Anda di halaman 1dari 4

Kimia: 1.

Reaksi berikut akan MENURUNKAN enthrophy


system adalah
1. Yang manakah merupakan elektronegetif yang
paling kuat? (pilihan tak ingat sangat)
A. pelarut nacl dalam air
B. sublimasi benzin
A. kompleks 1
B. kompleks IV C. perlarutan oksigen dalam air
C. coenzim Q D. pendidihan alcohol
D. sitokrom a3 E. BSSD
E. oksigen
1. Pada respirasi aerobic

1. proses yg akan menghasilkan ATP paling banyak A. Dibutuhkan oksigen


adalah: B. Terjadi terutama terutama di mitokondrion
A. fermentasi alcohol C. menghasilkan CO2 dan O2
B. siklus asam sitrat D. menghasilkan energi
C. glukoneogenesis E. semua pernyataan BENAR
D. fosforilasi kimiaosmotik
E. BSSD 1. Istilah untuk mengukur derajat ketidakaturan
adalah:
1. Molekul-molekul di bawh ini terlibat dalm A. ▲H
transfer energy dalam rantai transport electron,
B. ▲G
molekul atau kompleks molekul yg paling besar
potensial reduksinya:
C. ▲S

A. Kompleks I D. ▲T
B. Kompleks II E. ▲E
C. Kompleks III
D. Kompleks IV
1. Agar suatu Rx dapt berlangsung spontan pada
E. O2 berbagai temperature, tanda ▲H dan ▲S
masing-masing adalah
1. Tahapan dalam respirasi sel dimana dihasilkan air A. +,+
adalah; B. +,-
A. Siklus kreb C. -,+
B. Fosforilasi oksidatif D. -,-
C. Fosforilasi tingkat substrat E. Tidak dapat ditentukan
D. Rantai transport electron
E. BSSD 1. Suatu Rx yg berlangsung TIDAK spontan pada
temperature rendah akan berlangsung SPONTAN
1. Fosforilasi oksidatif terjadi di:
pd temperature tinggi. Perkiraan tanda dari ▲H
A. Mitokondria
dan ▲s adalah;
B. Sitoplasma
A. +,+
C. Vakuola
B. +,-
D. Kloroplas
C. -,+
E. Badan golgi
D. -,-
E. Tidak dapat ditentukan
1. Molekul kompleks protein dalam rantai transport
electron yang tidak secara signifikan
menyumbang energy untuk memompa proton
1. Ammonium sulfat dilarutkan didalm air akan
menurunkn temperature larutan tersebut.
adalah:
Perkiraan ▲H dan ▲s adalah;
A. Kompleks III
A. +,+
B. Kompleks I
B. +,-
C. Kompleks IV
C. -,+
D. Kompleks II
D. -,-
E. BSSD
E. Tidak dapat ditentukan

STRAWBERRY HOUSE
C. Tetap
D. Tidak cukup informasi
E. Tidak dapat ditentukan

1. Perhatikan RX berikut; 1. Substansi di bawah ini yg mempunyai entropi


2H2 (g) + O2 (g)  2H2O (l) tertinggi pd temperature 25’c adalah:
Perubahan entropi utk Rx Diatas adalh: A. H2O (L)
A. Naik B. He (g)
B. Turun C. C (s)
C. Tetap
D. NH3 (g)
D. Tidak cukup informasi
E. H2O (S)
E. Tidak dapat ditentukan

1. Perhatikan Rx berikut ini :


1. Fungsi utama oksigen pada proses respirasi
adalah: (a) Glu + pi  Glu 6p + H2O ▲G = 13.8 Kj/mol

A. Menerima energy dalm bentuk ATP dlm proses (b) ATP + H2O  ADP + Pi ▲G = -30.5
rantai pernapasan Pernyataan yg benar dengan RX diatas:
B. Bertindak sebagai akseptor electron dan A. Rx (a) terjadi dngn spontan
bersama-sama dengn hydrogen membentuk air B. Rx (b) membutuhkan energy dr luar agar dapat
C. Bereaksi dengan karbon menghasilkan CO2 berlangsung
D. Bereaksi dengn asam laktat menghasilkan asam C. Rx (a) terjadi spontan pada temperature tinggi
piruvate D. ▲G dari Rx Diatas adalah -16.7 Kj/mol
E. Mengkatalisis Rx-Rx dalm glikolisis E. Rx (a) adalah fosforilasi tingkat substrat.

