Anda di halaman 1dari 21

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.1 H.L. lum menyatakan bahwa derajat kesehatan dipengaruhi oleh ! faktor,

yaitu faktor lingkungan "en#ironment$, faktor perilaku "beha#iour$, faktor pelayanan kesehatan "health ser#ice$ dan faktor keturunan "heredity$. %i negara berkembang, faktor lingkungan merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi derajat kesehatan, karena erat kaitannya dengan penyakit&penyakit infeksi. 'edangkan dinegara maju, derajat kesehatan sangat dipengaruhi oleh faktor perilaku.1 (aktor perilaku berpengaruh terhadap kesehatan indi#idu dan masyarakat. )ntuk mengadakan perubahan perilaku agar masyarakat mampu mengubah gaya hidup atau memahami konsep&konsep hidup sehat, salah satu pendekatan edukatif adalah melalui pendidikan atau promosi kesehatan masyarakat yang bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan, baik kesehatan diri sendiri, keluarga, maupun kesehatan lingkungan.* Promosi kesehatan/pendidikan kesehatan merupakan cabang dari ilmu kesehatan yang bergerak bukan hanya dalam proses penyadaran masyarakat atau

pemberian dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semata, akan tetapi di dalamnya terdapat usaha untuk memfasilitasi dalam rangka perubahan perilaku masyarakat.+ ,H- merumuskan promosi kesehatan sebagai proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. 'elain itu, untuk mencapai derajat kesehatan yang sempurna, baik fisik, mental, dan sosial masyarakat harus mampu mengenal, mewujudkan inspirasinya, kebutuhannya, serta mampu mengubah atau mengatasi lingkungannya. %apat disimpulkan bahwa promosi kesehatan adalah program&program kesehatan yang dirancang untuk membawa perubahan "perbaikan$, baik di dalam masyarakat sendiri, maupun dalam organisasi dan lingkungannya.! 1.2 Tujuan .ujuan program promosi kesehatan masyarakat adalah/1 1$ .ercapainya perubahan perilaku indi#idu, keluarga dan masyarakat dalam membina dan memelihara perilaku hidup sehat dan lingkungan sehat, serta berperan aktif dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. *$ .erbentuknya perilaku sehat pada indi#idu, keluarga, kelompok dan masyarakat yang sesuai dengan konsep hidup sehat baik fisik, mental dan sosial sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian. +$ 0enurut ,H- tujuan promosi kesehatan adalah untuk merubah perilaku perseorangan dan atau masyarakat dalam bidang kesehatan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Pr ! si Kese"atan Promosi Kesehatan adalah proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. 'elain itu untuk mencapai derajat kesehatan yang sempurna, baik fisik, mental, dan sosial, maka masyarakat harus mampu mengenal serta mewujudkan aspirasinya, kebutuhannya, dan mampu mengubah atau mengatasi lingkungannya "lingkungan fisik, sosial budaya dan sebagainya$.1 Promosi kesehatan merupakan kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.+ Promosi kesehatan dapat gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip&prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan, dimana indi#idu, keluarga, kelompok atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana caranya dan melakukan apa yang bisa dilakukan, secara perseorangan maupun secara kelompok dan meminta pertolongan.1 0enurut 2reen promosi kesehatan adalah segala bentuk kombinasi pendidikan kesehatan dan inter#ensi yang terkait dengan ekonomi, politik, dan organisasi, yang dirancang untuk memudahkan perilaku dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan.1

