Anda di halaman 1dari 211

Kuliah Online WISATA HATI DOT

COM

Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati Kuliah Tauhid Mukaddimah


KDW0101 Seri 01 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada -

/ KDW01

Tidak Tidak Tidak Tidak

Bismillaahirrahmaanirrahiem, saya mulakan Kuliah Tauhid ini dengan menyebut nama Allah Yang Maha engasih lagi Maha enyayang! Segala "u#i bagi$%ya, Allah, Tuhan semesta alam! Salam h&rmat ke"ada semua eserta KuliahOnline! Menyenangkan sekali bisa ketemu dengan Saudara$saudara semua, meski secara maya! Saya berd&a sem&ga segala 'adhilah ilmu dan 'adhilah ma#elis ilmu, teta" diberikan &leh Allah ke"ada kita, sebagaimana kalau kita duduk bertata" muka satu ata" di satu ma#elis ilmu! (asulullah bersabda, bah)asanya sesia"a yang duduk di dalam ma#elis ilmu, maka Allah akan men*atatkannya sebagai &rang yang ikut ber#ihad di medan "erang membela agamanya Allah! Dan sesia"a yang duduk di ma#elis ilmu, maka Allah #uga akan memerintahkan malaikat$%ya turun! Malaikat ini akan menge"akkan saya"nya dan ber*u*uran rahmat ke"ada sia"a yang ternaungi! Malaikat ini #uga akan membanggakan mereka semua di hada"an Allah, seraya mem&h&nkan am"un ke"ada Allah! Majelis ilmu adalah juga bahagian dari Majelis Zikir, majelisnya orangorang yang belajar untuk mengenal dan mengingat Allah ! Insya Allah segala 'adhilahnya kelak kita akan "ela#ari lebih lan#ut lagi! Saya hanya ke"engen Saudara$ saudara semua ikut mengamini d&a saya, agar KuliahOnline ini men#adi Ma#elis Ilmu #uga buat kita! Dan se#atinya, KuliahOnline ini adalah pengajian. Pengajian secara maya! Baarokawloohu lanaa, keberkahan sem&ga Allah berikan ke"ada kita, dan ke"ada sia"a yang terlibat di dalam KuliahOnline ini! Saya #uga berd&a ke"ada Allah, agar )aktu dan biaya yang Saudara$saudara keluarkan+ biaya registrasinya, biaya "emakaian listrik dan internetnya, biaya in,estasi "erangkat kerasnya, dan biaya$biaya lainnya, di#adikan sebagai sedekah sebagaimana "atutnya Allah mengangga" sedekah bagi sia"a yang mengeluarkan biaya dalam menuntut ilmu dan ha#i umrah! Dia$lah Yang Maha Syakuur, Maha Membalas, Maha Menghargai! Di mana kita sama tahu, bah)a setia" sedekah akan menda"atkan balasan yang luar biasanya dari Allah subhaanahu )ata-ala! Dalam "ada itu, saya menggarisba)ahi ke"ada semua "eserta KuliahOnline! Sesia"a

yang menda"atkan ilmu, "engalaman, "en*erahan, s"irit, m&ti,asi dari sesi$sesi KuliahOnline ini, mudah$mudahan berkenan membagi lagi ke"ada yang lain! Agar bertambah$tambah "ahala kebaikan kita bersama! Ada"un registrasi yang mun*ul akibat KuliahOnline ini, mudahmudahan ada keridhaan dari Saudara$saudara semua sebagai sarana buat saya dan yang terlibat di KuliahOnline ini men*ari ri.ki yang halal dan sebagai dana untuk &"erasi&nal "enyelenggaraan dan "engembangan KuliahOnline ini! Ta"i sesia"a yang tiada kemam"uan untuk melakukan registrasi, atau ada hambatan$hambatan tekn&l&gi, 'isik dan keilmuan, maka ke"ada merekalah kita berbagi ilmu yang sudah dida"at ini! Sungguh, kita sama$sama ber#uang agar keridhaan Allah betul$betul kita da"atkan! Saudara ridha terhada" kami, dan kami ridha terhada" Saudara! /// Dengan memu#i ke"ada Allah, saya beristigh'ar ke"ada Allah! Beragam nikmat, Allah berikan, sementara saya rasa ibadah tiada bertambah! Bahkan barangkali kalaulah tidak ada Kasih Sayang$%ya, tidak ada (ahman dan (ahim$%ya, nis*aya tidak akan "ernah berimbang antara d&sa dengan kebaikan! Selalu akan lebih banyak d&sa ketimbang kebaikan! Kesibukan dunia yang "ada akhirnya seringkali menyebabkan manusia men#adi #atuh ke dalam kesusahan, tidak men#adi "ela#aran buat yang lain! Atau bahkan sering tidak men#adi "ela#aran bagi dirinya sendiri! Bukan kesibukannya itu sebenarnya yang men#adi masalah, melainkan karena kesibukan itu sudah melalaikannya dari mengingat Allah! Andai kesibukan men*ari dunia tidak melalaikan diri kita dari Allah, maka nis*aya hidu" ini akan seimbang dunia dan akhirat! Men*ari dunia adalah "erintah Allah #uga! Dan setia" "erintah Allah yang diker#akan, maka ia men#adi ibadah! Allah hanya meminta kita, #angan sam"ai kita lalai dari mengingat$ %ya! Untuk itulah saya ingatkan diri ini dan diri yang bisa diingatkan dengan pembelajaran tauhid yang saya tulis. Agar kita bisa mementingkan Allah dari siapapun dan dari apapun. Dan Kuliah tauhid ini saya sam"aikan #uga sebagai "engingat bagi diri saya dan bagi mereka yang mau mengingat akan kelalaiannya beribadah sebagai tu#uan di*i"takannya manusia+ Untuk beribadah kepada Allah. Kuliah Tauhid saya rangkai seraya mem&h&n i.in dan ridha$%ya! Saudara$saudaraku "eserta KuliahOnline0 Di antara biang keladi iman sering runtuh, sebab tidak sedikit manusia yang takut bah)a ia akan tidak memiliki ri.ki0 Tidak bisa menyelesaikan masalah0 Tidak bisa memenuhi keinginan$keinginan dunianya0 Tidak akan bisa senang hidu" di dunia #ika ra#in beribadah dan taat ke"ada Allah0 Sedang Allah Maha Segala, Maha Kuasa, Maha Besar! Dunia mengalahkan dirinya dari Allah! Atau malah karena tidak mengenali a"a itu hakikat kebahagiaan, hakikat kesenangan, dan atau lebih #auhnya hakikat hidu" itu sendiri, yang kemudian

menyebabkan iman men#adi tidak mun*ul *ahyanya di kehidu"annya! Atau, malah tidak mengenal Allah1 2ntuk itulah "erlu kiranya bela#ar tentang tauhid! enyebab lain iman sering runtuh, adalah ketiadaan ilmu! Dan ilmu segala ilmu adalah ilmu tauhid! elajar tentang tauhid adalah belajar tentang Allah, dan itu juga berarti belajar untuk kehidupan dan kematian. Kita hidup berasal dari Allah, dan pun kita akan mati untuk kembali kepada Allah !ang Maha "idup. engetahuan bah)a manusia yang hidu" akan mati, dan yang mati akan dibangkitkan kembali untuk mem"ertanggung#a)abkan a"a yang telah di"erbuatnya, #uga mend&r&ng saya menulis esai demi esai Kuliah Tauhid ini! Alangkah mengerikannya #ika kemudian kita betulbetul dilalaikan &leh dunia, dan lebih mengerikan lagi #ika kemudian hidu" kita sendiri men#adi #auh dari Allah, dekat dengan "erilaku$"erilaku syetan, lalu mati! 3ntahlah, tidak terbayang beta"a sia$sianya hidu" se"erti ini! Semula Kuliah Tauhid ini digunakan sebagai "erenungan bagi diri sendiri, dan kemudian diba)a ke"ada sesia"a yang berkenan dia#ak untuk sama$sama bela#ar tentang Allah dan kehidu"an ini! (asanya saya se"erti sedang berdiri sebagai &rang yang tauhidnya sudah benar sa#a ya1 adahal masih #auh! Saya niatkan sama$sama bela#ar dengan Saudara$saudara semua! Hati ini gelisah dengan kurangnya ibadah, mudahnya maksiat, bahkan maksiat di tengah ibadah+ ketika berdak)ah, ketika menulis, ketika shalat, ketika .ikir, ketika ba*a al 4ur-an! Saya mengerti, #a)aban semuanya adalah tauhid, untuk menghidu"kan iman dan membuahkan amal yang terang benderang! Semakin manusia bertauhid, semakin ia aman dan nyaman! un semakin ia bahagia dan tenang! Sebab ia semakin mengenal dan semakin dekat dengan Allah! Belum lagi "ers&alan$"ers&alan kehidu"an manusia dan ha#atnya yang banyak yang tiada ada "ernah habisnya! Dua hal ini+ "ers&alan hidu" dan ha#at hidu", manusia sebenarnya membutuhkan Allah Yang Maha Tahu tentang dua hal ini! %amun ilmu tauhid sudah sedikit sekali di"ela#ari &rang lantaran beratnya! Akhirnya manusia tidak mengenal Allah, Tuhannya! erlu saya ketahui dan "erlu lebih lagi diketahui &leh Saudara$saudara semua! Di tangan Allah+ menaikkan ga#i &rang$&rang yang tiada *uku" ga#inya, melunasi hutangnya, menghadiahkan "eker#aan dan "erm&dalan usaha, menyembuhkan "enyakit sese&rang, dan menyelesaikan semua "r&blem kehidu"an manusia, adalah #auh$#auh lebih ringan dari"ada DIA memberi ri.ki ke"ada semua makhluk di bumi! Allah sediakan #alan shalat dhuha, sedekah, taha##ud misalnya, sudah akan membuat manusia enteng dengan "ers&alan hidu" dan ha#atnya! Ta"i itulah, bagaimana mau mengenal Allah, kalau kemudian tiada mengenal seruan$%ya, "etun#uk$%ya, bimbingan$%ya1 Dan karena tidak mengenal #alan$#alan ini, manusia lalu menem"uh #alan$#alannya sendiri yang lama dan berat! 5alu mereka mengatakan, 6Inilah hidu"7! 6 er#uangan7, begitu katanya! Orang$&rang ini tidak tahu bah)a Allah memberi

keringanan, sebab DIA Yang Maha Tahu tentang bagaimana alam *i"taannya beker#a! Ta"i sayang, manusia memilih #alan yang berat! Menga"a1 Sekali lagi saya insya'kan diri saya, ini sebab tiada ada ilmu tauhid! Ketika manusia dihada"kan "ada se#uta "ers&alan hidu" yang lain, ia ber"utus asa dari rahmat Allah! Seakan "ert&l&ngan Allah itu jauuuuuuh, tidak mungkin ia ga"ai! Bagaimana mungkin sese&rang sudah mah ia #auh dari Allah, lalu memberi$%ya "ersangkaan buruk yang demikian ke"ada Allah1 Itu #uga ter#adi karena ia tidak mengenal Allah! Kasih Sayang Allah begitu besar! 8auh lebih besar melam"aui d&sa sia"a"un dan #auh lebih besar dari d&sa sia"a"un! ert&l&ngan$%ya "un demikian mudah dida"at! Allah hanya meminta hanya ada DIA di hati kita, di "ikiran kita, di kehidu"an kita! 8angan ada yang lain! 5alu ruku-, su#ud, dan berd&a "ada$%ya, seraya mem"erbaiki diri dari sisi iman, ibadah, dan amal saleh, nis*aya kehidu"an akan terang benderang! /// Saudara$saudaraku, saya mengingat se*u"lik e"is&de ketika saya bermasalah! Satu saat saya menangis di hada"an se&rang 9alim! 5alu dia memegang dada saya! Dia bertanya, 6A"a sesungguhnya yang Kamu butuhkan17! Saya terdiam! Sentuhan tangannya di dada saya, adalah kelembutan yang menghun#am hingga di lubuk hati saya yang "aling dalam! Ada kese#ukan yang mengalir! Katanya, 6Yang Kamu butuhkan hanya Allah! Iman! Tauhid! Bukan duit! Bukan s&lusi! Bukan yang lainnya! Hanya Allah7! Saat itu saya menangis! Ingin rasanya segera saya berlari ke tem"at )udhu, dan se*e"atnya menggelar sa#adah dan menangis! Dan saya lakukan itu! Tauhid: Itulah #a)aban buat saya! Tauhid, mengeesakan Allah, men#adikan Allah segalanya, itulah #a)aban buat saya dan buat semua &rang yang berdada sesak! Dan itulah #uga #a)aban buat &rang yang belum sesak dadanya su"aya men#adi m&dal ketika kesesakan bersemayam di dadanya! /// Di kali "ertama kita memulai bela#ar sesuatu yang berat ini, kita bershala)at ke"ada (asulullah shalla 9alaih! Allah men#an#ikan sesia"a yang bershala)at satu kali "adanya, maka Allah bershala)at ;<= ke"adanya! Dan tiadalah *inta ke"ada Allah dihitung *inta, hingga kita men*intai Allah! Ta-at ke"ada Allah tiada dihitung ta-at a"abila kita tiada ta-at ke"ada (asulullah! Mari kita hadiahkan shala)at dan salam, sebagai d&a, ke"ada &rang yang "aling kita rindukan, %abiyallah Muhammad shalla 9alaih, agar diri kita dan segena" &rang$&rang

yang ada di hati kita, #uga "ara #amaah yang lain yang belum mengetahui adanya KuliahOnline ini, ada di barisannya %abi ketika semua manusia dikum"ulkan di adang Makhsyar! Dan agar kita semua duduk satu surga dan bisa men*ium )anginya+ Man ahyaa sunnatii faqod ahabbanii, wa man ahabbanii kaana maii filjannah, siapa yang menghidupkan sunnahku, maka sungguh dia telah mencintai diriku. Dan barangsiapa yang mencintai diriku, maka dia akan bersamaku di surga. Sungguh, (asulullah yang setia" hari saya "aksakan bershala)at ke"adanya minimal ;<< kali sehari semalam, betul$betul mem&ti,asi diri saya, agar diri ini masuk ke"ada g&l&ngan &rang$&rang yang men*intai sunnahnya, terbiasa hidu" dengan sunnah$ sunnah (asulullah, dan men#adi &rang yang sayang a"abila begitu gam"ang meninggalkan sunnahnya! Itu tiada lain, agar Allah $$yang t-lah berkata bah)a tiadalah lengka" kalimat tauhid, kalimat 65aa$ilaaha illallaah7, tan"a 6Muhammadar rasuulullaah7, tan"a kesaksian bah)a Muhammad itu adalah (asul$%ya > memasukkan diri ini ke dalam g&l&ngan &rang$&rang yang men*intai$%ya! Qul, katakanlah, in kuntum tuhibbuunallaah fattabiuunii yuhbibkumullaah, #ika kalian men*intai Allah, maka ikutilah aku ?(asuulullaah@, nis*aya kalian akan di*intai Allah! Mengenal Allah, mengenal (asulullah! Men*intai Allah, dan men*intai (asulullah! Mengikuti Allah, dan mengikuti (asulullah! Ta-at ke"ada Allah, dan ta-at ke"ada (asulullah, itulah yang mau saya tu#u ketika saya tulis materi demi materi "erkuliahan ini! Inilah tauhid! dan inilah ruh semua ruh seluruh KuliahOnline kita! A"a"un m&dul yang di"ilih &leh masingmasing "eserta! Besar hara"an saya, agar kalimat tauhid betul$betul di*atat Allah "ernah kita u*a"kan+ Man qoola laa ilaah illallaah, dakholal jannah, siapa yang mengucapkan !aailaaha illallaah, maka dia dijamin masuk surga. Dan besar "ula hara"an ini, agar kita$kita semua ini beserta keluarga kita, bisa benar$ benar bersungguh$sungguh mengenal diri$%ya, mengenal rasul$%ya, dan kemudian berkenan men#adi hamba$%ya, men#adi "enyembah$%ya! Tiada yang saya takutkan ke*uali diri ini mati dalam keadaan tidak bisa mengatakan !aailaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah! Dan mestinya ini #ugalah yang Saudara$saudara semua takutkan! Bukan hutang yang belum terbayar, bukan "iutang yang belum tertagih, bukan "enyakit yang belum sembuh, bukan "eker#aan dan m&dal usaha yang belum kita da"atkan, bukan rumah yang belum bisa kita beli, bukan dunia yang selama ini men#adi sumber "etaka dan masalah kita! Bukan! Melainkan betul$betul yang kita takutkan adalah kalau kita meninggal dunia dalam keadaan kita tidak bisa mengu*a"kan kalimat tauhid! Maka mari kita bela#ar se"enuh hati, dan saling mengingatkan! /// Tentu sa#a tidak ada yang bisa menga#arkan sebaik Allah yang menga#arkan! Dan tidak ada satu "un ilmu yang kita da"at ke*uali Allah yang mengi.inkannya men#adi ilmu

buat kita! Saya berhara", kuliah tauhid ini bisa menyelamatkan diri kita semua dari kehan*uran yang lebih besar, dengan kita mengenal$%ya, dan segera memulai sa#a "er#alanan tauhid dari mengenal$%ya! A"a yang saya maksud dengan kehan*uran yang lebih besar1 Yaitu ketika kematian datang, kita tidak sia"! Belum diam"uni Allah, belum da"at ridha$%ya, belum da"at maa'$%ya! Buat a"a kaya dunia, #ika kemudian neraka terhidang untuk kita, abadan abadaa. Selama$lamanya! Sem&ga *ara saya mem"erkenalkan Allah ke"ada diri saya, bisa men#adi satu "embela#aran tauhid yang diridhai Allah subhaanahuu )ata-ala! Tidak ada yang aneh dari "embela#aran tauhid yang akan saya sam"aikan! Semuanya insya Allah "er#alanan hidu" yang begitu sa#a! Kanan kiri Anda yang mengikuti "embela#aran ini, banyak yang lebih 9alim, lebih banyak makan asam garam, lebih s&leh, maka mintalah #uga nasihat dari mereka! B&leh #adi a"a yang saya sam"aikan adalah sebuah kesalahan! %amun a"a yang saya tem"uh, dari sedikit *ara yang saya ketahui ini, sudahlah *uku" membuat saya bangga, bah)a Allah Memang Tuhan saya! Dia begitu baik, dan sangat$ sangat baik! Saya mengenal banyak &rang kaya, dan berkuasa! Ta"i sia"a yang saya bisa mintakan kekayaan dan "embagian kekuasaan1 Hanya DIA yang berkenan diminta, tan"a batas, dan diberi: Saya nukilkan sedikit "engalaman"engalaman mereka yang berkenalan dengan Allah, lalu saya membagi$baginya men#adi satu dua kisah hikmah! Biarlah Allah yang mengetahui rahasia kebenaran$%ya! Sebab ke"ada$ %ya #uga ber"ulang semua kebenaran! Kemuliaan mudah$mudahan Allah hadiahkan #uga buat mereka$mereka yang kita kasihi+ &rang tua kita, keluarga kita, sahabat$sahabat kita, "ara &rang yang sudah mend&akan dan men#adi bahagian dari amal saleh, dan buat &rang$&rang yang mulai mengikuti "erkuliahan tauhid ini! Agar Allah angkat dera#at kita semua, menyingkirkan semua duka, "enderitaan, memberi #a)aban semua "ers&alan hidu"! Dan yang lebih "enting lagi, sesuai tu#uan "erkuliahan ini, agar di diri kita semua, tumbuh tauhid, iman, dan me)a'atkan kita semua dalam kebaikan untuk segera bisa menemui Allah dalam keadaan yang diridha$%ya! /// Setelah ini, saya dan Anda semua akan sama$sama bela#ar tentang maa huwattauhiid1 A"a itu tauhid1 Saya katakan sama$sama bela#ar, sebab sebagaimana saya katakan di atas, memang saya "un masih terus bela#ar, dan akan terus bela#ar! Kelak kita akan undang "ara ahli, "ara 9alim 9ulama di bidang ini, untuk duduk bersama dan menga#arkan ke"ada kita semua tentang ilmu tauhid! Subhaanallaah: Beta"a menyenangkan hati kegiatan bela#ar dan menga#ar tauhid ini! Saya undang ham"ir semua kel&m"&k manusia, le)at "intu KuliahOnline yang beragam sesuai dengan kebutuhannya dan keinginannya! Ada yang tidak bermasalah,

ta"i sekedar ingin bela#ar menambah )a)asan! Ada "ula yang memang bermasalah! Semuanya saya undang bela#ar di Kuliah Online! #ementara itu, saya tutup dulu kanalnya materi-materi lain. #aya tutup dulu pintunya materi-materi lain. Agar ia tidak diakses dulu sebelum Kuliah $asar %auhid ini dipelajarinya. Kuliah Dasar Tauhid ini saya angga" sebagai ruh dari seluruh materi Kuliah Online+ baik yang beru"a tulisan, audi&, ,isual, hingga ke seminar$seminar dari berbagai materi Kuliah Online! Mudah$mudahan Anda semua bisa ber"rasangka baik, dan ridha menerima "enga#aran se"erti ini! Kuliah $asar %auhid ini sendiri, insya Allah, terdiri dari &' esai pembelajaran tentang tauhid termasuk mukaddimah ini. Kalau mukaddimah ini dikeluarkan, maka jumlahnya &( esai. Kuliah %auhid ini bersi)at harian. aru setelah itu, #audarasaudara bisa mengambil materi-materi kuliah lain. aik Kuliah $asar, Kuliah Pilihan, dan Kuliah #olusi %erapan #edekah. Mudah-mudahan dengan kekuatan getaran hati menuju Allah, perkuliahan tauhid ini sudah cukup menemani hari-hari Anda. Anda yang butuh "en*erahan dan "ert&l&ngan, yang karenanya Saudara memilih Kuliah S&lusi Tera"an, ga usah kha)atir! Bersabarlah mengikuti Kuliah Tauhid ini! %is*aya ia bisa #uga men#adi #a)aban buat Saudara, bahkan sebelum Saudara mengikuti Kuliah S&lusi Tera"an Sedekah! Maa'kan segala kesalahan saya dan ka)an$ka)an "engel&la "erkuliahan &nline ini ya, a"abila ditemukan banyak ke#anggalan! Terima kasih atas ke"er*ayaan Anda semua ke"ada kami! Kritik dan saran teramat sangat saya tunggu! 8a.aakallaah! Dalam "ada itu, saya mengingatkan yang memulai bela#ar Kuliah Tauhid ini, untuk sama$sama memulai mem"erbaiki ibadah kita sebagai a)al im"lementasi Kuliah Tauhid ini! Yang belum shalat, shalatlah! Yang sudah shalat, ta"i masih sendiri, ber#amaahlah ?ke*uali "erem"uan@! Yang masih shalat di rumah, berusahalah untuk shalat di mas#id! Yang sudah shalat )a#ib, sem"urnakanlah dengan Aabliyah ba-diyah! Insya Allah saya akan menemani hari$hari Saudara semua dengan "erkuliahan yang kita berd&a mudah$mudahan diridhai Allah! Amin! Dan bukanlah satu kebetulan, kita semua memulai "er#alanan bela#ar KuliahOnline ini ketika Sya-ban sudah akan berakhir dan berganti dengan (amadhan! Bulan yang semua amal dili"atgandakan, "enuh keberkahan, "enuh am"unan, "enuh dengan keridhaan Allah! Mudahmudahan ?KuliahOnline ini dimulai "erdananya tanggal BC Agustus B<<D, "eb #dmin@! Selamat mengikuti "erkuliahan, mudah$mudahan Allah membimbing kita semua! Amin! ///

$aa #llah, i%inkan kami mengenal Mu, dan perkenalkan diri Mu kepada kami. Duhai #llah yang tiada bisa mengajarkan sesuatu, kecuali &ngkau yang mengi%inkan dan mengajarkan. #jarkan kami ilmu ilmu yang bisa membuat kami menjadi selamat dunia dan akhirat. 'enalkan kami kepada keagungan Mu, agar tiada sombong kami hidup di dunia ini. 'enalkan kami kepada 'asih (ayang Mu, agar kami tahu bahwa kami hidup tidak sendiri. #papun kesusahan kami, kesulitan kami, kami tahu bahwa &ngkau Maha Mendengar, &ngkau Maha Menolong, &ngkau Maha 'uasa, sehingga tiadalah kesulitan itu menjadi bahagian dari kehidupan orang orang yang mengenal Mu. )abb, kenalkan kami kepada diri Mu yang Maha Membebaskan manusia dari permasalahannya. (ehingga enteng hidup mereka yang mengenal Mu. 'enalkan kami kepada &ngkau $ang Maha Menjawab (emua Doa. 'enalkan kami kepada *at yang tidak sanggup melihat kami menderita dan menanggung dosa. 'enalkan kami ya #llah. 'enalkan kami pada diri Mu. &ngkau yang berkata dalam kalam Mu+ kuntu kan%an makhfiyyan, sungguh dulu #ku adalah permata yang tersembunyi. ,a uriidu an urofa, maka #ku ingin dikenal. ,a kholaqtu kholqon liyarifanii, kuciptakan makhluk untuk mengetahui #ku. Maka, yaa #llah, berilah kami ilmu yang bermanfaat. -lmu yang bisa membawa kami kepada diri Mu, dan menambah kecintaan kami kepada )asul Mu. -lmu yang bisa menyelamatkan kehidupan kami, yang bila tidak diberikan ilmu itu maka kami tidak mengenal Mu. $a #llah, dengan penuh kerendahhatian dan penuh harap akan keselamatan yang abadi. 'enalkan kepada kami diri Mu $ang Maha Melihat, Maha Mengawasi. #gar kami tahu bahwa setiap detik kehidupan kami senantiasa diperhatikan oleh Mu. "ahai *at $ang .eramat .eliti dalam mencatat, dengan 'emurahan #mpunan dan Maaf Mu, i%inkan kami bershalawat dulu kepada )asul Mu, memuji dengan pujian yang &ngkau sandangkan pada diri Mu, serta didahului dengan beristighfar yang sungguh sungguh dari dalam hati kami, setelahnya kami memohon agar &ngkau hapuskan seluruh catatan keburukan kami dan menggantinya dengan catatan ampunan, maaf dan ridha Mu. #llaahumma sholli wa sallim wa baarik /alaa sayyyidinaa Muhammadin wa alaa aalihi washohbihi ajmaiin walhamdulillaahi robbilaalamiin. 0astaghfirullaahal /ad%hiem wa atuu bu ilaih. $aa )ahmaan, $aa )ahiim, hari ini, saat ini, kami semua memohon ampun dari Mu, dari kesalahan tidak mengenal Mu, dari kesalahan melalaikan diri Mu, juga dari kesalahan tidak mengikuti ajaran Mu dan ajaran )asul Mu. #mpuni kami dari seluruh ragam keburukan dan kemaksiatan yang sepenuhnya &ngkau genggam seluruh catatannya. 'ami ingin kembali pada Mu dalam keadaaan diri yang sudah terampuni.

Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Laa ilaaha illallaah


KDW0102 Seri 02 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

$ang kita perlukan di kehidupan ini adalah tauhid, iman dan amal saleh.

