31 Berenang &an men*elam. ,aik R. norvegicus, R. rattus dan M. musculus adalah perenang yang baik. Tikus yang dusebut pertama adalah perenang dan penyelam yang ulung, perilaku yang semi akuatik, hidup disaluran air bawah tanah, sungai dan areal lain yang basah.

/. Pen*ak!t4Pen*ak!t *ang &!se'a'kan )leh (ekt%r T!kus Tikus adalah mamalia yang termasuk dalam suku.uridae.!pesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp. serta tikus got (Rattus norvegicus yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi6 juga merupakan hewan peliharaan yang populer. Tikus diketahui dapat mengirimkan sejumlah penyakit langsung (melalui gigitan atau tidak langsung melalui gigitan parasit yang ditemukan pada tikus atau oleh kontaminasi makanan dengan urin atau feses. A. Le+t%s+!r%s!s 7eptospirosis sesungguhnya tergolong penyakit hewan yang bisa menjangkiti manusia juga, atau disebut zoonosis.7eptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri 7eptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia dan dapat hidup di air tawar selama lebih kurang " bulan. Tetapi dalam air laut, selokan dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati. )i dunia kedokteran veteriner, penyakit ini bukan asing lagi, bahkan telah lama sekali dikenal.=aksinasi hewan peliharaan terhadap penyakit leptospirosis pun telah rutin dilakukan. .anusia terinfeksi leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air tikus yang menderita leptospirosis.,akteri masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa mata, hidung, kulit yang lecet atau atau makanan yang terkontaminasi oleh urine hewan terinfeksi leptospira..asa inkubasi selama ( - "> hari.
6

Gejala Klinis Sta&!um Pertama )emam menggigil !akit kepala .alaise .untah 2onjungtivitis -asa nyeri otot betis dan punggung 5ejala-gejala diatas akan tampak antara (-> hari 5ejala yang 2harakteristik 2onjungtivitis pada mata -asa nyeri pada otot-otot tanpa disertai Sta&!um e&ua Terbentuk anti bodi di dalam tubuh penderita. 5ejala yang timbul lebih bervariasi dibandingkan gejala-gejala kemungkinan meningitis. !tadium ini terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat. dengan lain akan stadium timbul terjadi pertama /pabila demam dengan

eksudat serous9porulen (kemerahan

Komplikasi Leptospirosis

Pada hati 3 kekuningan yang terjadi pada hari ke ( dan ke & Pada ginjal 3 gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian. Pada jantung 3 berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat mengikabatkan kematian mendadak.

Pada paru-paru 3 batuk darah, nyeri dada, sesak nafas. Perdarahan karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernafasan, saluran pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva .

Pada kehamilan 3 keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati.

Pencegahan sanitasi sekitar rumah dan lingkungan, higiene perorangannya dilakukan dengan menjaga tangan selalu bersih. !elain terkena air kotor, tangan dapat tercemar kuman dari binatang piaraan yang sudah terjangkit penyakit dari tikus atau hewan liar.8indari kontak dengan kencing binatang piaraan.,iasakan memakai alat pelindung diri, seperti sarung tangan karet sewaktu berkontak dengan air kotor, pakaian pelindung kulit, beralas kaki, memakai sepatu bot, terutama jika kulit ada luka, borok, atau eksim.!elalulah membasuh tangan sehabis menangani binatang, ternak, atau membersihkan gudang, dapur, dan tempat-tempat kotor.2ebersihan lingkungan, khususnya rumah, harus dilakukan secara terus menerus. ?angan memberi kesempatan tikus berkembang biak di dalam rumah. ,ahkan tikus rumah perlu dibasmi sampai ke sarang-sarangnya. .embiasakan diri dengan Perilaku 8idup ,ersih dan !ehat (P8,! , .enyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus..encucui tangan dengan sabun sebelum makan..encucui tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah9 kebun9sampah9tanah9selokan dan tempat-tempat yang tercemar lainnya..enghindari adanya tikus di dalam rumah9gedung..enghindari pencemaran oleh tikus..elakukan desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus .eningkatkan penangkapan tikus. Pengobatan Pengobatan dini sangat menolong karena bakteri 7eptospira mudah mati dengan antibiotik yang banyak di jumpai di pasar seperti Penicillin dan turunannya (/mo@ylline !treptomycine, Tetracycline, Arithtromycine.,ila terjadi komplikasi angka lematian dapat mencapai %+B, segera berobat ke dokter terdekat.

