Anda di halaman 1dari 15

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

BAB VIII SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR

A.

SPESIFIKASI TEKNIS
NO URAIAN KETERANGAN

RADAR BEACON A Pengadaan 1 Radar Beacon (Racon) Frequency of operation : - X-band : - S-band : Frequency Mathcing Accuracy : Output power to antenna : System Sensitivity: - X-Band - S-Band Power supply input voltage: - GMU - Ex Nominal power comsumption : - Light traffic - Heavy traffic Antenna Specifications - X-Band -- Gain -- Polarisation -- Vertical Divergence - S-Band -- Gain -- Polarisation -- Vertical Divergence - S-Band dual Polarisation -- Gain -- Polarisation -- Vertical Divergence IP Rating - Mounting hardware Temperatur Range 2 Sumber Tenaga : a. Battery VRLA/SLA b. Solar Panel Monocrystalline (incluiding Bracket & Steel Mounting) c. Charger Regulator 3 Cabling / Wiring 4 Battery Cabinet (Mild Steel / Fiber) 5 Junction Box

9,2 - 9,5 GHz 2,9 - 3,1 GHz 1-2 watt -50 dBm -50 dBm 9-36 nominal12volt 18-32 nominal 24volt 0,25 - 0,75 watts 0,5 - 1,5 watts

6 - 7 dBi Horizontal 12 -22 degrees 5 - 6 dBi Horizontal 12 - 22 degrees 0 - 5 dBi 12 - 22 degrees IP.67 or IP.68 stainless stell -40C to +70C

sesuai standard pabrik Mild Steel / Fiber Fiber/Stainless steel/Galvanis

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

72

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

NO 6 7

URAIAN Racon Mounting Equipment Sistem Penangkal Petir : Kawat Arde tembaga merah, p= 35-45 m Tombak Arde (Rod) bahan tembaga merah (di menara) Tombak Arde (Rod) bahan tembaga merah (ditanam) - Manual Books - Bergaransi (Kartu Garansi)

KETERANGAN Stainless steel/Galvanis minimal 50 mm (GBY) minimal 30 mm p=30cm minimal 20mm p=200cm Lengkap Lengkap

PELAMPUNG SUAR Body Pelampung Suar (termasuk dengan 1 struktur atas tanda puncak) Spesifikasi : - Application for : - Structure type : - System instalasi : - Material/Bahan Buoy : - Thickness - Diameter body Buoy : - Tinggi fokus lampu dari permukaan air: - Draft - Freeboard : - Bouyance : 46 51 kg/cm - Buoy weight without ballas (kg) : - Period of Natural Freq. (time) - Warna : sesuai permintaan Acsessoris (Kelengkapan): - Mooring point and Hot Dip : - Lifting eyes (mata pengangkat) : - Pengaman battery, jika terpisah, bahan terbuat dari: - Pengusir burung (Bird Spike) - Tanda Puncak - Tanda Siang - Rail pengaman pekerja - Kunci-Gembok, uk besar : - Manual Books - Bergaransi (Kartu Garansi) Marine Latern standard : - Self contained ATN Lantern - Jarak tampak (range) : - Ingress Protection - Bola lampu : - Solar Module : - Battery, VRLA/SLA (Maintenance Free) :

Offshore / Coastal / River SKIRT KEEL Knock down Medium Density Polyethylene (MDPE) Tebal minimal 13 mm 2500-2600 mm 2500-5000 mm 1300 - 2500 mm 550- 1150 mm Dihit 1400-3500 kg 5 10 second

minimum : 2 points minimum : 2 points Plate 5 mm Stainless steel/Galvanis dilengkapi Standart Standart bahan Stainless stell/ tembaga Lengkap Lengkap IALA standard Compact minimum: 6 NM IP.67 - IP.68 LED 12 volt 12 volt

