P. 1
JUKNIS JABATAN FUNGSIONAL TEKNISI LITKAYASA

JUKNIS JABATAN FUNGSIONAL TEKNISI LITKAYASA

4.83

|Views: 8,816|Likes:
Dipublikasikan oleh anghuda
Buku Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Teknisi Peneliti dan Perekayasa
Buku Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Teknisi Peneliti dan Perekayasa

More info:

Published by: anghuda on Feb 25, 2008
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2014

pdf

text

original

Percobaan adalah kegiatan yang dilakukan pada kondisi terkendali
untuk memperoleh gambaran mengenai pengaruh atau gejala tertentu.

Sub Unsur Pelaksanaan Kegiatan Percobaan terbagi menjadi 6 Butir
Kegiatan :
a. Menyusun rencana percobaan

Butir II.A.1

b. Menyusun kebutuhan percobaan

Butir II.A.2

c. Menyiapkan kebutuhan percobaan

Butir II.A.3

d. Melakukan pengamatan/pengukuran obyek

Butir II.A.4

percobaan
e. Mengolah data percobaan

Butir II.A.5

f. Menganalisa hasil percobaan

Butir II.A.6

Tabel 4. : Angka Kredit bagi Teknisi Litkayasa yang melaksanakan
sesuai jenjang jabatannya.

ANGKA KREDIT BAGI

NO

UNSUR

SUB
UNSUR

BUTIR
KEGIATAN

SATUAN
HASIL

TL
PEMULA

TL
PELAKSA
NA

TL.
PELAK
SANA
LANJUT-
AN

TL
PENYE
LIA

II Pelayanan

A. Pelaksanaan

Kegiatan

kegiatan

Penelitian dan

percobaan

Pelaksanaan
kegiatan
percobaan

Laporan

0,71

0,88

1,03

1,17

Perekayasaan

1. Menyusun

Laporan

0,14

0,18

0,22

0,28

Rencana

(80%x

(80%x

(80%x

Percobaan

0,18)

022)

0,28)

2. Menyusun
Kebutuhan
Percobaan

Laporan

0,09

0,11

0,14

0,14

3. Menyiapkan
Kebutuhan
Percobaan

Laporan

0,05

0,05

0,05

0,05

4. Melakukan
pengamatan
Pengukuran
Obyek

Laporan

0,06

0,08

0,08

0,08

18

Percobaan
5. Mengolah
Data
percobaan

Laporan

0,12

0,15

0,15

0,15

6. Menganalisa
Hasil
Percobaan

Laporan

0,25

0,31

0,39

0,46

- Jika seorang Teknisi Litkayasa hanya mengerjakan satu butir kegiatan
saja, maka akan mendapat Angka Kredit sesuai dengan jabatan dan
butir kegiatan yang dilakukan.

Contoh 8 :

Seorang Teknisi litkayasa pelaksana hanya mengerjakan melakukan
pengamatan/pengukuran obyek percobaan dalam pelaksanaan kegiatan
percobaan (II.A.4) maka ia akan mendapat Angka Kredit 0,08

Contoh 9 :

Seorang Teknisi litkayasa pelaksana hanya mengerjakan penyusunan
kebutuhan percobaan dalam pelaksanaan kegiatan percobaan (II.A.2) maka ia
akan mendapat Angka Kredit 0,11 (80 % X 0,14)

JUMLAH
PELAKSANA

JENJANG
JABATAN

BANYAKNYA
KEGIATAN

PERHITUNGAN
ANGKA KREDIT

1 orang

1 Jenjang

1 butir kegiatan Angka kredit sesuai
jenjang pada butir
kegiatan yang
dilaksanakan

- Jika seorang Teknisi Litkayasa melaksanakan semua butir kegiatan
dalam pelaksanaan kegiatan percobaan (II.A), maka ia akan mendapat
Angka Kredit sebagai berikut :

- jika ia Teknisi Litkayasa Pelaksana Pemula, maka ia akan mendapatkan
Angka Kredit : 0,71
- jika ia Teknisi Litkayasa Pelaksana, maka ia akan mendapatkan Angka
Kredit : 0,88
- jika ia Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan, maka ia akan mendapatkan
Angka Kredit : 1,03
- jika ia Teknisi Litkayasa Penyelia, maka ia akan mendapatkan angka kredit

: 1,17

JUMLAH
PELAKSANA

JENJANG
JABATAN

BANYAKNYA
KEGIATAN

PERHITUNGAN
ANGKA KREDIT

1 orang

1 Jenjang

Lebih dari 1 butir
kegiatan

Jumlah Angka kredit
sesuai ketentuan
pada butir-butir
kegiatan yang
dilaksanakan

- Jika beberapa Teknisi Litkayasa dengan jenjang yang sama hanya
melaksanakan satu butir kegiatan saja, maka Angka Kredit pada butir
kegiatan tersebut dibagi rata keseluruh pelaksana.

