Anda di halaman 1dari 8

Asyiknya jadi instruktur Kejadian ini aku alami saat aku masih bekerja part-time di salah satu lembaga

pendidikan komputer di Jakarta. Waktu itu salah seorang temanku ada yang menawarkan lowongan di tempat tersebut sebagai instruktur komputer part-time. Aku pikir boleh juga, toh mata kuliahku juga tinggal sedikit sehingga dalam seminggu paling cuma dua hari kuliah. Sisanya ya nongkrong di tempat kost atau jalan sama temen-temen. Kira-kira di bulan ketiga aku menjadi instruktur, aku mendapat murid yang mengambil kelas privat untuk icroso!t "!!ice !or #eginner. Sebetulnya aku paling malas mengajar beginner di kelas privat. $oh kalo cuma pengenalan ngapain mesti privat. Kalo advanced sih ketauan. %ampir saja aku tolak kalau waktu itu aku tidak melihat calon muridku tersebut. &amanya 'elice, siswi kelas tiga S ( di salah satu sekolah swasta yang cukup borju di Jakarta. Secara tak sengaja aku melihatnya menda!tar diantar maminya, saat aku mau mengambil beberapa )* di ruang administrasi. $ubuh 'elice terbilang tinggi untuk gadis seusianya, mungkin sekitar +,- cm .aku mengetahuinya karena saat dia berdiri tingginya kira-kira sedaguku, sementara tinggiku +-/ cm0 dengan berat mungkin 12-an kg. Kulitnya putih bersih, wajahnya oval dengan kedua mata yang cukup tajam, hidung yang mancung dan bibir yang mungil. 3ambut coklatnya yang dihighlight kuning keemasan tergerai sebatas tali bra. 'elice cukup cepat menangkap materi yang kuberikan. ateri beginner yang sedianya diselesaikan /1 session, dituntaskan 'elice hanya dengan +4 session. Apa boleh buat, sisa waktu yang ada hanya bisa kugunakan untuk memberinya latihan-latihan, karena kebijakan dari lembaga pendidikan tidak memperbolehkan murid mengakhiri term meskipun materi telah selesai. Aku juga tidak diperbolehkan memberi materi yang lebih dari kurikulum yang diambil si murid. 5a sudah, aku hanya menjaga integritas saja. *i sisa session, sambil latihan aku banyak mengobrol dengan 'elice. 6adis manis itu sangat terbuka sekali denganku. 'elice cerita mulai dari keinginannya kursus untuk persiapan kuliah di bidang kesekretarisan nanti, tentang pacarnya, keluarganya yang jarang memberinya perhatian karena kedua orang tuanya sangat sibuk, sampai urusan... ehm seks. Aku cukup terkejut saat mengetahui bahwa 'elice sudah mulai berhubungan seks semenjak kelas tiga S 7 dengan pacarnya yang berusia 8 tahun lebih tua darinya. Semenjak itu 'elice merasa ketagihan dan selalu mencari cara untuk memuaskan na!sunya. *ia pernah pacaran dengan 1 cowo sekaligus hanya untuk mendapatkan kepuasan seksnya. Kami saling bertukar cerita. *an 'elice juga terkejut ketika mengetahui bahwa hubungan badanku yang pertama malah dengan ibu kost. Kami pun banyak bertukar pengalaman. Sampai akhirnya 'elice telah menyelesaikan term kursusnya, kami tetap kontak lewat telephone. Suatu ketika 'elice memintaku untuk mengajar di rumahnya. 3upanya setelah mahir menggunakan icroso!t "!!ice, banyak teman-teman sekolahnya yang tertarik ingin