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

73

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

NO 4 5 Radar Reflektor : bahan : Penjangkaran : a. Stud link chain

URAIAN

KETERANGAN Alluminium 32 mm @27,5 m / lenght 32 mm @ 2x250 cm/lenght 32 mm 32 mm 32 mm 32 mm minimum K-250;besi 200 kg

b. Spruit (Bridle chain) c. Kili-kili (Swivel piece) d. Joining piece (3 eyes) e. Forelock f. Segel (Mooring Shackle) g. Ballas beton uk. 6 Ton GENERATOR SET Spesifikasi : 1 ENGINE: Output rating : No. of Cylinders : Fuel : Chraging Generator (V-A): Rated speed : Starting System : Cooling System, radiator with : Fuel tank capacity (daily tank): Type : Dimention L x W x H (mm) : 2 AC GENERATOR : Output rating Standby, 220/380 volt : Output rating Prime Rating, 220/380 volt : Rate frequency : Voltage regulation : Phase and wire :

15 - 18 HP 3 cylinders Diesel fuel /Pertamina Dex 12-40 VA 50/60 Hz , 1500/1800 RPM Manual and Electric Starter fan and or water minimum: 30 liters Silent system Disesuaikan minimum: 12.0 KVA minimum: 11,0 KVA 50Hz/1500 RPM + 1% to 1,5% 3-phase 4-wire

B. PEDOMAN PELAKSANAAN. 1. Pedoman Pelaksanaan PERPRES No. 54 Tahun 2010 dan sebagaimana terakhir dirubah dengan PERPRES No. 70 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah; 2. Peraturan, Rekomendasi, standart dan sertifikasi menyangkut persyaratan teknis pelampung suar dan system pejangkaran yang dikeluarkan oleh IMO (International Maritime Organization) dan IALA (International Asscociation of Lighthouse Authorities); 3. IALA Guidelines tentang Rambu Radar (Radar Beacon) dan Sistem Sumber Tenaga; 4. Semua Dokumen yang menjadi bagian dari surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan (Kontrak);
Dokumen Pelelangan Umum halaman
74

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

5. Petunjuk-petunjuk dan peringatan-peringatan lisan dan tertulis yang diberikan oleh direksi/pengawas pekerjaan; 6. Peraturan dan ketentuan lain yang dikeluarkan oleh jawatan / instansi pemerintah setempat yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut.

C.

LINGKUP PEKERJAAN 1. Tugas dan Kewajiban Pekerjaan Tugas dan kewajiban pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa adalah: a. Pengadaan perangkat unit Radar Beacon (Racon) dan sistem pendukung yang terdiri dari pengadaan : 1) Radar Beacon 2) Sistem Sumber Tenaga 3) Cabling/ wiring 4) Battery Cabinet 5) Junction Box 6) Racon mounting equipment 7) Sistem Penangkal Petir. 8) Pekerjaan instalasi / pemasangan dilokasi SBNP 9) Pekerjaan mobilisasi. 10) Pelatihan dan Familiarisasi b. Pengadaan perangkat unit Pelampung Suar, lengkap dengan system penjangkaran yang terdiri dari pengadaan : 1) Badan (body) Pelampung (termasuk upper structure); 2) Self contained ATN Latern (marine latern) 3) Radar reflector; 4) Penjangkaran dan Ballas beton. c. Pengadaan unit Generator Set (silent type) 12 KVA . 2. Persyaratan Umum a. Barang/peralatan yang ditawarkan untuk dipasok harus memenuhi persyaratan teknis yang dijelaskan lebih terperinci dalam bagian selanjutnya dokumen Spesifikasi Teknis pengadaan ini. b. Peralatan tersebut harus 100% baru, serta penyedia barang/jasa tetap bertanggungjawab atas kualitas barang / peralatan dan atas cacat-cacat atau kerusakan dalam proses pengadaan / pembuatannya baik yang terlihat secara visual maupun yang tersembunyi. c. Apabila dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan setelah barang/peralatan dipasang atau dioperasikan ternyata tidak memenuhi fungsi yang dipersyaratkan atau terdapat kerusakan akibat cacat produksi (kesalahan perbuatan) atau penggunaan material bermutu rendah, maka penyedia barang/jasa wajib menggantinya dengan yang baru.

