Anda di halaman 1dari 39

Prof. Dr. S. Minardi Dr. R. Sudaryanto Ir.

Suwarto, MP

MATAKULIAH SEMESTER SKS SIFAT DOSEN

: PENGELOLAAN TANAH : IV :2 : WAJIB :

1. Prof. Dr. Ir. S. Minardi, MP : Lab. Kima dan Kesuburan Tanah, JIT. FP, UNS 2. Ir. Suwarto, MP : Lab. Fisika dan Konservasi Tanah, JIT. FP, UNS

Sesuai dengan:

Pencapaian tingkat kemampuan mahasiswa untuk menerapkan prinsip ilmiah dalam merumuskan, menganalisis dan memecahkan permasalahan bidang pertanian, mampu berinovasi dalam menerapkan Ipteks pertanian berdasar prinsip pertanian berkelanjutan, baik yang modern maupun dari kearifan lokal, mampu belajar sepanjang hayat, mampu mengembangkan kearifan lokal, dan mampu berbahasa Inggris

TUJUAN PEMBELAJARAN (KOMPETENSI)

INDIKATOR KOMPETENSI MAHASISWA AGAR DAPAT MENERANGKAN PRINSIP DASAR PENGELOLAAN TANAH SECARA BERKELANJUTAN BERDASARKAN PERMASALAHAN FISIK, KIMIA DAN BIOLOGI TANAH

TEKNIS PEMBELAJARAN:
TATAP MUKA (16 KALI) @ 2 X 50 MENIT (SUDAH TERMASUK 4 UJIAN KD)

TATAP MUKA DISELENGGARAKAN DI KELAS TEPAT WAKTU


DOSEN DAPAT MEMBERIKAN KUIS ATAU TUGAS SESUAI MATERI

Kontrak kuliah
1. Mahasiswa berhak mengikuti perkuliahan dengan mematuhi aturan institusi (berpakaian rapi/baju berkrah dan bersepatu) 2. Toleransi keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah 15 MENIT dari jadwal yang ditetapkan. Keterlambatan melebihi toleransi hanya diperbolehkan di luar kelas. 3. Nilai akhir merupakan kompilasi dari quis, tugas, praktikum dan evaluasi/ujian yang diberikan oleh dosen pengampu.

EVALUASI
MAHASISWA MEMPEROLEH NILAI AKHIR YANG BERASAL DARI: NILAI KD I NILAI KD II NILAI KD III NILAI KD IV KUIS, TUGAS DAN PRAKTIKUM Catatan: nilai kuis/tugas/praktikum dimasukkan dalam nilai KD sesuai kompetensinya. NILAI AKHIR = KD I + KD II + KD III + KD IV 4

Minggu ke 1 2 3 4 5 6 7
8

MATERI Kontrak kuliah/ Pendahuluan Prinsip Pengelolaan Tanah Pengelolaan Tanah Masam UJIAN KD I Pengelolaan Tanah Gambut/Organik Pengeloaan Tanah Sulfat Masam Pengelolaan Tanah Garaman UJIAN KD II

PENGAMPU

S. Minardi
S. Minardi S. Minardi S. Minardi S. Minardi S. Minardi S. Minardi

Minggu Ke 9 10 11 12

MATERI Pengelolaan Lahan Kering Pengelolaan Lahan Kering Reklamasi Tanah Sawah UJIAN KD III

PENGAMPU Suwarto Suwarto Suwarto Suwarto

13
14 15 16

PengelolaanTanah Tercemar

Suwarto
Suwarto Suwarto

UJIAN KD IV

Suwarto

NORMA AKADEMIK
1. Kegiatan pembelajaran dimulai sesuai jadwal, dengan toleransi keterlambatan 15 menit 2. Selama proses pembelajaran berlangsung HP dimatikan, baik mahasiswa maupun dosen 3. Pengumpulan tugas ditetapkan sesuai jadwal (via email dan fisik). Bagi yang terlambat nilai hanya 75%

