Anda di halaman 1dari 8

INTERNAL AUDIT KASUS AKTIVA TETAP

A. Pengertian Aktiva Tetap Aktiva adalah salah satu komponen yang keberadaannya sangat penting bagi sebuah perusahaan. Aktiva terdiri dari aktiva lancer dan aktiva tetap. Aktiva tetap sangat berbeda karakteristiknya dengan aktiva lancar yang pengendaliannya dilakukan pada saat konsumsinya. Sedangkan aktiva tetap melakukan pengendalian pada saat perencanaan perolehan aktiva tetap tersebut. Aktiva tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud, mempunyai manfaat ekonomis lebih dari satu tahun, dan dapat diperoleh perusahaan untuk melaksanakan kegiatan perusahaan dan bukan untuk dijual. Karen pengendalian aktiva tetap dilakukan pada saat perencanaan perolehannya, system akuntansi aktiva tetap harus menyediakan system operasi mekanisme otorisasi sejak saat perencanaan sampai dengan saat perolehan aktiva tetap. Pengendalian aktiva tetap juga perlu dilakukan selama perusahaan berjalan sehingga dapat diketahui ada tidaknya perubahan nilai aktiva tetap.

B. Penggolongan Aktiva tetap. 1. Tanah (Land) 2. Gedung (Building) 3. Kendaraan (Vehicle) 4. Peralatan (Equipment) 5. Mesin (Machine)

C. Transaksi yang dapat mengubah aktiva tetap di perusahaan. a. Perolehan Pembelian Pembangunan

Sumbangan

b. Pengeluaran Modal Pada saat terjadinya transaksi, karena manfaat pengeluaran modal lebih dari satu tahun maka pengeluaran modal tersebut dicatat sebagai tambahan harga pokok aktiva tetap yang bersangkutan dan didepresiasi dalam tahun-tahun yang menikmati manfaat pengeluaran modal tersebut. c. Revaluasi Dalam pemeliharaan aktiva tetap perlu dilakukan revaluasi (penilaian ulang) yang berfungsi sebagai pengendali sehingga perusahaan dapat mengetahui setiap perubahan aktiva tetap. Pengendalian dapat dilakukan dengan Buku Besar Pembantu Aktiva Tetap d. Pemeliharaan Dalam masa manfaat aktiva tetap, perusahaan melakukan pemeliharaan dan reparasi untuk menjaga dan mempertahankan kondisi aktiva tetap agar tetap layak untuk digunakan. e. Pertukaran Jika berdasarkan pertimbangan teknis suatu aktiva tetap sudah tidak layak pemakaiannya atau manfaat untuk perusahaan kurang maksimal, maka manajemen dapat memutuskan untuk menukarkan aktiva tetap lama dengan aktiva tetap yang baru. f. Penghentian Pemakaian Jika berdasarkan pertimbangan teknis suatu aktiva tetap sudah tidak layak pemakaiannya atau manfaat untuk perusahaan kurang maksimal, maka manajemen dapat memutuskan untuk menghentikan pemakaian aktiva tetap yang bersangkutan. g. Penjualan Jika aktiva tetap yang umur manfaatnya telah habis dan telah dihentikan pemakaiannya akan dilakukan penjualan yang menimbulkan laba rugi jika nilai jual berbeda dengan nilai buku aktiva tetap.

D. Siklus Aktiva Tetap


Departemen

AKTIVA TETAP

- Pembelian - Pembangunan - Sumbangan

Perawatan dan Reparasi

Manager

Kartu Aktiva Tetap

Penyusutan

Revaluasi

Bagian Aktiva Tetap

Manajemen: Dilanjutkan, Dihentikan, Dijual

Keterangan: 1. Aktiva tetap dapat diperoleh dengan cara pembelian, pembangunan dan sumbangan 2. Setelah diperoleh masing-masing aktiva diserahkan/ditransfer kepada masing-masing departemen perusahaan karena pengendalian akan menjadi tanggungjawab dari masingmasing departemen yang menggunakan aktiva tetap tersebut. 3. Pemeliharaan dilakukan selama aktiva masih memiliki umur ekonomis. 4. Pemeliharaan dapat dilakukan dengan cara merawat dan melakukan reparasi bila terjadi kerusakan. 5. Penyusutan aktiva tetap dilakukan setiap periode akuntansi yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan setiap penyusutan akan langsung dicatat dalam kartu aktiva tetap sebagai salah satu upaya pengendalian. 6. Penilaian kembali (revaluasi) aktiva tetap dilaksanakan setiap akhir periode setelah terjadi penyusutan dan atau perubahan nilai aktiva tetap. 7. Hasil revaluasi dilaporkan kepada manajemen sebagai dasar pertimbangan dilanjutkan atau tidak pemakaian aktiva tetap,

8. Jika berdasarkan keputusan manajemen aktiva tetap dihentikan pemakaiannya, dapat dilakukan penjualan atau tukar tambah aktiva tetap lama dengan aktiva tetap yang baru. 9. Pencatatan Laba/Rugi penjualan atau tukar tambah aktiva tetap akan dilakukan oleh bagian aktiva tetap dan dilaporkan kepada manajer.

