Anda di halaman 1dari 28

BAB V HASIL PENELITIAN 5.

1 Karakteristik Informan Informan yang menjadi sumber informasi dalam penelitian ini berjumlah 2 orang yang terdiri dari Kepala Gawat Darurat Puskesmas Kemacatan Tebet (Ka Gadar PKT dan ! orang Kepala Kesehatan "ingkungan Puskesmas Kecamatan Tebet (Ka Kesling PKT # Karakteristik informan tersebut dapat dilihat pada Tabel $#! di bawah ini# Tabel 6.1 Karakteristik Informan di Kode Informan Ka Gadar PKT %abatan Koordinator Darurat Kesling PKT ila!a" Ker#a P$skesmas Tebet "atar Pendidikan Gawat Dokter umum Puskesmas &elakang

Kecamatan Tebet Koordinator Kesehatan '! "ingkungan Puskesmas Kecamatan Tebet

5.% &ambaran 'ana#emen P$skesmas Ke(amatan Tebet ter"ada) Ban#ir Program (anajemen yang dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan Tebet berada di dalam 'eksi Pelayanan Kesehatan (asyarakat dan terkait dengan sub seksi Gadar dan &encana) diantaranya yaitu program pra bencana) saat bencana) dan pasca bencana# *leh karena itu) segala input yang terkait dengan kegiatan (anajemen Puskesmas terdapat di dalam program+program tersebut yang ada di Puskesmas# 5.%.1 *r+anisasi

48

Informasi yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara mendalam mengenai jenis organisasi yang terdapat dalam pelaksanaan kegiatan (anajemen Puskesmas yaitu tidak terdapat organisasi tetap dalam kegiatan ini) organisasi dilakukan saat bencana datang) biasanya terdiri dari ketua gawat darurat) petugas kesehatan (dokter) paramedis) petugas kesehatan lingkungan) bagian gi,i) imunisasi ) bagian transportasi (supir ) penyemprot foging dari petugas harian lepas) tenaga penyuluh dari petugas puskesmas) dan tenaga honorer bila diperlukan# %ika dilihat dari segi kualitas) tenaga yang terlibat langsung turun kelapangan anatara lain memiliki latar belakang pendidikan dokter) perawat ahli gi,i dan tenaga kesehatan yang berhubungan dengan kesling# (engenai jumlah tenaga kesehatan yang turun kelapangan kurang dan tidak seimbang dengan kebutuhan di masing+ masing posko di lokasi bencana# &erikut adalah hasil wawancara mengenai tenaga yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatanPertanyaan &agaimana pengorganisasian dan sumber daya manusia dari kegiatan tersebut. &iasanya siapakah tenaga puskesmas yang terjun langsung ke tempat lokasi bencana khususnya dalam bidang kesehatan. &agaimana pengorganisasian dan sumber daya dari kegiatan tersebut.

%awaban Ka.Gadar PKT : Untuk tenaga yang di tentukan sih gak ada, paling yang di tentukan hanya yang bertanggung jawab di satu Posko Kesehatan, biasanya satu dokter, satu perawat sesuai jadwal yang ditentukan dari puskesmas kelurahan, selebihnya tenaga yang ditambah dari puskesmas kecamatan bila kurang. Tenaga puskesmas kecamatan yang ikut turun ya seperti dokter poli umum puskesmas kecamatan tebet, koas koas,

49

paramedis, supir, hampir semua ikut turun ya...! Pak "ukamto, Kesling: #ntinya masalahnya mungkin "$% nya memang kurang belakangan ini. $ari dulu memang sebetulnya kurang, tapi mungkin karena &'() ini banjirnya baru surut terus udah naik lagi, terus juga lebih lama dan dalam. *a makanya kan termasuk anada anda ini kan dilibatkan ya karena "$% kita kurang. *a kan koas dilibatkan karena masalahnya kurang. +adi kalo bisa ya semua petugas puskesmas yang bisa membantu ikut turun.! Pertanyaan&iasanya siapakah tenaga puskesmas yang terjun langsung ke tempat lokasi bencana khususnya dalam bidang kesehatan. %awaban Ka.Gadar PKT : ada dokter, paramedis, kesling, supir,tenaga imunisasi, bagian gi,i, dan imunisasi!

Pak Kamto) Kesling%isalnya lisolisasi kita berkaitan dengan kesling ya gitu kan. Kalo di sini kan kita bekerjasama dengan kantor kelurahan yang ada keslingnya, dan juga sur-eilansnya.!

Pertanyaan-

50

/pakah tenaga puskesmas yang terjun ke lapangan telah mendapat pelatihan tentang manajemen bencana dan gawat darurat sebelumnya. %awaban Ka.Gadar PKT : sudah itu di berikan pelatihan dari sudin! Pertanyaan/pakah tenaga puskesmas yang terjun telah mengerti tentang risiko peningkatan morbiditas penyakit infeksi akut yang akan timbul akibat banjir. Dan apa yang dilakukan. %awaban Ka.Gadar PKT : saya kurang tahu mengenai hal itu!

