Anda di halaman 1dari 20

2010

MAKALAH PHOTOGRAFI

NAMA KELAS

: RAHMATULLAH : XI

MULTIMEDIA NO : 27

Sejarah Photografi
Sejarah fotografi bermula jauh sebelum Masehi. Dalam buku The History of Photography karya Alma Davenport, terbitan University of e! Me"i#o Press tahun $%%$, &isebutkan bah!a pa&a aba& ke'( Sebelum Masehi )SM*, seorang pria bernama Mo Ti su&ah mengamati sebuah gejala. Apabila pa&a &in&ing ruangan yang gelap ter&apat lubang ke#il )pinhole*, maka &i bagian &alam ruang itu akan terefleksikan peman&angan &i luar ruang se#ara terbalik le!at lubang ta&i. Mo Ti a&alah orang pertama yang menya&ari fenomena #amera obs#ura. +eberapa aba& kemu&ian, banyak orang yang menya&ari serta mengagumi fenomena ini, beberapa &iantaranya yaitu Aristoteles pa&a aba& ke', SM &an seorang ilmu!an Arab -bnu Al Haitam )Al Ha.en* pa&a aba& ke'$/ SM, &an kemu&ian berusaha untuk men#iptakan serta mengembangkan alat yang sekarang &ikenal sebagai kamera. Pa&a tahun $((0, seorang ilmu!an -talia, 1iambattista &ella Porta menyebut 2#amera obs#ura2 pa&a sebuah kotak yang membantu pelukis menangkap bayangan gambar )+a#htiar3 $/*. Menurut S.arko!ski &alam Hartoyo )4//53 4$*, nama #amera obs#ura &i#iptakan oleh 6ohannes 7eppler pa&a tahun $8$$3 9+y the great 6ohannes 7eppler has &esigne& a portable #amera #onstru#te& as a tent, an& finaly give a &evi#e a name that stu#k3 #amera obs#ura: The interior of the tent !as &ark e"#ept for the light a&mitte& by a lens, !hi#h fou#usse& the image of the s#ene outsi&e onto a pie#e of paper.2 )Pa&a tahun $8$$ 6ohannes 7eppler membuat &esain kamera portable yang &ibuat seperti sebuah ten&a, &an akhirnya memberi nama alat tersebut sebuah nama yang terkenal hingga kini3 #amera obs#ura: 7ea&aan &alam ten&a tersebut sangat gelap ke#uali se&ikit #ahaya yang &itangkap oleh lensa, yang membentuk gambar kea&aan &i luar ten&a &i atas selembar kertas*. Pa&a a!al aba& ke'$; seorang ilmu!an berkebangsaan -talia bernama Angelo Sala menemukan, bila serbuk perak nitrat &ikenai #ahaya, !arnanya akan berubah menja&i hitam. Demikian pula Professor anatomi berkebangsaan 6erman, 6ohan Heinri#h S#hulse, pa&a $;$4; melakukan per#obaan &an membuktikan bah!a menghitamkan pelat #hlori&e perak yang &isebabkan oleh #ahaya &an bukan oleh panas merupakan sebuah fenomena yang telah &iketahui sejak aba& ke'$8 bahkan mungkin lebih a!al lagi. -a men&emonstrasikan fakta tersebut &engan menggunakan #ahaya matahari untuk merekam serangkaian kata pa&a pelat #hlori&e perak< saying ia gagal mempertahankan gambar se#ara permanent. 7emu&ian sekitar tahun $0//, seorang berkebangsaan -nggris bernama Thomas =e&g!oo&, bereksperimen untuk merekam gambar positif &ari #itra pa&a #amera obs#ura berlensa )pa&a masa itu #amera obs#ura la.imnya pinhole #amera yang hanya menggunakan lubang ke#il untuk #ahaya masuknya*, tapi hasilnya sangat menge#e!akan. Akhirnya ia berkonsentrasi sebagaimana juga S#hulse, membuat gambar'gambar negatif )sekarang &ikenal &engan istilah fotogram* &engan #ahaya matahari, pa&a kulit atau kertas putih yang telah &isaputi komponen perak. Sementara itu &i -nggirs, Humphrey Davy melakukan per#obaan lebih lanjut

&engan #hlori&a perak, tapi bernasib sama &engan S#hulse. Pelatnya &engan #epat berubah menja&i hitam !alaupun su&ah berhasil menangkap imaji melalui #amera obs#ura tanpa lensa. Akhirnya, pa&a tahun $045, seorang seniman lithography Peran#is, 6oseph' i#ephore iep#e )$;8('$0,,*, setelah &elapan jam meng' e"pose& peman&angan &ari jen&ela kamrnya, melalui proses yang &isebutnya Heliogravure )proses kerjanya mirip lithograph* &i atas pelat logam yang &ilapisi aspal, berhasil melahirkan sebuah imaji yang agak kabur, berhasil pula mempertahankan gambar se#ara permanent. 7emu&ian ia pun men#oba menggunakan kamera obs#ura berlensa, proses yang &isebut 2heliogravure2 pa&a tahun $048 inilah yang akhirnya menja&i sejarah a!al fotografi yang sebenarnya. >oto yang &ihasilkan itu kini &isimpan &i University of Te"as &i Austin, AS. Merasa kurang puas, tahun $04; iep#e men&atangi &esainer panggung opera yang juga pelukis, ?ouis'6a#@ues Man&eA Daguerre )$;0;'$0($* untuk mengajaknya berkolaborasi. Dan jauh sebelum eksperimen iep#e &an Daguerre berhasil, mereka pernah meramalkan bah!a3 9fotografi akan menja&i seni termu&a yang &ilahirkan .aman.2 Sayang, sebelum menunjukkan hasil yang optimal, iep#e meninggal &unia. +aru pa&a tanggal $% Agustus $0,%, Daguerre &inobatkan sebagai orang pertama yang berhasil membuat foto yang sebenarnya3 sebuah gambar permanen pa&a lembaran plat tembaga perak yang &ilapisi larutan io&in yang &isinari selama satu setengah jam #ahaya langsung &engan pemanas mer#uri )neon*. Proses ini &isebut &aguerreotype. Untuk membuat gambar permanen, pelat &i#u#i larutan garam &apur &an asir suling. >otografi mulai ter#atat resmi pa&a aba& ke'$% &an lalu terpa#u be rsama kemajuan'kemajuan lain yang &ilakukan manusia sejalan &engan kemajuan teknologi yang se&ang gen#ar' gen#arnya. Pa&a tahun $0,% yang &i#anangkan sebagai tahun a!al fotografi. Pa&a tahun itu, &i Peran#is &inyatakan se#ara resmi bah!a fotografi a&alah sebuah terobosan teknologi. Saat itu, rekaman &ua &imensi seperti yang &ilihat mata su&ah bisa &ibuat permanen. 6anuari $0,%, penemu fotografi &engan menggunakan proses kimia pa&a pelat logam, ?ouis 6a#@ues Man&e Daguerre, sebenarnya ingin mematenkan temuannya itu. Akan tetapi, Pemerintah Peran#is, &engan &ilan&asi berbagai pemikiran politik, berpikir bah!a temuan itu sebaiknya &ibagikan ke seluruh &unia se#ara #uma'#uma. Maka, saat itu manual asli Daguerre lalu menyebar ke seluruh &unia !alau &iterima &engan setengah hati akibat rumitnya kerja yang harus &ilakukan. >otografi kemu&ian berkembang &engan sangat #epat. Menurut S.arko!ski &alam Hartoyo )4//53 44*, arsitek utama &unia fotografi mo&ern a&alah seorang pengusaha, yaitu 1eorge Bastman. Melalui perusahaannya yang bernama 7o&ak Bastman, 1eorge Bastman mengembangkan fotografi &engan men#iptakan serta menjual roll film &an kamera boks yang praktis, sejalan &engan perkembangan &alam &unia fotografi melalui perbaikan lensa, shutter, film &an kertas foto. Tahun $%(/ mulai &igunakan prisma untuk memu&ahkan pembi&ikan pa&a kamera Single ?ens Cefle" )S?C*, &an pa&a tahun yang sama 6epang mulai

memasuki &unia fotografi &engan pro&uksi kamera -7D . Tahun $%;4 mulai &ipasarkan kamera Polaroi& yang &itemukan oleh B&!in ?an&. 7amera Polaroi& mampu menghasilkan gambar tanpa melalui proses pengembangan &an pen#etakan film. 7emajuan teknologi turut mema#u fotografi se#ara sangat #epat. 7alau &ulu kamera sebesar ten&a hanya bisa menghasilkan gambar yang ti&ak terlalu tajam, kini kamera &igital yang #uma sebesar &ompet mampu membuat foto yang sangat tajam &alam ukuran sebesar koran.

Pengertian Fotografi
>otografi menurut Amir Ham.ah Sulaeman mengatakan bah!a fotografi berasal &ari kata foto &an grafi yang masing'masing kata tersebut mempunyai arti sebagai berikut3 foto artinya #ahaya &an grafi artinya menulis ja&i arti fotografi se#ara keseluruhan a&alah menulis &engan bantuan #ahaya, atau lebih &ikenal &engan menggambar &engan bantuan #ahaya atau merekam gambar melalui me&ia kamera &engan bantuan #ahaya )$%0$<%5*. >otografi juga merupakan gambar, >otopun merupakan alat visual efektif yang &apat menvisualkan sesuatu lebih kongkrit &an akurat, &apat mengatasi ruang &an !aktu. Sesuatu yang terja&i &i tempat lain &apat &ilihat oleh orang jauh melalui foto setelah keja&ian itu berlalu. Pa&a &asarnya tujuan &an hakekat fotografi a&alah komunikasi. 7omunikasi yang &imaksu& a&alah komunikasi antara fotografer &engan penikmatnya, yaitu fotografer sebagai pengatar atau perekam peristi!a untuk &isajikan keha&apan khalayak ramai melalui me&ia foto. >otografi ke!arta!anan mempunyai &aya jangkau yang sangat luas. Dia menyusupi seluruh fase intelektual hi&up kita, memba!a pengaruh besar atas pemikiran &an pembentukan pen&apat publik. 7erja seorang !arta!an foto a&alah titipan mata &ari masyarakat &i mana fot yang tersaji a&alah benar'benar bersifat jujur &an a&il. >otografi ke!arta!anan atau jurnalis a&alah profesi pekerjaan untuk memperoleh bahan gambar bagi pemakaian e&itorial &alam surat kabar, majalah serta penerbitan lain. Se&angkan pekerjaannya sen&iri memperoleh gambar'gambar yang akan melukiskan berita, memperkuat berita yang &itulis oleh reporter &an menyajikan berita se#ara visual. Photo'6ournalism menurut orman, &ipahami sebagai men#akup kombinasi gambar'gambar)ilustrasi* &an #erita )story*. )$%0$< $0,* fotografi pers merupakan pekerjaan memperoleh bahan gambar'gambar bagi pemakai e&itorial &alam surat kabar, majalah &an penerbitan lainnya, su&ah a&a pa&a pers -n&onesia. Pekerjaan press fotographer a&alah memperoleh gambar'gambar yang akan melukiskan berita, memperkuat #erita yang &itulis oleh reporter &an menyajikan berita se#ara visual. Sesuai &engan sasaran yang esensial &ari pekerjaan jurnalistik atau ke!arta!anan, yaitu membantu khalayak ramai mengembangkan sikap untuk menghargai apa yang &ianggap baik, &i samping merangsang kemauan untuk merubah apa yang &ianggap kurang baik. Salah satu #iri yang &imiliki para juru foto koran a&alah se#epatnya &isampaikan keha&apan si&ang pemba#a. Se#epatnya berarti sesuai &engan sajian kehangatan peristi!a itu sen&iri, sehingga

betapa baiknya sebuah photo belumlah punya arti sebagai berita jika hanya &isimpan &alam la#i atau album. Tujuan Dilakukannya Pengambilan Gambar Dalam Photographi Dalam &unia fotografi terka&ang banyak hal yang menja&i tujuan &ilakukannya pengambilan gambar. +eberapa &iantaranya seperti yang &ituliskan berikut ini 3 Abstrak >oto'foto obyek yang mengutamakan kein&ahan komposisi, permainan bentuk &an !arna, elemen'elemen grafis &an tekstur. Tujuan tersebut biasanya &ilakukan oleh para fotografer yang mengutamakan seni &alam setiap hasil karyanya.
Arsitektur

>oto'foto yang menampilkan ke#antikan bangunan buatan manusia, seperti ge&ung &an jembatan. Arsitek ataupun para pelaku &ibi&ang &eveloper perumahan yang biasanya melakukan &okumentasi &ari setiap bentuk bangunan yang a&a. sehingga &engan &emikian, mereka akan &apat membuat sebuah bangunan kokoh namun tak meninggalkan kein&ahan serta fungsi bangunan yang terkait.
+u&aya

Dbyek foto berupa tampilan bu&aya tra&isional, kontemporer, &an mo&ern, seperti tari'tarian, festival bu&aya tra&isional &an tra&isi lokal. Dokumentasi foto &alam bentuk bu&aya, biasanya &apat menja&i a#uan sebarapa banyak serta kayanya kesenian yang a&a namun belum banyak &iperhatikan oleh masyarakat. Sehingga sehingga se#ara ti&ak langsung foto'foto tersebut memperkenalkan kembali bu&aya yang a&a pa&a masyarakat luas.
>ashion

>oto'foto busana yang &iran#ang khusus &an &ikenakan oleh mo&el foto, bisa berupa foto &i #at!alk, stu&io atau lokasi khusus, &an berbe&a &engan kategori Mo&el yang ti&ak menonjolkan unsur'unsur &etil busana. Hasil karya seorang &esainer terka&ang &apat pula memberikan inspirasi pa&a &esainer lainnya. karena tak jarang pula &okumentasi ini &ilakukan. amun pastinya setiap &esainer ingin hasil karyanya &iaba&ikan serta &iperkenalkan pa&a masyarakat luas karena &engan &emikian hasil karya seorang &esainer &apat memberikan sebuah gambaran akan perkembangan fesyen yang terja&i setiap tahunnya.
Humor

>oto'foto yang mengan&ung unsur humor. +anyak hal yang se#ara tak ter&uga

terja&i &an tanpa sa&ar hal tersebut &apat menimbulkan ketertarikan tersen&iri. +ahkan a&a hal yang &apat membuat penikmati sebuah foto tersenyum simpul.
6urnalistik