2reen juga mengemukakan bahwa perilaku ditentukan oleh tiga faktor utama, yaitu /1 1. (aktor predisposisi "predisposising factors$, yang meliputi pengetahuan dan sikap seseorang. *. (aktor pemungkin "enabling factors$, yang meliputi sarana, prasarana, dan fasilitas yang mendukung terjadinya perubahan perilaku. +. (aktor penguat "reinforcing factors$ merupakan faktor penguat bagi seseorang untuk mengubah perilaku seperti tokoh masyarakat, undang&undang, peraturan peraturan, surat keputusan. 2.2 #uang Lingku$ 'ecara sederhana ruang lingkup promosi kesehatan diantaranya sebagai berikut/1 1. Promosi kesehatan mencakup pendidikan kesehatan yang penekanannya pada perubahan/perbaikan perilaku melalui peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan. *. Promosi kesehatan mencakup pemasaran sosial, yang penekanannya pada pengenalan produk/jasa melalui kampanye. +. Promosi kesehatan adalah upaya penyuluhan "upaya komunikasi dan informasi$ yang tekanannya pada penyebaran informasi. !. Promosi kesehatan merupakan upaya peningkatan "promotif$ yang penekanannya pada upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. 1. Promosi kesehatan mencakup upaya ad#okasi di bidang kesehatan, yaitu upaya untuk mempengaruhi lingkungan atau pihak lain agar mengembangkan kebijakan yang berwawasan kesehatan "melalui upaya legislasi atau pembuatan

peraturan, dukungan suasana dan lain&lain di berbagai bidang /sektor, sesuai keadaan$ 3. Promosi kesehatan juga mencakup pengorganisasian masyarakat, pengembangan masyarakat, penggerakan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, dll. 'edangkan beberapa ahli lainnya membagi menjadi dua aspek, yakni /1 a. 4spek promotif dengan sasaran kelompok orang sehat, dan b. 4spek pre#entif "pencegahan$ dan kuratif "penyembuhan$ dengan sasaran kelompok orang yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit dan kelompok yang sakit. %engan demikian maka ruang lingkup promosi kesehatan dikelompok menjadi dua yaitu /1 a. Pendidikan kesehatan pada aspek promotif. b. Pendidikan kesehatan pada aspek pencegahan dan penyembuhan. 5uang Lingkup Promosi Kesehatan dikelompokkan menjadi/+ a. Promosi kesehatan pada tatanan keluarga "rumah tangga$. b. Pendidikan kesehatan pada tatanan sekolah. c. Pendidikan kesehatan di tempat kerja. d. Pendidikan kesehatan di tempat&tempat umum. e. Pendidikan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan. Pada ruang lingkup tingkat pelayanan kesehatan promosi kesehatan dapat dilakukan berdasarkan lima tingkat pencegahan "fi#e le#el of pre#ention$ dari Lea#el and 6lark.1 a. Promosi Kesehatan. erdasarkan .atanan Pelaksanaan

b. Perlindungan khusus "specific protection$. c. %iagnosis treatment$. d. Pembatasan cacat "disability limitation$ e. 5ehabilitasi "rehabilitation$. 2.% &isi 'an !isi $r ! si kese"atan Perhatian utama dalam promosi kesehatan adalah mengetahui #isi serta misi yang jelas. %alam konteks promosi kesehatan 7 8isi 7 merupakan sesuatu atau tujuan apa yang ingin dicapai dalam promosi kesehatan sebagai salah satu bentuk penunjang program&program kesehatan lainnya.3 .entunya akan mudah dipahami bahwa #isi dari promosi kesehatan tidak akan terlepas dari koridor )ndang&)ndang Kesehatan 9omor *+ tahun 1::* serta organisasi kesehatan dunia ,H- ",orld Health -rgani;ation$. 4dapun #isi dari promosi kesehatan adalah sebagai berikut/! 1. 0eningkatnya kemampuan masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, baik fisik, mental, dan sosialnya sehingga produktif secara ekonomi maupun sosial. *. Pendidikan kesehatan disemua program kesehatan, baik pemberantasan penyakit menular, sanitasi lingkungan, gi;i masyarakat, pelayanan kesehatan, maupun program kesehatan lainnya dan bermuara pada kemampuan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan indi#idu, kelompok, maupun masyarakat. %alam mencapai #isi dari promosi kesehatan diperlukan adanya suatu upaya yang harus dilakukan dan lebih dikenal dengan istilah 7 0isi <. 0isi promosi dini dan pengobatan segera "early diagnosis and prompt