belajar juga. 'elice pun menawarkan mereka untuk 9main belakang:. Karena biaya kursus di lembaga tempatku mengajar cukup mahal, 'elice mengajak teman-temannya untuk membayarku mengajar di rumahnya dengan separuh harga. Sementara mereka minta kepada orang tua mereka harga kursus di lembaga. 'elice and the gank ada enam orang termasuk 'elice sendiri. *an aku baru tahu bahwa mereka korban kesibukan orang tuanya masing-masing. 5ah, tipikal anak-anak metropolitan yang diberi kasih sayang hanya dengan uang. Angie, ;anya, Sisil, <ala dan =ke adalah teman-teman sekolah 'elice. Seru juga ngajarin mereka. Kadang aku mesti meladeni candaan mereka, atau rela menjadi bahan ledekan .karena hanya aku yang cowo0. %ari itu baru jam ++ ketika 'elice meneleponku. *ia memintaku untuk datang lebih cepat dari waktu belajar biasanya. Aku oke-oke saja karena waktunya memang cocok. Jam / aku sudah berada di rumah 'elice. >$umben 'el, jam segini udah nyuruh gue dateng.? tanyaku. >=ya, lagi bete...? jawabnya dengan wajah agak kusut. Aku mengacak-acak rambutnya pelan, lalu mencubit hidungnya. >Kenapa nih@ )erita dong...? 'elice tersenyum sambil mencubit pinggangku. $iba-tiba gadis itu menarik lenganku dan mengajak ke kamar tidurnya. >%ei..hei.. apa-apaan nih..? seruku. >&ggak apa-apa hihihi....? 'elice terus menarikku hingga ke atas ranjangnya. $anpa pikir panjang lagi aku segera merengkuh tubuh langsingnya yang terbungkus kaus ketat dan celana pendek. Aku lumat bibir mungilnya yang lembut. > mmhh... mmm...? bibir kami saling melumat. 'elice kelihatan asyik sekali menikmati bibirku. Kedua tangannya sampai meremas rambutku. Sementara kedua tanganku masuk dari bawah kaus untuk merengkuh payudaranya yang masih terbungkus bra. (gh.. bulat sekali, bentuknya betul-betul sempurna. Aku meremas-remas payudara 'elice. 6adis itu semakin berna!su. <idahnya semakin liar menjelajahi mulutku, dan remasan tangannya semakin erat. $anpa aku minta 'elice melepas sendiri kaus yang 9mengganggunya: berikut dengan branya. %mm.. terlihat jelas sudah dua gundukan payudaranya yang bulat dan montok. 5ang aku heran kenapa kedua puting susunya masih berwarna merah muda. 7adahal 'elice cerita bahwa dia sudah sering sekali berhubungan badan. $anpa ampun aku langsung menyambar payudaranya dengan mulutku. <idahku menari-nari lincah mengikuti lekukan payudaranya yang indah. >Sshh.. 3iiooo..... aaahhh...? 'elice mendesah keasyikkan. Kepalaku dipeluk erat ke dadanya. (pss.. hampir aku sesak na!as dibuatnya. <idahku terus bermain di kedua payudaranya. Juga putingnya. %hmm.. nikmat sekali, putingnya betul-betul kenyal. Aku menggigitinya pelan-pelan untuk memberikan sensasi di puting 'elice. >Aahh.. 5oooo....? tubuh 'elice menggelinjang menahan rasa nikmat. Kami saling berpelukan erat, dan tubuh kami bergulingan tak karuan di atas ranjang. 6airah 'elice semakin memuncak. *engan liar gadis itu mencopoti semua kancing bajuku dan menanggalkannya dari tubuhku.