>oto'foto yang &ihasilkan oleh jurnalis foto &alam melakukan tugasnya, &an non'jurnalis foto yang merekam peristi!a'peristi!a. Penggambaran sebuah peristi!a yang akan lebih menarik apabila &isertakan a&anya sebuah hasil &okumentasi berupa gambar. karenanya foto bi&ang jurnalistik mampu memberikan penggamabaran penuh sebuah peristi!a yang terja&i &iseluruh belahan &unia.
Panggung

>oto'foto pertunjukan &i panggung, seperti konser musik, pentas sho!bi., pertunjukan tari &an pentas teater.
Sat!a

>oto'foto he!an yang masih hi&up &i habitat alaminya, atau yang hi&up &i habitat buatan manusia yang mirip &engan aslinya, seperti taman nasional &an taman safari. +erbe&a &engan kategori Pets yang obyeknya berupa he!an peliharaan yang su&ah jinak.
Snapshot

>oto'foto yang &ihasilkan tanpa peren#anaan, perlengkapan atau teknik khusus, bisa berupa foto #an&i&.
=isata

>oto !isata )photo travel* harus menunjukkan perasaan terha&ap !aktu &an tempat, #itra sebuah &aerah, pen&u&uknya, atau suatu bu&aya &alam situasi aslinya, &an ti&ak a&a batasan geografis. Ultra #lose'up yang kehilangan i&entitas asli, foto stu&io, atau manipulasi fotografi yang merubah penampakan situasi sebenarnya atau merubah isi foto ti&ak masuk &alam photo travel. )berbagai sumberESHC, +agusErev*

Prinsip-prinsip Komposisi photografi Dleh Agus ) CA>- stu&io* 7omposisi a&alah #ara mengaturEmenyusun bagian'bagian &ari gambar )misalnya garis'garis, bentuk, ruang bebas, bayangan, !arna, tekstur, &an lain'lain* agar gambar lebih menarik &an mu&ah &imengerti. +eberapa prinsip biasa &igunakan untuk meningkatkan efektifitas gambar. FPerlihatkan apa yang ingin An&a perlihatkanF, merupakan salah satu prinsip yang baik.

Subjek

Tampilkan suatu subjek utama &alam sebuah gambar. 7esampingkan bagian' bagian lain &an pisahkan hal'hal yang ti&ak perlu a&a &alam foto.
Penempatan Subjek Utama.

+ayangkanlah An&a se&ang membagi gambar &engan garis bayangan men&atar &an tegak lurus menja&i , bagian yang sama besar. Titik temu &ari garis'garis tersebut a&alah tempat &imana An&a &apat meletakan subjek utama &an elemen' elemen pelengkap. 6ika menggunakan garis men&atar sebagai subjek utama, misalnya garis batas )#akra!ala* antara u&ara &an lahan pertanian, aturlah agar bagian yang satu lebih besar &ari bagian lainnya. Posisi subjek ti&ak harus selalu bera&a &i tengah'tengah agar komposisi nampak lebih menarik. Dan hin&ari penempatan subjek pa&a posisi yang gelap.
Titik pan&ang

Pilihlah posisi kamera yang paling tepat saat mengambil gambar, sehingga hal' hal yang ingin An&a perlihatkan menja&i lebih jelas.
?atar belakang

Usahakanlah latar belakang yang se&erhana atau batasi latar belakang yang ti&ak penting, sehingga ti&ak menga#aukan subjek utama.
?atar &epan

Sertakan latar &epan untuk men#iptakan kesan ke&alaman, terutama untuk pengambilan jarak jauh &i luar ruangan. Dbjek'objek alami &apat membantu menyeimbangkan &an memperin&ah gambar serta membuat komposisi lebih menarik. Se&iakan lebih banyak ruang untuk garis pan&ang &an garis gerak. +eri ruang &i &epan subjek untuk mengesankan subjek An&a se&ang bergerak atau melihat sesuatu. +atas antar bagian gambar sebaiknya &igunakan untuk mempertegas hal apa yang ingin An&a komunikasikan. amun, perhatikan &engan seksama agar objek yang &itonjolkan tersebut ti&ak membingungkan atau merusak komposisi.
Gahaya &an bayangan. 1. 1unakan pen#ahayaan yang menyebar agar gambar nampak jelas &an

usahakan agar subjek an&a mengha&ap sumber #ahaya. 2. ?akukan pengambilan gambar se#ara bervariasi agar gambar lebih menarik. 3. 1unakan jarak yang berbe&a antara kamera &an subjek &alam setiap pengambilan. 4. ?ong shot atau pengambilan jarak jauh, menampilkan keseluruhan subjek, memantapkan semua elemen &alam gambar termasuk latar belakang &an latar &epan.

5. Me&ium shot atau pengambilan jarak se&ang, lebih men&ekati subjek &an

memisahkan elemen'elemen yang ti&ak perlu. 6. Glose up atau jarak &ekat, memusatkan pengambilan gambar pa&a subjek. 7. B"treme #lose'up, menampilkan bagian khusus &ari subjek se#ara rin#i, biasanya &ilakukan &engan lensa makro atau #lose'up 8. Ubahlah titik pan&ang kamera An&a, untuk memperjelas subjek yang ingin An&a tampilkan, hal ini tergantung pa&a kesan yang ingin An&a sampaikan. )$*. ?o! angle )pan&angan &ari ba!ah*3 memberi kesan tinggi &an megah pa&a gambar monumen, bagungan. )4*. ormal angle )pan&angan sebatas mata*, peman&angan yang biasa &an paling umum &ilakukan pa&a saat pengambilan gambar. ),*. High angle, atau pengambilan &ari suatu ketinggian, mengesankan pan&angan &ari atas, &apat menyamarkan bagian' bagian yang ti&ak penting. Sangat baik &igunakan untuk mengambil gambar suatu kerumunan, keramaian lalulintas, &an lain'lain. Se!aktu memotert spesimen atau objek yang ti&ak &ikenal3 1unakan latar belakang yang kontras &an gunakan label &an ju&ul 9. 1unakan suatu alat ukur atau ben&a yang mu&ah &ikenal &i sebelah subjek sebagai pemban&ing agar &apat &eketahui ukuran relatifnya 10. Susunlah &engan urutan yang tepat Tips untuk memulai dengan fotografi digital Prinsip'prinsip fotografi &igital a&alah sama &engan orang'orang untuk untuk film. +erikut a&alah beberapa tips untuk para pemula fotografer &igital. >otografi &igital telah &atang umur. Penggunaan film pa&a penurunan #epat &an mantap karena semakin banyak orang membuat transisi ke &igital. +ahkan resolusi tertinggi kamera &igital ti&ak bisa mengalahkan resolusi film, ja&i apa yang membuat fotografi &igital berbe&aH Prinsip'prinsip film &an fotografi &igital a&alah sama. Sementara kualitas lensa &an fitur &ari kamera penting, bagian kun#i &imainkan oleh fotografer. Posisi foto &apat &ihasilkan tanpa peralatan terbaik. Sebaliknya, peralatan terbaik yang sering &igunakan untuk menghasilkan foto rata'rata. Iang banyak'banyak foto &iposting pa&a buku =ajah a&alah #ontohnya. Sebagian besar a&alah bunga ke#il, ke#uali kepa&a orang'orang yang terlibat. amun, banyak &i antaranya yang &iambil &engan kamera &igital yang terbaik. 7un#i fotografi yang baik terletak pa&a kemampuan untuk melihat &an berpikir photographi#ally. 1unakan #ahaya untuk keuntungan yang terbaik &an fokus pa&a komposisi. Ti&ak pe&uli apa kamera, komposisi a&alah kun#i kesuksesan. -ni a&alah hubungan antara objek'objek membentuk gambar. Gari baris &i tempat keja&ian, &an men#ari i&e'i&e yang membuat gambar menarik. Aturan pertiga mengajarkan kita bah!a mata ti&ak &itarik ke pusat gambar tetapi perpotongan antara pertiga ' baik horisontal &an vertikal. Menja&i sa&ar akan #ahaya &an efek bayangan gelap &alam sebuah foto. +anyaknya efek khusus &an fitur tambahan kamera many&igital baik untuk memiliki ekstra.

