Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

UNSUR RADIOAKTIF DAN PENGGUNAAN ISOTOP

OLEH XII IPA I Shandy Yogaswara Si i D!wi Rahay" Si i Rani #ha!r"nisa Si i Rah$awa i Uswa "n Hasanah Uy"n N"sy"r S"dar$an %i&i! Indahwa i

PEMERINTAH PRO%INSI SULA'ESI TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAERAH SMA NEGERI MODEL TERPADU MADANI PALU ()*)

+A+ I PENDAHULUAN

*,* La ar +!-a.ang Atom terdiri atas elektron-elektron yang beredar mengelilinginya. Reaksi kimia biasa misalnya pembentukan ikatan kimia, hanya melibatkan elektron pada kulit atom, sedangkan bagian inti tidak mengalami perubahan. Reaksi yang menyangkut perubahan susunan inti atom disebut reaksi inti atau reaksi nuklir. Reaksi inti spontan terjadi pada inti yang tidak stabil. Inti yang tidak stabil ini akan mengeluarkan energi untuk mencapai keadaan stabil. Energi keluaran inilah yang disebut radiasi. Kini dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari pengaruh radiasi, mulai dari radiasi yang tidak berefek pada manusia sampai yang mampu memutasikan D A manusia. Radiasi pertama yang dikenal manusia adalah radiasi yang dikeluarkan oleh bom atom yang merupakan hasil pengembangan dari rumus Albert Einstein, yang menghancurkan kota !iroshima dan agasaki di "epang. #ekarang ini sumber radiasi di sekeliling manusia sangat banyak, mulai dari layar handphone, tele$isi, obat kanker, pembentukan bibit unggul, sampai berbagai sumber tenaga listrik.

*,( R"$"san Masa-ah %erdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan beberapa masalah sebagai berikut. &. %agaimana hubungan radioisotop dengan 'at radioaktif( ). %agaimana pembagian sinar-sinar radioaktif berdasarkan muatannya( *. %agaimana efek samping dari penggunaan radioisotop yang berlebihan(

+A+ II PEM+AHASAN

(,* Radioiso o/ dan 0a Radioa. i1 Di dunia ini, banyak terdapat unsur yang bersifat radioaktif. +at tersebut mengandung isotop-isotop. Diantara isotop-isotop ini, ada yang intinya tidak stabil yang secara spontan akan menimbulkan radiasi ,-ichael .urba, )//01. #emua isotop yang bernomor atom diatas 2* adalah isotop yang bersifat radioaktif. Isotop yang memiliki nomor atom kurang dari 2*, bersifat stabil kecuali 3eknesium dan .romesium. Isotop yang bersifat radioaktif disebut radioisotop. #aat ini radioisotop dapat dibuat dari isotop yang stabil sehingga dikenal radioisotop alami dan buatan. !al ini sejalan dengan pendapat berikut4 Radionuklida atau radioisotop adalah isotop dari 'at radioaktif. Radionuklida mampu memancarkan radiasi. Radionuklida dapat terjadi secara alamiah atau sengaja dibuat oleh manusia dalam reaktor penelitian. .roduksi radionuklida dengan proses akti$asi dilakukan dengan cara menembaki isotop stabil dengan neutron di dalam teras reaktor. .roses ini la'im disebut irradiasi neutron, sedangkan bahan yang disinari disebut target atau sasaran. eutron yang ditembakkan akan masuk ke dalam inti atom target sehingga jumlah neutron dalam inti target tersebut bertambah. .eristi5a ini dapat mengakibatkan ketidakstabilan inti atom sehingga berubah sifat menjadi radioaktif. %anyak isotop buatan yang dapat dimanfaatkan antara lain a-)6, .-*), 7r-8&, 3c-99, dan I-&*& ,http4::id.5ikipedia.org:5iki:Radionuklida1. +at radioaktif adalah 'at yang mampu mengeluarkan energi atau radiasi. .ada tahun &298, ; 7 Rontgen menemukan bah5a tabung sinar katode mengahasilkan suatu radiasi berdaya tembus tinggi yang mampu menghitamkan film foto, meskipun film tersebut terbungkus kertas hitam. Karena 'at ini belum

diketahui hakikatnya, maka 'at tersebut yang berupa sinar dinamakan sinar < dan merupakan salah satu unsur radioaktif.

