Anda di halaman 1dari 1

Koran Kampus

32 menit

# PERNYATAAN dari orang yang # gagalpaham DEMOKRASI itu seperti BOM yg dibuat oleh orang kafir dn digunakan mereka untuk membunuh ummat Islam, ORANG ISLAM YG BERFIKIRAN SEMPIT akan berkata :" Jangan gunakan bom dalam berperang karena buatan org kafir dan telah banyak membunuh ummat Islam..!! sedang ORG ISLAM YG BERWAWASAN LUAS akan berkata :" Mari kita gunakan bom tersebut untuk membunuh musuh kita dlm berperang..!! Dengan DEMOKRASI kita bisa menegakkan syariat dn denganDEMOKRASI org bisa menghancurkan ISLAM,trgantung siapa yg pake.... # T ANGGAPAN : 1. Demokrasi memang bom, bom waktu, tapi ketika diberikan kepada seorang muslim, bom waktu itu dibungkus kado, sehingga orang muslim tidak mengira kalau kado itu ternyata bom, demokrasi ternyata bom, bukan kado, ia pun tetipu, dan mati bersama hancurnya bom, bersama hancurnya demokrasi, ya, demokrasi itu bakal hancur dan membawa kehancuran bagi yang menerimanya. 2. Musuh menggunakan bom demokrasi untuk membunuh muslim, sudah tahu digunakan untuk membunuh muslim, seharusnya muslim yang berwawasan luas itu tidak menggunakannya, karena jelas berpotensi membunuh dirinya. Cuma orang yang akalnya buntu yang berkeinginan untuk bunuh diri. 3. "Mari kita gunakan bom tersebut untuk membunuh musuh kita dlm berperang..!", itu kalau perang fisik, bomnya juga bom beneran, bom dalam arti sebenarnya. Bom yang dimaksud tersebut adalah alat real (bisa diindera), sifatnya bebas nilai. Sementara demokrasi adalah seperangkat aturan / sistem (abstrak) sehingga tidak bebas nilai, apalagi demokrasi adalah anak kandung sekulerisme. Demokrasi dilahirkan untuk membunuh ideologi-ideologi selain sekulerisme, termasuk Islam. Jadi tidak mungkin demokrasi membunuh orangtua kandungnya sendiri (baca: sekulerisme), yang terjadi justru dengan demokrasilah sekularisasi kian hidup. 4. Faktanya, demokrasi tidak hanya membunuh kaum muslimin, tetapi juga kaum-kaum lainnya, karena demokrasi sebagaimana pluralisme yang sama-sama lahir dari rahim sekulerisme adalah musuh bersama, musuh semua agama. 5. Jadi, syariat Islam yang kaffah tidak akan tegak melalui demokrasi. Refah, FIS & IM sudah membuktikan bahwa demokrasi itu utopis, apalagi digunakan untuk menegakkan Islam, tentu lebih utopis lagi, yang terjadi malah Islam jadi bulan-bulanan, sekian banyak kaum muslimin harus diburu dan divonis mati, mengerikan. So, siapapun yang pakai, demokrasi akan tetap menyengsarakan.