Anda di halaman 1dari 9

BERITA ACARA PRESENTASI PORTOFOLIO Pada hari ini tanggal : telah dipresentasikan portofolio oleh: Nama Peserta : Rizky

Lendl Prayogo Dengan judul/topik : Meningoencephalitis Nama Pendamping : dr. Mulyadi Nama ahana: Nama Peserta Presentasi No. R!"D #rja$inangun & #nindita No'iandhari & ( )enny Mulia$an * +rma #rnika , Lastri !$astanita - Lukman .idayat Dian Permata ( * , -

%anda %angan

Nama Peserta: dr. Rizky Lendl Prayogo Nama a!ana: RS"# Ar$a%inang&n

To'ik: (eningoen)e'!alitis Tanggal *kas&s+: ,- .&ni /0,1 Nama Pasien: An. T. P. Tanggal Presentasi: Tem'at Presentasi: O4yekti5 Presentasi: /eilmuan /eterampilan Penyegaran %injauan Pustaka Diagnostik Manajemen Masalah 0stime$a Neonatus )ayi #nak Remaja De$asa Lansia )umil No. R( 00002,333 Nama Pendam'ing : dr. (&lyadi

Deskripsi: #nak laki1laki 2erusia &* tahun * 2ulan datang diantar oleh nenek pasien dengan keluhan mengalami kejang. /ejang 2erupa kelojotan seluruh tu2uh. /ejang terjadi se2anyak satu kali dan 2erlangsung selama 3 - menit. !etelah kejang4 pasien terlihat mengantuk. Nyeri kepala 567 sejak & hari !MR!. Panas 2adan 567 sejak & hari !MR!. )atuk4 pilek 567 sejak 3 & minggu !MR!. Muntah 517. Ri$ayat kejang se2elumnya 517. Ri$ayat trauma kepala 517. Ri$ayat 2atuk lama atau 2atuk 2erdarah 517. Ri$ayat pengo2atan flek paru 517. Pasien telah di2erikan penatalaksanaan a$al di 08D R!"D #rja$inangun. /eluarga pasien telah dijelaskan keadaan pasien yang mem2utuhkan pera$atan di ruang pera$atan anak. Namun keluarga pasien menolak pasien untuk dira$at. %ujuan: Mengetahui aspek medikolegal dari penatalaksanaan pasien4 termasuk informed consent.

Ba!an 4a!asan: %injauan Pustaka Riset Cara mem4a!as: Diskusi Presentasi dan diskusi #ata 'asien: Nama: #n. %. P Nama klinik: 08D R!"D #rja$inangun %elp: #ata &tama &nt&k 4a!an disk&si: &. Diagnosis/8am2aran /linis: Meningoencephalitis (. Ri$ayat Pengo2atan: 1

/asus +mail

#udit Pos Nomor Registrasi: 00002,333 %erdaftar sejak:

*. Ri$ayat /esehatan/Penyakit: #nak laki1laki 2erusia &* tahun * 2ulan datang diantar oleh nenek pasien dengan keluhan mengalami kejang. /ejang 2erupa kelojotan seluruh tu2uh. /ejang terjadi se2anyak satu kali dan 2erlangsung selama 3 - menit. !etelah kejang4 pasien terlihat mengantuk. Nyeri kepala 567 sejak & hari !MR!. Panas 2adan 567 sejak & hari !MR!. )atuk4 pilek 567 sejak 3 & minggu !MR!. Muntah 517. Ri$ayat kejang se2elumnya 517. Ri$ayat trauma kepala 517. Ri$ayat 2atuk lama atau 2atuk 2erdarah 517. Ri$ayat pengo2atan flek paru 517. Pasien telah di2erikan penatalaksanaan a$al di 08D R!"D #rja$inangun. /eluarga pasien telah dijelaskan keadaan pasien yang mem2utuhkan pera$atan di ruang pera$atan anak. Namun keluarga pasien menolak pasien untuk dira$at. ,. Ri$ayat keluarga: Ri$ayat keluhan serupa pada keluarga pasien 517 -. Ri$ayat pekerjaan: Pasien adalah pelajar kelas & !MP. 9. /ondisi lingkungan sosial dan fisik: Pasien 2ersekolah di pesantren dan tinggal di asrama 2ersama teman1temannya. :. Ri$ayat imunisasi 5disesuaikan dengan pasien dan kasus7: Lima imunisasi dasar lengkap.

