Anda di halaman 1dari 8

APLIKASI GROUTING

Grouting adalah salah satu teknik untuk meningkatkan stabilitas konstruksi dan tanah/batuan dengan cara menginjeksikan bahan grouting (semen) ke dalam lubang bor atau retakan suatu konstruksi/tanah/batuan yang tidak stabil, dalam proses ini pori-pori konstruksi/tanah/batauan akan terisi dengan bahan grouting. Pada tanah pengisian poripori tanah oleh bahan grouting akan membatasi permeabilitas dan memperbaiki sifat-sifat komprebilitas dan kekuatan tanah Macam Macam GroutingMacam-macam grouting dapat dibedakan menurut tujuan penggunaan dan isi grouting ipe ! tipe sementasi (grouting) berdasarkan tujuannya menurut "ames #arner ($%%&), dapat dibedakan menjadi lima (&) jenis, yaitu' 1. Sementasi penembusan/permeation grouting, (ementasi penembusan adalah teknik pelaksanaan sementasi dengan menyemprotkan bahan sementasi secara langsung terhadap konstruksi bangunan yang diperbaiki. Pada teknik grouting semacam ini biasa digunakan pada ' - irai diba)ah pencegahan rembesan - Perkuatan tero)ongan - Perkuatan sumur dalam - Perbaikan pondasi dalam (underpinning) 2. Sementasi pemadatan/compaction grouting, eknik compaction grouting biasa digunakan untuk' - Perkuatan tero)ongan - Perbaikan pondasi dalam (underpinning) 3. Sementasi re a!an "#racture/c$a%uage grouting&, (ementasi rekahan adalah injeksi sementasi pada suatu konstruksi teknik sipil untuk memperbaiki kerusakan pada struktur tersebut. (ementasi tersebut disuntikan secara langsung ke dalam tanah atau batuan yang mengalami keretakan. (ementasi rekahan digunakan untuk meningkatkan kekuatan geser sehingga daya dukung yang dihasilkan dapat bertindak sebagai resistensi tanah dan meningkatkan struktur. 4. Sementasi campuran/'et "mi(ing/'et grouting&, "et grouting adalah metode grouting yang menggunakan tekanan yang sangat tinggi untuk mengikis, mengganti tanah yang mengalami kerusakan dengan menggunakan campuran semen tanah yang baru. "et grouting adalah satu-satunya jenis grouting yang mampu mengobati semua jenis tanah dari tanah liat ke kerikil. "et grouting juga bermanfaat dalam *ona grouting yang terisolasi dari tanah dan untuk grouting di sekitar dan di ba)ah utilitas yang dikuburkan. 5. Sementasi isi "#i$$ grouting&, +ill grouting adalah sementasi yang dilakukan untuk menanggulangi/menambal tanah atau pun bangunan yang memiliki lubang sehingga perlu di isi dengan grouting. Sedang an berdasar an ba!an )ang diguna an menurut Soedib)o "*++,&, tipe sementasi "grouting& ada , tipe, )aitu1. In'e si ba!an imia erdiri dari bahan epo,y yang relatif cair, digunakan pada daerah retak bagian dalam yang dilaksanakan dengan cara injeksi. Pekerjaan injeksi grouting bisa dilakukan sebagai berikut' -or beton yang retak pada titik-titik yang telah direncanakan, bersihkan lubang tersebut Pasang pada lubang bor tersebut pipa alumunium untuk pipa inlet dan outlet, masingmasing diletakkan pada bagian a)al atau ba)ah dan bagian akhir atau atas .ntara pipa dan beton ditutup dengan bahan adhesi/e, kemudian tutup permukaan keropos atau retak dengan lapisan sealent atau spesi yang cepat mengeras -ila penutup permukaan sudah mengeras, sistem nlet dan outlet ini perlu dicoba dengan air sebagai bahan groutingnya, bagian permukaan yang telah ditutup bila terlihat masih bocor perlu ditambal ulang. -ila sistem telah berfungsi dengan baik, injeksi grouting sudah bisa dilaksanakan