Ingin rasanya saya gemakan terus kalimat tauhid ini di hati ini! Saya #aga #angan sam"ai ia le"as! Bah)a *AA +*AA"A +**A**AA", tidak ada Tuhan selain Allah! Termasuk di urusan ri.ki! Tidak ada "emberi ri.ki ke*uali Allah! Tidak ada ri.ki selain dari Allah! Tidak ada *ara men*ari ri.ki ke*uali *aranya Allah! Tidak ada tuhan selain Allah "&k&knya! Saya mau meyakini Kalimat Tauhid ini, su"aya enteng hidu" saya, tidak kelelahan di dalam men*ari dan menikmati dunia, dan men#adikan Allah sebagai Sentral Kehidu"an saya! Tidak mudah! Karenanya saya mau bersungguh$sungguh dan berd&a! Mem&h&n tau'iA dan hidayah$%ya! Saya melihat tidak sedikit manusia yang kelelahan men*ari dunia! Sebab yang ia *ari memang dunia! Tiada ia tem"uh #alan$#alan ibadah yang mengantarkannya ke"ada emilik Dunia! Saya tidak mau men#adi bahagian dari &rang$&rang yang kelelahan itu! Saya ingin kemudahan! Saya melihat manusia$manusia yang berat hidu"nya dengan beban hidu"nya! Sebab ia tidak men$share bebannya itu ke"ada Allah! adahal DIA lah Yang Maha Meringankan! Saya melihat ada yang menangis "adahal Allah Maha Membahagiakan+ Ada yang hidu"nya sulit, "adahal Allah Maha Memudahkan+ Ada yang bermasalah, "adahal Allah Maha Men&l&ng+ Ada yang miskin dan menderita, "adahal Allah bisa men*i"takan kekayaan di hati yang tidak "erlu kaya se*ara dunia+ Ada yang kaya, ta"i tidak memiliki keluarga! Keluarganya adalah bisnisnya! Keluarganya adalah "eker#aannya! Ta)a *anda anak$anaknya milik "embantu$"embantu dan su"irnya, lantaran ia #arang berkum"ul sama anak$anaknya! asangan hidu"nya #uga adalah kesibukannya! Subhaanallaah, i.inkanlah kami$kami men#adi &rang kaya yang hidu"nya senang ya

Allah! Senang dunia akhirat! Bahagia dunia akhirat! Saya melihat ada yang keluarganya berantakan, sementara ia en#&y dengan hal itu, lalu ia katakan ke"ada dunia dia mau membentuk keluarga baru yang lebih harm&ni+ Ada yang hidu"nya "indah ber"indah, dari kesenangan yang satu ke kesenangan yang lain, hingga #i)anya sendiri lelah mengikutinya! Wa#ahnya *eria, ta"i #i)anya ra"uh+ Ada manusia yang segalanya ada, ta"i "enghuni langit tiada men*intainya dan tiada menghargainya! Yang bisa mengh&rmatinya, yang bisa memuliakannya, adalah manusia$manusia yang tiada "ernah tahu sia"a dia sebenarnya! Dia merasa dunia digenggamnya! adahal dunia sedang menghinakannya+ Ada yang mengenal semua tem"at$tem"at indah, dan berkeliling dunia! Ta"i hatinya, "ikirannya, badannya, tiada "ernah diba)a menikmati shalat$shalat malam, bahkan keheningan berduaan dengan emilik Surga di dalam shalat "un tiada dia kenal+ Ada "eker#a$"eker#a yang mengabdikan hidu"nya untuk ker#a dan usaha, sehingga sesungguhnya dirinya "un tiada kebagian #am istirahat dan bersenang$senang bahkan! Saya melihat tidak sedikit manusia yang #ustru malah mudah men*ari dunia! Ta"i ia kekeringan! Ada selalu yang diambil sebagai tebusan dari mudahnya ia menda"atkan dunia! Itu saya lihat ter#adi sebab kemudahan itu ia da"atkan bukan dengan mentaati Allah, Tuhannya! Sehingga ia tidak sadar bah)a Allah #ustru menga.abnya dengan dunia$%ya! Saya mengingat anal&gi maen CAT2( yang sering saya sam"aikan ke"ada "ara "endengar tausiyah saya, yang sesungguhnya saya sedang mem"erdengarkannya "ada diri saya sendiri! Kalau kita maen *atur B3(D2A, maka berlaku aturan "ermainan *atur! Dimana kuda #alannya 5! elun*ur #alannya miring! i&n hanya bisa #alan ma#u tidak bisa mundur, dan "aling banyak hanya bisa #alan dua k&tak *atur lurus ke de"an! Ada"un (a#a, bila di de"annya, seluruh i&n belum di#alankan, dan elun*ur serta Menterinya masih ada di kanan kirinya, maka (a#a hanya bisa diam! Tidak b&leh ia mel&m"ati (a#a! Itulah AT2(A% CAT2(! Ta"i itu kalau maen B3(D2A! Bagaimana kalau maen *atur S3%DI(IA%1 Kalau maen *atur sendirian, ya bebaslah maennya! Tidak berlaku hukum "ermainan *atur! Kita b&leh men#alankan Kuda selagu$lagunya! Mau lurus, mau muter$muter, mau l&m"at, bebas! elun*ur "un mau kita buat #alannya mel&m"at$l&m"at se"erti maen halma, b&leh! Bagi (a#a, meski"un seluruh "i&n belum di#alankan, ia "un b&leh mel&m"at dan bebas bergerak ke sana kemari! Inilah yang ter#adi kalau kita maen *atur S3%DI(IA%! Dan bila anal&gi *atur ini b&leh diba)a ke urusan tamsil tauhid, maka "erlu kita ketahui Allah itu tidak ada sekutu bagi$%ya! Ibarat main *atur, A55AH MA3% S3%DI(IA% DI D2%IA I%I! TIDAK ADA YA%E 5AI%! Kemudahan ada di tangan Allah! *aa ilaaha illallaah! Tidak ada yang bisa memberi kemudahan ke*uali Allah! Kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, ada di tangan Allah! *aa ilaaha illallaah! Tidak ada yang bisa memberi itu semua ke*uali Allah! Sama dengan maksudnya itu kalimat+ Tidak ada yang bisa memberikan ragam kesulitan

ke*uali Allah yang hingga Dia lah yang bisa mele"askannya kembali! Kehendak itu kehendaknya Allah! Maka saya ke"engen Allah berkehendak memudahkan segala urusan saya! Ta"i bila saya menghendaki Allah memberikan kemudahan buat saya, sudah seharusnya saya men#adi hamba$%ya yang mau mengikuti segala aturan$%ya, dan sia" untuk melaksanakan ke)a#iban dan meninggalkan larangan$%ya! Saya tidak men#amin diri saya sendiri, bah)a ia akan menda"atkan segala kemudahan a"abila Allah tidak saya ikuti! (asul "un demikian! Ia tidak sanggu" men#amin dirinya dan anak keturunannya masuk surga bila tiada ketaatan dan amal salih! Bila Allah sudah mengatur, maka Kun ,ayakuun--ya yang ter#adi! Kuasa$%ya yang ter#adi! Karena Dia lah *aa ilaaha illallaah! Tidak ada yang mengatur dunia ini ke*uali Allah! Saya sangat sangat bersedia untuk diatur! Sebab saya tahu dan meyakini, dengan sabab ilmu yang diteteskan$%ya "ada saya, melalui "enga#aran "ara guru, "ara &rang tua, le)at berbagai media, bah)a kalau Allah sudah mengatur, maka aturan$%ya itulah yang terbaik! *aa ilaaha illallaah! Tidak ada aturan yang terbaik ke*uali a"a$a"a yang sudah Allah aturkan! *aa ilaaha illallaah! Tidak ada Tuhan selain Allah! Tidak ada "emain di dunia ini, ke*uali Allah, yang memainkan seluruh "eraturan, sebab "eraturan adalah "eraturan$ %ya, dan segala kuasa adalah Kuasa$%ya! Dengan ber"ikiran se"erti ini, yang harus saya lakukan adalah menyadari semua itu, "asrah berserah diri untuk ikut di dalam aturan$%ya dan mengikuti$nya se"enuh hati dengan kekuatan "enuh! Tidak setengah$setengah! *aa ilaaha illallaah! Tidak ada kehidu"an ke*uali untuk$%ya! Saya melihat, kegagalan "ara "en*ari dunia, baik di taha"an men*ari dunia, atau di taha"an menikmati dan mengel&la dunia, adalah akti'itasnya tidak dia lakukan karena Allah dan untuk Allah! Andai dia "unya ,isi misi li ilaa i kalimaatillaah, untuk meninggikan kalimat Allah, maka tidak ada "ernah kegagalan baginya0 /// Sam"e sini, SAYA M3MBACA 25A%E T25ISA% I%I! Tulisan yang di#adikan esai$ esai Kuliah Tauhid di KuliahOnline Wisatahati! Ya, saya memba*a ulang a"a yang saya tulis! Dari atas, sam"ai bait ini! SAYA TIDAK 3(CAYA YA%E SAYA T25IS! Benarkah yang saya tulis ini1 Sehebat itukah tauhid saya1 Tambah ga "er*aya lagi, bah)a saya sedang menga#ar le)at esai ini, Kuliah Tauhid ke"ada seluruh "eserta KuliahOnline! Adduh, andai benar, saya benar$benar mem&h&n Allah men#adikannya men#adi bait$ bait d&a agar a"a yang tertulis men#adi kenyataan! Allah bimbing saya untuk men*ari dunia dengan baik, dan meman'aatkannya dengan baik untuk ke"entingan agama$%ya,

dan hanya di #alan$%ya! Allah bimbing saya untuk senantiasa mensyukuri segala nikmat, dan meyakini bah)a *aa ilaaha illallaah, tidak ada sesuatu yang harus dike#ar ke*uali diri$%ya semata! Yang dengan demikian tidak seharusnya "en*arian dunia, berhenti di sebatas men*ari dunia itu sa#a! Terus dik&nsentrasikan di "embesaran asma$%ya, di "erbesaran man'aatnya! SAYA M35IHAT DI(I SAYA! Ya, saya melihat saya: Saya masuk ke kehidu"an saya0 Dan saya menemukan diri ini masih #auh dari tulisan di atas! Teramat #auh! 8auuuuuuuuuuhhhh0 Duh, a"a sanggu" saya menuliskannya lagi bait$bait yang masih menari di hati ini1 Saya ingin berteriak ke"ada diri saya, tun#ukkan kalau Anda benar: 5agi! Saya melihat diri saya lagi! Wuh, benar: 8auh! 5ihat sa#a! Allah memanggil saya! Memanggil dengan a.an! 5ihat, saya tidak bergeming! A"akah ini yang disebut *aa ilaaha illallaah1 Tidak ada urusan $$harusnya$$ke*uali urusan$%ya Allah yang harus lebih kita urus1 %yatanya, saya masih men&m&rduakan "anggilan Allah! Saya tahu Allah bakal datang! Sebab )aktu shalat betul$betul sebentar lagi datang! Ta"i saya malah masih nulis, bukan sia"$sia" menyambut kedatangan$%ya! Dan tidak "agi tidak siang tidak malam, di setia" )aktu shalat, saya tahu #ad)al shalat! *alu, bukannya malah menunggu kedatangan Allah, malah jadi Allah yang menunggu saya. Duh duh duh, lebih "antas rasanya saya menangisi diri ini! Wahai Kamu: ?Begitu saya seharusnya menunjuk hidung saya sendiri dengan jari @. Kalau Kamu benar tauhidnya, "erlakukan Allah dengan benar! erhatikan DIA! Tegakkan tauhid dalam kehidu"an Kamu: 8angan ada yang laen di hati Kamu, ke*uali Allah! 8ika ada urusan dunia, lalu Allah datang memanggil, ya segera tinggal sa#a! Tidak ada yang lebih "enting di dunia ini ke*uali menegakkan shalat! Maka bahagian menanti berkumandangnya a.an adalah hal yang mestinya men#adi hal yang luar biasa! Saya ingin berteriak ke"ada diri saya, buktikan kalau Anda benar: Benar tauhidnya! Benar sudah mengatakan *aa ilaaha illallaah! %yatanya1 Belum tuh! 5&h l&h l&h0 %tar dulu!!! Sebenarnya, sedang dial&g sendirian, nenga#ar0 Atau sedang menulis sih1 Maa' )ahai tanganku, saya sedang berdial&g dengan diri sendiri! Biarkan! Biarkan ia terus menulis sekenanya! Sesukanya! Ya! Saya melihat saya! 8auh benar dari men#adikan Allah sebagai tu#uan hidu"! Ketika

men*ari dunia, mau bersusah "ayah! Ta"i giliran beribadah, gam"ang benar teriak lelah! Shalat sunnah tidak di"aksakan untuk ditegakkan! Shalat ber#amaah tidak di"aksakan untuk dike#ar di sha' yang "ertama! Kehadiran diri tidak digunakan untuk ke"entingan sesama! Setidaknya belum dimaksimalkan "&tensinya untuk ditu#ukan "ada sebesar$besarnya ke"entingan sesama, dan agama! Keluarga masih terabaikan! Kurangnya0 banyak! Itulah! Saya melihat saya! Ta"i, *aa ilaaha illallaah! Tidak ada yang menga#arkan ilmu dan memberikan kesem"urnaan langkah ke*uali Allah! Maka saya menghibur diri ini, *aa ilaaha illallaah! Biarlah Allah membimbing saya terus, sehingga bisa men#adi hamba$%ya yang sesuai dengan a"a yang digariskan$%ya! Ah dunia! Saya tulis buku ini agar saya tidak susah men*ari kamu )ahai dunia! Ta"i saya ingatkan #uga diri saya, bah)a kamu itu tidak "enting! *aa ilaaha illallaah! Tidak ada yang lebih "enting ke*uali Allah! Saya tulis buku ini, sebab kasihan melihat diri saya yang sering kesusahan men*ari dunia untuk men#aga keh&rmatan dan kemuliaan diri! Ta"i beta"a"un, saya hidu" di dunia ini! (asul "un menga#arkan d&a agar kita mem&h&n ke"ada Allah agar Allah membaguskan dunia kita sebab di sini kita hidu"! SAYA B3(T2HA% A55AH! M3%EA A setelah tuhan saya adalah Allah, dan Allah adalah "emilik segala a"a yang ada di dunia ini, 5A52 HID2 SAYA T3TA S2SAH1 Atau merasa susah1 Itu tandanya saya belum benar$benar bertuhan Allah! Itu sa#a! 3h saya, ay& ma#u terus: Sem"urnakan terus ilmu dan ikhtiarmu! 8angan lu"a terus mem&h&n bimbingan dari Allah! 2dah mau shubuh tuh! Ay& mandi! Sia"$sia" menu#u mas#id! Katakan ke"ada dunia, bah)a kamu mau shalat shubuhan dulu! Kalau shalat shubuh sudah tidak disi"lin, #angan hara" ini men#adi a)al hari yang baik, untuk dunia kamu, untuk urusan "ermasalahan kamu, untuk segala ha#at kamu0 5&h, k&A masih nulis terus1 Katanya mau Shubuhan1 Iya iya! Saya akan segera berhenti mengetik, dan men$shut$d&)n k&m"uter ini! Makasih yaaa!

Salam! Yusu' Mansur! Kam"ung Keta"ang, Senin BF Agustus B<<F, "ukul <G!HD WIB! ?tulisan ini 6sudah berulang tahun7! Sebab ia sungguh saya tulis tahun lalu, ;hr lebih *e"at dari saya meng$u"l&ad tulisan ini ke )eb )))!)isatahati!*&m dan di#adikan

esai KuliahOnline! Mudah$mudahan Allah subhaanahuu )ata-aala benar$benar men#adikan kita sebagai &rang$&rang yang meng3sakan$%ya, bertauhid hanya "ada$ %ya@!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Allah Sebagai Pusat


KDW0103 Seri 03 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Allah Sebagai Pusat


1rang orang yang mengenal #llah dan meyakini 0ya, insya #llah akan tenang hidupnya, jauh dari kekhawatiran, jauh dari kegelisahan. Bu Yuyun, sebut sa#a begitu, "unya anak semata )ayang yang ia besarkan tan"a suami! Se#ak "utranya ini masuk SMA kelas ;, suaminya meninggal! Dari hari ke hari ia kuatkan batinnya bah)a ia TIDAK S3%DI(IA% dalam membesarkan anaknya! Ia bersama Allah! A55AH S35A52 M3%3MA%I%YA! Ini yang ia yakini! Saban shalat ia berd&a agar diberi kemam"uan membesarkan anaknya dan memiliki ri.ki yang *uku"! Ya, bener l&h! Ham"ir saban shalat! Saya banyak bela#ar dari Bu Yuyun ini! Ketika banyak &rang gelisah, ia hidu" tenang! Sebab ada Allah di hatinya, ada Allah di "ikirannya! Ketika banyak &rang ketakutan dan risau dengan dunianya, ia tenang$tenang sa#a! ersis se"erti me#a, yang begitu tenang sebab memiliki em"at kaki yang kuat yang men&"ang keberadaannya! Hidu"nya begitu santai! Dan ini yang men#adikannya lebih kaya ketimbang &rang yang kaya ta"i hidu" selalu "enuh dengan kekurangan! Sebagai ikhtiar dunianya, ia membuka #ahitan rumahan! Ia bertutur, selalu ada sa#a "elanggan di saat yang te"at ia membutuhkan ri.ki! Sudah diatur Allah, begitu katanya! Se#auh ini, aman$aman sa#a! Sam"e kemudian anaknya ini "ergi hari itu untuk melihat kelulusannya+ masuk atau tidak ia ke "erguruan tinggi yang ia idam$idamkan!

Bu Yuyun berdebar$debar! Ia tahu, kalau anaknya lulus, ini masalah buat dirinya! Kalau anaknya tidak lulus, "un masalah buat dirinya #uga! Tentu sa#a ia senang da"at masalah dalam bentuk anaknya lulus! Masalahnya tentu sa#a a"alagi kalau bukan uang kuliah anaknya! Ta"i segera ia banting sesuai dengan "engalamannya selama ini! Ada Allah Yang Maha Memberi (i.ki! Dan ini yang membuatnya tenang! Ia kenal dengan Allah, bah)a Allah selama ini senantiasa men*uku"kan ri.ki buat dirinya dan anaknya! Ia tahu bah)a Allah Maha Tahu bah)a ia sedang membesarkan anaknya! Dan Allah "un tahu bah)a hari ini akan ada khabar tentang nasib anaknya! K&ndisi ini sudah ia sam"aikan ke Allah #auh$#auh hari, bah)a ia butuh biaya buat anaknya lulus! Dia yakin, Allah "asti akan memenuhi kebutuhan anaknya, dan atau memberikan yang terbaik! Ia malah bersemangat sekali untuk menambah kedekatan dirinya dengan Allah! Sekali lagi, ini yang membuatnya tenang! Dan memang Allah Maha Mengatur! Sehari setelah anaknya dinyatakan lulus, Allah kirimkan "aman anaknya ini, alias adik almarhum suaminya! Hari itu, beliau berkun#ung silaturahim! Dan Allah alirkan ri.ki untuk anaknya, le)at "amannya ini! Bukan hanya untuk uang masuk kuliahnya sa#a, ta"i #uga untuk biaya kuliah se*ara keseluruhan! Sem&ga saya bisa bela#ar lebih banyak lagi dari Bu Yuyun ini! -m coming ya Allah! Saya datang ke"ada$Mu ya Allah! Semestinya, dengan banyaknya masalah dan ha#at saya, saya lebih bersemangat lagi dan tan"a lelah mendatangi$Mu dan mem&h&n "ada$Mu! B&lehlah dibilang bah)a hidu" ini harus "unya keyakinan terhada" Yang Kuasa! Tan"a ini, akan lemah sekali kita men#alani hidu" ini! Dan untuk memiliki keyakinan, buka diri buka hati untuk menerima ilmu dan "enga#aran tentang keyakinan! Kita sama$sama meminta ke"ada Allah agar Allah betul$betul membukakan mata hati kita bukan sa#a untuk mengenal$%ya, ta"i #uga untuk meyakini$%ya+ yakin akan Kebesaran$%ya, yakin akan Kekuasaan$%ya! Kita butuh Allah! Dan senantiasa akan selalu butuh Allah! Maka bertuhanlah Allah! Sebenerbenernya "ertuhanan! Su"aya Allah betul$betul men#aga kita, men&l&ng kita, dan menyediakan a"a$a"a yang kita "erlukan yang kita butuhkan! 8angan sam"ai kita hidu" se"erti tidak "unya Allah! Allah Maha Memberi (i.ki, ta"i hidu" kita susah! Allah Maha Men&l&ng, ta"i setia" ada ha#at dan masalah, selalu merasa ment&k! Kal& bahasa saya mah, Allah dianggurin! Alias 6dibikin nganggur-, sebab #arang kita deketin, #arang kita mintakan bantuan$%ya! Insya Allah d&a bi d&a! Saya mend&akan Anda semua, dan Anda #uga d&akan saya! Su"aya Allah betul$betul hadir di kehidu"an kita dan berkenan hadir di kehidu"an kita! (esungguhnya orang orang yang mengatakan2 3.uhan kami ialah #llah3,

kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka 4dengan mengatakan52 36anganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih+ dan bergembiralah kamu dengan 4memperoleh5 surga yang telah dijanjikan #llah kepadamu3. 'ami lah 7elindungmu di dunia dan di akhirat+ Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan apa yang kamu minta. (ebagai hidangan 4bagimu5 dari .uhan $ang Maha 7engampun lagi Maha 7enyayang8. 4Qs. ,ushshilaat2 9: 9;5. /// Ada baiknya "eserta KuliahOnline mem"ela#ari sedikit kisah Bu Yuyun ini, "elan$ "elan! Betul$betul diresa"i! Kena"a ada &rang yang begitu dimudahkan urusannya sama Allah, dan menga"a ada yang se"ertinya dibl&k, di"ersulit &leh Allah! Saya meminta Saudara$saudara semua bersabar, mem"ela#ari Kuliah Tauhid ini mahlan mahlan, "elan$"elan! Sebab setelah Kuliah Tauhid ini Saudara akan ngebut bela#ar tentang sesuatu yang membuat Saudarasaudara semua ada "er*e"atan di semua urusan! Termasuk di urusan mengubah hidu", mem"erbaiki hidu", dan di urusan "en*arian s&lusi buat "ermasalahan kehidu"an yang sedang dihada"i! 6Ilmu instan7 ini akan bahaya di kede"an harinya, manakala Saudarasaudara tidak "unya basic tauhid yang bagus! Saya tidak terlalu "erduli &m&ngan ka)anka)an "engel&la Kuliah Tauhid yang mengatakan, ada baiknya memberi banyak "ela#aran buat ka)an$ka)an "eserta KuliahOnline agar banyak yang dida"at! Saya tidak "erduli! Saya bahkan ketika bela#ar, da"at #auh lebih sedikit ketimbang ini! ernah satu ketika saya datang ke se&rang ulama! Saya mengadu tentang masalah saya ke"adanya! Meminta nasihat darinya! Saya datang dari #am B< malam! Sam"e #am << saya belum #uga di"anggilnya! B&r&$b&r& dia#ak bi*ara! Disuruh mendekat "un tidak! Di a)al sih saya dia#ak bi*ara! Ta"i bi*aranya ketus sekali, 6K&A datang lagi1:::7! Saya #a)ab, 6Ya, sebab masalahnya beluman selesai7! 6Ya sudah, tunggu sana7, katanya, sambil menun#uk satu sudut teras ma#elisnya! Saudara$saudaraku eserta KuliahOnline, saya kemudian menunggu dengan sabarnya! Ta"i ga urung saya gatel #uga untuk tidak bertanya! Saya bertanya, 6Kyai, sudah #am ;B ?malam@, ka"an saya dikasih kesem"atan bi*ara17! Waktu itu saya lihat tamunya tinggal sedikit! Saya berhara" saya bisa nyelang )al& sebentar! Ternyata saya salah! 6Yang nyuruh situ dateng sia"a17 6Ea ada! Saya sendiri7! 6Ya sudah, tunggu sa#a:7! Wah, andai tidak ada husnud%d%an, baik sangka, nis*aya saya sudah kesal bukan

ke"alang! Saya tentu akan mengatakan ke"ada Kyai ini, tidak menghargai tamu! Ta"i ya itu! Saya menerima a"a kata guru, dan saya memilih menerima "erlakuan guru! Kira$kira #am <;$an, mendekati #am <B "agi, saya baru di"anggilnya! Beliau lalu bertanya, 6Tahu IBM ga17 Sungguh "un saya tahu, ta"i saya bingung! 6A"a urusannya dengan masalah saya tuh IBM17, tanya saya! Tentu sa#a dalam hati! Saya ga berani bertanya langsung! Akhirnya saya #a)ab singkat sa#a, 6Tahu, Kyai7! 6%ah, IBM itu "unya I %, Iirtual ri,ate %et)&rk, #aringan #alur khusus! %tar gue kasih I % buat elu yang bisa #adi #alur khusus elu berd&a ke"ada Allah! Insya Allah hutang elu yang segede gunung, kem"es dah:7! Ke#adian dial&g ini ter#adi sekitar tahun B<<H! Kyai Beta)i ini memang ker#a di erusahaan Asing! erusahaan eran*is! Sum"ah! Saat itu saya merasa Kyai saya akan memberi saya sesuatu yang gimanaaa gitu! Sesuatu yang B3SA( yang bakal instan membuat saya selesai masalah saya! Sim Salabim! Begitu saya "ikir! Ternyata saya tidak se"enuhnya benar! Malah, sem"at berkernyit dan terta)a ke*il! Kyai tersebut masuk ke dalam rumahnya, dan se#urus kemudian keluar lagi memba)a D2A 3%TO5 KO(3K A I! Dua k&rek a"i itu dilem"ar ke arah saya! 6%ih "ake nih!!!7, katanya! %gasihnya bener$bener dilem"ar! Sebab beliau ngasih sambil berdiri! Sedang saya duduk di ba)ahnya! 6Itu k&rek a"i, I % buat elu! ake tuh yang bener! 2dah gih dah, "ulang:7! Saya "ulang akhirnya! Kurang lebih J #am saya menunggu, hasilnya B k&rek a"i sa#a: Menggerutu ga saya1 %tar dulu! Saya ber"ikir bah)a saya barangkali bela#arnya kudu sedikit demi sedikit! Ta"i a"a ya maksudnya1 elan$"elan saya "ikirkan! Hingga akhirnya saya mengaitkan dengan kalimatnya tadiK <0ah, -BM itu punya =70, =irtual 7ri>ate 0etwork, jaringan jalur khusus. 0tar gue kasih =70 buat elu yang bisa jadi jalur khusus elu berdoa kepada #llah. -nsya #llah hutang elu yang segede gunung, kempes dah?8. Saya akhirnya mam"u mengk&relasikan B k&rek a"i yang nyaris tan"a kata$kata itu dengan kalimat singkat Kyai! (u"anya saya disuruh bangun malam! 8angan banyakin tidur! Bagaimana$bagaimananya dengan B k&rek a"i ini, saya bahas di Kuliah ilihan tersendiri yang #udulnyaK (ahasia Angka ;;! Silahkan dah nanti l&gin di sana, setelah KuliahOnline G; esai ini selesai! Satu hal yang mau saya kata, adalah sabar! Bela#ar itu harus sabar! Kita sama berd&a

ke"ada Allah, agar Allah betul$betul berkenan memberi kita ilmu yang berman'aat dunia dan akhirat! Sesuatu yang sedikit yang diberi$%ya man'aat dan ada ridha$%ya, nis*aya men#adi sesuatu yang betul$betul ber"engaruh "&siti' bagi hidu" kita! Wallaahu a-lam! Ok, sam"e ketemu dengan materi bes&k! Bes&k saya akan tambahin dengan "ela#aran di balik Kisah Bu Yuyun, termasuk kena"a k&A se"ertinya bisa 6satu malam71 Saya m&h&n maa' atas semua kesalahan saya dalam memberikan "enga#aran! Mudah$ mudahan Saudara$saudara memaklumi *ara saya menga#ar ini! Sekali lagi saya berd&a mudah$mudahan segala biaya, )aktu, energi Saudara dalam mengklik )ebsite ini men#adi amal ibadah dan dihitung sedekah Saudara! Sam"aikan ilmu ini ke"ada sebanyak$banyaknya &rang! Ta"i sarankan ke"ada mereka semua, agar mengikuti sa#a KuliahOnline ini se*ara langsung, mandiri, agar ada keberkahan lebih banyak buat semua yang terlibat! Insya Allah tanggal H< s&re saya mengagendakan ketemuan darat ?k&"i darat@, sekaligus syukuran KuliahOnline ini! Insya Allah akan diberitahukan lebih lan#ut &leh Web Admin dari KuliahOnline ini! Salam dan d&a saya untuk Saudara$saudara semua! M&h&n d&anya ya! Waktu saya susun dan edit esai kuliah ini, saya sudah mau #alan ke rumah sakit! Bayi saya masih dira)at di (umah Sakit Hara"an Kita! MudahL mudahan Saudara$saudara tergerak memberikan d&a buat kami semua! Terima kasih ya!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Semua Ada Waktu, Semua Ada Akhir !a
KDW010" Seri 05 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

(ebagaimana malam yang segera akan berakhir dan berganti dengan pagi. (egala sesuatu juga ada akhirnya. .ermasuk segala permasalahan yang kita hadapi. -a ada ujungnya. #mal saleh kitalah yang mempercepat perjalanan itu.