1. Pemompaan ion H+ keluar dari matriks 1. ATP adalh molekul penyimpan energy yg sngt
mitokondria, melewati membrane sebelah dalam efektif. Pernyataan di bawah ini yg benar
dan akhirnya berada diruang antarmembran akan berkaitan dgn pernyataan diatas adalah:
mengakibatkn: I. Hidrolisis ATP menghasilkan ion fosfat yg
A. Kerusakan mitokondria memiliki bnyk struktur resonansi
B. Pembentukan kembali NAD- II. ATP merupakn molekul yg tidak stabil secara
C. Tercapainya kesetimbangan NA-K di sepanjang listrik
mebran III.Hidrolisis ATP menghasilkan produk dengn
D. Pembentukan gradient proton entropi tinggi
E. Turunnya PH di matriks mitokondria IV. Hidrolisis ATP merupakan proses exergonic.

1. Utk Rx Berikut : P +Q  R 1. Dalam teori kimia osmotic:


Nilai ▲S = -b kJ DAN dan ▲k = +a Kj, itu I. Gradient proton menghasilkan energy untuk
berarti: sintesis ATP dari ADP dan P
A. Rx tidak akan berlangsung pd setiap temperature II. Proton dpt mengalir keluar dari matriks ke ruang
B. Rx akan berlangsung pd setiap temperature antar membrane karena membrane bersifat
C. Rx akan berlangsung pd temperature tinggi permeable
D. Rx akan berlangsung pd temperature sangat III.Proton masuk kembali ked lm matriks melalui
rendah ATP sintase
E. Rx akan berlangsung pd keadaan standard IV. Proton dipompakan dari Krista menuju ke ruang
antar membrane
1. Resonansi paling besar adalah ;
A. H2O (l) 1. Nilai kesetimbangan suatu Rx dapat diketahui
dari
B. H2O (S)
I. ▲S
C. NH3
D. ….. II. ▲E

E. …… III. ▲H

IV. ▲G
1. 2H2 (g) + O2 (g)  2H2O (l)
Perubahan energy utk Rx Diatas; 1. Termodinamika memberikan informasi mengenai
A. Naik I. Kecepatan suatu Rx
B. Turun II. Spontanitas suatu Rx

STRAWBERRY HOUSE
III. Jumlah produk
IV. Kesetimbangan suatu Rx

5. Menurut teori kimia osmotic, gradient Ph


mengakibatkan perbedan voltage listrik sepanjang
1. Utk Rx berikut
membrane sebelah dalam
N asam amino  menjadi polipeptida
SEBAB
Harga ▲G bernilai posotif
Ph diruang antar membrane lebih rendah daripada
I. Rx diatas adalah Rx anabolisme dalam matriks
II. Rx berlangsung tidak spontan (B/B/B/)
III.Enzim akan mempercepat
IV. Rx akan menghasilkan panas 6. Untuk Rx A= BC mempunyai ▲G bernilai +ve,
maka Rx sebaliknya akan mempunyai harga ▲G
1. Pernyataan yg BENAR mengenai transport bernilai negative (-)
electron SEBAB
I. NADH dan FADH2 akan dioksidasi dalam Rx katabolisme merupakan Rx endergonic
kompleks 1 (B/S)
II. Rx redoks antara ekuivalen pereduksi dan
kompleks 1 berlangsung spontan
III. NADH dan FADH2 bersumber dari siklus krebs
IV. Rantai transport electron dpt terjadi karena
O2 mempunyai potensial reduksi yg kuat

