Anda di halaman 1dari 10

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1

Pendahuluan Pengelasan pelat baja karbon rendah (St 37) tebal 8 mm dengan kampuh V

yang menggunakan elektroda terbungkus, dilakukan oleh seorang Welder yang sudah berpengalaman atau yang memiliki serti ikat dari lembaga yang ber!enang, tujuannya adalah untuk memperoleh kontruksi las yang baik, hal ini sesuai dengan prosedur pengelasan seperti telah dibahas pada bab sebelumnya. Pengelasan dilakukan menggunakan elektroda "# $%3&, berdiameter 3,& mm dan panjang 3'% mm, serta arus yang digunakan ber ariasi, yaitu 7% (, )% (, 11% (, 13% (, 1'% (

3.&

*aktu dan tempat penelitian a.*aktu pelaksanaan tugas akhir ini januari penga!asan dosen pembimbing. b. +empat pelaksanaan per,obaan dilakukan /esin 01". di -ab. .akultas +eknik sampai selesai, diba!ah

3.3

2ahan #an Peralatan Sebelum melakukan pengujian, segala bahan dan peralatan pengujian harus

disiapkan agar pengujian yang dilakukan dapat terlaksanan dengan baik. 2ahan3 bahan dan peralatan yang dibutuhkan dalam pengujian ini adalah 4

'1

1. 2ahan 2ahan dasar yang digunakan adalah pelat baja karbon rendah (St 37). 2ahan dasar berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang '' mm lebar 1% mm dan tebal 1% mm. #imana bahan dasar ini akan dipotong dan dibentuk sesuai dengan keperluan,baik untuk spesimen uji impa,t, 2ahan uji dapat dilihat pada gambar 3.1

5ambar 3.1. 2ahan 0ji &. (lat3alat yang digunakan pada proses pengelasan ini, yaitu 4 a) /esin las b) (lat3alat bantu las (lat3alat bantu yang yang digunakan adalah sebagai berikut 4 6abel las, Sikat ka!at, Penjepit elektroda, 6lem massa, Palu, +ang dan, (lat keselamatan kerja las

'&

,) (lat3alat tangan (lat3alat tangan yang digunakan terdiri dari 4 /istar baja, Penggores, 7angka sorong, 2usur drajat, Palu, Penitik, Siku, 5ergaji, dan 6ikir.

d) Peralatan yang digunakan untuk pengujian Sebelum melakukan pengujian, segala bahan dan peralatan pengujian harus disiapkan agar pengujian yang akan dilakukan dapat terlaksana dengan baik. Peralatan yang digunakan untuk pengujian adalah 4 1. &. 3. 5ergaji untuk memotong material /esin skrap yang berguna untuk meratakan permukaan 0ni8ersal 9ardness +ester mesin yang digunakan untuk mengukur kekerasan material. $. '. (lat impa,t untuk mengetahui ketangguhan material Peralatan tulis untuk men,atat data3data hasil pengujian.

3.$

Pembentukan bahan uji 2ahan uji terdiri dari &' buah, untuk uji imp8t terdiri dari 1% spesimen (&

spesimen untuk arus 7% (, & spesimen untuk arus )% (, & spesimen untuk arus 11% (, & spesimen untuk arus 13% (, dan & spesimen untuk arus 1'% (), dan bahan uji kekerasan terdiri dari ' spesimen (disini akan diambil 3 titik pada daerah lasan, 3 titik pada daerah 9(:, dan 3 titik pada logam induk untuk uji kekerasan). dimana masing3masing spesimen berukuran 4 3 '' mm ; 1% mm ; 1% mm (untuk uji impa,t dan kekerasan)

'3

-angkah selanjutnya adalah membentuk bahan uji untuk uji impa,t dengan berdasarkan standar (S+/ <&33'=+, yaitu 4