>(uhh.. awas ya, sekarang gantian..? katanya. Aku diam saja ketika 'elice dengan penuh hasrat melepas celana panjang dan celana dalamku. $ubuhku sudah bugil tanpa busana. *engan penuh na!su, 'elice langsung menyambar batang penisku yang mulai mengeras, dan mengisapnya. Aku tersenyum melihat gayanya yang buas. Aku sedikit memiringkan tubuhku agar bisa mencapai celana pendeknya. $anpa kesulitan aku melepas celana pendeknya dari tubuh 'elice, sekaligus dengan celana dalamnya. %mm.. paha gadis itu benar-benar putih dan mulus. Aku segera merangkul kedua pahanya untuk melumat kemaluan 'elice yang tersembunyi di pangkal pahanya. Kami 9terjebak: dalam posisi ,4. *engan liar lidahku menjelajahi permukaan vagina 'elice. Jemari-jemariku membantu membeleknya. Aahh.. aroma khas itu langsung tercium. Aku langsung mengulum klitoris 'elice yang seolah melambai padaku. >(ughhhh.. aahhh... 5ooo.... gila lo.... aahhh...? 'elice sampai menghentikan kulumannya di penisku untuk meresapi kenikmatan yang kuberikan di vaginanya. Aku tak mempedulikan desahan 'elice yang keasyikan, lidahku semakin liar menjelajahi vaginanya. Klitoris 'elice sampai basah mengkilat oleh air liurku. $ak tahan oleh kenikmatan yang kuberikan lewat mulut, 'elice segera bangkit dari posisinya dan memutar tubuhnya yang indah. *alam sesaat saja tubuh putih mulus itu telah menindih tubuhku. Kedua tangannya bertumpu di ranjang mengapit leherku. >)ome on 5o.. give me the real one.... ssshhhh...? desahnya penuh na!su sambil mendekatkan vaginanya ke batang penisku. Aku membantunya dengan menuntun penisku untuk masuk ke dalam liang kenikmatan itu. Ssllppp... bbleeessss... >Sshh... sshhh.... oooohhh.... 5oo....? 'elice merintih keasyikan seiring dengan tubuhnya yang naik turun. Sementara kedua tanganku asyik memainkan kedua puting susunya yang kenyal. #ibir mungil 'elice yang terus mendesah kubungkam dengan bibirku. <idahku bermain menjelajahi rongga mulutnya. $ubuh 'elice mulai menggelinjang menahan kenikmatan yang kuberikan dari segala arah. 7antatnya semakin cepat naik-turun. *engan gemas aku memeluk tubuh indah itu, dan berguling ke arah yang berlawanan. Sekarang aku yang menguasai permainan. 'elice merentangkan kedua belah kakinya yang putih mulus itu. $anpa ampun aku kembali menghujamkan batang penisku yang sudah basah ke dalam vaginanya. 'elice kembali merintih tak karuan. Sementara kedua tanganku bergerilnya menjelahai pahanya yang mulus. *engan jemariku aku berikan sensasi di sekitar paha, pantat dan selangkangan 'elice. $ubuh 'elice semakin menggelinjang. 6adis itu tak kuasa lagi menahan nikmat yang dirasakannya. *inding vaginanya mulai berdenyut. >3iooo... sshhhh.... aahhhhh....? akhirnya 'elice mencapai klimaksnya. )airan kewanitaannya membanjiri penisku di dalam sana. $ubuhnya langsung tergolek pasrah. Aku tersenyum melihat ekspresinya. $iba-tiba 'elice merengkuh leherku dan mendekatkan ke wajahnya. >Awas ya, bentar lagi tunggu pembalasan gue..? desahnya dengan nada menantang. >)oba kalo bisa, gue mau liat...? jawabku balik menantang seraya mengecup bibirnya. Kemudian kami bersih-bersih bersama di kamar mandi. Aku dan 'elice mengulangi lagi permainan tadi di kamar mandi, dan untuk kedua kalinya gadis manis itu mencapai