kesehatan merupakan upaya yang harus dilakukan dan mempunyai keterkaitan dalam pencapaian suatu #isi.1 'ecara umum 0isi dari promosi kesehatan adalah sebagai berikut/1 1. 4d#okasi "4d#ocation$ 4d#okasi merupakan perangkat kegiatan yang terencana yang ditujukan kepada para penentu kebijakan dalam rangka mendukung suatu isyu kebijakan yang spesifik. %alam hal ini kegiatan ad#okasi merupakan suatu upaya untuk mempengaruhi para pembuat keputusan "decission maker$ agar dapat mempercayai dan meyakini bahwa program kesehatan yang ditawarkan perlu mendapat dukungan melalui kebijakan atau keputusan&keputusan. *. 0enjembatani "0ediate$ Kegiatan pelaksanaan program&program kesehatan perlu adanya suatu kerjasama dengan program lain di lingkungan kesehatan, maupun lintas sektor yang terkait. )ntuk itu perlu adanya suatu jembatan dan menjalin suatu kemitraan "partnership$ dengan berbagai program dan sektor&sektor yang memiliki kaitannya dengan kesehatan.Karenanya masalah kesehatan tidak hanya dapat diatasi oleh sektor kesehatan sendiri, melainkan semua pihak juga perlu peduli terhadap masalah kesehatan tersebut.-leh karena itu promosi kesehatan memiliki peran yang penting dalam mewujudkan kerjasama atau kemitraan ini. +. Kemampuan/Keterampilan "=nable$ 0asyarakat diberikan suatu keterampilan agar mereka mampu dan memelihara serta meningkatkan kesehatannya secara mandiri. 4dapun tujuan dari pemberian keterampilan kepada masyarakat adalah dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga sehingga diharapkan dengan peningkatan

>

ekonomi keluarga, maka kemapuan dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan keluarga akan meningkat. 2.( Strategi Pr ! si Kese"atan Konferensi ?nternasional Promosi Kesehatan ? di -ttawa, Kanada, munculnya istilah promosi kesehatan "-ttawa 6harter, 1:@3$.1 0emuat 1 strategi pokok Promosi Kesehatan, yaitu / a$ 0engembangkan kebijakan yang berwawasan kesehatan "healthy public policy$A b$ 0enciptakan lingkungan yang mendukung "supporti#e en#ironment$A c$ 0emperkuat gerakan masyarakat "community action$A d$ 0engembangkan kemampuan perorangan "personnal skills$ A dan e$ 0enata kembali arah pelayanan kesehatan "reorient health ser#ices$. Konferensi ?nternasional Promosi Kesehatan ?8 di Bakarta, ?ndonesia "Bakarta %eclaration on Health Promotion, 1::>$ menjelaskan Promosi Kesehatan abad *1 adalah /> 0eningkatkan tanggung jawab sosial dalam kesehatanA 0eningkatkan in#estasi untuk pembangunan kesehatanA 0eningkatkan kemitraan untuk kesehatanA 0eningkatkan kemampuan perorangan dan memberdayakan masyarakatA 0engembangkan infra struktur promosi kesehatan. 'trategi global Promosi Kesehatan sesuai dengan misi promosi kesehatan/3 1. 4d#okasi

Kegiatan untuk meyakinkan orang lain agar membantu dan mendukung terhadap apa yang diinginkan. 'asaran/ para pengambil kebutusan / kebijakan di berbagai tingkat dan sektor yang terkait dengan masalah kesehatan "'asaran tertier$. -utput / kebijakan / regulasi berupa undang&undang, peraturan, surat keputusan, sumber daya dll. 'ecara formal / presentasi dan seminar tentang isu atau usulan program. 'ecara informal/ minta dukungan dalam bentuk kebijakan, dana, atau fasilitas. *. %ukungan sosial/ Kemitraan Kegiatan mencari dukungan sosial melalui tokoh masyarakat baik .okoh masyarakat formal maupun informal. .ujuan / agar .okoh masyarakat sebagai jembatan antara sektor kesehatan dengan masyarakat dukungan .okoh masyarakat mensosialisasikan program&program kesehatan masyarakat mau menerima dan mau berpartisipasi terhadap program tersebut. 'trategi upaya ina 'uasana atau membina suasana yg kondusif

