Anda di halaman 1dari 3

MODUL 1 EVALUASI DERET

Fitri. A Permatasari, 10211087 Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia E-mail : fitri.auliapermatasari@yahoo.com Asisten : Andromeda Shiddik/10210097 Ariel Aldi Rahardi /10210054 Tanggal Praktikum : (10-02-2014)
Abstrak Deret fourier merupakan kumpulan fungsi tak hingga berbentuk sinusoidal. Berdasarkan teorema fourier sebuah fungsi yang periodic dapat diekspansi menjadi deret fourier. Pada percobaan ini akan dilakukan ekspansi fungsi f(x) = - (x-2)2 menjadi deret fourier, kemudian hasil ekspansi akan dievaluasi untuk x= 0 sampai x=4. Proses ekspansi dibuat dengan membuat code sederhana pada matlab berbasis syntax loop for. Hasil evaluasi dari deret fourier akan plot menjadi sebuah grafik. Kata Kunci :deret fourier, for, looping, koefisien

I. Pendahuluan Percobaan ini dilakukan untuk menentukan kode sederhana untuk mengekspansi sebuah fungsi menjadi deret fourier dan mengevaluasi nilai fungsi tersebut pada rentang tertentu. Teorema Fourier mengatakan bahwa suatu fungsi yang periodik dapat dinyatakan sebagai jumlah tak hingga dari fungsi sinusoidal[1] . Tinjau sebuah fungsi umum f(x) yang periodik pada rentang a<x<b maka : T=ba (1) dimana T adalah waktur periodic fungsi berulang sehingga fungsi f(x) tersebut dapat diaproksimasi menjadi (2) Dimana a0, an dan bn merupakan koefisien deret fourier yang dapat dihitung menggunakan persamaan dibawah ini. (3) (4) (5) Pada software matlab, ekspansi deret ini dapat dilakukan dengan bantuan looping dengan syntax for. Loop for digunakan untuk melalakukan proses berulang dengan nilai batas yang telah ditentukan[2]. Adapun syntax dari loop for seperti dibawah ini.

for (nilai awal : rentang kenaikan : nilai akhir) statement end II. Metode Percobaan Pada percobaan ini, fungsi yang akan diekspansi adalah fungsi f(x) = - (x-2)2 pada batas . Nilai awal fungsi digunakan nilai suku pertama deret fourier pada persamaan 2 yaitu a0/2. Nilai a0 didapat secara analitik dengan menyelesaikan persamaan 3. Setelah itu, dilakukan looping untuk mengevaluasi nilai fungsi f(x) pada rentang tersebut. Proses evaluasi dilakukan sebanyak 100 kali dengan kenaikan 0.04. Hasil evaluasi akan ditampilkan dalam display bentuk data dan grafik. Grafik dapat dibuat dari matlab secara langsung atau dibuat pada Microsoft Excel dengan memindahkan data hasil evaluasi fungsi terlebih dahulu. Adapun kode program dibuat berdasarkan algoritma dibawah ini.

Source code pada matlab

Gambar 2. Source code yang digunakan pada matlab

Hasil evaluasi fungsi f(x)

Gambar 3. Grafik hasil evaluasi fungsi dari matlab

Gambar 1. Diagram alir ekspansi dan evaluasi deret fourier

III. Data dan Pengolahan Data Nilai koefisien deret fourier Nilai koefisien deret fourier diperoleh dengan memproses persamaan 3-5. Proses integral dilakukan dengan bantuan teknik pengintegralan integral parsial.

Gambar 4. Grafik hasil evaluasi fungsi dari Ms. Excel

IV. Pembahasan Pada percobaan ini, fungsi f(x) akan diekspansi menjadi bentuk deret fourier yan telah diketahui deretnya sesuai dengan persamaan 2. Pada fungsi ini hanya terdapat nilai an karena fungsi merupakan fungsi genap, sehingga nilai koefisien bn sama dengan nol. Pada sebelumnya, dilakukan proses analitik untuk menentukan nilai koefisien deret fourier. Nilai awal fungsi ditentukan dari suku pertama deret fourier yaitu nilai a0/2. Selanjutnya proses dimulai dengan memasukan syntax for (x:0.04:4) yang memberikan perintah untuk melakukan

proses berulang dari mulai nilai x = 0 sampai dengan x=4. Adapun perintah yang harus diproses adalah nilai f. Untuk nilai x = 0 dilanjutkan dengan memasukan nilai fungsi awal = a0/2. Setelah itu proses lain dilakukan untuk menghitung nilai koefisien bn dengan mulai dari n = 1. Proses tersebut pun didefinisikan oleh syntax for (n =1:1:100. Nilai an yang disimpan merupakan hasil perhitungan analitik yang dilakukan sebelumnya. Perhitungan nilai an akan dilakukan dari mulai n = 1 sampai n = 100. Selanjutnya hasil nilai an disimpan menjadi sebuah fungsi baru dalam persamaan : a0=a0+an*cos(n*phi*x/2). Artinya, nilai an akan disimpan sebagai fungsi baru, kemudian akan ditampilkan sesuai dengan perintah disp([num2str(x), num2str(a0)]). Perintah tersebut membuat hasil evaluasi nilai fungsi a0 yang berupa data number akan ditampilkan dalam bentuk string. Proses akan terus dilakukan berulang sampai nilai x = 4. Dan hasilnya akan ditampilkan seeprti hasil sebelumnya sehingga akan didapatkan hasil berupa nilai x dari x=0 sampai x=4 setiap keliapatan 0.04 beserta nilai f(x) nya.

Selain itu, pada program ini, dibuat perintah plot proses. Pada code ditulis : plot (x,a0) ; hold all; yang menyatakan setiap satu proses yang dilakukan menghasilkan satu nilai fungsi yang kemudian nilai tersebut ditampilkan dalam bentuk string dan di plot. Perintah hold all membuat setiap hasil plot akan ditahan atau tetap ditampilkan sehingga akan menghasilkan grafik hasil evaluasi fungsi seperti pada gambar 3 dan 4. V. Simpulan Evaluasi dan aproksimasi fungsi menjadi deret fourier dapat dilakukan dengan menggunakan syntax for pada matlab. Hasil evaluasi dari sebuah fungsi yang diekspansikan menjadi deret fourier menghasilkan nilai yang mendekati dengan nilai evaluasi fungsi tersebut. VI. Pustaka [1] M. L. Boas, Mathematic Method in The Physical Sciences : Jhon Willey&Sons; 2007 [2] S. Suparno, Komputasi Sains dan Teknik Menggunakan Matlab : Departemen Fisika UI; 2013.