klimaksnya. Sekitar jam setengah empat sore sebenarnya waktu belajar akan dimulai, namun 'elice memaksaku untuk melakukannya sekali lagi di ranjangnya. 6adis itu penasaran sekali karena aku belum mencapai klimaks. Semula aku menolak karena takut sebentar lagi yang lain datang. &amun 'elice membungkam mulutku dengan puting susunya. Apa boleh buat, kami kembali melanjutkan permainan. #enar saja, sepuluh menit sebelum jam empat tiba-tiba pintu kamar terbuka. 3upanya kami baru sadar kalau pintu depan dari tadi tidak dikunci. Sisil dan =ke yang baru saja datang langsung nyelonong ke kamar setelah tidak mendapatkan 'elice di ruangan lain. >%ei... gila lo berdua..AAAA? Sisil menjerit heboh. Aku dan 'elice yang sedang dalam posisi doggie style terkejut dengan kedatangan mereka. Aku menatap 'elice dengan bingung, tapi gadis itu tenang-tenang saja. >Aduh 'el, lo kok gak bilang-bilang sih kalo mo barbeBuean... ajak-ajak dong..? cetus =ke tak kalah hebohnya. 'elice menanggapi dengan tenang. >(dah nggak usah ribut, lo join aja langsung sini..? tanpa dikomando dua kali kedua gadis itu langsung melepas pakaiannya dan bergabung dengan aku dan 'elice di ranjang. %mmm... aroma sabun dan shampoo yang masih segar segera tercium karena mereka berdua baru saja mandi. Cntah kenapa hari itu Angie, ;anya dan <ala kebetulan tidak datang. Angie sempat menelpon untuk memberitahu bahwa dia harus mengantar kakaknya ke dokter. ;anya ada acara weekend dengan keluarganya, sehingga harus berangkat sore itu juga. Sedangkan <ala tidak ada kabar. %ari itu otomatis tidak ada session. Kami berempat bersenang-senang di kamar 'elice sampai menjelang malam. Aku sempat tiga kali mencapai klimaks. 5ang pertama saat dengan 'elice, tapi aku harus membuang spermaku di mulutnya karena 'elice tidak mau ambil resiko. Klimaks yang kedua ketika =ke dan 'elice melumat batang penisku berdua. Aku betul-betul tak tahan saat mulut mereka mengapit batang penisku dari sisi kiri dan kanan. *an yang terakhir aku tuntaskan di dalam vagina Sisil. Semula aku akan mencabut penisku untuk mengeluarkan spermaku di luar. &amun Sisil yang sudah kepalang na!su malah mempererat pelukannya di tubuhku, hingga akhirnya spermaku menyembur di dalam. *an pada saat yang bersamaan Sisil juga mencapai klimaksnya. Setelah makan malam, Sisil dan =ke menelpon ke rumah masing-masing untuk memberitahu bahwa mereka menginap. *an kami pun mengulangi kenikmatankenikmatan itu semalam suntuk. *i rumah 'elice betul-betul bebas, sehingga permainan kami berempat betul-betul variati!. Kadang di ranjang, di ruang tamu, di so!a, di meja makan, di kamar mandi, di kolam renang. 5ang paling gila waktu =ke mengajakku bermain di gaDebo kecil yang dibangun di halaman belakang rumah 'elice. Waktu itu sudah jam + pagi. Asyik sekali ditemani hawa dingin kami saling menghangatkan. alam itu aku betul-betul akrab dengan Sisil dan =ke. $ak seperti sebelumnya, meskipun

akrab namun mereka masih menganggapku seperti guru mereka, jadi masih ada rasa segan. *ari obrolan kami, aku mengetahui bahwa sebetulnya mereka berenam sama-sama pecandu seks. 'elice cerita bahwa mereka sering sekali ngerjain anak-anak kelas satu yang baru di sekolah mereka. 3umah 'elice ini sering sekali dijadikan ajang pesta seks mereka. Aku sampai geleng-geleng mendengar kegilaan mereka. %ari-hari berikutnya aku jadi akrab dengan mereka berenam. *i kesempatan lain aku berhasil menikmati tubuh keenam abg itu pada hari yang sama. %ubungan aku dan mereka sempat berlangsung lama, hingga akhirnya setelah mereka lulus sekolah dan mereka saling berpencar. ;anya, Sisil dan <ala melanjutkan studi mereka ke Aussie, sedangkan =ke memilih belajar di (SA, Angie dan 'elice sama-sama ke Singapore. $api kami masih kontak via chat dan email. #eberapa bulan lagi rencananya mereka akan sama-sama pulang ke =ndonesia, dan kami sudah mempersiapkan rencana pesta yang luar biasa. $unggu aja ceritanya.. $A A$ Asiknya rame rame <ia sedang duduk menyelesaikan ceritanya di komputer waktu aku, *oni dan 'erry datang ke kamarnya. $iba-tiba kami bertiga sudah ada di samping dan di belakangnya sambil ikut membaca ceritanya di monitor. EWah, ceritamu bikin horny loh..AE kataku yang diiyakan juga oleh *oni dan 'erry. 5ang membuat <ia kaget, 'erry dan *oni yang berdiri di samping kiri-kanannya membaca monitor sambil mengusap-usap celana bagian depannya yang nampak makin lama makin menonjol. <ia semakin kaget lagi sewaktu mereka secara bersamaan tiba-tiba membuka celana sekaligus )*-nya ke bawah, sehingga di kanan-kiri <ia muncul dua benda panjang menjulur ke depan. 