terhadap kegiatan kesehatan. entuk kegiatan/ pelatihan para bimbingan kepada tokoh masyarakat 'asaran / .oma diberbagai tingkat "sasaran sekunder$. +. Pemberdayaan masyarakat 'asaran / masyarakat langsung "sasaran primer$ tokoh masyarkat, seminar, lokakarya,

.ujuan/ mewujudkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri.

entuk

kegiatan/

penyuluhan

kesehatan,

pengorganisasian

dan

pengembangan masyarakat

"koperasi, pelatihan&pelatihan peningkatan

ekonomi keluarga$ Posyandu, %ana 'ehat, Pos -bat %esa, Poskesdes, )K 0 lainnya 72erakan masyarakat<. 2.) Sasaran $r ! si kese"atan a. 'asaran Primer1 'asaran umumnya adalah masyarakat yang dapat dikelompokkan menjadi, kepala keluarga untuk masalah kesehatan umum, ?bu hamil dan menyusui anak untuk masalah K?4 "Kesehatan ?bu dan 4nak$ serta anak sekolah untuk kesehatan remaja dan lain sebagianya. 'asaran promosi ini sejalan dengan strategi pemberdayaan masyarakat "empowerment$. b. 'asaran 'ekunder1 'asaran sekunder dalam promosi kesehatan adalah tokoh&tokoh

masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta orang&orang yang memiliki kaitan serta berpengaruh penting dalam kegiatan promosi kesehatan, dengan harapan setelah diberikan promosi kesehatan maka masyarakat tersebut akan dapat kembali memberikan atau kembali menyampaikan promosi kesehatan pada lingkungan masyarakat sekitarnya. .okoh masyarakat yang telah mendapatkan promosi kesehatan diharapkan pula agar dapat menjadi model dalam perilaku hidup sehat untuk masyarakat sekitarnya. c. 'asaran .ersier1 1C

4dapun yang menjadi sasaran tersier dalam promosi kesehatan adalah pembuat keputusan (decission maker) atau penentu kebijakan (policy maker). Hal ini dilakukan dengan suatu harapan agar kebijakan&kebijakan atau keputusan yang dikeluarkan oleh kelompok tersebut akan memiliki efek/dampak serta pengaruh bagi sasaran sekunder maupun sasaran primer dan usaha ini sejalan dengan strategi ad#okasi (advocacy) 2.* +akt r ke,er"asilan eberapa faktor yang perlu diperhatikan agar promosi kesehatan dapat mencapai sasaran yaitu @/ a. Tingkat Pen'i'ikan Pendidikan dapat mempengaruhi cara pandang seseorang terhadap informasi baru yang diterimanya. 0aka dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikannya, didapatnya. b. Tingkat S sial Ek n !i 'emakin tinggi tingkat sosial ekonomi seseorang, semakin mudah pula dalam menerima informasi baru. c. A'at Istia'at 0asyarakat kita masih sangat menghargai dan menganggap adat istiadat sebagai sesuatu yang tidak boleh diabaikan. d. Ke$er-a.aan /as.arakat 0asyarakat lebih memperhatikan informasi yang disampaikan oleh orang&orang yang sudah mereka kenal, karena sudah ada kepercayaan masyarakat dengan penyampain informasi. semakin mudah seseorang menerima informasi yang