Contoh 10 :

Tiga orang Teknisi Litkayasa penyelia hanya mengerjakan analisa hasil
percobaan dalam pelaksanaan kegiatan percobaan (II.A.6) maka masing-
masing akan mendapatkan Angka Kredit 0,46 / 3 = 0,15

Contoh 11 :

3 (tiga) orang Teknisi Litkayasa pelaksana hanya mengerjakan analisa hasil
percobaan dalam pelaksanaan kegiatan percobaan (II.A.6) maka masing-
masing akan mendapatkan Angka Kredit (0,46 X 80% X 80 %) / 3 = 0,10

19

JUMLAH
PELAKSANA

JENJANG
JABATAN

BANYAKNYA
KEGIATAN

PERHITUNGAN
ANGKA KREDIT

Lebih dari 1
orang

1 Jenjang

1 butir kegiatan Angka kredit sesuai
jenjang pada butir
kegiatan yang
dilaksanakan dibagi
secara rata dengan
jumlah orang yang
melaksanakan
kegiatan tersebut

- Jika 3 orang Teknisi Litkayasa dengan jenjang yang sama melaksanakan
seluruh butir kegiatan dalam melaksanakan kegiatan percobaan ( II.A), maka
total Angka kredit dibagi rata keseluruh pelaksana, perhitungannya sebagai
berikut :
- Untuk Teknisi Litkayasa Pelaksana Pemula, maka masing-masing akan
mendapatkan Angka Kredit 0,71 / 3 = 0,24
- Untuk Teknisi Litkayasa Pelaksana, maka masing-masing akan
mendapatkan Angka Kredit 0,88 / 3 = 0,29
- Untuk Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan, maka masing-masing akan
mendapatkan Angka Kredit 1,03 / 3 = 0,34
- Untuk Teknisi Litkayasa Penyelia, maka masing-masing akan
mendapatkan Angka Kredit 1,17 / 3 = 0,39

JUMLAH
PELAKSANA

JENJANG
JABATAN

BANYAKNYA
KEGIATAN

PERHITUNGAN
ANGKA KREDIT

Lebih dari 1
orang

1 Jenjang

Lebih dari 1 butir
kegiatan

Jumlah Angka kredit
sesuai ketentuan
pada butir-butir
kegiatan yang
dilaksanakan, dibagi
rata dengan jumlah
orang yang
melaksanakan
kegiatan

- Jika beberapa orang Teknisi Litkayasa dengan jenjang yang berbeda
melaksanakan satu butir kegiatan saja, maka Angka kredit diperoleh
dari Angka kredit pada butir kegiatan yang dilaksanakan dibagi dengan
jumlah pelaksana.

Contoh 12 :

Tiga orang teknisi Litkayasa dengan jenjang jabatan yang berbeda-beda dan
jenjang yang tertinggi diantaranya adalah Teknisi Litkayasa Pelaksana
Lanjutan, melaksanakan kegiatan menyusun kebutuhan percobaan (II.A.2),
maka angka kredit yang diperoleh masing-masing adalah 0,14/3=0,05

JUMLAH
PELAKSANA

JENJANG
JABATAN

BANYAKNYA
KEGIATAN

PERHITUNGAN
ANGKA KREDIT

Lebih dari 1
orang

Lebih dari 1
Jenjang

1 butir kegiatan Angka kredit
tertinggi pada butir
kegiatan yang
dilaksanakan, dibagi
secara rata dengan
jumlah orang yang
melaksanakan
kegiatan tersebut

- Jika beberapa orang Teknisi Litkayasa dengan jenjang yang berbeda
melaksanakan seluruh butir kegiatan dalam satu sub unsur kegiatan
maka, Angka Kredit diperoleh dari jumlah AK kredit tertinggi dibagi

20

dengan jumlah pelaksana.

Contoh 13 :

Tiga orang teknisi Litkayasa dengan jenjang jabatan yang berbeda
melaksanakan kegiatan percobaan secara bersama-sama, maka angka kredit
yang diperoleh masing-masing pelaksana adalah 1,17 / 3 = 0,39,

Jumlah
Pelaksana

Jenjang
Jabatan

Banyaknya
Kegiatan

Perhitungan
Angka Kredit

Lebih dari 1
orang

Lebih dari 1
Jenjang

Lebih dari 1 butir
kegiatan

Jumlah Angka kredit
tertinggi dari jenjang
yang terlibat, sesuai
ketentuan pada
butir-butir kegiatan
yang dilaksanakan,
dibagi secara rata
dengan jumlah
orang yang
melaksanakan
kegiatan tersebut

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->