Anda di halaman 1dari 23

MODUL

VIRUS
Dikembangkan oleh: Bonny Ira Puspita Dewi Pembimbing: Dr. Hadi Suwono, M.Si Agung Witjoro, S.Pd. M. Kes.

JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG April 2013

1|V I R U S

MODUL

VIRUS
AKTIVITAS 1. CIRI-CIRI, STRUKTUR, DAN REPLIKASI VIRUS
Pada tahun 1892 Iwanovski yang menemukan penyebab penyakit pada daun tembakau (mosaik tembakau). Penyebab penyakit pada tembakau berukuran kecil FAKTA sehingga mampu menembus saringan bakBIO. teri. Ivanowski menduga bahwa penyakit itu disebabkan oleh bakteri yang berukuran kecil. Pada tahun 1893, ada penelitian baru yang mematahkan kesimpulan Iwanovski karena hasil ekstrak daun tembakau yang terserang penyakit mosaik tembakau yang telah tersaring dengan saringan keramik yang tidak tertembus oleh bakteri dioleskan pada daun sehat maka daun sehat tertular penyakit mosaik. Dengan demikian, dia menduga bahwa penyebab penyakit mosaik daun ini adalah bakteri yang sangat kecil. Eksperimen lainnya dari M. Beijerinck dari Belanda mendukung teori Iwanovski yang menyimpulkan bahwa penyebab penyakit mosaik daun adalah bakteri patogen yang berukuran sangat kecil dan mampu berkembang biak. Kurang lebih 40 tahun kemudian, tahun 1935 Wendell M. Stanley menggugurkan ketiga ahli tersebut. Dia berpendapat bahwa penyakit mosaik tembakau tidak disebabkan oleh bakteri tetapi oleh virus. Wendell mengisolasi dan mengkristalkan virus. Dia berpendapat bahwa virus bukan sel karena dapat dikristalkan. Virus merupakan peralihan antara benda hidup dan tak hidup. Virus tidak sama dengan bakteri karena jika kristal virus ini disuntikkan ke dalam tanaman tembakau yang sehat, virus akan aktif kembali dan melakukan penggandaan sehingga menyebabkan penyakit.
Berdasarkan temuan beberapa ahli di atas, informasi apa saja yang kamu dapatkan mengenai virus?

2|V I R U S

A. Think (Pikirkan)
(Kerjakan Tahap Mari Membuat Jawaban sementara sampai Mari Menguji Jawaban sementara dibawah ini secara individu!)

MARI MEMBUAT JAWABAN SEMENTARA

Berdasarkan Fakta Bio yang telah kamu baca, sekarang tulislah jawaban sementaramu dengan dibantu oleh pertanyaan-pertanyaan berikut: 1. Ciri-ciri apa yang dimiliki virus, berdasarkan eksperimen ahli di fakta bio?

2. Bagaimana cara hidup virus?

3. Bagaimana cara virus bereproduksi?

MARI mengumpulkan data

Pertanyaan dibawah ini dapat membantu kamu untuk mengumpulkan informasi mengenai ciri-ciri, struktur dan replikasi virus! 1. Menurut ahli Biologi, virus merupakan peralihan antara makhluk hidup dan benda mati, Mengapa demikian?

3|V I R U S

2. Asam nukleat merupakan pembawa informasi genetika, terdiri atas DNA dan RNA. Pada virus terdapat keduanya ataukah salah satunya?

3. Berdasarkan pengetahuan yang kamu punyai, ada berapakah bentuk virus? Sebutkan!

4. Banyak informasi yang berkaitan dengan virus telah diperoleh dari studi terhadap bakteriofaga atau virus yang menyerang bakteri. Gambarkan bakteriofaga dan tunjukkan bagianbagiannya!

