Anda di halaman 1dari 13

PENDAHULUAN

Vulnera atau yang biasa disebut dengan cedera/luka adalah suatu gangguan dari kondisi normal pada kulit, dimana ter adi kerusakan kontinyuitas pada kulit, mukosa membran dan tulang atau organ tubuh lain! "etika timbul, beberapa e#ek akan muncul seperti hilangnya seluruh atau sebagian #ungsi organ, respon stress simpatis, atau bisa uga bere#ek pada perdarahan dan pembekuan darah, serta memungkinkan adanya kontaminasi bakteri atau bahkan kematian sel! $leh karena itu, sebagai seorang dokter, merupakan hal yang %a ib bagi kita untuk mengetahui bagaimana penanganan terhadap cedera atau luka! Adapun beberapa komponen penting yang harus kita ketahui demi melakukan penanganan yang tepat pada pasien yang mengalami cedera/luka seperti enis luka, dan dera at luka! &enis' enis luka sering diklasi#ikasikan menurut bagaimana cara mendapatkan luka tersebut dan untuk mengetahui dera at luka, kita dapat menentukannya dengan mengetahui enis luka atau cedera yang didapat berdasarkan tingkat kontaminasi, kedalaman dan luas luka, serta %aktu penyembuhannya! Dengan mengetahui hal'hal tersebut kita dapat dengan mudah menentukan penanganan yang tepat terhadap luka/cedera yang dialami oleh pasien sebelum ter adi e#ek'e#ek yang tidak diinginkan!

()UD* "A(U( (eorang pemuda de%asa A+ diantar oleh polisi ke P,)!Penderita menderita .! Luka terbuka di lengan ba%ah kanan /! ,emar di belakang kepala Polisi mengatakan akibat ta%uran %arga kampong A! Anda kebetulan sedang di P,) 0U1D2! PE,+AHA(AN Vulnera atau luka adalah ter adinya gangguan kontinuitas suatu aringan, sehingga ter adi pemisahan aringan yang semula normal!Namun, tidak selamanya ter adi diskontuinitas 0terputusnya2 aringan kulit pada suatu luka, %alaupun aringan di ba%ah kulit terganggu!3ontohnya pada luka memar! (ecara umum, luka dapat dibagi dua.! (impleks, bila hanya melibatkan kulit /! "omplikatum, bila melibatkan kulit dan aringan di ba%ahnya Jenis Luka &enis' enis luka dibagi atas dua bagian, yaitu.! Luka tertutup 0closed wound2, yaitu luka dimana tidak ter adi hubungan antara luka dengan dunia luar! 3ontohnya vulnus contusum (luka memar2

kulit tidak apa'apa, pembuluh darah subkutan dapat rusak sehingga ter adi hematom! Hematom adalah kumpulan darah di luar pembuluh darah!Hematom ter adi karena pembuluh darah arteri, 4ena, atau kapiler

telah rusak sehingga darah bocor ke aringan' aringan yang tidak pada tempatnya!Pembuluh'pembuluh darah dalam tubuh selalu diba%ah perbaikan yang konstan!Luka'luka minor 0termasuk luka memar2 ter adi secara rutin dan tubuh biasanya mampu untuk memperbaiki dinding pembuluh yang rusak dengan mengakti#kan kaskada penggumpalan darah dan membentuk tambalan'tambalan #ibrin!Adakalanya perbaikan gagal ika kerusakannya ekstensi# dan kerusakan yang besar mengakibatkan perdarahan yang terus menerus! +egitu uga, ika ada tekanan yang besar dalam pembuluh darah, contohnya arteri utama, darah akan terus menerus bocor dan hematom akan membesar! +ila hematom kecil, maka ia akan diserap oleh aringan disekitarnya! +ila hematom besar, maka penyembuhan ber alan lambat! vulnus traumaticum ter adi di dalam tubuh tetapi tidak tampak dari luar! Dapat memberikan tanda'tanda dari hematom hingga gangguan sistem tubuh!+ila melibatkan organ 4ital, maka penderita dapat meninggal mendadak!3ontoh luka ini pada benturan di dada, perut, leher dan kepala yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ'organ dalam! /! Luka terbuka 0open wound2, yaitu luka dimana ter adi hubungan antara luka dengan dunia luar! 3ontohnya Vulnus excoriatio (luka lecet2