Ada kisah se&rang ibu muda! Sebut sa#a T! Beliau mem"r&ses "er*eraiannya se#ak tahun B<<;! Eak selesai$selesai! Alih$alih berhara" bisa ber*erai *e"at su"aya bisa memulai hidu" baru, eh malah bebera"a u#ian kehidu"an mun*ul! Ibunya

menyuruhnya bersabar! 6Semua ada )aktunya7, begitu nasihat ibunya! Setelah sekian tahun, ia diberitahu ibunya agar bersedekah dengan a"a yang ia "unya! Sedekah yang besar! Bersedekahlah ia! Dua tahunan terakhir, ia "erbaiki hidu"nya! Bila sebelumnya ia belum ber#ilbab, ia lalu ber#ilbab dan mem"erbanyak taubat! Ia usahakan sering mendatangi "enga#ian! Kegiatankegiatan s&sial ia ikuti! Ia lu"akan "ers&alan "er*eraiannya! Ia segarkan hidu"nya dengan Karunia Allah yang lain! Dan memang, banyak manusia yang gara$ gara se*u"lik drama kehidu"annya yang tidak enak, lantas kemudian membuat matanya tertutu" dari Karunia Allah yang sesungguhnya masih teramat besar! Kesusahan hidu", ga sebanding dengan Karunia Allah beru"a 6hidu"7 itu sendiri! Dan akhirnya )aktu yang ia tunggu, tiba! B tahun se#ak ia bersedekah sesuatu yang besar, ia menda"atkan ke"utusan *erai! Se"ertinya tiba$tiba, dan ber"r&ses dengan sangat mudah! Beda sekali dengan )aktu$)aktu sebelumnya! Yang luar biasa, mantan suaminya ini memberinya uang yang sangat besar! Ia mengaku tersentuh dengan ketabahan mantan istrinya, dan ia meminta maa' tidak bisa mengurus anaknya! Sebagai k&m"ensasinya, suaminya ini memberi uang nyaris ; milyar dari hasil tabungannya "as*a ber*erai! Bukan harta g&n& gini! Mantan suaminya hanya minta diikhlaskan segala kesalahannya! Yang membuat ibu T ini agak berdebar dengan *ara ker#a Allah, mantan suaminya ini ber*erita, tabungan yang nyaris ; milyar tersebut adalah tabungan B tahun terakhir! Masya Allah, suaminya ini 6beker#a7 sebab diatur Allah! Yang mana hasil ker#aannya itu adalah buah sabar dan sedekahnya! Dalam satu kesem"atan, si ibu T ini ber*erita, barangkali kalau dulu Allah mengabulkan kehendaknya, maka ia menda"atkan hak *erai, ta"i tidak menda"atkan uang ; milyar! Hari gini, uang ; #uta sa#a besar sekali, a"alagi ; milyar! Saya mengatakan, ya, itulah buah dari dukungan ibunya, buah dari kesabarannya dan hasil kemudahan dan berkah dari sedekahnya0 Dan benarlah #uga keyakinan &rang$ &rang tua dulu, kalau udah )aktunya, ya )aktunya! Sebagaimana &rang$&rang tua yang menga#arkan, kalau udah ri.kinya, ya ri.kinya! Kadang saya ber"ikir ya, andai kita tidak melakukan banyak hal, asal kita "erbaiki sa#a hidu" kita, *ara kita hidu", dan memaknai ulang hidu" kita untuk lebih lagi beribadah ke"ada Allah dan berman'aat untuk sesama, rasanya hidu" kita akan benar dengan sendirinya! Keinginan kita #uga akan ter#a)ab dengan sendirinya! Dan masalah akan selesai dengan sendirinya! Ta"i ya setelah di"ikir$"ikir lagi, engga #uga disebut 6tidak melakukan a"a$a"a7 bagi mereka yang mem"erbaiki dirinya! Karena itulah ikhtiarnya! Sama dengan ketika saya menyebut ikhtiar bagi mereka yang bermasalah adalah taubat dan mem"erbanyak amal saleh! Ada kemudian yang "r&tes, harus teta" ada ikhtiarnya! Saya menyebut, sudahlah, ikhtiarnya ya ituK taubat dan amal saleh ?mem"erbaiki shalat, menambah

shalat$shalat sunnah, memba*a al 4ur-an, sedekah, dll@! Sebab nyatanya, tidak gam"ang l&h untuk bisa bertaubat dan beramal saleh! Kalaulah Allah tidak memudahkan #alan, maka #alan menu#u "ertaubatan dan amal saleh tidak akan mudah #alannya! Bela#ar dari kasus "er*eraian berkahnya Ibu T di atas, a"a kira$kira yang bisa di"etik &leh ara eserta KuliahOnline1 Ketika *eramah esai ini saya sam"aikan langsung, ada yang bertanya, a"akah bisa selesai dalam B tahun #uga a"abila Ibu T ini tidak melakukan sesuatu1 5alu yang bertanya ini men#a)ab sendiri, kayaknya engga ya1 Barangkali sedekahnya itu yang mem"er*e"at! Yang lainnya men#a)ab, keikhlasannya yang mem"er*e"at! Sebab sebelumnya ia tidak ikhlas menerima "er*eraian itu! Dan yang lainnya itu men#a)ab, d&a ibunya yang #uga turut membantu "er*e"atan "er*eraiannya dan kemudian #uga menda"atkan berkah uang ; milyar! 6 er#alanan )aktu7 bisa di"er*e"at atau men#adi lambat, salah satunya adalah karena keyakinan kita sendiri ke"ada Allah, dan amal keseharian kita! Hakikatnya, kalau kita selalu merasa ditemani Allah, maka sesungguhnya tidak akan "ernah ada masalah buat kita! Bukankah yang kita *ari di dunia ini adalah kedekatan diri dengan Allah1 Kalaulah kita harus mendekatkan diri kita melalui "intu masalah, rasanya itulah berkah buat kita! /// .idak ada yang datang kepada #llah, kecuali #llah pun datang kepadanya.

Ada yang berhara" ketika ia datang ke"ada Allah, maka Allah betul$betul datang ke"adanya! Datang dengan segena" "ert&l&ngan dan kebaikan Allah! Dan Allah "asti datang! Ta"i memang Kehendak$%ya, bukan kehendak kita! Kita hanya bisa mem&h&n, bukan memaksa! Kita hanya bisa meminta, bukan mengatur! Selain Ibu T di atas, adalah Maidi! Ia ber*erita, ia tidak 6nyam"e$nyam"e7! Ia mendekati Allah dengan hara"an dan d&a agar Allah mau membayarkan hutangnya! Segala riyadhah ia tem"uh! %amun serasa tum"ul benar! Maksudnya, hutangnya teta" ga kebayar$bayar! Sama sa#a se"erti dengan tidak datang ke"ada Allah! Malah datang u#ian$u#ian baru ke"adanya setelah sekian bulan mendisi"linkan riyadhah! Seakan$ akan membenarkan "andangan bah)a kalau mendekatkan diri ke"ada Allah, u#iannya akan banyak! Maidi bertanya se"erti yang lain bertanyaK K&A menga"a tanda$tanda bisa kebayar hutang belum mun*ul #uga1 K&A u#ian hidu" bertambah berat1 K&A Allah kayak mengabaikan dia1

Saya meny&d&rkan bebera"a #a)aban! ertama, Allah sedang berkenan menyegerakan segala akibat buruk, dengan #umlah takaran yang sebenernya sudah dikurangi #auh dari yang semestinya diterima! Biar bagaimana, akibat buruk harus diterima! Inilah keadilan$%ya! 8ika tidak mau akibat buruk diterima setara dengan keburukan yang harus diterima, maka bertaubat adalah #a)abannya! Taubat yang sem"urna! Yang serius! 8uga amal salehnya harus hebat! Kalau tidak setara, teta" harus ada yang dibayar! Yang begini ini, kurang disadari &leh sese&rang! Katakanlah ia "ernah ber.ina! Sedang ber.ina itu 6k&ntrak susahnya7 harus G< tahun! Atau malah katakanlah ia ber.ina dalam keadaan ia men#adi suami atau istri dari sese&rang! Hukumannya bagi yang ber.ina dan ia dalam keadaan menikah, adalah hukuman mati! Bayangkan #ika sebenernya Allah masih kasih ia kehidu"an! Andai "un se"an#ang hidu" ia "akai untuk "ertaubatan, dan "enderitaannya ia terima sebagai satu ke"atutan yang menggugurkan d&sanya, adalah )a#ar #uga kayaknya! Dan itulah Allah! Allah Maha engasih Maha enyayang! Ia hukum hamba$%ya dengan mem"erhatikan segala kebaikan diri &rang itu dan diri &rang$&rang di sekeliling &rang itu! Ada yang Allah ringankan sebab ia "unya anak yatim! Ada yang diringankan sebab ia "ernah membantu sese&rang! Ada yang diringankan sebab istrinya mend&akan tan"a henti! Ada yang diringankan sebab &rang tuanya senantiasa meman#atkan d&a untuknya! Ada yang diringankan sebab anaknya sedang menuntut ilmu! Dan banyak lagi "ertimbangan Allah yang tidak kita mengerti ke*uali hanya dengan #alan husnud.d.an ke"ada$%ya! Baik sangka ke"ada$ %ya! Maka #a)aban yang berikutnya dari "ertanyaan Maidi di atas adalah #ustru se"utar d&sanya sendiri! Bagaimana d&sanya dia sebelum akhirnya kemudian ber#alan menu#u Allah, menu#u "ert&l&ngan$%ya1 Tanyakan dengan #u#ur! Bila memang d&sanya banyak sekali, ya )a#ar sa#a kan1 Ibarat tagihan dari amal keburukan, amal$amal kebaikan kayaknya buat bayar dulu keburukan$keburukan yang ia lakukan selama itu! Bisa #uga dikaitkan bah)a Allah Maha Tahu! %ikmatin sa#a dulu 6kedekatan7 diri dengan Allah, dan "embiasaan ibadah tersebut! 8angan$#angan, kalau Allah mem"er*e"at ia selesai dari masalah, malah nanti ga bisa istiAamah lagi ibadahnya! Keburu sibuk lagi, dan keburu lu"a lagi! Akhirnya, malah bermasalah lagi! Angga" sa#a, ibadah dan disi"lin ibadahnya ini sebagai latihan keistiAamahan! A"abila nanti hutangnya sudah terbayar, atau ia sudah kembali men#adi "engusaha yang sakses, ia bisa teta" memelihara dhuhanya, bisa memelihara sunnah$sunnah Aabliyah ba-diyahnya, bisa memelihara seluruh amalan$amalan )a#ibnya! Hingga ia bisa menem"atkan Allah #auh di atas dunia yang ia *ari, yang ia kum"ulkan! Ini kan #adi sema*am .raining @amp buat dia! Belum lagi s&al bala, s&al keburukan, dan s&al kematian, andai ini bisa di#adikan #a)aban yang ketiga! Maksudnya, harusnya ia keluar dari masalahnya, hidu" enak dan bahagia dengan amal$amal salehnya! %amun, ia berumur "endek, dan ada bala yang

lebih besar yang bakalan datang! 5alu dua hal ini diha"uskan &leh Allah! Bila menyadari hal ini, tambahin sa#a lagi l&ad kebaikannya! 8angan ragu menambah ,&mue ibadah! Makin ken*eng u#iannya, makin ken*eng ibadahnya! Makin keras angin masalah yang mener"anya, makin sungguh$sungguh ibadahnya! 8angan #ustru malah surut! 8a)aban yang ke$em"at, ada dera#at yang lebih tinggi yang Allah sia"kan untuk dirinya! Ya, banyak yang lebih naik kehidu"annya setelah kesusahan demi kesusahan ia alami! Ada lebih banyak karunia Allah yang bakal diterima setelah kesulitan hidu" yang dihada"inya! Saya "ribadi menyadari bah)a sungguh, ada karunia Allah yang teramat besar di balik segala ru"a kesulitan dan "ermasalahan hidu" yang dihada"i! ada "ermulaannya, ia hanya butuh keikhlasan menerima hidu" ini a"a adanya, mem"erbanyak syukur, ber"ikir "&siti', dan kemudian menumbuhkan iman dan mem"erbanyak amal saleh! Dunia, bila terlalu dike#ar, #uga tidak akan mam"u memberikan a"a$a"a! Dan lagian, setia" "er#alanan, termasuk "er#alanan men*ari s&lusi, "asti ada akhirnya! Insya Allah #a)aban akan Allah berikan! Baru sa#a bebera"a bulan kan1 Belum bebera"a tahun1 Atau katakanlah, baru bebera"a tahun! Belum bertahun$tahun! Sedang kalau kita ingat d&sa kita, sudah bera"a tahun kita ker#akan1 8angan$#angan se"an#ang kita hidu", mulai dari akil baligh sam"e sekarang ini, hidu" kita banyak bener d&sanya! Belum sebanding sama amalan ibadah kita! er*ayalah, setia" "er#alanan ada akhirnya! Hanya karena bebannya berat sa#a, "er#alanan kita *enderung se"erti lambat! Ta"i, lambat "un, teta" ber#alan! Sesungguhnya tidak diam di tem"at! Asal kita terus ber#alan! Tidak berhenti! Sekali lagi, ke#ar sa#a "er#alanan )aktu dengan amal saleh, dan teta" husnud.d.an ke"ada Allah! Teta" "&siti' ke"ada Allah! Sam"e ketemu di esai "erkuliahan tauhid berikutnya! Ke"ada Allah #uga kita mem&h&n agar Allah bukakan terus mata hati kita tentang Kebesaran dan Kekuasaan$ %ya! Baar&ka)l&&hu lanaa! Amin!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Allah Tidak Per ah Me i ggalka Kita
KDW010# Seri 06 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Andai kita menebus segala kesalahan kita dengan dunia yang kita punya,

lalu kita

mendapati Allah di sisi kita, tentu ini adalah proses pendekatan diri kepada Allahyang murah adanya. Se&rang ba"ak datang dalam keadaan bermasalah! %amun berbeda dengan yang lain! Ia datang dengan senyuman! Ia berbagi "engalaman, bah)a ia senang Allah bangkrutkan! Saya sudah tahu kemana arahnya "embi*araan dia! Ta"i saya biarkan! 6Kalau saya tidak dibangkrutkan Allah, saya sudah akan terlalu #auh dari Allah,7 begitu katanya! 6Sangat #auh malah! Saya banyak bermaksiat dengan ri.ki dan #alan yang #ustru sesungguhnya diberikan &leh Allah,7 katanya lagi! Saya kemudian bertanya sedikit ke"adanya, 6A"a yang dida"at setelah #auh dari Allah17 6Ketidaktenangan! Ketidaktahuan tu#uan hidu"! Dan yang lebih #elas lagi, d&sa7! 6D&sa17 6Ya, d&sa! Makin lama Allah biarkan saya dalam kekayaan, makin banyak rasanya d&sa saya! 8angankan urusan yang nyata$nyata sebagai d&sa! 2rusan meninggalkan shalat sunnah sa#a kan sebenernya d&sa! %gentengin sunnah! Begitu kan kata 2stad.17 6Ya! Betul! %gentengin sunnah #uga meru"akan d&sa! Kalau terlalu lama ninggalin sunnah, ya bermasalah #uga #adinya! A"alagi kalau yang ditinggalkan itu adalah sunnah$sunnah muakkad+ sunnah taha##ud, sunnah dhuha, sunnah Aabliyah ba-diyah7! 6%ah ustad., saya bahkan mulai menye"elekan shalat )a#ib! Saya ngebayangin, beta"a saya men.alimi Allah yang sangat sayang ke"ada saya! Hingga saya bersyukur bah)a saya diberi$%ya karunia ke#atuhan ini7! 5uar biasa! Sahabat saya ini sudah berhasil menaruh baik sangkanya ke"ada Allah, dan berhasil memetik hikmahnya! Di dalam program -hyaa us (unnah 47rogram Menghidupkan (unnah5, yang juga akan menjadi program menarik semua peserta 'uliah1nline untuk menebus dosa 4he he he5, dan untuk mengangkat derajat, memang nyata nyata dipelajari bahwa di balik sunnah itu ada kejayaan. Aamba hamba #llah memang banyak yang sudah menyepelekan sunnah. 7engertian sunnah masih2 <'alau dikerjakan mendapatkan pahala, kalau tidak dikerjakan, tidak mengapa8. #khirnya, bener bener tidak mengapa2 <@uma sunnah ini8, begitu kata sebagian dari kita. 7adahal, menjaga sunnah adalah sesuatu yang terpenting yang benarbenar berpengaruh kepada kualitas hidup kita. 6Terus, a"a yang ter#adi17, tanya saya lebih lan#ut ke"ada beliau! 6Ya, namanya &rang bangkrut, hidu" saya "enuh dengan masalah! Ta"i semakin besar masalah saya, semakin saya bersyukur! Dalem sekali rasa syukur saya! Saya angga", beban masalah saya adalah "engurangan d&sa saya! Semakin berat, maka akan

semakin besar "engurangannya! Saya ikhlas men#alani ini ustad.! (idha sekali! Dari"ada di"endem di kuburan yang mengerikan, ini saya terima! Saya terima "erlakuan dan intimidasi &rang$&rang yang uangnya di saya dan saya tidak bisa mengembalikan! Saya terima *a*ian dan makian keluarga saya, saya terima sika" tidak "edulinya ka)an$ka)an yang kadang menyakitkan saya sebab saya begitu mem"erhatikan mereka! Saya terima semuanya!7 Bukan saya berbangga diri! Dia *erita bah)a buku Men*ari Tuhan Yang Hilang, buku "erdana saya, yang sudah lumayan membentuk ke"ribadian dia ini! Alhamdulillah, katanya, buku tersebut banyak berisi "ers&alan$"ers&alan tauhid, iman, ke"asrahan, tanggung #a)ab, amal saleh, dan lain$lain sebagai bekal di s&al kehidu"an 6A"a d&a saudara setelah saudara dekat dengan Allah17, "an*ing saya! 6Saya berd&a, agar masalah saya #angan *e"at selesai kalau saya belum kuat imannya! Biar sa#a saya begini dulu! Dunia ramai sekali di luar diri saya, ta"i saya merasakan hebatnya berse"i$se"i dengan Allah7! 6Terus, nasihat a"a yang saudara hara"kan dari saya17 6Saya hanya "engen ketemu ustad. sa#a! Ea lebih7! Dia bi*ara banyak sekali! Dan saya kira, kedatangannya #ustru nasihat untuk diri saya! Semakin kaya, semestinya makin hebat shalat )a#ibnya, makin ra#in shalat sunnahnya! Makin #aya, makin bersungguh$sungguh mendekatkan diri ke"ada Allah! Makin berterima kasih "ada$%ya! Bukan sebaliknya! Terlalu mahal tebusannya bila kita terg&l&ng sebagai g&l&ngan &rang$&rang yang melu"akan Allah! Dia #uga mengingatkan tentang diri saya sekian tahun yang lalu! Ketika saya "&m"a diri ini, bah)a Allah tidak akan "ernah meninggalkan saya! Allah tidak akan "ernah mengabaikan saya! Allah tidak akan "ernah tidak mau men&l&ng! Allah akan selalu men&l&ng! Orang ini mengingatkan saya banget$banget, bah)a ketika Allah ada di kehidu"an kita, maka segalanya akan mengalir bahagia! Biarlah Allah yang mengatur hidu" kita! Biarlah! Hingga nanti saatnya datang, Allah akan mengulurkan "ert&l&ngan$%ya, dan mengangkat dera#at kita! Sementara itu, Allah mem"ersia"kan diri kita untuk men#adi indi,idu yang lebih baik lagi yang lebih hebat lagi! Maka manakalah Allah sudah mengangkat kembali hidu" kita, insya Allah dengan i.in$%ya, kita akan men#adi manusia$manusia yang banyak man'aatnya! 62stad., sungguh, saya sedang menunggu takdir Allah terhada" diri saya! Saya bela#ar dari ustad.! Saya mau memahami bah)a e"&side kehidu"an saya belumlah berakhir di sini! Masih "an#ang kan 2stad.017! Saya selan#utnya membiarkan ia bi*ara! Kelihatan sekali sebenernya tata"an matanya ham"ir k&s&ng! %amun iman di hatinya, dan se*er*ah ilmu, sudah men#adi bara di tengah keham"aannya! Sem&ga ia kuat! Dan dia "asti kuat, insya Allah! Allah teramat suka sama manusia$manusia yang "er*aya bah)a diri$%ya "asti mengatur yang

terbaik! /// #papun keadaan dan kejadiannya, tetaplah baik sangka kepada 0ya. Ketika ber*erita tentang keyakinan ke"ada Allah, saya adalah termasuk &rang$&rang yang berusaha bela#ar meyakini bah)a Kekuasaan Allah itu ada, ert&l&ngan Allah itu ada, dan keyakinan$keyakinan lain yang "&siti'! Saya males mengikuti bayangan buruk "ikiran buruk! Sungguh"un kadang ke#adiannya memaksa saya untuk ber"ikir buruk! Misalnya begini, saya "unya urusan, lalu urusan itu kelihatannya tidak selesai! Malah *enderung bertambah besar! Saya mah teta" sa#a maunya "&siti'! Segera sa#a saya banting ke"ada "emikiran, 6Ea a"a$a"a masalah bertambah besar, asal d&sa saya semakin besar yang diam"uni Allah! Ea a"a$a"a masalah bertambah besar, asal ri.ki #uga bertambah besar7! Ta"i kemam"uan untuk meyakini Allah dan ber"ikir "&siti' itu memang setelah mengalami sendiri "asang surut kehidu"an, dan kemudian menerima "enga#aran$ "enga#aran tentang iman dan kasih sayang Allah dari &rang$&rang yang "&siti' memandang Allah dan kehidu"an ini! Ada se&rang ka)an yang tambang emasnya direbut &rang! Bayang$bayang #atuh miskin, sudah di mata benar! Tambang emas yang baru sa#a di"er"an#ang hak tambangnya, dan sudah ditanam in,estasi dari hasil hutangan baru, tiba$tiba sa#a harus direlakan "indah tangan! Istilah$istilah hukum dan ek&n&mi m&dern, membuat dia harus melihat dengan telan#ang aset dan "erusahaannya "indah tangan! 8adilah dia kemudian nesta"a, merana, hidu" "enuh tekanan, "enuh hutang, sendiri, gela", dan "utus asa! Ta"i, u"s: Kata sia"a1 5&h bukannya tertulis begitu1 6adilah dia kemudian nestapa, merana, hidup penuh tekanan, penuh hutang, sendiri, gelap, dan putus asa. Ya, ta"i kan yang nulis situ! 5ah, bagaimana sih ini1 Ya, situ yang bagaimana1 K&A maen nulis sendiri kesim"ulannya1 Oh, belum selesai ya1 Belum! Yang benar, bagaimana1 Mestinya, ia kemudian nesta"a, merana, hidu" "enuh tekanan, "enuh hutang, sendiri,

gela", dan "utus asa! Harus "akai 6mestinya7! Sebab nyatanya dia tidak! 5&h, sam"eyan ini sia"a1 He he he! Iseng sa#a! Biar nulisnya ga #enuh! Ini habis "ulang dari rumah sakit! Saya rindu menga#ar! Saya kudu nga#ar bes&k "agi! Online! 5e)at )ebsite )))!kuliah&nline!)isatahati!*&m! Kal& lagi #enuh, lagi letih, kan 6saya7 suka mun*ul! 8adi, bagaimana dengan dia1 engusaha ini teta" tegar! Dia memang kehilangan banyak hal! Ta"i dia belum kehilangan semangatnya! Dia belum kehilangan ilmunya! Dia belum kehilangan buyer nya! Dia belum kehilangan keluarganya! Dan yang lebih "enting, dia masih "unya Allah dan (asul$%ya! Itu yang membuatnya ga #adi merana dan ga #adi nesta"a! Subhaanallaah: Ta"i berkembang ga tambang emasnya1 3ngga! 5ah111::: Ya, engga! Sebab nyatanya emang susah! Dia r&nt&k! Asli r&nt&k! Mana "erem"uan lagi! Terus, #adi d&ng merana dan nesta"anya1 Kena"a sih1 Kayaknya kudu merana dan nesta"a dulu ya untuk kemudian bangun, bangkit, dan #aya kembali1 Ya habis situ yang bilang dia akhirnya r&nt&k! Terus mau kemana lagi dia1 Ke Allah! Dia terus a#a ma#u ke Allah! Dia memilih ga mau "er*aya bah)a dia bener$ bener habis! Dia terus sa#a ber#alan! Sekelilingnya menerta)akan dia! Men*em&&h dia, sebagai "engusaha yang gagal, sekaligus sebagai ibu dan istri yang gagal! Ea kebayang dah kal& kita yang men#adi dia! Hutang bank nya1 Makin banyak! Dan tidak sedikit yang sudah "indah tangan! Di sisi yang satu ini sa#a, dia menuai musuh$musuh baru yang berasal dari keluarga! Bebera"a aset yang disita adalah aset keluarganya yang di#adikan "in#aman! Weh, re"&t #uga ya1 3ngga tuh! Dia ga merasa re"&t! Wuah, itu mah namanya ga ber"erasaan! Situ b&leh menyebutnya ga ber"erasaan! Ta"i dia memilih menyebutnya sebagai "asrah!