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

75

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

d. Barang/peralatan yang ditawarkan untuk disuplai diusahakan menggunakan komponen produksi Dalam Negeri. e. Industri / Pabrik dari peralatan Radar Beacon, Pelampung Suar yang ditawarkan harus merupakan anggota industrial (industry member) dari International Association of Lighthouse Authorities (IALA) dan mempunyai agen/perwakilan di Indonesia (ditunjukkan dengan melampirkan tanda bukti keagenan di Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang masih berlaku). f. Dalam penyerahan hasil pekerjaan harus dilampirkan keterangan tentang: 1) Certificate of Origin. 2) Instruction Manual setiap peralatan / barang yang disuplai yang berisi petunjuk pemasangan dan pedoman operasi serta pemeliharaan, dilengkapi dengan gambar teknik minimal, sehingga teknisi local pada Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok Ditjen Perhubungan Laut dapat melaksanakan pengoperasian dan perawatan. 3) Barang/peralatan yang dipasok harus siap pakai dan tidak membutuhkan modifikasi dari pengguna barang/jasa. 4) Semua biaya yang diperlukan sehubungan dengan pengujian yang dilakukan menjadi beban penyedia barang/jasa. g. Suku Cadang peralatan harus terjamin tersedia di Indonesia, dan pabrik pembuatan peralatan memberikan garansi (Kartu Garansi) ketersedian suku cadang peralatan/barang yang disuplly, yang dibuktikan dengan melampirkan (Surat Jaminan Ketersediaan Suku Cadang) dari pabrikan/principal selama sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun. 3. Wilayah Pengoperasian Pelampung suar dan sistem penjangkaran yang dipasok dan akan dioperasikan atau digunakan di perairan Indonesia harus memenuhi persyaratan untuk penggunaan dalam kondisi perairan tropis (tropical marine condition). 4. Spesifikasi Teknis 4.1 Radar Beacon (Racon) a. Spesifikasi Umum Peralatan Radar Beacon 1. Peralatan Racon dan pendukung yang diadakan dalam pekerjaan ini adalah: a) Radar beacon (Racon) b) Sumber Tenaga c) Cabling / Wiring d) Battery Cabinet e) Junction Box f) Racon Mounting Equipment g) Sistem Penangkal Petir

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

76

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

2. Radar harus sesuai standar rekomendasi IALA dan mengacu pada IALA Navguide On Radar Beacon (Racon) Of Aids To Navigation seta dikembangkan oleh penyedia barang atau principalnya yang merupakan industrial member IALA yang dibuktikan dengan melampirkan sertifikat keanggotaan IALA dimaksud. 3. Harus waterproof dan weatherproof serta cocok untuk penggunaan di udara terbuka pada wilayah perairan beriklim tropis dengan suhu mencapai 70C dengan kelembaban 95% seperti Indonesia. 4. Memenuhi standar untuk menggunakan peralatan di luar ruang (aman terhadap angin, debu, hujan dan percikan air, korosi dan lain sebagainya) dan cocok untuk penggunaan di lingkungan laut khususnya pada SBNP. 5. Beban konstruksi dari perangkat radar beacon tidak lebih dari 100 kg untuk meminimalisir beban vertical dan gaya momen yang ditimbulkan sehingga keamanan konstruksi menara lebih terjamin. Apabila kondisi teknis menara di lokasi tidak memungkinan untuk menempatan seluruh perangkat radar beacon maka dapat dilakukan pemisahan komponen dalam cabinet tersendiri untuk ditempatkan pada posisi lain yang lebih memungkinkan. 6. Perangkat radar beacon (Racon) beroperasi dengan konsumsi daya rendah, dapat menyesuaikan secara cepat terhadap pendeteksian pergerakan kapal yang melintas, sehingga daya yang terpakai sangat minim / efisien dan dapat dioperasikan dengan menggunakan sistem tenaga surya. b. Spesifikasi Teknis Peralatan Radar Beacon 1. Radar Beacon (Racon) a) Radar Beacon ditempatkan pada SBNP di lapangan dan berfungsi sebagai SBNP tambahan untuk keperluan berikut: 1) Mempermudah pengukuran jarak dan pengenalan (identifikasi) SBNP pada radar kapal. 2) Bentuk tampilan pada layar radar berupa kode morse sesuai dengan irama SBNP visual. b) Memiliki frekuensi yang beroperasi sebagai berikut: 1) Untuk jenis gelombang X beroperasi pada frekuensi 9200 9500 MHZ dan lebar gelombangnya adalah 3 cm. 2) Untuk jenis gelombang S beroperasi pada frekuensi 2900 3100 MHZ dan lebar gelombangnya adalah 10 cm. c) Akurasi frekuensi 1 MHZ untuk menangkap gelombang lebih dari 200 ns radar pulse X-band dan S-band dan 2 MHZ untuk menangkap gelombang kurang dari 200 ns radar pulse X-band dan S-band.