,erupakan luka yang paling ringan dan paling mudah sembuh!)er adi karena gesekan tubuh dengan benda'benda rata, misalnya aspal, semen atau tanah! Vulnus scissum/incisivum 0luka sayat2

tepi luka ta am dan licin! +ila luka se a ar dengan garis lipatan kulit, maka luka tidak terlalu terbuka!+ila memotong pembuluh darah, maka darah sukar berhenti karena sukar terbentuk cincin trombosis 0trombose ring2! Vulnus laceratum0luka robek2

+iasanya disebabkan oleh benda tumpul, tepi luka tidak rata, dan pendarahan sedikit karena mudah terbentuk cincin trombosis akibat pembuluh darah yang hancur dan memar! Vulnus punctum0luka tusuk2

Luka ini disebabkan oleh benda runcing meman ang!Dari luar luka tampak kecil, tetapi di dalam mungkin rusak berat!Dera at bahaya tergantung atas benda yang menusuk 0besarnya, kotornya2 dan daerah yang tertusuk!Luka tusuk yang mengenai abdomen atau thora5 sering uga disebut vulnus

penetrosum 0luka tembus2!(angat penting untuk dilakukan pemeriksaan untuk mencari organ yang terkena dan menentukan tingkat bahaya kerusakan tersebut!Pada luka ini sebaiknya dilakukan tindakan eksplorasi 0membuka dan melebarkan luka2! Vulnus caesum (luka potong2 Luka ini disebabkan oleh benda ta am yang besar, misalnya kampak, dsb!6ang disertai tekanan!)epi luka ta am dan rata, dan luka sering terkontaminasi, oleh karena itu, kemungkinan in#eksi lebih besar! Vulnus sclopetorum0luka tembak2 )er adi karena tembakan, granat, dsb!)epi luka dapat tidak teratur!Corpus alienum 0benda asing2 dapat di umpai di dalam luka, misalnya pecahan granat, anak peluru, sobekan ba u yang mengikuti peluru ke dalam tubuh, dsb!"emungkinan in#eksi bakteri anaerob dan gangren gas lebih besar! Vulnus morsum0luka gigit2

Disebabkan oleh gigitan binatang atau manusia!"emungkinan in#eksi lebih besar, berbntuk luka tergantung bentuk gigi penggigit!. Etiologi Luka dapat desebabkan oleh berbagai hal, seperti.! )rauma mekanik! Disebabkan karena tergesek, terpotong, terpukul, tertusuk, terbentur dan ter epit! /! )rauma elektris! Disebabkan cedera karena listrik dan petir! 7! )rauma termis! Disebabkan oleh panas dan dingin!

8! )rauma kimia! Disebabkan oleh 9at kimia yang bersi#at asam dan basa, serta 9at iritati# dan korosit lainnya!

Komplikasi (eperti yang telah di elaskan pada bagian a%al makalah bah%a luka tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan pada aringan kulit atau organ lain tetapi dalam keadaan tertentu , luka uga dapat mengakibatkan ter adinya komplikasi Adapun komplikasi yang dapat ter adi pada luka dapat seperti -