5. Berdasarkan soal nomor 4, sebutkan bagian-bagian tubuh bakteriofaga dan jelaskan masingmasing bagiannya!

6. Apakah virus dapat berkembangbiak? Dimana virus berkembangbiak dan bagaimana caranya?

7. Pada saat virus berkembangbiak tentunya melewati tahap-tahap tertentu, sebutkan tahaptahap tersebut dan beri gambar bila perlu!

4|V I R U S

MARI menguji jawaban sementara

Berdasarkan jawaban pertanyaan pada Mari Mengumpulkan Data diatas, sekarang jawablah pertanyaan di bawah ini! 1. Ciri-ciri apa yang dimiliki virus?

2. Bagaimana cara hidup virus?

3. Bagaimana cara virus bereproduksi?

4. Lengkapilah gambar di bawah ini!

5|V I R U S

B. Lembar Pair (Terkait dengan pekerjaan kalian pada tahap think, apabila masih ada yang pertanyaanpertanyaan yang tidak dapat kalian kerjakan sendiri, atau ada yang belum kalian pahami, dan atau masih perlu didiskusikan, diskusikanlah dengan pasangan kalian! Tulis hasil diskusi kalian pada lembar pair yang telah disediakan!)

C. Lembar Share (Diskusikanlah hasil pekerjaan kalian pada tahap think dan pair dengan teman-teman satu kelas! Apabila masih ada koreksi, penyempurnaan, atau tambahan atas pekerjaan kalian, tuliskanlah pada lembar share yang telah disediakan!)

6|V I R U S

MARI membuat kesimpulan

Buatlah kesimpulan mengenai kegiatan kali ini!

7|V I R U S

UMPAN BALIK
Cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban. Hitunglah jumlah jawaban yang tepat, lalu gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui nilai yang kamu dapat pada aktivitas 1. Keterangan: M1 = Mari Membuat Jawaban sementara M2 = Mari Mengumpulkan Data M3 = Mari Menguji Jawaban sementara M4 = Mari Membuat Kesimpulan Pencapaian pembelajaran 90-100 = VERY GOOD 80-89 = GOOD 70-79 = ENOUGH < 70 = LESS Jika kamu mencapai skor 75, Selamat! Kamu dapat melanjutkan modul berikutnya. Jika kamu hanya dapat mencapai skor < 75 maka kamu harus mengulang aktivitas 1, terutama bagian yang belum kamu pahami. Walaupun begitu, jangan mudah putus asa. Lebih pelajarilah dan semoga kamu melakukan dengan baik.

8|V I R U S

MODUL

VIRUS
AKTIVITAS 2. Peranan virus dalam kehidupan
Baru-baru ini dikabarkan bahwa ada virus yang dapat menyerang manusia, yaitu virus H5N1 atau yang lebih dikenal dengan virus flu FAKTA burung. Banyak orang yang terjangkit ini BIO. meninggal karena masih belum ditemukan obatnya. Baru-baru ini juga ditemukan virus flu burung jenis baru di Indonesia. Penularan virus flu burung jenis baru ini sudah dilaporkan terjadi di China, Hongkong serta Bangladesh. Namun, di Indonesia masih belum dilaporkan adanya penularan pada manusia pada tahap sejauh ini. Selain adanya virus flu burung, masih ada virus yang tidak asing ditelinga kita, yaitu virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Virus ini menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Dari fakta bio yang telah dikemukakan di atas, kerjakanlah pertanyaan berikut yang akan membantumu untuk merumuskan masalah! 1. Mengapa makhluk sekecil virus dapat menyebabkan penyakit yang mematikan?

MARI MEMBUAT JAWABAN SEMENTARA

PETUNJUK! KERJAKANLAH MARI MEMBUAT JAWABAN SEMENTARA SAMPAI MARI MENGUJI JAWABAN SEMENTARA SECARA BERKELOMPOK. BENTUKLAH KELOMPOK BERJUMLAH 4-5 ORANG SECARA ACAK!

Berdasarkan Fakta Bio yang telah kamu baca, sekarang tulislah jawaban sementaramu mengenai hal tersebut dengan dibantu oleh pertanyaan-pertanyaan berikut: 1. Mengapa virus dapat menyebabkan berbagai penyakit?

9|V I R U S

2. Apakah semua virus hanya dapat menyebabkan penyakit? Mengapa?

3. Bagaimana cara pencegahan penyakit akibat virus? MARI mengumpulkan data

4. Bagaimana cara pengobatan penyakit akibat virus? Pertanyaan dibawah ini dapat membantu kamu untuk mengumpulkan informasi mengenai peranan virus dalam kehidupan! 1. Bagaimanakah cara virus dapat menular dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain?

2. Lengkapilah tabel dibawah ini? No. 1 2 3 4 5 6 Nama Virus Inang yang Diinfeksi Keterangan penyakit Manusia Hewan Tumbuhan

3. Bagaimana cara pencegahan penyakit akibat virus?

4. Bagaimana cara pengobatan penyakit akibat virus?

10 | V I R U S

MARI menguji jawaban sementara

Berdasarkan jawaban pertanyaan pada Mari Mengumpulkan Data diatas, sekarang jawablah pertanyaan di bawah ini! 1. Mengapa virus dapat menyebabkan berbagai penyakit?

2. Apakah semua virus hanya dapat menyebabkan penyakit? Berikan nama virus dan penyakit yang diakibatkannya!

3. Ada banyak penyakit yang disebabkan oleh virus, bagaimana cara menghindarinya agar tidak terjangkit oleh penyakit yang disebabkan oleh virus? (boleh disertai contoh penyakit dan fakta pendukung)

4. Jika kamu terkena penyakit akibat virus, bagaimana cara pengobatan penyakit akibat virus? (sertakan contoh penyakitnya!)

11 | V I R U S

MARI membuat kesimpulan

Buatlah kesimpulan mengenai kegiatan kali ini!

12 | V I R U S

UMPAN BALIK
Cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban. Hitunglah jumlah jawaban yang tepat, lalu gunakan rumus dibawah ini untuk mengetahui nilai yang kamu dapat pada aktivitas 2. Keterangan: M1 = Mari Membuat Jawaban sementara M2 = Mari Mengumpulkan Data M3 = Mari Menguji Jawaban sementara M4 = Mari Membuat Kesimpulan Pencapaian pembelajaran 90-100 = VERY GOOD 80-89 = GOOD 70-79 = ENOUGH < 70 = LESS Jika kamu mencapai skor 75, Selamat! Kamu dapat melanjutkan modul berikutnya. Jika kamu hanya dapat mencapai skor < 75 maka kamu harus mengulang aktivitas 2, terutama bagian yang belum kamu pahami. Walaupun begitu, jangan mudah putus asa. Lebih pelajarilah dan semoga kamu melakukan dengan baik.

13 | V I R U S

READ ME!

Virus merupakan organisme terkecil yang pernah dikenal. Umumnya tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa, kecuali poxvirus. Ukuran virus bervariasi mulai dari poxvirus yang kira-kira 300 x 250 x 100 nm sampai parpovirus yang kira-kira berdiameter 20 nm. Hingga sekarang orang belum berhasil memelihara virus di luar sel hidup dan oleh karena itu banyak orang yang memandangnya sebagai jembatan antara benda -benda mati dan makhluk-makhluk hidup atau sering disebut dengan makhluk metaorganisme. Informasi hubungan antara virus dan inang lebih banyak diperoleh dari penelitian bakteriofaga, yaitu virus yang menyerang bakteri. Virus berdasarkan inang yang didiaminya dibagi menjadi tiga golongan, yaitu: 1. Virus binatang, 2. Virus tanaman tinggi, 3. Virus bakteri dan jamur seperti bakteriofaga yang menyerang bakteri, aktinofaga yang menyerang actinomycetes, zimofaga yang menyerang jamur, sianofaga yang menyerang cyanophyceae. Untuk menumbuhkan virus di laboraturium dapat dilakukan melalui tiga metode, yaitu in vivo yang merupakan metode inokulasi virus pada hewan hidup (mencit, tikus, kelinci); in ovo yang merupakan metode inokulasi virus pada telur berembrio (embrio ayam); dan in vitro yang merupakan metode inokulasi virus pada kultur sel (cell culture) atau kultur jaringan (tissue culture). Telur berembrio merupakan inang yang disenangi dan tidak mahal untuk menumbuhkan virus (terutama untuk mereproduksi vaksin) dan mengisolasi virus.