NORMA AKADEMIK
4. Tugas yang merupakan plagiat atau pengutipan tanpa mengikuti aturan penulisan akan diberi nilai 0 (nol) 5. Aturan jumlah minimal presensi 50% dalam pembelajaran tiap KD tetap diberlakukan, termasuk aturan cara berpakaian atau bersepatu

6. Aturan lain yang telah ditentukan Fakultas Pertanian UNS.

PUSTAKA ACUAN antara lain


1. Arsyad, S (1989). Konservasi Tanah dan Air IPB Press. Bogor. 2. Morgan, R.P.C. (2005) Soil Erosion and Conservation. Blackwell Publishing . Australia 3. Tim Peneliti BP2TPDAS IBB (2002). Pedoman Praktik Konservasi Tanah dan Air. Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan DAS IBB. Surakarta 4. Plaster, E.J. (2002) Soil Science and Management. Delmar Learning. NY 5. Cook and Ellis. (1990) Soil Management.

TUGAS DOSEN SEBAGAI MOTIVATOR & FASILITATOR DALAM PBM 1. Memberikan pengalaman belajar yg
memungkinkan mhs bertanggung jawab dlm membuat tugasnya, 2. Menyediakan kegiatan2 yg merangsang keingintahuan, membantu mengekspresikan gagasan2-nya, & mengkomunikasikan idenya, 3. Menyediakan sarana yg merangsang mhs berfikir secara produktif, 4. Memonitor, mengevaluasi & menunjukkan apakah pemikiran mhs jalan atau tidak.

Bukan lagi bagaimana Dosen mengajar dg BAIK (Teacher Centre),... Namun.........

TEACHING (Transfer of Knowledge)

Bagaimana Mahasiswa dapat belajar dg baik & berkelanjutan (Student Centered Learning)

LEARNING (Method of Inquiry, Discovery)

TEACHER

MOTIVATOR, MEDIATOR & FACILITATOR

TO EVALUATE THE STUDENT (Alternative 1)

Graduate Lecturing

TEST

Result

Student Studying

Failed

TERIMA KASIH

Prof. Dr. S. Minardi

Prinsip dasar dalam pengelolaan tanah

PENGELOLAAN TANAH
Cara manusia dalam memperlakukan tanah agar dapat menghasilkan tanaman pangan, serat-seratan dan tanaman makanan ternak

Seluruh usaha pengolahan cara bercocok tanam, pemupukan, pangapuran dan perlakuan lain yang dilakukan/diterapkan pada tanah untuk memproduksikan tanaman (Guswono Soepardi. Istilah Tanah dan
Definisinya dalam Komisi Istilah Tanah. HITI)

Pengelolaan tanah pada dasarnya bertujuan untuk menghasilkan produksi tanaman pertanian yang meningkat dan efisien, dengan tetap mempertahankan tanah pada tingkat produktifitas yang optimal.

Dalam arti luas, pengelolaan tanah berarti semua upaya yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi sifat tanah yang menjadi kendala bagi pertumbuhan/produksi tanaman.
Supardi (1977), mengatakan bahwa pengelolaan tanah, adalah fungsi dari usaha manusia, tanaman yang dipilih, lingkungan (iklim), dan sifat tanah, dimana empat faktor tersebut saling berkaitan.

Prinsip dasar dalam pengelolaan tanah


(1) Pengelolaaan tanah yang dilakukan hendaknya berdasar pada identifikasi kondisi sifat tanah yang menjadi faktor pembatas dan menjadi kendala untuk pertumbuhan/produksi tanaman (2) Pengelolaaan tanah yang dilakukan, dalam pelaksanaannya agar disesuaikan dengan kondisi setempat dan didasarkan pada kemampuan yang ada, (3) Pengelolaaan tanah yang dilakukan hendaknya sesuai dengan tujuan pengelolaan yaitu efisien/menguntungkan (4) Pengelolaan tanah yang dilakukan harus mencakup usaha konservasi dengan tujuan untuk mengurangi kerusakan/kemerosotan tanah dalam rangka tetap mempertahankan pelestarian sumberdaya lahan (5) Pengelolaaan tanah yang dilakukan, secara teoritik harus dapat dipertanggungjawabkan (ilmiah, sesuai dengan teknologi yang ada), dan secara praktek dapat dilaksanakan sesuai dengan kemampuan petani.