Perbe&aan utama antara &igital &an kamera film meliputi3 1. Memori menggantikan film 2. +aterai sangat penting &alam fotografi &igital tapi hanya memainkan sebagian ke#il &alam sebuah film kamera 3. 7artu memori ' ti&ak seperti film ' &apat &igunakan berulang'ulang 4. An&a &apat memvariasikan resolusi gambar An&a 5. An&a &apat menge&it atau membuang gambar An&a pa&a kamera itu sen&iri 6. 1ambar &apat &i#etak se#ara langsung &ari kamera &an &isimpan &i komputer &an &i -nternet. Mungkin perbe&aan yang paling jelas &ari kamera &igital baru An&a a&alah bah!a alih'alih sebuah jen&ela bi&ik a&a layar. +eberapa kamera memiliki ke&uanya, tetapi kebanyakan hanya mengan&alkan pa&a layar. Penyesuaian se&erhana, tetapi akan mengambil beberapa latihan untuk men&apatkan yang kokoh &an mantap grip pa&a kamera. ?ayar tambahan yang berguna bagi fotografer. Menja&i mu&ah untuk membingkai komposisi se#ara efektif &an untuk melihat bagaimana foto akan berubah. Seperti &alam film fotografi, itu a&alah kualitas optik yang menentukan seberapa baik kinerja kamera. ?ensa yang baik pa&a kamera yang murah &apat menghasilkan hasil yang sangat baik sementara kualitas ren&ah lensa pa&a kamera yang paling mahal akan menge#e!akan An&a setiap !aktuJ Sebagian besar kamera mempunyai berbagai pilihan, termasuk otomatis eksposur otomatis D S &an fokus otomatis. Selain .oom optik, .oom &igital terse&ia. Sebelum An&a mulai menggunakan kamera &igital baru An&a, itu a&alah i&e yang baik untuk memba#a manual. Per#obaan saat An&a melakukan ini, &an An&a akan men&apatkan nuansa kamera &engan sangat #epat. Dengan kamera &igital ti&ak a&a biaya &alam eksperimen. Sebagian besar kamera &igital memiliki se&ikit built' in memori. Memori ini akan membatasi An&a )tergantung ukuran* untuk hanya beberapa foto ' mungkin antara 0 &an 4/. Sebelum An&a &apat mengambil foto baru, An&a harus menyalin ini ke komputer atau men#etak mereka untuk membebaskan ruang. Pilihan terbaik a&alah &engan membeli kartu memori yang akan meningkatkan jumlah ruang untuk gambar #ukup &ramatis. Membeli kartu memori terbesar yang An&a mampu. -ni masih #ukup mahal, tapi ingat bah!a membayar untuk film &an berkembang a&alah hal &i masa laluJ >ilm &atang &alam ukuran tertentu ' $4, 45 atau 48 gambar. 6umlah gambar yang &apat &iambil se#ara &igital bergantung pa&a kombinasi &ari memori yang terse&ia &an penyelesaian kamera &an gambar'gambar. Semakin tinggi resolusinya, semakin se&ikit gambar &apat &isimpan. +eberapa kamera memungkinkan An&a untuk mengurangi atau meningkatkan resolusi gambar An&a. Mengurangi resolusi se#ara efektif meningkatkan kapasitas kartu memori An&a, tetapi mengurangi tingkat pembesaran mungkin. -ngat bah!a lima mega piksel memberikan resolusi yang #ukup tinggi untuk sebagian besar tujuan. 6ika An&a berniat bepergian &engan kamera an&a, itu mungkin bernilai memba!a kartu memori tambahan.

6ika satu kartu su&ah penuh, maka ke&ua akan sangat berguna sampai An&a &apat mentransfer gambar ke komputer An&a. Sebuah kamera &igital benar'benar bergantung pa&a baterai. Pilihan terbaik a&alah &engan membeli &ua set baterai yang &apat &iisi ulang. Meskipun mereka &apat berlangsung selama beberapa !aktu, itu selalu merupakan i&e yang baik untuk memiliki set #a&angan terse&ia. Koom pa&a kamera &igital seringkali merupakan kombinasi &ari opti#al .oom )menggunakan lensa* &an &igital .oom. Digital .oom hanya memperbesar gambar &an efektif mengurangi resolusi. 7ebanyakan kamera akan menunjukkan bila An&a menggunakan .oom &igital. 7amera &igital biasanya &isertakan &engan beberapa &ibangun pa&a foto'e&iting soft!are untuk memotong foto, benar ke#erahan, kontras &an sebagainya. An&a mungkin juga beralih menja&i hitam &an putih &an menggunakan efek'efek lain yang &ita!arkan pa&a kamera. 7amera &igital An&a harus &isuplai &engan kabel US+ untuk menyalin atau mentransfer foto ke komputer. Transfer proses yang #ukup se&erhana &an hanya memerlukan beberapa menit untuk menyelesaikan. +eberapa kamera memungkinkan An&a untuk mentransfer gambar langsung ke printer. 1unakan perangkat lunak yang &isertakan bersama kamera untuk melakukan ini atau menggunakan salah satu &ari sekian banyak perangkat lunak penge&it foto yang terse&ia. >oto berbasis komputer e&itor memiliki sejumlah fitur #anggih yang memungkinkan untuk memperbaiki berbagai #a#at pa&a foto. 7eseimbangan !arna, saturasi, !arna, suhu, ke#erahan &an kontras semuanya &apat bervariasi. An&a &apat menambahkan lebih banyak #ahaya atau bayangan. Hal ini &imungkinkan untuk mengoreksi ke&ua atas &an &i ba!ah eksposur &alam batas' batas tertentu. Program penge&it foto ini biasanya memiliki serangkaian efek khusus yang &apat &iterapkan. Dengan foto An&a pa&a komputer tersebut #ukup se&erhana untuk men#etak murah ini pa&a printer ink'jet. +erbagai kertas foto khusus &apat &ibeli untuk tujuan ini. +iaya tinta &an kertas relatif mahal tapi a&alah pilihan yang sangat nyaman. Atau, An&a &apat memesan #etakan foto &ari tra&isional toko atau melalui salah satu printer foto berbasis internet. Gara paling mu&ah untuk memulai &engan kamera &igital a&alah &engan menggunakan fitur otomatis. +iasakan &iri An&a &engan ini &an per#obaan &engan banyak fitur lain yang terse&ia. >otografi &igital mena!arkan banyak kesempatan untuk menja&i kreatif, &an biaya film ti&ak akan penting lagi. 7amera a&alah alat paling populer &alam aktivitas fotografi. ama ini &i&apat &ari #amera obs#ura, bahasa ?atin untuk Fruang gelapF, mekanisme a!al untuk memproyeksikan tampilan &i mana suatu ruangan berfungsi seperti #ara kerja kamera fotografis yang mo&ern, ke#uali ti&ak a&a #ara pa&a !aktu itu untuk men#atat tampilan gambarnya selain se#ara manual mengikuti jejaknya. Dalam &unia fotografi, kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk &an merekam suatu bayangan potret pa&a lembaran film. Pa&a kamera televisi, sistem lensa membentuk gambar pa&a sebuah lempeng yang peka #ahaya. ?empeng ini akan

