Anda di halaman 1dari 4

LEMBAR TUGAS MANDIRI KESEIMBANGAN ENERGI GLOBAL BUMI KHODIJAH 1206249593

REFERENSI : www.sumberilmu.info/2008/02/17/mengenal-atmosfer-bumi/ www.scele.ui.ac.id/mod/resource/view.php?id=266459

Penjelasan: 1. Keseimbangan energi di bumi terjadi melalui adanya radiasi gelombang elektro magnetik, panas, insolasi, serta atmosfer bumi yang melindungi bumi kita. 2. Radiasi gelombang elektromagnetik dipancarkan baik oleh benda panas maupun benda dingin. Oleh benda panas, radiasi dipancarkan dalam bentuk cahaya. Oleh benda dingin, radiasi dipancarkan dalam bentuk panas. Bumi merupakan benda dingin (lebih tidak panas disbanding matahari). Sementara matahari merupakan benda panas. Matahri, sebagai benda panas, memancarkan radiasi berupa radiasi gelombang pendek. Matahari memancarkan radiasinya sebagai radiasi solar yang akan sampai ke bumi. Di bumi radiasi tersebut sebagian diserap dan sebagian di refleksikan kembali ke luar angkasa. Pada penyerapannya menuju permukaan bumi juga terdapat sebagian yang diserap oleh awan sebelum sampai ke permukaan bumi. Setelah sampai ke permukaan bumi, radiasi tersebut menjadi radiasi bumi yang berbentuk radiasi gelombang panjang. 3. Panas sebagai bentuk dari pancaran radiasi benda dingin, memiliki beberapa bentuk, seperti panas laten dan panas sensibel. Panas laten dipindahkan melalui perubahan bentuk air. Perubahan tersebut berupa pembekuan, pencairan , penyubliman, serta permukaan. Panas sensibel merupakan panas yang dapat dirasakan oleh perasaan ataupun sentuhan. Perpindahan panas sensibel melalui konduksi dan konveksi. 4. Insolasi merupakan laju arus radiasi solar. Insolasi terbagi menjadi harian dan tahunan. Insolasi ini dipengaruhi oleh sudut antara permukaan bumi dan arah dating radiasi (lihat gambar) jika sudut siku permukaan radiasi menjadi kecil tetapi sangat intensif, semakin kecil dibawah 90o maka permukaan radiasi akan semakin besar dan semakin tidak intensif. 5. Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan seperti toposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan ekosfer. Toposfer merupakan tempar terjadinya iklim dan cuaca. Stratosfer merupakan tempat terjadinya inversi suhu atau perubahan suhu pada perubahan ketinggian. Pada lapisan stratosfer ini terdapat ozon yang merupakan pelindung bumi dari sinar UV. Konsentrasi ozon diatmosfer dihitung dalam satuan Dobson. Atmosfer memiliki komposisi nitrogen,oksigen, karbondioksida,argon serta gas-gas lain. Gas

dominan pada atmosfer adalah mitrogen yang diperoleh melalui siklus nitrogen yang dilakukan oleh bakteri nitrogen. Sementara oksigen dan karbondioksida diperoleh melalui siklus respirasi dan fotosintesis.