1. Trombus adalah massa padat atau sumbatan yang terbentuk dari unsur : unsur darah dalam sirkulasi! Proses terbentuknya trombus disebut uga dengan trombosis! )rombosis 4ena lebih mungkin ter adi pada orang tua , obesitas , gemuk , orang dengan ri%ayat trombosis sebelumnya , serta orang yang men alani operasi besar pada panggul atau abdomen !/ 2. Embolus adalah benda asing dalam bentuk 0padat , cair , gas2 yang ikut dengan sirkulasi ! "arena embolus merupakan reaksi manusia yang hidup terhadap luka , maka reaksi ini penting untuk membedakan pasien yang hidup dengan yang tidak! Embolus lemak adalah benda asing dalam bentuk cair yang ikut dengan sirkulasi , embolus lemak dapat ter adi pada kasus patah tulang , dan trauma tumpul aringan lemak!7 3. Syok paru-paru dapat ter adi akibat ter adinya cedera atau trauma pada rongga thoraks yg mengakibatkan cedera pada membran al4eolar kapiler! 3edera tersebut menyebabkan kebocoran cairan kedalam ruang interstisiel al4eolar dan perubahan dalam aring' aring kapiler serta menyebabkan adanya ketidakseimbangan 4entilasi dan per#usi yang elas akibat kerusakan pertukaran gas dan pengalihan ekstansi# darah dalam paru'paru!

4. Koagulasi intravaskuler

esiminata merupakan suatu keadaan dimana

sistem koagulasi terakti4asi secara sistematik sehingga menyebabkan koagulasi intra4askuler luas dan melebihi mekanisme antikoagulan alamiah !

beberapa keadaan yang mendasari ter adinya "*D seperti leukimia , luka bakar, cedera karena trauma, trauma!8

!enanganan"pera#atan ter$a ap luka

Dalam penanganan serta pengobatan terhadap luka dapat dibagi men adi beberapa klasi#ikasi, yaitu -

1. !engobaan umum

6ang terlebih dahulu dilakukan adalah mengatasi syok dan pendarahan! Untuk mengatasi syok primer, serta berikan suntikan mor#in, petidin atau narkotika analgesic lainnya untuk mengatasi rasa nyeri, sementara untuk mengatasi syok sekunder berikan terapi cairan, in#use dengan Na3l ;!<= atau >inger Laktat!Dalam ,engetasi pendarahan dilakukan trans#usi darah secepatnya, dibantu dengan obat'obat hemostatika! +ila trans#usi darah belum mungkin dilakukan, untuk sementara beri ekspander plasma, misalnya De5tran L!

2. !engobatan lokal

Dilakukan Pertolongan Pertama Pada "ecelakaan 0P7"2! ,ula'mula tutup luka dengan pembalut steril 0dressing2! &angan diberi antiseptic, salep, obat tepung dsb pada luka karena akan memperbesar kemungkinan kontaminasi dan kerusakan aringan oleh bahan'bahan kimia! Untuk menghentikan pendarahan dengan pembalut tekan bila luka pada

ekstremitas maka ekstremitas ditinggikan!+ila pendarahan tidak berhenti, tekan arteri bagian pro5imal dengan ari!

3. !engobatan e%initi%

Pada pengobatan de#eniti# tindakan pengobatan yang akan dilakukan dibagi berdasarkan enis luka!

a! Luka tertutup! )idak perlu tidakan bedah, kecuali ter adi rupture otot, tendon, dan ligamentum! +ila pendarahan interna lakukan tes 4on (lany dengan memeriksa hemoglobin, hematokrit, leukosit! tes 4on (lany dikatakan positi# apabila hemoglobin menurun, hematokrit meningkat, dan leukosit meningkat! "emudian lakukan eksplorasi laparotomi untuk mencari sumber pendarahan! b! Luka terbuka! Pada pengobatan luka terbuka, prinsipnya adalah mengubah luka

terkontaminasi men adi luka bedah yang bersih! )epi luka ditarik supaya luka terbuka lebar, dilihat apakah ada organ diba%ahnya yang tepotong seperti otot, tendon , dan pembuluh darah! Periksa keadaan luka apakah bersih, kotor, terkontaminasi atau ada benda asing! +ila terdapat pendarahan hentikan dengan pembalut tekan, tampon dengan obat 4asokonstriksi, diklem lalu diligasi atau diatermi/koagulasi 0dengan alat khusus2!Luka berdarah sukar sembuh olek karena itu pendarahan harus dihentikan!