10

meman#arkan elektron ke lempeng sasaran bila terkena #ahaya. Selanjutnya, pan#aran elektron itu &iperlakukan se#ara elektronik. Foto Seni Konsep stetika Dalam Fotografi +y a&min on 6une $st, 4//% Sebuah karya atau foto kita katakan sebagai ben&a seni, ia harus bukan seke&ar hasil upaya proses repro&uksi belaka. >oto seni semestinya berasal &ari suatu kontemplasi yang intens. Pemun#ulan gagasanEi&ea ti&aklah serentak &an berkesan &a&akan. A&a suatu proses pengamatan empirik, komparasi, perenungan, &an bahkan serangkaian mimpi'mimpi yang panjang yang lalu ber!uju& sebagai titik akhir sebuah eksekusi3 konsep &an visiEmisi yang transparan serta 9baru2. Dengan begitu sebuah foto seni ti&ak hanya sebentuk 9seni instan2 belaka. >oto Seni, merupakan bagian &ari #abang seni rupa yang paling mu&a. ?ebih satu aba& yang lalu fotografi &itemukan sebagai suatu teknologi baru &i bi&ang perekaman visual yang #ukup revolusioner. =alaupun prinsip &asar fotografi telah &ikenal orang sejak lama )melalui #ara kerja kamera Dbs#ura* akan tetapi sebagai alat yang &apat mengaba&ikan objek ke atas permukaaan lempengan tembaga &an kertas. Mereka yang melakukan hal tersebut kemu&ian &ikenal sebagai tokoh pionir fotografi seperti, 6osep e#epphore, ?ouis 6a#@ues Man&e Daguerre )ke&uanya &ari Peran#is* &an Henry >o" Talbot )-nggris*. Selanjutnya se#ara bertahap fotografi berkembang ke arah penyempurnaan teknik &an kualitas gambarnya sampai pa&a akhir aba& ke'$% saat 1eorge Bastmen mempopulerkan pro&uk kamera 7DDA7'nya ke pasaran Amerika, fotografi telah men#apai kualitas hasil yang men&ekati seperti yang kita kenal sekarang sampai teknologi &igital yang paling mutakhir &engan hasil akhir sama seperti fotografi analog. >oto Seni -n&onesia, Tapi sebenarnya perkembangan foto seni &i -n&onesia sen&iri telah berkembang &iakhir aba& &elapan belas, a&a orang -n&onesia yang telah membuat foto'foto in&ah mena!an baik &i &alam stu&io maupun &i alam bebas, foto'foto itu jelas sekali bernafaskan seni seperti yang kita kenal sekarang ini. Dbjek, lighting &an komposisinya jelas sekali &iperhitungkan &engan matang saat pemotretan. Pen#etakan fotonyapun juga sangat brelian, sehingga hasil fotopun menja&i in&ah mena!an bagaikan lukisan'foto piktorial. Perbe&aan yang &apat kita lihat &engan jelas a&alah sebagian besar, bahkan hampir semua foto terekam beku. 6ika memotret manusia, maka simo&el &i!ajibkan untuk &iam beberapa saat. Hal ini &apat &imaklumi karena teknologi fotografi saat itu masih se&erhana, bo&y kamera berukuran besar se&angkan filmnya masih &alam bentuk lembaran )bukan rol*, bahkan bahan &asarnya ka#a atau seloloi&, &engan kepekaan )ASA* yang masih ren&ah. Mekanis pa&a lensa juga sangat se&erhana, bahkan banyak lensa yang mempunyai satu bukaan &iafragma &an ti&ak &isertai lembaran &aun &iafragma, sehingga pemotretan &ilakukan &engan #ara membuka &an menutup lensaElens#ap.

11

Foto Seni Pengertian 9foto seni2 a&alah suatu karya foto yang memiliki nilai seni, suatu nilai estetik, baik yang bersifat universal maupun lokal atau terbatas. 7arya'karya foto &alam kategori ini mempunyai suatu sifat yang se#ara minimal memiliki &aya simpan &alam !aktu yang relatif lama &an tetap &ihargai nilai seninya. Sebuah karya atau foto kita katakan sebagai ben&a seni, ia harus bukan seke&ar hasil upaya proses repro&uksi belaka. >oto seni semestinya berasal &ari suatu kontemplasi yang intens. Pemun#ulan gagasanEi&ea ti&aklah serentak &an berkesan &a&akan. A&a suatu proses pengamatan empirik, komparasi, perenungan, &an bahkan serangkaian mimpi'mimpi yang panjang yang lalu ber!uju& sebagai titik akhir sebuah eksekusi3 konsep &an visiEmisi yang transparan serta 9baru2. Dengan begitu sebuah foto seni ti&ak hanya sebentuk 9seni instan2 belaka. >oto Seni, merupakan bagian &ari #abang seni rupa yang paling mu&a. =alau ti&ak bisa &ipungkiri, se#ara teknikal foto seni memberikan kontribusi kepa&a #abang fotografi lainnya, semisal foto jurnalistik. +erbagai kalangan fotografi mengakui, perkembangan &unia fotografi &i -n&onesia memang belum sepenuhnya menggembirakan,!alaupun sejak 9reformasi2 foto baik &ari foto jurnalistik, foto stu&io, komersial ataupun yang bernuansa salonis, foto seni, &unia fotografi -n&onesia memang tengah memasuki era baru. >otografer Seni 7assian Gephas orang ja!a, lahir &i Iogyakarta tanggal $( 6anuari $05(, oleh banyak pihak &iakui sebagai fotografer pertama -n&onesia. >otografer lainnya yang a&a &i -n&onesia sebagian besar a&alah keturunan +elan&a. 7assian Ghepas yang tinggal &an mempunyai stu&io &i Iogyakarta juga merupakan 9pemotret resmi2 7raton Iogyakarta. Selain memotret kalangan elit, 7assian Ghepas juga banyak memotret #an&i &an bangunan bersejarah lainnya terutama yang a&a &isekitar Iogya. Selain karya Ghepas, foto'foto kuno yang &ibuat pa&a akhir &an a!al tahun $%//'an sayangnya banyak yang ti&ak &iketahui siapa pemotretnya, banyak juga yang menampilkan sisi kein&ahan &engan objek panorama maupun human interest. Selain itu Ansel A&am seorang 9fine art photographer2 Amerika terbesar &ari aba& ke'4/. Ansel A&am ti&ak hanya &ihargai &ari karya foto'fotonya saja tapi juga &ari &e&ikasinya &alam &unia pen&i&ikan fotografi. Ansel bersama >re& Ar#her pa&a a!al tahun $%5/'an memperkenalkan suatu meto&e yang &ikenal &engan nama Kone System )KS*. Meto&e temuan Ansel ini se#ara umum a&alah proses teren#ana &alam pembuatan foto mulai &ari pra'visualisasi kemu&ian mengkalkulasi pen#ahayaan se#ara tepat sampai menproses film se#ara akurat. Hasil akhirnya a&alah negatif foto yang prima sebagai pon&asi utama membuat #etakan foto yang berkualitas juga maksimal. Meto&e KS ini bila &ipahami se#ara benar akan sangat membantu fotografer untuk menghasilkan foto yang semaksimal mungkin sehingga ti&ak lagi mengharapkan suatu keberuntungan semata &alam menentukan perhitungan pen#ahayaan. Segalanya telah &ipre&iksi &an &iren#anakan &engan baik.