Ea ada ikhtiarnya1 %ah ini bedanya! asrah itu "eker#aan hati! Sedang ikhtiar itu "eker#aan 'isik! Dan &tak barangkali! Ia "asrah dalam kendali Allah! Ta"i tidak "asrah dalam ikhtiar! Ia berd&a siang malam! Ia teta" berusaha men*ari "etun#uk sama Allah! Hingga kemudian ketika tidak ada satu "un lembaga hukum yang bisa membantunya $$sebab katanya kesalahan administrasi hukum dan ek&n&mi adalah keb&d&hannya > saat itulah "ert&l&ngan Allah datang! Ada satu "eristi)a hukum dan ek&n&mi #uga antara dirinya dengan "enguasa daerah dan "usat, yang menyebabkan rentetan #uga "eristi)a hukum dan ek&n&mi yang ber"utar! Dengan ke#adian itu, Allah mengembalikan begitu sa#a asset yang sudah "ernah diambil$%ya ?kese#atian semua ke#adian@, le)at tangan &rang lain! Bahkan hebatnya nih, asset itu dikembalikan Allah dalam hitungan yang berli"at$li"at baik dalam hal asset, "erm&dalan, mau"un hal$hal lainnya! Barangkali ketika di tangan seterunya si "engusaha ini, sang seteru itu merasa sudah "asti asset "erusahaan tambang emas itu #adi miliknya! 8adi, ia kembangkan mati$matian! %yatanya, malah balik lagi ke "emilik asli! Bagaimana urusannya1 Klir! (a"ih! Mereka$mereka yang sem"at 6mengadili7, menyaksikan kebesaran Allah! Beta"a Kuasa$%ya beker#a di kehidu"an &rang$&rang yang kuat mentalnya! engusaha yang sem"at ter#erembab ini sudah berhasil mem"ertahankan imannya! Ia bahkan terd&r&ng lebih lagi menu#u Allah! Akhirnya a"a1 Akhirnya ia bangkit lagi! Subhaanallaah ya1 Kamu ini, bukannya mikir! Malah saya yang mikir! Saya yang ngetik! Saya yang ber*erita! Bukannya seharusnya Kamu1 5&h, tadi kan Kamu sendiri yang nyelang1 Ya ga a"a$a"a t&h1 Kan sama sa#a! Situ kan saya #uga! Iya kan1 He he he! Iya #uga! eserta KuliahOnline, bingung ya1 Mudah$mudahan engga! Ini *ara saya menulis! Kalau saya letih, saya "unya kembaran, yang kembaran saya inilah yang saya biarkan ma#u! Bahkan ketika saya ber*eramah: Ea a"aB, asal #angan 6saya7 dimun*ulkan "as nyetir sa#a: He he he! Bisa m&dar! Yah, begitu dah! Allah mem"ersia"kan kenaikan dera#at "engusaha ini "ada "&rsi$%ya! Tidak ada training yang lebih hebat dari"ada training kehidu"an di mana Allah bertindak langsung men#adi Erand$Master Trainernya! Subhaanallaah: Maha Su*i Allah yang tidak "ernah salah dalam mengendalikan, menentukan, dan mengatur sesuatu! Termasuk tentang kehidu"an ini! Saudara$saudaraku semua! Mestinya, bes&k, Sabtu tanggal H< Agutus B<<D s&re, kita berkum"ul di Sek&lah Daarul 4ur-an Internasi&nal! Sem&ga Allah menerangkan benderangkan langit, ta"i dalam kese#ukan! Memberi Saudara semua ri.ki$%ya

sehingga Saudara bisa datang berkum"ul, untuk sama$sama bela#ar, berbagi dan bersaudara! Subhaanallaah, inilah kum"ul$kum"ul "ertama antar$"engguna )eb )))!)isatahati!*&m, se#ak nama )ebsite ini ada di ke"ala saya ketika saya berada di dalam tahanan ke"&lisian di tahun ;NNN: Saat itu saya ke"engen ber"ikir untuk duluan memesan nama )eb ini, sebab entah menga"a nama )isatahati kuat sekali ada di "ikiran saya saat di "en#ara itu! Insya Allah bagi yang datang, saya akan ber*erita tentang latar belakang Wisatahati sedikit ya1 Insya Allah! Ok, sam"e ketemu! Insya Allah mulai hari$hari selan#utnya, kita masih akan bela#ar tauhid! Ta"i sudah mulai menukik ke urusan ibadah keseharian! Insya Allah! Yah, dua tiga hari dah! Mudah$mudahan yang sabar ya bela#arnya! A#ak$a#ak #uga saudara$saudara dan ka)an$ka)an yang memiliki kemudahan akses internet untuk sama$sama menda'tarkan dirinya di KuliahOnline! 8angan lu"a, sebar luaskan ilmu yang dida"at ini! 5&h, katanya udah 6Ok, sam"e ketemu71 k&A masih terus nulis1 Iya, iya! Ini #uga udah ada tamu! Di de"an rumah! Dari ka)an$ka)an embibitan engha'al al 4ur-an@! adahal masih "engen nulis ya1 Iya! Ya sudah, nulis sa#a terus! Ea a"a$a"a, tamu mah suruh nunggu #uga, nunggu! He he he! 8angan! %anti malah ga h&rmat sama tamu! Kal& ga h&rmat sama tamu, kata (asul, ga beriman! Ta"i kal& tamunya namunya gini hari1 Malem$malem1 Tamu nya udah bilang k&A! Oh, kal& ga bilang, ga dilayanin1 Ya dilayanin #uga! Asal bener$bener sehat, dan bener$bener lega na'asnya! Sebab kadang ga ada #eda buat na'as saking "adatnya #ad)al nga#ar, tabligh dan syiar! Tuh kan, "an#ang lagi1 5ah, situ kan yang mula$mulain! Iya, iya! Sudah! Silahkan shut$d&)n k&m"uternya, dan temui dulu tetamunya! Makasih ya! Saudara$saudaraku, "eserta KuliahOnline, sam"e ketemu ya di Sek&lah Daarul 4ur-an Internasi&nal, di Kam"ung keta"ang, Kelurahan Keta"ang, Ke*amatan Ci"&nd&h! Mudah$ A ? r&gram

mudahan ga "ada nyasar! Iya! 5&h0111 %yahut lagi0111 He he he! Maka nya, udah buruan shut$d&)n dah yaaaa0!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Per$ala a Tauhid Per$ala a Ke!aki a
(+ esa! ta"#ahan$ KDW010% Seri 07 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Tanggal H< Agustus B<<D, diselenggarakan "ertemuan tata" muka ?k&"i darat@ antar$ "eserta, "engel&la )eb, dan saya! Ta"i saya meminta maa' sedalam$dalamnya ke"ada eserta KuliahOnline yang datang di "ertemuan kemaren s&re sebab saya harus keluar dari "esantren! Subhaanallaah, saya berd&a sem&ga semuanya menikmati sa#ian Allah di dalam kehidu"an "esantren yang mereka berada di dalamnya! Ketika saya mem&nit&r le)at hand"h&ne, terdengar suara asaatid. "&nd&k beserta "ara santri yang menga#i surah al WaaAi-ah yang mudah$mudahan diikuti &leh semua eserta KuliahOnline! Maghrib dan isya #uga dilakukan di "esantren bersama$sama dengan "ara *al&n engha'al al 4ur-an yang dibina di Daarul 4ur-an! Saya meminta maa' tidak bisa men#amu ka)an$ka)an semua dengan sem"urna sebab ketidakhadiran saya! Sungguh"un kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, ta"i teta" sa#a semua berangga"an kurang asem garem! Sebab sayanya tidak hadir! adahal biasanya kan memang #uga tidak hadir, he he he! %amanya #uga KuliahOnline, he he he! Dan saya kira, sebab$sebab yang begini inilah kemudian di*ari sistemnya dalam sistem Online! Sesuatu "ela#aran dan atau "enga#ian yang digelar tan"a kehadiran 'isik! Alhamdulillah, a*ara kemaren s&re ber#alan #uga satu dua misi! Di antaranya mem"ertemukan "eserta KuliahOnline dengan tim IT WebOnline dan #uga bertemunya "ara "eserta KuliahOnline satu sama lainnya dari berbagai entitas dan daerah! Dan saya kira ini adalah salah satu man'aatnya #uga! A"alagi mereka bisa makan makanan "&nd&k! Sesuatu yang barangkali #arang$#arang ter#adi bagi sebagian yang lain! Waba-du, saya udah usahakan untuk hadir! Ketika saya teta"kan tanggal H<, sesungguhnya itu #uga adalah d&a buat bayi saya! Saya berhara" Allah subhaanahuu )ata-aala memulangkan bayi saya di siang harinya! Biar kedatangannya di s&re hari di

rumah bisa disambut "ara santri, asaatid. dan tamu$tamu istime)a saya+ "eserta KuliahOnline! Saya undang #uga bebera"a k&munitas Wisatahati di sana, se"erti eserta esantren (iyadhah, eserta Kuliah Tata" Muka nya Wisatahati yang sem"at diselenggarakan ?sementara udah ditutu"@, dan bebera"a sim"ul d&natur! Ternyata Kehendak Allah lain! Saya masih bersama bayi saya! Dan malah saat itu, ter#adi hal$ hal yang sungguh akhirnya saya malah "ulang ke rumah #am BH!H<::: saya harus memainkan "eranan sebagai ayah yang baik, suami yang baik, anak yang baik, mantu yang baik, "im"inan "&nd&k yang baik, bahkan ka)an yang baik bagi se&rang ka)an yang mau bunuh diri "ada malam itu: Wuah, k&m"lit! Saya berd&a ke"ada Allah agar "eserta KuliahOnline yang datang kemarenan bersilaturahim diberikan keberkahan tersendiri sebab kedatangannya ke tem"at yang banyak sekali amal di dalamnya ?"esantren@! Alhamdulillah, di situasi$situasi se"erti ini ?'ull$tra''i*@ akhirnya Allah mengi.inkan KuliahOnline ini ber#alan! Salah satu man'aatnya adalah ketidakterbatasannya )aktu! Bagi yang tidak bisa mengakses harian, ia bisa mengum"ulkan dalam bebera"a hari! Baru kemudian diikuti materinya dalam hitungan sekali bela#ar sekian materi! %amun saran saya, akan tidak e'ekti' rasanya bela#ar se"erti itu! Itu kan sama sa#a saudara bela#ar di SM $SM2 ta"i ga masuk$masuk! Sekalinya masuk, di bebera"a hari men#elang u#ian sa#a! 5uangkanlah )aktu Saudara! Insya Allah a"a yang Saudara "ela#ari dan a"a yang Saudara akan "ela#ari, berman'aat untuk kehidu"an saudara dan keluarga saudara! A"alagi bila saudara berkenan sedikit re"&t dengan membagi "ela#aran$"ela#aran yang saya bagikan ini ke"ada &rang lain! Insya Allah akan bertambah$tambah banyaklah amal kebaikannya! Dan itu "un, kalau Saudara berkenan membagi$bagikan "ela#aran, di*i*il #uga! 8angan dikasihkan sekaligus! Saya kha)atir! kalau dikasihkan sekaligus, akan men#adi ba*aan biasa! Tidak meru"akan kuliah berseri yang akan membentuk ke"ribadian! Haus ya haus! Ta"i ya biasa a#a! Biar ga kembung, he he he! Sementara teta" ada banyak yang bertanya, kena"a sih engga dibuka a#a kanal$kanal materi lain1 Kan materi$materi itu #uga bisa di*i*il bela#arnya1 3ngga! Saya bertahan untuk memberikan kuliah$kuliah 'undamental ini! Dan saya berd&a agar semuanya diberi kesabaran! Tentang ke#adian bayi saya, ada *erita menarik yang saya akan tuliskan sebagai esai kuliah mendatang! Saya menulis ini habis shubuh! Subhaanallaah, sebelum taha##ud saya sem"at bermain dengan Muhammad Kun Sya'i-i, kakaknya Muhammad Yusu' al Haa'id. bayi saya! Kun baru berusia ; tahun ; bulan! Dia sudah "unya adik lagi, he he he! r&dukti' ya! Saya menyem"atkan berbagi teng&kan! Kadang ke "esantren di Bulak Santri! Kadang ke "esantren di Keta"ang! Dua tem"at yang meru"akan karunia buat negeri ini! Di keduanya berkum"ul santri$santri yang mengha'alkan al 4ur-an untuk disebarluaskan lagi ke seanter& buminya Allah! Di edisi mendatang, Kekuasaan dan Kea#aiban Allah di bayi saya, mudah$mudahan men#adi "enga#aran buat kita bah)a Allah itu memang "atut diyakini Keberadaan$%ya dan ga b&leh lagi ada keraguan: Sungguh, Dia ada banget$banget! Ea #auh$#auh dari

kita! Bahkan di surah al WaaAi-ah yang kemaren eserta KuliahOnline ba*a bersama "ara santri, ada bahagian ayat yang berbunyiK 6Dan Kami sesungguhnya teramat dekat dengan kalian, ta"i kalian tidak bisa melihat7! Ta"i sebelum saya #adikan k&ndisi bayi saya dan a"a yang ter#adi di se"utaran )aktu terakhir$akhir KuliahOnline ini saya selangkan sebagai materi kuliah, kita bahas dulu materi kuliah sambungan yang memang sudah disia"kan #auh$#auh hari! Bismillah ya! Kita berd&a terus agar Allah semakin mem"erkenalkan diri$%ya dengan diri kita dan semakin sayang ke"ada kita, sungguh"un kita sering menyakiti$%ya, sering menge*e)akan$%ya, sering bertanya tentang ert&l&ngan dan Kuasa$%ya, dan sering mengeluhkan tentang ri.ki$%ya di saat mestinya Dia marah dengan kelakuan kita! Subhaanallaah astagh'irullah! Oh ya, kali ini istime)a! Saya sa#ikan langsung C esai kuliah yang mestinya saya bagi men#adi C esai kuliah buat C hari ke de"an! Sebelum meneruskan menyia"kan esai hari ini, saya sem"atkan memba*a imel$imel yang masuk, "ertanyaan$"ertanyaan yang masuk, ke me#a redaksi! Mudah$mudahan kebi#akan saya yang sudah saya langgar ini ?mestinya teta" esai ringan "er "ertemuan, dan berlangsung terus menerus selama G; hari@, men#adi sebuah "er*e"atan yang diridhai Allah! Ada"un maksud dan tu#uan saya adalah sekaligus sebagai bekal masuk ke bulan su*i (amadhan ? sewaktu esai ini dinaikkan, adalah satu hari menjelang tanggal : )amadhan, web admin@! Memang kuliah ini bukan kuliah khusus tentang (amadhan, ta"i "erkara tauhidnya sangat$ sangat terkait dengan (amadhan! Kalau"un tidak terkait, kelak ia akan terkait #uga! Hara"an saya, agar (amadhan ini men#adi bulan "enuh su""&rt dari Allah dalam u"aya kita men*ari diri$%ya! Ok, mari kita "ela#ari C esai berikut ini! /// ercanda $engan Allah

'etika kita dilanda kesusahan, <bercandalah8 dengan #llah.

Sebera"a "er*ayanya kita sama Allah1 Ini yang men#adi "ertanyaan tauhid dan iman kita "ada$%ya! Allah akan beker#a sesuai dengan ke"er*ayaan kita "ada$%ya! Memang kadang sesuatu ber#alan 6se"erti7 tidak sesuai ke"er*ayaan kita "ada$%ya! Ta"i yakinlah, kita akan kaget sendiri manakala kita teguh berdiri "ada a"a yang kita yakini! Tahun ;NNN, saya le"as dari "en#ara ke"&lisian! Sebab ada "er#an#ian tidak tertulis

?damai@, bah)a unsur "idana akan dihilangkan #ika saya menerima kasus ini betul$ betul di#adikan kasus "erdata! Saya menerima! adahal saat itu, untuk menerima kasus ini, berat! Saya tidak berada langsung di balik kasus ini! Ini kasus saya yakini sebagai kasus$kasus istidra#! Istidra# ini artinya dimainkan Allah! Kita "unya salah di #alan A, ta"i Allah hidangkan kesusahan ketika kita ber#alan di #alan B! Maka kasus ini saya terima, dengan "ertimbangan mudahmudahan Allah memaa'kan kesalahan saya di tem"at lain yang barangkali hukumannya adalah ini! Ta"i e'ek dari "enerimaan ini, saya bilang di atas, berat! A"alagi untuk k&ndisi saya saat itu! Saya harus membayar DJ #uta ru"iah dalam )aktu hanya ; bulan! Kalau tidak, maka kasus ini dinaikkan lagi, dan terus berlan#ut sam"e ke 5 ! Dan saya 6di)a#ibkan7 untuk menyerahkan diri sendiri tidak "erlu di#em"ut "etugas! Begitu! K&ndisi saya saat itu, sebagaimana saya *eritakan dalam buku 6Men*ari Tuhan Yang Hilang7, bener$bener minus! Keluarga nyerah! Sebab emang DJ #uta itu bahagian dari hutang ; milyaran yang harus saya bayar! Ka)an$ka)an #uga "ada minggir semua! Ea ada! Kemudian bayangan bakal kebayar, ga bakal ada! B&r&$b&r& buat bayar, buat &ngk&s "ulang dari kant&r ke"&lisian menu#u rumah transitan ?saya belum bisa "ulang sebab satu dua hal saat itu@ sa#a saya bingung! Dan setelah "ulang nanti, makan a"a, "akai "akaian a"a, saya bingung! Saudara$saudaraku "eserta KuliahOnline! K&ndisi saya saat itu "arah! akaian, hanya selembar! Bener$bener hanya selembar! Selama ;G hari saya di dalam tahanan, saya tidak ganti ba#u: Dan tentu sa#a saya tidak "akai lagi *elana dalam, maa'! Duh, ham"ir nangis nih saya nulis ini! Ta"i saya ga bisa nangis! Sebab sambil saya nulis ini, saya sambil #again si abang Kun ?"utra ketiga saya yang masih berumur ; tahun ; bulan tadi@, dan sesekali #a)ab#a)ab sms dari TI dan dari ka)an$ka)an "&nd&k yang butuh k&&rdinasi *e"at! Kalau saya hanya menulis tentang ini, nis*aya saya sudah akan menangis! Ta"i "er#an#ian itu saya iyakan sa#a! Saya ga mau mikir #auh! Yang "enting bisa keluar dulu, he he he! Cuma, saya "asang niat bener! Bah)a saya bener$bener akan bayar! %ah, saat itulah saya ber*anda sama Allah! Saya menikmati betul *andaan itu! Deket sekali terasa Allah itu! Dan memang Dia itu dekat! Begini, kan ketahuan tuh bah)a saya se*ara hitungan matematis ga bisa bayar1 Bila saya ga bisa bayar dalam satu bulan, maka saya harus menyerahkan diri lagi! Ta"i darimana nyari DJ #uta dalam ; bulan1 Terutama dalam keadaan saya se"erti itu1 Saat itulah, semua "rinsi""rinsi" dasar Wisatahati, dimulai di"raktekkan! Ta"i belum ditulis saat itu! Di antaranyaK k&nsentrasi #angan di DJ #uta! Ta"i di "en*arian menu#u Allah sa#a+ nyari ridha$%ya, nyari am"unan$%ya! 2ntuk masalah1 8angan di"ikirin: %tar stress sendiri! Sam"e sini, kelihatannya ga adil ya1 Biar sa#a! Allah yang tahu hati saya! Sungguh, dengan *ara begini, saya #ustru sedang berikhtiar membayar DJ #uta tersebut: ersis dalam )aktu ; bulan! Saya ga tahu saya bisa bayar atau tidak! Ta"i

yang saya "aham, Allah "asti bisa! 8adi, nga"ain #uga saya "ikirin, biar sa#a Allah yang mikirin: Eitu lah "ikiran saya! Biar sa#a Allah yang urus! Biar sa#a Allah yang akan menyia"kan se#umlah uang tersebut! Dengan *ara$*ara$%ya! Bukan dengan *ara$*ara saya! 5alu a"a yang saya lakukan1 Saya melakukan "erbaikan dan "erubahan di ibadah$ ibadah saya sa#a+ shalat dite"at)aktuin, shalat$shalat sunnah Aabliyah ba-diyah, dhuha, taha##ud, )itir, ba*a al 4ur-an, .ikir, di"&lin! Ikhtiar saya a"a1 Ya itu lah ikhtiar saya! Kan susah l&h men#aga rutinitas ibadah dalam keadaan "uyeng1 Iya ga1 Yang ngalamin ini yang bisa #a)ab dah! Selebihnya, saya mena)arkan ke"ada Allah men#adi tentara$%ya! Saya nga#ar sana sini, nga#ar al 4ur-an, nga#ar k&m"uter, nga#ar bahasa, nga#ar madrasah, dan lain$lain! Ea#i$ga#i dari ker#aan$ker#aan saya itu, saya "&lin buat Allah! Saya tahu ga bakalan mungkin *uku" kalau saya tabung! 8adi, saya ambil sa#a buat makan, selebihnya t&s$ t&san sa#a buat Allah! Hingga di "ertengahan bulan, saya megang uang nih, dari hasil #ualan es dan #adi tukang '&t&k&"i! Besarnya BF!C<< ru"iah! 2ang ini saya timang$timang! Saat itu melintas di "ikiran saya, mau ber*anda sama Allah: Saya datangi sek&lahan di belakang saya beker#a sebagai tukang '&t&k&"i! Saya minta dihadirkan satu anak yatim yang "intar untuk saya bayarin S nya bulan itu! Dihadirkanlah satu anak yatim! erm"uan! %amanya 2mmi! Saya katakan "adanya, bayaran sek&lahnya, bulan ini, saya yang bayarin! Habis saya bayarin itu, saya gelar sa#adah! Saya su#ud! Saya katakan ke"ada Allah yang bagi sebagian yang lain kalimatnya mungkin aneh! Ta"i bagi saya, biar sa#a! Itu ungka"an saking deketnya saya sama Allah! Kurang lebihnya, 6Ya Allah, saya udah bayarin tuh satu anak yatim S nya! Dan 3ngkau #uga tahu, kalau bulan de"an, yang tinggal dua minggu lagi, saya ga bisa bayar hutang yang dibebankan ke"ada saya, maka saya di"en#ara lagi! Ya Allah, tinggal 3ngkau "ilih dah! Kalau 3ngkau masih teta" membiarkan saya bebas, dan ada )aktu, maka saya terusin bayarannya tuh anak yatim! Ta"i kalau engga, ya saya bayarin lagi! Sebab ga bisa bayar lagi emangnya7! Habis itu saya bangun dari su#ud, dan segar rasanya! Saya yakin sekali Allah tidak akan mengambil ke"utusan saya ditangke" lagi! Sebab tar&hannya anak yatim! Saya terta)a ke*il, seraya meminta maa' ke"ada Allah! Dua minggu kemudian "eristi)a yang saya sem"at kha)atirkan, tidak ter#adi! Ya, saya b&leh s&mb&ng sedikit! Saya katakan, saya sem"at kha)atir sa#a, bukan kha)atir! Sebab a"a1 Sebab saya serahkan se"enuhnya ke"ada Allah! Kena"a saya harus kha)atir! sudah dengar kan audi& yang saya u"l&ad1 8udulnyaK Kena"a Harus Kha)atir adahal Ada Allah1 Ya, itulah yang ter#adi sama saya! %ah, karena saya 6l&l&s7, ya saya #alanin #an#i saya! Saat itu hutang teta" belum lunas! Saya kemudian sadar, d&a saya belum sem"urna! Kali ini saya sem"urnakan!

Saya datang lagi ke sek&lah tersebut, saya bayarin lagi S anak tersebut! Kemudian saya balik lagi dan su#ud, seraya mengatakan ?kurang lebih@, 6Ya Allah, makasih! 2dah n&l&ngin saya! Ta"i saya hanya bebas d&angan sementara! Sebab hutangnya belum selesai! Ya Allah, saya akan tambahin dari sekarang, ; S lagi untuk ; anak yatim yang lain! Saya m&h&n ke"ada$Mu ya Allah, kali ini, dengan )asilah amal ini, bayarkanlah hutang tersebut7! Subhaanallah, Allah ru"anya #uga ber*anda bersama saya! Masalah itu insya Allah bergulir sem"urna "enyelesaiannya! Dan tahu ga1 Anak yatim kedua yang saya bayarin, namanya Maemunah! Dan Maemunah ini bebera"a bulan kemudian #adi istri saya: Maemunah saat saya nikahi, masih duduk di bangku SM kelas H! Dan dia satu sek&lah dengan si 2mmi tadi! Se*u"lik kisah$kisah saya, saya tebar di berbagai buku saya! Silahkan dik&leksi ya! Saya bukan "r&m&si, ta"i sedang #ualan, ha ha ha! Ya sudahlah! Inilah kisah saya! Saya angga" ini kisah "er#alanan tauhid! Kisah "er#alanan saya men*ari Tuhan! Men*ari Tuhan yang hilang dari diri saya, dari hati saya! Maka nya kelak kemudian kisah$kisah "er#alanan saya diberi #udulK Wisatahati Men*ari Tuhan Yang Hilang! Di esai KuliahOnline berikutnya, kita akan "ela#ari kisah hebatnya keyakinan se&rang tukang nasi yang kemudian memba)anya "ada "erubahan hidu"! Ya saudara$ saudaraku, #ika kita "er*aya dan yakin sama Allah, insya Allah hidu" kita akan berubah ke arah yang kita kehendaki! Semua memang butuh "er#alanan )aktu, ta"i "er*ayalah, "er#alanan )aktu ini akan sam"ai #uga! Sam"e ketemu di esai berikutnya! /// Air 0ula Untuk ayiku

(aya yakin #llah tidak akan menyia nyiakan amal kita. ?IS@!

A)al tahun B<<F, IS men&nt&n TI! Di sana ada saya katanya sedang bertutur, bah)a kalau mau dit&l&ng Allah, t&s$t&san sa#a sedekahnya! Dan insya Allah akan diganti sama Allah dalam ; minggu! Itu kalau kita "er*aya Allah menggantinya dalam ; minggu! Saat itu, ia ada uang ; #uta! 2ang itu se#atinya ditahan untuk tabungan bayar k&ntrakan yang B bulan lagi bakalan habis! 8uga susu anak, listrik, dan lain$lain! IS dan istrinya se"akat untuk menyedekahkan uang itu, dengan segala resik&nya! Sekian minggu ia tunggu kea#aiban sedekah, ta"i tak kun#ung datang! Susu anak sudah ia gantikan dengan air gula! Masa katanya mati! Ia kasih biskuitB ke*il "enggan#el

makanan! (asa sesal di hati istrinya selalu ia te"is dengan keyakinan bah)a Allah tidak mungkin menyia$nyiakan iman dan amal salehnya aO #an#i$#an#i Tuhannya! Keyakinan dan kesabarannya berbuah! Keridhaan bayinya #uga meminum air gula, membuat keberkahan Allah datang! Dan datangnya ga maen$maen! Ia da"at &rder menangani katering ;Jrb &rang H= sehari, alias katering dengan GDrb "&rsi "er hari! Ini men#adi berkah buatnya! Hanya dalam hitungan bebera"a bulan sa#a, uangnya sudah ; milyar! Dari dia, ada "esan yang disam"aikannya le)at saya! Sekali sudah ditem"uh #alan Allah, tidak ada *erita tidak berhasil! asti berhasil! Hanya, sabar, dan terus #alani kehidu"an ini! Biarlah ia mengalir, mele)ati tikungan anak sungai yang namanya kesulitan, kesukaran, sebagaimana alaminya alam ini yang berisi dua hal+ kesenangan dan kesusahan! Sungai "asti ada u#ungnya! Dan inilah yang men#adi keyakinan kita! Ada #uga bumbu kisahnya yang tak kalah menariknya! Di tengah situasinya yang ham"ir bener$bener game &,er, ham"ir mereka ini "in#am uang ke kerabat dekat, atau bahkan &rang tua! Ta"i mereka ga #adi min#em! Mereka bilang, andai mereka #adi "in#am, maka Allah belum tentu bakal turun tangan! Mereka saat itu "asrah! Andai mereka diusir dari k&ntrakannya, andai mereka tidak bisa bayar listrik k&ntrakannya lalu malu ke"ada yang "unya k&ntrakan, andai mereka tidak bisa membeli susu buat bayinya lalu bayinya #adi sakit, atau mati sekali"un, maka biarlah Allah tahu, bah)a semua ini ter#adi sebab mereka berdiri di atas keyakinannya akan #an#i$#an#i Allah! Masa iya itu semua akan ter#adi1 Begitulah IS dan istrinya meyakinkan diri mereka! Dan sekalian sa#a "ikir mereka, mereka betul$betul k&s&ng, su"aya Allah segera menun#ukkan Kuasa$%ya! Subhaanallaah! Di saat 6ber*anda7 dengan kesusahannya, IS dan istrinya mena)ar sebuah rumah bagus! Ea tanggung$tanggung seharga F<< #uta, sebagai 6alternati'7 andai mereka benar$benar diusir dari k&ntrakannya! Dia ta)ar rumah tersebut, dan mengatakan akan membayar dalam tem"& B bulan! Cara bi*aranya meyakinkan, sungguh"un si "emilik rumah tidak yakin dengan "enam"ilan "embeli rumahnya! Dan itu kelak benar$benar ter#adi! Masya Allah! Bahkan bukan hanya rumah itu yang bisa ia beli te"at )aktu! Ta"i #uga ia bisa membangun satu "erusahaan katering dengan aset ham"ir B< milyaran dalam tem"& hanya ; tahun! Bahkan untuk tahun B<<D, dia memegang k&ntrak katering yang sangat$sangat besar! Se#umlah HF milyar ru"iah! Subhaanallaah, alhamdulillah!

/// Menjadi *emah

Aanya bersandar kepada #llah dan yakin pada pertolongan 0ya, kita menjadi kuat.

IS, sang "en#ual nasi yang menda"at berkah tersebut, belum tentu menda"atkan berkah yang begitu banyak, andai ada "erubahan suasana hati! K&A #ahat bener ya Allah1 Hanya gara$gara "erubahan suasana hati,lalu berkah amal saleh Allah tidak beri! Ya memang ini akan #adi diskusi "an#ang! Mudah$mudahan bisa dibahas di lain tem"at! Sekarang, kita *&ba bahas IS tersebut! Allah menyuruh kita "er*aya "ada$%ya, mengikuti seruan$%ya, dan bersandar hanya "ada$%ya! 5alu IS dan istrinya "er*aya "ada Allah! Dia sedekahkan uang ;#t$;#t nya yang ia "unya, "adahal uang ini se#atinya untuk bayar k&ntrakan dan bayar ini itu! Ternyata, sam"e ham"ir dua bulan, Allah ga balas$balas tuh amal salehnya! Setidaknya menurut "engetahuan dan "erasaannya! Kan, kadang begini, Allah sebenernya udah balas, *uma kitanya a#a yang ga berasa! Sebab belum tentu #uga balasan Allah itu hanya uang! Bisa #uga balasannya beru"a "an#ang umur, sehat, anak sehat, keluarga bahagia, dan seterusnya! Ta"i &ke lah, IS dan istrinya menunggu balasan Allah! Ta"i ya itu tadi, balasan Allah ga kun#ung datang! Ketika kesulitan relati' memun*ak+ K&ntrakan udah mau habis, air susu anak sebagaimana di*eritakan sebelumnya sudah diganti dengan air gula, mereka berinisiati' untuk memin#am ke"ada &rang tuanya! Ta"i mereka urungkan ini! Mereka kha)atir mereka men#adi lemah! Saya mengamini, ya mereka akan men#adi lemah, manakala mereka ber"indah sandaran! Mereka udah benar! Bertahan sa#a dengan kesusahannya itu! Makin susah, makin baik! Biar Allah tahu bah)a mereka #adi tidak bisa bayar k&ntrakan sebab uang k&ntrakannya disedekahkan! Biar Allah tahu bah)a anak mereka mengalah minum air gula sebab #atah susunya disedekahkan! K&ndisi$k&ndisi begini kal& diba)a ke shalat malam lalu diadukan ke Allah, )uah, *ake" banget! Bahasanya tentu sa#a bukan bahasa mengeluh! Ta"i bahasa "asrah! Misal, 6$a #llah, kami serahkan uang kami kepada Mu. (edang &ngkau tahu tidak ada yang kami miliki lagi kecuali itu. Dan &ngkau pun tahu ya #llah, bahwa uang itu sedianya untuk membayar kontrakan, susu dan yang lain lainnya. $a #llah, andai balasannya adalah ampunan Mu, kasih sayang Mu, ridha Mu, kepanjangan umur kami dalam keadaan sehat dan beriman, maka tidak mengapa ya #llah &ngkau tidak membalas sedekah kami dengan uang. .api ya #llah, kami pun tahu bahwa &ngkau tidak akan mengingkari janji, dan &ngkau lah $ang Maha Memberi )i%ki, &ngkau pula $ang Maha Memenuhi 'ebutuhan kebutuhan kamiB7!