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

77

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

d) Menggunakan antenna yang sesuai dengan jenis gelombang yang dan memiliki daya output sebesar 1-2 Watt. e) Jangka waktu untuk merespon gelombang radar kapal paling lambat adalah kurang dari 500 monoseconds sehingga masih memungkinkan awak kapal untuk mengenal (mengidentifikasi) SBNP. f) Konsumsi daya yang digunakan pada saatdiam (sleep) maksimal 50 mA, standby maksimal 250 mA dan pada saat active maksimal 500 mA. g) Dapat menggunakan sistem tegangan rendah (9-36 VDC). h) Radar Beacon memiliki perlindunganterhadap petir yang memungkinkan untuk menghindari/mencegah adanya tegangan induksi dari petir. i) Radar Beacon memiliki standard proteksi dengan derajar proteksi minimum IP 67- IP 68, dan antenna dilengkapi dengan uvstabilized polyethylene untuk melindungi antenna dan komponen internal lainnya yang tahan dalam kondisi perairan tropis (tropical marine condition) dengan transmisi yang maksimal. j) Material racon yang digunakan berupa alumunium atau stainless stell (base housing) agar cocok dengan kondisi SBNP dan cuaca Indonesia. k) Dapat beroperasi pada suhu antara -40C sampai +70C agar sesuai dengan kondisi suhu temperature di Indonesia. l) Dapat di deteksi pada sudut vertical 15 dari lengkungan bumi dengan jarak 20 NM untuk memastikan posisi kapal agar tidak terjadi deviasi atau penyimpangan. m) Dipasang junction box guna mengatur pada saat menggunakan accu agar lifetime dari racon dan accu dapat optimal. n) Menggunakan jenis kode morse yang dapat diatur saat merespon dengan 26 huruf, 10 angka dan 4 arah mata angin karena setiap SBNP memiliki karakter kode yang berbeda-beda. o) Dapat deprogram,sehingga pengaturan fungsi secara dedicated untuk setiap perangkat. p) Perangkat radar beacon memiliki sertifikat uji kelulusan dari badan/lembaga/assosiasi yang diakui secara internasional, dibuktikan dengan melampirkan sertifikat hasil uji dimaksud. q) Perangkat radar beacon minimal sudah termasuk didalamnya: kabel power, kabel komunikasi serial RS232 dan CDROM berisi piranti lunak pemrograman (programming software). 2. Sistem Sumber Tenaga a. Radar Beacon harus menggunakan sumber energy terbaru yaitu sistem tenaga surya/solar power system yang terdiri dari:
Dokumen Pelelangan Umum halaman
78

