Anda di halaman 1dari 2

TUGAS FILSAFAT ILMU

Oleh :

Rudi Asdi Yanto 11/319122/TK/38253

JURUSAN TEKNIK GEODESI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA 2014

Dalam film Africas forgotten kingdom orang yang pertama kali menemukan reruntuhan batu di daratan Afrika adalah Karl Mauch seorang kulit putih berkebangsaan jerman. Pada proses penemuan the Great Zimbabwe ini tak lepas dari keinginan dari Karl Mauch kecil untuk bisa mencari kebenaran yang jelas, tegas, dan pasti tentang benua yang misterius. Dengan membaca seputar Afrika baik dari buku ataupun injil tentang cerita ophir dari ratu shehab yang misterius dan legenda yang menyebutkan kerajaan sheba berada di daratan Afrika semakin tumbuh dalam pemikirannya sehingga hal tersebut menjadi pengetahuan tersendiri bagi Karl Mauch kecil. Keinginan Karl Mauch untuk pergi ke Afrika sangat besar, namun saying keadaan Dia setelah dewasa berbeda dengan yang di inginkan. Dia hanya menjadi Guru sekolah dasar, namun dia terus belajar semua ilmu pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi penjelajah tangguh. Dia mengirimkan surat kepada Institut Geografi Jerman yang tujuannya agar mereka bisa membiayai penjelajahannya ke Afrika, namun pihak Institut Geografi Jerman menolak surat Dia karna Dia bukan bagian dari mereka (orang yang mempunyai pendidikan di bidang Geografi). Mereka memutuskan hal tersebut karena sudah banyak ahli baik itu peneliti, penjelajah, maupun tentara pergi ke daratan Afrika dan mereka tak pernah kembali apalagi kalau mereka mengirimkan seorang yang tak mempunyai kedudukan pengetahuan formal seperti Karl Mauch tentu saja mereka berfikir mereka hanya akan menghabiskan uang. Dibagian ini Pemikiran dari Institu Geografi jerman di dapat dari pengalaman mereka mengukur kebenaran dengan Rasional. Mereka melihat juga dari teori kegunaan dimana harga dari penjelajahan tersebut tidak sebanding dengan manfaat yang mungkin akan mereka peroleh. Setalah ditolak, Karl Mauch membiayai perjalanannya sendiri dengan menjadi awak kapal. Dia mulai melakukan perjalanannya menembus rimba Afrika, dia ingin menemukan semua yang ada di benua yang dianggap ganas itu. Dia meneliti berbagai jenis tumbuhan hewan dan manusia yang hidup di afrika. Dengan kata lain Karl Mauch menggunakan aspek estimologi dimana saat kecil dia menemukan masalah bahwa Afrika itu adalah negeri yang misterius dengan keberagaman jenis tumbuhan dan suku pribumi yang di anggap ganas, hal tersebut menjadi pengetahuan dan sebuah kebenaran dari masalah, sehingga dia mencari kebenaran tersebut dengan perjalanannya menembus hutan afrika disana dia secara empirik melihat langsung dan mengadakan pengamatan dan eksperimen untuk membuktikan pengetahuan yang dia peroleh dari buku maupun cerita orang lain sehingga dia bisa melihat kemungkinan tentang sebuah kebenaran. Beberapa tahun mengembara di Afrika Mauch menemukan bangunan kuno dimana bangunan itu tersusun oleh batuan, itulah the Great Zimbabwe . Mauch tidak pernah berfikir bahwa orang kulit hitam bisa membangun bangunan semegah itu, hal tersebut belum pernah pula di tuliskan oleh arkeolog dan Mauch menanyakan kepada penduduk setempat yang mereka pun sangsi bahwa itu adalah hasil dari leluhur mereka. Dipengaruhi oleh pengetahuan dan legenda yang Mauch dengar sewaktu kecil dimana pernah ada kerajaan ratu Sheba yang agung dan hal itu pula telah tertulis didalam injil sehingga Mauch menyimpulkan bahwa itu adalah kerajaan Sheba yang misterius itu. untuk membuktikan hipotesanya itu Mauch memotong kayu yang digunakan disana, dengan cepat Mauch memutuskan bahwa itu adalah kayu Chedar yang berasal dari Lebanon. Hipotesa nya juga didukung oleh kebiasaan masyarakat pribumi yang melakukan sunat dan menyembelih hewan sehingga hal tersebut mendukung hipotesanya tentang kerajaan Sheba.