Anda di halaman 1dari 51

KEPUTIHAN BLOK REPRODUKSI DAN TUMBUH KEMBANG

KELOMPOK A 4
KETUA SEKERTARIS ANGGOTA :DENY RAHMAT P. :ELITA MAHAPUTRI :AKMAL NUGRAHA
ARINA RIZKI MUJAHID ATIKA ISTY D. AZIZAH SORAYA BRENDA KARINA ERDIKA SATRIA ISMAIL GUNA"AN KIKI LESTARI S. N LIA PRADITA 1102009072 1102009097 1102009018 1102010034 1102010040 1102010044 11020100!2 1102009098 1102010133 110201014# 11020101!1

$AKULTAS KEDOKTERAN UNI%ERSITAS YARSI 2012&2013

KEPUTIHAN Pasien wanita, umur 26 tahun, ibu rumah tangga, baru 2 bulan menikah dengan berobat ke dokter dengan keluhan keputihan yang banyak, cair, berbau anyir yang kadang-kadang disertai gatal sejak 3 minggu yang lalu. Penderita mempunyai siklus menstruasi yang normal dan tidak menggunakan kontrasepsi. Suami oenderita bekerja sebagai supir dan riwayat melakukan hubungan seksual dengan wanita lain disangkal. Pada pemeriksaan genitalia eksterna: labium mayus dan minus tampak eritema dan sedikit erosi. Pada pemeriksaan inspekulo didapatkan: discharge agina homogen, keabu-abuan dan tampak melekat pada dinding agina. Pasien disarankan melakukan Pemeriksaan P!P"Smear.

KATA SULIT

#ischarge agina homogeny $nspekulo Pap"s smear oleh human perkiraan, di $nggris

: cairan yang keluar dari agina tidak berupa darah : : metode screening ginekolog. Pap smear digunakan untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan papilloma irus atau %P&. 'enurut Pap smear mencegah sekitar ()) kematian per tahun*anita yang akti+ secara seksual disarankan menjalani Pap smear sekali setahun.

,ritema ,rosi

: kemerahan : pengikisan

PERTANYAAN -. .enapa terjadi keputihan/ -karena ada in+eksi, trauma, keganasan, stress

2. .enapa keputihannya bau anyir/ -karena ada bakteri, jamur, parasit

3. !pakah ada korelasi antara penggunaan kontrasepsi dengan keputihan/ -ada

0. !pakah ada korelasi antara siklus menstruasi dengan keputihan/ -ada

1. .enapa bisa terjadi eritema dan erosi/ -karena eksokriasi

6. .enapa dilakukan pap"s smear/ -untuk early diagnostic cancer dan in+lamasi

(. !pakah ada hubungannya keputihan dengan berhubungan dengan selain pasangannya/ -ada

HIPOTESIS .eputihan bisa terjadi karena +actor eksogen 2bakteri, jamur, parasit3 dengan cairan yg bau, cair dan gatal, gatal itu menyebabkan adanya erosi dan eritema disekitar labium mayus. .etika di inspekulo bisa terlihat agina, cer i4 dan ostium uteri e4terna. 5alu dokter menyarankan pap"s smear untuk early diagnostic.

L'()*+*, O-.'/0+1' 56 -. 'emahami dan menjelaskan anatomi makroskopis organ genitalia wanita 56 2. 'emahami dan menjelaskan anatomi mikroskopis organ genitalia wanita 56 3. 'emahami dan menjelaskan 7luor !lbus 2.eputihan3 3.- #e+inisi keputihan 3.2 ,pidemiologi keputihan 3.3 ,tiologi keputihan 3.0 Patogenesis dan pato+isiologi keputihan 3.1 'ani+estasi klinis keputihan 3.6 #iagnosis keputihan 3.( 8atalaksana keputihan 3.9 Prognosis dan komplikasi 3.: Pencegahan 56 0. 'emahami dan menjelaskan P!P"Smear 56 1. 'emahami dan menjelaskan 8aharah

LO 1. M'2(3(2+ 4(* 2'*.'5(67(* (*(082+ 2(7)86789+7 8),(* ,'*+0(5+( :(*+0(

-. 'emahami dan menjelaskan anatomi makroskopis dan mikroskopis genitalia wanita eksterna dan interna 'akroskopis ,ksterna
;enitalia ,ksterna *anita memiliki 3 +ungsi utama : -. <alan masuk sperma kedalam tubuh 2. 'elindungi organ genitalia interna dari mikroorganisme 3. Seksual

Gambar1. Organ reproduksi eksternal pada wanita. Dinding vagina anterior terbawah terlihat di balik labium minus. Pada nulipara, orifisium vaginae tidak mudah terlihat (inset) oleh karena kedua labium minus yang saling mendekat Pudenda sering disebut sebagai vulva dan meliputi semua struktur yang terlihat diantara pubis sampai perineum.

M8*6 P;-+6 2 mons veneris ) terdiri dari jaringan lemak yang berada pada dinding depan abdomen diatas sim+isis pubis. L(-+;2 M(.;6. 8erdiri dari 2 buah lipatan kulit memanjang dari mons pubis kearah postero-in+erior dan menyatu dibagian posterior membentuk commisura posterior. Secara mor+ologis struktur ini identik dengan skrotum pada laki-laki. L(-+;2 M+*;6. =erupa dua buah lipatan kulit yang berjalan dari klitoris dan menyatu dibagian posterior untuk membentuk frenulum labia minora atau fourchette. K5+08)+6. =erada di ujung anterior labia minor. 8erdiri dari 2 buah corpus ca ernosum yang merupakan jaringan erektil di dalam selaput tipis jaringan ikat dan sebagian diantaranya menyatu sepanjang tepi medial untuk membentuk korpus klitoris.

Gambar !agian sebelah dalam organ reproduksi eksternal wanita.Pada sisi kanan gambar " gambaran struktur kulit dan #aringan subkutis dihilangkan

%'60+-;5;2 1(,+*('. =erupa cekungan memanjang antara labia minor dan ori+isium aginae. 5okasi klitoris berada dibagian ujung anterior estibulum yang berbentuk segitiga. Pada orang dewasa memiliki 6 buah lubang yaitu :

>rethra &agina 2 buah saluran kelenjar =artholine 2 buah saluran kelenjar paraurethral 2Skene3

M'(0;6 ;)'03)( '760')*;6. 8erletak 2 ? 2.1 cm dibagian posterior basis klitoris. Pada kedua sisi '>, terdapat 2 pasang saluran kelenjar paraurethralis (Skenes) yang mempunyai arti klinis dalam in+eksi ;onococcus atau in+eksi non-spesi+ik lain. #uctus paraurethralis identik dengan kelenjar Prostate pada laki-laki.

B;5-;6 1'60+-;5+. Struktur jaringan erektil yang berada dikedua sisi oro+isium aginae yang menempel dengan permukaan in+erior dia+ragma urogenitalis dan tertutup oleh muskulus Bulbocavernosus2s+ingter aginae3. =ulbus estibuli berukuran panjang 3 ? 0 cm dan diameter - ? 2 cm. 'udah cedera saat persalinan dan menyebabkan hematoma ul a atau perdarahan eksternal. Struktur ini homoloog dengan corpus cavernosus urethrae pada laki-laki.

G5(*4;5( B()0385+*'. Sepasang kelenjar yang terletak pada kedua sisi ori+isium aginae. =erupa masa bulat dengan ukuran ber ariasi antara ).1 ? - cm. 'asing-masing kelenjar memiliki saluran sepanjang 2 cm dengan ori+isum yang terletak diantara labia minor dan ori+isium agina. 7ungsinya adalah menghasilkan sekret pada saat libido meningkat. 'udah mengalami in+eksi dengan kuman ;onococcus. Struktur ini identik dengan glandula Bulbourethral 2$owper%s) pada laki-laki.
9

O)+<+6+;2 %(,+*('. 8erletak postero-in+erior dari 'eatus >rethrae ,ksternus dengan bentuk dan lebar yang derajatnya sesuai dengan irginitas ? usia dan paritas. H+2'*. 5ipatan selaput membran tipis yang melingkari ori+isium agina. 8erdapat berbagai jenis lubang hymen: annular ? semilunaris cribi+ormis ? septum ? imper+oratus. Sisa-sisa himen pada multipara disebut sebagai caruncula Myritiformis.

%(,+*(. Saluran musculo-membrane yang terbentang dari estibulum sampai uterus. =erjalan kearah postero-superior dan membentuk sudut tajam dengan ser ik uteri sehingga dinding posterior agina akan lebih panjang 2sekitar -.1 ? 3 cm3 dibandingkan dengan dinding anterior 26 ? (.1 cm3. Penonjolan ser ik kedalam agina akan membentuk @a um #ouglassi dan membagi puncak agina menjadi forni anterior ! posterior danlateralis.

Gambar &. Penampang sagital panggul wanita dewasa yang memperlihatkan hubungan antara organ vis'era panggul

#i bagian anterior, agina berbatasan dengan trigonum vesicalis A dan di bagian posterior dengan rektum.

10

#ibagian posterior, B bagian distal agina terpisah dari saluran anus dengan corpus perinealis A 2C0 bagian tengah agina berhimpitan dengan ampula recti A B bagian proksimal agina dibelakang +orni4 posterior tertutup dengan peritoneum membentuk "avum #ouglassi. 5endir yang membasahi agina berasal dari ser ik yang menjadi asamakibat +ermentasi glikogen epitel oleh bakteri agina.

&agina terdiri dari lapisan epitel pipih bertatah, otot dan jaringan ikat dibagian luar. 7ungsi agina : organ copulasi, saluran keluar 2darah haid3, dan sebagai jalan lahir.

Syara+-syara+ otonom system urogenital wanita adalah Der us Pudendus.

$nterna

UTERUS 6rgan muskuler yang tebal, memiliki rongga dan berada di antara esika urinaria disebelah anterior dan rektum disebelah posterior. Panjang uterus (.1 cm dan lebar 0 ? 1 cm dengan berat sekitar 6) gram. =agian uterus diatas isthmus disebut corpus uteri dan bagian dibawah isthmus disebut servik. #alam keadaan normal posisi uterus adalah antefleksi $ anteversi. Ser ik uteri dibagi menjadi 2 bagian: pars vaginalis dan pars supravaginalis A dibagian dalam ser ik terdapat kanalis ser ikalis.

