Anda di halaman 1dari 6

STATISTIKA KESEHATAN 1.

Definisi Statistik berasal dari bahasa latin yaitu status atau state yang artinya adalah negara. Pada awalnya statistik hanya digunakan untuk kepentingan negara, misalnya statistik jumlah tenaga kerja, statistik kependudukan dan lain sebagainya. Statistik pada awalnya hanya mencakup angka-angka yang kadang-kadang membosankan. Tetapi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi, statistik tidak hanya terkait dengan angka-angka, tetapi sudah merupakan suatu konsep atau metode untuk mengumpulkan dan menginterpretasikan data. Beberapa pengertian statistika, yaitu : a) Statistika merupakan kumpulan angka yang dihasilkan dari pengukuran dan atau

perhitungan yang disebut data. b) c) Dapat pula diartikan sebagai statistik sampel. Merupakan sekumpulan konsep dan metode yang digunakan untuk

mengumpulkan dan menginterpretasikan data tentang bidang kegiatan tertentu dan mengambil kesimpulan dalam situasi dimana ada kepastian dan variasi.

Sedangkan statistik kesehatan adalah data atau informasi yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Statistik kesehatan sangat bermanfaat untuk kepentingan administratif, seperti merencanakan program pelayanan kesehatan, menentukan alternative penyelesaian masalah kesehatan, dan melakukan analisis tentang berbagai penyakit selama periode waktu tertentu. Statistik kesehatan dikenal dengan istilah Biostatistik. Biostatistik terdiri dari dua kata dasar yaitu bio dan statistik. Bio berarti hidup, sedangkan statistik adalah kumpulan angka-angka. Sehingga secara harfiah biostatistik adalah kumpulan angka-angka tentang kehidupan.

2. Peran Statistik Kesehatan Peran statistik kesehatan adalah sebagai berikut : a) Statistik kesehatan sangat bermanfaat untuk kepentingan administratif, seperti

merencanakan program pelayanan kesehatan, menentukan alternatif penyelesaian masalah kesehatan dan melakukan analisis tentang berbagai penyakit selama periode waktu tertentu. (time series analysis)

b) c) d)

Statistik berperan untuk mengukur/menggambarkan status kesehatan Untuk mengetahui besarnya masalah kesehatan Sebagai alat untuk melakukan monitoring dan evaluasi program kesehatan, yaitu

dengan melakukan analisa perbandingan dan analisa kecenderungan. Analisa perbandingan dapat dilihat antar waktu dan antar tempat. Sedangkan analisa kecenderungan dapat dilihat antar waktu. Misalnya kita ingin mengetahui berapa jumlah kunjungan pasien ke puskesmas A selama satu tahun. Peranan statistik juga digunakan dalam penelitian kesehatan yaitu sebagai a. b. c. d. e. Alat bantu untuk menghitung besarnya sampel. Alat bantu untuk melakukan pengumpulan data secara tepat. Alat bantu untuk pengolahan data secara benar. Alat bantu analisis data secara tepat sesuai dengan kasusnya. Alat bantu untuk melakukan penyajian data yang benar, sehingga data lebih

komunikatif. Ukuran- Ukuran Statistik 1. Proporsi Proporsi adalah perbandingan yang pembilangnya merupakan bagian dari penyebut. Proporsi digunakan untuk melihat komposisi suatu variabel dalam populasi. Rumus Proporsi : Contoh: Proporsi penderita TBC wanita = 2. Ratio Ratio adalah perbandingan dua bilangan yang tidak saling tergantung. Ratio digunakan untuk menyatakan besarnya kejadian. Rumus rasio: Keterangan: X: angka kejadian Y: populasi berisiko

3. Rate Rate adalah perbandingan suatu kejadian dengan jumlah penduduk yang mempunyai risiko kejadian tersebut. Rate digunakan untuk menyatakan dinamika dan kecepatan kejadian tertentu dalam masyarakat.

a. Pengukuran Angka Kesakitan/ Morbiditas Rumus:

1.

Incidence Rate Incidence rate adalah proporsi kelompok individu yang terdapat dalam suatu wilayah atau negara yang semula sehat menjadi sakit dalam kurun waktu tertentu. Incidence rate juga dapat didefinisikan sebagai jumlah kasus baru suatu penyakit dalam suatu populasi berisiko dalam kurun waktu tertentu. Rumus Incidence Rate (IR):

2.

PREVALENCE RATE Prevalence rate adalah jumlah kasus lama dan baru suatu penyakit yang berjangkit dalam masyarakat di suatu tempat/ wilayah/ negara pada waktu tertentu. Rumus Prevalence Rate:

Ukuran prevalensi ada dua, yaitu: a. Prevalensi Sesaat :Jumlah penderita yang masih sakit dalam kurun waktu tertentu. b. Pervalensi Periode: Jumlah penderita yang pernah dan sedang menderita penyakit dalam jangka waktu tertentu, sehingga termasuk penderita lama dan baru dalam periode tersebut.

3.

Attack Rate Attack Rate adalah angka insidensi khusus yang dihitung untuk suatu popuasi tertentu selama KLB suatu penyakit dan dinyatakan dalam presentase. Angka serangan ini biasanya digunakan pada ruang lingkup yang terbatas, seperti asrama dan barak. Rumus Attack Rate (AR):

b. Pengukuran Angka Kematian (Mortality Rate)

1.

Crude Death Rate CDR adalah angka kematian kasar atau jumlah seluruh kematian selama satu tahun dibagi jumlah penduduk pada pertengahan tahun. Rumus: CDR (Crude Death Rate) :

2.

Specific Death Rate SDR adalah jumlah seluruh kematian akibat penyakit tertentu selama satu tahun dibagi jumlah penduduk pada pertengahan tahun. Rumus: SDR (Specific Death Rate) :

3.

Case Fatality Rate CFR adalah persentase angka kematian oleh sebab penyakit tertentu, untuk menentukan kegawatan/ keganasan penyakit tersebut. Rumus CFR (Case Fatality Rate):

4.

MATERNAL MORTALITY RATE MMR = AKI = Angka kematian Ibu adalah jumlah kematian ibu oleh sebab kehamilan/ melahirkan/ nifas (sampai 42 hari post partum) per 1000 kelahiran hidup. Rumus MMR (Maternal Mortality Rate):

5.

INFANT MORTALITY RATE Angka kematian bayi adalah jumlah kematian bayi (umur <1tahun) per 1000 kelahiran hidup. Rumus IMR (Infant Mortality Rate):

6.

NEONATAL MORTALITY RATE Angka Kematian Neonatal adalah jumlah kematian bayi sampai umur < 4 minggu atau 28 hari per 1000 kelahiran hidup.

Rumus NMR (Neonatal Mortality Rate):

7.

PERINATAL MORTALITY RATE

Angka Kematian Perinatal adalah jumlah kematian janin umur 28 minggu s/d 7 hari seudah lahir per 1000 kelahiran hidup. Rumus PMR (Perinatal Mortality Rate):