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

1) Panel Surya / Solar Panel a) Kapasitas modul surya ditetapkan sesuai perhitungan modul solar yang disertakan pada kondisi autonomy daya 5 hari dan duty cycle SBNP 50%. b) Solar cell terbuat dari cell surya monocrystalline dan cocok dioperasikan pada lingkungan laut beriklim tropis. c) Solar cell dilengkapidengan frame, kabel dan solar regulator dengan kapasitas yang sesuai. d) Maksimum toleransi kapasitas daya modul surya 10%. 2) Battery Banks a) Valve Regulated Lead Acid (VRLA) Battery. b) Umur desain minimal 4 tahun. c) Autonomi: Kapasitas Battery harus mampu bertahan lebih dari 5 hari tanpa penyinaran matahari,dibuktikan dengan perhitungan daya yang dibuat oleh penyedia barang atau dokumen teknis resmi dari pabrikan yang bersangkutan. d) Merupakan jenis battery tanpa perlu adanya pengisian air electrolyte (maintenance free) selama umur pemakaian battery. e) Di design menggunakan Teknologi Valve Regulated Lead Acid (VRLA). f) Ideal untuk kondisi pemakaian dan pengechargeran dalam siklus perputaran sehari. g) Di design untuk pemakaian kapasitas energy jangka panjang (long discharge). 3) Charge/Power Regulator Sistem tenaga surya ini harus dilengkapi dengan alat pengatur (regulator) yang sesuai untuk menggunaan daya ke sejumlah perangkat Racon. b. Panel surya menggunakan photocell monocrystalline dilengkapi dengan frame,konektor dan perangkat khusus untuk mencegah burung atau binatang lain yang dapat menimbulkan gangguan. c. Panel surya harus dilengkapi perangkat mounting yang baik serta pengatur kemiringan untuk memudahkan pengaturan sudut. d. Keseluruhan perangkat radar beacon harus dipastikan ketersediaan sumber daya listrik yang cukup bagi pengoperasian sistemnya dengan mempertimbangkan:
Dokumen Pelelangan Umum halaman
79

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

1) Jumlah waktu transmisi harian. 2) Kemungkinan koneksi yang sulit sehingga harus melakukan koneksi berulang-ulang pada saat pemasangan radar beacon, 3) Kebutuhan daya pengoperasian radar beacon dengan duty cycle 70% yang dibuktikan degan solar calculation yang dibuat oleh penyedia barang/jasa dan dokumen teknis resmi dari pabrikan yang bersangkutan. 3. Perangkat Mounting Perangkat Mounting harus disesuaikan dengan dimensi racon dan kebutuhan untuk pemasangan dilapangan serta material yang digunakan harus menggunakan sistem galvanisasi. 4. Battery Cabinet Desain penempatan baterai harus mempertimbangkan kemudahan untuk pengecekan dan pemeliharaan baterai. 5. Sistem Penangkal Petir Penyedia barang/jasa wajib melakukan pemasangan peralatan penangkal petir pada lokasi radar beacon (Racon) dengan cara: a. Memasang alat penerima yang terbuat dari logam lembaga (lightning Rod) dengan elevasi puncak lighting rod minimal 2 meter diatas permukaan benda tertinggi,diperkuat dengan mounting yang baik dan tahan terhadap korosif air laut. b. Kawat penyalur dari lembaga (kabel penangkal petir) sampai bagian pertanahan. c. Pada bagian pentanahan harus dibuat bak dengan kedalaman minimal 2 meter dari permukaan tanah dan mengacu pada standar sistem pentanahan. d. Seluruh sambungan harus menggunakan kabel akun atau alat sambung lain yang sesuai. c. Pekerjaan Instalasi 1. Pemasangan instalasi serta semua bahan-bahan yang akan dipakai harus memenuhi standard. 2. Pelaksanaan Instalasi Radar Beacon pada lokasi SBNP harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang dengan memperhitungkan waktu yang tersedia, jumlah tenaga ahli, teknisi dan local support, lokasi dan iklim ke masing-masing lokasi.