"ika terlihat bahan grouting telah keluar dari pipa outlet, menandakan daerah yang digrouting telah terisi penuh, pipa outlet bisa ditutup (etelah bahan grouting mengeras, pipa inlet dan outlet dipotong, perbaikan sudah selesai. -erdasarkan hasil pengujian, injeksi epo,y dapat memulihkan dan meningkatkan kekuatan maupun daktilitas komponen struktur yang diperbaiki tersebut. 2. In'e si s)stem so$etanc!e 3. In'e si semen0njeksi semen merupakan salah satu jenis grouting yang dilakukan dengan bahan yang terdiri dari campuran semen grouting dan air dengan perabandingan berat 1 ' 1, dipakai untuk lubang keropos yang kecil atau pada daerah retak. Adapun ap$i asi.ap$i asi grouting $ainn)a ada$a! sbb-

1. Ap$i asi Grouting Pada /endungan


Grouting semen sekarang ini sering digunakan untuk memperbaiki kondisi batuan pondasi dari bendungan atau pondasi bangunan pelimpah. 2al-hal yang perlu diperhatikan pada perbaikan pondasi ini, antara lain ' 1) Pondasi batuan sesuai dengan kondisi geologinya, baik dari jenis batuan penyusun maupun struktur ba)ah permukaan sangat /ariatif dari satu lokasi ke lokasi lain. $) Perlu mencermati penampang geologi dan penampang permeabilitas melintang dan memanjang tapak bendungan untuk mempersiapkan pekerjaan pondasi ba)ah Permukaan 3) Metode grouting (grouting) dinilai cocok untuk memperbaiki pondasi ba)ah permukaan yang lebih dalam 1% m hingga 1%% m tanpa melakukan penggalian dan cukup dengan pengeboran dari permukaan pondasi. 4) .dapun tujuan utama perbaikan pondasi dengan grouting (grouting) adalah '

Mengurangi intensitas aliran filtrasi (kebocoran-kebocoran) dari )aduk yang mengalir keluar melalui rekahan yang terdapat pada pondasi bendungan. Mengurangi gaya ke atas (uplift) pada dasar calon bendungan yang disebabkan oleh tekanan air tanah yang terdapat dalam lapisan pondasi. Meningkatkan daya dukung batuan yang membentuk lapisan Pondasi calon bendungan. Perbaikan atau perkuatan pondasi bendungan dengan cara grouting berdasarkan maksud dan manfaatnya dapat dikelompokan menjadi ' 1) Grouting irai (5urtain Grouting) -erfungsi membuat tirai.sekat kedap air yang dapat menahan rembesan yang besar dengan memperpanjang filtrasi sehingga berfungsi pula mengurangi uplift dan kemungkinan piping. $) Grouting 6onsolidasi (5onsolidation Grouting) -erfungsi merekondisi struktur batuan pondasi yang mengalami kerusakan )aktu digali, baik dengan alat besar ataupun dengan peledakan. Meningkatkan kekuatan geser batuan yang jelek, hancur dan berkekar. 6edalaman ber/ariasi dari & m hingga 1% m dan spasi dari & m hingga $,& m dalam sistim grid.

3) Grouting (elimut (-lanket Grouting) -erfungsi menahan rembesan air pada lapisan permukaan pondasi yang melalui retakan-retakan, umumnya berdampingan dengan grouting tirai pada dasar *ona inti kedap air, kedalaman umumnya & m dan jarak $,& m& m. 4) Grouting Pengisian (+illing Grouting) -erfungsi mengisi rongga (ca/ities), rongga antara lining beton dan batuan pada tero)ong yang dikenal sebagai backfill grouting. &) Grouting (ambungan (5ontact Grouting, "oint Grouting) -erfungsi mengisi sambungan antara beton lama dan baru, mengisi rongga susutan beton dan rongga susutan antara steel liner dan beton.