Pada dasarnya proses penyembuhan dan penanganan luka uga dipengaruhi oleh beberapa #aktor! +erikut merupakan #aktor yang mempengaruhi penanganan luka, yaitu .! Lama Luka! 1olden period0masa emas2 merupakan saat dimana luka masih dapat ditangani dengan sempurna!Luka tersebut dapat ditangani secara primer!1olden period suatu luka lebih kurang ? am! Pada daerah

4askularisasi 0misalnya di kepala dan %a ah2, golden periodnya lebih kurang dari @ am! Namun masa ini tidak berlaku untuk luka kotor dan elas terkontaminasi! +ila luka masih dalam Apabila luka masih dalam golden period, maka dapat diperoleh clean surgical %ound 0luka bedah yang bersih2 dengan alan- menghentikan pendarahanA toilet luka 0persiapan luka, anastesi lokal, pembersihan luka dan sekitarnya serta menutup luka2A lakukan debridemen luka, yaitu - aringan kotor dibuang, benda asing dibuang, bentuk luka yang tak teratur dirapikan dengan menggunting atau memotong menggunakan pisauA penutupan luka dilakukan dengan di ahit secara primer atau dibiarkan terbuka 0tidak di ahit2, tetapi ditutup dengan kasa steril yang telah dibubuhi obat tindakan selan utnya tergantung situasi dan kondisi lukaA pera%atan selan utnya! /! &entuk anatomi luka. Luka : luka sederhana cukup dibersihkan dan diberi obat! (edangkan luka : luka dengan bentuk tak teratur harus didebridemen kemudian dilakukan tindakan selan utnya! 7! &ersi$ ti aknya luka.Luka yang kotor harus dicuci bersih!&angan biarkan corpus alienum 0benda asing2 tertinggal dalam luka! +ila luka kotor, maka penyembuhan sulit ter adi, kalaupun sembuh akan memberikan hasil kosmetik yang buruk! Harus diyakini luka telah bersih sehingga dapat dilakukan tindakan selan utnya! 8! Lokalisasi luka. Luka di daerah thoraks dan abdomen lebih sulit ditangani dibandingkan luka di daerah lain, sebab harus dipastikan bah%a luka tidak menembus ke rongga tersebut! Luka : luka pada %a ah dan kepala banyak mengeluarkan darah adi harus ditangani secepatnya! Luka pada daerah sendi uga harus ditangani dengan cara yang benar sebab bila salah akan dapat menimbulkan kontraktur 0kekakuan2!

*N)E>P>E)A(* "A(U(

Dalam kasus ini, pasien mengalami cedera atau luka akibat trauma! +ertindak sebagai seorang dokter yang sedang men alani tugas aga pada bagian U1D, Bpenanganan segeraC perlu dilakukan! Adapun tu uan utama dari Bpenanganan segeraC tersebut adalah untuk menyelamatkan nya%a seseorang serta mencegah kerusakan lebih lan ut! (ehingga dalam penatalaksanaanya harus mempertahankan tanda'tanda 4ital 0li#e'sa4ing2, yaitu respirasi pulmoner, sirkulasi kardio4askuler, pemberian antibiotik yang dapat berupa A)(0 anti tetanus serum2! +erikut tahap'tahap yang harus dilakukan -

1. 'namnesis

)ahap ini dilakukan untuk mengetahui identitas dari pasien supaya bila ter adi sesuatu terhadap pasien ada pihak yang dapat dihubungi! (elain itu uga melalui anamnesis kita dapat mengetahui penyebab pasien mengalami trauma dan enis luka apa sa a yang didapati pasien! (ebagaimana diketahui dalam laporan kasus,bah%a pasien mengalami trauma mekanik akibat ta%uran! Pada tubuh pasien terdapat luka terbuka pada lengan ba%ah dan luka tertutup 0memar2 pada bagian belakang kepala! (alah satu kegunaan anamnesis yang lain, yaitu untuk mengetahui bah%a luka masih dalam golden period atau tidak!