11

(ubungan antara organ genitalia interna wanita dengan struktur lain

)terus pada kehamilan lan#ut. *undus berbentuk kubah dan insersi tuba serta ligamentum rotundum dibagian atas 'orpus uteri. +erlihat pasokan vaskular yang hipertrofis,

a , arteri -.t , eksternal


12

/nt , internal 0 , kiri 1 , vena

"orpus uteri 'erupakan bagian terbesar uterus A dibagian anterior menempel pada esika urinaria dan dibagian posterior menempel pada intestinum A dibagian lateral menempel pada berbagai struktur yang berada didalam ligamentum latum 2 tuba +alopii ? ligamentum rotundum ? ligamentum o arii proprium ? asa uterina dan ureter 3. !rteria uterina menyilang ureter sebelum berjalan di dinding lateral uterus. 8itik persilangan tersebut kira-kira 1.! /2 dari +orni4 lateralis @a um uteri berbentuk segitiga dengan kubah yang berada pada bidang setinggi kedua ostium tuba +alopii dan ape4 bagian bawah setinggi ostium uteri internum. #inding uterus terdiri dari 3 lapisan:

Serosa 2 peritoneum isceralis3 'iometrium ,ndometrium

Selama kehamilan, serabut otot tersebut tidak bertambah banyak namun mengalami hipertro+i. ,ndometrium adalah lapisan berongga yang lunak yang mengandung sejumlah kelenjar dan dilapisi dengan %ciliated collumnar epithelium& A bentuk kelenjar dan stroma ber ariasi sesuai dengan siklus haid A ketebalan pasca menstruasi dini E - ? 2 mm dan menjelang menstruasi E 0 ? ( mm.

TUBA $ALOPII #ua buah saluran muskuler yang terbentang dari sudut superior uterus kearah lateral dengan panjang masing-masing sekitar 9 ? -0 cm.
13

Saluran ini menghubungan ca um uteri dengan ca um peritoneale. 8uba dapat dibagi menjadi 0 bagian : -. Pars uterina C interstitsialis 2. Pars $sthmica 2 penampang melintang paling sempit 3 3. Pars !mpullaris 0. Pars $n+undibularis F+imbriaeG

Penampang melintang +uba falopii pada wanita dewasa ' , isthmus uteri b , ampulla ' , fimbriae #inding 8uba 7alopii terdiri dari 3 lapisan :

5apisan serosa 5apisan muskularis 5apisan mu'osa

'ukosa tuba dilapisi selapis sel kolumnar yang sebagian memiliki bulugetar 2silia3 dan sebagian lain memiliki kelenjar.

14

O%ARIUM. 6 arium 2indung telur3 adalah sepasang organ berbentuk seperti buah almond yang berada disamping uterus didekat dinding lateral pel is dan berada pada lapisan posterior ligamentum latum, postero-caudal tuba +alopii. Panjang kira-kira 2.1 ? 1.) cm dengan lebar kira-kira -.1 ? 3.) cm. 'asing-masing memiliki permukaan medial dan lateral

'asing-masing o arium memiliki tepi anterior 2mesovarium3 dan tepi posterior yang bebas.

15

5igamentum penyangga o arium adalah : -. ligamentum suspensorium ovarii 2 ligamentum infundibulo2 pelvi'um 3 dan '. ligamentum (varii Proprium.

Pembuluh darah o arium terutama berasal dari arteri ovarica yang merupakan cabang aorta abdominalis dan selanjutnya dialirkan keluar o arium melalui ena o arica. 6 arium terbungkus oleh tunica albuginea yang mirip dengan yang dijumpai pada testis. =agian luar o arium disebut corte yang memiliki gameet dan dibagian dalam disebut medula yang mengandung banyak pembuluh darah besar serta syara+. @orte4 o arium relati+ a askular dan dijumpai sejumlah +olikel o arium kecil. 'asing-masing +olikel mengandung o um immature 2oosit3 yang terbungkus dengan satu atau beberapa lapisan sel. =ila oosit hanya dilapisi oleh satu lapisan sel, sel tersebut dinamakansel folikel) bila dilapisi oleh beberapa lapisan sel-sel tersebut dinamakan sel granulosa. #ibagian corte4 terdapat sejumlah +olikel dengan berbagai derajat maturasi. Pada +olikel primordial, oosit dilapisi oleh satu lapisan sel pipih 2sguamoues epithelium3. 7olikel primer memiliki dua atau lebih lapisan sel granulosa kubis yang mengitari oosit. 7olikel sekunder mengandung ruang-ruang berisi cairan diantara sel granulosa. Huangan tersebut sering mengalami penyatuan 2coalesence3 membuat ca um sentral yang disebut sebagai antrum.
16

7olikel d"gra+ atau +olilkel esikuler yang matur memiliki antrum yang sangat dominan dan +olikel biasanya menonjol keluar permukaan o arium. Setiap bulan, pada wanita dewasa, satu dari +olikel yang masak mengeluarkan oosit dari o arium, peristiwa ini disebut 81;5(6+.

PERKEMBANGAN UTERUS = TUBA $ALOPII 4(* %AGINA Pada minggu ke 6 kehamilan, embrio pria dan wanita memiliki sepasang saluran genital : -. #uctus 3olfii 2 mesone+rik3 2. #uctus 4ulleri 2paramesone+rik3

Pada embrio wanita, du'tus 4ulerii tubuh secara lengkap membentuk tuba +alopii dan uterus sementara itu du'tus 3olfii lenyap pada beberapa kasus menjadi rudimenter A #uctus 'ulleri biasanya menyatu dibagian tengah dengan bagian caudal yang menyatu membentuk saluran uterus dan bagian cranial membentuk T;-( $(589++ 2o iducts3. Sisa sistem mesone+rik 2ductus wol+ii3 dapat dijumpai pada meso arium dimana tabung mesone+rik membentuk epoophoron danparoophoron * #uctus *ol+ii seluruhnya lenyap kecuali bagian cranial yang ditemukan pada epooophoron dan kadang-kadang dibagian caudal tersisa dalam bentuk kista yang disebut sebagai +ista ,artnerpada dinding agina atau didalam uterus. &agina seluruhnya berasal dari sinus urogenitalis. >jung caudal yang padat dari ductus 'ulleri mencapai dinding posterior sinus urogentalis pada minggu ke :. Selanjutnya, e aginasi padat yang disebut sebagai bulbo sino aginal membentuk lempeng padat 2vaginal plate3. &aginal plate tersebut melipat kedalam ujung uterus untuk membentuk sebuah lumen pada ujung caudal. Pada saat itu, proli+erasi terus berlangsung pada bagian ujung cranial dari

17

aginal plate sehingga menambah panjang antara lumen uterus dengan sinus urogenitalis. Pada bulan kelima, pertumbuhan agina berlangsung dengan membentuk sebuah saluran dan ekspansi aginal plate sekitar ujung uterus membentuk forni vaginae. 5umen agina masih tetap terpisah dari sinus urogenitalis oleh struktur yang disebut sebagai himen.

S8H>.8>H P,DI!D;;! >8,H>S LIGAMENTUM 4(* PENYANGGA UTERUS

18

LIGAMENTUM SA>ROUTERINA Sepasang ligamentum yang melengkung terbentang dari permukaan postero-lateral ser ik menuju permukaan anterior sacrum dan membentuk 5short hammo'k6

19

7spe'tus posterior uterus dan adneksa. +erlihat ligamentum sa'ro uterina dan 0igamentum infundibulo pelvi'um

LIGAMENTUM LATUM ( Gambar dibawah ini ) Sepasang ligamen berjalan dari sisi lateral uterus menuju dinding lateral panggul yang menyerupai sayap. 2C3 medial tepi atas ligamentum latum membentuk meso salphyn A -C3 lateral tepi atas ligamentum latum yang berasal dari ujung +imbriae tuba +alopii berjalan kearah dinding pel ic membentuk ligamentum infundibulo!pelvicum. #asar ligamentum latum berupa jaringan ikat keras dan menyatu dengan dasar panggul disebut sebagai ligamentum "ardinale2'ackenrodt 3.

7spe'tus posterior dari struktur penyangga uterus dan adneksa

20

&!S.>5!H$S!S$ 6H;!D P!D;;>5

%ASKULARISASI UTERUS Pasokan darah uterus terutama berasal dari arteri uterina dan arteri ovarica.

A)0')+( U0')+*( !dalah cabang utama arteria -liaca -nterna 2arteria %ypogastrica3 yang masuk uterus melalui ligamentum latum. Pada tempat setinggi ser ik pars supra aginalis, arteria >terina terbagi menjadi dua, sebagian kecil menjadi arteria servicovaginalis kearah bawah, dan sebagian besar berjalan kearah atas melalui dinding lateral uterus. .ira-kira 2 cm lateral ser ik, arteria uterina menyilang ureter dan hal ini perlu memperoleh perhatian saat melakukan histerektomi atau ligasi arteri uterina.
21

7rteria )terina dan arteri lain yang berhubungan ( 'atatan 8 pada ganbar ini arteria ovari'a sudah di transeksi pada titik keluarnya dari ligamentum suspensorium ovarii )

A)0')+( O1()+/( @abang langsung dari .orta yang memasuki ligamentum latum melalui ligamentum infundibulopelvicum. #idaerah hillus o arii, arteria o arica terbagi menjadi sejumlah cabang kecil yang masuk o arium. @abang utama arteria o arica selanjutnya berjalan sepanjang mesosalphyn4.

22

Pasokan darah pada ovarium , tuba falopiii dan sisi kiri uterus. +erdapat anastomosis pembuluh arteri uterina dan ovari'a . Perhatikan adanya arteri dan vena uterina yang menyilang ureter didekat servik

LO 2. M'2(3(2+ 4(* 2'*.'5(67(* 2+7)86789+7 8),(* ,'*'0(5+( :(*+0( -. 6 arium

7ungsio arium adalah untuk memproduksi sel germinal dan biosintesis hormon steroid. Sel germinal terdapat pada +olikel o arium. 'asing-masing +olikel berada dalam keadaan istirtahat dan mengandung oosit primordial 2 primiti+ 3 yang dikelilingi satu lapis sel yaitu sel granulosa. #isekitar sel granulosa terdapat sekelompok sel yaitu sel teka. Sel teka memproduksi androgen yang oleh sel granulosa di kon ersi menjadi estrogen. %ormon steroid dari o arium bekerja dalam +olikel untuk menujang perkembangan oosit dan di luar o arium, hormon steroid bekerja pada jaringan target.

Pada neonatus, o arium manusia mengandung sekitar 2 juta oosit . pada saat pubertas tersisa sekitar -)).))) oosit. <umlah oosit semakin berkurang selama masa reproduksi akibat proses mitosis oogonium primiti+ pada masa janin berhenti dan tidak berlanjut. Saat proses mitosis berhenti, oosit yang baru terbentuk masuk ke tahap pro+ase dari pembelahan meiosis pertama. 6osit akan tetap berada pada tahap pro+ase meiosis sampai mereka di stimulasi dan menjadi matang untuk proses o ulasi atau mengalami degerasi menjadi+olikel atresia.
23

7olikel primer berada dibagian super+isial sehingga memungkinkan untuk terjadinya o ulasi pada saat +olikel sudah matang 2 +olikel d"graa+ 3 dimana terdapat area sekeliling oosit yang disebut Konapelusida

6 ulasi adalah ekspulsi sel telur melalui daerah tipis 2stigma 3. Setelah pelepasan oosit, +olikel mengempis 2collaps3 dan terbentukcorpus luteum

24

2. 8uba 7allopii

5umen 8uba 7alopii dilapisi epitel kolumnar dengan silia panjang pada permukaan selnya. Silia bergerak konsisten ke arah uterus untuk mem+asilitasi pergerakan Kygote ke dalam uterus agar mengadakan implantasi pada endometrium

25

2. >terus

Sebagian besar dinding uterus terdiri dari otot polos yang dinamakanmiometrium. >terus harus mampu untuk membesar selama kehamilan. Pembesaran uterus terjadi akibat hipertro+i sel otot polos miometrium 2miosit3 dan penambahan miosit baru dari stem sel yang terdapat dalam jaringan ikat miometrium. Hongga uterus dilapisi oleh endometrium. ,ndometrium merupakan organ target dan kelenjar endokrin. #ibawah pengaruh produksi siklis hormon o arium endometrium mengalami perubahan mikroskopik pada struktur dan +ungsi kelenjar. Selama +ase pra o ulasi siklus menstruasi, sel epitel permukaan endometriummengadakan proliferasi di bawah pengaruh estrogen..elenjar endometrium mengalami proli+erasi dan masuk kedalam lapisan subepitelial atau stroma. !rteri muskular kecil 2arteria spiralis3 tumbuh kedlam lapisan basal endometrium. Setelah o ulasi, suasana hormonal uterus berubah dari dominan estrogen menjadi dominan progesteron sehingga mitosis epitel kelenjar berhenti. ,ndometrium pasca o ulasi disebut endometriumsekretorik. Pasca o ulasi, sel stroma endometrium membesar dan tampak berbuih yang menadakan adanya peningkatan metabolisme. Sel-sel tersebut menjadi eosino+ilik dan disebut sebagai sel desidua.#esidualisasi endometrium diawali sekitar arteri spiralis yang kemudian menyebar dibawah epitel permukaan dan kelenjar saat -) hari pasca o ulasi. <ika tidak terjadi kehamilan, produksi progesteron corpus luteum berhenti pada hari ke -3 ? -0 pasca o ulasi. ,ndometrium mengalami nekrosis iskemik dan meluruh sebagai debris menstruasi.=ila terjadi kehamilan, masa hidup corpus luteum memanjang dan memperpanjang produksi progesteron dan desidualisasi stroma berlanjut. 3. Ser ik dan &agina Ser ik terutama terdiri dari jaringan ikat. Struktur ini dilapisi satu lapisepitel kelenjar penghasil mukus dibagian dalam ser ik 2canalis endoser icalis3 dan epitel skuamosa berlapis pada ektoser ik.8ransisi epitel kelenjar dan skuamosa dikenal sebagai Kona trans+ormasi yang penting oleh karena sering mengalami perubahan displastik yang dapat menjadi keganasan.&agina dilapisi oleh epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk.

26

LO 3. M'2(3(2+ 4(* 2'*.'5(67(* $5;8) A5-;6 ?K'9;0+3(*@ 3.- #e+inisi keputihan 5eukorea 2white discharge, +luor albus, keputihan3 adalah nama gejala yang diberikan kepada cairan yang dikeluarkan dari alat-alat genital yang tidak berupa darah. #alam kondisi normal, kelenjar pada ser iks menghasilkan suatu cairan jernih yang keluar, bercampur dengan bakteri, sel-sel agina yang terlepas dan sekresi dari kelenjar =artolin. Selain itu sekret agina juga disebabkan karena akti itas bakteri yang hidup pada agina yang normal. Pada perempuan, sekret agina ini merupakan suatu hal yang alami dari tubuh untuk membersihkan diri, sebagai pelicin dan pertahanan dari berbagai in+eksi. #alam kondisi normal, sekret agina tersebut tampak jernih, putih keruh atau berwarna kekuningan ketika mengering pada pakaian. Sekret ini non-irritan, tidak mengganggu, tidak terdapat darah, dan memiliki p% 3,1-0,1. 7lora normal agina meliputi @orinebacterium, =acteroides, Peptostreptococcus, ;ardnerella, 'obiluncuc, 'ycoplasma dan @andida spp. 5ingkungan dengan p% asam memberikan +ungsi perlindungan yang dihasilkan oleh lactobacilli. 5eukorea merupakan gejala yang paling sering dijumpai pada penderita ginekologik, adanya gejala ini diketahui penderita karena mengotori celananya. #apat dibedakan antara leukorea yang +isiologik dan yang patologik. 5eukorea +isiologik terdiri atas cairan yang kadang-kadang berupa mukus yang mengandung banyak epitel dengan leukosit yang jarang sedang pada leukorea patologik terdapat banyak leukosit. Penyebab paling penting dari leukorea patologik ialah in+eksi. #isini cairan mengandung banyak leukosit dan warnanya agak kekuning-kuningan sampai hijau, seringkali lebih kental dan berbau. Hadang ul a, agina, ser iks dan ka um uteri dapat menyebabkan leukorea patologikA pada adneksitis gejala tersebut dapat pula timbul. Selanjutnya leukorea ditemukan
27

pada neoplasma jinak atau ganas, apabila tumor itu dengan permukaannya untuk sebagian atau seluruhnya memasuki lumen saluran alat-alat genital. 3.2 ,pidemiologi keputihan Sekret agina sering tampak sebagai suatu gejala genital. Proporsi perempuan yang mengalami +lour albus ber ariasi antara - --1L dan hampir seluruhnya memiliki akti+itas seksual yang akti+, tetapi jika merupakan suatu gejala penyakit dapat terjadi pada semua umur. Seringkali +luor albus merupakan indikasi suatu aginitis, lebih jarang merupakan indikasi dari ser isitis tetapi kadang kedua-duanya muncul bersamaan. $n+eksi yang sering menyebabkan aginitis adalah 8rikomoniasis, &aginosis bacterial, dan .andidiasis. Sering penyebab nonin+eksi dari aginitis meliputi atro+i agina, alergi atau iritasi bahan kimia. Ser isitis sendiri disebabkan oleh ;onore dan .lamidia. Pre alensi dan penyebab aginitis masih belum pasti karena sering didiagnosis dan diobati sendiri. Selain itu aginitis seringkali asimptomatis dan dapat disebabkan lebih dari satu penyebab. 3.3 ,tiologi keputihan -. 5eukorea +isiologis #itemukan pada: a. =ayi baru lahir sampai umur kira-kira -) hari 2pengaruh estrogen dari plasenta terhadap uterus dan agina janin3 b. Saat menarche, karena mulai mendapat pengaruh estrogen c. Sekitar o ulasi, dengan secret dari kelenjar-kelenjar ser iks uteri menjadi lebih encer d. *anita dewasa yang dirangsang sebelum dan pada waktu coitus2transudasi dari dinding agina3 e. Stress 2. 5eukorea patologis a. $n+eksi =akteri : ;ardanerrella aginalis, Deisseria gonorhoae <amur : candida albicans ProtoKoa : trichomonas aginalis &irus: irus herpes, human papilloma irus

28

b. $ritasi .ondom Sabun cuci dan pelembut pakaian @airan antiseptic untuk mandi

c. 8umor atau jaringan abnormal lain d. =enda asing e. Hadiasi +. Psikologis

$hlamydia tra'homatis Penyakit yang disebabkan oleh @hlamidia trachomatis sebagian besar serupa dengan gonore.Pada wanita, traktus genitalis yang paling sering terin+eksi oleh @. trachomatis adalah endoser iks.Pada 6) L penderita biasanya asimtomatik 2silent se4ually transmitted disease3..uman ini sering menyebabkan penyakit pada mata yang lebih dikenal dengan penyakit trakoma. .uman ini dapat juga ditemukan pada cairan liang senggama dan dapat terlihat melalui mikroskop. .uman ini membentuk suatu bentukan badan inklusi yang berada dalam sitoplasma sel-sel liang senggama. Pada pemeriksaan pap smear sukar ditemukan adanya perubahan sel akibat in+eksi clamidia ini karena siklus hidupnya yang tak mudah dilacak. $hlamydia tra'homatis adalah salah satu dari tiga spesies bakteri dalam genus @hlamydia, +amili @hlamydiaceae, kelas @hlamydiae, +ilum @hlamydiae, domain =acteria. @. trachomatis adalah agen chlamydial pertama yang ditemukan dalam tubuh manusia. =akteri ini pertama kali diidenti+ikasi tahun -:)(. $n+eksi @hlamydia trachomatis sering tidak menimbulkan gejala dan sangat beresiko bila terjadi pada ibu-ibu karena dapat menyebabkan kehamilan ektopik, in+ertelitas dan abortus. *%6 memperkirakan 0 juta kasus baru pada ibuibu terin+eksi oleh @hlamydia trachomatis dan 1).))) diantaranya mengalami intertilitas,kehamilan ektopik dan abortus. 'ekanisme terjadinya in+eksi @.trachomatis telah dipelajari banyak peneliti, dimana '6'P 2'ajor 6utr 'embrane Protein3 merupakan suatu target penting untuk mencegah respons imun dari host, seperti neuraliKing +actor dan sel 8. =erdasarkan adanya ariasi nukleotida dari '6'P pada gen 6mp-- dan adanya inhibisi respon imun dapat menyebabkan mudahnya host terpapar oleh @.trachomatis. Setiap ariasi nukleotida memperlihatkan berkurangnya imunitas sera or yang spesi+ik dalam menyeleksi imun dari host.
29