3.$.1. Pembentukan bahan uji untuk uji impa,t. 2ahan uji (spe,imen) seperti ditunjukkan pada gambar 3.& adalah untuk uji tarik dengan ukuran '' mm ; 1% mm ; 1% mm sebanyak 1% spesimen. 6emudian bahan di potong menjadi dua dan di las dengan kampuh V seperti yang terlihat pada gambar 3.& (a) setelah tertutup oleh lasan maka dibuat kembali kamuh V sesuai dengan standar pengujian seperti yg terlihat pada gambar 3.& (b)

(a)

(b) 5ambar 3.&. 2ahan 0ji 0ntuk 0ji 1mpak

3.$.&

Pembentukan bahan uji untuk uji kekerasan. 0ntuk pengujian kekerasan, pengujian dilakukan dengan uji kekerasan

Vi,kers. Spesimen uji kekerasan, diuji pada tiga tempat yang berbeda yaitu 4 pada daerah lasan, daerah 9(:, dan pada logam induk, dimana daerah kekerasan yang diuji, spesimen yang digunakan adalah spesimen pada uji impak

'$

#alam proses pengelasan yang akan dilakukan adalah las busur listrik elektroda terbungkus (S/(*) dengan standard a,uan (*S. -angkah3langkah pada proses pengelasan ini adalah sebagai berikut 4 3 3 3 3 3 Pemotongan bahan dengan menggunakan gergaji /embuat kampuh las pada masing3masing pelat yaitu kampuh V. +empatkan benda kerja pada meja kerja las dengan posisi datar. "angkai mesin las dengan polaritas #> (?). 9idupkan mesin las dan atur besar arus yang akan digunakan yaitu 4 7% (, )% (, 11% (, 13% (, 1'% (. 3 3 3 Pasanga elektroda pada pemegang. -akukan pengelasan pada setiap sample. 0kur lamanya !aktu pengelasan pada masing3masing sampel

3.' Pelaksanaan pengujian 3.'.1 0ji impa,t 2ahan uji (spe,imen) yang sudah dibentuk sesuai dengan ukuran bahan uji impa,t menurut (S+/ <&33'=+ , dipasang pada mesin uji impa,t. Pengujian tarik dilakukan pada bahan uji sebelum mendapatkan perlakuan proses pengerjaan logam (dilas) dan pada bahan uji setelah mendapatkan perlakuan proses pengerjaan logam (dilas) dengan

menggunakan mesin uji tarik kapasitas &%% k@. -angkah3langkahnya adalah sebagai berikut 4 -angkah3langkah pengujian ini adalah sebagai berikut 4

''

a. #engan menggunakan jangka sorong lakukan pengukuran luas area diba!ah takik (nocth) dari sampel3sampel uji anda. >atatlah hasil pengukuran anda didalam lembar data. b. Pastikan jarum ber!arna merah sebagai penunjuk harga impak material pada posisi nol (%). ,. Putarlah handel untuk menaikkan pendulum hingga jarum penunjuk beban ber!arna hitam men,apai batas merah. d. -etakkan benda uji pada tempatnya dengan takik (nocth) membelakangi arah datangnya pendulum. Pastikan benda uji tepat berada ditengah dengan bantuan centre setting. e. +ariklah centre setting ke posisi semula. . -epaskan tombol pada tangki pendulum sehingga pendulum berayun dan menumbuk benda uji. g. -akukan pengereman dengan menarik tuas rem sehingga ayunan pendulum dapat dikurangi. h. 2a,alah nilai yang ditunjukan oleh jarum merah pada skala yang sesuai dan hitunglah harga impak material dengan rumus dasar. i. 0langi pengujian untuk spesimen berikutnya.

3.'.&

0ji kekerasan Pengujian kekerasan diperlukan untuk mengetahui dan memperoleh data kekerasan suatu material atau spesimen sehingga bisa mengkondisikan material tersebut atau dapat memilih suatu material berdasarkan

penggunaannya. (. Prosedur pengujian 1. /empersiapkan alat pengujian. &. /enentukan standar prngujian. 3. /enentukan beban yang digunakan.