Pertanyaan&agaimana menurut &apak0Ibu mengenai kesiapsiagaan tenaga kesehatan puskesmas dalam menghadapi bencana banjir tahun 21!2 ini khususnya dalam menekan morbiditas penyakit infeksi akut akibat banjir. %awaban Ka.Gadar PKT : sama saja seperti tahun tahun lalu! Pertanyaan&agaimana peran &apak0Ibu dalam kejadian banjir tahun 21!2 ini khususnya dalam menekan morbiditas penyakit infeksi akut akibat banjir. %awaban Ka.Gadar PKT :

51

sama saja seperti tahun tahun lalu!

Pertanyaan/pa saja tugas yang &apak0Ibu lakukan sebagai tenaga kesehatan puskesmas dalam menghadapai bencana banjir berkaitan dengan adanya peningkatan morbiditas penyakit infeksi akut yang akan terjadi akibat banjir tersebut.

%awaban Ka.Gadar PKT : 3"aya sebagai ketua gadar, tugasnya mengumpulkan laporan laporan dari tiap posko posko kesehatan, memanajemen "$%, terutama bila ada kekurangan di tiap posko, juga mengecek ketersediaan obat obatan dan perbekalan, saya juga kerja sama dengan kepala puskes kelurahan, misalnya dr."usi, nanti dia kasi jadwal jadwal dokter yang mengisi posko pada hari itu, bila kekurangan, mereka langsung kontak saya! Dari hasil wawancara mengenai logistik yang dilakukan antar unit kerja termasuk persediaan obat) perbekalan) sarana dan prasarana) telah tercukupi# Dengan telah di sediakannya dalam jumlah besar untuk bulan januari dan februari tiap tahun dan didapat bantuan dari para donatur# &agan sistem distribusi logistik akan terlampir# Pertanyaan /pakah &apak0Ibu telah melakukan pemetaan daerah rawan banjir di wilayah kerja &apak0Ibu.

52

%ika iya apa saja yang &apak0Ibu lakukan pada hasil pemetaan daerah rawan banjir tersebut. %awaban Ka#Gadar PKT iya ada,,, ini gambar bagannya..! untuk penempatan posko kesehatan dan distribusi donatur dan pengadaan jalur e-akuasi untuk jalur pengungsian masyarakat setempat! Pak 'ukamto) Kesling Kebon baru waktu banjir kita persiapkan untuk . pos, di bukit duri berapa pos, lima pos, misalnya gitu kan. "emua sudah di sediakan di tempat tempat banjir di pos pos tersebut, istilahnya ada obat obatan, pengadaan bantuan. /iasanya dipersiapkan dari sebelum banjir. Tapi kalo misalnya obat obatan dari kita kurang, masih ada dari sudin.! Pertanyaan/pakah terdapat 'tandar *perasional Prosedur dalam penanganan bencana banjir khususnya berkaitan dengan penyakit yang mungkin timbul akibat banjir. %ika ada apakah &apak0Ibu terlibat dalam pembentukan '*P tersebut. /pakah &apak0Ibu menjalankan '*P tersebut. /pa saja yang telah &apak0Ibu lakukan berkaitan dengan '*P tersebut.

%awabanKa Gadar PKT-

53

kayaknya ada, coba kamu tanyakan pada pak kamto! 3saya ga terlibat.. kalau masalah "0P coba ditanyakan ke pak kamto saja! tidak,contohnya pada "0P perencanaan pendirian tenda, namun pada kenyataanya untuk pedirian tenda, kami sudah langsung menempatkan posko pengobatan di kantor kelurahan yang telah dipilih! tidak ada, coba kamu tanyakan pada pak kamto!

Pak Kamto) Kesling1da gadar khususnya ya. Kalau kita kita "0P nya ya biasa aja. $alam arti kan dari dinas ya ada. Kalau lisolisasi ya prosedurnya kan ya gitu gitu aja ya. Gadar yang udah rutin selama banjir. 2ebih ke gadarnya kalau selama banjir gitu kan "0P nya yang lebih tahu. Kalau pasca banjirnya ada ya tapi kan tidak seperti selama banjir, gitu. Kalo pasca banjir ya gitu tadi mungkin penyuluhannya, lisolisasi, cuma itu aja. Kalau sekarang belakangan ditambah dengan 3ogging. "0P nya dari dinas. Pertanyaan'elain puskesmas adakah organisasi lain atau instansi lain yang membantu jalannya kegiatan tersebut.

%awaban Ka#Gadar PKT P%#, Tagana 4masyarakat awam yang dibina oleh /5P/ dalam kesiapsiagaan bencana6, $1"#P751 4pemuda siaga peduli bencana6, Karang Taruna, satpol PP! Pak Kamto) Kesling-

54

Pasti. Pasti dong kalau nggak kerja sama, nggak mungkin bisa kerja sendiri. "eperti dengan P%#, kantor lurah, kantor camat termasuk untuk semua kita terkait kalau nggak ya nggak bisa. Tentunya punya bagian masing masing kan kerja sama kan.!

Data 'ekunder *rganisasi Pra Pada lampiran didapatkan struktur organisasi puskesmas) tetapi tidak didapatkan struktur organisasi khusus dalam penanggulangan bencana banjir Pada lampiran didapatkan tiga 'tandar *perasional Prosedur ('*P yang berkaitan dengan bencana secara umum) !# Petunjuk kerja kejadian luar biasa 2# Petunjuk kerja penanganaan kegawat daruatan bencana 4# Petunjuk kerja e5akuasi keadaan darurat &elum di temukan secara khusus penanganan bencana banjir 5.%.% Pembia!aan &erdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa dana untuk pelaksanaan kegiatan (anajemen Puskesmas terhadap penanggulangan bencana banjir tidak dibedakan untuk pra) saat dan bencana# Pertanyaan -

55

&agaimana sistem pendanaan apakah terdapat anggaran khusus setiap tahunnya untuk kegiatan tersebut. /pakah pendanaan tersebut di bedakan antara pra)saat dan pasca bencana banjir. %awaban Ka#Gadar PKT Kalau untuk prabencana ya ga diberi dana..! 3"etahu saya gak ada anggaran khusus untuk bencana banjir sih.. yang ada cuma pembagian honor aja dari $P1, itu hitungannya kerja lembur. Untuk bensin kita ada dana sendiri dari puskes, untuk obat obatan kita udah siapin yang lebih banyak untuk bulan januari dan 3ebruari dan sering ada sumbangan sumbangan dari berbagai pihak donatur, untuk pembiayaan komunikasi kita seringnya sukarela aja dari hp masing&, nanti paling ketutup sama honor yang dari $P1 itu..! Kalau untuk pasca bencana kayak 3oging dan lisolisasi mungkin bisa ditanyakan langsung ke bagian kesling..!

Pak 'ukamto) Kesling Untuk pra bencana banjir tidak ada pendanaan khusus karena kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan rutin puskesmas. Tapi kan kalo kita lihat pra banjirnya apa sih sebelum banjir kan gak ada, ya apalah, posyandu biasalah, program yang biasa. Untuk mencegah banjir kita gak bisa kan.! Pendanaan untuk selama banjirnya kan gadar yang turun ya. $alam artian itu kegiatan gadar lah, yang bisa menerjemahkan sendiri bahwa pendanaan selama banjir diatur oleh gadar, untuk obat obatan dan sebagainya ya dari pemda ya.! Pasca banjirnya untuk lisolisasi, 3ogging, penyuluhan, ya anggaran anggarannya dari pemda. "elama ini masalah pendanaan tidak pernah kurang.! 5.%., Kom$nikasi
56

6ntuk komunikasi dengan tujuan penyampaian informasi) koordinasi (administrasi dan logistik ) dan pengendalian kegiatan operasional dilakukan dengan menggunakan alat komunikasi berupa telepon seluler yang dimiliki oleh masing+ masing tenaga yang terlibat dalam kegiatan manajemen puskesmas terhadap banjir# &erikut hasil wawancara mengenai komunikasi manajemen puskesmas terhadap banjirPertanyaan 36ntuk alat komunikasi yang digunakan saat kegiatan penanggulangan bencana banjir.7 %awaban Ka#Gadar PKT Untuk komunikasi kita hanya menggunakan hp masing&, dan untuk pembiayaan pulsa tidak di siapkan nanti paling ketutup sama honor yang dari $P1 itu.. iyah kami menjalani dari keseluruhan kegiatan itu, tapi ada perbedaan sedikit dalam pemberitahuan pada penduduk tidak lagi dengan pentungan tapi dengan media massa yang telah di sepakati! Pak 'ukamto) Kesling *a,,, gunakan ponsel masing masing saja, dan tidak ada dana khusus untuk komunikasi, yaitu dari kita saja.! 5.%.- .esiminasi/ Koordinasi/ dan Sosialisasi Dari hasil wawancara mengenai desiminasi dan sosialisasi adanya pelatihan tenaga kesehatan akan kegawat daruratan bencana dan managemen bencana) hanya taraf kepahaman dari tenaga kesehatan tidak diketahui) Pertanyaan -

57

/pakah tenaga puskesmas yang terjun ke lapangan telah mendapat pelatihan tentang manajemen bencana dan gawat darurat sebelumnya. %awabanKa.Gadar PKT: sudah itu di berikan pelatihan dari sudin! saya kurang tahu mengenai hal itu! Perlu, dan sudah ada, sepertinya bisa yah kader kita berikan pelatihan dalam penanganan bencana banjir! setiap satu tahun sekali ada tuh pelatihannya, biasanya sih bulan oktober,,, pelatihannya selama & hari,,, di laksanakan dari "U$#5 4suku dinas kesehatan6,,, dari sudin mintanya orang awam, jadi kami kasih satpam, supir,,,,! Dari hasil wawancara mengenai koordinasi dilakukan pengumpulan data dari posko kesehatan# Pertanyaan 6ntuk pelaporan mengenai data dilapangan posko banjir bagaimana cara pengumpulan dan pelaporannya) dan kepada siapa melaporkannya.