@hlamydia merupakan bakteri obligat intraselular, hanya dapat berkembang biak di dalam sel eukariot hidup dengan membentuk semacam koloni atau mikrokoloni yang disebut =adan $nklusi 2=$3. @hlamydia membelah secara benary +ision dalam badan intrasitoplasma. @. trachomatis berbeda dari kebanyakkan bakteri karena berkembang mengikuti suatu siklus pertumbuhan yang unik dalam dua bentuk yang berbeda, yaitu berupa =adan $nisial. =adan ,lementer 2=,3 dan =adan Hetikulat 2=H3 atau =adan $nisial. =adan elementer ukurannya lebih kecil 23)) nm3 terletak ekstraselular dan merupakan bentuk yang in+eksius, sedangkan badan retikulat lebih besar 2- um3, terletak intraselular dan tidak in+eksius. 'or+ologi inklusinya adalah bulat dan terdapat glikogen di dalamnya. @. trachomatis peka terhadap sul+onamida, memiliki plasmid, dan jumlah sero arnya adalah -1. @hlamydia memiliki siklus hidup yang mirip dengan irus tetapi pada bakteri ini pembelahan terjadi secara binary +ission sedangkan pada irus akan menjadi banyak begitu pula dengan proses pembiakanya yang memerlukan kultur media hidup. @hlamydia masuk sebagai ,= kedalam sel secara endositosis, lalu ,= akan berubah menjadi H= dan berkembang biak. Selanjutnya akan terjadi reorganisasi ,= menjadi H= yang memiliki in+ekti+itas rendah, selanjutnya akan membentuk badan inklusi yang berisis ,= dan H= dan lisis mengeluarkan ,= sebagai stadium in+eksius.

$andida albi'ans $andida albi'ans adalah spesiescendawanpatogen dari golongan deuteromycota. Spesies jamur ini merupakan penyebab in+eksi oportunistik yang disebut kandidiasis pada kulit, mukosa, dan organ dalam manusia. =eberapa karakteristik dari spesies ini adalah berbentuk seperti telur 2o oid3 atau s+eris dengan diameter 3-1 Mm dan dapat memproduksi pseudohi+a. Spesies @. albicans memiliki dua jenis mor+ologi, yaitu bentuk seperti khamir dan bentuk hi+a. Selain itu, +enotipe atau penampakan mikroorganisme ini juga dapat berubah dari berwarna putih dan rata menjadi kerut tidak beraturan, berbentuk bintang, lingkaran, bentuk seperti topi, dan tidak tembus cahaya. F0G@endawan ini memiliki kemampuan untuk menempel pada sel inang dan melakukan kolonisasi .lasi+ikasi ilmiah .ingdom 7ilum >pa+ilum .elas 6rdo 7amili ;enus *ungi 7s'omy'ota 9a''haromy'otina 9a''haromy'etes 9a''haromy'etales 9a''haromy'eta'eae $andida
30

Spesies

". albicans

.andidiosis ul o aginal merupakan in+eksi agina yang disebabkan oleh @andida sppterutama @andida albicans.#iperkirakan sekitar 1)L wanita pernah mengalamikandidiosis ul o aginitis paling sedikit dua kali dalam hidupnya.<amur ini hidup dalamsuasana asam yang mengandung glikogen..eadaan-keadaan yang mendukung timbulnyain+eksi adalah kehamilan, pemakaian pil kontrasepsi, pemakaian kortikosteroid dan padapenderita #iabetes 'elitus. Penyebab berasal dari jamur kandida albican.;ejalanya adalah keputihan berwarna putih susu, begumpal seperti susu basi, disertai rasa gatal dan kemerahan pada kelamin dan disekitarnya. $n+eksi jamur pada agina paling sering disebabkan oleh $andida,spp, terutama$andida albi'ans2=rown and@hin, 2))23. ;ejala yang muncul adalah kemerahan pada ul a, bengkak, iritasi, dan rasa panas. 8anda klinis yang tampak adalah eritema, fissuring, sekret menggumpal seperti keju, lesi satelit dan edema 2=rownand @hin, 2))23 dikutip dari 2*idiawaty,2))63. >saha pencegahan terhadap timbulnya kandidiasis agina meliputi penanggulangan +aktor predisposisi dan penanggulangan sumber in+eksi yang ada. Penanggulangan +aktor predisposisi misalnya tidak menggunakan antibiotika atau steroid yang berlebihan, tidak menggunakan pakaian ketat, mengganti kontrasepsi dengan kontrasepsi lain yang sesuai, memperhatikan hygiene. Penanggulangan sumber in+eksi yaitu dengan mencari dan mengatasi sumber in+eksi yang ada, baik dalam tubuhnya sendiri atau diluarnya 2,ndang, 2))33.

Gardnerella vaginalis &aginosis bakterial merupakan sindroma atau kumpulan gejala klinis akibat pergeseran lactobacilli yang merupakan +lora normal agina yang dominan oleh bakteri lain, seperti ;ardnerella aginalis, Pre otella spp, 'obilancus spp, 'ycoplasma spp dan =acteroides spp. &aginosis bakterial merupakan penyebab aginitis yang sering ditemukan terutama pada wanita yang masih akti+ secara seksual, namun demikian &aginosis bakterial tidak ditularkan melalui hubungan seksual. ;ardenerella menyebabkan peradangan liang senggama yang tidak spesi+ik dan kadangkadang dianggap sebagai bagian dari jasad renik normal dalam liang senggama. .uman ini biasanya mengisi penuh sel-sel epitel liang senggama dan disebut sebagai cluecell. @airan liang senggama tampak berwarna keabu-abuan. ;ardenerella menghasilkan asam amino yang diubah menjadi senyawa amin yang menimbulkan bau amis seperti ikan. ;ejalanya sekret sangat banyak, gatal atau rasa panas pada agina, sekret encer dan keabu-abuan dengan P% 1 ? 1,1.Penanganannya memberikan metronidaKol dengan dosis 1)) mg 2 4 sehari selama( hari.
31

!danya benda asing seperti tertinggalnya kondom atau benda tertentu yang dipakai pada waktu senggama, adanya cincin pesarium yang digunakan wanita dengan prolapsus uteridapat merangsang pengeluaran cairan agina yang berlebihan. <ika rangsangan inimenimbulkan luka akan sangat mungkin terjadi in+eksi penyerta dari +lora normal yang berada di dalam agina sehingga timbul keputihan. .anker akan menyebabkan leukorea patologis akibat gangguan pertumbuhan selnormal yang berlebihan sehingga menyebabkan sel bertumbuh sangat cepat secara abnormaldan mudah rusak, akibatnya terjadi pembusukan dan perdarahan akibat pecahnya pembuluhdarah yang bertambah untuk memberikan makanan dan oksigen pada sel kanker tersebut.Pada keadaan seperti ini akan terjadi pengeluaran cairan yang banyak disertai bau busuk akibat terjadinya proses pembusukan tadi dan seringkali disertai oleh adanya darah yang tidak segar. 5eukorea pada menopause tidak semua patologis. Pada saat menopause sel E sel padaser iks uteri dan agina mengalami hambatan dalam pematangan sel akibat tidak adanyahormon pemacu, yaitu estrogen. &agina menjadi kering dan lapisan sel menjadi tipis, kadar glikogen menurun dan basil doderlein berkurang. .eadaan ini memudahkan terjadinya in+eksi karena tipisnya lapisan sel epitel sehingga mudah menimbulkan luka dan akibatnya timbul leukorea. Pada masa reproduksi wanita, umumnya epitel kolumnar endoser iks lebih keluar kearah porsio sehingga tampak bagian merah mengelilingi ostium uteri internum. =ila daerah merah ini terkelupas akan memudahkan terjadinya in+eksi penyerta dari +lora normal di agina sehingga timbul leukorea. 'enurut %amperl dan .au+man 2-:1:3 penyebab erosi ini tidak diketahui, kemungkinan terjadi akibat kenaikan estrogen.

(uman Papilloma 1irus ((P1) %P& atau %uman Papilloma &irus adalah sejenis irus yang menyerang manusia. 8erdapat lebih dari -)) tipe %P& dimana sebagian besar tidak berbahaya, tidak menimbulkan gejala yang terlihat dan akan hilang dengan sendirinya. $n+eksi %P& paling sering terjadi pada kalangan dewasa muda 2-9-29 tahun3. 5ebih dari :1 persen dari kanker ser iks disebabkan oleh irus yang dikenal sebagai %uman Papilloma &irus 2%P&3 %P& merupakan irus #D! +amili Papo a iridae 2papo a iruses3, #D! irus terdiri dari double strand dan sirkular dengan 1-9 gen dan irus ini tidak berselubung. &irus ini mengin+eksi sel pipih epitelium dan menyebabkan keadaan hiperplasia dari sel epitel pipih

32

.elas: .elas $ 2ds#D!3

7amili: Papo a iridae

%uman Papilloma &irus 2%P&-23 dapat menyebabkan penyakit penumbuhan kutil raksasa. Penyakit tersebut bukan akibat +aktor genetik melainkan disebabkan oleh irus human papilloma irus 2%P&3,tetapi pada kasus #ede si 'anusia !kar, ia memiliki kelainan genetik pertumbuhan kutil yang terus membesar juga disebabkan lemahnya jaringan sel darah putih dalam tubuh sehingga irus yang menggerogoti berkembang ganas, irus ini menyebabkan penyakit : ,pidermodisplasia erruci+ormis 2,&3 dan giant cutaneous horn. Penyakit yang secara medis disebut epidermo 2 kulit ari3 dysplacia 2salah tempat perkembangan3 erucca 2kutil3. .util sejenis tumor jinak pada kulit berasal dari penebalan kulit luar yang berlebihan, bentuk kutil bisa besar-besar atau kecil-kecil, biasanya kalau dipegang tidak sakit, dan bila sudah sangat besar bisa berdarah kalau luka lecet, bila sudah besar bentuknya seperti bunga kol. (erpes 9imple. 1irus2%S&-- dan %S&-23 %S&-- dan %S&-2 adalah dua irus dari +amili herpes irus %erpes iridae, yang menyebabkan in+eksi pada manusia.F-G %S&-- dan 2 juga merujuk pada irus herpes manusia - dan 2 2%%&-- dan %%&-23. Setelah in+eksi, %S& menjadi tersembunyi, selama irus ada pada sel tubuh sara+. Selama reakti asi, irus diproduksi di sel dan dikirim melalui sel sara+ akson menuju kulit.F2G .emampuan %S& untuk menjadi tersembunyi menyebabkan in+eksi herpes kronikN setelah beberapa in+eksi terjadi, gejala herpes secara periodik muncul di dekat tempat in+eksi awal. &irus herpes simpleks .lasi+ikasi irus .elas: 7amili: >pa+amili: ;enus: .elas $ 2ds#D!3 %erpes iridae !lphaherpes irinae Simple4 irus

Semua irus herpes memiliki ukuran dan mor+ologi yang sama dan semuanya melakukan replikasi pada inti sel. (erpes 9imple. 1irus sendiri dibagi menjadi dua tipe, yaitu (erpes 9imple. 1irus tipe 1 ((9121) yang menyebabkan in+eksi pada alat kelamin 2genital3. 8etapi, bagaimanapun kedua tipe irus tersebut dapat menyebabkan penyakit dibagian tubuh manapun. %S&-- menyebabkan munulnya gelembung berisi cairan yang terasa nyeri pada mukosa mulut, wajah dan sekitar mata. %S&-2 atau herpes genital ditularkan melalui hubungan seksual dan menyebabkan agina terlihat seperti bercak dengan luka mungkin
33

muncul iritasi, penurunan kesadaran yang disertai pusing, dan kekuningan pada kulit 2#aundi'e3 dan kesulitan bernapas atau kejang. =iasanya hilang dalam 2 minggu in+eksi, in+eksi pertama %S& adalah yang paling berat dan dimulai setelah masa inkubasi 0 - 6 hari. ;ejala yang timbul meliputi nyeri, in+lamasi dan kemerahan pada kulit 2 eritema3 dan diikuti dengan pembentukan gelembung - gelembung yang berisi cairan bening yang selanutnya dapat berkembang menjadi nanah, diikuti dengan pembentukan keropeng atau kerang 2s'ab3. Setelah in+eksi pertama, %S& memiliki kemampuan yang unik untuk bermigrasi sampai pada sara+ sensorik tepi menuju spinal ganglia dan berdormansi sampai diakti+asi kembali. Pengakti+an irus yang berdormansi tersebut dapat disebabkan penurunan daya tahan tubuh, stres, depresi, alergi pada makanan, demam, trauma pada mukosa genital, menstruasi, kurang tidur dan sinar ultra iolet. +ri'omonas vaginalis 8richomonas aginalis merupakan protoKoa patogen yang umumya ditemukan pada saluran genitourania manusia. Penularan biasanya melalui hubungan kelamin, organisme ini dapat menyebabkan aginitis pada wanita dan uretritis non gonore pada pria. Pada tahun -936 #onne menemukan 8richomonas &aginalis merupakan patogen urogenital penting yang dapat menular secara seksual. !Komcyin 22 nitromidaKol3 yang ditemukan oleh Dakamura 2-:113 mempunyai e+ek trikimoniasida, sehingga disentesis secara kimia, salah satunya adalah hydro4yethyl, methyl, dan nitromidasol, sekarang dikenal sebagai metronidasol, diketahui memiliki akti itas tinggi secara in itro terhadap 8richomonas &aginalis. metrinidasol mempunyai spektrum yang luas terhadap protoKoa dan sebagai anti mikroba. Sejak tahun -:19, metronidaKol sudah dikenal di seluruh dunia sebagai kemoterapi untuk 8richomonas aginalis. =aru-baru ini dilaporkan beberapa kasus kegagalan pengobatan ulang dengan metronidaKol yang menandakan adanya strain dengan resistensi tinggi. .urangnya pengobatan alternati+ untuk in+eksi 8richomonas aginalis yang resisten terhadap metronidaKol menyebabkan peningkatan dosis dan usaha untuk lebih mengetahui +armakodinamik pada penggunaan nitroimidaKol. Peningkatan risiko terkena trikomoniasis terdapat pada indi idu yang mempunyai pasangan seksual yang banyak, higiene yang buruk dan sosial ekonomi yang rendah. 8richomonas aginalis, merupakan protoKoa dari super class 'astigophora, class Ooomastigophora, ordo 8richomonadina, dan +amili 8richomonadidae. 7amili 8richomonadidae ini kemudian oleh %onigbreg dibagi menjadi Sub+amili 8richomonadinae 2dengan genus 8richomonas dan Pentatrichomonas3 dan 8richomonadinae3 'or+ologi dari protoKoa ini adalah

34

-. 'empunyai ukuran antara -1 - 2) mikron 4 -) mikron 2. 8idak berwarna dan bentuknya cuboid 3. Sitoplasmanya bergranula dimana granula tersebut pada umumnya terletak di sekitar custa dan a4ostyle 0. 'embran bergelombang berakhir pada pertengahan tubuh, jadi tidak mempunyai +lagela bebas 1. Sitostoma tidak ada 6. %abitat pada agina bagian atas serta prostat dan sekiPtarnya (. 'akanannya adalah kuman-kuman, sel-sel agina dsb 9. 8richomonas &aginalis hanya dapat hidup pada p% Q 1,1 - (,1 8richomonas aginalis menular melalui hubungan seksual meskipun maRK diperdebatkan. 8richomonas aginalis dapat hidup pada obyek yang basah selama 01 menit pada kloset duduk, kain lap pencuci badan, baju, air mandi dan cairan tubuh. Penularan perinatal terjadi kira-kira 1L dari ibu yang terin+eksitetapi biasanya sembuh sendiri dengan metabolisme yang progresi+ dari hormon ibu. $n+eksi 8richomonas aginalis mempunyai masa inkubasi selama 0-2- hari. &aginitis karena protoKoa trikomoniasi atau trichomonas aginalis merupakan penyebab ketiga terbanyak dari aginitis. penyakit ini mengenai -9) juta perempuan di seluruh duni, dan sekitar -) sampai 21L wanita terkena in+eksi ini. Saat ini angka penderita ini terus meningkat kebanyakan di negara-negara industri. Penggunaan $># 2spiral3, merokok dan pasangan seksual lebih dari satu merupakan +aktor resiko trichomoniasis, sekitar 2)-21L dari perempuan dengan trichomoniasis tidak mengalami gejala apapun, namun biasanya agina terasa gatal mengeluarkan bau busuk, bernanah, dan ada busa. 8richomoniaisis mungkin berhubungan dengan ketuban pecah ini dan kelahiran prematur. Pasangan seksual harus diobati dan diberi serta dianjurkan agar tidak melakukan sampai sembuh

3.0 Patogenesis dan pato+isiologi keputihan 'eskipun banyak ariasi warna, konsistensi, dan jumlah dari sekret agina bisa dikatakan suatu yang normal, tetapi perubahan itu selalu diinterpretasikan penderita sebagai suatu in+eksi, khususnya disebabkan oleh jamur. =eberapa perempuan pun mempunyai sekret agina yang banyak sekali. #alam kondisi normal, cairan yang keluar dari agina

35

mengandung sekret agina, sel-sel agina yang terlepas dan mucus ser iks, yang akan ber ariasi karena umur, siklus menstruasi, kehamilan, penggunaan pil .=. 5ingkungan agina yang normal ditandai adanya suatu hubungan yang dinamis antara 5actobacillus acidophilus dengan +lora endogen lain, estrogen, glikogen, p% agina dan hasil metabolit lain. 5actobacillus acidophilus menghasilkan endogen peroksida yang toksik terhadap bakteri pathogen. .arena aksi dari estrogen pada epitel agina, produksi glikogen, lactobacillus 2#oderlein3 dan produksi asam laktat yang menghasilkan p% agina yang rendah sampai 3,9-0,1 dan pada le el ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri lain. .andidiasis aginalis merupakan in+eksi agina yang disebabkan oleh @andida sp. terutama @. albicans. $n+eksi @andida terjadi karena perubahan kondisi agina. Sel ragi akan berkompetisi dengan +lora normal sehingga terjadi kandidiasis. %al-hal yang mempermudah pertumbuhan ragi adalah penggunaan antibiotik yang berspektrum luas, penggunaan kontrasepsi, kadar estrogen yang tinggi, kehamilan, diabetes yang tidak terkontrol, pemakaian pakaian ketat, pasangan seksual baru dan +rekuensi seksual yang tinggi. Perubahan lingkungan agina seperti peningkatan produksi glikogen saat kehamilan atau peningkatan hormon esterogen dan progesterone karena kontrasepsi oral menyebabkan perlekatan @andida albicans pada sel epitel agina dan merupakan media bagi prtumbuhan jamur. @andida albicans berkembang dengan baik pada lingkungan p% 1-6,1. Perubahan ini bisa asimtomatis atau sampai sampai menimbulkan gejala in+eksi. Penggunaan obat immunosupresan juga menajdi +aktor predisposisi kandidiasis aginalis. Pada penderita dengan 8rikomoniasis, perubahan kadar estrogen dan progesterone menyebabkan peningkatan p% agina dan kadar glikogen sehingga berpotensi bagi pertumbuhan dan irulensi dari 8richomonas aginalis. &aginitis sering disebabkan karena +lora normal agina berubah karena pengaruh bakteri patogen atau adanya perubahan dari lingkungan agina sehingga bakteri patogen itu mengalami proli+erasi. !ntibiotik kontrasepsi, hubungan seksual, stres dan hormon dapat merubah lingkungan agina tersebut dan memacu pertumbuhan bakteri patogen. Pada aginosis bacterial, diyakini bahwa +aktor-+aktor itu dapat menurunkan jumlah hidrogen peroksida yang dihasilkan oleh 5actobacillus acidophilus sehingga terjadi perubahan p% dan memacu pertumbuhan ;ardnerella aginalis, 'ycoplasma hominis dan 'obiluncus yang normalnya dapat dihambat. 6rganisme ini menghasilkan produk metabolit misalnya amin, yang menaikkan p% agina dan menyebabkan pelepasan sel-sel agina. !min juga merupakan penyebab timbulnya bau pada +lour albus pada aginosis bacterial. 7lour albus mungkin juga didapati pada perempuan yang menderita tuberculosis, anemia, menstruasi, in+estasi cacing yang berulang, juga pada perempuan dengan keadaan umum yang jelek , higiene yang buruk dan pada perempuan yang sering menggunakan pembersih agina, disin+ektan yang kuat. 3.1 'ani+estasi klinis keputihan Segala perubahan yang menyangkut warna dan jumlah dari sekret agina merupakan suatu tanda in+eksi agina. $n+eksi agina adalah sesuatu yang sering kali muncul dan
36

sebagian besar perempuan pernah mengalaminya dan akan memberikan beberapa gejala +luor albus: -. .eputihan yang disertai rasa gatal, ruam kulit dan nyeri. 2. Sekret agina yang bertambah banyak. 3. Hasa panas saat buang air kecil. 0. Sekret agina berwarna putih dan menggumpal. 1. =erwarna putih kerabu-abuan atau kuning dengan bau yang menusuk. =anyak sekali hal ? hal yang dapat menyebabkan keputihan patologis, tapi umumnya disebabkan oleh in+eksi saluran reproduksi. $n+eksi tersebut dapat berasal dari : 1. <amur @andida atau 'onilia .eputihan akibat jamur ini akan berwarna putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal yang dominan pada agina. !kibatnya, mulut agina menjadi kemerahan dan meradang. .eputihan ini biasanya dipicu oleh kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil .=, dan rendahnya daya tahan tubuh. =ayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat jamur @andida ini karena tanpa sengaja tertelan cairan ibunya yang adalah penderita saat persalinan. 2. Parasit 8richomonas &aginalis #itularkan terutama lewat hubungan seks sehingga termasuk salah satu dalam Penyakit 'enular Seksual 2P'S3, namun selain hal itu juga dapat lewat perlengkapan mandi, atau bibir kloset yang telah terkontaminasi. @airan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. .eputihan karena parasit ini tidak menyebabkan gatal, tapi nyeri bila liang agina ditekan. 3. =akteri ;ardnella 1(,+*(5+6 Sebagian besar wanita yang mengalami in+eksi agina bakterial tanpa gejala ? gejala berarti disebabkan oleh bakteri ini. .eputihan biasanya encer, berwarna putih keabuabuan, berair, berbuih, dan berbau amis 2fishy odor3. =au akan lebih menusuk setelah melakukan hubungan seksual dan menyebabkan darah menstruasi berbau tidak enak. <ika ditemukan iritasi daerah agina seperti gatal biasanya bersi+at lebih ringan daripada keputihan yang disebabkan oleh $andida albi'ans atau +ri'homonas vaginalis. 4. &irus .eputihan akibat in+eksi irus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin seperti 'ondyloma, herpes, %$&C!$#S. $ondyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Penyakit ini sering menjangkiti wanita hamil. Sedangkan irus herpes ditularkan lewat hubungan badan. ;ejalanya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang agina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Perlu diwaspadai karena keputihan akibat irus karena irus yang mengin+eksi dapat menjadi salah satu +aktor pemicu kanker rahim. 3.6 #iagnosis keputihan
37

#iagnosis ditegakkan dengan melakukan anamnesis, pemeriksaan +isik, pemeriksaan dalam serta pemeriksaan laboratorium. -. !namnesis Iang harus diperhatikan dalam anamnesis adalah: a. >sia. %arus dipikirkan kaitannya dengan pengaruh estrogen. =ayi wanita atau padawanita dewasa, leukorea yang terjadi mungkin karena pengaruh estrogen yang tinggidan merupakan leukorea yang +isiologis. *anita dalam usia reproduksi harusdipikirkan kemungkinan suatu penyakit hubungan seksual 2P%S3 dan penyakit in+eksilainnya. Pada wanita dengan usia yang lebih tua harus dipikirkan kemungkinanterjadinya keganasan terutama kanker ser iks. b. 'etode kontrasepsi yang dipakai. Pada penggunaan kontrasepsi hormonal dapatmeningkatkan sekresi kelenjar ser iks. .eadaan ini dapat diperberat dengan adanya in+eksi jamur. Pemakaian $># juga dapat menyebabkan in+eksi atau iritasi pada ser iks yang meragsang sekresi kelenjar ser iks menjadi meningkat. c. .ontak seksual. >ntuk mengantisipasi leukorea akibat P%S seperti gonorea,kondiloma akuminata, herpes genitalis, dan sebagainya. %al yang perlu ditanyakanadalah kontak seksual terakhir dan dengan siapa dilakukan. d. Perilaku. Pasien yang tinggal di asrama atau bersama dengan temantemannyakemungkinan tertular penyakit in+eksi yang menyebabkan terjadinya leukorea cukup besar. @ontoh kebiasaan yang kurang baik adalah tukar menukar peralatan mandi atau handuk. e. Si+at leukorea. %al yang harus ditanyakan adalah jumlah, bau, warna, dankonsistensinya, keruhCjernih, adaCtidaknya darah, +rekuensinya dan telah berapa lama kejadian tersebut berlangsung. %al ini perlu ditanyakan secara detail karena dengan mengetahui hal E hal tersebut dapat diperkirakan kemungkinan etiologinya. +. 'enanyakan kepada pasien kemungkinan hamil atau menstruasi. Pada kedua keadaanini leukorea yang terjadi biasanya merupakan hal yang +isiologis. g. 'asa inkubasi. =ila leukorea timbulnya akut dapat diduga akibat in+eksi atau pengaruh Kat kimia ataupun pengaruh rangsangan +isik. 2. Pemeriksaan +isik dan pemeriksaan dalam Pemeriksaan +isik secara umum harus dilakukan untuk mendeteksi adanya kemungkinan penyakit kronis, gagal ginjal, in+eksi saluran kemih dan in+eksi lainnya yang mungkin berkaitan dengan leukorea. Pemeriksaan yang kusus harus dilakukan adalah pemeriksaan genitalia yang meliputi: inspeksi dan palpasi genitalia eksternaA pemeriksaan spekulum untuk melihat agina dan ser iksA pemeriksaan pel is bimanual. >ntuk menilai cairan dinding agina, hindari kontaminasi dengan lendir ser iks.Pada in+eksi karena gonokokkus, kelainan yang dapat ditemui adalah ori+isium uretra eksternum merah, edema dan sekret yang mukopurulen, labio mayora dapat bengkak, merah,dan nyeri tekan. .adang-kadang kelenjar =artolini ikut meradang dan terasa nyeri waktu berjalan atau duduk. Pada pemeriksaan melalui spekulum terlihat
38

ser iks merah dengan erosidan sekret mukopurulen.Pada trikomonas aginalis dinding agina tampak merah dan sembab. .adang terbentuk abses kecil pada dinding agina dan ser iks yang tampak sebagai granulasi berwarna merah dan dikenal sebagai strawberry appearan'e. =ila sekret banyak dikeluarkan dapat menimbulkan iritasi pada lipat paha atau sekitar genitalia eksterna. $n+eksi ;ardnerella aginalis memberikan gambaran ul a dan agina yang berwarnahiperemis, sekret yang melekat pada dinding agina dan terlihat sebagai lapisan tipis atau berkilau. Pada pemeriksaan ser iks dapat ditemukan erosi yang disertai lendir bercampur darah yang keluar dari ostium uteri internum. Pada kandidiasis agina dapat ditemukan peradangan pada ul a dan agina, pada dinding agina sering terdapat membran-membran kecil berwarna putih, yang jika diangkat meninggalkan bekas yang agak berdarah.Pada kanker ser iks awal akan terlihat bercak berwarna merah dengan permukaanyang tidak licin. ;ambaran ini dapat berkembang menjadi granuler, berbenjol-benjol danulserati+ disertai adanya jaringan nekrotik. #isamping itu tampak sekret yang kental berwarnacoklat dan berbau busuk. Pada kanker ser iks lanjut, ser iks menjadi nekrosis, berbenjol- benjol, ulserati+ dan permukaannya bergranuler, memberikan gambaran seperti bunga kol. !danya benda asing dapat dilihat dengan adanya benda yang mengiritasi seperti $>#,tampon agina, pesarium, kondom yang tertinggal dan sebagainya. 3. Pemeriksaan laboratorium =eberapa pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan adalah : a. Penentuan p%. Penentuan p% dengan indikator p% 23,) E 0,13 b. Penilaian sediaan basah. Penilaian diambil untuk pemeriksaan sediaan basah dengan .6% -)L, dan pemeriksaan sediaan basah dengan garam +isiologis. 8rikomonas aginalis akan terlihat jelas dengan garam +isiologis sebagai parasit berbentuk lonjongdengan +lagelanya dan gerakannya yang cepat. Sedangkan kandida albikans dapatdilihat jelas dengan .6% -)L tampak sel ragi 2blastospora3 atau hi+a semu. &aginitis nonspesi+ik yang disebabkan gardnerella aginalis pada sediaan dapat ditemukan beberapa kelompok basil, lekosit yang tidak seberapa banyak, dan banyak sel-sel epitel yang sebagian besar permukaannya berbintik-bintik. Sel-sel ini disebut clue cell yang merupakan ciri khas in+eksi gardnerella aginalis. c. Pewarnaan gram. Deisseria gonorrhea memberikan gambaran adanya gonokokkusintra dan ekstraseluler. ;ardnerella aginalis memberikan gambaran batang-batang berukuran kecil gram negati+ yang tidak dapat dihitung jumlahnya dan banyak selepitel dengan kokobasil, tanpa ditemukan laktobasil. d. .ultur. #engan kultur akan dapat ditemukan kuman penyebab secara pasti, tetapiseringkali kuman tidak tumbuh sehingga harus hati-hati dalam pena+siran. e. Pemeriksaan serologis. Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mendeteksi herpes genitalis dan human papiloma irus dengan pemeriksaan ,5$S!.
39