Sumber: Pratiwi, 2008

Gambar 1. Inokulasi virus ke dalam telur berembrio (a), telur berembrio (b)

A. Ciri-Ciri Virus Adapun ciri-ciri umum virus sebagai berikut: 1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel) 2. Virus berukuran lebih kecil dari bakteri.
14 | V I R U S

3. Bahan genetik virus terdiri dari asam ribonukleat (RNA) atau asam deoksiribonukleat (DNA), akan tetapi tidak terdiri dari kedua jenis asam nukleat sekaligus. 4. Virus mengadakan reproduksi (memperbanyak diri) hanya dalam sel hidup, yaitu dalam nukleus, sitoplasma, atau di dalam kedua-duanya dan tidak me-ngadakan kegiatan metabolisme jika berada di luar sel hidup. 5. Dalam lingkungan ekstraseluler virus akan diam (inert). 6. Partikel virus lengkap disebut virion dan terdiri atas inti asam nukleat yang dikelilingi lapisan protein yang disebut kapsid. B. Struktur Virus Tubuh virus dibagi menjadi tiga bagian berikut.
1. Kepala, berbentuk polihedral (segi banyak). Bagian ini berisi asam nukleat yang berupa DNA atau RNA. Asam nukleat ini berfungsi untuk mengendalikan aktivitas replikasi virus. Pada bagian kepala virus diselubungi protein yang disebut kapsid. Kapsid tersusun atas unit-unit protein yang disebut kapsomer. 2. Leher sebagai penghubung antara kepala dan ekor. kapsid kepala

leher

ekor

Serabut ekor

Lempengan dasar
Sumber: dokumen pribadi

Gambar 2. Struktur tubuh virus bentuk T (bakteriofaga) 3. Ekor berfungsi untuk melekatkan diri dan menginfeksi sel yang diserang virus. Bagian ini memiliki struktur tambahan berupa selubung ekor, lempengan dasar, dan serabut ekor. Pada setiap ujung serabut ekor terdapat reseptor yang berfungsi untuk menerima rangsang.

C. Perkembangbiakan Virus Virus hanya dapat berkembang biak pada sel-sel hidup dan untuk reproduksinya virus hanya memerlukan asam nukleat. Karena dapat melakukan reproduksi, maka virus dianggap sebagai makhluk hidup (organisme). Di dalam proses reproduksi, virus memerlukan lingkungan sel hidup (di dalam jaringan tubuh) sehingga virus memerlukan organisme lain sebagai inang atau hospesnya. Contoh organisme yang menjadi hospes virus adalah bakteri, jaringan embrio, hewan, tumbuhan, dan manusia. Proses reproduksi virus disebut replikasi (penggandaan diri tubuh virus). Proses replikasi virus semenjak
15 | V I R U S