3upanya mereka sudah tidak tahan membayangkan cerita di komputer <ia, apalagi melihat penampilan <ia malam itu yang hanya berdaster transparan. E$uh kan, jadi keras nih punyaku.., ayo pegang..AE kata *oni sambil menarik tangan <ia dan ditempelkannya di batang penisnya sekaligus penis 'erry. ECh, ngapain nih pada..@E tanya <ia sambil agak meronta. E(dah deh, pegang aja..AE kata *oni yang tiba-tiba menyusupkan tangannya ke daster <ia bagian atas terus ke bawah hingga menyentuh gundukan buah dadanya yang tak ber-#% itu. <ia langsung menggeliat merasakan usapan tangan *oni pada bagian sensiti!nya yang menimbulkan sensasi tersendiri, sehingga <ia tidak lagi meronta dan malah menikmati genggaman tangannya pada batang penis 'erry dan *oni. 'erry pun tidak mau kalah, tangannya ikut masuk menggerayangi buah dada yang kiri sambil memilin-milin lembut puting <ia yang semakin mengeras. EAaah.., ssshh..,E desahnya merasakan kenikmatan sambil tangannya terus menggenggam dan sesekali mengocok batang penis mereka.

ereka serentak menghentikan kegiatannya, dan menyuruh <ia berdiri dari kursi menuju ke ranjangnya. *aster <ia yang sudah tidak karuan menyangga tubuhnya langsung terlepas bersamaan dengan tangan 'erry yang menarik cepat tali dasternya. Sambil memegangi tangan <ia, kini mereka dapat bebas melihat kemulusan tubuhnya yang tinggal berbalut )* mini itu. <ia disuruh berhenti di dekat ranjangnya, dimana aku sudah duduk menunggu, duduk di pinggir ranjangnya tanpa busana. <ia semakin pasrah sambil berdiri waktu 'erry dan *oni merentangkan kedua tangannya, dan mulai menciumi dari mulai ujung jari hingga ke lengan bagian atas. #ulu-bulu halus <ia langsung berdiri menerima perlakuan ini. Kecupan dan permainan lidah 'erry dan *oni di sepanjang kulit tangan <ia membuatnya seperti terbang melayang. 3intihannya semakin menggila sewaktu mereka menaikkan tangan <ia ke atas dan menyusupkan bibir-bibir mereka ke ketiaknya. Jilatan-jilatan 'erry dan *oni yang belum pernah <ia rasakan sebelumnya itu, membuat <ia menggelinjang kegelian penuh rangsangan. Kepalanya yang menengadah ke atas langsung disambut dengan ciuman *oni di samping leher dan telinganya, sementara 'erry meneruskan jelajahan bibir dan lidahnya yang liar ke samping pinggang <ia. Sementara tangannya di atas memegang kepala *oni yang asyik menyusuri telinga dan tengkuknya, aku berdiri dari ranjang dan tak kusia-siakan buah dadanya yang membusung itu dengan kukecup lembut di sekitarnya. 7utingnya yang mencuat kujilat, kukulum dan kuhisap bergantian yang membuat tubuhnya bergetar hebat menahan nikmat. *esahan dan erangannya yang semakin mengeras tidak terdengar lagi, karena tiba-tiba *oni membungkam mulut <ia dengan mulutnya yang liar sambil memiringkan kepala <ia. au tidak mau <ia melayani permainan bibir dan lidah *oni yang menari-nari di dalam rongga mulutnya. E mph... mmph..,E erangnya di tengah hebatnya serangan kami bertiga. Sementara itu 'erry sudah berada di bawah tubuh <ia yang asyik menciumi belakang batang kakinya mulai dari paha, betis hingga tumit kakinya. $angan 'erry yang tadinya meremas-remas pantat <ia, tiba-tiba begitu cepat turun ke bawah bersamaan dengan )*nya, hingga akhirnya tak sehelai benang pun menempel di tubuh <ia. 7emandangan indah gundukan vagina <ia tidak kusia-siakan dengan bibirku yang sudah turun dari melumat buah dadanya menjadi ke perutnya. Setelah puas memutar-mutarkan lidahku di seputar perut dan pusarnya, aku kembali duduk di pinggir ranjang dengan posisi wajahku berhadapan dengan vagina <ia. $anganku kemudian menarik pinggulnya lebih mendekat ke arah wajahku, dan bibirku langsung mengecup gundukan vagina <ia dengan lembut yang membuatnya menggeliat merasakan sensasinya. $idak puas dengan itu, makin kuturunkan tubuhku ke bawah dengan posisi berlutut. $anganku kemudian merenggangkan kakinya, hingga vagina <ia terbuka bebas

menggantung di depan wajahku. $idak lama kemudian kubenamkan wajahku ke selangkangan <ia yang kemudian diikuti oleh usapan lidah 'erry di seputar pipi pantatnya. <ia semakin hebat menggelinjang, apalagi sewaktu aku sudah mulai menjilat dan mengisap klitorisnya dari bawah yang membuat vaginanya semakin basah. <ia sudah tidak tahan dan mencoba meronta, tapi kami malah semakin menggila. $ubuh <ia kami dorong ke ranjang, dan kusuruh menungging di pinggir ranjang dengan posisi kakinya menggantung. *oni naik ke ranjang dan berlutut di depannya dengan penisnya yang mengarah ke wajah <ia. $angan *oni kemudian memegang rambut <ia dan menengadahkan kepalnya. E#uka mulutmu..AE perintah *oni yang segera diikuti, karena memang <ia sudah horny sekali, dan ingin melakukan apa saja. #egitu mulutnya terbuka, masuklah batang penis *oni yang tegang itu sedikit demi sedikit. <ia mulai merasakan nikmatnya mengemut penis *oni dengan memajumundurkan kepala sesuai gerakan tangan *oni di rambutnya. EAyo isep dan jilat sepuasmu..AE perintah *oni lagi yang segera diikuti <ia dengan menjilati sepanjang batang penisnya yang divariasi dengan mengemut kepala penisnya. Sambil terus menghisap, <ia merasakan ada sesuatu di bawah selangkangannya. $ernyata kepala 'erry sudah menengadah di antara kedua paha <ia dengan posisi badannya berada di bawah ranjang. #ibir dan lidah 'erry mulai beraksi dengan buasnya di vagina <ia. 5ang membuat <ia semakin histeris adalah ketika aku menyambut goyangan-goyangan pantatnya yang mencuat ke atas dengan menyapukan lidahku ke belahan pantat <ia dengan sesekali menusukkan ujung lidahku ke lubang pantatnya. $anganku pun tidak mau tinggal diam, maju ke depan meremas-remas buah dadanya yang menggantung. <engkaplah sudah bagian-bagian sentra kenikmatannya diserang habis-habisan. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan indah ini. Kutarik kepalaku dari pantatnya, dan kugantikan dengan menusukkan penisku ke vaginanya dari belakang. *an untuk mempermudah genjotanku, !erry memindahkan kepalanya dari selangkangan <ia ke bawah buah dadanya yang menggantung, dan mulai menggeluti puting <ia dengan mulutnya. #ersamaan dengan semakin cepatnya gerakan maju-mundur penis *oni di mulut <ia, kupercepat juga sodokan penisku ke lubang vaginanya sambil mencengkeram keras pinggulnya. Sampailah pada erangan keras <ia diikuti dengan mengejangnya tubuhnya tanda mencapai puncak. $erasa hangatnya cairan di lubang vagina <ia yang diikuti dengan kencangnya otot-otot di situ yang menjepit penisku. $anpa istirahat, *oni yang lalu mencabut penisnya dari mulut <ia, membaringkan dirinya dan menarik tubuh mulus <ia ke atasnya, hingga posisinya jadi berjongkok dengan vaginanya yang tepat berada di atas penis *oni yang masih tegak berdiri. Sesaat kemudian, terbenamlah penis *oni bersamaan dengan diturunkannya tubuh <ia. Crangan <ia terdengar cukup keras merasakan nikmat, dan semakin memacunya untuk mempercepat pompaan pada penis *oni.