1. Jika Rx : AB NILAI ▲G=-10Kj, dibandingkan 7. Kecepatan suatu Rx dipengaruhi oleh :


A. Energy aktivasi atom/molekul-meloekul reactant
dengan Rx: QZ ▲G = -20Kj, maka kecepatan Rx
B. Homogenitas reactant
QZ lebih cepat
C. Konsentrasi nreaktant
SEBAB
D. Suhu
Makin negative nilai ▲G makin besar selisih
E. Semua pernyataan di atas BENAR
energy bebas produk dan reactant
( S/…/…..)
1. Suatu Rx tingkat 1
A. Waktu separuhnya (t ½) tidak dipengaruhi suhu
2. Pada tahap awal rantai transport electron,
B. Rx merupakan Rx unimolekular
molekul pembawa energy mempunyai nilai ▲G
C. Plot antara log At terhadap t akan menghasilkan
paling rendah
bentuk hiperbola
SEBAB
D. Nilai K tidak dipengaruhi suhu
Energy akan ditransport melalui berbagai
E. BSSD
kompleks protein secara berurutan akan
menghasilkan potensi redoks yang yg semakin
1. Pengaruh kenaikan suhu terhadap Rx :
besar.
A. Menurunkan energy aktivasi reactant
(S/B)
B. Menurunkan kecepatan Rx
C. Menurunkun frekuensi tumbukan rekatant
3. Proton yg dihasilkan dari sederet Rx redoks D. Menurunkan nilai K
dalam berbagai kompleks protein akan bergerak E. BSSD
menuju ruang antar membrane
SEBAB
1. Pernyataan yang benar mengenai Energi aktivasi?
Rx redoks yg terjadi sepanjang rantai transport
A. Merupakan energy potensial minimum yg
electron menyediakan energy untuk memompa
proton tsbt. diperlukan reactant agar tumbukannya
(B/B/B) menghasilkn produk
B. Akan menjadi lebih tinggi bila suhu ditinggikan
4. Rantai transport electron terjadi di membrane C. Akan menjadi lebih rendah bila suhu Rx
sebelah dalam dari mitokondria direndahkan
SEBAB D. Nilai berubah bila suhu berubah
Molekul-olekul kompleks protein tertanam dlm E. BSSD
membrane sebelah dalm dari mitokondria
(B/B/B)

STRAWBERRY HOUSE
1. NADH + H
+
FMN Fe2+S CoQ
CoQH2
1. Kecepatan pengeluaran gas CO oleh suatu jamur NAD+ FMNH2 Fe3+S
tanah adalah constant pernyataan yg benar
berkaitan hal tersbt: Rx netto untuk Rx diatas adalah:
I.Rx tersebut berorde 0 (nol) NAD+ + 2H+ + 2e  NADH E red =-0.32 volt
QH2 + 2H+ + 2e  Q E red = +0.04 volt
II.Dengan semakin rendah [CO], kecepatan akan
berkurang
Pernyataan yg BENAR berkaitan dengan Rx
III.Kecepatan Rx tidak bergantung pada diatas:
konsentrasi [CO]
I. NADH akan mereduksi QH2
IV.Kecepatan Rx bergantung pd jumlah jamur yg
tersedia
II. QH2 bertindak sebagai oksidator
III. Rx terjadi dengan spontan
IV. Jumlah electron yg terlibat adalah sebanyak 2
1. Suatu Rx berlangsung dgn kecepatan mol electron
r = k[A]1 [B] 0 . Pernytaan yg benar berkaitan
dengn hal tersebut 1. Persamaan kecepatan Rx A+B  C + D adalah
I. Rx berorde 2 (dua) r=k[A]2[B]. bila harga K = 2.35 x 10-6 Dm-6mol-2s-1
II. Kecepatan Rx hanya bergantung semata-mata [A]=[B]= 1 mol dM-3. Maka kecepatan Rx-nya
pd [A] adalah:
III. Kecepatan Rx makin bertambah jika[B] semakin
A. 2.35 x 10-6 Dm-2 mol s-1
besar
IV. Satuan nilai k adalah s
B. 2.35 x 10-6 Dm-3 mol2 s-1

C. 2.35 x 10-6 Dm-3 mol2 s-1


1. Untuk Rx r=k[A][B], kecepatan Rx akan D. 4.7 x 10-6 Dm-2 mol s-1
bertambah jika konsentrasi [A] dan [B] semakin E. BSSD
besar
SEBAB
Naiknya konsentrasi akan meningkatkan
kemungkinan tumbukan efektif semakin besar
(B/B/B)

2. Konstantan kecepatan Rx ditentukan oleh


konsentrasi reactant
SEBAB
Harga K hanya dapat ditentukan semata-mata
dari percobaan
(S/S)

3. Dengan semakin tingginya temperature, proporsi


molekul yg mempunyai cukup energy aktiovasi
akan semakin bertambah
SEBAB
Agar dapat terjadi tumbukan yang efektif,
molekul-molekul reactant harus mempunyai
energy yang sebesar energy aktivasi.
(B/B /B)

4. dlm eritrosit, 2,3 BPG digunakan untuk


A. membentuk ATP
B. berubah menjadi asam laktat
C. berubah menjadi 1,3 BPG
D. melemahkan ikatan Hb dengan O2
E. membentuk oksiHb

STRAWBERRY HOUSE