+. 8es Pap Smear. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mendeteksi adanya keganasan pada ser iks 3.( 8atalaksana keputihan -. 8erapi 7armakologi a. Pengobatan keputihan yang disebabkan oleh @andidiasis dapat diobati dengan anti jamur atau krim. =iasanya jenis obat anti jamur yang sering digunakan adalah /mida:ol yang disemprotkan dalam agina sebanyak - atau 3 ml. !da juga obat oral anti jamur yaitu ketocinaKole dengan dosis 24- hari selama 1 hari. !pabila ada keluhan gatal dapat dioleskan salep anti jamur. b. Pengobatan 7luor albus yang disebabkan oleh 8richomoniasis mudah dan e+ekti+ yaitu setelah dilakukan pemeriksaan dapat diberikan tablet metronidaKol 27lagy3 atau tablet besar 8inidaKol2+asigin3 dengan dosis 34- hari selama (--) hari. c. Pengobatan keputihan 27luor albus3 yang disebabkan oleh aginitis sama dengan pengobatan in+eksi 8richomoniasis yaitu dengan memberikan metronidaKol atau 8inidaKoldengan dosis 34- selama (- -) hari. d. Pengobatan kandidiasis agina dapat dilakukan secara topikal maupun sistemik. 6bat anti jamur tersedia dalam berbagai bentuk yaitu: gel, krim, losion, tablet agina, suppositoria dan tablet oral. Dama obat adalah sebagai berikut: i. #eri at Hosanillin, ;entian iolet --2 L dalam bentuk larutan atau gel, selama -) hari. ii. Po idone ? iodine, 'erupakan bahan akti+ yang bersi+at antibakteri maupun anti jamur. iii. #eri at Polien, Distatin -)).))) unit krimCtablet agina selama -0 hari. Distatin -)).))) unit tablet oral selama -0 hari. i . #ri at $midaKole, 8opical 2'ikonaKol : 2L krim aginal selama ( hari, -)) mg tablet aginal selama ( hari, 2)) mg tablet aginal selama 3 hari, -2)) mg tablet aginal dosis tunggal. ,konaKol -1) mg tablet aginal selama 3 hari. 7entikonaKol 2L krim aginal selama ( hari, 2)) mg tablet aginal selama 3 hari, 6)) mg tablet aginal dosis tunggal.8iokonaKol 2L krim aginal selama 3 hari, 6,1 L krim aginal dosis tunggal. .lotrimaKol -L krim aginal selama ( ? -0 hari, -)L krim aginal sekali aplikasi, -)) mg tablet aginal selama ( hari, 1)) mg tablet aginal dosis tunggal. =utokonaKol 2L krim aginal selama 3 hari.8erkonaKol 2L krim aginal selama 3 hari3. Sistemik 2 .etokanaKol 0)) mg selama 1 hari. 8rakanaKol 2)) mg selama 3 hari atau 0)) mg dosis tunggal. 7lukonaKol -1) mg dosis tunggal.

40

-. 8erapi Don+armakologi a. Perubahan 8ingkah 5aku .eputihan 27luor albus3 yang disebabkan oleh jamur lebih cepat berkembang di lingkungan yang hangat dan basah maka untuk membantu penyembuhan menjaga kebersihan alat kelamin dan sebaiknya menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun serta tidak menggunakan pakaian dalam yang ketat 2<ones,2))13. .eputihan bisa ditularkan melalui hubungan seksual dari pasangan yang terin+eksi oleh karena itu sebaiknya pasangan harus mendapat pengobatan juga. b. Personal %ygiene 'emperhatikan personal hygiene terutama pada bagian alat kelamin sangat membantu penyembuhan, dan menjaga tetap bersih dan kering, seperti penggunaan tisu basah atau produk panty liner harus betul-betul steril. =ahkan, kemasannya pun harus diperhatikan. <angan sampai menyimpan sembarangan, misalnya tanpa kemasan ditaruh dalam tas bercampur dengan barang lainnya. .arena bila dalam keadaan terbuka, bisa saja panty liner atau tisu basah tersebut sudah terkontaminasi. 'emperhatikan kebersihan setelah buang air besar atau kecil. Setelah bersih, mengeringkan dengan tisu kering atau handuk khusus. !lat kelamin jangan dibiarkan dalam keadaan lembab. c. Pengobatan Psikologis Pendekatan psikologik penting dalam pengobatan keputihan. 8idak jarang keputihan yang mengganggu, pada wanita kadang kala pemeriksaan di laboratorium gagal menunjukkan in+eksi, semua pemgujian telah dilakukan tetapi hasilnya negati+ namun masalah atau keluhan tetap ada. .eputihan tersebut tidak disebabakan oleh in+eksi melainkan karena gangguan +sikologi seperti kecemasan, depresi, hubungan yang buruk, atau beberapa masalah psikologi yang lain yang menyebabkan emosional. Pengobatan yang dilakukan yaitu dengan konsultasi dengan ahli psikologi. Selain itu perlu dukungan keluarga agar tidak terjadi depresi. 3.9 Prognosis dan komplikasi -. Prognosis a. &aginosis bakterial mengalami kesembuhan rata-rata () E 9)L dengan regimen pengobatan yang telah dibahas sebelumnya. b. .andidiasis mengalami kesembuhan rata-rata 9) - :1L. c. 8rikomoniasis mengalami kesembuhan rata-rata :1L.

41

d. .omplikasi =ila penyakit keputihan ini tidak diobati secara tuntas ,maka in+eksi dapat menjalar ke rongga rahim kemudian kesaluran telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga Panggul . a. Pel ic $n+lammatory disease 2P$#3 b. &ulo aginitis c. >retritis d. Pada waita hamil dapat menyebabkan bayi premature ,gangguan perkembangan dan berat badan lahir rendah 2==5H3 terutama akibat bacterial aginosis dan in+eksi 8richomonas, serta dapat mem+asilitasi terjadinya %$& 3.: Pencegahan Pola hidup sehat yaitu diet yang seimbang, olah raga rutin, istirahat cukup, hindari rokok dan alkohol serta hindari stres berkepanjangan. Setia kepada pasangan. %indari promiskuitas atau gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual. Selalu menjaga kebersihan daerah pribadi dengan menjaganya agar tetap kering dan tidak lembab misalnya dengan menggunakan celana dengan bahan yang menyerap keringat, hindari pemakaian celana terlalu ketat. =iasakan untuk mengganti pembalut, pantyliner pada waktunya untuk mencegah bakteri berkembang biak. =iasakan membasuh dengan cara yang benar tiap kali buang air yaitu dari arah depan ke belakang. Penggunaan cairan pembersih agina sebaiknya tidak berlebihan karena dapat mematikan +lora normal agina. <ika perlu, lakukan konsultasi medis dahulu sebelum menggunakan cairan pembersih agina. %indari penggunaan bedak talkum, tissue atau sabun dengan pewangi pada daerah agina karena dapat menyebabkan iritasi. %indari pemakaian barang-barang yang memudahkan penularan seperti meminjam perlengkapan mandi dsb. Sedapat mungkin tidak duduk di atas kloset di *@ umum atau biasakan mengelap dudukan kloset sebelum menggunakannya. -. 'emahami dan menjelaskan inlamasi ser iks dan P!P smear ,rosi ser iks adalah hilangnya sebagian C seluruh permukaan epitel sSuamous dari ser iks. <aringan yang normal pada permukaan dan atau mulut ser iks digantikan oleh jaringan yang mengalami in+lamasi dari kanalis ser iks. <aringan endoser iks ini berwarna merah dan granuler, sehingga ser iks akan tampak merah, erosi dan terin+eksi. ,rosi ser iks dapat menjadi tanda awal dari kanker ser iks. ,rosi ser iks dapat dibagi menjadi 3:
42

-. ,rosi ringan : meliputiTU-C3 total area ser iks 2. ,rosi sedang : meliputi -C3-2C3 total area ser iks 3. ,rosi berat : meliputiTU2C3 total area ser iks Penyebab erosi ser iks : o 5e el estrogen : erosi ser iks merupakan respons terhadap sirkulasi estrogen dalam tubuh a. #alam kehamilan : erosi ser iks sangat umum ditemukan dalam kehamilan karena le el estrogen yang tinggi. ,rosi ser iks dapat menyebabkan perdarahan minimal selama kehamilan, biasanya saat berhubungan seksual ketika penis menyentuh ser iks. ,rosi akan menghilang spontan 3-6 bulan setelah melahirkan. b. Pada wanita yang mengkonsumsi pil .= : erosi ser iks lebih umum terjadi pada wanita yang mengkonsumsi pil .= dengan le el estrogen yang tinggi. c. Pada bayi baru lahir : erosi ser iks ditemukan pada -C3 dari bayi wanita dan akan menghilang pada masa anak-anak oleh karena respon maternal saat bayi berada di dalam rahim d. *anita yang menjalani %ormon Heplacement 8herapy 2%H83: karena penggunaan estrogen pengganti dalam tubuh berupa pil, krim , dll. o $n+eksi: teori bahwa in+eksi menjadi penyebab erosi ser iks mulai menghilang. =ukti-bukti menunjukkan bahwa in+eksi tidak menyebabkan erosi, tapi kondisi erosi akan lebih mudah terserang bakteri dan jamur sehingga mudah terserang in+eksi. o Penyebab lain : in+eksi kronis di agina, douche dan kontrasepsi kimia dapat mengubah le el keasaman agina dan sebabkan erosi ser iks. ,rosi ser iks juga dapat disebabkan karena trauma 2hubungan seksual, penggunaan tampon, benda asing di agina, atau terkena speculum3

;ejala erosi ser iks: $. $$. 'ayoritas tanpa gejala Perdarahan agina abnormal 2yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi3 yang terjadi :

43

$$$. $&.

Setelah berhubungan seksual 2poscoital3 #iantara siklus menstruasi #isertai keluarnya cairan mucus yang jernih C kekuningan, dapat berbau jika disertai in+eksi agina.

Saat pemeriksaan : dapat berdarah ,rosi ser iks disebabkan oleh in+lamasi, sehingga sekresi ser iks meningkat secara signi+ikan, berbentuk mucus, mengandung banyak sel darah putih, sehingga ketika sperma melewati ser iks akan mengurangi italitas sperma dan menyulitkan perjalanan sperma. %al ini dapat menyebabkan terjadinya in+ertilitas pada wanita.

LO 4. M'2(3(2+ 4(* 2'*.'5(67(* PAPAS2'() P.Psmear D'<+*+6+ P!P"smear adalah Pemeriksaan sitologi dari ser iks dan portio untuk melihat adanya perubahan atau keganasan pada epitel ser iks atau portio 2displasia3 sebagai tanda awal keganasan ser iks atau prakanker.
44

P!P"smear adalah Suatu metode pemeriksaan sel-sel yang diambil dari leher rahim dan kemudian diperiksa dibawah mikroskop. P!P"smear merupakan pemeriksaan atau tes yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim. Pemeriksaan ini mudah dikerjakan, cepat, dan tidak sakit, serta bisa dilakukan setiap saat, kecuali juka sedang haid.