11

e. Keterse'iaan 0aktu 'i /as.arakat ,aktu penyampaian informasi harus memperhatikan tingkat aktifitas

masyarakat untuk menjamin tingkat kehadiran masyarakat dalam promosi. 'ehingga petugas diharapkan mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan promosi kesehatan. 2.1 /et 'e $r ! si kese"atan 0etode yang dapat dipergunakan dalam memberikan promosi kesehatan antara lain /3 1. 0etode pendidikan indi#idual "perorangan$ 0etode pendidikan yang bersifat indi#idual ini digunakan untuk membina perilaku baru, atau membina seseorang yang mulai tertarik kepada suatu perubahan perilaku atau ino#asi. %asar digunakannya pendekatan indi#idual ini karena setiap orang mempunyai masalah atau alasan yang berbeda&beda sehubungan dengan penerimaan atau perilaku baru tersebut. 4gar petugas kesehatan mengetahui dengan tepat serta dapat membantunya maka perlu menggunakan metode "cara$ ini. entuk pendekatan ini antara lain / a. imbingan dan promosi %engan cara ini kontak antara klien dengan petugas lebih intensif. 'etiap masalah yang dihadapi oleh klien dapat diteliti dan dibantu penyelesainnya. 4khirnya klien tersebut dengan sukarela, berdasarkan kesadaran, dan penuh pengertian akan menerima perilaku tersebut "mengubah perilaku$. b. ?nter#iew "wawancara$ 6ara ini sebenarnya merupakan bagian dari bimbingan dan promosi. ,awancara antara petugas kesehatan dengan klien untuk menggali

1*

informasi mengapa ia tidak atau belum menerima perubahan, apakah ia tertarik atau tidak terhadap perubahan, untuk mengetahui apakah perilaku yang sudah atau yang akan diadopsi itu mempunyai dasar pengertian dan kesadaran yang kuat. *. 0etode pendidikan kelompok 3 a. Kelompok besar o o 6eramah 'eminar

b. Kelompok kecil o o o %iskusi kelompok 6urah pendapat ola salju Kelompok dibagi dalam pasangan&pasangan "1 pasang * orang$ kemudian dilontarkan suatu pertanyaan atau masalah. 'etelah lebih kurang 1 menit maka tiap * pasang bergabung menjadi satu. 0ereka tetap mendiskusikan masalah tersebut, dan mencari kesimpulan. o o o +. Kelompok&kelompok kecil 0emainkan peran Permainan simulasi

0etode pendidikan massa 3 a. 6eramah umum b. Pidato/diskusi tentang kesehatan melalui media elektronik baik .8 maupun radio. c. 'imulasi 1+

d. .ulisan&tulisan di majalah atau koran e. illboard, yang dipasang di tempat kegiatan posyandu, spanduk, poster, dan sebagainya 4lat bantu yang dapat dipergunakan dalam memberikan promosi kesehatan antara lain/ @ a. 0edia cetak 1. ooklet, ialah suatu media untuk menyampaikan pesan&pesan kesehatan dalam bentuk buku, baik berupa tulisan maupun gambar. *. Leaflet, ialah bentuk penyampaian informasi atau pesan&pesan kesehatan melalui lembaran yang dilipat. ?si informasi dapat dalam bentuk kalimat maupun gambar, atau kombinasi. +. !. (lyer "selebaran$, bentuknya seperti leaflet, tetapi tidak dilipat. 5ubrik atau tulisan&tulisan pada surat kabar atau majalah yang membahas suatu masalah kesehatan. 1. Poster ialah bentuk media cetak yang berisi pesan&pesan/informasi kesehatan, yang biasanya ditempel di tembok&tembok, di tempat&tempat umum. 3. >. (oto yang mengungkapkan informasi&informasi kesehatan. (lif chart "lembar balik$, media penyampaian pesan atau informasi& informasi kesehatan dalam bentuk lembar balik. iasanya dalam bentuk

buku di mana tiap lembar "halaman$ berisi gambar peragaan dan lembaran baliknya berisi kalimat sebagai pesan atau informasi yang berkaitan dengan gambar tersebut. b. 0edia elektronik

1!

