Anda di halaman 1dari 1

NAMA : LAYSA KASMINATA NIM : G1A109072

Hubungan depresi dengan hipertensi Hipertensi yaitu Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah > 140/90 mmHg. Hipertensi diklasifikasikan atas hipertensi primer (esensial) (90-95%) dan hipertensi sekunder (5-10%) Pada saat terjadinya hipertensi aldosterone, angiotensin II, renin, memicu peningkatan leptin, lipolysis, adipogenesis, insulin resisten, peningkatan HR, tekanan darah, hipertrofi otot jantung dan peningkatan remodeling, endothelial disfungsi, vasokonstriksi, peningkatan renin dan retensi natrium, keadaan hipertensi juga dapat menjadi suatu stressor bagi penderita di otak akan terjadi : Modulasi endocannabinoid kebiasaan makan akan berubah CB-1 reseptor System simpatis akan teraktivasi o pelepasan norepinephrine, adrenalin, menyebabkan disfungsi endotel, vasokonstriksi, takikardi, hipertensi semakin parah, hipertrofi otot jantung dan remodeling meningkat. Juga terjadi peningkatan renin dan retensi natrium o norepinephrine dan adrenalin memicu pelepasan neuropeptide V peningkatan leptin, lipolysis, adipogenesis, resistensi insulin Regulasi HPA aksis juga mengakibatkan perparahan kondisi diatas. Jika responnya tidak baik.