M(*<((0 P(9 S2'() Pemeriksaan Pap Smear berguna sebagai pemeriksaan penyaring 2skrining3 dan pelacak adanya perubahan sel ke arah keganasan secara dini sehingga kelainan prakanker dapat terdeteksi serta pengobatannya menjadi lebih murah dan mudah. P!P"Smear mampu mendeteksi lesi prekursor pada stadium awal sehingga lesi dapat ditemukan saat terapi masih mungkin bersi+at kurati+. 'an+aat Pap Smear secara rinci dapat dijabarkan sebagai berikut: a. Diagnosis dini keganasan : Pap Smear berguna dalam mendeteksi dini kanker ser iks, kanker korpus endometrium, keganasan tuba +allopi, dan mungkin keganasan o arium. b. Perawatan ikutan dari keganasan : Pap Smear berguna sebagai perawatan ikutan setelah operasi dan setelah mendapat kemoterapi dan radiasai. c. /nterpretasi hormonal wanita : Pap Smear bertujuan untuk mengikuti siklus menstruasi dengan o ulasi atau tanpa o ulasi, menentukan maturitas kehamilan, dan menentukan kemungkunan keguguran pada hamil muda. d. 4enentukan proses peradangan : Pap Smear berguna untuk menentukan proses peradangan pada berbagai in+eksi bakteri dan jamur.

P'0;*.;7 P'2')+76((* P(9 S2'() !merican @ancer Society 22)):3 merekomendasikan semua wanita sebaiknya memulai skrining 3 tahun setelah pertama kali akti+ secara seksual. Pap Smear dilakukan setiap tahun. *anita yang berusia 3) tahun atau lebih dengan hasil tes Pap Smear normal sebanyak tiga kali, melakukan tes kembali setiap 2-3 tahun, kecuali wanita dengan risiko tinggi harus melakukan tes setiap tahun. Selain itu wanita yang telah mendapat histerektomi total tidak dianjurkan melakukan tes Pap Smear lagi. Damun pada wanita yang telah menjalani histerektomi tanpa pengangkatan ser iks tetap perlu melakukan tes Pap atau skrining lainnya sesuai rekomendasi di
45

atas. !merican @ancer Society merekomendasikan Pap smear pertama sekitar 3 tahun setelah hubungan seksual pertama atau pada usia 2- tahun. Setelah usia 2- tahun, petunjuknya sbb: >sia 2tahun3 2- ? 2: 7rekuensi

Sekali setahun Pap smear regular atau setiap 2 tahun menggunakan Pap smear berbasis cairan 3) ? 6: Setiap 2 ? 3 tahun jika anda memiliki hasil 3 tes normal secara berurutan !nda dapat menghentikan Pap smear jika anda memiliki hasil 3 tes 5ebih dari () normal secara berurutan dan Pap smear anda normal selama -) tahun 8anpa melihat usia anda, jika anda memiliki +aktor resiko anda perlu melakukan tes setiap tahun. 7aktor resikonya yaitu: -. riwayat akti itas seksual saat remaja, khususnya jika anda memiliki lebih dari pasangan seks 2. saat ini memiliki pasangan seks yang banyak 2multiple3 3. pasangan yang memulai akti itas seksual sejak dini dan yang memiliki banyak pasangan seksual sebelumnya 0. riwayat penyakit menular seksual 1. riwayat keluarga dengan kanker ser iks 6. diagnosis kanker ser iks atau Pap smear memperlihatkan sel prakanker (. in+eksi human papilloma irus 2%P&3 9. perokok :. terpapar dietilstilbestrol 2#,S3 sebelum lahir -). in+eksi %$& --. sistem imun yang lemah karena beberapa +aktor seperti transplantasi organ, kemoterapi atau penggunaan kortikosteroid kronis <ika anda melakukan histerektomi total 2operasi pengangkatan uterus termasuk ser iks3 tanyakan dokter anda apakah anda perlu melanjutkan Pap smear. <ika histerektomi dilakukan untuk kondisi non-kanker, seperti +ibroids, anda dapat menghentikan Pap smear rutin. Damun jika histerektomi dilakukan untuk kondisi prakanker atau kanker, saluran agina anda harus diperiksa untuk mengetahui adanya perubahan abnormal.

46

'enurut !merican @ollege o+ 6bstetricians and ;ynecologists 2-:9:3 dalam 7eig 22))-3, merekomendasikan setiap wanita menjalani Pap Smear setelah usia -9 yahun atau setelah akti+ secara seksual. =ila tiga hasil Pap Smear dan satu pemeriksaan +isik pel ik normal, inter al skrining dapat diperpanjang, kecuali pada wanita yang memiliki partner seksual lebih dari satu. Pap Smear tidak dilakukan pada saat menstruasi. *aktu yang paling tepat melakukan Pap Smear adalah -)-2) hari setelah hari pertama haid terakhir. Pada pasien yang menderita peradangan berat pemeriksaan ditunda sampai pengobatan tuntas. #ua hari sebelum dilakukan tes, pasien dilarang mencuci atau menggunakan pengobatan melalui agina. %al ini dikarenakan obat tersebut dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. *anita tersebut juga dilarang melakukan hubungan seksual selama --2 hari sebelum pemeriksaan Pap Smear.

P)86'4;) P'2')+76((* P(9 S2'() 'enurut Soepardiman 22))23, 'anuaba 22))13, dan Hasjidi 22))93, prosedur pemeriksaan Pap Smear adalah: -. Persiapan alat-alat yang akan digunakan, meliputi spekulum bi al e 2cocor bebek3, spatula !yre, kaca objek yang telah diberi label atau tanda, dan alkohol :1L. 2. Pasien berbaring dengan posisi litotomi. 3. Pasang spekulum sehingga tampak jelas agina bagian atas, +orniks posterior, ser iks uterus, dan kanalis ser ikalis. 0. Periksa ser iks apakah normal atau tidak. 1. Spatula dengan ujung pendek dimasukkan ke dalam endoser iks, dimulai dari arah jam -2 dan diputar 36)V searah jarum jam. 6. Sediaan yang telah didapat, dioleskan di atas kaca objek pada sisi yang telah diberi tanda dengan membentuk sudut 01V satu kali usapan. (. @elupkan kaca objek ke dalam larutan alkohol :1L selama -) menit.
47

9. .emudian sediaan dimasukkan ke dalam wadah transpor dan dikirim ke ahli patologi anatomi.

I*0')9)'0(6+ H(6+5 P(9 S2'() 8erdapat banyak sistem dalam menginterpretasikan hasil pemeriksaan Pap Smear, sistem Papanicolaou, sistem @er ical $ntraepithelial Deoplasma 2@$D3, dan sistem =ethesda. .lasi+ikasi Papanicolaou membagi hasil pemeriksaan menjadi 1 kelas 2Sa iano, -::33, yaitu: a. .elas $ b. .elas $$ keganasan. c. .elas $$$ sedang. d. .elas $& e. .elas & : 8idak ada sel abnormal. : 8erdapat gambaran sitologi atipik, namun tidak ada indikasi adanya : ;ambaran sitologi yang dicurigai keganasan, displasia ringan sampai : ;ambaran sitologi dijumpai displasia berat. : .eganasan.

Sistem @$D pertama kali dipublikasikan oleh Hichart H' tahun -:(3 di !merika Serikat 28ierner W *hooley, 2))23. Pada sistem ini, pengelompokan hasil uji Pap Semar terdiri dari 27eig, 2))-3: a. @$D $ merupakan displasia ringan dimana ditemukan sel neoplasma pada kurang dari sepertiga lapisan epitelium. b. @$D $$ merupakan displasia sedang dimana melibatkan dua pertiga epitelium. c. @$D $$$ merupakan displasia berat atau karsinoma in situ yang dimana telah melibatkan sampai ke basement membrane dari epitelium.

.lasi+ikasi =ethesda pertama kali diperkenalkan pada tahun -:99. Setelah melalui beberapa kali pembaharuan, maka saat ini digunakan klasi+ikasi =ethesda 2))-. .lasi+ikasi =ethesda 2))adalah sebagai berikut 2'arSuardt, 2))23: -. Sel skuamosa a. !typical SSuamous @ells >ndetermined Signi+icance 2!S@->S3

48

b. 5ow ;rade SSuamous $ntraepithelial 5esion 25S$53 c. %igh ;rade SSuamous $ntraepithelial 5esion 2%S$53 d. SSuamous @ells @arcinoma 2. Sel glandular a. !typical ,ndocer ical @ells b. !typical ,ndometrial @ells c. !typical ;landular @ells d. !denokarsinoma ,ndoser ikal $n situ e. !denokarsinoma ,ndoser iks +. !denokarsinoma ,ndometrium g. !denokarsinoma ,kstrauterin h. !denokarsinoma yang tidak dapat ditentukan asalnya 2D6S3

49

LO !. M'2(3(2+ 4(* 2'*.'5(67(* T(3()(3 Seorang yang mengalami keputihan, insyaallah mengambil hukum sebagaimana orang yang mengeluarkan darah istihadhah, dengan ketentuan: tetap wajib melaksanakan semua ibadah sebagaimana seorang yang suciCtidak berhalangan haidh atau ni+as. Satu hal yang membedakan seorang yang mengeluarkan darah istihadhah 2termasuk keputihan3 dengan seorang yang suci, yaitu dalam cara bersuci. *anita yang istihadhahCkeputihan wajib bersuciCberwudhu setiap kali mau mengerjakan shalat wajib. 8etapi wudhunya hanya untuk satu waktu shalat, dikerjakan ketika sudah masuk waktunya atau ketika mau shalat +ardhu, setelah sebelumnya membersihkan darahCcairan dan menahannya dengan pembalut, dan ia dianggap batal wudhunya dengan habisnya waktu shalat. 6leh karenanya ketika datang waktu shalat berikutnya ia kembali wajib wudhu.

50

DA$TAR PUSTAKA
=agian !natomi 7akultas .edokteran >ni ersitas ;ajah 'ada. 22))(3: Pel is, Iogyakarta =urkit,%;. Ioung, =, <*, =uku !jar dan !tlas *heater: %istologi 7ungsional Hichard S. Snell, 2-::(3: !natomi .linik >ntuk 'ahasiswa .edokteran, Penerbit =uku .edokteran ,;@, <akarta Setiabudi H., =ahry =. 7armakologi dan 8erapi edisi 1. #epartemen 7armakologi dan 8erapeutik 7akultas .edokteran >ni ersitas $ndonesia Sta+ Pengajar #epartemen Parasitologi 7.>$ 22))93. Parasitologi .edokteran. ,disi ,mpat. =alai Penerbit 7.>$, <akarta

51

Anda mungkin juga menyukai