;. Lain1lain: 5di2eri contoh : P+M+R0/!##N <0!0/4 P+M+R0/!##N L#)=R#%=R0"M dan %#M)#.#N >#N8 #D#4 sesuai dengan <#!0L0%#! #.#N#7 P< : /esadaran : !omnolens 8?! &* +*@,M94 tampak sakit sedang. %%@ : %: &(A/:A mm.g N: B( C/min R: (, C/ min %: *B4B A? /epala : /onj anemis 1/1 4 !klera 0kterik 1/1 Leher : /8) tidak tera2a mem2esar. %horaC : )entuk D 8erak simetris Eantung : 0nspeksi: 0ctus cordis tidak tampak Palpasi : 0ctus cordis tera2a pada 0?! @ LM?!4 tidak kuat angkat Perkusi : )atas jantung atas: 0?! 000 linea parasternalis sinistra /anan: 0?! 0@ linea sternalis deCtra4 kiri: 0?! @ linea mid kla'ikularis sinistra #uskultasi : )unyi Eantung !& !( Reguler4 murmur 5174 gallop 517 Paru : 0nspeksi : )entuk dan gerak simetris Palpasi : @ocal <remitus kanan F kiri Perkusi : !onor. )P. 0?! @ peranjakan ( cm #uskultasi : @)! kanan F kiri4 @ocal Resonance kanan F kiri4 Rhonki 1/14 heezing 1/1 #2domen : 0nspeksi : Datar4 lem2ut Palpasi: .epar dan lien tidak tera2a mem2esar Perkusi : %impanik #uskultasi : )"567 normal +kstremitas : akral hangat4 edema 1/14 ?R%G ( detik #. !tatus Neurologikus %anda Rangsang Meningeal dan %anda 0ritasi Radikal !pinal /aku kuduk :6 )rudzinski 0/00/000 : 1/6/1 LaseHue :6

/ernig :6 ). !istem Motorik /ekuatan otot ekstremitas atas dan 2a$ah -/-

Normotonus4 atrofi 5174 fasikulasi 517 ?. !istem !ensoris %idak dilakukan D. Refleks Refleks <isiologis : d2n Refleks Patologis :1 +. !araf /ranialis dalam 2atas normal La2 : .2 &&4)? ,.,AA4 .?% *94- 4 PL% (,:.AAA4 Limfosit &&4-IJ Monosit :4-IJ 8ranulosit ;&I.

Penatalaksanaan Non <armakologis +dukasi mengenai penyakit pasien dan cara penularannya. +dukasi mengenai kejang dan apa yang 2oleh dilakukan dan tidak 2oleh dilakukan oleh keluarga pasien ketika pasien kejang. <armakologis 0@<D Ringer Lactate (A gtt/menit DeCamethasone * C & amp 0@ ?eftiraCone ( C & gr 0@ #ntraine * C & amp. 0@ Diazepam & amp. 0@ 2ila kejang #a5tar P&staka: *di4eri )onto!6 (E(A7AI SISTE( 8AR9AR#69ANCO"9ER6 ata& (E#IA ELE7TRONI7+ 1. Meningitis and +ncephalitis. National 0nstitute of Neurological Disorders and !troke. (A&*. Diunduh dari: http://$$$.ninds.nih.go'/disorders/encephalitisKmeningitis/detailKencephalitisKmeningitis.htm 2. Meningitis and +ncephalitis. /elly D4 <itch M%. (A&*. Diunduh dari: http://$$$.cdemcurriculum.org/ssm/neurologic/meningitis/meningitis.php *. Diagnosis dan Penatalaksanaan 0nfeksi !usunan !araf Pusat. 8una$an D. /ega$atdaruratan Neurologi. )asuki #4 Dian !. hal &19. )agian Neurologi </"P L R!.!. ,. Meningitis dan +ncephalitis pada #nak. #minah !. /ega$atdaruratan Neurologi. )asuki #4 Dian !. hal &,B1&-9. )agian Neurologi </"P L R!.!. 8asil Pem4ela$aran: ,. (engeta!&i as'ek medikolegal dari 'enatalaksanaan 'asien6 termas&k informed consent.

,. S&4yekti5 :
#nak laki1laki 2erusia &* tahun * 2ulan datang diantar oleh nenek pasien dengan keluhan mengalami kejang. /ejang 2erupa kelojotan seluruh tu2uh. /ejang terjadi se2anyak satu kali dan 2erlangsung selama 3 - menit. !etelah kejang4 pasien terlihat mengantuk. Nyeri kepala 567 sejak & hari !MR!. Panas 2adan 567 sejak & hari !MR!. )atuk4 pilek 567 sejak 3 & minggu !MR!. Muntah 517. Ri$ayat kejang se2elumnya 517. Ri$ayat trauma kepala 517. Ri$ayat 2atuk lama atau 2atuk 2erdarah 517. Ri$ayat pengo2atan flek paru 517. Pasien telah di2erikan penatalaksanaan a$al di 08D R!"D #rja$inangun. /eluarga pasien telah dijelaskan keadaan pasien yang mem2utuhkan pera$atan di ruang pera$atan anak. Namun keluarga pasien menolak pasien untuk dira$at.

/. O4yekti5 : .asil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang: a. 8?! &* 5somnolens7 +*@,M94 !uhu *B4B A? 2. /aku kuduk 5674 )rudzinski 0/00/000: 1/6/14 LaseHue 5674 /ernig 567 1. Assessment: )erdasarkan hasil anamnesis4 pemeriksaan fisik4 dan pemeriksaan penunjang4 pasien didiagnosis meningoencephalitis. :. Plan : Pasien didiagnosis meningoencepahlitis dan perlu mendapat pera$atan di ruang pera$atan anak karena: 1 1 Pasien mengalami penurunan kesadaran sehingga pem2erian diet harus di2erikan melalui cara khusus. Pasien mengalami kejang dan perlu dio2ser'asi apakah terjadi kejang ulangan atau tidak. !ehingga apa2ila terjadi kejang ulangan4 pasien dapat di2erikan penanganan segera. 1 Pasien mendapatkan o2at1o2atan secara parenteral.

/eluarga pasien telah mendapat penjelasan mengenai penyakit pasien dan pentingnya pasien mendapat pera$atan di ruang pera$atan anak. #kan tetapi keluarga pasien menolak pera$atan dan memilih untuk dira$at di rumah karena alasan 2iaya. Pengertian informed consent menurut Permenkes No -;-/M+N/+!/P+R/0M/&B;B adalah persetujuan yang di2erikan pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap pasien terse2ut. Dari pengertian itu informed consent adalah persetujuan yang diperoleh dokter se2elum melakukan pemeriksaan4 pengo2atan4 atau tindakan medik apapun yang akan dilakukan. )entuk12entuk informed consent: &. Implied constructive consent 5keadaan 2iasa7 %indakan yang 2iasa dilakukan4 telah diketahui4 telah dimngerti masyarakat umum sehingga tidak perlu lagi di2uat tertulis. Misalnya pengam2ilan darah untuk la2oratorium4 suntikan atau jahit luka ter2uka. (. Implied emergency 5keadaan ga$at darurat7 )ila pasien dalam kondisi ga$at darurat4 sedangkan dokter perlu melakukan tindakan segera untuk menyelamatkan nya$a pasien sementara pasien dan keluarganya tidak 2isa mem2uat persetujuan segera. ?ontohnya kasus henti napas/ henti jantung. *. Expressed consent 52isa lisan atau tertulis 2ersifat khusus7 Persetujuan yang dinyatakan 2aik lisan ataupun tertulis4 2ila yang akan dilakukan mele2ihi prosedur pemeriksaan atau tindakan 2iasa. <ungsi informed consent: &. Promosi dari hak otonomi perorangan (. Proteksi dari pasien dan su2jek *. Mencegah penipuan atau paksaan ,. Rangsangan kepada profesi medis introspeksi terhadap diri sendiri

-. Promosi dari keputusan1keputusan yang rasional 9. /eterli2atan masyarakat se2agai nilai sosial dan penga$asan :. Perlindungan tenaga kesehatan terhadap terjadinya aki2at yang tidak terduga serta dianggap meragukan pihak lain .akikat informed consent: &. Merupakan sarana legitimasi 2agi dokter untuk melakukan inter'ensi medik yang mengandung risiko serta aki2at yang tidak menyenangkan (. Merupakan pernyataan sepihak4 maka yang menyatakan secara tertulis hanya yang 2ersangkutan saja yang seharusnya menandatangani *. Merupakan dokumen yang dianggap sah $alau tidak memakai materai /etentuan persetujuan tindakan medik 2erdasarkan !/ Dirjen Pelayanan Medik No. .R.AA.A9.*.-.&;99 tanggal (& #pril &BBB isi informasi dan penjelasan yang harus di2erikan: &. %ujuan dan prospek ke2erhasilan tindakan medis yang akan dilakukan (. %ata cara tindakan medis yang akan dilakukan *. Risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi ,. #lternatif tindakan medis lain yang tersedia dan risiko1risikonya -. Prognosis penyakit 2ila tindakan dilakukan 9. Diagnosis ?ara menyampaikan informasi 2isa 2erupa lisan dan tulisan. Pihak yang menyatakan persetujuan: &. Pasien sendiri4 umur (& tahun le2ih4 atau telah menikah (. )agi pasien kurang dari (& tahun dengan urutan hak: ayah atau i2u kandung4 saudara kandung *. )agi pasien kurang dari (& tahun tidak punya orang tua atau 2erhalangan4 urutan hak: ayah atau i2u adopsi4 saudara kandung4 induk

semang ,. )agi pasien dengan gangguan mental4 urutan hak: ayah atau i2u kandung4 $ali yang sah4 saudara kandung
5. )agi pasien de$asa yang telah menikah/ orang tua: suami/istri4 ayah atau i2u kandung4 anak1anak kandung4 saudara kandung