'=

$. /enentukan bola indi,ator yang digunakan. '. /empersiapkan spesimen. =. /en,atat hasil pengujian. 2. Proses pengujian kekerasan 1. /eletakkan spesimen diantara kedudukan spesimen dan bola indi,ator. &. Permukaan benda uji diusahan rata dan sejajar terhadap meja pengukur. 6etidakrataan dan kemiringan akan menimbulkan kesalahan pengukuran. 3. Pengukuran kekerasan dilakukan pada titik yang jaraknya lebih dari &,' diameter bekas penekanan. $. Pengukuran kekerasan tidak dilakukan pada titik yang terlalu dekat tepi benda kerja. '. *aktu penekanan 1' sampai &% detik.

=. 2eban penekanan yang diberikan adalah statik.

3.'.3

Pengamatan metallogra i Pengamatan metallografi dilakukan untuk mengetahui sturktur mikro

suatu spesimen sehingga kita dapat mengetahui si at dan karakteristik benda tersebut sebelum dan sesudah proses pengelasan. Proses pengamatan metallografi ini dilakukan dengan ,ara 4 1. 2enda terlebih dahulu dihaluskan permukaannya dengan ,ara diamplas dengan kertas amplas mulai dari yang paling kasar sampai yang paling halus. Pada penelitian ini amplas yang digunakan mulai dari nomor 1%%, &&%, $%%, =%%, 8%%, 1%%%, 1'%%.

'7

&.

Setelah itu material dietsa dengan mengunakan ,airan kimia yaitu 9@A 3 dan <thanol. (dapun perbandingannya 1 4 '%.

3.

Permukaan spesimen harus halus sehalus mungkin guna dapat melihat struktur mikro dengan jelas.

$.

Setelah kita dapat melihat struktur mikro spesimen dengan jelas selanjutnya kita mengambil photo spesimen tersebut sehingga kita dapat menganalisa struktur mikro benda tersebut dengan mudah. Setelah semua data3data yang diperlukan dalam penelitian ini terkumpul,

selanjutnya dilakukan proses analisa terhadap data3data tersebut untuk melakukan perbandingan dari masing3masing sampel penelitian yang dibuat.

3.= Pengumpulan data. Selama berlangsungnya penyusunan tugas minor ini, penulis melakukan pengumpulan data3data untuk keperluan penelitian ini dengan ,ara sebagai berikut 3 #ata Baitu nilai yang diperoleh langsung dari hasil per,obaan pengujian yang dilakukan salam proses penelitian ini. 3 Pendukung Baitu angka yang bersi at menguatkan data dan merupakan dasar untuk memperoleh data utama. Pendukung data ini berupa buku3buku re erensi dan standar3standar terkait. 3 /elakukan !a!an,ara atau diskusi dengan ahli dalam bidang pengelasan maupun metalurgi.

'8

3.7 (nalisa data. Setelah semua data3data yang diperlukan dalam penelitian ini terkumpul, selanjutnya dilakukan proses analisa terhadap data3data tersebut untuk melakukan perbandingan dari masing3masing sampel penelitian yang dibuat.

')

3.8 #iagram (lir Penelitian /ulai


Studi -iteratur /aterial Pengujian 2aja S+ 37

Spesimen 1nduk 0ji /ekanik4 3 0ji 1mpak 3 0ji 6ekerasan 3 0ji /ikrostruktur

Variasi Penngelasan

Pengelas an dengan arus 7% (

Pengelas an dengan arus )% (

Pengela san dengan arus 11% (

Pengela san dengan arus 13% (

Pengelas an dengan arus 1'% (

0ji /ekanik4 3 0ji 1mpak 3 0ji 6ekerasan 3 0ji /ikrostruktur

#ata (nalisa 6esimpulan Selesai

=%