Anda di halaman 1dari 1

Buah Sawo berwarna biru Harganya 2 ribuan Assalamualaikum kawanku? Kabarmu bagaimana teman?

Buah apel masak semalam Buah itu manis rasanya Hai kawan waalaikum sallam Aku sedang gundah gulana Buah sawo berwarna merah Pohonya banyak semutnya Apa yang membuatmu gundah Bolehkah aku mengetahuinya? Buah apel terkena batu Jatuhnya menimpa babi Boleh wahai sahabatku Aku sedang patah hati Ada sawo jatuh di kali Kalinya banyak airnya Tidak usahlah di sesali Masih banyak wanita lainya Buah apel diatas bambu Paginya di ambil bunda Memang benar perkataanmu Tapi di hatiku hanya ada dia Buah sawo pohonya tinggi Menggalinya harus pakai gala Cobalah kau cari lagi Agar kamu bahagia Buah apel dimakan ulat Bayar lima ribu kembali tiga ribu Terimakasih wahai sahabat Kau memang sahabat sejati ku Menyimpan sawo di dalam cawan Sawo busuk jadi bau Sama sama wahai kawan Sahabat memang harus saling membantu Makan apel di hari minggu Dimakanya menjelang petang Udah dulu sahabatku Semua nasihatmu akan ku kenang

Beli sawo di kota malang Jalanya jauh banyak rintanghatidi an Nasehat tidak untuk dikenang Tetapi untuk di kerjakan Buah apel enak di makan Dimakanya satu persatu Nasehat memang untuk dikerjakan Tetapi nasehatmu tidak bermutu Makan apel di pagi hari Makan sawo di siang hari Sekian pantun kami Semoga berkenan