PENGELOLAAN TANAH
UPAYA MENGATASI PERMASALAHAN TANAH UNTUK BUDIDAYA PERTANIAN UPAYA MENGATASI KENDALA TANAH AGAR FUNGSI TANAH UNTUK BUDIDAYA PERTANIAN DAPAT SECARA OPTIMAL

ASPEK PENGELOLAAN TANAH


Sun light

1. 2. 3. 4. 5.

Pengendalian Pengarahan Perbaikan Pengawasan Evaluasi

PENGENDALIAN
Proses Alam Selalu berjalan

Pengendalian

Disesuaikan tujuan / kepentingan KARAKTERISTIK LAHAN

Sesuai keperluan dan tidak menyebabkan kejadian sebaliknya

PENGARAHAN

Proses yang terjadi dapat dikendalikan

Lebih mudah sesuai yang diinginkan

PERBAIKAN
dampak negatip

Diminimalisir / Dihilangkan

dampak positip

Sesuai kepentingan

PRODUKTIVITAS LAHAN

EVALUASI
apakah sesuai tujuan berdampak pada kepentingan yang diinginkan

FUNGSI TANAH
SUMBER HARA AIR TERSIMPAN TEMPAT BERJANGKARNYA AKAR TANAMAN

TANAH BERMASALAH
JIKA TANAH TIDAK BERFUNGSI SECARA OPTIMAL UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN KARENA : FISIK TANAHNYA KIMIA TANAHNYA BIOLOGI TANAHNYA

PERMASALAHAN FISIK TANAH


KEMIRINGAN SOLUM TANAH GENANGAN TEKSTUR KEBATUAN

PERMASALAHAN KIMIA
KEMASAMAN KEGARAMAN SENYAWA RACUN KEHARAAN

PRINSIP POKOK PENGELOLAAN


MASUKAN TINGGI
MERUBAH KONDISI TNH AGAR SESUAI UTK PERTUMBUHAN SIFAT BOROS ENERGI & KURANG RAMAH LINGKUNGAN

TEKNOLOGI

MASUKAN RENDAH
MEMILIH TANMN DG MENYESUAIKAN KONDISI TANAH SIFAT HEMAT ENERGI, RAMAH LINGKUNGAN & LESTARI

TEKNOLOGI MASUKAN TINGGI


VARIETAS UNGGUL TAKARAN PEMUPUKAN TINGGI (PADA KONDISI HARA YG OPTIMUM) MERUBAH KONDISI TANAH
MASAM PENGAPURAN

PENCEGAHAN GULMA INTENSIF BOROS ENERGI

TEKNOLOGI MASUKAN RENDAH


ADAPTASI TANAMAN THDP KENDALA TANAH, DAN BUKAN MENGURANGI SEMUA KENDALA TANAH UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN TANAMAN MAKSIMALISASI KELUARAN (OUT PUT) PERSATUAN MASUKAN (IN PUT) MEMANFAATKAN SIFAT YG MENGUNTUNGKAN DARI TANAHNYA MISKIN HARA

LANGKAH TEKNOLOGI MASUKAN RENDAH


SELEKSI LAHAN & IDENTIFIKASI KENDALA SELEKSI SPECIES & VARIETAS TOLERAN THP KENDALA TANAH & LINGKUNGAN PEMBUKAAN LAHAN DG PEMBAKARAN MELINDUNGI TANAH DG MULCHING & AGROFORESTRY PEMANFAATAN BAHAN ORGANIK

KESIMPULAN
Pengelolaan tanah merupakan usaha mengatasi

kendala dan permasalahan tanah, sehingga optimal untuk budidaya pertanian Kendala atau permasalahan tanah meliputi fisik, kimia maupun biologi tanahnya Prinsip dasar pengelolaan tanah meliputi teknologi masukan tinggi dan teknologi masukan rendah Teknologi masukan tinggi berupaya untuk merubah kondisi tanah agar sesuai untuk pertumbuhan tanaman Teknologi masukan rendah dilakukan dengan memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah