Anda di halaman 1dari 6

METODE PERHITUNGAN CEPAT (QUICK COUNT) DAN APLIKASINYA DALAM PROSES PERHITUNGAN SUARA

A. Pengertian Quick Count Akhir-akhir ini quick count ramai digunakan untuk mendapatkan hasil perhitungan pada pemilihan kepala daerah langsung dengan cepat dan akurat, hanya beberapa jam setelah TPS ditutup sudah dihasilkan informasi perolehan suara. Hasilnya pun bisa dibilang tidak terlalu jauh berbeda. Pada dasarnya quick count adalah kegiatan ilmiah untuk memprediksi hasil akhir penghitungan suara pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah dalam waktu relatif cepat. Quick count ini merupakan kegiatan pengambilan sampling biasa, sama seperti sur ei yang sering dilakukan untuk mengkaji objek studi tertentu, perbedaannya hanya pada unit terkecil yang diambil dalam sampel. Quick count bekerja pada sampel, bekerja pada ketidaklengkapan data, bekerja pada unit-unit statistik, juga bekerja pada bagian dari populasi, bukan keseluruhan populasi, sehingga ada distorsi dalam angka yang dihasilkan. !istorsi ini adalah gap atau perbedaan atau yang lebih dikenal dengan margin of error, margin of error timbul akibat pengambilan sampling. "dealnya sampel akurat adalah sampel yang dihasikan dari proses sampling yang menghasilkan margin of error yang kecil atau yang mendekati parameter yang sesungguhnya dalam populasi. #arena quick count hanya menghitung sampel, maka hasilnya adalah sebuah prediksi. Tingkat presisi prediksi quick count dibandingkan hasil penghitungan real #P$%#P$! terkait dengan jumlah sampel yang dihitung dan metodologi yang digunakan. Hasil quick count bisa diketahui dengan cepat &sekitar ' jam setelah proses pemilihan di TPS selesai( karena hanya menghitung suara dari sejumlah TPS yg dipilih secara acak (sampel). B. Kesa a!an Da a" Quick Count )alaupun quick count ini cenderung tepat dalam menentukan pemenang, namun mungkin saja terjadi kesalahan dalam prosesnya, kesalahan atau error dalam menghasilkan statistik quick count itu ada dua macam, yaitu pertama kesalahan sampling dan kedua kesalahan bukan sampling.

#esalahan sampling lebih identik dengan penggunaan metodologi yang tepat penerapan teori dan kaidah hukum peluang yang tepat, kaidah keacakan dan kaidah keterwakilan harus tercermin dalam sampel yang dihasilkan nanti. Penarikan sampling yang masih rele an dengan kondisi geografis dan frame data yang ada di "ndonesia ini adalah multi stage random sampling atau pengambilan contoh acak bertahap. *enurut pengalaman metode ini sudah cukup terbukti menangkap keragaman data yang ada. #emudian kesalahan bukan karena proses sampling, hal ini tanpa disadari sering diabaikan. +enis kesalahan ini sifatnya teknis di lapangan seperti kecurangan petugas, kondisi geografis yang sulit, perijinan dan juga kendala lapangan lainnya. C. Ana isa Pr#ses Quick Count Setelah mengetahui jenis kesalahan dalam proses sampling tersebut, untuk menghasilkan sampel dengan margin of error yang presisi maka perlu penentuan jumlah sampel optimum. Sampel optimum dihasilkan dari ragam optimum, sedangkan ragam optimum tercapai pada peluang kejadian yang optimal pula. ,andasan berfikir ilmiah dan logis ini seringkali menjadi penghambat beberapa lembaga riset atau tim sukses kandidat tertentu untuk melakukan -uick count, mungkin saja relawan sudah cukup mumpuni namun secara metodologi dan proses sampling belum mumpuni atau tidak ingin mengambil resiko tidak akuratnya hasil yang dihasilkan. Atau mungkin populasi yang dihadapi cukup kecil sehingga memungkinkan dilakukan mencacahan seluruh populasi atau yang lebih dikenal dengan P.T &Parallel Vote Tabulation( atau sebagian lembaga mengenal Real Quick Count. P.T atau /01 atau pencacahan seluruh populasi idealnya tidak mengandung margin of error atau hampir bisa dipastikan hasilnya akan sangat mirip dengan hasil perhitungan manual #P$!, atau zero margin of error. 2amun dalam kenyataannya banyak lembaga yang melakukan P.T ini tidak sepresisi yang seharusnya. Setelah dibandingkan dengan data manual #P$! tetap saja masih mengandung margin of error, hal ini lah yang disebut dengan kesalahan bukan karena proses sampling lebih cenederung kesalahan yang dihasilkan karena uman error. !argin of sampling error" margin of error ini perlu diperhatikan untuk 3membayar4 kesalahan selama proses berlangsung. !argin of error ini berhubungan dengan jumlah sampel. Semakin besar jumlah sampel maka semakin baik dan akan memperkecil nilai margin of error.

5erikut ini gambaran hubungan jumlah sampel terhadap margin of error pada tingkat kepercayaan 678.

Terlihat bahwa pada titik jumlah sampel 9::: responden nilai margin of error sudah mulai stabil pada angka ;%-'8. <leh karena itu kebanyakan lembaga sur ei mengambil sampel sebanyak 9=7: responden dari seluruh "ndonesia. +umlah tersebut sudah representatif terhadap penduduk "ndonesia. Sering kali factor kecepatan dan keakuratan adalah dua alasan quick count sering di tunggu publik dalam memperoleh informasi data hasil perhitungan suara. 5ukan berarti mengabikan kaidah ilmiah dan logika berfikir demi mengejar tingkat presisi yang fantastis dan kecepatan yang luar biasa hanya untuk meraih rekor atau penghargaan, namun perlu diperhatikan transparansi metodologi yang digunakan. Sangat tidak fair dan berbahaya sekali jika hasil presisi perhitungan dilakukan dengan cara-cara yang tidak elegan dan tidak logis. Populasi yang kecil contohnya, tidak perlu disebut sebagai quick count terlebih-lebih tidak melakukan pendugaan populasi, ini hal logis yang tidak terbantahkan dan tidak perlu di perdebatkan lagi. #arena quick count adalah tools atau alat yang digunakan untuk mengestimasi populasi yang cukup besar melalui proses sampling dan hampir sulit dilakukan pencacahan, jika tidak terlalu sulit melakukan proses pencacahan maka tools yang logis adalah P.T atau Real Quick Count.

+ika tata caranya benar maka hasil yang keluar tidak akan jauh berbeda dengan hasil yang sebenarnya berdasarkan perhitungan rekapitulasi suara manual oleh #P$. "tulah hebatnya statistik. 2amun demikian metode statistik tidak bisa mencakup proses pemungutan suara sehingga tidak bisa digunakan untuk mengetahui adanya kecurangan selama proses. *enurut kerangka dasarnya rasanya memungkinkan bahkan sangat bisa diterapkan sebagai sebuah teknis analisa berdasarkan statistik. Akumulasi dan pembobotan terhadap data yang di amati diharapkan mendapat sebuah hasil perhitungan yang dengan de iasi sekecil mungkin dan dicapainya probabilitas sebesar mungkin. D. Cara Ker$a Quick Count $ntuk cara kerja quick count sendiri yang umum dilakukan oleh para lembaga sur ei adalah sebagai berikut> 9. Sistem yang diterapkan. *empersiapkan perangkat serta sistem pendukung untuk bisa memberikan data secara cepat ke pusat pengolah data lembaga sur ei yang melakukan metode quick count ini. Perangkat ini mulai dari komputer untuk menginputkan data hingga ponsel untuk mengirim S*S hasil pemilu ke ser#er tempat menerima data. =. Pemilihan TPS.

Pemilihan TPS sebagai tempat pengambilan data. TPS yang di ambil secara acak berdasarkan pertimbangan jumlah penduduk, jumlah pemilih terbaru, penyebarannya pemilih seperti tersebar dalam berapa kelurahan, dan sebagainya. Singkatnya,

proporsional jika pemilih banyak lokasi sampel &TPS( yang diambil pun banyak serta mewakili karakteristik populasi. '. /elawan. *empersiapkan relawan untuk mengambil sampel dan meng inputkannya ke sistem data. +umlah relawan ini cukup banyak untuk mengambil data dari TPS yang telah dipilih. ?. Hasil sur ei.

!ata yang telah didapat akan diolah di pusat data dengan menerapan ilmu stasistik, dari olahan data inilah lembaga sur ei bisa menghitung secara cepat siapa pemenang pemilu. +ika kita lihat dari cara kerja quick count, kita dapat mengartikan bahwa hasil perhitungan quick count bukanlah hasil perhitungan dari seluruh TPS yang melakukan pemungutan suara, melainkan dengan menggunakan prinsip ilmu statistika. +adi, lembaga sur ei yang menyelenggarakan quick count ini hanya mengambil sampel dari sekian banyak TPS yang ada dan diambil dari TPS yang memiliki jumlah populasi yang banyak dan berbagi pertimbangan lainnya. )alaupun hasil quick count ini tidak pernah tepat dan pasti, tetapi hasil dari quick count &yang diselenggarakan oleh lembaga sur ei yang capable dan jujur( tidak pernah meleset dari siapa yang memenangkan dari pemilihan umum tersebut.

TUGAS METROLOGI INDUSTRI PEMBAHASAN METODE QUICK QOUNT

!isusun oleh > 2ama > Satriya /i@kiyanto 2"* > ":?99:'A

%URUSAN TEKNIK MESIN &AKULTAS TEKNIK UNI'ERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA ()*+