KaGadarPKT semua data laporan mengenai penyakit di lapangan akan dilaporkan kepada saya melalui perwakilan, tiap posko sudah ditentukan perwakilannya, setelah data saya dapatkan saya akan melaporkan ke suku dinas kesehatan tiap harinya pada pukul ().''! Pak 'ukamto) Kesling "ur-eilansnya.. 7m.. Gini, kalau misalnya kita ada kasus tentunya pasti ada. /iasanya ya pasca banjirnya itu. Kita ke rumah warga, ya bahkan waktu itu kita seperti P7 ya, penyelidikan epidemiologi ya.!
58

Data 'ekunder Koordinasi Pra Pada lampiran didapatkan persiapan banjjir berupa tiga rapat koordinasi yaitu di tingkat walikota pada bulan februari dan no5ember 21!!) pada tingkat suku dinas yankes pada bulan maret dan no5ember 21!!) dan pada tingkat kecamatan kelurahan pada bulan april dan no5ember 21!!# 8apat tersebut berisi penyusunan strategi pra bencana berupa- pembuatan tim petugas pos kesehatan) pembuatan jadwal piket petugas banjir) sistem pelayanan kesehatan danrujukan) sistem distribusi logistik) sistem komando siaga banjir dan sistem pelaporan 'istem komando siaga banjir berawal dari walikota jakarta selatan atau dinas kesehatan DKI lalu berlajut ke pos kesehatan wilayah 'udin Kesmas dan 'udin 9ankes %akarta selatan lalu berlanjut ke puskesmas kecamatan) puskesmas kelurahan dan pos kesehatan# 'istem ini juga berlaku juga pada distribusi logistik pra) saat dan pasca bencana# 'aat "aporan banjir tertera data tanggal)jam lapor)lokasi banjir) jumlah pos kesehatan) jumlah tempat pengungsian) ketinggian air rata+rata) jumlah pasien) jenis penyakit sehingga dapat memantau penigkatan penyakit yang terdapat di posko# Data ini dapat di gunakan untuk penigkatan pelayanan kesehatan dari obat+obatan maupun jumlah tenaga kesehatan yang turun#

59

Pada lampiran 'istem pelaporan menunjukan laporan dari tiap posko akan di kirim dari tiap perwakilan yang sedang bertugas kepada puskesmas kelurahan lalu di laporkan kepada Ka Gadar sebagai petugas di puskesmas yang akan melporkan ke 'udin Kesmas : 'udin 9ankes %akarta 'elatan lalu laporan akan di laporkan ke Dinkes DKI %/K/8T/

Pasca Dan terdapat juga laporan rekapitulasi penyakit potensial K"& &encana &anjir di buat perkelurahan lalu di laporkan dari puskesmas# Dalam pelaporan tersebut terdapat jenis+jenis penyakit yang diderita) jumlah pasien dan jumlah pasien yang di rujuk keluar puskesmas kecamatan tebet#

5.%.5

Pelaksanaan o)erasional Dari hasil wawancara mengenai pelaksanaan operasional yang dilakukan

5.%.5.1 Pelaksanaan o)erasional Pra ben(ana didapatkan pemetaan dari lokasi rawan banjir kecamatan Tebet dan aliran sungai ciliwung# Dan pemetaanpun digunakan fungsinya# Pemetaan akan terlampir#

Pertanyaan/pakah &apak0Ibu telah melakukan pemetaan daerah rawan banjir di wilayah kerja &apak0Ibu. %ika iya apa saja yang &apak0Ibu lakukan pada hasil pemetaan daerah rawan banjir tersebut.

%awaban-

60

Ka Gadar PKT: iya ada,,, ini gambar pemetaannya! untuk penempatan posko kesehatan dan distribusi donatur dan pengadaan jalur e-akuasi untuk jalur pengungsian masyarakat setempat! Pak Kamto) Kesling1da.! *a kalo pemetaannya ada. 8ontohnya kan kalau kebon baru dari 9: (, &, ), ;, <, ('. #tu kalo kebon baru. Kalau yang di bukit duri yang rawan banjir kan 9: <, (', ((, (&. Gitu pemetaannya. Kalau di mangarai kan 9: ), (. #tu kalau pemetaan wilayah.! Dari hasil wawancara mengenai koordinasi yang dilakukan didapatkan pelatihan terhadap penanggulangan bencana) tenaga yang diminta orang awam yang tidak ada basic kesehatan yang bekerja di puskesmas#

Pertanyaan/pakah tenaga puskesmas yang terjun ke lapangan telah mendapat pelatihan tentang manajemen bencana dan gawat darurat sebelumnya.

%awabanKa Gadar PKTsudah itu di berikan pelatihan dari sudin! 4Ka.Gadar PKT6 Perlu, dan sudah ada, sepertinya bisa yah kader kita berikan pelatihan dalam penanganan bencana banjir! setiap satu tahun sekali ada tuh pelatihannya,