2. Ap$i asi Grouting Pada Tero0ongan


Grouting 7ntuk ero)ongan -erbeda dengan grouting pada sumbu bendungan dan lainnya, pada pelaksanaan grouting untuk tero)ongan ini dapat dilakukan baik dari dalam tero)ongan maupun dari atas permukaan. 2ampir semua jenis injeksi semen (grouting) diterapkan dalam pekerjaan tero)ongan, namun bila hal tersebut kita batasi pada injeksi semen, maka secara garis besar grouting dalam tero)ongan sering dilakukan untuk berbagai maksud seperti dijelaskan berikut ini '

Grouting batuan me$a$ui $ubang bor dari da$am tero0ongan . Prinsip dan metoda grouting untuk keperluan ini adalah sama seperti grouting pada batuan dari permukaan tanah.

Grouting rongga 1o2erbrea 1 )ang ada di atas beton 1$ining1 tero0ongan , suatu hal yang hampir tidak mungkin untuk meletakkan beton secara penuh sampai atap batuan tero)ongan. 6arena itu beton 8lining8 tero)ongan akan selalu mempunyai jarak tertentu terhadap batuan di atap tero)ongan, yang berupa rongga 8o/erbreak9. Penanggulangan untuk masalah ini biasanya dilakukan grouting untuk mengisi rongga-rongga tersebut. Pekerjaan injeksi semen untuk maksud tersebut diatas dikenal dengan beberapa istilah antara lain o/erbreak grouting, backpack grouting dan backfill grouting.

3. Ap$i asi Grouting /atuan da$am Tero0ongan


:alam pekerjaan penero)ongan sering timbul masalah yang cukup mengganggu oleh karena besarnya jumlah air mengalir kedalam tero)ongan. -esarnya jumlah air ini dapat dipakai sebagai salah satu indikasi adanya beberapa bentuk 8discontinuity8 seperti sesar, kekar, lapisan pemba)a air dan struktur geologi yang lainnya yang merupakan jalur perlemahan. 7ntuk mencegah gangguan ini perlu dilakukan upaya mengurangi jumlah air dan meningkatkan kekuatan di daerah jalur perlemahan dengan cara injeksi semen (grouting) pada batuannya sampai panjang dan kedalaman tertentu.

4. Grouting Rongga O2erbrea Tero0ongan

;ongga yang terdapat di atas 8lining8 beton tero)ongan biasanya sangat panjang dan sangat mudah dimasuki oleh grout melalui lubanglubang grout yang dibuat pada atap tero)ongan. (eringkali grout dapat

terpompa dari satu lubang dan keluar melalui lubang yang lainnya. :isamping itu ada beberapa rongga yang pendek-pendek dan hal ini tidak perlu menjadi masalah karena posisi dan dimensi rongga telah dapat diketahui sebelumnya, sehingga prose-durnya adalah dilengkapi dengan lubang grout pada jarak antaranya sekitar 1.&% meter sentris sepanjang tero)ongan. Percobaan menunjukkan bah)a spacing ini cukup baik dalam mencapai penginjeksian rongga. <ubang grout dapat dibuat ber/ariasi dalam posisinya pada bagian puncak tero)ongan. :alam tero)ongan yang diameternya lebih besar dari 3% kaki (= meter), harus ada $ atau 3 lubang grout pada setiap jarak 1.&% meter dan ini harus memotong atap dan ber/aria-si pada puncak, berjarak 1.&% meter ke kiri dan ke kanan dari tempat tersebut. Prosedur pelaksanaan grouting rongga secara garis besar adalah ' 1. #ater Pressure est pada setiap lubang dengan tekanan rendah, yaitu sekitar 1 p.s.i. (1 bar). 7sahakan menghemat air yang diinjeksikan. 2anya menggunakan air yang cukup banyak untuk mencari lubang mana yang saling berhubungan. $) Pasanglah fitting seperti pada gambar &.1&. pada pipa, untuk lubang yang akan digrouting dan juga pada seluruh lubang yang diduga saling berhubungan melalui rongga o/erbreak. 3) 0njeksikan grout kental misalnya %.> ' 1 pada tekanan maksimum kira-kira 3% psi ($ -ar). utup setiap lubang penghubung jika grout kental keluar melalui lubang yang lain, dan kemudian alirkan keluar sesering mungkin untuk mengeluarkan penimbunan air atau grout yang encer. 4) Pertahankan tekanan maksimum yang diijinkan selama 3% menit, kemudian matikan dan biarkan lubang injeksi dan lubang yang saling berhubungan dengannya ditutup untuk jangka )aktu 4 jam. &) (angat dianjurkan pengerjaan secara sistematik sepanjang tero)ongan dari satu ujung ke ujung yang lainnya. ?) -eton lining tero)ongan harus berusia paling sedikit 3 minggu sebelum grouting ini dilakukan.

Grouting Pada Sumbat /$o /eton 3a$am Tero0ongan Grouting dilakukan disekeliling sumbat yang ditempatkan pada 9lining9 beton tero)ongan. (ituasi ini sering dilakukan pada tero)ongan pengelak (di/ersion tunnel) suatu bendungan dimana pekerjaan bendungan telah sampai pada tingkat di mana tero)ongan pengelak tidak diperlukan lagi. ero)ongan tersebut secara permanen ditutup dengan sumbat beton besar. "ika sumbat ini ditempatkan pada tero)ongan tanpa 8lining9, diperlukan 9o/er-break grouting9. etapi meskipun sumbat tersebut ditempatkan di antara 8lining8 beton dan diameternya lebih dari ? meter, konstruksi beton di dalamnya akan menimbulkan retakan di sekelilingnya yang cukup besar. 7ntuk memperkuat dan menutup retakan yang timbul tersebut perlu dilaku-kan grouting dengan teknik yang hampir mirip dengan pekerjaan injeksi untuk 8contraction joint grouting8.

5. Inter#ace Grouting
Mengingat celah/rongga interface sepanjang liner baja biasanya hanya pendek, pada umumnya hanya dibuat satu lubang lubang grout yang berpotongan dengannya. 0ni berar-ti bah)a udara dan air dalam celah tidak dapat dikeluarkan melalui lubang kedua dan karena itu harus digunakan pompa /akum untuk mengosongkan celah/rongga agar supaya grout dapat masuk kedalamnya. 2al ini mungkin agak sedikit aneh bagi yang belum pernah, bah)a grouting ke arah atas mela-lui hanya satu lubang grout saja. Pekerjaan ini merupakan suatu hal yang relatif agak sulit, namun pemompaan /akum untuk mengosongkan celah/rongga adalah satu-satunya jalan untuk memperoleh hasil yang baik.

eknik Pelaksanaan eknik injeksi untuk satu lubang adalah sebagai berikut ' 1. Peralatan /acuum dihidupkan dan /al/e pada lubang dibuka. $. :i dekat lubang yang akan dipasang dibuka dan selembar kertas lunak, lembab diletakkan di atasnya. "ika kertas tersebut tersedot ke dalam, hal ini memberikan indikasi adanya hubungan dengan lubang yang di/akumkan. 3. :alam hal pem/akuman dengan intensitas $4@ 2g. -eberapa menit dari pekerjaan ini cukup untuk dapat mengosongkan celah/rongga. "ika satu lubang telah kosong (/acuum), grout dengan campuran %.> ' 1 disiapkan dan disirkulasikan melalui lengan grouting pada fittings. 6emudian bersamaandengan aliran yang cepat ini, grout dibelokkan melalui lubang grout dan /acuum ditutup. 4. 5elah/rongga akan terisi grout dalam beberapa detik dan hampir tidak diperlukan tekanan. "ika tidak ada hubungan dengan lubang yang lainnya, injeksi dapat dihentikan kira-kira 1& menit, dan lubang grout dijaga tertutup paling sedikit selama 4 jam. &. "ika ada hubungan antar lubang grout, akan terjadi bleeding dan diperlukan untuk mengeluarkan grout encer yang terjadi. ekanan pada lubang injeksi harus dijaga secara konstan paling sedikit selama 3% menit.

.plikasi Grouting pada tero)ongan

3A4TAR PUSTAKA !ttp-//0005bacso$5co5u /inde(5p!p/tec!ni%ues/grouting/

http://www.civilcorner.tk/2011/04/mat-macam-macam-grouting.html http://www.scribd.com/doc/545993 /3 /!routing-"engisian-#illing-!routing