%ah, kal& kita sudah melengka"i dengan d&a sema*am ini, dengan ke"asrahan sema*am ini, *ake" bener tuh! Sayang, kal& kemudian kita 6melengka"i7 sedekah atau amal kita, dengan malah "indah sandaran ke manusia! Saya membayangkan, andai IS bener$bener min#am ke &rang tuanya, bisa sa#a IS da"at uang! Ta"i kemudian "ert&l&ngan Allah tidak akan bener$bener terasa! Beda, kalau udah setengah "ingsan, kemudian "ert&l&ngan Allah datang, )ah, ini baik benar untuk menambah keyakinan dan iman kita! Akan terasa benar "ert&l&ngan Allah itu! A"alagi kenyataannya, belum tentu ketika IS dan istrinya min#am ke &rang tuanya lalu &rang tuanya menyediakan, atau &rang tuanya ada uangnya! Belum tentu! 8angan$ #angan malah men#adi lemah kita adanya! Misal, ter#adi dial&g yang melemahkan se"erti ini! Kita berandai$andai istrinya IS yang ma#u ke &rang tuanyaK ?P@ ak, b&leh saya "in#am uang1 ?$@ Suamimu kemana1 ?P@ Ada! ?$@ Kal& ada, k&A min#em uang sama Ba"akmu ini1 ?P@ Ada! Ta"i uangnya yang ga ada! ?$@ 3mangnya ga ker#a1 ?P@ Ker#a! ?$@ K&A ker#a ga ada duitnya1 Buat a"a ker#a1 ?P@ Sebenernya ada sih ak! ?$@ 5&h, kal& ada, k&A masih teta" minta sama Ba"ak1 ?P@ 2angnya disedekahkan dua bulan yang lalu! ?$@ Maksudnya1 ?P@ Ya, dulu ada duit! Ta"i ngelihat 2stad. Yusu' di TI! ?$@ A"a hubungannya1 ?P@ Katanya, kal& mau kaya, ya sedekah a"a yang kita "unya! ?$@ Wah, ya engga gitu! Sedekah k&A "engen kaya! ?P@ Ya, saya #uga sudah sam"aikan itu! ?$@ Terus, suamimu teta" maksa1 ?P@ Iya! ?$@ Ya, sudah! Itu keb&d&hannya!

?P@ Ta"i ak, saya butuh banget uang itu! Buat susu anak! Sama k&ntrakan! ?$@ Ya, minta sama suamimu itu! Bera"a uang yang dulu kamu sedekahkan1 ?P@ ; #uta ak ?$@ Bagus: Ba"akmu ini sa#a ga "ernah dikasih uang ; #uta0 %ah, kal& situasi dial&g ini yang ter#adi, kira$kira a"a yang akan ter#adi1 5emahlah istrinya, dan tidak baguslah hubungan antara mertua dan mantunya itu! Bahkan, sang istri "un sekarang akan #adi serba salah! Ta"i kemudian IS dan istrinya memilih kee" silent! Dia "asrah sa#a sama Allah! Ya akhirnya ke#adian dah a"a yang di*eritakan di tulisan sebelumnya ini! Wallahu a-lam!

/// Uang bensin yang ditukar '(((1 lipat

#llah percaya kepada manusia. D-# berikan dan D-# titipkan alam ini pada manusia. D-# bahkan titipkan ri%ki dan karunia khusus untuk manusia. .api manusia banyak yang tidak percaya pada 0ya.

Sam"e mana ke"er*ayaan akan #an#i Allah itu bisa beker#a untuk kehidu"an kita1 Sam"e tidak ada 6k&ma7nya! Melainkan hanya ada 6titik7! Titik ya titik, alias "er*aya ya "er*aya! 8angan ada tanda tanya ke Allah! Dan #angan ada keluhan, a"alagi sam"e ter#adi "enyesalan! Bahkan "ada tataran yang ekstremnya, ketika sese&rang sudah "er*aya sama Allah, tidak usah kemudian men*ari #alan yang lain! 5alui sa#a kehidu"annya dengan bergantung "enuh "ada keteta"an Allah dan ber#alan terus dengan ke"er*ayaannya itu! Insya Allah di u#ung "er#alanan kita, sungguh "enuh dengan ke#utan$ke#utan indah! Syahdan, se&rang buruh "abrik bersedekah ;<<< ru"iah di akhir "enga#ian tentang sedekah! Sedangkan uang ;<<< ini sedianya untuk membeli bensin yang memang harganya saat itu ("! ;!F<< "er liter! 8adi, ;<<< ru"iah tersebut untuk beli setengah liter bensin! Maklum, hanya buruh "erkebunan! Yang "enting m&t&rnya bisa #alan b&lak balik ladang ke rumah, rumah ke ladang! Ta"i hari itu, dia memilih menyedekahkan uang ;<<< ru"iah itu untuk berhara" kea#aiban sedekah bisa ter#adi "ada dirinya! Sungguh ia "un b&san dengan keadaan dirinya! Andai sedekah bisa membuat dirinya bisa banyak ri.ki, kena"a tidak! Segala keraguan ia te"is! Termasuk bayangan mend&r&ng m&t&rnya a"abila bensinnya habis di tengah #alan! Ia men*&ba meyakinkan dirinya, bah)a bensinnya "asti *uku"

memba)anya "ulang ke rumah! Ta"i di saat yang sama, ia "un men*&ba menghibur bah)a ia sia" sa#a mend&r&ng m&t&rnya itu sam"e ke rumah! Inilah yang ia angga" "er#uangan sedekah! Dan a"a yang ter#adi, baru bebera"a ratus meter sa#a, bensinnya sudah habis! 8adilah ia mend&r&ng m&t&rnya itu! Mengeluhkah ia1 Tidak! Ia sia"! Maka ia nikmati sa#a ke#adian ini! Ia d&r&ng m&t&r ini dengan enteng, "adahal m&t&rnya ini I3S A: Dan "ert&l&ngan Allah itu benar$benar nyata! Baru bebera"a langkah ia mend&r&ng, ia diham"iri &leh "engendara m&bil ki#ang yang ternyata ka)an lamanya yang sedang berkun#ung ke kam"ung tersebut! Oleh ka)annya ini, ia dibelikan bensin yang *uku" baginya menghidu"kan m&t&r! Tidak *uku" sam"ai di situ, "engendara ki#ang ini kemudian memberikan uang ;#t di dalam am"l&" tertutu", yang baru ia ketahui #umlahnya ketika ia sam"ai di rumah! Subhaanallaah, beta"a benar #an#i Allah! Terlebih lagi terhada" mereka yang teta" memegang teguh ke"er*ayaannya ke"ada Allah!

/// 2angan Memperlemah $iri *agi

Banyak keadaan keadaan yang bisa memperlemah iman kita pada janji janji 0ya. 'iranya kesabaran dan usaha menambah ilmu, akan membuat kita terpelihara.

Saudaraku yang memba*a kisah tentang 6m&t&r yang kehabisan bensin7 sebelum tulisan ini, saya akan menga#ak saudara mem"erdalam situasinya, sambil bela#ar di mana gerangan kesalahan kita ketika kita menem"uh #alan$#alan Allah, #alan$#alan riyadhah! Yaitu banyak di antara kita yang berubah men#adi "emarah ke"ada Allah lantaran mengangga" *ara$%ya Allah tidak sakses membuat kita men*a"ai keinginan kita! Tidak sedikit "ara "en*ari "ert&l&ngan Allah lalu malah berubah men#adi mengeluh ke"ada Allah, dan *enderung menyalahkan Allah! Tidak sedikit #uga &rang$ &rang yang men#adi lemah sebab bersandar ke"ada &rang lain, setelah ia menyandarkan dirinya ke"ada Allah! Artinya, ia malah ber"aling ke"ada selain Allah! 5angkah yang sudah betul, berubah di u#ungnya! Dan tidak sedikt #uga yang berubah sebab ia 6keliru7 bertanya ke"ada yang tidak luas ilmunya! Terus terang, saya sendiri #uga kadang 6kere"&tan7 dengan "ertanyaan$ "ertanyaan #amaah, yang mana ia k&n'irmasikan ilmu$ilmu tentang sedekah ke"ada

"ara ustad. yang 6tidak se"aham7! Akhirnya, tidak sedikit mereka yang malah #adi d&sa! Sudah mah #adi menyesal, mereka bahkan su$ud.d.an ke"ada saya! Saya kera" memberitahu, bah)a ketika #alan ibadah+ sedekah, shalat$shalat sunnah, dan d&a ditem"uh, maka ia "asti akan berhasil! Tinggal tunggu )aktu! Sambil mengisi )aktu, tem"uhlah #uga #alan kesabaran dan keistiAamahan menegakkan terus ibadah$ ibadah tersebut sambil menanti "enuh hara" ke"ada Allah Yang Tidak ernah Menge*e)akan! Baik, sesuai dengan mukaddimah di sub tulisan ini, saya akan a#ak saudara mem"erdalam situasi kisah m&t&r yang kehabisan bensin tersebut! ada kasus m&t&r yang kehabisan bensin, ia tidak akan menda"atkan berkah ketemu dengan "engendara ki#ang andai ia 6beralih7 ke"ada bantuan &rang lain! Misal begini, setelah sadar bah)a ia 6memin#amkan7 uang ke"ada Allah, lalu ia men#adi tahu bah)a bensinnya dikha)atirkan tidak *uku", ia kemudian memutuskan untuk 6memin#am7 ke"ada &rang lain! Menurut saya, ini sama sa#a tidak menyem"urnakan ke"er*ayaannya ke"ada Allah! Orang lain mengangga" ini sebagai ikhtiar, sedang saya menyebutnya ke"er*ayaan yang lemah! Makin kita "asrah ke"ada Allah, semakin enak kita 6mengadukan7 kelemahan$kelemahan kita! Dan nis*aya #uga ia bertambah lemah, andai ia benar$benar memin#am ke"ada manusia! A"alagi kalau &rang yang ia "in#am duitnya itu menyalahkan dia! Misal, ter#adi dial&gK ?P@ Mas, b&leh saya "in#am uang01 ?$@ Buat a"a01 ?P@ Buat beli bensin! ?$@ 5ah, emangnya kena"a bensinnya, habis1 ?P@ Belum! Ta"i kayaknya dikit lagi #uga habis! ?$@ 2dah tahu bensin bakalan habis, k&A masih diba)a #uga m&t&rnya! ?P@ Tadinya ba)a duit Mas! Buat beli bensin! ?$@ Sekarang mana duitnya1 K&A min#am1 ?P@ Di"akai buat sedekah! Habis itu, saya ga ada duit lagi! Orang yang dimintakan duitnya ini barangkali terta)a0 6Mas, seribu kali "er*aya sama si ustad. tersebut, mb&k ya mikir! 2dah tahu bensin udah mau habis, dan uang tersebut mau digunakan untuk membeli bensin, eh, malah disedekahin! Ini sama sa#a nyulitin diri sendiri! C&ba kal& bener$bener m&g&k, dan m&g&knya bukan karena m&t&rnya rusak1 Ta"i karena bensinnya habis1 Sudah mah susah, malu lagi07! engendara m&t&r ini akan makin tertekan, manakala ia makin disudutkan, 6Mas, malah mas ini membuat sulit &rang sa#a! 5ain kali kal& mau sedekah, "ikirin dulu

kebutuhan sendiri! 8angan sam"e bikin &rang susah sa#a7! Wah, *&ba! 2dah mah engga da"et, dihina dan di"erlemah "ula! Dan &rang tersebut tidak salah! Kelihatannya kan betul! Ta"i inilah *erita sedekah! Kal& n&rmal$n&rmal sa#a, ya ga ada kea#aiban sedekah! Tar& kata begini, dia min#em, lalu bener$bener da"et "in#aman untuk beli bensin, maka ga bakal ketemu dengan "engemudi ki#ang yang membuatnya da"at uang ;<<<= li"at dari yang ia sedekahin! K&A gitu1 5ah iya, kan lan*ar! Ea ada 6"enghentian )aktu7 atau 6"enghentian "er#alanan7, sebab bensinnya "enuh dan m&t&rnya ga m&g&k! Kal& begini, mana ketemu dengan si "engendara ki#ang! Percayalah sama Allah. %empuhlah jalan-jalan riyadhah. $an jangan menyisakan sedikit pun ruang di hati, bah3a kita masih butuh bantuan manusia. Kita hanya butuh bantuan Allah saja. ukan yang lain.
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Tauhid &a g Me ggerakka 'ma &a g Me ggerakka (ergerak Me u$u Allah
KDW010) Seri 08 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Banyak yang mau berubah, tapi memilih jalan mundur.

Dalam Kuliah Tauhid ini saya menga#ak "eserta KuliahOnline untuk segera bangun menu#u Allah! Benahin a"a yang bisa dibenahin! Ada yang bertanya, )aduh saya ga ngerti a"a$a"a nih1 D&sa melulu, ga "aham nga#i, ga "aham ibadah! Ea a"a$a"a! 8alan sa#a! ergi sa#a ke Allah! Sebisanya! Artinya ya mulai sa#a shalat seshalat$shalatnya, se"uasa$"uasanya, senga#inga#inya! Insya Allah ketika kanal materi selain esai Kuliah Tauhid ini dibuka, itu sama sa#a dengan "embekalan akan dibekali saban hari! Dan insya Allah ragam kuliah akan membuat lengka" bekal ber#alan menu#u Allah! Bergerak! Artinya ber#alan menu#u Allah! Berusaha membenahi ibadah! Buat "eserta KuliahOnline yang saat ini #aya, sehat, keluarganya utuh, ri.kinya banyak, inilah saat$ saat terbaik menabung sebanyak$banyaknya amal! Ibarat &rang menabung, nabung terus! Saatnya memakai tuh uang yang ditabung, tinggal datang menghada" teller, dan "ake dah tuh uang! Dah tersedia! Atau malahan tinggal men*et dengan u#ung #ari le)at

keypad atau keyboard ?mobile banking atau internet banking@! Maka demikianlah "ula amalan kita! Ka"an amalan akan sungguh$sungguh kita "akai1 %anti ketika sakratul maut! Itulah babak baru yang sesungguhnya dari kehidu"an kita! Saat itulah sungguh sangat di"erlukan semua amal! Masya Allah! Mudah$mudahan Allah mengasihi kita semua! Banyak di antara kita yang mengeluh tentang keadaannya di dunia ini! Ta"i dia tiada ber"ikir tentang kemaksiatannya ke"ada Allah! Dia tiada ber"ikir beta"a malasnya dia beribadah, sementara ri.ki Allah mengalir keras! Shalat )a#ib dilakukan di akhir! Tan"a hati! Shalat sunnah1 Wuah, entah sudah bera"a )aktu shalat$shalat sunnah tiada tertegak sem"urna! Kadang shalat sunnah, kadang tidak! Dan barangkali lebih banyak tidak tertegaknya dibanding tertegaknya! Wahai diriku yang mengaku memiliki Allah sebagai Tuhannya! 3ngkau dituntut untuk beribadah! Karena engkau di*i"takan untuk beribadah! Ta"i lihatlah, engkau selalu kha)atir s&al$s&al dunia! Tidak kha)atir s&al$s&al akhirat! Saatnya kini engkau membuka mata! Ada yang lebih "enting ketimbang s&al hutang, #&d&h, karir, ker#aan, rumah tangga, anak keturunan, rumah tem"at tinggal, "erniagaan, kekayaan! Ada yang lebih "enting dari itu semua! Yaitu bagaimana kita kembali ke"ada Allah dalam keadaan amal banyak, diterima dan meninggal dalam keadaan hati yang bersih, diri yang diam"uni dan husnul khatimah! Dan ketika se&rang hamba bergerak menu#u Allah, melakukan amalan$amalan yang mengantarkannya dekat dengan Allah, maka subhaanallaah, "ada saat bersamaan Allah akan angkat setinggi$tingginya dera#atnya! Dunia akan Allah serahkan ke"ada sia"a yang Dia "er*ayai! Andai"un ada yang menda"atkan dunia$%ya, "adahal ia tiada ahli ibadah malah banyak maksiat, maka sesungguhnya kesengsaraan dan kenesta"aan akan men#adi haknya! Tinggal tunggu )aktu sa#a! Atau malah sudah, ta"i dia tidak merasakan itu! Dan sebaliknya, bila yang belum kun#ung menda"atkan anugerah dari Allah, sabarlah! Semua ada )aktunya! Dan anugerah terbesar buat mereka yang mendekatkan dirinya ke"ada Allah, adalah kedekatan diri itu sendiri: Dunia men#adi tiada arti buat mereka yang menem"atkan Allah di atas segala$galanya! Atau, ay& mari kita k&reksi le)at "embekalan$"embekalan materi sebelumnya dan husnusd.d.an ke Allah, bah)a Allah subhaanahuu )ata-aala berkenan mengam"uni dan menyu*i d&sa$d&sa kita dulu, sam"e kita kemudian "antas diangkat dera#atnya dan diberikan segala yang kita ha#atkan! Baar&ka)l&&hu lanaa! /// Satu hari saya #alan melintas di satu daerah! Tetidur di dalam m&bil! Saat terbangun, ada tanda "&m bensin sebentar lagi! Saya "esen ke su"ir sayaK 6%anti di de"an ke kiri ya7!

6Masih banyak, ak 2stad.7! Saya "aham! Su"ir saya mengira saya "engen beli bensin! adahal bukan! Saya "engen "i"is! Begitu berhenti dan keluar dari m&bil, ada se&rang sekuriti! 6 ak2stad.:7! Dari #auh ia melambai dan mendekati saya! Saya menghentikan langkah! Menunggu beliau! 6 ak 2stad., alhamdulillah nih bisa ketemu ak 2stad.! Biasanya kan hanya melihat di TI sa#a07! Saya senyum a#a! Ea ke$geeran, insya Allah, he he he! 6Saya ke t&ilet dulu ya7! 6%anti saya "engen ng&br&l b&leh 2stad.17 6Saya buru$buru l&h! Tentang a"aan sih17 6Saya b&sen #adi sat"am ak 2stad.7! Se#urus kemudian saya sadar, ini Allah "asti yang 6berhentiin7 saya! 5agi enak$enak tidur di "er#alanan, saya terbangun "engen "i"is! 3h nemu "&m bensin! Akhirnya ketemu sekuriti ini! Berarti barangkali saya kudu bi*ara dengan dia! Sekuriti ini barangkali 6target &"erasi7 dak)ah hari ini! Bukan #ad)al setelah ini! Begitu "ikir saya! Saya katakan "ada sekuriti yang mulia ini, 6Ok, ntar habis dari t&ilet ya7! /// 68adi, "egimana1 B&sen #adi sat"am1 3mangnya ga ga#ian17, tanya saya membuka "er*aka"an! Saya men*ari )arung k&"i, untuk bi*ara$bi*ara dengan beliau ini! Alhamdulillah ini "&m bensin bagus banget! Ada minimart nya yang dilengka"i 'asilitas ng&"i$ng&"i ringan! 6Ea#i mah ada 2stad.! Ta"i masa gini$gini a#a17 6Eini$gini a#a itu, kal& ibadahnya gitu$gitu a#a, ya emang udah begitu! Distel kayak a"a #uga, agak susah buat ngerubahnya7! 6Wah, ustad. langsung nembak a#a nih7! Saya meminta maa' ke"ada sekuriti ini um"ama ada "erkataan saya yang salah! Ta"i umumnya begitu lah manusia! (i.ki mah mau banyak, ta"i sama Allah ga mau mendekat! (i.ki mah mau nambah, ta"i ibadah dari dulu ya begitu$begitu sa#a! 62dah shalat ashar17 6Barusan ak 2stad.! S&alnya kita kan tugas! Tugas #uga kan ibadah, iya ga1 Ya saya "ikir sama sa#a7!

6Oh, #adi ga a"a$a"a telat ya1 Karena situ "ikir ker#a situ adalah #uga ibadah17 Sekuriti itu senyum a#a! Disebut #u#ur mengatakan itu, bisa ya bisa tidak! Artinya, sekuriti itu bisa benar$benar mengangga" ker#aannya ibadah, ta"i bisa #uga ga! Cuma sebatas &m&ngan d&angan! 5agian, kal& ngangga" ker#aan$ker#aan kita ibadah, a"a yang kita lakukan di dunia ini #uga ibadah, kalau kita niatkan sebagai ibadah! Ta"i, itu ada syaratnya! A"a syaratnya1 Yakni kalau ibadah )a#ibnya, teta" n&m&r satu! Kalau ibadah )a#ibnya n&m&r tu#uh belas, ya disebut b&h&ng dah tuh ker#aan adalah ibadah! Misalnya lagi, kita niatkan usaha kita sebagai ibadah, b&leh ga1 Bagus malah! Bukan hanya b&leh! Ta"i kemudian kita menerima tamu sementara Allah datang! Artinya kita menerima tamu "as )aktu shalat datang, dan kemudian kita abaikan shalat, kita abaikan Allah, maka yang demikian masihkah "antas disebut usaha kita adalah ibadah1 A"alagi kalau kemudian hasil ker#aan dan hasil usaha, buat Allah nya lebih sedikit ketimbang buat kebutuhan$ kebutuhan kita! Kayaknya "erlu di"ikirin lagi tuh sebutan$sebutan ibadah! 6Disebut barusan itu maksudnya #am setengah limaan ya1 Saya kan baru #am C nih masuk ke "&m bensin ini7, saya menge#ar! 6Ya, kurang lebih dah7! Saya mengingat diri saya dulu yang dik&reksi &leh se&rang 'aAih, se&rang 9alim, bah)a shalat itu kudu te"at )aktu! Di a)al )aktu! Tiada disebut "erhatian sama Yang Memberi (i.ki bila shalatnya tidak te"at )aktu! AAimish shalaata lid.ikrii, dirikanlah shalat untuk mengingat$Ku! 5alu, kita bersantai$santai dalam mendirikan shalat! 3ntar$ entaran! Itu kan #adi sama sa#a dengan mengentar$entarkan mengingat Allah! Maka lalu saya ingatkan sekuriti yang entahlah saya merasa he is the man yang Allah sedang berkenan mengubahnya dengan mem"ertemukan dia dengan saya! 6Eini ya Kang! Kal& situ shalatnya #am setengah lima, memang untuk menge#ar ketertinggalan dunia sa#a, #auh tuh! Butuh "er#alanan satu setengah #am andai ashar ini kayak sekarang, #am tiga kurang dikit! Bila dalam sehari semalam kita shalat telat terus, dan kemudian dikalikan se#ak akil baligh, se#ak di)a#ibkan shalat, kita telat terus, maka bera"a #arak ketertinggalan kita tuh1 C= satu setengah #am, lalu dikali sekian hari dalam sebulan, dan sekian bulan dalam setahun, dan dikali lagi sekian tahun kita telat! Itu baru telat sa#a, belum kal& ketinggalan atau kelu"aan, atau yang lebih bahayanya lagi kalau bener$benar le)at tuh shalat1 Wuah, makin #auh sa#a mestinya kita dari senang7! Saudara$saudaraku eserta KuliahOnline, "er*aka"an ini kurang lebih begitu! Mudah$ mudahan sekuriti ini "aham a"a yang saya &m&ngin! Dari raut mukanya, nam"aknya ia "aham! Mudah$mudahan demikian #uga saudara$saudara ya1 He he he! Belagu ya saya1 Masa &m&ngan *etek begini kudu nanya "aham a"a engga sama la)an bi*ara1 Saya katakan "ada dia! 8ika dia alumni SM2, yang selama ini telat shalatnya, maka ka)anka)an selitingnya mah udah di mana, dia masih se"erti diam di tem"at! Bila

sese&rang membuka usaha, lalu ada lagi yang buka usaha, sementara yang satu usahanya ma#u, dan yang lainnya sem"it usahanya, bisa #adi sebab ibadah yang satu itu bagus sedang yang lain tidak! Dan saya mengingatkan ke"ada "eserta KuliahOnline untuk tidak menggunakan mata telan#ang untuk mengukur kena"a si Qulan tidak shalat, dan *enderung #ahat lalu hidu"nya se"erti "enuh berkah1 Sedang si Qulan yang satu yang ra#in shalat dan banyak kebaikannya, lalu hidu"nya susah! 8a)aban terhada" "ertanyaan$"ertanyaan se"erti ini *uku" k&m"leks! Ta"i bisa diurai satu satu dengan bahasa$bahasa kita, bahasa$bahasa kehidu"an yang *air dan dekat dengan 'akta! Insya Allah ada )aktunya "embahasan yang demikian! Kembali ke"ada si sekuriti, saya tanya, 6Terus, mau berubah17 6Mau ak 2stad.! %ga"ain #uga *&ba saya ke#ar ak 2stad. nih, kal& ga serius17 6Ya udah, deketin Allah dah! %gebut ke Allah nya7! 6%gebut gimana17 6Satu, benahin shalatnya! 8angan setengah lima$an lagi shalat asharnya! antangan telat! Buru tuh ri.ki dengan kita yang datang men#em"ut Allah! 8angan sam"e keduluan Allah7! Si sekuriti mengaku mengerti, bah)a maksudnya, sebelum a.an udah standby di atas sa#adah! Kita ini "engen ri.kinya Allah, ta"i ga kenal sama Yang Bagi$bagiin ri.ki! C&nt&hnya ya "eker#a$"eker#a di tanah air ini! Kan aneh! Dia "ada ker#a su"aya da"at ga#i! Dan ga#i itu ri.ki! Ta"i giliran Allah memanggil, sedang Allah lah Tuhan yang se#atinya men#adikan sese&rang beker#a, malah kelakuannya se"erti ga menghargai Allah! %emuin klien, ra"ih, )angi, dan "ersia"annya masya Allah! 3h, giliran ketemu Allah, amit$amit "akaiannya, ga ada "ersia"an, dan tidak segan$segan menun#ukkan )a#ah dan 'isik lelahnya! Ini namanya ga kenal sama Allah! 6Yang kedua,7 saya teruskan! 6Yang kedua, keluarin sedekahnya7! Saya inget betul! Sekuriti itu terta)a! 6 ak 2stad., "egimana mau sedekah, hari gini

a#a nih, udah "ada habis belan#aan! Hutang di )arung #uga ter"aksa dibuka lagi,! Alias udah mulai ngambil dulu bayar belakangan7! 6Ah, ente nya a#a kali yang kebanyakan beban! 3mang ga#inya bera"a17 6Satu k&ma tu#uh, ak ustad.7! 6Wuah, itu mah gede banget! Maa' ya, untuk ukuran sekuriti, yang &rang sering sebut &rang ke*il, itu udah gede7! 6Yah, "an kudu bayar m&t&r, bayar k&ntrakan, bayar susu anak, bayar ini bayar itu! 3mang ga *uku" ak ustad.7! 6Itu ker#a bisa gede, emang udah lama ker#anya17 6Ker#anya sih udah tu#uh ta&n! Ta"i gede ga#i bukan karena udah lama ker#anya! Saya ini ker#anya "agi siang s&re malem, ustad.7! 6K&A bisa17 6Ya, sebab saya tinggal di mess! 8adi dihitung sama b&s "egimana gitu sam"e ketemu angka ;,F#t7! 6Terus, kena"a masih kurang17 6Ya itu, sebab saya "unya tanggungan banyak7! 6Se*ara dunianya, le"as a#a itu tanggungan! Kayak m&t&r! %ga"ain #uga ente kredit m&t&r1

Kan ga "erlu17 6 engen kayak &rang$&rang ak 2stad.7!