61

biasanya sih bulan oktober,,, pelatihannya selama & hari,,, di laksanakan dari "U$#5 4suku dinas kesehatan6,,, dari sudin mintanya orang awam, jadi kami kasih satpam, supir,,,,! 4Ka.Gadar PKT6 Dari hasil wawancara mengenai koordinasi yang dilakukan antar unit kerja didalam unnit 8umah 'akit dan instansi di luar rumah sakit seperti puskesmas# Tagana 4masyarakat awam yang dibina oleh /5P/ dalam kesiapsiagaan bencana6, $1"#P751 4pemuda siaga peduli bencana6 ini hanya akti3 hingga tahun &''=! 4Ka.Gadar PKT6 Dalam pra bencana adanya informasi dan demostrasi pada masyarakat bila terjadi bencana (kemana menyelamatkan diri dan koordinasi tentang penyelamatan asyarakat pada saat forum desa# Pada wawancara tidak didapatkan informasi adanya kegiatan dalam persiapan menghadapi bencana# Pembahasan data sekunder) Pelaksanaan operasional Pra Pada lampiran pemetaan untuk mengetahui daerah+daerah yang lebih banyak terjadi banjir terluas dan terparah dampak dari bencana banjir# Pada kecamatan tebet terdapat tiga kelurahan rawan banjir yaitu maggarai yang terdiri dari 4 8< !4 8T) &ukit duri 4 8< 21 8T) Kebon &aru $ 8< 21 8T# Tiga kelurahan tersebut juga di lintasi oleh aliran sungai =iliwung sehingga berpotensi terjadinya bencana banjr# &adan ;asional Penangulangan &encana yang memberikan pelatiha terhadap masyarakat awam dan

5.%.5.% Pelaksanaan *)erasional Saat ben(ana


62

Dari hasil wawancara mengenai koordinasi yang dilakukan saat bencana meliputi seluruhnya dari kegiatan saat bencana) Untuk koordinasi pasti. Pasti dong kalau nggak kerja sama, nggak mungkin bisa kerja sendiri. "eperti dengan P%#, kantor lurah, kantor camat termasuk untuk semua kita terkait kalau nggak ya nggak bisa. Tentunya punya bagian masing masing kan kerja sama kan.! 4Pak "ukamto, Kesling6 Kalau kita kita "0P nya ya biasa aja. $alam arti kan dari dinas ya ada. Kalau lisolisasi ya prosedurnya kan ya gitu gitu aja ya. Gadar yang udah rutin selama banjir. 2ebih ke gadarnya kalau selama banjir gitu kan "0P nya yang lebih tahu. Kalau pasca banjirnya ada ya tapi kan tidak seperti selama banjir, gitu.! 4Pak "ukamto, Kesling6

Pertanyaan/pakah &apak0Ibu telah melakukan sur5eilans kesehatan terutama pada penyakit infeksi akut akibat banjir.

%awabanKa Gadar PKT: 3ya, misalnya untuk penyakit penyakit khusus seperti leptospirosis karena penyakit tersebut cukup mematikan, dan juga $/$.!

Pertanyaan-

63

%ika iya) kapan dan apa saja yang dilakukan dalam sur5eilans kesehatan tersebut.

%awabanKa Gadar PKT: 3sur-eilance penyakit penyakit tersebut dilakukan saat dan pasca banjir aja, sesuai angka kejadian yang muncul!

Pak 'ukamto) Kesling "ur-eilansnya.. 7m.. Gini, kalau misalnya kita ada kasus tentunya pasti ada. /iasanya ya pasca banjirnya itu. Kita ke rumah warga, ya bahkan waktu itu kita seperti P7 ya, penyelidikan epidemiologi ya.!

PertanyaanKegiatan apa saja yang mendukung fungsi puskesmas dalam upayanya menekan morbiditas penyakit infeksi akut akibat banjir.

%awabanKa Gadar PKT: dari pihak kami paling lisolisasi dan 3ogging sih!

Pertanyaan-

64

Kapan kegiatan tersebut dilakukan. /pakah pada saat pra bencana) saat bencana atau pasca bencana.

%awabanKa Gadar PKT: hanya saat dan pasca bencana, unuk pra bencana kita belum ada program kegiatannya.!

Pak Kamto, Kesling: Tentunya kalau sebelum mungkin ya dalam artian kan biasa ya rutinitas biasa ya, kalau sebelum banjir. Kalau selama banjir yang berperan ya gadarnya ya. Kalau pasca banjirnya ya kita terkait dengan sur-eilansnya, dengan keslingnya, ya dengan promkesnya. #tu pasca banjirnya. Tapi kalau sebelumnya mungkin ya biasa biasa ya, mungkin sudah rutinitas kalau di sini ya, dalam artian kebon baru, bukit duri, yang berkaitan dengan banjir mungkin ya kita untuk kebersihan lingkungannya aja kan. Tapi kan kalokita lihat pra banjirnya apa sih sebelum banjir kan gak ada, ya apalah, posyandu biasalah, program yang biasa. Untuk mencegah banjir kita gak bisa kan. Gitu loh dalam artian kan. Tapi kalo selama banjir dan juga setelah banjir, ya mungkin puskesmas berperan, untuk kegiatannya ya macam macam.

Pertanyaan&agaimana kegiatan tersebut dilakukan.

65

%awabanKa Gadar PKT: 3yah, paling gitu gitu aja sih.. berupa pengobatan, e-akuasi, 3ogging, lisolisasi, dulu ada pembagian kaporit, tapi sekarang kayaknya ga jalan.. coba ditanyakan ke bagian Kesling! Pertanyaan*bat dan perbekalan0sarana dan prasarana apa sajakah yang dibutuhkan agar penanganan penyakit infeksi akut akibat banjir ini dapat berjalan dengan baik.

