Anda di halaman 1dari 1

Dampak Ekonomi Rotterdam memiliki pelabuhan terbesar di Eropa, dengan sungai Meuse dan Rhine sehingga menyediakan akses

yang sangat baik ke pedalaman hulu sampai ke Basel, Swiss dan ke Perancis. Pada tahun 2004 Shanghai mengambil alih sebagai pelabuhan tersibuk di dunia. Pada tahun 2006, Rotterdam dinobatkan sebagai pelabuhan kontainer terbesar ketujuh di dunia dalam hal unit setara dua puluh kaki (TEU) ditangani. Kegiatan utama pelabuhan adalah industri petrokimia dan penanganan kargo umum dan transshipment. Fungsi pelabuhan sebagai tempat transit berperang penting bagi kegiatan eksporimpor bahan curah dan di antara benua Eropa dan luar negeri. Dari Rotterdam, hasil perdagangan diangkut oleh kapal, tongkang sungai, kereta api atau jalan. Pada tahun 2007, Betuweroute, kereta api angkutan cepat baru dari Rotterdam ke Jerman, telah selesai. Sebelumnya, Rotterdam merupakan kota yang terkena oleh bencana banjir besar yang datang satu kali per seratus tahun. Sebelumnya, jika banjir, kerusakan genangan di delta akan sangat besar. Sebagai contoh, banjir laut 1953 menyebabkan lebih dari 1.800 korban jiwa, dan lebih dari 150.000 hektar lahan banjir, sekitar 9.000 bangunan dihancurkan dan 38.000 bangunan rusak, 67 pelanggaran terjadi dan ratusan kilometer dari tanggul yang rusak berat. Total kerugian ekonomi diperkirakan mencapai 680.000.000-900.000.000 Euro. Setelah diciptakannya bendungan Maeslant, kerugian yang terjadi akibat banjir laut berkurang drastis. Sebagai contoh, bencana banjir yang melanda laut utara pada tanggal 8 November 2007 tidak menjangkau Rotterdam akibat ditutupnya penghalang Maeslant saat air laut mulai meninggi