menempel pada sel inang sampai terbentuknya virus yang baru melibatkan siklus litik dan siklus lisogenik. 1) Siklus Litik Siklus litik diakhiri dengan lisis dinding sel inang dan kematian sel inang akibat virus menyintesis enzim lisozim yang menyebabkan runtuhnya dinding sel inang. Siklus litik virus yang telah berhasil diteliti oleh para ilmuwan adalah siklus litik virus T (bakteriofaga), yaitu virus yang menyerang bakteri Escherichia coli (bakteri yang terdapat di dalam colon atau usus besar manusia). Siklus litik bakteriofaga terdiri atas 6 fase, yaitu fase adsorbsi, fase penetrasi sel inang, fase replikasi, fase sintesis, fase perakitan dan fase pemecahan sel inang. Berikut penjelasannya. 1) Adsorpsi, yaitu melekatnya ekor virus pada dinding sel bakteri. Terdapat reseptor khusus yang memperantarai pengenalan virus oleh sel inang. 2) Penetrasi, yaitu ujung serabut ekor virus masuk dan menyatu dengan sel bakteri sehingga terbentuk saluran dari tubuh virus ke bakteri. Virus memasukkan materi genetiknya (asam nukleat) ke dalam bakteri melalui saluran tersebut. kapsid virus tetap berada di luar sel bakteri. Jika telah kosong kapsid akan terlepas dan tidak berfungsi lagi. 3) Replikasi dan sintesis, yaitu setelah fag merusak DNA bakteri dan menggunakannya sebagai bahan untuk replikasi dan sintesis. Pada tahap replikasi, fag menyusun dan memperbanyak DNA-nya. Pada tahap sintesis, fag membentuk selubung-selubung protein (kapsid) baru. 4) Perakitan, yaitu bagian-bagian tubuh virus yang terbentuk dalam replikasi selanjutnya akan membentuk virus-virus bakteriofage yang baru. Pada virus RNA berlangsung di dalam nukleus, sedangkan pada virus RNA berlangsung di dalam sitoplasma sel inang. 5) Lisis, yaitu pecahnya sel bakteri yang mengeluarkan virus-virus baru yang akan menginfeksi bakteri dan memulai daur litik kembali. 2) Siklus Lisogenik Pada daur lisogenik, virus tidak menghancurkan sel bakteri. Asam nukleat virus tidak mengambil alih fungsi proses sintesis asam nukleat bakteri, tetapi menjadi bagian dari DNA bakteri (inang). Adapun tahapan dalam daur lisogenik sebagai berikut: 1) Adsorpsi dan penetrasi, prosesnya sama dengan daur litik. 2) Penggabungan, yaitu asam nukleat virus bergabung atau menyisip pada asam nukleat bakteri. Gabungan asam nukleat ini disebut profag. 3) Pembelahan, yaitu pada saat bakteri membelah diri, profag ikut membelah sehingga menghasilkan bakteri-bakteri yang mengandung profag 4) Perakitan, yaitu penyusunan partikel-partikel virus menjadi virus-virus baru 5) Lisis, yaitu lisisnya sel bakteri dengan mengeluarkan virus-virus baru yang selanjutnya akan mengikuti daur litik atau lisogenik kembali.

16 | V I R U S

1 6 9

A
5 4 7
Sumber : dokumen pribadi

Gambar 3. Perkembangbiakan virus

Keterangan gambar: A. Siklus Litik a. adsorpsi (1) Bakteriofaga melekat pada bakteri b. penetrasi (2) DNA fag masuk ke dalam sel inang c. Replikasi dan sintesis (3) DNA diuraikan (4) Terbentuk DNA fag baru menggunakan nukleotida milik DNA inang (5) Sel inang melakukan transkripsi dan translasi DNA fag untuk menghasilkan protein fag d. Perakitan dan lisis (6) Perakitan fag baru selesai. Enzim fag menyebabkan sel pecah (lisis) B. Siklus Lisogenik a. penggabungan (7) DNA fag bergabung dengan kromosom bakteri dan membentuk profag noninfektif b. pembelahan (8) Kromosom bereplikasi berlangsung selama beberapa kali pembelahan sel (9) Profag dapat keluar dari kromosom inang dan sel akan mengalami siklus litik. D. Peranan Virus bagi Kehidupan Dalam kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan virus dapat merugikan dan meng untungkan. Pada umumnya virus merugikan tubuh makhluk hidup yang menjadi inangnya. Virus bisa merugikan karena menimbulkan penyakit baik pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Tetapi ternyata ada juga virus yang menguntungkan, terutama bagi manusia. Berikut akan diberikan contoh jenis-jenis virus tersebut. a. Virus yang merugikan tubuh manusia 1) HIV (Human Immunodefi ciency Virus) Virus ini menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Defi ciency Syndrome), menyerang sel-sel darah putih limfosit T. Gejala penyakitnya adalah seperti gabungan gejala beberapa jenis penyakit karena menurunnya sistem kekebalan tubuh. 2) Virus ebola (ebola virus)
17 | V I R U S