%awabanKa Gadar PKT: gak ada obat obatan khusus sih,,, ya paling diare, kalo $/$ juga nggak khan harus lab, paling leptos yah tapi itu juga gak banyak,,, obat obatan biasa aja yang disiapin dan untuk pengobatan simptoatik aja,,,,!

Pak Kamto) Kesling3Kalo obat ya ada.!

Pertanyaan&agaimana obat serta perbekalan0sarana dan prasarana itu didistribusikan.

66

%awabanKa Gadar PKT: obat biasanya sudah di siapkan khusus untuk bulan januari dan 3ebruari, obat obatan di dapat biasanya sudah ada dari dinas kesehatan yang akan di berikan ke sudin dan di distruibusi menuju puskesmas kecamatan lalu ke puskesmas kelurahan dan setelah itu ke pos kesehatan, kadang didapat dari sumbangan donatur, pendistribusian dilakukan sekalian bersamaaan dengan turunnya tenaga kesehatan ke posko kesehatan!

Pak Kamto, Kesling: Kebon baru waktu banjir kita persiapkan untuk . pos, di bukit duri berapa pos, satu, dua, tiga, empat, lima pos, misalnya gitu kan. "emua sudah di sediakan di tempat tempat banjir, istilahnya ada obat obatan. Tapi kalo misalnya dari kita kurang ada dari sudin.!

Pertanyaan/pakah &apak0Ibu juga melibatkan) melatih dan memberikan moti5asi kepada warga sekitar bencana untuk dapat ikut serta menangani penyakit infeksi akut akibat banjir.

%awabanKa Gadar PKT: oh gak ada, palingan pada tenaga puskesmas!

67

'aat Pada lampiran didapatkan sistem pelayanan kesehatan dan rujukan yang dapat diberikan posko kesehatan atau puskesmas kelurahan atau puskesmas kecamatan) ke rumah sakit yang telah di tunjuk Pada lampiran "okasi posko kesehatan banjir di kecamatan tebet terbagi dalam tiga kelurahan yaitu bukit duri 4 posko kebun baru > posko) manggarai > posko Pada lampiran terdapat daftar ketersediaan persedian perbekalan kesehatan untuk penanggulangan bencana banjir) diantaranya obat+obatan) perlengkapan P4K) alat e5akuasi) peralatan pelayanan pengobatan) sarana komunikasi dan transportasi# *bat+obatan yang tersedia dianggap cukup# Pada lampiran terdapat kegiatan gawat darurat bencana yang dilakukan oleh puskesmas kecamatan tebet pada tiga kelurahan yaittu bukit duri) kebon baru dan manggarai# Dengan total !2 8<) ketiga kelurahan tersebut merupakan kelurahan yang terkena bnajir# Pada kegiatan tersebut juga di distribusikan makan untuk bayi#

5.%.5., Pelaksanaan *)erasional Pas(a ben(ana Dari hasil wawancara mengenai koordinasi yang dilakukan paska bencana hanya dilakukan kegiatan+kegiatan dalam bidang kesehatan) tidak mencangkup dalam perbaikan dari dampak bencana dan emosional

Pertanyaan-

68

Kegiatan apa saja yang mendukung fungsi puskesmas dalam upayanya menekan morbiditas penyakit infeksi akut akibat banjir. %awabanKa.Gadar PKT: dari pihak kami paling lisolisasi dan 3ogging sih! Pak "ukamto, Kesling: Kalo pasca banjir ya gitu tadi mungkin penyuluhannya, lisolisasi, cuma itu aja. Kalau sekarang belakangan ditambah dengan 3ogging. "0P nya dari dinas.!

/iasanya ya pasca banjirnya itu. Kita ke rumah warga, ya bahkan waktu itu kita seperti P7 ya, penyelidikan epidemiologi ya.!

Pasca Pada lampiran didapatkan 2 kegiatan pasca bencana banjir yaitu) antisipasi K"&) penyakit pasca banjir dan program kesling (lisolisasi) abatisasi) kalporitsasi) fogging Pada lampiran kegiatan gawat darurat pasca banjir telah dilakukan imunisasi campak dan TT pada ketiga kelurahan yaiutu bukit duri) kebon baru) dan manggarai# Telah dilakukan juga foggig dan lisolisasi pada ketiga kelurahan tersebut#

69

BAB VI PE'BAHASAN 6.1 *r+anisasi + Tidak adanya pembagian tugas yang jelas pada penanggulangan bencana banjir + 'D( yang kurang membuat pelayanan kesehatan pada bencana banjir kurang memadai# + Tidak memiliki '*P khusus bencana banjir membuat program yang berjalan cenderung tidak terarah# %enis tenaga pelaksana yang terlibat dalam (anajemen Puskesmas Kecamatan Tebet terhadap &anjir di puskesmas diantaranya yaitu tenaga pelaksana P? yang dilakukan oleh ketua gawat darurat) petugas kesehatan (dokter) paramedis) petugas kesehatan lingkungan) bagian gi,i) imunisasi ) bagian transportasi (supir ) penyemprot foging dari tentara dan satpol PP) dan tenaga honorer bila diperlukan# %enis tenaga tersebut belum memiliki tanggung jawab yang jelas mengenai pembagian tugas dan wilayah kerjanya# Pembagian kerja dan wilayah kerja dilakukan secara spontan pada saat bencana banjir terjadi di suatu daerah di kecamatan tebet# &elum adanya tanggung jawab dalam pembagian tugas dan wilayah kerja tersebut menunjukan bahwa pelaksanaan kegiatan (anajemen Puskesmas Kecamatan Tebet terhadap &anjir yang dilakukan belum terkoordinasi dengan baik# Pembagian tugas dan wilayah kerja tersebut belum sesuai dengan kebutuhan# %ika dilihat secara
70