6Ya susah kal& begitu mah! engen kayak &rang$&rang, m&t&rnya! Bukan ilmu dan

ibadahnya! Bukan *ara dan kebaikannya! (e"&t7! Sekuriti ini nyengir! 3mang ini m&t&r kal& dile"as, dia "unya N<< ribu! (u"anya angsuran m&t&rnya itu N<< ribu! Ea #elas tuh darimana dia nutu"in kebutuhan dia yang lain! K&ntrakan sa#a sudah GC< ribu sama air dan listrik! Kal& ngelihat keuangan m&del begini, ya n&mb&k dah #adinya! 6Ya udah, udah keterlan#uran ya1 Ok! Shalatnya gimana1 Mau diubah17 6Mau 2stad.! Saya benahin dah7! 6Bareng sama istri ya! A#ak dia! 8angan sendirian! Ibarat sendal, lakukan berdua! Makin *ake" kal& anak$anak #uga dikerahin! Ikutan semuanya ngebenahin shalat7! 6Sia" ustad.7! 6Ta"i sedekahnya teta" kudu l&h7! 6Yah 2stad.! Kan saya udah bilang, ga ada7! 6Sedekahin a#a m&t&rnya! Kal& engga a"a keA7! 68angan 2stad.! Saya sayang$sayang ini m&t&r! Susah lagi belinya! Tabungan #uga ga ada! 3mas #uga ga "unya7! Sekuriti ini ber"ikir, saya kehabisan akal untuk nembak dia! Ta"i saya akan *ari terus! Sebab tanggung! Kal& dia hanya betulin shalatnya sa#a, ta"i sedekahnya teta" ga keluar, lama kea#aiban itu akan mun*ul! Setidaknya menurut ilmu yang saya da"at! Ke*uali Allah berkehendak lain! Ya lain s&al itu mah! Sebentar kemudian saya bilang sama ini sekuriti, 6Kang, kal& saya un#ukin bah)a situ bisa sedekah, yang besar lagi sedekahnya, situ mau "er*aya17! Si sekuriti mengangguk! 6Ok, kal& sudah saya tun#ukkan, mau nge#alanin17! Sekuriti ini ngangguk lagi! 6Selama saya bisa, saya akan #alanin,7 katanya, manteb! 6Ea#ian bulan de"an masih ada ga17 6Masih! Kan belum bisa diambil17 6Bisa! Di*&ba dulu7! 63ntar bulan de"an saya hidu" "egimana17 6Yakin ga sama Allah17 6Yakin7! 6Ya kal& yakin, titik! 8angan k&ma! 8angan "ake kalau7!

Sekuriti ini saya bimbing untuk kasb&n! 2ntuk sedekah! Seda"etnya! Ta"i usahakan semua! Su"aya bisa signi'ikan besaran sedekahnya! Sehingga "erubahannya berasa! Dia #an#i akan ngebenahin mati$matian shalatnya! Trmasuk dia akan "&lin shalat taubatnya, shalat ha#atnya, shalat dhuha dan taha##udnya! Dia #uga #an#i akan ra#inin di )aktu senggang untuk ba*a al 4ur-an! erasaan udah lama banget dia emang ga lari ke"ada Allah! Shalat 8um-at a#a nunggu k&mat, sebab dia sekuriti! Wah, susah dah! Dan itu dia aminin! Itulah barangkali yang sudah membuat Allah mengun*i mati dirinya hanya men#adi sekuriti sekian tahun, "adahal dia Sar#ana Akuntansi: Ya, ru"anya dia ini Sar#ana Akuntansi! antesan #uga dia ga betah dengan "&sisinya sebagai sekuriti! Ea kena di hati! Ea sesuai sama ren*ana! Ta"i ya begitu dah hidu"! A"a b&leh buta, eh, a"a b&leh buat! Yang "enting ker#a dan ada ga#inya! Bagi saya sendiri, ga menga"a "unya banyak keinginan! Asal keinginan itu keinginan yang di"erb&lehkan, masih dalam batas$batas )a#ar! Dan ga a"a$a"a #uga memim"ikan sesuatu yang bel&m kesam"aian sama kita! Asal a"a1 Asal kita barengin dengan "eningkatan ibadah kita! Kayak sekarang ini, biarin a#a harga barang "ada naik! Ea usah kuatir! An*em a#a diri, agar mau menambah ibadah$ibadahnya! 8angan malah berleha$leha! Akhirnya hidu" kemakan dengan tingginya harga,! Ea kebagian! /// Sekuriti ini kemudian ma#u ke atasannya, mau kasb&n! Ketika ditanya buat a"a1 Dia nyengir ga #a)ab! Ta"i ketika ditanya bera"a1 Dia #a)ab, &l! Satu k&ma tu#uh! Semuanya! 6Mana bisa17 kata k&mandannya! 6Ya ak, saya kan ga "ernah kasb&n! Ea "ernah berani! Baru ini saya berani7! K&mandannya terus menge#ar, buat a"a1 Akhirnya mau ga mau sekuriti ini #a)ab dengan men*eritakan "ertemuannya dengan saya! Singkat *erita, sekuriti ini direk&mendasikan untuk ketemu langsung sama &)nernya ini "&m bensin! Katanya, kalau "ake #alur '&rmal, da"et kasb&nan H<R a#a belum tentu l&l&s *e"et! Alhamdulillah, b&s besarnya menyetu#ui! Sebab k&mandannya ini ikutan merayu, 6Buat sedekah katanya ak7, begitu kata k&mandannya! Subhaanallaah, satu "&m bensin itu menyaksikan "erubahan ini! Sebab *erita si sekuriti ini sama k&mandannya, yang meru"akan kisah "ertemuannya dengan saya, men#adi kisah yang dinanti the end story nya! Termasuk dinanti &leh b&s nya! 6Kita *&ba lihat, berubah ga tuh si sekuriti nasibnya7, begitu lah "emikiran ka)an$ ka)annya yang tahu bah)a si sekuriti ini ingin berubah bersama Allah melalui #alan shalat dan sedekah! Hari demi hari, sekuriti ini dilihat sama ka)an$ka)annya ra#in betul shalatnya! Te"at )aktu terus! Dan lumayan istiAamah ibadah$ibadah sunnahnya! B&s nya yang

mengetahui hal ini, senang! Sebab tem"at ker#anya #adi bar&kah dengan adanya &rang yang mendadak #adi saleh begini! A"alagi kenyataannya si sekuriti ga mengurangi kedisi"linan ker#aannya! Malah tambah *erah muka nya! Sekuriti ini mengaku dia *erah, sebab dia menunggu #an#inya Allah! Dan dia tahu #an#i Allah "astilah datang! Begitu katanya, menantang ledekan ka)an$ka)annya yang "ada mau ikutan ra#in shalat dan sedekah, asal dengan *atatan dia berhasil dulu! Saya keta)a mendengar dan menuliskan kembali kisah ini! Bukan a"a$a"a, saya demen ama yang begini! Sebab insya Allah, "asti Allah tidak akan tinggal diam! Dan barangkali akan betul$betul mem"er*e"at "erubahan nasib si sekuriti! Su"aya benar$ benar men#adi tambahan us)atun hasanah bagi yang belum "unya iman! Dan saya "un tersenyum dengan keadaan ini, sebab Allah "asti tidak akan mem"ermalukannya #uga, sebagaimana Allah tidak akan mem"ermalukan si sekuriti! Suatu hari b&s nya "ernah berkata, 6Kita lihatin nih dia! Kal& dia ga kasb&n sa#a, berarti dia berhasil! Ta"i kal& dia kasb&n, maka kelihatannya dia gagal! Sebab buat a"a sedekah ; bulan ga#i di de"an yang diambil di muka, kalau kemudian kas b&n! er*uma7! Ta"i subhaanallah, sam"e akhir bulan berikutnya, si sekuriti ini ga kasb&n! Berhasil kah1 Tunggu dulu! Ka)an$ka)annya ini ga melihat m&t&r besarnya lagi! 8adi, tidak kasb&nnya dia ini, sebab kata mereka barangkali aman sebab #ual m&t&r! Bukan dari kea#aiban mendekati Allah! Saatnya ngum"ul dengan si b&s, ditanyalah si sekuriti ini sesuatu urusan yang sesungguhnya adalah rahasia dirinya! 6Bener nih, ga kasb&n1 2dah akhir bulan l&h! Yang lain bakalan ga#ian! Sedang situ kan udah diambil bulan kemaren7! Sekuriti ini bilang tadinya sih dia udah sia"$sia" emang mau kasb&n kal& am"e "ertengahan bulan ini ga ada tanda$tanda! Ta"i kemudian *erita si sekuriti ini benar$ benar bikin beng&ng &rang "ada! Sebab a"a1 Sebab kata si sekuriti, "as*a dia benahin shalatnya, dan dia sedekah besar yang belum "ernah dia lakukan seumur hidu"nya, yakni hidu"nya di bulan de"an yang dia "ertaruhkan, tr#adi kea#aiban! Di kam"ung, ada transaksi tanah, yang melibatkan dirinya! adahal dirinya ga trlibat se*ara 'isik! Sekedar memediasi sa#a le)at sms ke "embeli dan "en#ual! Katanya, dari transaksi ini, Allah "ersis mengganti ;<= li"at! Bahkan lebih! Dia sedekah ;,F#t ga#inya! Ta"i Allah mengaruniainya k&misi "en#ualan tanah di kam"ungnya sebesar ;F,C#t! Dan itu tr#adi begitu *e"at! Sam"e$sam"e bulan kemaren #uga belum selesai! Masih tanggalan bulan kemaren, belum berganti bulan! Kata si sekuriti, sadar kekuatannya am"e kayak gitu, akhirnya dia malu sama Allah! M&t&rnya yang selama ini dia sayang$sayang, dia #ual: 2angnya melek$melek buat

sedekah! Tuh m&t&r dia "ake buat ngeberangkatin satu$satunya ibunya yang masih hidu"! Subhaanallaah kan1 Itu #ual m&t&r, kurang! Sebab itu m&t&r di#ual *e"at harganya ga nyam"e ;H #uta! Ta"i dia tambahin ;B #uta dari ;F#t uang *ash yang dia "unya! Sehingga ibunya "unya BC #uta! Tambahannya dari sim"enan ibunya sendiri! Si sekuriti masih ber*erita, bah)a dia merasa aman dengan uang C #uta lebihan transaksi! Dan dia merasa ga "erlu lagi m&t&r! Dengan uang ini, ia aman! Ea "erlu kasb&n! Mendadak si b&s itu yang kagum! Dia lalu kum"ulin semua karya)annya, dan menyuruh si sekuriti ini ber*erita tentang keberkahan yang dilaluinya selama ; bulan setengah ini! A"akah *uku" sam"e di situ "erubahan yang tr#adi "ada diri si sekuriti1 3ngga! Si sekuriti ini kemudian diketahui &leh &)ner "&m bensin tersebut sebagai sar#ana S; Akuntansi! 5alu dia dimutasi di "erusahaan si &)ner yang lain, dan di#adikan sta'' keuangan di sana! Masya Allah, masya Allah, masya Allah! Berubah, berubah, berubah! Saudara$saudaraku sekalian! Cerita ini bukan sekedar *erita tentang Kea#aiban Sedekah dan Shalat sa#a! Ta"i s&al tauhid! s&al keyakinan dan iman sese&rang ke"ada Allah, Tuhannya! Tauhid, keyakinan, dan imannya ini beker#a menggerakkan dia hingga mam"u berbuat sesuatu! Tauhid yang menggerakkan: Begitu saya mengistilahkan! Sekuriti ini mengenal Allah! Dan dia baru sedikit mengenal Allah! Ta"i lihatlah, ilmu yang sedikit ini di"ake sama dia, dan diyakini! Akhirnya1 8adi: Beker#a "enuh buat "erubahan dirinya, buat "erubahan hidu"nya! Subhaanallaah, masya Allah! Dan lihat #uga *erita ini, seribu kali si sekuriti ini berhasil keluar sebagai "emenang, sia"a kemudian yang mengikuti *erita ini1 Kayaknya ka)an$ka)an se"&m bensinnya "un belum tentu ada yang mengikuti #e#ak suksesnya si sekuriti ini! Barangkali *erita ini akan lebih dikenang sebagai sebuah *erita manis sa#a! Setelah itu, kembali lagi "ada rutinitas dunia! Yah, barangkali tidak semua ditakdirkan men#adi manusia$ manusia "embela#ar! ertanyaan ini #uga layak #uga dia#ukan ke"ada eserta KuliahOnline yang saat ini mengikuti esai ini1 A"a yang ada di benak Saudara1 Biasa sa#akah1 Atau mau bertanya, sia"a sekuriti ini yang dimaksud1 Di mana "&m bensinnya1 Bisa kah kita bertemu dengan &rang aslinya1 Berd&a sa#a! Sebab kenyataannya #uga buat saya tidak gam"ang menghadirkan testim&ni aslinya! Semua &rang "unya "rinsi" hidu" yang berbeda! Di antara semua "eserta KuliahOnline sa#a ada yang insya Allah saya yakin mengalami kea#aiban$kea#aiban dalam hidu" ini! Sebagiannya memilih diam sa#a, dan sebagiannya lagi memilih men*eritakan ini ke"ada satu dua &rang sa#a, dan hanya &rang$&rang tertentu sa#a yang memilih untuk benarbenar terbuka untuk di*&nt&h! Dan memang bukan a"a$a"a, ketika sudah di"ublish, memang tidak gam"ang buat

sese&rang menem"atkan dirinya untuk men#adi *&nt&h! Yang lebih "enting buat kita sekarang ini, bagaimana kemudian kisah ini mengisn"irasikan kita semua untuk kemudian sama$sama men*&nt&h sa#a kisah ini! Kita ngebut sengebutBnya menu#u Allah! Yang merasa d&sanya banyak, sudah, #angan terus$terusan merata"i d&sanya! Ke#ar sa#a am"unan Allah dengan mem"erbanyak taubat dan istigh'ar, lalu menge#arnya dengan amal saleh! ersis see"erti yang kemaren$kemaren #uga di#adikan statement esai "enutu"! Ke"ada Allah semua kebenaran dan niat dikembalikan! Salam saya buat keluarga dan ka)anka)an di sekeliling saudara semua! Saya mera"ihkan tulisan ini di halaman "arkir rumah sakit Hara"an Kita! Masih di dalam m&bil! Sambil menunggu dunia terang! Insya Allah hari ini bayi saya, Muhammad Yusu' al Haa'id. akan "ulang ke rumah untuk yang "ertama kalinya! Terima kasih banyak atas d&a$d&anya dan "erhatiannya! Mudah$mudahan allah membalas amal baik saudara semua! Dari semalam saya tulis esai ini! Ta"i ram"ungnya sedikit sedikit! Ini #uga tadinya bukan esai sekuriti ini yang mau saya #adikan tulisan! Ta"i ya Allah #ugalah yang menggerakkan tangan ini menulis! Semalam, 'ile yang dibuka adalah tentang langkah k&nkrit untuk berubah! 5alu saya lam"irkan kalimat "endahuluan! Sia"a sangka, kalimat "endahuluan ini sa#a sudah ;< halaman, ham"i"r ;; halaman! Saya "ikir, esai ini sa#a sudah ke"an#angan! 8adi, ya sam"e ketemu dah di esai berikutnya! Saya berhutang banyak ke"ada saudara semua! Di antaranya, saya #adi ikut bela#ar! Semalam saya ikutan tara)ih di "esantren Daarul 4ur-an internasi&nal! Sebuah "esantren yang dikemas se*ara m&dern dan internasi&nal! Ta"i tara)ihnya di#e#ek ; #u. sekali tara)ih! Masya Allah, semua yang terlibat, terlihat menikmati! Ea makmumnya, ga imam$imamnya, ga "ara tamu dan )ali santri yang ikut! Semua menikmati! 8ika ada di antara "eserta KuliahOnline yang "engen ikutan tara)ih ; #u. ini, silahkan datang sa#a langsung ya! Insya Allah saya usahakan ada! Sebab saya #uga kebagian men#adi salah satu imam #aganya! Ya, k&ndisi$k&ndisi begini yang saya demen! Saya kurangin #ad)al, ta"i masih tete" bisa nga#ar le)at KuliahOnline ini! Dan saya masih sem"et mengkader ustad.$ustad. muda untuk di"er#alankan ke seanter& negeri! Sementara saya akhirnya bisa mendam"ingi "ara santri dan guru$guru memim"in dan mengembangkan "esantren Daarul 4ur-an ini! Ok, kelihatannya matahari sudah mulai kelihatan! Saya baru "ulang #uga langsung dari T I! Siaran langsung #am C ba-da shubuh tadi! Istri saya melun*urnya dari rumah! D&akan keluarga kami ya! Saya #uga tiada henti mend&akan saudara dan #amaah semua!

Ucapan %erima Kasih eserta KuliahOnline yang berbahagia! Alhamdulillah, bayi saya, Muhammad yusu' a haa'id. sudah "ulang di hari "ertama (amadhan atau berte"atan dengan ; Se"tember B<< setelah se#ak tanggal ;F Agustus B<<D lalu harus mengina" di rumah sakit! Subhaanallaah! Makasih d&a$d&anya! Beruntunglah saya memiliki keluarga besar #amaa emua yang "eduli dan "erhatian ke"ada saya! Insya Allah saya "ribadi membiasaka mend&akan saudara$saudara semua! Dengan *ara mengirimkan suratul 'aatihah sebagai d&a Malah tidak #arang saya ba*akan surah yaasiin, dan lalu saya katakan ke"ada Allah, ya Alla kirimkanlah segala 'adhilah ayat$ ayat$Mu yang saya ba*a ini untuk segena" #amaah kami Baik yang langsung mau"un yang tidak! Baik yang ra#in datang ke "enga#ian di "&nd&k, ata yang tidak! Baik yang dekat mau"un yang #auh! Baik yang masih ter#alin silaturahim mau"u yang sudah "utus sebab satu dua hal! Dan #uga ke"ada "ara d&natur "esantren! Masya Allah! Saya "ernah mendengar, d&a terbaik itu salah satunya adalah d&a untuk &ran ain! Maka kata "ara guru, d&a itu akan dikembalikan ke"ada kita men#adi d&anya "ar malaikat Allah untuk kita! Sekali lagi, masya Allah! Alhamdulillah! /// Ubahlah ersama Allah

#pa apa kalau sendirian, pasti susah. Dan apa apa kalau dikerjakan secara tim, pasti lebih mudah. #palagi #llah sebagai partner kita. (ubhaanallaah. Melan#utkan ka#ian esai Kuliah Tauhid terdahulu, di mana kemaren kita bela#ar tentang kisa "erubahannya se&rang sekuriti sebab ia ubah kebiasaannya beribadah dan men#alani sediki ilmu yang dida"atnya dengan keyakinan tinggi! Maka bila diresa"i bersama itu tulisan, seharusnya mengins"irasikan satu hal buat kita! Bah)a setia" &rang bisa berubah dengan mudah, asal dia tidak sendirian mengubah keadaa dirinya! Berubahlah bersama &rang$&rang yang "&siti', yang mam"u bersama$sama menu# "erubahan! A"alagi bila kita mau berubah bersama Allah! Ya! 2bahlah bersama Allah! 8angan hanya mengandalkan &tak sa#a! A"alagi &t&t! Andalka uga kekuatan d&a, kekuatan ibadah, dan kekuatan amal saleh! Dalam bahasa yang lebi ederhana, setia" &rang yang mau berubah, ubahlah #uga "&rsi d&anya, "&rsi ibadahnya da "&rsi amal salehnya! A"alagi kalau "erubahan itu bisa diniatkan dari sekarang, alias na)ait nya dibenerin, dilurusin, )uah, "erubahan itu adalah "erubahan yang diridhai Allah Misalnya, na)aitu kan bah)a kalau kehidu"an berubah, maka "erubahan ini akan ia ba)a k hal$hal "&siti'+ ingin lebih menyenangkan keluarga, &rang tua, agar lebih banyak ana yatimnya, agar lebih banyak sedekahnya, agar mudah datang ke "enga#ian, agar berman'aa lebih besar lagi buat agamanya Allah, buat &rang$&rang sekitar! Tidak bisa sese&rang berubah, tan"a adanya "erubahan! Sedang mem"erbesar "&rsi mikir "&rsi ker#a, "&rsi usaha, "&rsi tenaga, akan membuat manusia keletihan! Ia tidak akan "uny banyak )aktu untuk menikmati "erubahan itu! Yang lebih sering ter#adi adalah &rang tersebut kan ter#ebak "ada terus menerus di dalam suasana ikhtiar menu#u "erubahan itu! Kalau"u ter#adi "erubahan, maka yang akan menikmati adalah &rang lain! Bukan dia! 8adi, kalau ditanya, a"akah saya bisa berubah, ya #a)abannya, bisa! Sebera"a lama "erubahan bisa di*a"ai, dan sebera"a bagus kualitas "erubahannya, tanya sa#a sebera"a besar da berkualitasnya usaha untuk menu#u "erubahan itu! erubahan a"a sih yang dimaksud1 erubahan a"a sa#a yang dikehendaki+

Keluarga sakit$sakitan! eker#aan yang berga#i ke*il! 2saha yang tiada menguntungkan! Dagangan rugi terus! %ga#uin m&dal ga "ernah tembus! Bangkrut! Keluarga yang tidak harm&nis! Hidu" dalam kungkungan hutang! Hidu" tan"a "endam"ing hidu"! (umah tangga tan"a anak! Miskin! Selalu kurang! Selalu hina di mata keluarga, saudara dan tetangga! Berketurunan dari &rang$&rang rendahan, ke"engen anak tidak se"erti kita! Ke"engen anak lebih ma#u dari kita hidu"nya Dan seterusnya, mengubah hidu" ke arah yang lebih baik! Sekali lagi, tem"uhlah #alan yang berbeda dengan yang &rang lain tem"uh! Tentu sa#a bekal bekal 6dunia7 ya di#alani! Ta"i #angan "ake hanya kekuatan dunia sa#a! Ya itu tadi, *e"e elahnya! Tem"uhlah #alan$#alan se"erti yang sudah disebut di atas, gunakan tambaha kekuatan d&a, kekuatan ibadah, kekuatan amal saleh! Teliti kekurangan dan kelemahan dar sisi ini, su"aya ada "erbaikan! Ketika ada "erbaikan, maka "erubahan adalah milik Anda: Masih belum "aham ya1 Eini, "erubahan yang "aling gam"ang diidenti'ikasi adala "erubahan ibadah! Bila Anda #adi ra#in membuka al 4ur-an, ra#in membuka buku$buku hadits, ada #am$#am tambahan ber*engkrama bersama Allah, sedekahnya bertambah, shalat halat sunnahnya #uga bertambah, kebaikan$kebaikan "ada sekitar bertambah, maka bis di"astikan, sebentar lagi "erubahan benar$benar akan ter#adi! Buat Anda yang bertambah dan berubah, ta"i 'rekuensi ibadah dan amal saleh men#ad berkurang dan melemah, itu sebenernya tanda$tanda kemunduran! C&ba sa#a dirasakan Dirasakan "ake ukuran hati! ake ukuran kebahagiaan yang hakiki! /// entuk Konkrit Perubahan

(etiap perubahan, butuh langkah konkrit Se&rang ka)an bertanya masih se"utar bentuk k&nkritnya atau langkah k&nkritnya menu# "erubahan tersebut! Maka saya katakan begini, #ika "&sisi Anda saat ini hidu" dalam suasana sakit$ sakitan, akukanlah "etun#uk$"etun#uk 6dunia7+ ber&lahragalah, #agalahO"erhatikanlah makanan yan dimakan, istirahat yang *uku", dan seterusnya! Terhada" 6langkah$langkah dunia7, istilah saya mah &rang$&rang yang tidak memiliki Alla "un sanggu" melakukannya! Ta"i, kalau hanya melakukan langkah$langkah dunia ini, mak "erubahan yang sesungguhnya tidak akan "ernah bisa dinikmati, ke*uali a"a yang sekeda kita rasakan sa#a! Buat yang "erlu "en#elasan lagi, begini! Andai kita sakit, lalu kita ber&bat! Insya Allah sesua dengan sunnatullah$%ya, kesembuhan itu bisa sa#a kita da"atkan! Ta"i, bila hanya ber&ba a#a, tiada berd&a dan mendekatkan diri ke"ada Allah, maka tiadalah yang bisa kita da"a ke*uali kesembuhan itu sa#a! Yang demikian itu sama bila sese&rang 6hanya beker#a7! Tent a#a ia bisa menda"atkan ga#i! Yang tidak "unya Tuhan "un akan menda"atkan ga#i bila i beker#a! %amun, sebagai sese&rang yang menginginkan erubahan Besar, maka tiadalah *uku" ia beker#a sekedar beker#a! Ia "erlu 6nilai7! Su"aya tidak sekedar beker#a! Saya "erna membesut satu seminar tentang kehidu"an yang #udulnyaK Memaknai kehidu"an! Baiklah, *&nt&hnya terlan#ur *&nt&h hidu" sehat! Maka, langkah k&nkrit dalam kasu ke"engen hidu" sehat, selain menem"uh *ara$*ara dunia, *&balah ubah bersama Allah dalam menu#u hidu" yang sehat, tidak sakit$sakitan dengan *ara melakukan hal$hal berikut ini+

berubah di urusa yang disebut ini! Datang ke Allah sebelum )aktunya! Artinya, sebelum a.an, *&ba datang ke"ada Allah! Sambut Allah! 8angan sam"e Allah menunggu! Kitalah yang menungg Allah, sebab kita ada keluhan yang ingin disam"aikan ke"ada %ya! 8ika sebelumnya kit tiada khusyu- shalatnya, dan tiada ada usaha untuk khusyu-, kini kita shalat dengan hat dan "ikiran kita, bah)a kita shalat memba)a "enyakit kita untuk diber %ya kesembuhan! Bila sebelumnya shalat$shalat sunnah malas benar tertegak, maka hidu"kanlah shalat shalat sunnah! Mulai dari Aabliyah ba-diyah, dhuha, dan seterusnya! Kalau "erlu ambi shalat$shalat sunnah yang #arang &rang ker#akan+ shalat sunnah tasbih, shalat sunna syukur )udhu, dan lain$lain! Bila sebelumnya sudah shalat dhuha, ta"i masih dua rakaat tambahin #adi em"at! Kal& tadinya sudah em"at, #adikan dela"an, dan seterusnya! Bila sebelum sakit$sakitan sedikit anak yatimnya, *ari lagi anak yatim yang lain sebanya yang kita mam"u sebagai tambahan! Bila sebelum sakit$sakitan, ada sedekahnya, mak sekarang "as sakit$sakitan, tambahin sedekahnya! Dan kebaikan$kebaikan lain, se"erti men#adi ayah yang baik, ibu yang baik, bagi anak$anak Anda, diintr&s"eksi, diteliti kekurangannya, lalu kebut di sisi ini untuk men#adi ayah dan ib yang lebih baik lagi! Atau ketika "&sisi Anda adalah anak, "erbaiki hubungan Anda denga &rang tua Anda! Suami men#adi suami yang lebih baik lagi ke istri! Istri men#adi lebih bai agi ke suami! Tetangga ke tetangganya, saudara ke saudaranya! Insya Allah, "erbaikan "erbaikan yang lebih bersi'at mental, akhlak, m&ral, dan atau "erbuatan dan sika" sehari$hari nilah yang akan membuat ikhtiar Anda menu#u "erubahan dan "erbaikan hidu" men#ad mudah! Mudah, sebab ada keridhaan Allah di sana! %anti akan ter#adi kea#aiban$kea#aiban$%ya yang tahu$tahu Anda sudah hidu" semakin sehat Misalnya, di "er#alanan ikhtiar menu#u sehat, ada se&rang ka)an yang mere'erensika sesuatu yang ternyata *&*&k dengan Anda sehingga Anda mem"er&leh kesehatan sem"urna! Hal$hal di atas bisa ditera"kan #uga "ada kasus$kasus yang lain! &k&knya, bagi sia"a yan menem"uh #alan untuk menghadirkan "ert&l&ngan Allah, maka Allah akan hadirkan #alan #alan di luar #alan yang selama ini ia tem"uh!

Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid *idu+ (ersama Allah


KDW0110 Seri 10 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Luangkan waktu bersama Allah. Semakin banyak waktu yang diluangkan bersama Allah, semakin bagus kualitas hidup kita. Apalagi bila kita mau menambah kualitas kedekatan itu dengan ilmu dan amal salih.