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

80

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

3. Selama pelaksanaan pekerjaan instalasi harus disaksikan oleh panitia/pejabat penerima hasil pekerjaan yang diangkat oleh pengguna barang/jasa. 4. Penyedia barang harus merekomendasikan dan berkonsultasi dengan pengawas pekerjaan dari Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok. 5. Seluruh bahan dan peralatan yang diperlukan untuk pekerjaan ini hingga perangkat dapat beroperasi dengan baik harus dibawa dan disediakan secara cukup, sambungan dan sistem perkabelan harus dipasang mengikuti standard an ketentuan yang berlaku. 6. Fasilitas / Peralatan Utama Pelaksanaan Pekerjaan Calon penyedia barang/jasa harus mempunyai kesiapan teknis dari segi peralatan yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan serta mampu menyediakan / mempersiapkan fasilitas dan peralatan yang tepat untuk pelaksanaan pekerjaan dalam bidang elektrikal, elektronika dan untuk keperluan mobilisasi sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam proyek ini. 7. Instalasi Perangkat Racon a. Pemasangan perangkat Radar Beacon dilakukan pada Sarana Bantu Navigasi Pelayaran pada wilayah kerja Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok. b. Sebelum pelaksanaan pekerjaan instalasi, terlebih dahulu dilakukan peninjauan lokasi untuk dapat mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan. c. Sambungan elektrik perangkat Radar Beacon harus dipasang arde yang aman dan tidak mengakibatkan gangguan pada Radar Beacon ketika beroperasi. d. Perangkat yang dipasang ditempatkan pada tempat yang disetujui oleh Pengawas dengan memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan perangkat yang akan ditempatkan. e. Seluruh bahan dan peralatan yang diperlukan harus disediakan secara cukup. Sambungan dan sistem perkabelan harus dipasang mengikuti standard an ketentuan yang berlaku. 8. Instalasi Penangkal Petir a. Pemasangan penangkal petir harus dilakukan sebelum pelaksanaan pekerjaan instalasi perangkat Radar Beacon demi keamanan pada saat kegiatan pemasangan perangkat Radar Beacon. b. Pemasangan pekerjaan ini harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

81

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

c. Perangkat penangkal petir yang dipasang ditempatkan pada tempat yang disetujui oleh pengawas dengan memperhatikan aspek keamanan dan perangkat yang akan ditempatkan. d. Seluruh bahan dan peralatan yang diperlukan harus disediakan secara cukup, sambungan dan sistem perkababelan harus dipasang mengikuti standard dan ketentuan yang berlaku. 9. Penyerahan peralatan terpasang harus dilengkapi dengan surat jalan dan atau faktur barang yang diterima dan ditandatangani oleh Kepala Distrik Navigasi atau pejabat yang mewakili pada Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok. 10. Hasil pelaksanaan instalasi dan uji coba dituangkan dalam berita Acara yang ditandatangani oleh tenaga ahli, disetujui oleh pengawas dan diketahui oleh Kepala Distrik Navigasi terkait atau pejabat yang mewakili. Berita Acara dilampiri /dilengkapi dengan foto-foto pelaksanaan sebanyak 3 (tiga) set. 11. Selama pelaksanaan pekerjaan instalasi di lapangan, penyedia barang/jasa wajib mengasuransikan seluruh perangkat dan peralatan, tenaga ahli dan teknisi terkait, pengawas dan counterpart yang mendampingi. Bukti asuransi harus diserahkan kepada Pengguna Barang/Jasa. d. Pelatihan dan familiarisasi Pelatihan (training) ditetapkan sebagai berikut: a. Peserta traning berasal dari Distrik navigasi Kelas I Tanjung Priok dimana perangkat ditempatkan. b. Materi traning antara lain meliputi pengoperasian dan perawatan Radar Beacon. c. Para peserta training diberikan akomodasi standard dan konsumsi selama masa pelaksanaan training. d. Instruktur traning merupakan tenaga instruktur professional yang ahli dalam bidang yang diajarkan. Tenaga instruktur dimaksud dapat berasal dari pabrikan/vendor peralatan/sistem yang diimplementasikan yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan pengajaran dan bimbingan pratek secara efektif dan komprehensif. e. Jumlah tenaga instruktur dan asisten pengajar yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan agar dapat melayani proses pembelajaran bagi seluruh peserta dalam jangka waktu yang ditetapkan. f. Dalam pelaksanaan training harus disediakan peralatan/perangkat dan software dalam jumlah yang cukup dan sesuai dengan peralatan/perangkat dan software yang digunakan pada Radar Beacon.
Dokumen Pelelangan Umum halaman
82

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

g. Dalam pelaksanaan training harus dapat disimulasikan perawatan dan perbaikan Radar Beacon serta permasalahannya sebagaimana yang akan dihadapi dilapangan. h. Penyelenggaraan pelatihan harus dilaporkan kepada pengguna Barang/Jasa dalam bentuk suatu laporan tertulis yang disertai lampiran dokumentasi dan foto sebanyak 3( tiga) set.