jumlah) tenaga yang ada dianggap masih kurang terutama tenaga di tingkat posko kesehatan tiap kelurahan# @al tersebut dikarenakan tenaga puskesmas kelurahan yang dilibatkan merupakan tenaga yang harus memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat# 'elain itu) dengan adanya pembagian tugas dan wilayah kerja yang disesuaikan dengan fungsinya dapat mempermudah fungsi penggerakan atau pelaksanaan kegiatan (anajemen Puskesmas Kecamatan Tebet terhadap &anjir terutama dalam koordinasi dan komunikasi antar tenaga pelaksana# 6ntuk itu perlu dibuat suatu tim yang tetap untuk menangani bencana banjir yang timbul setiap tahun# Pada hasil wawancara dinyatakan bahwa hanya terdapat '*P manajemen penanggulangan bencana secara umum dan dari data sekunder pada lampiran didapatkan tiga 'tandar *perasional Prosedur ('*P yang berkaitan dengan bencana secara umum- Pada lampiran didapatkan tiga 'tandar *perasional Prosedur ('*P yang berkaitan dengan bencana secara umum) yaitu!# Petunjuk kerja kejadian luar biasa 2# Petunjuk kerja penanganaan kegawat daruatan bencana 4# Petunjuk kerja e5akuasi keadaan darurat 'ehubungan dengan fakta bahwa Kecamatan Tebet merupakan salah satu kecamatan di DKI %akarta yang hampir rutin setiap tahun mengalami banjir) maka dibutuhkan adanya '*P untuk penanggulangan bencana) khususnya banjir#

6.% Pembia!aan Tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan dan program pra bencana banjir# Tidak sesuai dengan pedoman perencanaan penyiagaan dimana pembiyaan perlu direncanakan dengan baik untuk tiap tahap+tahap bencana# Dimana pada saat sebelum bencana diperlukan anggaran untuk penyiapan

71

penambahan pelayanan puskesmas) sosialisasi) pelatihan) dan penyuluhan# 'umber dana untuk pelaksanaan kegiatan (anajemen Puskesmas Kecamatan Tebet terhadap &anjir di puskesmas kecamatan Tebet berasal dari Pemda) DP/) anggaran puskesmas) dan sumbangan para donatur# &erdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa dana untuk pelaksanaan kegiatan (anajemen Puskesmas Kecamatan Tebet terhadap &anjir tidak dibagi menjadi pembiayaan pra bencana) saat bencana) dan pasca bencana# Tidak ada pembiayaan untuk kegiatan pra bencana# 'edangkan untuk kegiatan saat bencana diperoleh dari Dokumen Pelaksanaan /nggaran (DP/ dan hanya berupa honor untuk tenaga kesehatan yang ikut serta dalam kegiatan) yaitu berupa dana lembur# Pembiayaan tersebut diperoleh pada saat bencana terjadi# 6ntuk pembiayaan pasca bencana) difokuskan untuk foging dan lisolisasi yang berasal dari anggaran puskesmas dan sumbangan para donatur# @al ini tidak sesuai dengan pedoman perencanaan penyiagaan dimana pembiayaan perlu direncanakan dengan baik untuk tiap+tiap tahap) baik untuk pra) saat) maupun pasca bencana) dimana pada saat belum terjadi bencana diperlukan anggaran untuk penyiapan fasilitas) penyusunan prosedur penanganan (pembuatan dokumen tertulis ) sosialisasi program dan koordinasi antara instansi) melakukan pelatihan dan simulasi secara periodik# Pada saat bencana diperlukan anggaran untuk pengiriman tim) transportasi) komunikasi) logistik) komunikasi) bahan medis habis pakai serta obat+obatan) dan biaya perawatan korban bencana# Pasca bencana diperlukan anggaran untuk pembuatan laporan dan pendataan (dokumentasi) biaya penggantian peralatan yang rusak atau hilang # Pembagian pembiayaan yang sesuai tahap bencana tersebut diperlukan untuk mengatur agar dana yang tersedia sesuai dengan kebutuhan yang ada) tidak kurang maupun lebih di suatu tahap saja# 6., Kom$nikasi 6ntuk komunikasi dengan tujuan penyampaian informasi) koordinasi (administrasi dan logistik ) dan pengendalian kegiatan operasional dilakukan dengan
72