12

Kategori Foto Seni !fine art" >oto seni )fine art* a&alah foto'foto piktorialisme, yakni jenis foto yang menonjolkan estetika yang meniru pen#itraan gambar )pi#ture* atau lukisan )painting*. 6enis foto ini lebih menyerukan kein&ahan atau nilai artistik instriknya ketimbang kan&ungan makna foto itu sen&iri. Blemen 'elemen yang &iekploitasi oleh fotografer foto seni ialah komposisi, penyinaran yang &ramastis ) #hiros#uro* &an na&a !arna)Paul -. Ka#haria*. >oto seni )fine art* bisa &isimpulkan sebagai foto yang &alam proses yang berkesinambungan. A&a hal yang yang ti&ak bisa &ipisahkan mulai &ari konsep peren#anaan, pembuatan, penerapan teknis se#ara akurat termasuk &i&alamnya pemrosesan film ataupun pembuatan file &igital. Menyikapi kontroversi tentang &igital, menarik mengutip pen&apat seorang jurnalis ka!akan bah!a hanya foto jurnalis yang ti&ak boleh &imanipulasi. >oto' foto jurnalistik harus menyampaikan suatu kebenaran apa a&anya se&angkan &alam foto )fine art*, proses &igital hanya merupakan alat pembantu &alam berkarya. Dalam men#iptakan suatu karya seni, konsep utama yang harus kita persiapkan a&alah i&ealisme priba&i. Pengembangan konsep tersebut, lalu penyesuaian &engan sarana yang a&a, pengaruh lingkungannya, kesulitan yang mungkin terja&i, &an tentu saja harus &i&ukung &engan peralatan yang mema&ai sebagi faktor teknis pen#iptaan. Sebagai ilustrasi untuk hal ini a&alah foto'foto karya Do Long Hai yang mirip &engan lukisan bergaya Ghina. 7arya'karya ini &ibuat &engan melakukan san&!i#h &ari beberapa negative yang &alam pembuatannya telah &iren#anakan &engan matang. Bstetika &alam >oto Seni Bstetika &i &alam foto seni &i&apatkan apabila telah &itemukan titik estetika yaitu momentum pengalaman kesa&aran roh manusia seniman maupun pengapresiasi seni yang persis bera&a &i tengah'tengah antara yang rohani &an yang jasmani, &i mana titik ini &i alami sekejap namun bernuansa men&alam &i &alam yang 9tragis2 )manakala3roh2&ikalahkan2jasmani2*, yang sublim )manakala roh menang atas kebaikan*, &an yang asri )gra#ious3manakala kebaikan menang atas kebenaran* )lihat Mu&ji Sutrisno &an Ghris Merhaak, Bstetika >ilsafat 7ein&ahan, 7anisius,$%%,*. Dalam estetika &i kenal &ua pen&ekatan3 yang pertama ingin langsung meneliti kein&ahan itu &alam ben&a'ben&a E alam in&ah serta seni itu sen&iri atau mau lebih< yang ke&ua menyoroti situasi kontemplasi rasa in&ah yang se&ang &ialami )pengalaman kein&ahan &alam &iri orangnya*. Pengalaman estetika berkait erat &engan soal perasaan, &imana bila foto seni &ikatakan memiliki estetika &engan #iri foto tersebut ti&ak hanya mampu mengeploitasi kein&ahan tersebut melainkan foto seni menyumbangkan nilai'nilai humanisme universal kepa&a umat manusia. >otografi ti&ak hanya sebagai ekses kemu&ahan alat rekam, namun &i sana ter#ermin sebuah proses pen#itraan gagasan &an estetika yang lebih transen&en.

13

Perkembangan Foto Seni +anyak yang ti&ak menyangka bah!a perkembangan foto seni &i -n&onesia sangat pesat termasuk +ali &i era &igital ini tumbuh &an me!arnai pefotografian &i -n&onesia. Dari segi ekonomi sekarang ini sebuah foto bisa &ihargai puluhan juta rupiah selembarnya. amun bukan seke&ar &ari segi ekonomi saja, &ari segi seni rupa lainnya perkembangan foto seni semakin &apat mensejajarkan &iri &engan seni lainnya. Mereka yang ti&ak per#aya tentang hal ini menganggap bah!a sebuah #etakan foto seni hanyalah sebuah replika &ari negatif pembentuknya. >oto mu&ah &ibuat berapa lembarpun asalkan negatif fotonya masih a&a sehingga ti&ak bisa &isamakan &engan karya seni lain. Hal ini lebih membangkitkan fotografer menekuni bi&ang foto seni ini, karena sekarang tumbuh sekelompok orang yang mengoleksi foto &an menganggapnya sama &engan ben&a seni lain. =alaupun &apat &ikatakan perkembangan foto seni &i -n&onesia masih belum maksimal, karena belum banyak yang menekuni foto seni itu sen&iri. >oto seni ti&ak selalu apa yang menja&i obyek, melainkan lebih pa&a proses ketika memotret &an memroses hasil #etakannya. 7etika kita memotret kita harus su&ah tahu akan seperti apa hasilnya hingga se&etail mungkin. Perkembangan foto seni yang begitu pesat &apat kita nikmati setelah bergulirnya era reformasi $%%0 &an memasuki era fotografi &igital yang sangat pesat &an juga menja&i tonggak perkembangan bi&ang lain. Membuat foto seni yang merupakan bagian fotografi, yang memiliki konsep estetika yang memperhitungkan terlebih &ahulu unsur' unsur pen#iptaan sebuah foto, &ari pen#ahayaan sampai proses pen#etakannya. Semua &iren#anakan &engan matang &an teren#ana, karena kini foto seni telah sama rumitnya &engan seni lain. Apalagi jika kita membin#angkan posisi fotografi &alam konteks kesenirupaan )fine art*. +isakah &an mampukah fotografi &isan&ingkan &alam keluarga seni rupa )High Art*. 7oeksistensinya ini ti&aklah berpretensi saling menegasikan. 6ustru sebaliknya, &an siapa tahu, &unia High Art makin &iperkaya &engan ha&irnya fotografi &i komunitasnya. Sejalan Dengan perkembangan teknologi sekarang ini fotografer yang mau menekuni foto seni akan lebih mu&ah &engan ha&irnya fotografi &igital. Apalagi mau bekerja keras men#oba &an mau belajar terus'menerus. Sebuah foto akan &apat menja&i representasi fotografer yang men#iptakannya. Sehingga lahir maestro'maestro fotografi punya #iri khas masing'masing, sehingga mengenalkan &iri ke publik yang lebih luas. Komponen kamera Sebuah kamera minimal ter&iri atas3 1. 7otak yang ke&ap #ahaya )ba&an kamera* 2. Sistem lensa 3. Pemantik potret )shutter* 4. Pemutar film 5. +a&an kamera.