4.2 Perangkat Site Unit Pelampung Suar 1) Pelampung Suar a. Pelampung terdiri atas badan pelampung (buoy body), struktur atas (upper structure) dan perlengkapan (accessories) serta sistem penjangkaran. b. Badan pelampung dan struktur atas merupakan bagian yang dapat dilepaskan satu dengan lainnya untuk memudahkan perawatan (knock down). c. Material badan pelampung suar terbuat dari bahan medium/high polyethylene dengan ketebalan dinding minimal 13 mm (float section) dan semua penunjang pelampung suar harus bersifat marine use. d. Pelampung harus bisa menahan beban dari sistem penjangkaran dengan rantai stud link minimum berdiameter 32 mm, segel (Mooring Chain) dan juga beban lain pada pelampung seperti sistem lampu suar, tanda puncak, radar reflektor dan beban pekerja minimal 200kg. e. Ukuran-ukuran (dimensi) pelampung suar: 1) Diameter badan pelampung : 2500 s/d 2600 mm 2) Thickness/tebal minimum : 13 mm 3) Tinggi folus lampu dari muka air : 2500 5000 mm 4) Draft maksimum : 1300 2500 mm 5) Freeboard : 500 1150 mm 6) Bouyance 46 51 kg/cm : dihit 7) Berat total pelampung tanpa penjangkaran: 1400 3500 kg f. Setiap badan pelampung dilengkapi minimal dengan: 1) Mooring eyes (mata sangkut rantai) minimal 2 buah 2) Lifting eyes (mata pengangkat) minimal 2 buah g. Pelampung dilengkapi dengan counter weight (ballast) dengan berat yang memadai dipasang dibagian skirt / bawah /didalam badan dari pelampung. berat counter weight yang dibutuhkan. h. Untuk pelampung suar diameter 2500 2600 mm bagian apung pelampung (float section) berupa rotationally moulded (single chamber atau modular chamber). i. Isi badan pelampung harus diisi dengan bahan padat ringan yang dapat membantu pelampung untuk tetap mengapung dalam keadaan darurat.
Dokumen Pelelangan Umum halaman
83

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

j. Daya apung cadangan pelampung suar dengan peralatan lengkap lebih besar daripada gabungan beban arus dan angin dalam kondisi yang terburuk sekalipun. k. Pelampung suar yang akan diadakan adalah sebanyak total 10 unit dengan pembagian fungsi dari masing-masing pelampung sebagai berikut: NO. 1. NAMA BARANG Body Buoy JUMLAH 2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 6 unit 2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 10 unit WARNA Kuning Biru Hitam Merah Mendatar Merah Merah Putih MelajurTegak Hitam Kuning Mendatar Biru Kuning Merah Putih Bola-Bola Hitam Bola-Bola Merah Silinder Segitiga (Sisi Berlawanan) Salip Kuning Sirip 4 buah

2.

Lampu Suar

3.

Tanda Puncak

4.

Tanda Siang

2) Kelengkapan pelampung suar, minimal terdiri dari: a. Struktur atas (upper structure) b. Radar reflector c. Tanda puncak dan tanda siang, sesuai rekomendasi IALA d. Rail pengaman, pegangan pekerja e. Kompartement battery f. Pengaman lampu g. Bird spike (Pengusir Burung) h. Dilengkapi dengan 1 (satu) set polyethylene repair kit berupa hasil gun, polyethylene welding rods dan aksesories lain yang diperlukan untuk keperluan perbaikan ringan di lapangan. i. Manual book dan garansi. 3) Sistem rantai penjangkaran Rantai penjangkaran pelampung mempunyai type stud link chain dengan minimal berdiameter 32 mm panjang sesuai dengan standar. 4) Sinker Beton
Dokumen Pelelangan Umum halaman
84