B. Plague 5 Pen*ak!t Pes Penyebaran penyakit plague9pes Plague, disebut juga penyakit pes, adalah infeksi yang disebabkan bakteri Cersinia pestis (C. pestis dan ditularkan oleh kutu tikus (flea , Denopsylla cheopis. Pess terbagi menjadi % yaitu 3 1. Pes Bu'%
8

Pes ,ubo merupakan penyakit yang mempunyai gejala demam tinggi, tubuh dingin, menggigil, nyeri otot, sakit kepala hebat, dan ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di pangkal paha, ketiak dan leher (bubo .Pada pemeriksaan cairan bubo di laboratorium ditemukan kuman pes (Cersinis pestis . /. Pes Pneum%n!k Pes pneumonik adalah penyakit yang mempunyai gejala batuk secara tiba-tiba dan keluar dahak, sakit dada, sesak nafas, demam, muntah darah.Pada pemeriksaan sputum atau usap tenggorok ditemukan kuman pes (Cersinis pestis , dan apabila diperlukan dilakukan pemeriksaan darah untuk menemukan zat antinya. Penyakit ini menular lewat gigitan kutu tikus, gigitan9cakaran binatang yang terinfeksi plague, dan kontak dengan tubuh binatang yang terinfeksi. 2utu yang terinfeksi dapat membawa bakteri ini sampai berbulan% lamanya. !elain itu pada kasus pneumonic plague, penularan terjadi dari dari percikan air liur penderita yang terbawa oleh udara. ?enis- jenis plague dan gejalanya pada manusia. /da : jenis penyakit plague yaitu3 Bu'%n!- +lague .asa inkubasi %-< hari.

Se+t!-em!- +lague 5ejala 3 demam, menggigil, lemah, perut, sakit pusing, pada shock,

Pneum%n!- +lague .asa inkubasi "-: hari. 5ejala 3 pneumonia (radang paru% , napas pendek, sesak napas, batuk, dada. paling lainnya. menular lewat udara, berbahaya jenis dibandingkan sakit pada

5ejala 3 kelenjar getah bening gigitan yang dekattempat binatang9kutu terinfeksi akan berisi

pendarahan di bawah kulit atau organ% tubuh lainnya, saluran darah, tekanan

membengkak

cairan (disebut ,ubo . Terasa ditekan.

sakit

apabila pembekuan darah pada akan flu, darah muntah tubuh dengan penderita.

Pembengkakan terjadi. 5ejalanya il, lemah, mirip

rendah, mual, dan tidak organ E bekerja

demam,pusing,menggig benjolan lunak berisi cairan di di tonsil9adenoid (amandel , limpa dan

baik.Tidak

terdapat benjolan pada ?arang menular )apat juga disebabkan


9

thymus.

,ubonic plague dan Pneumonic yang tidak dengan benar. plague diobati pada orang

,ubonic plague jarang menular lain.

Pengobatan plague Plague pada manusia dan kucing dapat diobati dengan !treptomycin, Tetracyclin, )o@ycyclin, 5entamycin. !treptomycyn dosis tinggi terbukti lebih efektif mengobati plague.Penicilin tidak efektif untuk penyakit plague.)iazepam diberikan untuk mengurangi rasa lelah.8eparin biasanya diberikan apabila terdapat gejala pembekuan darah. Pencegahan plague ". Frang atau binatang di sekitar penderita plague harus diobati dg antibiotic selambat%nya < hari setelah kontak dg penderita. %. .emakai sarung tangan, baju panjang, masker, dan goggle (kacamata pd waktu kontak dg penderita plague :. Tidak mengijinkan kucing makan tikus, kelinci atau binatang hidup berdarah panas lainnya. (. Tidak mengijinkan kucing bermain di luar rumah, terutama di daerah yg banyak terdapat sarang tikus. $. .engontrol populasi tikus dan kutu di lingkungan anda. &. =aksinasi plague apabila akan bepergian ke daerah epidemi plague. C. S!n&r%m hanta6!rus +aru 7PS1 8antavirus sindrom paru (8P! adalah penyakit mematikan yang ditularkan oleh tikus yang terinfeksi melalui urine, kotoran, atau air liur. .anusia bisa terkena penyakit ini ketika mereka menghirup virus aerosol.8P! pertama kali diakui pada tahun ">>: dan sejak itu telah diidentifikasi di seluruh /merika !erikat..eskipun jarang, 8P! berpotensi mematikan. -odent control di dalam dan sekitar rumah tetap menjadi strategi utama untuk mencegah infeksi hantavirus. maka gejala yang dapat diamati 3 diare, muntah, mual, dan kram perut.
D. Rat4g!g!tan &emam 7RB$1