Alhamdulillah, Allah hadirkan bulan "uasa dari ;B bulan yang Allah berikan! Di bulan "uasa ini, b&leh dibilang manusia terk&neksi terus sama Allah! Ketika dia "uasa sa#a, "aling tidak sese&rang 6nyambung7 mulai dari sahur, sam"e mau tidur! Eerakan batinnya, gerakan niatnya, gerakan 'isiknya, ter#aga dengan a"a yang disebut "uasa! Ketika kita tidur "un, "ikiran kita setidak$tidaknya ber"ikir untuk #angan sam"ai tidak bangun sahur! Itu sebabnya kita kemudian bisa bangun sahur! Sebab k&ndisi kita 6sia" bangun7! Di bulan "uasa, kita ingat menga#i! Di bulan "uasa, shalat sunnah sayang terle)ati! Di bulan "uasa, ba*a al 4ur-an disem"et$sem"etin! Di bulan "uasa, "ara lelaki ngebela$belain shalat ber#amaah! ara ibu,"ara istri, menyia"kan makana berbuka dan sahur! Sedekah #uga bertebaran di bulan ini! Subhaanallaah, sungguh bulannya amal salih! ?7erkara seseorang kemudian mengisi puasanya atau tidak, itu perkara lain. Dengan berpuasa saja, lalu tetap mengambil amalanamalan yang wajibnya saja, sebenernya itu sudah cukup mengantarkan seseorang menjadi terhubung sama #llah. .entu saja, semakin banyak kita dalam beramal, akan semakin baik score nya. (emakin bagus kita mengisi, semakin baik nilainya @! Andai se"erti ini hidu" kita di bulan$bulan berikutnya, masya Allah, alangkah bagusnya! Hidu" bersama Allah! (i.ki insya Allah kebuka! Saya semalam menangis! Di B l&kasi esantren Daarul 4ur-an+ di Kam"ung Bulak Santri dan di Kam"ung Keta"ang ?dua$duanya ber#arak dekat, tidak ber#auhan@, berlangsung tara)ih ; #u. ; malam! Sebab saya menangis, ada bebera"a hal! Di antaranya barangkali saya terlalu bahagia! Ea kebayang dalam hidu" saya, bah)a saya dan ka)an$ka)an diamanahi berkah yang luar biasa+ memim"in dan mengel&la

"esantren ha'alan al 4ur-an! Dan memasuki "uasa, setia" malam berlangsung tara)ih ; #u.an yang memang sudah lama saya idamidamkan! Suara imam$imam saban malamnya, suara anak$anak santri, segala ru"a amalan )arga "esantren, masya Allah, sungguh ini membahagiakan sekali! Ditambah lagi saya yang alhamdulillah bulan ini banyak mengurangi #adual untuk berk&nsentrasi di tengah$tengah "ara santri dan asaatid.! Wuah, ada kedamaian sendiri! Ada di tengah anak$anak dan "ara asaatid. "&nd&k yang hatinya, "ikirannya, gerakannya, adalah menu#u Allah! Saya betul$betul mengundang ka)an$ka)an #amaah semua untuk mengagendakan a*araa*ara keluarga, a*ara$a*ara kant&r, dan "enga#iannya untuk diselenggarakan di "esantren! Saya tidak men#an#ikan a"a$a"a, ke*uali mudah$mudahan berkah dari amalan harian "esantren bisa diba)a ketika berada di sana dan kemudian bisa diba)a "ulang itu keberkahan! Suasana "esantren sering mendatangkan kedamaian! Di "esantren mana"un ia, termasuk di esantren Daarul 4ur-an! (asanya, kita emang "erlu )aktu khusus dan tem"at$tem"at khusus, "lus lingkungan yang khusus, yang memang bisa memba)a kita untuk bisa ter"engaruh untuk bisa hidu" bersama Allah! Waba+du, ara eserta KuliahOnline yang berbahagia, saya menemukan banyak manusia yang menyibukkan dirinya dengan urusannya! Bahkan ketika bermasalah "un tidak kun#ung mendekatkan dirinya dengan Allah! Kalau bisa, dalam keadaan bagaimana"un kita, mestinya kita sadar untuk memulai "er#alanan men*ari Allah! Bukan sekedar ditem"uh! Ta"i dikebut! Kita ke#ar d&sa kita, kita ke#ar kehidu"an yang nyaman di kehidu"an kedua nanti setelah kita meninggal! A"alah lagi buat kita$kita yang sadar bah)a kita$kita ini emang manusia$manusia yang masya Allah, d&sanya gede banget$banget! Kebiasaan$kebiasaan di bulan "uasa, terus sa#a kita #alankan, baik di bulan "uasa ini, mau"un nanti setelah bulan "uasa meninggalkan kita! Mulai dari bangun shalat shubuh lebih di a)al! Su"aya bisa shalat malam, )itir, istigh'ar dan memba*a al 4ur-an menunggu )aktu shubuh! Su"aya bisa tertegak shalat sunnah taha##ud, )itir dan ba*a al 4ur-an! 8alankan ini semua sam"e ia men#adi kebiasaan buat kita! Men#adi habit buat kita! Ini "ula lah yang mau dike#ar dalam (iyadhah G< hari men#adi kaya! Bah)a selama G< hari kita bungkus diri kita dengan a"a yang dinamakan 6taA&rrub ilallaah7, mendekatkan diri ke"ada Allah! 8alankan segala ibadah sam"e kita sendiri larut dalam keasyikan men#alankan ini! Sesia"a yang men#alankan dengan hati, insya Allah $$sering saya bilang > Allah akan berikan kenikmatan 6lu"a bah)a diri kita sedang bermasalah7! Ingat$ingat, mudah$ mudahan Allah sudah men$take &,er masalah kita! 5u"akan keinginan kita, kita ber#alan sa#a menu#u Allah! Sadar$sadar, "er#alanan ikhtiar kita men*a"ai keinginan, tau$tau dah nyam"e!

Bagi #amaah "eserta kuliah, kita bela#ar meyakini, kalaulah sam"e kita$kita ini bermasalah hidu" di dunia ini, lalu masalah kita itu bisa mengantarkan kita men#adi mengingat Allah, ga a"a$a"a #uga! Terlalu mahal tebusannya bila tiada da"at mengingat Allah, meski"un bergelimang harta dan bagus #abatan! B&leh #adi di antara saudara yang melakukan ibadah$ibadah mengaku belum ada tanda$tanda masalahnya bisa selesai! %amun sesuatu yang "asti, ketenangan yang luar biasa, Allah akan berikan ke"adanya! Ketika sese&rang berhutang misalnya, bisa sa#a ter#adi satu demi satu mereka yang ia "unya hutang ke"adanya, membaik dan men#adi ka)an! Menagih teta" menagih! Insya Allah selalu ada sa#a kemudahan yang membuatnya masih terasa "unya banyak )aktu! Kita$kita ini harus yakin, "ert&l&ngan Allah bakal datang #uga ke"ada kita! Dan inilah yang semestinya kita ke#ar! Allah! Bukan s&lusi buat "ermasalahan kita dan bukan #a)aban dari keinginan kita! Tu#uan kita, kita kembalikan lagi! Yaitu Allah! Hanya DIA! Bukan yang lain! Bila kita bisa M3%E2BAH HA52A% HID2 , maka l&m"atan besar sesungguhnya sudah ter#adi! Yakni, emilik Segala S&lusi, yaitu Allah, sudah ia da"atkan! Dan ini lebih mahal dari a"a"un di dunia ini! Ya, ini #uga "erlu saya garis ba)ahi, bah)a ubahlah haluan hidu" kita! Kalau kita menge#ar s&lusi dan menge#ar keinginan, kita akan letih dibuatnya! Kita ke#arlah Allah! Insya Allah, Dia akan menyediakan #a)aban$#a)aban$%ya untuk kita! Maka "esan saya buat diri saya dan buat semua eserta KuliahOnline, luangkanlah )aktu untuk bersama Allah! Sesering mungkin! Semakin kita meluangkan )aktu untuk Allah, maka hal aneh yang akan ter#adi, selain kita sendiri semakin "unya banyak )aktu untuk menikmati hidu" ini, "un hidu" kita akan se"i dengan sendirinya dari masalah$masalah yang memen#arakan kita "unya hidu"! Kalau kita "ikir$"ikir ya, kurang a"a kita *&ba1 Ker#a keras udah, ker#a *erdas udah, ta"i kena"a hidu" kita #auh dari berkualitas1 8a)abannya ternyata, tu#uan hidu" kita bukanlah Allah! Saya &rang yang tidak "er*aya bah)a sese&rang yang mena"aki kesuksesan , lalu layak disebut sukses, a"abila kehidu"annya ra"uh! Saya &rang yang tidak mau memakai ukuran dunia! Dunia seringkali merenggut hidu" kita! 8abatan direksi memang kita sandang, ta"i tar&hannya mahal sekali+ keluarga, kesehatan kita, kesenangan kita, dan yang "aling mahal diram"as adalah )aktu untuk kebersamaan kita dengan Allah! Kalau kita semua tidak segera mengubah haluan hidu" kita, "astilah kita akan semakin #auh dari Allah subhaanahuu )ata-aala! Berikut ini ti"s untuk saya dan untuk kita semuaK

%&

;! Biasakanlah untuk memulai "agi dengan shalat dhuha dan memba*a al 4ur-an! Sibuk, ya sibuk! Ta"i kita harus bisa mengendalikan diri! Kesibukan ga ada habisnya! Sedari malam "un kita #e#ak, lalu kita masih k&rbankan "agi kita, dunia

tidak akan "ernah *uku" buat kita! Kita b&leh bilang bah)a keluarlah dari rumah se"agi mungkin! %amun saya akan menambahkan, ta"i sem"atkanlah diri kita untuk bisa shalat dhuha dan ba*a al 4ur-an, barang seayat dua ayat! '& B! Waktunya shalat nanti, shalatlah! Tinggalkanlah semua urusan #ual beli, urusan "erniagaan, urusan "eker#aan, urusan dunia! Tinggalkan itu semua untuk segera shalat menghada" Allah! Dunia diurus ga ada habisnya! Shalat C )aktu, harus lebih "enting buat kita dari"ada yang lain! Inilah tauhid! 8angan bangga men#adi yang terde"an, ta"i di urusan shalat men#adi yang "aling belakang! Kal& bisa, kalau sedang dianugerahi usaha, "eker#aan, anak buah, "erusahaan, atau karunia$karunia lain, #adilah m&t&r "enggerak bagi sekeliling untuk sama$sama shalat menghada" Allah! Yakinkah semuanya bah)a Allah itu lebih "enting dari semua urusan dunia! Shalatlah te"at )aktu! Bila shalat tidak te"at )aktu, terlalu #auh kita memutar kemudi untuk kembali di tra*knya! C&nt&h, kita sering ketinggalan shalat ashar di #am C s&re! Berarti kan B #am telatnya1 Katakanlah C shalat )aktu dikali telat B #am, maka dalam sehari, kita telat ;< #am! Ibarat &rang yang adu lari, maka kita akan kalah ;< #am! Dalam satu bulan, H<< #am! H<< #am itu lebih kurangnya ;B$;H hari! Bisa dibayangkan beta"a kalahnya kita menge#ar dunia bila kita sering telat shalat dalam ;B bulan! Itu berarti ketinggalan kurang lebih ;C< harian ngitung gam"angnya! ;C< harian itu sama dengan ketinggalan G bulanan! 5ebih bahaya kalau kita sering telat shalat se#ak akil baligh! Katakanlah umur kita saat ini H< tahun, dan akil baligh dihitung dari umur ;< tahun, berarti kita akan kalah G< bulan! G< bulan itu G tahunan! Wa#ar sa#a kita mundur di dunia ini, sebab langkah kita, telat G tahunan! Bel&m lagi kal& dihitung meninggalkan shalat, meninggalkan "uasa, meninggalkan berha#i hanya gara$gara tidak sia", atau ditambah lagi dengan d&sa$d&sa dan maksiat, )uah, barangkali k&n,ersiannya bisa ;<$B< tahunan! Bayangkan, harusnya, kita susah tuh selama itu! Ta"i karena (ahman (ahim Allah lah, kita masih bisa terta)a, masih bisa tersenyum, masih bisa makan minum enak! Subhaanallaah, Maha engasih benar Allah, dan Maha emaa'! %& H! Bikin d&yan diri dengan shalat sunnah Aabliyah ba-diyah! 8angan mudah meninggalkan Aabliyah ba-diyah! Kebanyakan atau keseringan meninggalkan Aabliyah ba-diyah, akan '& menyebabkan kita men#adi &rang$&rang yang #auh ri.ki dan tidak bertambah ri.ki! (i.ki kita mau bertambah, ta"i shalat tiada mau bertambah! (& G! Men#elang tidur, ber)udhulah, "erbanyak .ikir dan istigh'ar ke"ada Allah! Ingat$ingat d&sa! Ibarat #alan, kita balik lagi kembali ke Allah dan mengembalikan semua urusan ke"ada Allah! D&a men#elang tidur kan begitu! Di antaranya Innii u'a))idhu amrii ilallaah+ aku menyerahkan se"enuh$"enuhnya segala urusan ke"ada Allah! %& C! 8angan lu"a! %iatkan bangun malam, sebagaimana kita mengin*ar )aktu sahur takuttakut kita ke"ayahan di siang harinya ketika kita ber"uasa! Kita bangun malahlah, dengan satu ke*emasan di hati dan "ikiran kita bah)a kalau kita tidak bangun malam, maka hidu" kita akan "ayah di siang harinya ketika kita beker#a dan berusaha! Dan di saat bangun malam inilah sesungguhnya titik < hidu" kita dimulai! Bila langkah dalam hidu" ini dimulai dari shalat shubuh #am <C!H<, maka itu

berarti kemunduran buat kita! Melen*eng malah! Bedanya bera"a #am tuh1 5ihat "en#elasan "erihal hitung$hitungan kalau shalat kita telat, udah G tahunan! Kalau "er#alanan kita dihitung dari #am H dinihari )aktu taha##ud bagaimana1 Maka ia menyumbang "er#alanan kemunduran kita lebih kurang sebanyak B #am setengah dikali H< hari dalam sebulan, dikali ;B bulan dalam setahun, dan dikali bera"a umur akil baligh kita! Masya Allah, "an#ang bener garis hidu" kita melen*engnya: Ini bel&m dihitung bulak bel&knya kita ketika kita hidu"! Adakalanya kita menuruti ha)a na'su, adakalanya kita mengikuti syetan! Tambah "an#ang tuh! '& Saya sering mengilustrasikan begini! Ada se&rang mana#er yang hidu"nya udah lem"eng! Ta"i kemudian dia terg&da mem"erkaya diri! Akhirnya, #abatan mana#er yang ;< tahunan ia ke#ar, harus hilang! Kalau kemudian ia harus meniti karir lagi untuk sam"ai ke #en#angnya, bera"a lama lagi1 2kuran n&rmalnya ya ;< tahunan lagi! Dan biasanya "er#alanan kedua akan lebih berat lagi, utamanya kalau teta" Allah tidak ridha! )& J! Ke#ar ketertinggalan dengan amal saleh! Cari #alan$#alan yang bisa kita kemudian ter*atat sebagai &rang$&rang yang beramal saleh, berbuat kebaikan! 8adilah bahagian dari &rang$&rang yang ikut ngum"ul bersama &rang$&rang yang senangnya beramal saleh! Kalau "erlu, #adilah ke"ala l&k&m&ti' yang memba)a gerb&ng kebaikan! Agar keke#ar itu ketertinggalan selama hidu" kita haluannya ga bener! Ok, sam"e ketemu lagi di esai berikutnya! Insya Allah kita akan bela#ar sedikit 6meninggalkan dunia7, ta"i teta" menda"atkannya! Bingung kan1 Ya, bes&k sa#a #a)abannya! Insya Allah!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Memberi Peri tah Ke+ada Allah
KDW0111 Seri-11 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Kunjungan Pondok

eserta KuliahOnline yang dirahmati Allah, kita akan mulai bela#ar tentang mengenal Allah di dalam kehidu"an yang nyata! Tidak ada "intu bela#ar mengenal Allah ke*uali kita bela#ar tentang shalat dulu! Harusnya! Insya Allah ka#ian tentang shalat ada di Kuliah Dasar tersendiri! %amun di Kuliah Tauhid ini ditekankan "engenalan se*ara

rasa, se*ara 'il&s&'i, se*ara "sik&l&gi, dan se*ara a"a yang saya alami dan rasakan ketika saya berusaha mengenal Allah! Adalah keb&h&ngan adanya buat saya yang mengaku men*ari Allah, mengenal Allah, ta"i kemudian shalat saya "ayah! Maka sedemikian kerasnya usaha saya untuk berusaha bisa shalat te"at )aktu dulu! Baru kemudian saya mem"ela#ari bahagian$bahagian shalat se*ara detail dengan mem&h&n ke"ada Allah bimbingan$%ya! A"a yang saya rasa, saya da"at, saya share men#adi bahagian dari esai$esai Kuliah Tauhid! Selamat membayangkan kedekatan Saudara dengan Allah manakala Saudara sudah bisa mel&m"at kha)atir, bah)a Allah datang, sementara kita tidak berada di tem"at! A"a maksudnya dari kalimat saya ini, silahkan renungkan tiga esai yang saya sertakan sebagai bahan kuliah hari ini! Hari ini ada mulai banyak tamu yang datang berkun#ung ke saya, mengikuti Program Kunjungan Pondok ke Pondok $aarul 4ur5an, atau sekedar bertamu! Mudah$ mudahan kedatangan "ara tamu memba)a berkah tersendiri bagi "&nd&k dan bagi "ara tetamu sendiri! 8uga memberi maslahat bagi lingkungan! Amin! Semalam, tgl G Se"tember, saya #uga sudah "indah ke dalam lingkungan &nd&k! Sem&ga bisa mendekatkan diri saya dan keluarga ke lingkungan "&nd&k! Alhamdulillah saya bisa menye)aOmeng&ntrak rumah ak (W yang berl&kasi "ersis di "intu masuk Sek&lah Daarul 4ur-an Internasi&nal ? &nd&k esantren Tah'id.ul 4ur-an > Daarul 4ur-an@! u#i syukur ke"ada Allah! ara tetamu #uga sudah disediakan ruang$ruang untuk menunggu, sambil menikmati sa#ian$sa#ian kegiatan "&nd&k untuk diikuti! Seiring dengan "erkembangan materi, mudah$mudahan banyak ragam kegiatan yang bisa diikuti sambil berkun#ung ke "&nd&k ini! Keberkahan mudah$mudahan mengiringi kita semua!

/// Memberi Perintah Kepada Allah .idak ada pekerjaan terpenting dalam kehidupan kita kecuali menunggu datangnya shalat, dan menyegerakan shalat.

Dalam satu dial&g ada yang bertanya ke"ada saya bah)a tan"a sadar kita sering memberi "erintah ke"ada Allah! 6Tahu ga 2stad., "erintah a"a tuh kira$kira17! Saya memilih diam! Menikmati nasihat yang sedang datang ke saya! Se#ak a)al bi*ara, saya memilih bela#ar sa#a! 6 erintah yang dimaksud, "erintah tunggu07 katanya melan#utkan! embi*araan saat itu sedang membi*arakan shalat te"at )aktu! Saya langsung meres"&n membenarkan! 6Iya #uga! erintah tunggu ya17 C&ba a#a lihat, kata &rang ini! Ketika Allah memanggil, le)at muad.d.in, kita masih

asyik dengan dunia kita! Tidak sadar bah)a Allah sudah memanggil kita untuk su#ud dan ruku- menghada"$%ya! Sebagian lagi mendengar, ta"i tidak bergerak! Sebagiannya malah tidak bisa lagi mendengar! Tertutu" &leh kesibukannya beker#a, berusaha dan men*ari dunia! Bener! (u"anya kita ini memberi satu "engk&dean terhada" Allah, di ham"ir di setia" C )aktu shalat! Yaitu "engk&dean "erintah 6T2%EE27! 5uar biasa! 8adilah Allah 6Menunggu7 kita! Sungguh tidak ada "antas$"antasnya! Masa Allah disuruh menunggu kita, iya ga1

/// Perintah 6%unggu7

.idak ada yang lebih penting di dunia ini yang harus kita kerjakan kecuali shalat. (halatlah pekerjaan utama kita, sedang yang lainnya adalah pekerjaan sambilan.

A"a yang ter#adi dengan diri Anda ketika Anda mendengar A.an1 A"akah langsung bergegas memenuhi "anggilan a.an tersebut, lalu melaksanakan shalat1 Atau biasa$ biasa sa#a1 Kalau Anda tidak segera bergegas menyambut seruan itu, maka ketahuilah kita termasuk yang berkateg&ri memberi "erintah ke"ada Allah! Yaitu "erintah 6tunggu7 tersebut! erintah 6tunggu7 ke"ada Allah ini berartiK S Tunggu ya, saya sedang melayani "elanggan! S Tunggu ya, saya sedang nyetir! S Tunggu ya, saya sedang menerima tamu! S Tunggu ya, saya sedang nemani klien! S Tunggu ya, saya sedang ra"at! S Tunggu ya, saya sedang dagang nih! S Tunggu ya, saya sedang belan#a! S Tunggu ya saya sedang bela#ar! S Tunggu ya saya sedang nga#ar! S Tunggu ya saya sedang mer&k&k! S Tunggu ya, saya sedang di t&l! S Tunggu ya, saya sedang dalam terburu$ buru! S Tunggu ya saya sedang tidur! S Tunggu ya, saya sedang beker#a! Dan seterusnya! C&ba a#a berka*a ke"ada diri sendiri, dan kebiasaan ketika menghada"i )aktu shalat! erintah tunggu inilah yang kita berikan ke"ada Allah! Ad.an berkumandang0 Allahu akbar, Allahu akbar0 Bukannya kita bergegas menyambut seruan itu, malah Allah kita suruh menunggu0

/// #iapa sih kita8

(esiapa yang tidak mengusahakan shalat di awal waktu, sungguh dia adalah orang yang tidak mengenal #llah. )i%ki 0ya lah yang selalu kita cari. 7ertolongan 0ya lah yang sedang kita butuhkan. Dan #llah datang di setiap waktu shalat membawa apa yang kita butuhkan, memberi apa yang kita inginkan, di luar kebaikan 0ya yang bersifat sunnatullah.

Kita ini, manusia, makhluk *i"taan Allah! Di*i"takan dari sari"ati tanah! Kita ada, lantaran ada hubungan yang dii.inkan Allah dari hubungan laki$laki dan "erem"uan yang kemudian ter#adilah kita! Ya, dari s"erma, kita men#adi manusia! Makanya Allah menyindir di surah Yaasiin ayat ke$FF, bagaimana mungkin manusia yang di*i"takan dari sari"ati tanah lalu tibatiba men#adi "embangkang1 Men#adi "endurhaka ke"ada Allah1 Ta"i ya begitulah! Kita ini emang manusia yang ga tahu diuntung dan ga tahu diri! Kita ga kenal sia"a kita! 5ihat sa#a, berani$beraninya kita 6memerintah7 Allah untuk menunggu kita! Iya kan1 Sedangkan, saudara$saudaraku yang dirahmati Allah, se&rang k&"ral, ga b&leh dia memerintah sersan! Sersan, ga b&leh memerintah ka"ten! May&r, tidak bisa memerintah 8enderal, dan seterusnya! Hirarki itu, ter#adi! Bahkan, se&rang "&lisi yang berdiri di "inggir #alan, lalu le)at m&bil #enderal, lalu dia tidak mengangkat tangan tanda h&rmat, maka se*ara kesatuan, ini akan #adi masalah buat dia! %ah, sekarang, tanya, sia"a kita, dan sia"a #uga Allah1 Terlalu amat sangat jauuuuuuhhhhh hirarki kedudukannya! 5ah, bagaimana mungkin kemudian kita membiarkan Allah menunggu kita, atau kita memberikan "erintah tunggu ke"ada$%ya, untuk menunggu kita1 Astagh'irullah! Insya Allah &rang bisa rada selamet s&al shalat, ketika bisa ber"ikir begini, 68angan sam"e Allah menunggu saya! Kal& bisa, saya yang menyambut Allah! Sebab ga ada "antes"antesnya! Masa (a#a Dira#a, emberi Karunia, yang dirindukan "ert&l&ngan$ %ya dan bantuan$%ya, yang dinikmati ri.ki$%ya, lalu #adi yang menunggu saya1 3mangnya, sia"a saya17!

/// 9enungkan tiga esai ini dulu ya sebagai bahan kuliah hari ini. Kepada Allah kita berharap sejak ini %AU"+$ kita U-!+. Maksudnya, ilmu tauhid kita itu nyata,

berpengaruh ke kehidupan kita. !akni manakala kita berusaha mengenal Allah di saat Allah datang saja dulu di 3aktu shalat.

!ikulli syai in baabun. "a baabut taqorrub ilallaahi, ash sholaah+ segala sesuatu ada pintunya. Dan pintu supaya bisa mendekatkan diri kepada #llah itu adalah shalat.
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Da+at A+a Dari Du ia,KDW0112 Seri 12 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

$aarul 4ur5an Method

'ita sering habis habisan berbuat untuk sesuatu yang justru akan kita tinggal. (edang untuk sesuatu yang bakal abadi, sering kita tidak sungguh sungguh.

S&re tadi saya berbin*ang$bin*ang sebelum ashar dengan T, )ali murid dari santri kami yang bernama Ayu! Alhamdulillah, selama (amadhan ini, esantren "unya kegiatan buka "uasa dan tara)ih keliling ke )ali$)ali santri! Mereka senang$senang! Sudah mah bisa melihat anaknya "ulang, mereka bisa kedatangan ka)an$ka)an dari anak$anaknya dan "ara de)an guru "esantren! Tambah senang lagi mereka bah)a saya menyatakan saya "un bisa mendam"ingi! Dan kegiatan tara)ih ; #u. ; malam teta" bisa berlangsung! Yakni di kediaman tuan rumah, atau di mushallaOmas#id di sana, yang bisa mengikuti tara)ih ; #u.an ini ?tidak semua mushalla berkenan, mengingat stamina #amaahnya yang belum tentu sanggu" mengikuti tara)ih begini@! %ah, ak T ini ru"anya #uga "eserta KuliahOnline Wisatahati! Saya senang sekali! Ini kan sama #uga dengan saya mengisi ruh, hati dan "ikiran "ara )ali santri! Saya baru sadar, &h iya ya, kena"a saya tidak )a#ibkan sa#a "ara )ali santri mengikuti KuliahOnline ini! Insya Allah kal& ,isi misi nya sudah sama, hatinya #uga sama$sama tesambung ke Allah, maka ini akan mem"ermudah "er#alanan menu#u "erubahan yang dikehendaki! erubahan berm&dalkan ridha Allah! ak T ini bertanya ke"ada saya, ka"an ustad. ada )aktunya1 Saya bilang, insya Allah

saya sem"atkan! Hari ini saya terlambat mengu"l&ad sebab alhamdulillah saya dikasih 6ga enak badan7! Saya masih harus ikut memim"in tara)ih ; #u.an, dan kemudian saya diamanahkan Allah bebera"a kegiatan! Tumbang #uga! Saya "ikir, bes&k sa#a ?tadi "agi maksudnya@, habis shubuh, habis siaran langsung di T I #am <C!<<$<C!H<! eh, malah tumbang beneran! Istirahat, bangun$bangun #am ;;: Alhamdulillahnya udah sem"et dhuha )aktu mengins"eksi anakanak santri di esantren! Masya Allah, maa'kan saya ya! ak T ini #uga bertanya tentang materi, beliau bilang, statement 2stad. menarik #uga tuh! Saya tanya, statement yang mana1 Kalimat yang mana1 Itu, ketika 2stad. bilang, bah)a materi bes&k ?hari ini@, adalah bagaimana kita meninggalkan dunia, ta"i teta" menda"atkannya1: Bagaimana tuh *aranya1 Begini, sebentar lagi ashar kan1 Kata saya! %ah, ketika a.an ashar, atau malah di "esantren mah sebelum ashar, kita sudah harus meninggalkan dunia kita! 2ntuk menu#u Allah! Itulah yang dimaksud bela#ar meninggalkan dunia sekaligus menda"atkannya! Tidak sungguhsungguh meninggalkan dunia, hanya harus tahu ka"an kita beker#a, ka"an kita beribadah ke"ada Allah! Sam"e sini, ada yang mengatakan, kan ker#a #uga ibadah1 Iya, betul! Bagus malah! Ta"i #angan sam"e meninggalkan dan melalaikan ibadah mahdh&h ?)a#ib@ nya! Saya men*eritakan ke"ada beliau, bah)a saya "unya ka)an yang buka t&k& se"atu! Satu hari ia berkhidmat ke"ada agama! Dia memilih khuru# ?keluar H hari sam"e G< hari@ ala #amaah tabligh! T&k&nya ia atur sebaik$baiknya sebelum ia meninggalkannya! Ia aturkan karya)ankarya)annya, ia amanahkan sebaik$baiknya t&k&nya ini ke"ada anak buah dan saudaranya! Dia mengaku, t&k& se"atunya malah menda"atkan hasil lebih! Ada sese&rang yang berkhidmat ke"ada se&rang kyai! Ia bantu kyai ini, ia temani kyai ini keliling daerah! Sementara ia "unya usaha "abrikan rumahan "embuat mesin "engering nangka dan "isang! Biasanya dia hanya mam"u men#ualkan ;$B mesin sa#a "er bulan! Ini dia mengaku dia bisa menghasilkan sam"ai C mesin, "er bulan: Se&rang anak muda datang bersama istri dan keluarganya! Minta nasihat agar dikuatkan mentalnya untuk #adi ustad. di "edalaman! Ta"i keluarganya bingung! Ia selama ini ker#a di "abrik! Ea#inya D<<rb, masih ada b&nus$b&nus dan tun#angan ini itu! Ta"i itu "un seringnya n&mb&k, dan "unya hutang! anggilan hatinya kuat sekali untuk berdak)ah! Karenanya ia "amit untuk kemudian men#adi dai "edalaman! %iatan ini lumayan disetu#ui, sekaligus #adi beban "emikiran istri dan &rang tuanya! Berga#i sa#a engga bisa hidu" "as$"asan ?n&mb&k@, a"alagi kal& sam"e ga "unya ga#i sama sekali! Saya "erkuat hatinya, bah)a kalau memang sudah bulat, syaratnya #angan mengeluh! Insya Allah, Allah akan mengaruniakan sesuatu yang lebih! Dan benar sa#a! Satu tahun kemudian ia ber*erita, hidu"nya lebih "unya sekarang ini! Bulan "ertama sa#a, ga#i sebesar C<rb "er bulan dari lembaga dak)ah yang menaungi "er#alanannya ini malahan utuh! A"a sebab1 Allah menanggung hidu"nya! Orang$&rang kam"ung

