Anda di halaman 1dari 4

MODUL V PROSES ARRAY

Tujuan 1. 2. Memahami penggunaan array. Dapat mengaplikasikannya ke dalam program komputer.

Perbekalan Praktikum Berbeda dengan Perulangan, satu variabel hanya dapat membaca satu nilai. Pada array, satu variabel mampu membaca semua nilai.

Bila program dijalankan maka akan terlihat seperti berikut : ...inputkan ....hasil

Pada program ini, terlihat hasil dari nilai

ada ! buah yaitu !,",2,# karena

nilai yang kita inputkan sebanyak " kali dengan ! ruang yang tersedia $dapat dilihat pada dimension $!%, sehingga nilai ke&! bernilai #.

Modul V

PROSES ARRAY

'ariabel ber&array biasa digunakan untuk menterjemahkan variabel berindeks dalam matematika. Perhatikan kembali contoh perkalian matriks dalam modul sebelumnya. DO 10 I=1,4,1 DO 20 J=1,4,1 DO 30 K=1,4,1 A(I,J)=A(I,J)+B(I,K)*C(K,J) 30 CONTINUE 20 CONTINUE 10 CONTINUE Dengan notasi matematika program di atas ditulis sebagai,

aij = ( bik .ckj )


k =1

(da 2 bentuk deklarasi yang umum digunakan, yaitu : a. Dengan D)M* +), Penyataan D)M* +), mempunyai bentuk umum,

DIMENSION var n!"m!#n$"m$#%%#nl"ml&#'

Var

'ariabel yang mempunyai indeks, baik real, integer maupun karakter.

n!"m! n$"m$ nn"mn

ilai a-al dan nilai maksimum indeks ke&1. ilai a-al dan nilai maksimum indeks ke&2. ilai a-al dan nilai maksimum indeks ke&l.

Dalam penyataan D)M* +), , variabel real, integer maupun karakter dapat dituliskan dalam satu satuan D)M* +), . De.ault n!, n$, dan nn adalah 1. /ika nilai a-al n!, n$, dan nn adalah 1, jumlah indeks dalam penyataan D)M* +), cukup ditulis nilai maksimumnya saja.

Laboratorium Komputasi Jurusan Teknik Sipil FT-UA V-2

Modul V

PROSES ARRAY

0ontoh penggunaan input dan output matrik :

Bila program dijalankan maka akan terlihat seperti berikut :

b. Dengan 0ara *ksplisit Bentuk lain dari deklarasi array adalah dengan menyatakan secara eksplisit tipe data yang digunakan dalam array tersebut. Bentuk umumnya adalah (t)*e data+ var n!"m!#n$"m$#%%#nl"ml&#'

(t)*e data+

1ipe data yang digunakan dalam array, real, integer atau karakter.

Dengan penyataan eksplisit ini, variabel real, integer dan karakter harus dipisahkan dalam tiap kelompoknya.

Laboratorium Komputasi Jurusan Teknik Sipil FT-UA V-3

Modul V

PROSES ARRAY

0ontoh penggunaan eksplisit:

Bila program dijalankan maka akan terlihat seperti berikut :

Laboratorium Komputasi Jurusan Teknik Sipil FT-UA V-4