10

-at-gigitan demam (-,0 adalah penyakit sistemik yang disebabkan oleh bakteri moniliformis !treptobacillus yang dapat diperoleh melalui gigitan atau goresan dari binatang pengerat atau menelan makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran tikus. !alah satu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh tikus adalah demam gigitan tikus.Penyakit demam tidak disebabkan oleh gigitan tikus binatang pengerat tersebut langsung tetapi langsung mempengaruhi manusia oleh mencemari atau buang air kecil dalam makanan dan air yang dikonsumsi oleh manusia.?ika barang-barang makanan yang terkontaminasi yang digunakan oleh manusia sengaja maka berbagai penyakit yang dialami manusia. 5ejala-gejala yang disebabkan oleh penyakit ini 3 ". )emam %. .ual :. .untah (. !akit kepala $. ;yeri di punggung dan sendi. E. Mur!ne t*+hus Penyakit ini disebabkan oleh Rickettsian typhi (R. mooseri) yang ditularkan dari tikus ke manusia melalui gigitan pinjal Xenopsylla cheopsis. 5ejala penyakit ini pada manusia adalah sakit kepala, kedinginan, prostration, demam dan nyeri di seluruh tubuh. ,intil-bintil merah pada kulit timbul pada hari kelima sampai keenam.

F. Rickettsial pox Rickettsial pox adalah penyakit pada manusia dan mencit yang disebabkan oleh gigitan tungau Allodermanyssus sanguineus yang menularkan pathogen Rickettsia akari. Pada manusia penyakit ini ditandai dengan adanya bercak yang mula-mula berkembang di sekitar gigitam tungau. !eminggu kemudian timbul demam, kedinginan dan sakit kepala. )ua sampai tiga hari kemudian muncul bintik-bintik merah menyerupai cacar pada permukaan tubuh (Priambodo, %++: .

,. Lassa &an Rodent-borne haemorrhagic Fevers )emam lassa adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dari kelompok /renavirus. 5ejalanya tampak selama satu sampai empat minggu berupa malaise,demam,
11

sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, nausea, muntah, diare, nyeri otot, nyeri di dada dan perut, pembengkakan pada kelenjar limfa, serta pembengkakan pada leher. Penyakit ini terutama disebarkan oleh tikus Mastomys natalensis sebagai vektor utama dari virus. Gara penularan melalui sekresi hidung, feses dan urine tikus. 2ejadian penyakit ini terutama dijumpai di daerah /frika ,arat bagian tengah. )emam haemorrhagic di ,olivia ditularkan oleh mencit C. laucha dan C. musculinus. Pathogen dari demam ini juga dari golongan virus (Priambodo, %++: . L!mphoc!tic choriomeningitis Lymphocytic choriomeningitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus (7G. virus yang ditularkan ke manusia terutama oleh mencit rumah Mus musculus, melalui kontak dengan feses, urine atau air liur mencit yang mengkontaminasi makanan atau debu. 5ejala penyakit ini dimulai dari gejala yang mirip influenza, beberapa hari kemudian timbul gejala meningeal yaitu mengantuk, gangguan refleks, paralysis dan /nastasia kulit (Priambodo, %++: . I. Ra'!es -abies adalah suatu penyakit tyang menyerang sistem saraf pusat. 2arena gejalanya yang khas, yaitu penderita menjadi takut air, penyakit rabies sering kali disebut hidro o!ia. -abiesnya merupakan penyakit hewan berdarah panas yang ditularkan kepada manusia ()harmojono, %++% . 5ejala awal biasanya tidak jelas . pasien merasa tidak enak dan gelisah. 5ejala yang menonjol adalah rasa nyeri, panas dan gatal disekitar luka, kemudian bisa diikutikejang, sakit kepala, demam dan sulit menelan. /pabila telah mengalami kelumpuhan otot pernapasan maka penderita dapat terancam meninggal ()harmojono, %++% . 5igitan tikus kadang-kadang dapat menularkan rabies prophylaxis. )iperlukan informasi lebih lanjut untuk mengetahui peranan tikus yang hidup disekitar manusia, sebagai penular rabies pada negara-negara endemik penyakit ini (Priambodo, %++: .

". Rat-bit Fever )emam karena gigitan tikus ini terutama terjadi pada anak-anak di bawah umur "% tahun dengan masa inkubasi "-%% hari menimbulkan gejala kedinginan, demam, muntah dan
12

sakit kepala. )ua pathogen yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah bakteri "pirillum minus (termed sodoku) dan "trepto!acillus monili ormis (#averhill ever) (Priambodo, %++: . K. #richinosis Penyakit ini disebabkan oleh nematode $richinella spiralis. 7arva dan kistanya menginfeksi otot dan usus halus tikus serta babi. Tikus dapat terinfeksi oleh pathogen ini dengan cara makan daging babi setengah matang yang terdapat pada sampah sisa makanan manusia, sedangkan babi dapat terinfeksi pathogen ini dengan cara makan pakan yang terkontaminasi feses tikus. Pada manusia penyakit ini menimbulkan gejala demam, gastrointestinal (sakit pada lambung dan usus halus , nyeri otot dan eosinophilia. !alah satu cara untuk memutus siklus penyakit ini adalah dengan memasak daging babi sampai betulbetul matang, sebelum dikonsumsi oleh manusia(Priambodo, %++: .

