Anda di halaman 1dari 8

C. ALAT DAN BAHAN 1.

Alat Alat yang digunakan dalam percobaan ini adalah : Batang pengaduk Filler Gelas kimia 100 ml Gelas kimia 1000 ml Gelas ukur 10 ml Gelas ukur 100 ml Kuvet Labu takar 100 ml Labu takar 50 ml Lumpang dan alu Mikro pipet Pipet tetes Pipet ukur 1 ml Sendok tanduk Spektrofotometer UV-Vis Tip

a. Bahan Bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah : Akuades Alkohol Larutan Besi III klorida (Fecl3) Larutan NaNO3 Larutan NaOH 25% Obat Supravit Tisu

D. URAIAN BAHAN a. Aquadest (Ditjen POM, 1979 : Hal 96) Nama resmi Nama lain BM Rumus molekul Rumus struktur Pemerian : H2O : AQUA DESTILLATA : Air suling : 18,02

O
:H

: Cairan jernih, tidak berwrna, tidak berasa, dan tidak berbau

Kelarutan Penyimpanan Kegunaan

:: Dalam wadah tertutup baik : Sebagai pelarut

b. Etanol (Ditjen POM, 1979 : Hal. 65) Nama resmi Nama lain Rumus kimia Rumus struktur Pemerian : AETHANOLUM : Etanol, alkohol : C2H6O : 3HC
H2 C OH

: Cairan tak berwarna, jernih,mudah menguap dan mudah bergerak, bau khas, rasa panas. Mudah terbakar dengan memberikan nyala biru yang tidak berasap.

Kelarutan

: Sangat mudah larut dalam air, dalam kloroform P dan dalam eter P

Penyimpanan

: Dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya ditempat sejuk, jauh dari nyala

Kegunaan

: Antiseptikum / sebagai pelarut

c. Larutan NaOH (Ditjen POM, 1979 : Hal. 412). Nama resmi Nama lain RM/BM : NATRIUM HYDROXYDUM : Natrium Hidroksida : NaOH/40,00

Rumus struktur Pemerian

Na

OH
masa hablur atau kering, keras, rapuh dan menunjukkan

: Bentuk batang , putiran, keping,

susunan hablur, putih, mudah meleleh basah, sangat alkalis dioksida. Kelarutan Warna Penyimpanan Kegunaan : Mudah larut dalam air, dalam etanol. : Padatan putih, tidak berbau berentuk pelet/flakes. : Dalam wadah tertutup baik. : Sebagai pemberi suasana basa pada pembuatan iodoform dan dapat melembutkan kulit. d. Natrium nitrit (Ditjen POM, 1979 : Hal. 714) Nama resmi Nama lain RM/BM Pemerian kekuningan, rapuh. Kelarutan : Larut dalam 1,5 bagian air, agak sukar larut : NATRII NITRIT : Natrium nitrit : NaNO2/69,00 : Hablur atau granul, tidak berwarna atau putih dan korosif, segera menyerap karbon

dalam etanol 95% P. Penyimpanan Kegunaan : Dalam wadah tertutup rapat. : Sebagai penitran.

e. FeCl3 (Ditjen POM, 1979 : Hal 659) Nama resmi Nama lain Rumus kimia Rumus struktur : FERRI (III) KLORIDA : Besi (III) klorida : FeCl3 :
Cl Cl

Fe

Cl

Pemerian

: hablur atau serbuk hablur; hitam kehijauan; bebas warna jingga dari aram hidrat terpengaruh oleh kelembaban. yang telah

Kelarutan

: larut dalam air, larutan beropalesensi berwarna jingga.

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat Kegunaan : Sebagai pengompleks

f. Rutin (Farmakope Konvensional US, 2009) Nama resmi Nama lain RMBM Pemerian : Rutin : Rutoside, Rutoside Trihydrate, Rutin Trihydrate : C27H30O16 . 3H2O/664,56 : berwarna kuning atau kuning kehijauan, bubuk kristal; tidak berbau Kelarutan : praktis tidak larut dalam air, larut dalam disulfida, dalam metil alkohol, dalam piridin, dalam formamida, dalam larutan basa, dan amonia; sedikit larut dalam alkohol, dalam aseton, dan etil asetat, praktis tidak larut dalam kloroform, benzene, karbon bisulfide, dan dalam eter. Kegunaan : sebagai sampel.

E. PROSEDUR KERJA 1. Pembuatan Larutan Induk Supravit (Sampel Rutin) Digerus hingga halus menggunakan lumpang dan alu Ditimbang sebanyak 100 mg Dimasukkan kedalam labu takar 100 ml Diencerkan dengan menggunakan etanol hingga tanda tera

Hasil pengamatan?

2.

Penentuan Kadar Rutin dalam Sampel Obat Supravit

Larutan Induk Dipipet sebanyak 100 L Dimasukkan ke dalam gelas ukur 10 ml Ditambahkan 4 ml akuades Ditambahkan 0,3 ml NaNO3 Didiamkan selama 6 menit Ditambahkan dengan 0,3 ml FeCl3 10% Digojog hingga homogen Didiamkan selam 5 menit Ditambahkan dengan 4 ml NaOH 100% Dicukupkan dengan akuades hingga 10 ml Didiamkan selama 15 menit Dibaca absorbasinya pada panjan gelombang 510 nm Diulangi perlakuan diatas untuk larutan induk 200 L, 300 L, 400 L dan 500 L

Hasil pengamatan=?

F. HASIL PENGAMATAN 1. Tabel Pengamatan

No. 1. 2. 3. 4. 5.

Konsentrasi (M) 100 200 300 400 500

Absorbansi (nm) 0,008 0,038 0,023 0,021 0,022

2. Data Perhitungan Dik : Absorbansi larutan induk Absorbansi Sampel Konsentrasi larutan induk Dit : Peny : Konsentrasi sampel = ? = 0,042 nm = 0,038 nm = 1,5 ppm

= 1,65 ppm Jadi, kadar senyawa rutin dalam obat Supravit adalah 1,65 ppm.

3. Data Kurva

Kurva Hubungan antara Konsentrasi dan Absorbansi Sampel Supravit


0.04 0.035 0.03 0.025 0.02 0.015 0.01 0.005 0 0 200 400 600 y = 1E-05x + 0.0191 R = 0.0267

Absorbans

Absorbans Linear (Absorbans)

Konsentrasi