0edia elektronik sebagai sarana untuk menyampaikan pesan&pesan atau informasi&informasi kesehatan berbeda&beda jenisnya, antara lain / 1. .ele#isi *. 5adio +. 8ideo !. 'lide 1. (ilm strip c. 0edia papan Papan yang dipasang di tempat&tempat umum dapat diisi dengan pesan&pesan atau informasi&informasi kesehatan. 2.2 Peren-anaan $r ! si kese"atan Perencanaan promosi kesehatan adalah suatu proses diagnosis penyebab masalah, penetapan prioritas masalah dan alokasi sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan. %alam membuat perencanaan promosi kesehatan , perencanaan harus terdiri dari masyarakat, Profesional kesehatan dan promotor kesehatan.: perencanaan kesehatan merupakan suatu proses yang dinamis dan berkesinambungan, meliputi proses merumuskan rencana "analisis situasi, penentuan prioritas, perencanaan strategi, perencanaan operasional$, dan proses melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan , sampai e#aluasi "penilaian$.: %alam melakukan promosi kesehatan, maka penyuluh yang baik harus melakukan promosi sesuai dengan langkah&langkah dalam promosi kesehatan masyarakat sebagai berikut/:

a. /engkaji ke,utu"an 'an !eneta$kan !asala" kese"atan !as.arakat.

11

%alam mengidentifikasi masalah perlu adanya kajian sehingga masalah tersebut sesuai dengan kebutuhan. )ntuk itu kebutuhan perlu dibedakan menjadi ! yaituA 1. kebutuhan 9ormatif, yaitu kebutuhan yang ditetapkan oleh professional *. kebutuhan yang dirasakan, yaitu kebutuhan yang diidentifikasi oleh orang& orang terhadap keinginan mereka. +. Kebutuhan yang dinyatakan, yaitu kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat yang dinyatakan oleh demand/permintaan. ! Kebutuhan komparatif yaitu, dengan membandingkan kelompok yang sama, dimana kelompok yang belum mendapat promosi kesehatan ditetapkan sebagai kelompok yang memiliki kebutuhan. ,. /eneta$kan $ri ritas !asala" $r ! si kese"atan !as.arakat. .erbatasnya sumber daya dan kemampuan organisasi ,serta kompleksnya permasalahan yang dihadapi, mengharuskan manajer prioritas masalah yang perlu dipecahkan. -. /en.usun $eren-anaan $r ! si. Menetapkan tujuan .ujuan utama promosi kesehatan adalah mencapai/ a. b. c. meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat peningkatan perilaku masyarakat peningkatan status kesehatan masyarakat untuk menetapkan

Penentuan sasaran, apakah sasaran primer, sasaran sekunder, atau sasaran tersier Menyusun materi/isi promosi ?si harus dibuat sesederhana mungkin, sehingga mudah dipahami kelompok sasaran. ila perlu isi pesan dibuat dengan menggunakan gambar dan bahasa setempat. Memilih metode yang tepat 13

anyak metode yang yang digunakan dalam promosi kesehatan diantaranya melalui pendidikan indi#idual/perorangan, ceramah, seminar, yang harus disesuaikan dengan besarnya audiens dan pendidikan formal sasaran. Menentukan jenis alat peraga yang akan digunakan ila mencakup aspek pengetahuan dapat dilakukan melalui

penyuluhan langsung, pemasangan poster, spanduk, penyebaran lefleat . ila ingin mencapai aspek sikap, maka dapat dilakukan dengan pemberian contoh konkret yang menggugah emosi, perasaan, sikap sasaran melalui pemutaran film dan #ideo. ila ingin mencapai kertampilan tertentu, maka

pelatihan dan pemberian kesempatan untuk mencoba ketrampilan baru perlu dilakukan. Penentuan kriteria evaluasi. %alam melakukan e#aluasi perlu dijabarkan kapan dilakukan e#aluasi, dimana dilakukan e#aluasi, kelompok sasaran mana yang akan die#aluasi, dan siapa yang melakukan e#aluasi. Menyusun jadwal kegiatan Penjabaran waktu, tempat dan pelaksanaan biasanya disajikan dalam bentuk bagan chart yang disesuaikan dengan ketersediaan waktu pada masyarakat yang menjadi sasaran promosi kesehatan. Menetapkan anggaran kegiatan