E. Manajemen Aktiva Tetap Aktiva tetap menuntut pemanfaatan optimum selama taksiran umur ekonomisnya. Perlu dibentuk satu fungsi yang memiliki tanggungjawab untuk mengatur pengunaan, pemindahan, pemberian otorisasi penghentian pemakaian aktiva tetap. Wewenang yang dimiliki oleh bagian aktiva tetap adalah: a. Menempatkan aktiva tetap di tangan fungsi pemakai aktiva tetap b. Memberikan otorisasi pemindahan aktiva tetap dan fungsi satu ke fungsi lain c. Memberikan otorisasi penghentian pemakaian aktiva tetap d. Memberikan otorisasi pengiriman aktiva tetap ke pihak luar untuk urusan reparasi

F. Dokumen yang digunakan 1. Surat Permintaan Otorisasi Investasi 2. Surat Permintaan Reparasi 3. Surat Permintaan Transfer Aktiva Tetap 4. Surat Penghentian Pemakaian Aktiva Tetap 5. Surat Perintah Kerja 6. Surat Order Pembelian 7. Laporan Penerimaan Barang 8. Faktur Dari Pemasok 9. Bukti Kas Keluar 10. Bukti Memorial

KASUS PT BANK KOTA Jl. Pemuda No 17 Purworejo

A. Ruang Lingkup Sistem a. Sistem yang digunakan oleh PT Bank Kota adalah system komputerisasi dengan menggunakan program Micrisift Excel yang sifatnya personal computer (pengendalian oleh satu orang) b. Kebijakan akuntansi yang digunakan ditentukan berdasarkan pada: 1. Peraturan Perpajakan 2. PSAK c. Batas minimal pengakuan aktiva tetap adalah biaya > Rp1.000.000,00 sedangkan untuk biaya dibawah Rp1.000.000,00 diakui sebagai inventaris kecil. d. Penyusutan aktiva tetap dihitung dengan menggunakan metode saldo menurun ganda dengan daftar sebagai berikut: Aktiva Tetap Elektronik Peralatan Kantor White Board Tanah Bangunan Instalasi Kendaraan Filling Cabinet Umur Ekonomis 4 tahun 4 tahun 4 tahun 8 tahun 8 tahun 8 tahun 8 tahun 8 tahun Penyusutan 50% 50% 50% 25 % 25 % 25 % 25 % 25 %

B. Informasi Yang Dibutuhkan: Beberapa informasi yang diperlukan PT BANK KOTA terkait dengan siklus aktiva tetap, diantaranya: a. Persetujuan manajemen perusahaan Persetujuan untuk pengadaan aktiva tetap baru atau penggantian aktiva tetap lama dengan baru b. Pembelian dan General Affair

Pembelian aktiva tetap oleh General Affair dan Produsen c. Pembayaran oleh Bagian Keuangan Pengeluaran kas yang dilakukan oleh bagian keuangan atas persetujuan manajer yang kemudian diserahkan kepada General Affair untuk dilakukan pembelian.

C. Unit Organisasi yang terkait Organisasi yang terkait dengan pengadaan dan pengendalian Aktiva Tetap adalah: 1. Manager 2. General Affair 3. Bagian Keuangan 4. Produsen

D. Dokumen yang dibutuhkan Dalam pengelolaan aktiva tetap perlu adanya dokumen sebagai pengendalian tertulis sebuah aktiva tetap. Berikut dokumen yang diperlukan PT Bank Kota: 1. Purchase Order (General Affair) 2. Kwitansi Pembayaran (Bagian keuangan atas persetujuan GA) 3. Jurnal (Pembelian, penyusutan, penjualan dll) 4. Buku Besar 5. Neraca

E. Catatan Akuntansi yang diperlukan: Catatan akuntansi yang diperlukan PT Bank Kota dalam pengelolaan pengendalian Siklus Aktiva Tetap adalah: 1. Keterangan Aktiva Tetap (pembelian/penjualan) 2. Harga Perolehan dan Tanggal/tahun 3. Kode Aktiva Tetap 4. Metode Penyusutan 5. Penyusutan 6. Umur Ekonomis

F. Jaringan Prosedur yang membentuk system Sebuah aktivitas transaksi yang terkait dengan perubahan nilai aktiva tetap yaitu pembelian, pemeliharaan, perbaikan, penjualan, maupun tukar tambag harus dilakukan pencatatans ebagai media pengendalian. PT Bank Kota menggunakan pencatatan secara manual dan komputerisasi dengan menggunakan MS Excel yang sifatnya personal.

G. Flow Chart

Pembelian Oleh General Affair

Pembayaran oleh bagian Keuangan

1
Bukti Transaksi

2
Jurnal

Pencatatan Komputer

Buku Besar

Pencatatan Manual
Kartu Aktiva Tetap

Arsip Barcode oleh GA

H. Pengendalian Sebagai upaya terstrukturnya pengendalian aktiva tetap perlu dilakukan suatu pengendalian intern yang dilakukan sebagai berikut: 1. Stock Opname (penilaian kembali/revaluasi) 2. Pemeliharaan rutin 3. Efisiensi pemakaian aset

PENYELESAIAN KASUS Direksi memberi perintah kepada saudara sebagai auditor internal untuk: 1. Mengevaluasi sistem pengendaian internal pada Siklus Aktiva Tetap 2. Melakukan verifikasi atas pelaksanaan prosedur Aktiva Tetap 3. Mengidentifikasi unsur-unsur kelemahan atas sistem pengendalian/prosedur Aktiva Tetap 4. Mengidentifikasi kemungkinan kecurangan (fraud) dan kecerobohan (error) pada sistem Aktiva Tetap TUGAS Buatlah analisis berdasar konsep dan standar audit internal atas penugasan tersebut. Lakukan proses pengauditan secara terperinci dan proses kerja audit yang anda rencanakan.