Anda di halaman 1dari 5

Apa saja diagnosis banding hidrosefalus?

Hidrosefalus perlu dibedakan dengan beberapa keadaan yang menunjukkan pembesaran tidak normal dari kepala ataupun dengan keadaan lainnya pada bayi seperti: 1. Megalencephaly: mirip seperti hidrosefalus tetapi pada megalencephaly tidak ada tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial dan terdapat kelainan mental yang berat. 2. fusi subdural khronis: pada kelainan ini terjadi pembesaran kepala! tetapi pada hidrosefalus perluasan skull lebih sering terjadi pada daerah parietal dari pada frontal. "ada efusi subdural khronis transiluminasi positif di daerah frontoparietal tetapi negatif pada hidrosefalus. #. "elebaran $entrikel sebagai akibat atrofi serebral: kelainan sering pada penyakit degenerasi dan metabolic %&A'( )*'A+&A ,-.A /Hidosepalus dan pelebaran ventrikel otak 201# Diagnosis Banding 1. Higroma subdural 1 penimbunan cairan dalam ruang subdural akibat pencairan hematom subdural Higroma adalah nimbunan cairan diantara duramater dan araknoid. Higroma ini sering terjadi di daerah frontal dan temporal "enyebab karena cairan higroma dalam jaringan otak dapat terbentuk dari likuor serebrospinalis yang mengalir ke dalam rongga subdural! dan hematoma subdural yang mencair tercampur likuor serebrospinalis 2. Hematom subdural 1 penimbunan darah di dalam rongga subdural "enyebab akibat +rauma kapitis yang terjadi karena geseran atau putaran otak terhadap duramater! misalnya pada orang yang jatuh terduduk! pecahnya aneurisma atau malformasi pembuluh darah di dalam ruang subdural 2yang terletak antara duramater dan araknoid3! dan gangguan pembekuan darah

#. mfiema subdural 1 adanya udara atau gas dalam jaringan subdural. 4. Hidranensefali 1 sama sekali atau hampir tidak memiliki hemisfer serebri! ruang yang normalnya di isi hemisfer dipenuhi 5))

6. +umor otak 7. 8epala besar - Megaloensefali : jaringan otak bertambah - Makrosefali : gangguan tulang 9alam proses diagnostik! diagnosis banding penting bagi pakar neuro 2 saraf 3 dan bedah neuro untuk menentukan prognosis dan terapetik. 8omplikasi hidrosefalus : - Atrofi otak - Herniasi otak yang dapat berakibat kematian Ari Pratama, Mengenal Hidrosefalus 2013 http:::;;;.angelfire.com:nc:neurosurgery:Hidrosefalus.html http:::coretanmedis.blogspot.com:2012:11:hidrosefalus.html http:::fran<sinatrayoga.blogspot.com:2012:04:modul-pribadi-koass-radiologi.html H &'*A)* -+A8 2.1 9efinisi Herniasi otak adalah kondisi medis yang sangat berbahaya di mana jaringan otak menjadi berpindah dalam beberapa cara karena peningkatan tekanan intrakranial 2tekanan di dalam tengkorak3. 8enaikan tekanan menyebabkan otak diperluas! tetapi karena memiliki tempat untuk masuk ke dalam tengkorak! maka otak menjadi rusak parah. 9alam beberapa kasus! herniasi otak dapat diobati! tetapi dalam kasus lain itu akan menyebabkan koma dan kematian pada akhirnya.2 Herniasi -tak merupakan pergeseran dari otak normal melalui atau antar ;ilayah ke tempat lain karena efek massa.=iasanya ini komplikasi dari efek massa baik dari tumor! trauma! atau infeksi. mel>prati;i 2.2 tiologi Herniasi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor yang menyebabkan efek massa dan meningkatkan tekanan intrakranial 2+*83: ini termasuk cedera otak traumatis ! stroke ! atau tumor otak .6 8arena herniasi memberikan tekanan yang ekstrim pada bagian-bagian otak dan

dengan demikian memotong pasokan darah ke berbagai bagian otak! sering kali fatal. karena itu! langkah-langkah ekstrim yang diambil dalam pengaturan rumah sakit untuk mencegah kondisi ini dengan mengurangi tekanan intrakranial . Herniasi juga dapat terjadi karena tidak adanya +*8 tinggi ketika lesi massa seperti hematoma terjadi di perbatasan kompartemen otak. Hal ini paling sering akibat pembengkakan otak dari cedera kepala. Herniasi otak adalah efek samping yang paling umum dari tumor di otak! termasuk: tumor otak primer dan tumor otak metastasis. mel>prati;i Herniasi otak juga dapat disebabkan oleh: ? Abses ? "endarahan ? Hidrocephalus ? )troke yang menyebabkan pembengkakan otak

)ebuah herniasi otak dapat terjadi: ? Antara daerah-daerah di dalam tengkorak! seperti yang dipisahkan oleh sebuah membran kaku yang disebut tentorium ? Melalui pembukaan alami di dasar tengkorak yang disebut foramen magnum ? Melalui bukaan dibuat selama operasi otak 2.# 8lasifikasi -tak dapat ditekan ke struktur seperti fal@ serebri! tentorium serebelli! dan bahkan melalui lubang yang disebut foramen magnum di dasar tengkorak 2 melalui sumsum tulang belakang berhubungan dengan otak 3. mel>prati;i Ada dua kelompok utama herniasi: supratentorial dan infratentorial. Herniasi )upratentorial adalah struktur biasanya terdapat di atas pakik tentorial sedangkan infratentorial adalah struktur di ba;ahnya. mel>prati;i ? )upratentorial herniasi : 1. Ancal 2. 5entral 2transtentorial3 #. 5ingulate 2subfalcine3

4. +ranscal$arial ? *nfratentorial herniation *nfratentorial herniasi : 1. Ap;ard 2up;ard cerebellar or up;ard transtentorial3 2. +onsillar 2do;n;ard cerebellar3 mel>prati;i /herniasi otakB

EDUCA !"#
9edication %or All *ndonesia )tudents

9efinisi Atrofi otak menyusut dari otak yang disebabkan oleh hilangnya sel! yang disebut neuron. 9ua jenis atrofi otak dapat terjadi1 umum dan fokus. Atrofi umum mengacu pada hilangnyaneuron seluruh seluruh otak! dan atrofi fokus mengacu pada hilangnya neuron di daerah otak tertentu. Cenis atrofi serebri 1. Atofi serebri fokal 9alam Atrophy serebral fokal! kondisi ini terbatas pada ;ilayah lokal dari otak. "ada tipe ini!kerusakan sel-sel otak terbatas pada ;ilayah tertentu dari otak. Hanya satu ;ilayah otak tertentu dipengaruhi dalam jenis ini! kecuali Atrophy .enerali<ed lebih kompleks. 2. Atrofi serebri total Atrophy 5erebral .enerali<ed! Dengkap atau +otal! jenis 5A ditandai dengan penyusutanukuran otak. )eperti namanya menunjukkan! hilangnya sel tidak terbatas pada daerah tertentutetapi seluruh otak. 8erusakan! yang dapat mengakibatkan akibat berbagai masalah! mempengaruhi seluruh otak. Cika 5A mempengaruhi belahan otak kanan dan kiri otak! fungsisukarela dan proses pikiran sadar bisa terganggu

http:::;;;.scribd.com:doc:E0460F04:atrofi-serebri