'. Pelaksanaan $r ! si.

e. / nit ring 'an e3aluasi "asil $r ! si.14

1>

0onitoring dan e#aluasi setiap kegiatan yang sedang berlangsung serta melakukan telaah "re#iew$ secara berkala dapat memberikan informasi atau peringatan secara dini terhadap masalah atau kendala yang dihadapi.?nformasi ini dapat dijadikan dasar untuk melakukan pengarahan kembali untuk rencana kegiatan selanjutnya. =#aluasi Hasil atau "out 6ome =#aluation$ harus dapat mengukur indikator yang berbeda dari hasil yang diharapkan. 4kibat atau hasil kegiatan yang tidak diharapkan juga harus dicatat dengan teliti dan segera dicari solusinya. )kuran hasil dari upaya promosi kesehatan dapat mencakup beberapa indikator antara lain / 1. )kuran tentang pemahaman yang berkaitan dengan kesehatan yang meliputi tingkat pengetahuan, sikap, moti#asi, tendensi perilaku, keterampilan personal dan kepercayaan diri. *. )kuran pengaruh dan gerakan masyarakat yang meliputi unsur partisipasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, norma sosial dan opini publik. +. )kuran yang mencakup kebijakan publik yang berwawasan kesehatan yang meliputi pernyataan politik, alokasi sumber daya, unsur budaya dan perilaku. !. )kuran kondisi kesehatan dan gaya hidup sehat, salah satunya meliputi kesempatan untuk memperoleh makanan sehat 1. )kuran efektifitas pelayanan kesehatan, yang meliputi penyediaan pelayanan pencegahan, akses ke tempat&tempat pelayanan kesehatan, serta faktor&faktor sosial budaya yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan. 3. )kuran Lingkungan sehat, yang meliputi membatasi akses dalam penggunaan tembakau, alkohol, obat&obat terlarang, penyediaan lingkungan positif bagi anak&anak dan kelompok usila, dan berbagai penyalahgunaan. >. )kuran dampak sosial yang meliputi kualitas hidup, kemandirian, jaringan dukungan sosial, pemerataan atau keadilan. @. )kuran dampak kesehatan yang meliputi penurunan tingkat kesakitan, kematian dan ketidakmampuan, kompetensi psikososial dan keterampilan diri. :. )kuran pengembangan kapasitas yang meliputi ukuran

1@

4tas dasar hasil e#aluasi tersebut dapat dilakukan perbaikan&perbaikan yang diperlukan. eberapa tujuan e#aluasi dari pendidikan kesehatan adalah / 'ebagai pertimbangan untuk pemilihan media pendidikan kesehatan yang efektif, proses pemilihan media perlu pertimbangan dengan matang sehingga media yang dipilih betul&betul efektif dalam mendukung proses pendidikan kesehatan yang memadai, menilai kemampuan seorang petugas dalam memberikan pendidikan kesehatan, untuk menilai atau melihat prosedur penggunaan media yang digunakan, untuk memeriksa apakah proses yang berlangsung sudah sesuai dengan tujuan yang ditetapkan, memberikan informasi yang berkaitan dengan administrasi, keberadaan dan keberfungsian media harus selalu die#aluasi secara berkala untuk meningkatkan kualitas dalam pemberian promosi kesehatan. erdasarkan prosesnya, e#aluasi terdiri dari e#aluasi formatif dan e#aluasi sumatif.=#aluasi (ormatif adalah proses yang dimaksudkan untuk mengumpulkan data tentang efektifitas dan efisiensi dari pendidikan kesehatan yang sudah dilaksanakan.=#aluasi 'umatif adalah =#aluasi 4khir, e#aluasi terhadap keseluruhan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang sudah berlangsung. 4tau secara khusus, dalam pemberian pendidikan kesehatan adah tiga macam e#aluasi yaitu e#aluasi persiapan yaitu apakah '4P sudah sesuai, apakah sudah kontrak waktu dengan warga masyarakat, dsb.=#aluasi Proses, diharapkan sesorang petugas kesehatan mampu memberikan materi pendidikan kesehatan secara benar dan tepat, serta masyarakat kooperatif didalam mengikuti pendidikan kesehatan, e#aluasi hasil yaitu penilaian yang dilakukan apakah pendidikan kesehatan yang dilakukan sudah sesuai dengan tujuan yang ditetapkan atau belum. f. Tin'ak lanjut 'ari $r ! si .indak lanjut dari promosi kesehatan dilakukan berdasarkan hasil yang dicapai apakah ada perbaikan atau pembaharuan baik dari sistem, metode maupun kerjasama lintas program untuk hasil yang lebih optimal.