14

+a&an kamera a&alah ruangan yang sama sekali ke&ap #ahaya, namun &ihubungkan &engan lensa yang &arimana menja&i satu'satunya tempat #ahaya akan masuk. Di &alam bagian ini #ahaya yang &ifokuskan oleh lensa akan &iatur agar tepat mengenai &an membakar film. Di &alam kamera untuk tujuan seni fotografi, biasanya &itambahkan beberapa tombol pengatur, antara lain3 1. Pengatur -SDEASA >ilm. 2. Shutter Spee&. 3. Aperture )+ukaan Diafragma*. 6ika &iperlukan bisa pula &itambah peralatan3 N +lit. )atau lebih umum &isebut lampu kilat atau flash* N Tripo& N ?ightmeter Sistem lensa Sistem lensa &ipasang pa&a lubang &epan kotak, berupa sebuah lensa tunggal yang terbuat &ari plastik atau ka#a, atau sejumlah lensa yang tersusun &alam suatu silin&er logam. Tingkat penghalangan #ahaya &inyatakan &engan angka f, atau bukan relatifnya. Makin ren&ah angka f ini, makin besar bukaannya atau makin ke#il tingkat penghalangannya. +ukaan ini &iatur oleh jen&ela &iafragma. +ukaan relatif &iatur oleh suatu &iafragma. Untuk kamera S?C, lensa &ilengkapi &engan pengatur bukaan &iafragma yang mengatur banyaknya #ahaya yang masuk sesuai keinginan fotografer. 6enis lensa #epat ataupun lensa lambat &itentukan oleh rentang nilai > yang &apat &igunakan. Disamping lensa biasa, &ikenal juga lensa su&ut lebar )!i&e lens*, lensa su&ut ke#il )tele lens*, &an lensa variabel )variable lens, atau oleh kalangan a!am &isebut &engan istilah lensa .oom. ?ensa su&ut lebar mempunyai jarak fokus yang lebih ke#il &aripa&a lensa biasa. amun sebutan itu bergantung pa&a lebarnya film yang &igunakan. Untuk film ,( milimeter, lensa ,( milimeter akan &isebut lensa su&ut lebar, se&angkan lensa $,( milimeter akan &isebut lensa telefoto. ?ensa variabel &apat &iubah'ubah jarak fokusnya, &engan mengubah ke&u&ukan relatif unsur'unsur lensa tersebut. ?ensa akan memfokuskan #ahaya sehingga &ihasilkan bayangan sesuai ukuran film. ?ensa &ikelompokkan sesuai panjang fo#al length )jarak antara ke&ua lensa*. >o#al lenght mempengaruhi besar komposisi gambar yang mampu &ihasilkan. Dalam masyarakat umum, lebih &ikenal &engan istilah .oom. Pemantik Potret Tombol pemantik potret atau shutter &ipasang &i belakang lensa atau &i antara lensa. 7ebanyakan kamera S?C mempunyai mekanisme pengatur !aktu untuk memungkinkan mengubah'ubah lama bukaan shutter. =aktu ini ialah singkatnya pemetik potret itu membuka, sehingga memungkinkan berkas #ahaya mengenai film. +eberapa masyarakat a!am menganggap kemampuan

15

kamera seban&ing &engan besarnya nilai maksimum shutter spee& yang bisa &igunakan. #agian lain sebuah kamera +agian lain sebuah kamera, antara lain3 1. Mekanisme memutar film gulungan agar bagian'bagian film itu bergantian &apat &isingkapkan pa&a objek 2. Mekanisme fokus yang &apat mengubah'ubah jarak antara lensa &an film, 3. Pemin&ai komposisi pemotretan )range fin&er* yang menunjukkan apa saja yang akan terpotret serta apakah objek utama akan terfokuskan 5. ?ightmeter untuk membantu menetapkan ke#epatan pemetik potret &an atau besarnya bukaan, agar banyaknya #ahaya yang mengenai film #ukup tepat sehingga &iperoleh bayangan atau gambar yang memuaskan. +eberapa kamera, terutama jenis kamera poket biasanya ti&ak memiliki salah satu &ari bagian'bagian tersebut. 6enis kamera ber&asarkan me&ia penangkap #ahaya 7amera film menggunakan pita seluloi& )atau sejenisnya, sesuai perkembangan teknologi*. +utiran silver hali&a yang menempel pa&a pita ini sangat sensitif terha&ap #ahaya. Saat proses #u#i film, silver hali&a yang telah terekspos #ahaya &engan ukuran yang tepat akan menghitam, se&angkan yang kurang atau sama sekali ti&ak terekspos akan tanggal &an larut bersama #airan pengembang )&eveloper*. Kamera film 6enis kamera film yang &igunakan a&alah &ari jenis ,( milimeter, yang menja&i populer karena keserbagunaan &an ke#epatannya saat memotret, karena kamera ini berukuran ke#il, kompak &an ti&ak men#olok. ?ensa ka&ang &apat &ipertukarkan, &an kamera itu &apat memuat gulungan film untuk ,8 singkapan, bahkan ka&ang lebih. $enis film Pembagian film ber&asarkan ukuran3 1. Small format ),(mm* 2. Me&ium format )$//'$4/mm* 3. ?arge format Angka &i atas berarti ukuran &iagonal film yang &igunakan. Setiap jenis ukuran film haru menggunakan kamera yang berbe&a pula. Pembagian film ber&asarkan jenis bahan &an kesensitifannya3 1. >ilm hitam putih 2. >ilm !arna 3. >ilm positif 4. >ilm negative

16

5. >ilm &aylight 6. >ilm tungsten 7. >ilm infra merah )sensitif terha&ap panas yang &ipantulkan permukaan

objek*

Kamera Polaroid 7amera jenis ini memakai lembaran polaroi& yang langsung memberikan gambar positif sehingga pemotret ti&ak perlu melakukan proses #u#i #etak film. Kamera digital 7amera jenis ini merupakan kamera yang &apat bekerja tanpa menggunakan film. Si pemotret &apat &engan mu&ah menangkap suatu objek tanpa harus susah'susah membi&iknya melalui jen&ela pan&ang karena kamera &igital sebagian besar memang ti&ak memilikinya. Sebagai gantinya, kamera &igital menggunakan sebuah layar ?GD yang terpasang &i belakang kamera. ?ebar layar ?GD pa&a setiap kamera &igital berbe&a'be&a. Sebagai me&ia penyimpanan, kamera &igital menggunakan internal memory ataupun e"ternal memory yang menggunakan memory #ar&. 6enis kamera ber&asarkan mekanisme kerja3 7amera single lens refle#t 7amera ini memiliki #ermin &atar &engan singkap 5( &erajat &i belakang lensa, sehingga apa yang terlihat oleh pemotret &alam jen&ela pan&ang a&alah juga apa yang akan &i tangkap pa&a film. Umumnya kamera ini &igunakan setinggi pinggang ketika &ipotretkan. 7amera instan -stilah instan a&alah &imilikinya mekanisme automatik pa&a kamera, sehingga ber&asar pengukur #ahaya )lightmeter atau fotometer*, lebar &iafragma &an ke#epatan pemetik potret se#ara otomatis telah &iatur. Pembagian kamera ber&asarkan teknologi vie!fin&er Mie!fin&er memainkan peranan penting &alam penyusunan komposisi fotografi. >otografer ahli biasanya akan lebih memilih vie!fin&er &engan kualitas baik &an mampu memberikan gambaran tepat seperti apa yang akan ter#etak.