Virus ini menyebabkan penyakit ebola yang mematikan. Virus ini menyerang sel-sel pertahanan tubuh. Gejalanya adalah demam yang disertai pendarahan. 3) Virus hepatitis (Hepatitis virus) Virus ini menyebabkan penyakit hepatisis B. Virus ini menyerang sel-sel hati, sehingga perut penderita membesar dan tubuhnya berwarna kuning. 4) Measles virus Measles virus menyebabkan penyakit cacar. Virus ini menyerang sel kulit dan menimbulkan gejala awal seperti demam, pilek, kemudian muncul luka cacar, yang dimulai dari wajah dan akhirnya keseluruhan tubuh. 5) Herpes Simplex virus Virus ini menyebabkan penyakit herpes. Virus ini menyerang membran mukus (lendir) pada mulut, alat kelamin, dan kulit. Gejala penyakitnya adalah kulit memerah dan muncul bintil-bintil seperti luka melepuh. 6) Human Papilomavirus Virus ini menyebabkan penyakit kutil pada manusia. Virus ini menyerang selsel kulit dan dapat menyebabkan kanker. Gejalanya adalah munculnya benjolan kulit. 7) Adeno virus Virus ini menyebabkan gangguan pada sistem respirasi dan menyebabkan tumor rahim pada wanita. Gejala serangan virus ini adalah perut sakit seperti menstruasi dan timbul benjolan di dalam rahim (perut). 8) Mumps virus Virus ini menyebabkan penyakit gondong atau parotitis. Virus ini menyerang kelenjar parotis, sehingga menimbulkan bengkak atau radang pada rahang. 9) Orthomycovirus Orthomycovirus menyebabkan penyakit influenza. Gejalanya panas tubuh tinggi, sesak nafas, keluar lendir pada rongga hidung, nafsu makan berkurang, pusing kepala, batuk, dan demam. 10) Rabiez virus (Virus rabies) Virus rabies menyerang sistem syaraf pada hewan atau manusia. Penyakit ini disebut penyakit anjing gila. Penyakit ini ditularkan pada manusia lewat gigitan hewan anjing, kucing, atau kera yang menderita rabies.Vaksin rabies pertama kali ditemukan oleh Louis Pasteur. 11) Poliomyelitis (Virus polio) Virus ini menyerang sistem syaraf, yaitu pada sistem alat gerak anak balita, sehingga menyebabkan kelumpuhan pada anggota gerak bagian bawah (kaki). Penyakit polio ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin polio. Vaksin polio ditemukan pertama kali oleh Jonas Salk. b. Virus yang merugikan tubuh hewan Berbagai jenis virus juga dapat menimbulkan penyakit pada hewan. Jenisjenis virus tersebut antara lain: 1) Paramyxovirus Virus ini menyebabkan penyakit NCD (New Castle Desease), menyerang sistem syaraf pada unggas (misal: ayam). Penyakit ini sering disebut penyakit tetelo atau parrot fever. Gejala penyakitnya mencret dan batuk-batuk. 2) Foot and Mouth Desease Virus ini menyebabkan penyakit pada kuku dan mulut, menyerang hewan ternak, seperti sapi, kuda, kerbau, domba, biri-biri, dan keledai.

18 | V I R U S

3) Rhabdo virus Virus ini menyerang sistem syaraf pada hewan (anjing, kucing, kera), menyebabkan penyakit rabies. Penyakit ini dapat menular ke manusia melalui gigitan hewan yang telah menderita penyakit rabies. 4) Rous Sarcoma Virus (RSV) Virus ini menyebabkan penyakit tumor pada ayam. 5) Bovine Papilo virus Virus ini menyebabkan penyakit tumor pada sapi. c. Virus yang merugikan tanaman 1) Virus Mosaik Tembakau (Tobacco Mosaic Virus, TMV) Virus ini menyebabkan penyakit mosaik pada daun tembakau. Gejalanya adalah timbulnya bercak-bercak berwarna kuning pada daun tembakau, sehingga menghambat pertumbuhan daun tembakau. 2) Virus Tungro Virus ini menyerang batang dan akar padi, sehingga tumbuhan padi menjadi kerdil (pertumbuhan yang tidak normal). Virus ini ditularkan melalui serangga yaitu wereng coklat dan wereng hijau. 3) Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) Virus ini menyebabkan penyakit degenerasi (penyakit tumor) pada batang dan daun jeruk. Virus ini menyerang sistem pembuluh pengangkut floem pada tanaman jeruk. d. Virus yang menguntungkan Di antara manfaat penting virus adalah virus berperan sebagai vektor pada bidang rekayasa genetika. Virus dimanfaatkan dalam kloning gen, yaitu produksi ADN yang identik secara genetis, untuk dimanfaatkan bagi kepentingan manusia. Beberapa contoh jenis virus ini adalah: 1) Virus yang digunakan untuk membuat hormon insulin, untuk menyembuhkan penyakit gula (diabetes melitus). Hal ini merupakan rekayasa yang berguna di bidang kedokteran. 2) Virus yang bermanfaat untuk mengendalikan serangga yang dapat merusak tubuh tanaman. Sehingga bisa digunakan untuk membasmi hama dalam bidang pertanian. 3) Virus untuk terapi gen. Terapi gen adalah upaya penyembuhan suatu penyakit keturunan yang disebabkan oleh pewarisan gen. E. Pencegahan terhadap Virus Tindakan pencegahan terhadap serangan virus bisa dilakukan baik secara kuratif maupun secara preventif. Tindakan kuratif adalah dengan memberikan obat pada penderita penyakit yang disebabkan oleh virus. Jadi, tindakan ini diambil setelah terjadi serangan virus. Sedangkan tindakan preventif adalah dengan memberikan suntikan vaksin, disebut vaksinasi. Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen (penyebab penyakit) yang sudah dilemahkan. Pemberian vaksin tersebut dapat memberikan kekebalan secara aktif. Saat ini telah ditemukan berbagai macam vaksin untuk mencegah penyakit akibat virus. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: a. Vaksin cacar, digunakan untuk mencegah penyakit cacar. b. Vaksin polio, digunakan untuk mencegah penyakit polio. c. Vaksin campak, digunakan untuk mencegah penyakit campak. d. Vaksin hepatitis (A,B,C), digunakan untuk mencegah penyakit hepatitis. e. Vaksin rabies, digunakan untuk mencegah penyakit rabies. f. Vaksin influenza, digunakan untuk mencegah penyakit influenza.
19 | V I R U S

EVALUASI
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar! 1. Virus dianggap sebagai makhluk hidup karena . A. dapat melewati saringan bakteri B. dapat memperbanyak diri dalam sel hidup C. tubuhnya mengandung asam nukleat yang dilapisi protein D. dapat menyebabkan penyakit seperti aids E. dapat menyerang bakteri 2. Virus memiliki sifat-sifat berikut, kecuali . A. hanya memiliki satu macam asam nukleat (DNA atau RNA) B. tidak memilki sitoplasma, inti, dan selaput plasma C. virus dapat memperbanyak diri dalam sel hidup D. virus memiliki sitoplasma, inti dan selaput plasma E. dapat dikristalkan 3. Medium yang paling cocok untuk menumbuhkan suatu virus adalah . A. kaldu steril B. embrio tikus C. medium agar D. embrio ayam hidup E. garam fisiologis yang steril 4. Perhatikan gambar bakteriofag berikut!
1 2