1:

BAB III PENUTUP Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran dari&oleh&untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai dengan kondisi social budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Promosi Kesehatan berdasarkan ruang lingkupnya memiliki dua aspek penting yaitu/ a. 4spek promotif dengan sasaran kelompok orang sehat, dan b. 4spek pre#entif "pencegahan$ dan kuratif "penyembuhan$ dengan sasaran kelompok orang yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit dan kelompok yang sakit. 'asaran promosi kesehatan terbagi menjadi tiga sesuai dengan misi dari promosi kesehatan dari ,H- ",orld Health -rgani;ation$ yaitu, 'asaran Primer / 'esuai misi pemberdayaan. 0isal / kepala keluarga, ibu hamil/menyusui, ana sekolah 'asaran 'ekunder / 'esuai misi dukungan sosial. 0isal/ .okoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama 'asaran .ersier /'esuai misi ad#okasi yaitu/ Pembuat kebijakan mulai dari pusat sampai ke daerah.

*C

Pelaksanaan promosi kesehatan dapat dilakukan dengan berbagai macam metode besert alat bantu media yang disesuaikan dengan masalah yang ada pada masyarakat dan sumber daya yang dimiliki oleh institusi kesehatan.

DA+TA# PUSTAKA

1. 9otoatmojo, 'oekidjo. *CC>. Promosi 5ineka 6ipta.

esehatan dan !lmu Perilaku. Bakarta /

*. 4nonymous. Penyuluhan Kesehatan 0asyarakat. *CC@. http///creasoft.wordpress.com/*CC@/C!/11/penyuluhan&kesehatan&masyarakat/. %iakses tanggal : (ebruari *C1! +. 9o#ita, 9esi. *C11. Promosi esehatan dalam Pelayanan ebidanan. Bakarta / 'alemba 0edika !. ,orld Health -rgani;ation. "1::@$. "ealth Promotion #losarry. 2ene#a/ HP5& H=P ,H-. 1. =wles, L., 'imnett, ?. "1::!$. Promoting "ealth $ % Practical #uide. =milia, "4lih ahasa$. Dogyakarta/ 2adjah 0ada )ni#ersity Press. 3. Liliweri 4, %asar&dasar Komunikasi Kesehatan,*C11,Dogyakarta/ Pustaka Pelajar >. %epartemen Kesehatan 5?. "1::>$. %eklarasi jakarta .entang Promosi Kesehatan pada 4bad *1. Bakarta/ PPK0 %epkes 5?. @. 4nonymous. Penyuluhan Kesehatan agi 0asyarakat. http///www.anneahira.com/artikel&kesehatan/penyuluhan&kesehatan.htm.%iakses tanggal : (ebruari *C1!. :. 4.4. 2de 0uninjaya. *CC!. Manajemen Kedokteran =26/ **C&*+!. esehatan. Bakarta/ Penerbit uku

1C. 0aulana, Heri %B. *CC:. Promosi kesehatan. Bakarta / =26

*1