(,( Sinar2Sinar Radioa. i1 .ada tahun &9/*, Ernest Rutherford mengemukakan bah5a radiasi yang dipancarkan 'at radioaktif dapat dibedakan atas dua jenis berdasarkan muatannya. Radiasi yang berrnuatan positif dinamai sinar alfa, dan yang bermuatan negatif diberi nama sinar beta. #elanjutnya .aul =.>iillard menemukan jenis sinar yang ketiga yang tidak bermuatan dan diberi nama sinar gamma.

a, Sinar a-1a 345 #inar alfa merupakan radiasi partikel yang bermuatan positif. .artikel sinar alfa sama dengan inti helium -6 , , bermuatan ?)e dan bermassa 6 sma.

.artikel alfa adalah partikel terberat yang dihasilkan oleh 'at radioaktif. #inar alfa dipancarkan dari inti dengan kecepatan sekitar &:&/ kecepatan cahaya. Karena memiliki massa yang besar, daya tembus sinar alfa paling lemah diantara diantara sinar-sinar radioaktif. Di udara hanya dapat menembus beberapa cm saja dan tidak dapat menembus kulit. #inar alfa dapat dihentikan oleh selembar kertas biasa. #inar alfa segera kehilangan energinya ketika bertabrakan dengan molekul media yang dilaluinya. 3abrakan itu mengakibatkan media yang dilaluinya mengalami ionisasi. Akhirnya partikel alfa akan menangkap ) elektron dan berubah menjadi atom helium-6 , .

6, Sinar 6! a 375 #inar beta merupakan radiasi partikel bermuatan negatif. #inar beta merupakan berkas elektron yang berasal dari inti atom. .artikel beta yang bemuatan -le dan bermassa &:&26/ sma. Karena sangat kecil, partikel beta dianggap tidak bermassa sehingga dinyatakan dengan notasi . Energi sinar

beta sangat ber$ariasi, mempunyai daya tembus lebih besar dari sinar alfa tetapi daya pengionnya lebih lemah. #inar beta paling energetik dapat menempuh sampai *// cm dalam udara kering dan dapat menembus kulit.

8, Sinar ga$$a 3@5 #inar gamma adalah radiasi elektromagnetek berenergi tinggi, tidak bermuatan dan tidak bermassa. #inar gamma dinyatakan dengan notasi . #inar

gamma mempunyai daya tembus. #elain sinar alfa, beta, gamma, 'at radioaktif buatan juga ada yang memancarkan sinar < dan sinar .ositron. #inar < adalah radiasi sinar elektromagnetik ,-ichael .urba, )//01.

(,9 P!$an1aa an Radioiso o/ .ada bidang kesehatan, Radioisotop dapat digunakan untuk radioterapi, seperti larutan Iodium-&*& , a&*&1 untuk terapi kelainan tiroid dan Aosfor-*) , a)!*).B61 yang merupakan radioisotop andalan dalam terapi polisitemia $era dan leukemia. #elain itu, radioisotop juga dapat digunakan untuk radiodiagnosis

seperti 3eknesium-99m , a99m3cB61 untuk diagnosis fungsi dan anatomis organ tubuh, sedangkan studi sirkulasi dan kehilangan darah dapat dilakukan dengan radioisotope Krom-8& , a) 8&7rB61. .ada bidang pertanian, radioisotop yang digunakan sebagai perunut dalam penelitian efisiensi pemupukan tanaman yaitu Aosfor-*) ,*).1. 3eknik perunut dengan radioisotop akan memberikan cara pemupukan yang tepat dan hemat. .ada bidang hidrologi atrium-)6 ,)6.1 merupakan radioisotop yang

sering digunakan untuk mengukur kecepatan laju dan debit air sungai, air dalam tanah dan rembesan. Kebocoran dam serta pipa penyalur yang terbenam dalam tanah dapat dideteksi menggunakan radioisotop Iodium-&*& dalam bentuk senya5a 7!*
&*&

, sedangkan lokasi dumping, asal:pola aliran sedimen dan laju

pengendapan dapat diukur menggunakan Krom-8& dan %rom-2) masing-masing dalam bentuk senya5a K) 8&7r).C dan K2)%r. .ada bidang Industri 3eknik radiografi merupakan teknik yang sering dipakai terutama pada tahap-tahap konstruksi. .ada sektor industri minyak bumi, teknik ini digunakan dalam pengujian kualitas las pada 5aktu pemasangan pipa minyak:gas serta instalasi kilang minyak. #elain bagian-bagian konstruksi besi yang dianggap kritis, teknik ini digunakan juga pada uji kualitas las dari ketel uap tekanan tinggi serta uji terhadap kekerasan dan keretakan pada konstruksi beton. Radioisotop yang sering digunakan adalah Kobal-0/ ,0/7o1. Dalam bidang industri, radioisotop digunakan juga sebagai perunut misalnya untuk menguji kebocoran cairan:gas dalam pipa serta membersihkan pipa, yang dapat dilakukan dengan menggunakan radioisotop Iodoum-&*& dalam bentuk senya5a 7!*&*&.