2. !emeriksaan %isik Pemeriksaan #isik yang dilakukan pertama kali yaitu pemeriksaan tanda 4ital yang meliputi-, suhu,tekanan darah,nadi,dan kesadaran! 3. !emeriksaan penun(ang

Pemeriksaan penun ang disini digunakan sebagai pemeriksaan lan utan untuk mengetahui keadaan dalam tubuh pasien,karena pasien mengalami trauma pada daerah belakang kepala!Untuk itu di perlukan pemeriksaan lebih lan ut!

4. )embuat iagnosis

Diagnosis yang dibuat berdasarkan pemeriksan #isik dan pemeriksaan penun ang yang sudah dilakukan! Pada tahap ini, kita dapat telah memastikan apakah ada pendarahan yang harus dihentikan, enis trauma, ta am atau tumpul, luasnya kematian ringannya luka! aringan, banyaknya kontaminasi, dan berat

*. )embuat ren+ana terapi

(etelah membuat suatu diagnosis,maka tahap selan utnya ialah membuat rencana terapi,yaitu untuk menetapkan inter4ensi apa yang harus dilakukan dalam pasien ini! "arena pasien ini mengalami luka terbuka pada lengan ba%ah kanan maka perlu dilakukan pera%atan terhadap luka tersebut! +erikut merupakan langkah'langkah pera%atan terhadap luka yang dialami oleh pasien ini Pertama lakukan anestesi local atau umum, tergantung berat dan letak luka, serta keadaan penderita! Luka dan sekitarnya dibersihkan dengan antiseptic, kalau perlu dicuci dengan air sebelumnya! +ahan yang dapat dipakai ialah larutan yodium po4idon .= dan larutan klorheksidin D=!Larutan yodium 7= atau alcohol E;= hanya digunakan untuk membersihkan kulit disekitar luka! "emudian sekitar lapangan ker a ditutup dengan kasa steril dan secara steril dilakukan kembali pembersihan luka dari kontaminan secara mekanis, misalnya pembuangan aringan mati dengan gunting atau pisau 0debrideman2

dan dibersihkan dengan bilasan, guyuran , atau semprotan cairan Na3l! Akhirnya, dilakukan pen ahitan dengan rapi! +ila di perkirakan akan terbentuk atau dikeluarkan cairan yang berlebihan, perlu dibuat penyaliran! Luka ditutp dengan bahan yang dapat mencegah lengketnya kasa, misalnya kasa yang mengandung 4aselin, ditambah dengan pembalut elastic!

,. !rognosis

(etelah pasien mendapatkan inter4ensi dari dokter,maka tahap selan utnya kita memantau keadaan pasien,apakah keadaan pasien membaik atau memburuk,karena dengan kita memantau keadaan pasien kita dapat membuat prognosis,apakah lebih kearah bonam atau lebih kearah malam!

DAF)A> PU()A"A

.! Ha#id A, (yukur A, Achmad *A, >idad A,, Ahmadsyah *, Alri9a A(, et al! Luka! ( amsuhida at >, De &ong G, editors! +uku A ar *lmu +edah! /nd ed! &akartaPenerbit +uku "edokteran E13A /;;H!p!??'@@!

/! Ho##brand AV, Pettit &E, ,oss PAH! trombosis dan terapi antitrombotik! Asih D, ,editor! "apita selekta hematologi !edisi 8 ! &akarta - E13 A /;;H! p! /HI'@!

7! (oemasto A(, Amel9 H, &unadi P, ,ansyur ,, (aleh 3, ,uslim >, >oosyana, et al! ilmu bedah! ,ans oer A, (uprohita, *ka G, (etio%ulan G, editors! "apita selekta kedokteran! edisi 7 ilid **! &akarta- media aesculapiusA /;;;! p! //7!

8! (udoyo A, (etiyohadi +, Al%i *, (imadibrata ,, (etiati (! Hematologi! (ukrisman L, editor! +uku a ar ilmu penyakit dalam! edisi 8 ilid **! &akarta- Fakultas kedokteran uni4ersitas indonesiaA /;;?! p! I?I!