Sementara itu, 'erry yang menunggu giliran mengambil inisiati! dengan berdiri di samping <ia, dan memasukkan penisnya ke mulut <ia dengan memutar sedikit kepalanya. ;agina dan mulut <ia kembali bekerja keras memompa, sementara aku juga tidak tinggal diam dengan menarik kedua tangan <ia ke belakang, lalu menjilat-jilat putting di buah dada kirinya yang terguncang-guncang seirama naik-turunnya tubuhnya. 3upanya *oni mencapai puncaknya lebih cepat. =a menekan tubuhnya ke atas yang diimbangi <ia dengan menahan ke bawah. 'erry yang sudah tidak tahan penisnya dilumat, langsung mengambil inisiati! dengan mendorong tubuh <ia ke samping hingga merebah di ranjang. Kedua tangan <ia direntangkan ke atas, hingga berpegangan pada ujung tiang ranjang, lalu kedua kakinya direntangkan, dan 'erry ambil posisi di antara kedua paha <ia. ;agina <ia yang terbuka langsung dihujam oleh penis 'erry yang masih basah bekas lidah <ia. 'erry mulai menyodokkan penisnya dengan lembut yang membuat <ia mengerang dan berusaha mengimbangi dengan memutar-mutar pinggulnya. Sementara itu, *oni yang berada di samping 'erry membantu merangsang <ia dengan menciumi, menjilat, dan mengulum jari-jari kaki <ia yang mulus itu. #ibir sensual <ia yang terus mengerang itu membuatku tidak tahan melihatnya. Aku bergerak maju dan kukangkangi wajahnya, hingga penisku yang masih tegang berada tepat di depan mulutnya. Kuangkat sedikit kepalanya dan kudorong masuk penisku. <ia pun menyambut dengan ganas perlakuanku ini. *ihisap dan dikulumnya penisku dengan bibir dan lidahnya. 6enjotan penis 'erry semakin cepat di bawah yang membuat <ia menggelinjang hebat. E mmh.. mmph.. mmmph..,E teriak <ia tertahan penisku di mulutnya bersamaan dengan melengkungnya tubuh <ia ke atas. <ia telah mencapai puncaknya bersamaan dengan 'erry. E$unggu, aku juga mau keluar..AE kataku lagi sambil melepas penisku dari mulutnya dan mengocok penisku di depan bibirnya yang sengaja dibukanya lebar. EAaagghh..AE erangku yang bersamaan dengan semprotan maniku ke wajah dan mulut <ia. $ak hanya itu, waktu semprotanku berhenti, langsung dikulumnya penisku lagi dalamdalam yang membuatku terasa ngilu tapi nikmat sekali. Akhirnya kami berempat merebah jadi satu di ranjang dengan perasaan puas yang mendalam. 5ang jelas kami semua merasakan Fasyiknya rame-rameF, mirip dengan slogan iklan rokok di $;. $A A$

Anda mungkin juga menyukai