6
3

DNA, leher, dan serabut ekor berturut-turut adalah. A. 1 3 4 B. 1 2 4 C. 2 6 5 D. 2 6 4 E. 1 6 4 5. Bagian tubuh virus yang berfungsi sebagai selubung yang berupa protein, mempunyai fungsi sebagai pelindung adalah . A. kapsid B. dna C. lempengan dasar D. ekor E. serabut ekor

20 | V I R U S

6. Perhatikan gambar dibawah ini!

Gambar diatas merupakan fase . A. adsorpsi B. lisis C. pembelahan D. perakitan E. penetrasi 7. Perhatikan gambar dibawah ini!

Gambar diatas merupakan fase . A. adsorpsi B. lisis C. pembelahan D. perakitan E. sintesis 8. Fase ini DNA fag mengadakan replikasi (menyusun DNA) menggunakan DNA bakteri sebagai bahan dan untuk membentuk selubung protein yang disebut kapsid, fase yang dimaksud adalah . A. Adsorpsi B. Penetrasi C. Replikasi D. Perakitan E. pembebasan 9. Penyakit dibawah ini yang disebabakan oleh virus adalah . A. polio, influenza, lepra, dan tipus B. campak, sifilis, influenza, dan lepra C. cacar, hepatitis, lepra dan pneumonia D. influenza, campak, hepatitis dan cacar E. tifus, polio, campak dan lepra 10. Peranan virus berikut ini yang bersifat menguntungkan bagi manusia adalah sebagai berikut, kecuali . A. menghasilkan vaksin B. menghasilkan toksin C. menghasilkan antitoksin D. melemahkan bakteri E. membunuh bakteri patogen

21 | V I R U S

B. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang benar! 11. Perhatikan gambar dibawah ini dengan seksama! 1 6 9

A
5 4 7 Tuliskan dengan menggunakan bahasamu sendiri mengenai tahapan-tahapan yang terjadi pada gambar tersebut! 12. Bagaimana penelitian Iwanovski, Beijerinck dan Stanley dapat menjelaskan ciri-ciri virus? Cobalah menganalisis hasil tiap penelitian tersebut! 13. Hampir semua orang pernah menderita influenza. Bahkan selama hidupnya, orang berkali-kali menderita influenza. Sering kali obat yang pernah berhasil meredakan influenza tidak lagi berhasil meredakan influenza yang selanjutnya. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? 3 8

22 | V I R U S

DAFTAR PUSTAKA
Firmansyah, Rikky., Mawardi H, Agus., Riandi, M Umar. 2008. Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Jawetz, M., Adelbergs. 2001. Mikrobiologi Kedokteran (edisi 23). Terjemahan Huriwati Hartanto. 2008. Jakarta : EGC. Kusumawati, Rohana., Dewi, Retnaningati. 2012. Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Klaten: Intan Pariwara. Pratiwi, D.A., Sri, Maryati., Srikini., Suharno., Bambang. S. 2012. Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga. Pratiwi, Sylvia T. 2008. Mikrobiologi Farmasi. Jakarta: Erlangga. Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2010. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran (Edisi Revisi). Jakarta: Binarupa Aksara. Subardi., Nuryani., Pramono, Shidiq. 2009. Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Sulistyorini, Ari. 2009. Biologi 1 Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Widayati, Sri., Rochmah, Siti Nur., Zubedi. 2009. BIOLOGI SMA/MA Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

23 | V I R U S