0. PEN,ENDALIAN TI US 7R%&entst%+ Ser6!-e1 a. %roo ing &n estation .emastikan bahwa seluruh konstruksi rumah tidak adanya celah yang memungkinkan tikus masuk, baik dari bawah pintu, lubang pembuangan air, atau dari bawah saluran air. 2ami akan merekomendasikan kepada klien bila dijumpai adanya celah masuk tikus untuk di-proofing9ditutup6 biasanya dengan jaring kawat pada area pembuangan air. !. "anitation ,ila ditemukan tempat yang sanitasinya kurang baik dan bisa menjadi factor penarik tikus atau bahkan sumber makanan tikus atau menjadi tempat sarang tikus, maka akan merekomendasikan diadakan perbaikan oleh klien. c. $reatment $ikus (Rodent Control) Pengendalian tikus menggunakan -at ,aiting. Penggunaan trap untuk jangka panjang menimbulkan tikus jera umpan dan neophobia terhadap trap. Penggunaan trap hanya untuk tempat-tempat yang sangat khusus dengan populasi tikus yang rendah. Penempatan -odent ,ait dilaksanakan pada area tertentu yang akan menarik tikus dari dalam sarang ke luar, atau ketempat yang tidak sensitive, seperti area parkir9garden, setelah itu baru difokuskan untuk tikus yang aktifitasnya dengan radius pendek yakni tikus nyingnying (mice9.us musculus , umpan ditempatkan di dalam. 2eraguan akan adanya resiko bau bangkai dapat diatasi dengan konfigurasi penempatan umpan untuk setiap kategori jenis tikus, jadi dengan penempatan umpan pada
13

suatu lokasi dapat dideteksi sampai sejauh mana lokasi tempat tikus tersebut mati, ditambah tenaga serviceman cukup berpengalaman mengatasi masalah tikus di puluhan -umah (housing , .all, industri (pergudangan , -umah !akit, 8otel 9 /partemen.

BAB III PENUTUP :.". 2A!*.P17/;

14

". Tikus

dan

mencit

termasuk

familia

Muridae

dari

kelompok

mamalia

(hewanmenyusui . Para ahli zoologi (ilmu hewan sepakat untuk menggolongkannya kedalam ordo -odensia (hewan yang mengerat , subordo .yomorpha, famili.uridae, dan sub famili .urinae %. Tikus adalah vektor penyakit berbahaya seperti leptospirosis, sampar (pes , thypus, cacing, merusak bahan makanan dan perlatan menjijikan dan membuat tidak nyaman. :. Tikus dapat menimbulkan berbagai gangguan dan kerugian, antara lain dalah 3 a. .enimbulkan karugian ekonomi karena tikus memakan bahan-bahan makanan yang dihasilkan manusia. b. .enimbulkan kerusakan pada perabot rumah tangga dan juga kerusakan pada bangunan atau gudang penyimpanan bahan makanan. c. )ibidang kesehatan tikus-tikus tersebut berperan sebagai tuan rumah perantara untuk beberapa jenis penyakit yang dikenal sebagai Rodent ' !orne diseases

:.%. !/-/;

". !ebaiknya jangan menumpuk sampah di area dekat rumah, agar tidak menjadi sarang perindukan tikus, %. !impanlah makanan ditempat yang tidak terjangkau oleh tikus (rapat tikus . :. ?agalah kebersihan rumah dan lingkungan agar terbebas dari hama tikus.

DA$TAR PUSTA A
15

1. /hmad, 8amsir.)kk. %+"". Pengendalian $ector dan %inatang Pengganggu %. politeknik kesehatan kementrian kesehatan .akassar jurusan kesehatan ingkungan. /. Serdi.Efektifitas Peangkap Tikus Dengan Variasi Umpan Dalam Pngendalian Tikus Selokan (Rattus Norvegicus) Di Pelabu an !aut "akassar#$urusan %ese atan !ingkungan "akassar.2000. 0. Sayid 2012. Sudarna, 2010, Pengendalian &ama Tikus, http://sayidsudarna.bl !sp t." #/2010/02/pen!endalianha#a-ti$us.ht#l, %ia$ses 28 #ei

16