Radioisotop #eng-08 ,08+n1 dan Aosfor-*) merupakan perunut yang sering digunakan dalam penentuan efisiensi proses industri, yang meliputi pengujian homogenitas pencampuran serta Residence Time Distribution ,R3D1. #edangkan untuk kalibrasi alat misalnya flo5meter, menentukan $olume bejana tak beraturan serta pengukuran tebal material, rapat jenis, dan penangkal petir dapat digunakan radioisotop Kobal-0/, Amerisium-)6& ,)6&Am1 dan 7esium-&*C ,&*C7s1.

Dambar ).& =nsur-unsur radioisotop

,Sumber4 .usat 3eknologi uklir bahan dan Radiometri ,.3 %R1, "akarta

Dambar ).) Alat pendetektor radiasi

Sumber: http4::rie'tye.blogspot.com:)//9:/0:kegunaan-radioisotop.html

(,: E1!. dari P!ngg"naan Radioiso o/ yang +!r-!6ihan 3elah diketahui bah5a radioisotop mengandung radiasi, dan radiasi memiliki efek samping yang mampu mematikan makhluk hidup jika teradiasi dalam dosis tinggi. Daya perusak dari radiasi tidak hanya bergantung pada dosis yang tinggi, tetapi juga pada jenis radiasi itu sendiri. .ada makhluk hidup, terkena radiasi yang berlebihan dapat merusak organ penting tubuh, misalnya pada manusia, radiasi berlebihan dari tele$isi, handphone, komputer maupun bernda bercahaya lainnya dapat merusak mata. %ahkan radiasi, yang dapat menyembuhkan kanker, juga dapat menimbulkan kanker jika dalam dosis yang berlebihan. !al ini dikarenakan radiasi mampu memutuskan ikatan kimia yang penting dalam tubuh manusia, yakni D A.

.erubahan yang terjadi pada struktur D A akan diteruskan pada sel tertentu sehingga mengakibatkan kelainan genetis serta kanker. Dosis yang cukup besar dapat mematikan, misalnya saja dosis 6// rem ,rem adalah satuan dari dosis radiasi1 dapat membunuh makluk hidup yang menerimanya dalam 5aktu kurang dari * bulan. #aat ini, belum ada kepastian dosis terkecil yang mampu mempengaruhi mahkluk hidup, akan tetapi diperkirakan dosis tersebut adalah sekitar )8-*8 rem. .engaruh radiasi juga dipengaruhi oleh lamanya 5aktu paparan. #uatu dosis besar yang diterima dalam sekali paparan akan lebih berbahaya bila dibandingkan dengan dosis yang sama, namun diterima secara berkala.

+A+ III PENUTUP

9,* K!si$/"-an Dari pembahasan di atas, maka penulis menyimpulkan sebagai berikut. &. Radioisotop memiliki hubungan dengan 'at radioaktif, yakni radioisotop sebagai salah satu jenis 'at radioaktif. ). #inar-sinar radioaktif terdiri dari sinar E ,bermuatan positif1, sinar F ,bermuatan negatif1, dan sinar @ ,tidak bermuatan1. *. 3erlalu banyak terkena radiasi dapat bersifat fatal, karena radioisotop merupakan salah satu penghasil radiasi, maka jika terkena radioisotop dalam dosis tinggi, dapat mengakibatkan gangguan bahkan kerusakan fungsi salah satu atau seluruh organ tubuh.

9,( Saran Adapun saran yang dapat diberikan penulis sebagai berikut. &. .enggunaan radioaktif dan radioisotop hendaknya dibarengi pengetahuan dan teknologi yang tinggi. ). .enerapan dalam diagnosa berbagai penyakit hendaknya memikirkan efekefek yang akan ditimbulkan. *. Diharapkan penggunaan 'at radioaktif dan radioisotop ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan umat manusia.

DAFTAR PUSTAKA !ttp4::id.5ikipedia.org:5iki:Radionuklida. Diakses pada tanggal C )/&/. !ttp4::rie'tye.blogspot.com:)//9:/0:kegunaan-radioisotop.html. tanggal C o$ember )/&/. o$ember pada

Diakses

.urba, -ichael. )//0. Kimia untuk SMA Kelas XII. "akarta4 Erlangga .usat 3eknologi uklir bahan dan Radiometri ,.3 %R1. "akarta

Beri Nilai