Anda di halaman 1dari 3

KONGRES PGRI KE- XVI INDUK Rina Tresnowati, Vironika Ervina Permatasari, ABSTRAK Pendidikan kunci dan modal

utama bagi kemajuan suatu bangsa. Dalam upaya mewujud kan hal tersebut, peranan PGRI sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan yang berfokus pada bidang keguruan. PGRI dibentu k pada tanggal 25 November 1945 dalam kongres Pertama PGRI yang diselenggrakan d i Surakarta. Kongres ke I terus berlanjut sampai kongres ke XXI yang terakhir di gelar tanggal 1 hingga 5 Juli 2013. Dari Ke 21 kongres yang pernah diselenggara kan, terdapat hal yang menarik yang terletak pada kongres ke-XVI pada tanggal 38 Juli 1989 di Jakarta. Kongres tersebut berisi Susunan PB-PGRI Masa Bakti XVI ( 1989-1994) dengan Basyuni Suramiharja yang menjabat sebagai Ketua Umum dan memba wa kemajuan yang baik untuk Organisasi PGRI. Kata Kunci: KONGRES PGRI KE- XVI, A. PENDAHULUAN Pendidikan kunci dan modal utama bagi kemajuan suatu bangsa (Dr. Moh Hatta) .Kem ajuan dunia pendidikan di tentukan oleh segenap pemangku pendidikan. Pendidiakan bukan urusan semata belaka melainkan semua pihak harus peduli, ada kesadaran da ri partisipasi dan akhirnya ada tangung jawab dari semua pihak untuk membangun d unia pendidikan berkualitas ( Fajar, 2008). Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dan sangat diperlukan dalam e ra globalisasi saat ini. Dengan adanya pendidikan yang baik dan benar, secara la ngsung kita telah mempersiapkan generasi masa depan yang yang cemerlang dan kehi dupan yang layak. Guru sebagai tenaga inti kependidikan memiliki tanggung jawab untuk mengembangka n potensi peserta didik secara maksimal dan membangun pertumbuhan yang dapat men unjang perkembangan peserta didik. Dengan demikian, guru harus memiliki modal da sar penting dalam mengarahkan peserta didik untuk mencapai yang diharapkan baik perkembangan ranah afektif, kognetif dan psikomotoriknya.. Dalam upaya mewujudkan hal tersebutlah peranan PGRI sebagai organisasi yang meng himpun para guru diperlukan. PGRI sebagai tempat berhimpunnya segenap guru dan t enaga kependidikan lainnya dituntut bisa mengikuti perkembagan terbaru dalam pen didikan, dengan demikian PGRI lebih mudah untuk melahirkan program-program yang sesuai dengan tuntutan masa kini. Yakni tuntutan pendidikan di bawah gebrakan gl obalisasi dengan segala dinamikanya. Hal ini mendasari PGRI untuk mengadakan kongres dalam rangka mewujudkan sebuah o rganisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan yang ber fokus pada bidang keguruan B. PEMBAHASAN

Sejarah berdirinya PGRI Pada awalnya organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang bersifat u nitaristik. Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatu an Guru Indonesia (PGI). Perubahan nama ini mengejutkan pemerintah Belanda, kare na kata Indonesia yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi ole h Belanda. Sebaliknya kata Indonesia ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa In donesia. Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persat uan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indone sia pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta. Di dalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 - seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan dengan tiga tuju an :

1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia. 2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan. 3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya. Sejak Kongres Guru Indonesia itu, semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersat u di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) (Ibrahim, 2012). Kongres I terus berlanjut sampai kongres 21 yang terakhir di gelar tanggal 1 hin gga 5 Juli 2013. Dari Ke 21 kongres yang pernah diselenggarakan, terdapat hal ya ng menarik yang terletak masa jabatatan H. Basyuni Suramiharja sebagai ketua umu m PGRI pada kongres ke-XVI. Kongres PGRI Ke-XVI Kongres PGRI ke XVI diselenggarakan pada tanggal 3-8 Juli 1989 di Jakarta. Kongr es ini Berisi Tentang Susunan Pengurus Besar PGRI. Adapun Susunan PB-PGRI Masa B akti XVI (1989-1994) sebagai berikut: Ketua Umum : Basyuni Suramiharja Ketua : 1. Drs.I. Gusti Agung Gde Oka. 2. Dr.Anwar Jasin,M.Ed. 3. Dra. Mien.s. Warnaen. 4. H.R. Taman Sastra Dikarna 5. Taruna .SH. 6. Drs. Soetrisno Sekretaris Jenderal: Drs. WDF Rindorindo Wakil Sekretaris Jenderal: 1. Drs.H. Sigit Poernomo 2. Drs.H. Samad Thaha Bendahara : Drs. HKA Mooyoto Wakil Bendahara :1. Drs. Udjat S. Suwarno. 2. Ny. Martha Mijardi (Joko, 2011) Hasil kongres tersebut membawa PGRI menjadi semakin membaik baik. Hal ini di buk tikan dengan keikut sertaan PGRI dalam penandatanganan penyatuan WCOTP dan IFFTU menjadi Educational International (EI) pada tahun 1993. Berarti organisasi guru se dunia mengikuti pola PGRI yaitu sebagai organisasi profesi dan ketenagakerja an. Masa jabatan H. Basyuni Suriamiharja terlihat membawa kemajuan yang baik untuk organisasi PGRI, sehingga beliau dipercaya menjabat Ketua umum untuk kedu a kalinya pada kongres ke-XVII pada tahun 1994-1998. C. KESIMPULAN Kongres PGRI ke XVI terjadi pada tanggal 3-8 Juli 1989 di Jakarta.Kongres terseb ut ber isi Susunan PB-PGRI Masa Bakti XVI (1989-1994) dengan Basyuni Suramiharja yang menjabat sebagai Ketua Umum dan membawa kemajuan yang baik untuk Organisas i PGRI. D. DAFTAR PUSTAKA Ardiansyah Prince. 2004. Peran PGRI Dalam Mempertahankan Dan Melestarikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. http://aloenkderie.blogspot.com. (Online) Diakses tanggal 22 Maret 2014. Ibrahim. 2012. Makalah SPJD PGRI..http://makalahmajannaii.blogspot.com (Online) Diakses tanggal 22 Maret 2014. Riskie. 2013. Makalah ke-PGRI-an. http://riskiebertal.wordpress.com. (Online) Di akses tanggal 22 Maret 2014. Joko. 2011. Makalah Perbaikan ke-PGRI-an. http://www.scribd.com. (Online) Diakses tanggal 22 Maret 2014. Fajar. 2008. Maksimalisasi Pendidikan.

http://opinimahasiswa.blogspot.com. (Online) Diakses tanggal 23 Maret 2014.