menggunakan alat komunikasi berupa telepon seluler yang dimiliki oleh masing+ masing tenaga yang terlibat dalam kegiatan manajemen puskesmas terhadap banjir) tanpa adanya kendala 'istem penyampaian informasi harus menjamin bahwa informasi tersebut sampai kepada ketua tim penanganan bencana dengan menggunakan teknologi komunikasi yang sederhana sampai canggih# Komunikasi pengendalian adalah sistem komunikasi untuk mengendalikan kegiatan operasional di lapangan# Komunikasi yang dilakukan telah sesuai prosedur yaitu telepon seluler langsung menuju tiap+tiap tenaga kerja yang terkait termasuk Ketua Gawat Darurat untuk mengkoordinir dan mengendalikan kegiatan operasional di lapangan# @al ini menunjukkan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan baik# 6.- Pelaksanaan *)erasional 6.-.1 Pelaksanaan o)erasional )ra ben(ana 'udah dilakukan 4 rapat koordinasi tentang penyusunan strategi pra bencana) tetapi strategi ini tidak dilakukan Puskesmas hanya berfokus pada kegiatan pada saat bencana datang# Pelatihan tentang penanggulangan bencana dan manajemen bencana setahun sekali dirasa tidak cukup# 'osialisasi pra banjir pada warga sangatlah penting# 'istem pelaporan data rencana banjir tersampaikan dengan baik tiap harinya ke 'uku dinas Kesehatan DKI %akarta# Pelaksanaan operasional pra bencana pada puskesmas tidak melaksanakan keseluruhan) puskesmas tidak melakukan Informasi : demonstrasi pada masyarakat bila terjadi bencana seperti kemana menyelamatkan diri) dll yang dilakukan 2 A dalam satu tahun dan juga puskesmas tidak melakukan Koordinasi tenteng penyelamatan masyarakat misal pada saat forum desa yang biasanya di lakukan ! A dalam satu

73

tahun# Kegiatan ini penting akan pengetahuan tetang bencana dan dan penyelamatan diri apabila terkena bencana) puskesmas lebih fokus terhadap bagian memperkuat bidang kesehatan dalam tenaga puskesmas) yang terlihat dalam kegiatan pada pra banjir ini yang dilakukan Pemetaan sederhana)(enjaring sukarelawan bencana (!A setahun ) dan pelatih sukarelawan bencana (2 A setahun 6ntuk bagian logistik termasuk stok obat) perbekalan) sarana dan prasarana) telah tercukupi dengan adanya persiapan obat yang ditingkatkan pada bulan rawan banjir (januari dan februari dan bantuan dari para donatur# 6ntuk distribusi sistem logistik dilakukan sesuai prosedur) yaitu dari Dinas Kesehatan DKI ke Pos Kesehatan wilayah 'uku Dinas Kesehatan (asyarakat ('udinkesmas ) dan 'udin Pelayanan Kesehatan (9ankes %akarta 'elatan menuju Puskesmas Kecamatan yang dipantau oleh Ketua Gawat Darurat menuju tiap+tiap Puskesmas Kelurahan dan akhirnya menuju Pos Kesehatan di tempat yang terkena bencana# @al ini menunjukkan bahwa organisasi di bidang distribusi logistik telah terkoordinir dengan baik) sehingga dapat didistribusikan sesuai kebutuhan tiap+tiap pos kesehatan di daerah yang terkena banjir# 6.-.% Pelaksanaan o)erasional saat ben(ana Pelaksanaan operasional saat bencana puskesmas sudah menjalani semua kegiatan dari penanggulangan bencana mulai (enginformasikan kejadian bencana misal pada forum desa : petugas kesehatan) (emberitahukan pada warga (kentongan) dll ( tapi sekarang tidak lagi menggunakan pentongan namun melalui media massa yang telak di sepakati ) (embantu melakukan PPGD bersama petugas kesehatan) (emberikan bantuan perlengkapan pengungsian0logistik ( dapur umum) tenda) posko) dll ) (embantu petugas dalam pencatatan : pelaporan (data korban) data logistik (data mencangkup ;ama korban) petugas 6mmur0jenis yang dilakukan) kesehatan kelamin)Tempat dan juga memberikan dan waktu rujukan awal) kejadian)Penolong) Tindakan Tempat pertolongan

selanjutnya )(embantu

74

(engaktifkan sistem pertolongan)(elakukan e5akuasi : transportasi dengan benar dan (engaktifkan sistem peringatan dini# 6.-., Pelaksanaan o)erasinal )as(a ben(ana Dalam Pelaksanaan operasinal pasca bencana banjir puskesmas hanya menjalani kegiatan untuk tidak terjadi peningkatan penyakit menular dengan melakukan fogging dan lisolisasi tidak ada pengamatan terhadap dampak bencana (misalnya sumur yang rusak) pipa air putus atau jamban hancur dan juga tidak ada membantu memulihkan kondisi emosi warga (menghibur) menenangkan warga dengan cara berdoa0berd,ikir bersama atau mendampingi korban 6.5 Kordinasi/ desiminasi dan sosialisasi Dari hasil wawancara mengenai koordinasi yang dilakukan dalam koordinasi pelaporan semua data telah di lakukan dan mencakup semuanya) yang hasil dari laporan akan di laporkan setiap hari jam !2#11 ke sudin ('uku dinas # 'istem pelaporan harus dari pos kesehatan menuju puskesmas kelurahan lalu puskesmas kecamatan lalu sudin kesmas : sudin yankes jaksel dan berakhir di dinkes DKI %akarta#

75