7amera saku 6enis yang paling populer &igunakan masyarakat umum. ?ensa utama tak bisa &iganti,umumnya otomatis atau memerlukan se&ikit penyetelan Gahaya yang mele!ati lensa langsung membakar me&ium. 7elemahan film ini a&alah gambar yang &itangkap oleh mata akan berbe&a &engan yang akan &ihasilkan film, karena a&a perbe&aan su&ut pan&ang jen&ela pembi&ik &engan lensa.

17

7amera T?C 7elemahan kamera poket &iperbaiki oleh kamera T?C. 6en&ela bi&ik &iberikan lensa yang i&entik &engan lensa &i ba!ahnya. amun tetap a&a kesalahan paralaks yang &itimbulkan sebab su&ut &an posisi ke&ua lensa ti&ak sama. 7amera S?C )Single ?ens Cefle#t* Pa&a kamera S?C, #ahaya yang masuk ke &alam kamera &ibelokkan ke mata fotografer sehingga fotografer men&apatkan bayangan yang i&entik &engan yang akan terbentuk. Saat fotografer memen#et tombol ke#epatan rana, #ahaya akan &ibelokkan kembali ke me&ium )atau film*. lensa kamera S?C &apat &iganti ganti sesuai kehen&ak,sangat &isukai para ahli foto, atau hobby, &u&ukan lensa pa&a bo&y kamera berbe&a ben&a tergantung merek kamera,mulai &ari lensa !i&e)su&ut lebar*,tele)jarak jauh*,&an lensa normal)stan&ar& (/ mm*,terse&ia pula lensa .oom &engan panjang lensa bervariasi.

%akna Dibalik &arna


1. &arna Sejuk

+iru, Hijau, Ungu, Pirus &an Perak a&alah !arna'!arna sejuk. =arna'!arna sejuk #en&erung berpengaruh memberikan perasaan tenang bagi yang melihatnya. Meskipun &igunakan sen&iri, !arna'!arna ini bisa mempunyai rasa &ingin atau impersonal, oleh sebab itu memilih !arna'!arna sejuk, mungkin bijaksana untuk menambahkan !arna &ari kelompok lain untuk menghin&ari ini. +erikut beberapa makna &ari beberapa !arna sejuk3 $. #iru Positif3 keheningan, men#intai, kesetiaan, keamanan, per#aya, intelligen#e egatif3 ke&inginan, ketakutan, kejantanan 4. 'ijau Positif3 uang, pertumbuhan, kesuburan, kesegaran, healing egatif3 iri hati, ke#emburuan, kesalahan, keka#auan ,. (ngu Ungu a&alah kombinasi biru &an merah, oleh sebab itu &itemukan baik kategori'kategori hangat maupun sejuk Positif3 raja, kaum ningrat, spirituality, keme!ahan, ambition egatif3 misteri, kemasgulan 5. Pirus Positif3 rohani, sembuh, perlin&ungan, sophisti#ate&

18

egatif3 #emburu, ke!anitaan (. Perak Positif3 glamor, tinggi, anggun, sleek egatif3 pengkhayal, ti&ak tulus )* &arna 'angat Merah, merah mu&a, kuning, orange, !arna ungu, &an emas a&alah !arna hangat. =arna hangat #en&erung mempunyai suatu efek kegairahan bagi yang melihatnya. +agaimanapun ketika !arna ini &igunakan sen&iri &apat menstimulasi, membangitkan emosi kekerasanEkehebatan &an kemarahan. 7etika memilih na&a hangat, menambahkan !arna &ari kelompok yang lain akan membantu ke arah menyeimbangkan ini. +erikut beberapa makna &ari beberapa !arna hangat3 +* %erah positif3 #inta, energi, kuasa, kekuatan, pen&eritaan, panas negatif3 kemarahan, bahaya, peringatan, keti&aksabaran )* %erah muda positif3 sehat, bahagia, feminin, rasa kasihan, manis, suka melu#u negatif3 kelemahan, ke!anitaan, keti&ak &e!asaan ,* Kuning positif3 terangE#er&as, energi, matahari, kreativitas, akal, bahagia negatif3 penakut, ti&ak bertanggungja!ab, ti&ak stabil -* .range positif3 keberanian, keper#ayaan, kehangatanEkeramahan, keakraban, sukses negatif3 keti&ak'tahuan, melempem, keunggulan /* (ngu =arna ungu &itemukan &i &alam ke&ua'&uanya !arna &ingin &an hangat positif3 royalti, kebangsa!anan, kerohanian, keme!ahan, ambisi negatif3 kegaiban, kemurungan 0* mas positif3 kekayaan, kemakmuran, berharga, tra&isional negatif3 ketamakan, pemimpi ,* &arna 1etral Goklat, ber!arna #oklat, ga&ing, kelabu, putih &an hitam a&alah !arna netral. =arna netral a&alah suatu pemilihan agung untuk bergaul &engan suatu palet)lukis* hangat atau &ingin. !arna'!arna itu a&alah yang baik untuk latar belakang &alam suatu &isain, &an juga #en&erung untuk berbi#ara lebih pelan, penggunaan &ari yang lain lebih menaklukkan !arna. Tambahkan hitam untuk men#iptakan suatu yang lebih gelap 2 kete&uhan2 tentang suatu !arna utama,

19

se&ang putih &itambahkan untuk men#iptakan suatu tongkangEgeretan 2 !arna2. +erikut beberapa makna &ari beberapa !arna netral3 +* 'itam positif3 perlin&ungan, &ramatis, serius, bergayaEanggun, formalitas negatif3 kerahasiaan, kematian, kejahatanE malapetaka, kegaiban )* Kelabu positif3 keamanan, kean&alan, ke#er&asanEinteligen, pa&at, konservatif negatif3 muram, se&ih, konservatif ,* 2okelat positif3 ramah, bumi, keluar rumah, umur panjang, konservatif negatif3 &ogmatis, konservatif -* Tan ! 3ol halus yang masih putih" positif3 ketergantungan, fleksibel, keriting, konservatif negatif3 tumpul, membosankan, konservatif /* Gading positif3 ketenangan, kenyamanan, kebersihanEkesu#ian, hangat negatif3 lemah, ti&ak stabil 0* Putih positif3 kebaikan, kea&aan tak bersalah, kemurnian, segar, gampang, bersih negatif3 musim &ingin, &ingin, jauh )&ari berbagai sumber*

20