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

Untuk setiap pelampung suar yang dipasok harus dilengkapi dengan sebuah sinker/ ballas beton bertulang dengan berat minimum 6 ton. Mutu beton yang digunakan minimal K-225. dengan besi 200 kg/m3 5) Sistem Lampu Suar untuk Pelampung Suar a. Lampu suar yang digunakan adalah jenis marine lantern tahan air dan anti korosi serta memenuhi standar GMU (General Marine Use). b. Lampu suar yang dikehendaki adalah jenis compact solar marine lantern (self contained) tipe LED (standar IALA). c. Kompartemen lampu memiliki kekedapan terhadap air dengan derajat proteksi rating IP 67-IP 68. d. Lampu suar harus mempunyai jarak tampak cahaya (luminous range) 4 (empat) sampai 6 (enam) mil laut (Nautical Mile) pada factor transmisivitas T=0,74. e. Peserta lelang harus menyampaikan table jarak tampak lampu suar dan kurva distribusi cahaya (light distribution curves) sesuai dengan ketentuan dalam dokumen tentang ini. 4.3 Pengadaan Generator Set

a. Spesifikasi Mesin Genset (Silent Type) Engine :



Output rating No. of Cylinders Fuel Chraging Generator (V-A) Rated speed Starting System Cooling System, radiator with Fuel tank capacity (daily tank) Type Dimention L x W x H (mm) : : : : : : : : : : 15 - 18 HP 3 cylinders Diesel fuel /Pertamina Dex 12-40 VA 50/60 Hz , 1500/1800 RPM Manual and Electric Starter fan and or water minimum: 30 liters Silent system disesuaikan

AC Generator :

Output rating Standby, 220/380 volt : minimum: 12.0 KVA Output rating Prime Rating, 220/380 volt : minimum: 11,0 KVA Rate frequency : 50Hz/1500 RPM Voltage regulation : + 1% to 1,5% Phase and wire : 3-phase 4-wire Sistem pengaman dilengkapi dengan stopping device yang bekerja secara otomatis bila temperature pendingin terlalu tinggi, tekanan oli terlalu rendah dengan dilengkapi indicator petunjuk, buku manual dan petunjuk pengoperasian, standard perkakas kunci untuk keperluan service ringan.

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

85

Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok

b. Melampirkan Surat dukungan dari distributor/pabrikan sesuai dengan peralatan yang akan disupply meliputi :
1) Jaminan terhadap kontinuitas ketersediaan spare part selama sekurangkurangnya 5 tahun. 2) Jaminan garansi selama 1 tahun atau 2000 jam kerja (mana yang terlebih dahulu dicapai sesuai standart pabrik) 5. Gambar-gambar a. Gambar-gambar untuk keperluan pelaksanaan pekerjaan dilampirkan dalam satu dokumen yang khusus memuat gambar-gambar kerja dimaksud. b. Gambar pelampung yang ditawarkan harus menjelaskan secara detail dari mulai upper structure, compartment baterai dan perlengkapan lain serta sistem penjangkaran dan hal-hal teknis lainnya sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen pengadaan.

6. Pengiriman Barang 1. Pengiriman barang, perangkat dan peralatan yang diperlukan dalam pekerjaan ini di distribusikan ke Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok dan khusus untuk Radar Beacon dipasang sesuai masing-masing lokasi. 2. Kegiatan pelaksanaan harus dilakukan dengan jadwal yang telah diperhitungkan sehingga keseluruhan pekerjaan dapat diselesaikan pada waktunya. 3. Seluruh perangkat dan peralatan yang dikirim harus dikemas secara baik dan aman agar terlindung dari kerusakan akibat pengangkatan, guncangan, hempasan, penumpukan, cuaca serta aman dari tindak pencurian. 4. Sebelum melaksanakan pengiriman harus dipastikan seluruh perangkat serta peralatan telah disiapkan secara benar dan lengkap sehingga tidak terjadi kekurangan pada saat pelaksanaan pekerjaan pemasangan/instalasi. 5. Sangat disarankan agar menyiapkan unit peralatan cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusakan atau kemungkinan lain yang menyebabkan unit utama tidak dapat digunakan. Penyediaan unit cadangan ini menjadi tanggung jawab Penyedia Barang/jasa. 6. Penyedia barang / jasa bertanggung jawab penuh terhadap barang yang dipasok sampai diserah terimakan kepada pengguna barang/jasa.

Dokumen Pelelangan Umum

halaman

86