yang dia#arnya digerakkan Allah untuk memberikan sebagian hasil "anen "enduduk ke"ada dia! Malah katanya lebih hingga bisa di#ual untuk bisa membelikan sesuatu buat istri, anak dan &rang tuanya! Masya Allah kan1 Se&rang "emasar di bidang k&nstruksi, men*&ba untuk hidu" mementingkan Allah! Ia lalu men#adi memegang "rinsi" bah)a Allah itu segala$galanya! (a"at$ra"at ia beritahu bah)a ia harus break ;< menit sebelum a.an, dan klien$kliennya malah disuruh nunggu: Katanya, kalau berkenan menunggu, saya senang sekali! Ta"i kalau ga berkenan menunggu, ya baiknya kita re$s*hedule #ad)al yang nabrak )aktu shalat, untuk di"ilih yang tidak nabrak )aktu shalat! Katanya, "ernah ke#adian, ada satu klien, yang direksinya itu 6bule7! Si bule ini mem"ersilahkan dia mem$break, sebab ga mungkin di$re$s*hedule! 5alu a"a yang ter#adi1 Meeting di*uku"kan sam"e )aktu break sa#a! Batalkah1 Tidak! emasar k&nstruksi ini ber*erita, bah)a tuh bule merasa ga usah lagi harus di"er"an#ang masa diskusinya! Menga"a1 Katanya, bule kini "er*aya sama dirinya! Dia sudah "erhatian sama Tuhannya, "asti dia &rang #u#ur, begitu kata bule ini meyakinkan! Dan bule ini masih menambahkan, bah)a dia disi"lin dengan )aktu audiensi bersama Tuhannya, "asti "eker#aan$"eker#aan yang di"er*ayakan ke"adanya "un akan #uga disi"lin! Se&rang "engusaha makanan, mengubah kebiasaan ?*ulture@ "erusahaannya! Biasanya ia a#arkan agar karya)annya siga"$siga" men*ari dan melayani "elanggannya! Ta"i a"a yang ter#adi1 Setelah ia berkenalan dengan ilmu tauhid, ia berkeinginan mem"raktekkan ketauhidannya ini di lingku" usahanya! Saya menyebutnya DAA(25 42(-A% M3THOD! Dan inilah DAA(25 42(-A% M3THOD! A"a yang ditera"kan &leh si "engusaha yang di*eritakan ini adalah met&denya Daarul 4ur-an! &h, sudah a%an maghrib. (aya buka puasa dulu ya. 0tar malem bada tarawih saya lanjutkan lagi. /// Setelah buka "uasa, shalat ber#amaah, alhamdulillah saya lihat ada )aktu sebelum isya$an dan tara)ih! Baiklah, saya lan#utkan tan"a menunggu tara)ih! Su"aya bisa diu"l&ad malam ini #uga dan diba*a! Bes&k, sudah materi baru! 5an#ut ya1 engusaha makanan ini malah meminta karya)an$karya)annya menunda buka t&k& sekitar B< menit dari #adual! Sementara #am masuknya, teta"! 2ntuk a"a1 (u"anya ia meminta karya)an$karya)atinya shalat dhuha dulu dan memba*a al 4ur-an ;$C ayat: Dan ini ia )a#ibkan! Tan"a ke*uali yang haidh! 5ah, kan ga bisa shalat dan nga#i yang haidh1 Ya, kata dia, teta" harus ada di tengah$tengah barisan yang mengingat Allah: Dia mau bela#ar dari kesalahannya selama ini, bah)a emilik (i.ki selama ini ia abaikan! Dan ia dititi"kan karya)an, kena"a #uga ga diba)a ke Allah! Mum"ung "asti didengar seruannya! Masya Allah! as .uhur, ia suruh bergantian melayani "elanggannya! Harus lebih banyak yang ke mushalla malahan! Ia beritahu "elanggannya bah)a yang muslim, bisa shalat .uhur dulu sambil menunggu makanan datang! Alhamdulillah!

Saya #uga "engen tuh ngembangin usaha yang absen "ertamanya adalah dhuha dan ba*a al 4ur-an! Syukur$syukur bisa set&ran ha'alan al 4ur-an! Kalau "erlu, tamu$tamu yang datang harus ditanya sama sekuriti "intu gerbang "abrikOkant&r, 6Sudah shalat dhuha belum17, bukan 6Mau ketemu sia"a17! Sebelum a.an, terdengar alunan suara merdu a#akan shalat, dan men#elang "ulang, di"erdengarkan ba*aan$ba*aan al 4ur-an! Ah, indahnya! %ah, di "esantren, yang kayak gini$gini, diberlakukan! Diusahakan diberlakukan! Saya sam"e mera"at ke "esantren, ng&ntrakOnye)a rumah di de"an "esantren, agar bisa ng&ntr&l yang begini gini! Biarlah santri$santri tidak men#adi santri yang "intar, asal ia bisa shalat te"at )aktu, ra#in shalat$shalat sunnah, ringan bangun malam dan "uasa$ "uasa sunnah, senang berd&a dan mend&akan! Tentu sa#a, bukan "esantren namanya kalau santri$santrinya tidak "intar! 2*a"an ini hanya untuk menun#ukkan beta"a kesalehan dan tahu Allah itu lebih "enting dari segalanya! Daarul 4ur-an Meth&d ini sudah mulai diad&"si &leh banyak "erusahaan! 5a"&ran satu demi satu berdatangan tentang "erubahan! Terutama ketenangan, dan *ara "andang terhada" dunia yang tidak lagi segalanya! Melainkan Allah lah yang segalanya! Alhamdulillah, subhaanallaah! /// $apat Apa $ari $unia:8

Dunia harus dikejar. 'arena di sini kita hidup. 0amun akhirat juga harus diperhatikan. (ebab di sanalah tempat kita kembali. -nilah doa dan ajaran keseimbangan hidup yang diajarkan )asulullah.

eserta KuliahOnline yang saya sayangi! Tulisan berikut ini, tentang 6dunia7, sesungguhnya sudah saya sia"kan dari #auh$#auh hari sebelum Kuliah Tauhid ini dirilis! Bareng dengan saya mem"ersia"kan ragam tulisan materi kuliah yang lain! 8adi, alhamdulillah! Ea kesulitan! Saya tinggal memeriksa ulang sa#a, dan menemplatenya! Di usia saya yang kata &rang masih muda ini, saya sering ber"ikir! Dikasih a"a kita ini sama dunia1 Belum meninggal a#a, kita ini ga dikasih a"a$a"a! unya m&bil lebih dari satu, yang di"ake tete" satu! Bener sih istri make m&bil, anak$anak make m&bil! Ta"i kita kehilangan mereka nantinya! Mereka "un sering kehilangan kita! C&ba a#a ba*a bait$bait tulisan di dalam buku ini! Ada tulisan saya yang ber#udulK "unya suami kayak ga "unya suami! unya istri kayak ga "unya istri! unya anak kayak ga "unya anak! unya &rang tua, kayak ga "unya &rang tua! unya tetangga, kayak ga "unya tetangga!

unya saudara kayak ga "unya saudara! unya ka)an, kayak ga "unya ka)an! Akhir$ akhirnya, "unya agama, kayak ga "unya agama! Ada bintang$bintang yang begitu "&"uler, lalu tenggelam berakhir masa ke"&"ulerannya! Dunia teta" ber"utar, ta"i kehidu"annya banyak yang mati lam"u! &"uler sudah tidak! Merasa "&"uler, masih! Mati, ada yang meninggalkan hutang! Ada yang begini ada yang begitu! Sementara, tidak sedikit &rang$&rang kaya yang tidak bisa menikmati kekayaannya! Kekayaan yang dinikmati adalah yang di atas kertas! Bukan kekayaan yang sesungguhnya! Makan, tidak bersama keluarga! Dia di mana, keluarga di mana! Tidur tidak bersama keluarga! Dia di mana, keluarga di mana! Sibuk dengan urusannya! Kaya iya, ta"i kualitas hidu"nya1 5ayak di"ertanyakan kalau ia menyem"atkan diri merenung! Begitu gagahnya, dunia malah men#adikannya duduk di kursi "esakitan, dis&r&t layar ka*a duduk di kursi tersangka! Tidak sedikit #uga "engusaha yang susah "ayah membangun rumah su"er me)ahnya, ta"i ia betul$betul sudah tinggal di "en#ara! Sungguh"un "en#ara ia bisa sula" men#adi ruangan su"er me)ah, ya teta" sa#a "en#ara namanya! (umah yang luar biasa ia bangun "un kal& ditanya dibangun untuk sia"a1 Ia kelak tidak mengerti #uga #a)abannya! Kal& di#a)ab buat anak$ anaknya, nyatanya anak$anaknya studi di luar k&ta dan di luar negeri! Kal& di#a)ab untuk &rang tuanya, nyatanya &rang tuanya di kam"ung sana! Orang tuanya #uga merasa "er*uma kal& maen ke rumah tersebut, sebab memang tidak ada sia"a$sia"a! Di banyak bl&k "erumahan me)ah, #ustru banyak yang tidak ber"enghuni! Ada yang ber"enghuni, namun bukan "enghuni asli! Melainkan hanya "enye)a, atau bahkan "embantu! Sudah mah nem"atin gratis, dikasih duit "ula tuh "embantu dan ditanggung semua ha#at dan ke"erluannya! Termasuk urusan$urusan air, listrik, dan kebersihan serta keamanan! Adduh, mata saya ini k&A ya merasa 6bukan itu yang harus kita *ari7! Itulah barangkali yang disebut dengan kesenangan yang meni"u! A"anya yang senang1 Cuma "erasaannya sa#a! Atau *uma katanya sa#a! Ada ka)an yang membangun h&tel, dan ia sekalian tinggal di situ! Tahukah saudara, di kamar mana ia tinggal1 Di kamar yang biasa sa#a! Bahkan *enderung di kamar yang "aling #elek! Sebab kamar$kamarnya dise)ain semua! 5ihat, dunia bahkan mengambil semuanya! Kal& kamar yang itu"un ada yang se)a, ia memilih tinggal di rumah di belakang h&tel yang ia se)a dari "enduduk dengan bayar tahunan: Ini kan gendeng! Ta"i, kal& kekayaan itu ada di tangan &rang s&leh, subhaanallaah, man'aat! (umah me)ah banyak dibangun &leh dia su"aya duitnya ber"utar! Ia se)akan untuk &rang$ &rang asing! Setelah ber"utar, hasilnya ia bikin untuk lebih menggerakkan ek&n&mi syariah di kam"ungnya! Subhaanallaah! M&bil dia beliin yang banyak, buat kemudian diberdayakan uangnya! Da"et uang, kemudian belan#akan dah buat &rang susah! unya uang, beli$beliin dah "erusahaan$"erusahaan sakit! Kemudian sehatin! Habis itu #ual!

Hasil "en#ualannya untuk membantu "esantren$"esantren dah! Mantab! #aya barangkali terlalu sentimentil ya8 Ta"i baiklah, saya turunin sedikit tem"& nya! C&ba a#a lihat B tulisan berikut ini!!! /// Karya3an

Masih se"utar da"et a"a dari dunia1 8ika kita memburu hanya dunia, maka sungguh, kita tidak akan da"at a"aB! Makanya Allah dan (asul$%ya menga#arkan, #angan hanya menge#ar dunia! Ke#ar #uga akhirat, dengan mem"erhatikan amal saleh yang men#adi bekal menghada" Allah! Banyak$banyak berbuat kebaikan! Dan utamanya, "erbaiki *ara kita beribadah! 8angan sam"ai men*intai Allah hanya di mulut sa#a! Sesungguhnya kita tidak men*intai Allah melainkan men*intai dunia! Ada se&rang karya)an yang kal& saya tanya, da"at a"a situ dari dunia1 Ea#i situ buat a"a1 W&ng buat kebutuhan situ a#a kurang1 5alu ia #a)ablah "ake kata hatinya! Kata yang "aling #u#ur yang "ernah ia dengar! Dan itulah #a)abannya sendiri! Bukan #a)aban &rang lain! A"a katanya1 Iya #uga! Saya tidak menda"atkan a"a$a"a! Saya ber#uang untuk rumah yang sesungguhnya saya tidak tahu a"akah kalau saya meninggal nanti rumah ini udah lunas atau belum! K ( nya, ;C tahun! Sekarang baru #alan D tahun! Sedang kematian tidak ada yang tahu! M&bil yang saya da"atkan "un, kredit! M&t&r #uga begitu! Barang$barang di rumah ini, rata$rata kredit! Ada yang kredit memang barangnya, ada yang dari kartu kredit! Begitu katanya! Da"at a"a dia1 Semula ia ber"ikir ia sudah men*a"ai banyak hal! Ternyata tidak! C&ba a#a kalau dia sakit agak "an#ang! Sebut sa#a, sakit G$C bulan! 5alu ia di$ HK! Maka kemudian seluruh ren*ana keuangan, berantakan! (umah, tidak lagi terbayar, lalu disita! M&bil dan m&t&r lalu ditarik leasing! 5alu dia1 Da"at a"a1 Ea da"at a"a$a"a! (u"anya selama ini ia hidu" untuk bank di mana ia kredit rumah! Ia hidu" untuk bayar kartu kredit yang ga lunaslunas! Ia hidu" untuk bayar leasing yang membengkakkan harga m&t&r dan m&bilnya sekian kali li"at! Banyak kemudian karya)an$karya)an yang ter#ebak &leh hutang yang tidak terbayar dan akhirnya bener$bener ga "unya a"a$ a"a! Di situ kemudian men#adi "eluang dunia industri asuransi! Ada asuransi ini ada asuransi itu! Ok, 'ine, ikut a#a, untuk men#aga hal$hal yang tidak diinginkan! %amun, #angan lu"akan asuransi akhirat dengan shalat dan sedekah! Dunia, bakal hilang! Ta"i Allah dan seluruh amal kita, ga bakal hilang! Tidak sedikit dari mereka yang kemudian setelah semua aset yang dibelinya dengan a*ar berhutang, lunas, harus di#ual kembali dengan harga murah! Sebab ternyata satu

dua hal yang tidak ter"rediksi sebelumnya! Misal, adiknya masuk "en#ara sebab satu hutang! Itu kan bukan sebab dia! Sebab adiknya! Ta"i &rang tuanya m&h&n$m&h&n agar ia #ual rumahnya untuk membantu adiknya! Orang tuanya lalu bilang, tinggallah dulu di rumahnya beliau! Manalah kita tega! Kita #uallah rumah kita, dan kemudian kita meng&ntrak, hanya agar #angan satu ata" dengan &rang tua! 5ihat, gila kan1 Ca"e$ *a"e kita kemudian bayar angsuran rumah, akhirnya ng&ntrak$ng&ntrak #uga! Ya begitu dah dunia! Ada yang bilang, ?P@ Hei, kena"a engkau )ahai ustad. menyalahkan dia1 Bukankah dia membantu &rang tua dan adiknya1 ?$@ Kelihatannya sih begitu! ?P@ K&A kelihatannya1 ?$@ Ya, emang! ?P@ 3mang "egimana1 ?$@ Begini! Kalau ketika dia beker#a, dia ga lu"a sama Allah, itu namanya u#ian dari Allah! Dan insya Allah itu adalah kebaikan dari Allah! Ta"i kalau selama dia ker#a, dia tidak ingat sama Allah, maka sesungguhnya Allah menga.abnya! Allah tungguin a"a yang dia kum"ulin itu benar$benar lunas, lalu Allah ambil serta merta dengan *ara$ *ara yang tidak "ernah ia duga sebelumnya! ?P@ Wah, kal& gitu #ahat ya Allah1 ?$@ Ya, tidak! Mana lah #ahat1 Dari"ada dia.abnya nanti di akhirat1 Kan re"&t! ?P@ 2kurannya a"aan1 ?$@ Shalat ga dia1 Kalau dia #a)abK shalat, maka shalatnya se"erti a"a1 Kal& shalatnya sering di akhir )aktu, ya sama sa#a dengan tidak menghargai Allah! Kita kan disuruh syukur! Masa kemudian sama Allah malah mengurangi )aktu! Sedang sama dunia, ditambah terus #am untuk men*arinya! 5ihat lagi, sedekahnya gimana1 Sebelum ker#a, sedekah seribu, istilahnya! Kemudian, setelah ker#a, masih seribu! Ini kan tidak bersyukur disebutnya! ?P@ Oh, kalau begitu, termasuk 'irman$%ya yaK Bersyukurlah kamu, maka akan Aku tambah nikmat$Ku "adamu! Ta"i kalau kalian tidak bersyukur, maka sesungguhnya a.ab Allah teramat "edih! ?$@ %ah, itu tahu! Ya begitu tuh dunia! Dunia di"egang, dia ber&ntak! Dideka", malah menendang! Diburu, malah ma#u memukul! Dilayani, malah memerintah! Dike#ar, malah memerangka"! Dia menyerahkan dirinya, ta"i dunia itu meni"u! Sesunguhnya dia tidak "ernah menyerahkan dirinya! Dunia hanya mem"ermainkan manusia! Makanya

Allah menasihati untuk #angan terti"u urusan dunia! Banyak$banyak beramal saleh, sebab itu yang lebih kekal! Masih kelihatan sentimentil ya8 6%anti malah menghalangi &rang men*ari dunia l&h!7 begitu kata sebahagiannya yang lain! Ah, biar sa#a! Mudah$mudahan ada yang terbuka mata hatinya! Bila selama ini hidu" untuk dunia! Kini, hidu"nya di dunia, ta"i untuk Allah, Yang unya Dunia! Ia #adikan dunia sebagai sarana ibadah ke"ada emilik Dunia! 3sai bes&k kita mulai menukik bi*ara tentang shalat dan kualitas shalat kita! Berturut$turut kita #uga akan bi*ara tentang d&a, hingga kemudian ke de'inisi$ de'inisi tauhid berdasarkan kitab$kitab+ al 4ur-an dan al Hadits! Insya Allah!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid ./ma tisme (ertauhid


KDW0113 Seri 13 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Pesantren Online

agi ini, tanggal J Se"tember B<<D saya diundang men#adi tamu dalam a*ara A"a Khabar Ind&nesia edisi akhir "ekan! Tema nyaK esantren Kilat! Oleh bagian "r&duksi saya diminta untuk menyinggung s&al KuliahOnline! A"a kesibukan 2stad. di bulan (amadhan ini1 Tanya "emba)a a*aranya! Saya #a)ab, bah)a salah satu kesibukan saya adalah mengga)angi esantren Online! 3ntahlah, ta"i sebutan ini langsung dires"&n &leh "emirsa yang melihat! Bagaimana dengan eserta semua1 Berkenan memberi tangga"an1 Ta"i saya berusaha teta" k&nsisten! Saya berusaha menggiring "eserta untuk hanya melihat, dan mengikuti sesi Kuliah Tauhid ini sa#a dulu! Sebutan esantren Online ini sungguh mengg&da! Insya Allah kita akan *&ba buatkan tim khusus yang merriset dan kemudian merilis esantren Online ini! Dan rasanya, tidak "erlu dikaitkan dengan m&men (amadhan sa#a! Artinya, biar sa#a ide esantren Online ini terus kemudian bergulir hingga ia men#adi miri" se"erti "esantren "ada umumnya, hanya bedanya ia bersi'at maya!

/// #upir #aya

'ita tidak mengenal #llah. -tu yang menyebabkan kita tidak menyambut kedatangan 0ya. tidak di shalat fardhu, dan lebih tidak lagi di shalat tahajjud. Beruntunglah orang orang yang tahu bahwa #llah itu selalu datang. Datang dengan segala karunia 0ya, datang dengan segala pertolongan 0ya.

2ntuk kemudahan berkendaraan, Allah karuniakan saya su"ir! Saya tidak mengangga" su"ir saya ini lebih rendah dari saya! Malah saya seringkali membesarkan hatinya, bah)a kemana saya *eramah, maka dia da"et #uga "ahala kebaikannya! Asal dia mau memba*a basmallah dan berd&a agar amalan *eramah saya, "un ia da"atkan! %amun, ketika saya tidak menda"ati su"ir saya te"at )aktu, tidak kurang saya "un suka terbersit rasa kesal! 6Bagaimana sih1 2dah tahu mau #alan, k&A malah ga ada17 begitu saya ber"ikir! Di satu )aktu, saya memberitahu su"ir saya, agar dia standby langsung di de"an l&bi satu tem"at, sebab sudah akan #alan lagi ke tem"at yang lain! Dan saya sudah )anti$ )anti dengan sangat! Yang demikian itu, agar tidak #adi hambatan bagi "er#alanan saya! Ta"i ru"anya dia tidak mengindahkan! Begitu saya keluar, dia tidak ada! Begitu saya tel"&n, katanya sedang ngantar saudara saya ke de"an #alan utama, men*ari taksi! Saya marah, namun, bersabar rasanya lebih baik! Karena saya tidak bisa menunggu lebih lama, saya bilang sama dia, saya naik taksi sa#a #uga dah! Dan dia saya suruh "ulang! Ada suara bersalah di u#ung seberang H sana! %amun saya tidak mau berlama$lama lagi! Saya tutu" tel"&nnya dan saya segera men*ari ta=i! Sebelum ta=i yang saya "esan, sam"e, su"ir saya sudah datang dan meminta maa'! Sekarang saya sadar, bah)a selama ini saya sering menge*e)akan Allah, Tuhan saya yang sudah demikian baik ke"ada saya, ke"ada keluarga saya, ke"ada semua manusia! Dan sekarang saya membiarkan Allah menunggu saya0 Saya tidak da"at membayangkan, andai yang mengu*a"kan kalimatK 6Tunggu ya ak:7, adalah su"ir saya! Ya, ketika saya "erlu dia, dia lalu mengatakan itu! 5ebih k&ny&l lagi kal& dia bilang, ak, kal& ga sabar, silahkan sa#a naik ta=i ya! Saya makan dulu0 ?111:::@! Wuih, saya tidak da"at membayangkan, a"a yang saya akan lakukan terhada" su"ir saya itu! 5ebih lagi saya tidak mam"u membayangkan #ika saya lah yang men#adi su"ir buat ma#ikan saya! Saya harus selalu standby buat ma#ikan saya! 5alu kena"a kita tidak "ernah sia" siaga untuk Allah, Tuhan kita1 Disebut sia" siaga bila kita selalu stel "an*a indera kita! Kita, men#adi )eker, atau

alarm, untuk diri kita sendiri! Selalu )as"ada setia" )aktu shalat datang! Syukur$ syukur bila kita mau men#aga )udhu kita! 8adi, ga "erlu mengantri ketika saat shalat datang! Makin *e"at kita datang ke"ada Allah, rasanya hidu" kita akan didahulukan ketimbang &rang$&rang yang selalu telat datangnya! Makin kita bergegas menu#u Allah, menyambut Allah, d&a$d&a kita "un akan semakin *e"at dikabul, masalah$ masalah kalau datang *e"at selesainya, ha#at kalau ada bisa Allah segerakan "en*a"aiannya! Ta"i a"a b&leh buat! Selama ini kita menyadari bah)a sama yang namanya shalat, kita #arang mementingkannya! /// 9omantisme ertauhid

#llah, $ang Maha 7erkasa, selalu mendatangi kita. Disambut tidak disambut, dilayani tidak dilayani, dengan 'asih (ayang 0ya, D-# selalu hadir di kehidupan kita. !antaran tidak mengenal 0ya, kita lalu menjadi manusia manusia yang kehilangan momen berharga bertemu dengan 7emilik Dunia ini. (ubhaanallaah.

Masih se"utar su"ir saya, alangkah manisnya bila kemudian ketika saya keluar dari satu tem"at, dia sudah standby dengan m&bil yang AC nya sudah dingin menyebar ke seluruh kabin m&bil! 5ebih lega lagi saya kalau kemudian m&bil itu bersih luar dalem dan )angi! Tambah bangga saya, kalau kemudian ia turun dari m&bilnya, lalu dengan s&"annya membukakan "intu m&bil untuk saya! Saya se"erti ra#a, he he he! Ta"i ya, sehari$hari saya tidak demikian! Ini kan *erita 6alangkah manisnya7! Bukan yang sebenarnya! Ta"i l&gika ini mau di"akai untuk menun#ukkan kesia"an kita dan kes&"anan kita terhada" Allah! Ternyata, #auh sekali dari yang semestinya! Mestinya, #angan Allah yang menunggu kita! Ta"i kita yang menyambut kedatangan Allah! Kita sudah sia" siaga sebelum datangnya )aktu shalat! Kita sudah sia" siaga sebelum muad.d.in mengumandangkan a.annya! Bagi yang mengingat masa$masa "ergi ha#i atau umrahnya, k&A bisa ya kal& di tanah su*i kita melangkahkan kaki kita ke mas#id, #auh sebelum a.an1 Bahkan ada yang tidak beran#ak dari mas#idil haram atau mas#idin naba)i, memilih untuk menunggu datangnya )aktu shalat yang lain! C&ba di"r&gram hidu" kita, dengan menyetel ulang #ad)al ibadah kita! Mari kita sambut Allah! 8angan biarkan lagi kita yang ditunggu Allah! Syukur$syukur kita mau menyambut Allah dengan "akaian yang lebih bagus ketimbang kita menemui manusia! Kalau"un tidak, sia"kan )e)angian khusus untuk

menyambut Allah yang kita "akai hanya ketika menghada"$%ya! Kita kemudian tegakkan shalat$shalat sunnah! Kita datang sebelum )aktu a.an0 Duh, indahnya0 Saya kadang suka iseng membayangkan, Allah turun dengan Malaikat$Malaikat engiring$%ya! Allah memasuki mas#id dengan Anggun$%ya, "enuh Wiba)a, "enuh es&na! 5alu saya men&leh ketika Allah datang, lantaran saya sudah di dalam mas#id duluan! 5alu Allah tersenyum ke"ada saya dan saya katakan, saya sudah di sini ya Allah! Saya sudah di sini! Begitulah! Asli! Candaan iseng, bayangan iseng ini, senang sekali saya bayangkan! Sehingga hati ini senang betul mengambil air )udhu untuk ta#diidul )udhu ?mem"erbaharui )udhu@! Saya ingin en*i"ta saya senang bah)a saya betul$betul mengabdi "ada$%ya! Saya belum mam"u mengabdi banyak, ya dengan *ara beginilah dulu! Tam"il di muka ketika shalat! Subhaanallaah! Begitu "un ketika masa shalat taha##ud! Ketika saya terbangun, saya bayangkan bah)a Allah yang membangunkan saya! DIA berada di sam"ing saya, dan membangunkan saya dengan "enuh Kelembutan dan Kasih Sayang$%ya! Masya Allah! Bertentangan tentu mem,isualkan hal$hal se"erti ini! Ta"i inilah saya! ( omantisme bertauhid dengan Allah menjadi sangat nyata buat saya! Ketika saya "edengerkan keluhan saya, saya ber*erita ke"ada yang melebihi sahabat dekat saya! Saya "erdengarkan keluhan$keluhan saya tentang ke#adian$ke#adian hidu" yang saya le)ati, detail, "elan$"elan! akai bahasa sehari$hari dengan teta" mem"erhatikan kesantunan, adab, kes&"anan layaknya saya bi*ara dengan Tuhan emilik Alam ini! Ta"i ya itu, ,isualisasi bah)a saya sedang ber*engkrama dengan$ %ya, saya usahakan betul, agar Allah hadir di hati saya! Dalam suasana sentimentil, misalnya sedang marah, sedang ke*e)a, sedang sangat senang, atau sedang sangat sedih, biasanya manusia sanggu" ber*engkerama dengan Allah! (ahasianya barangkali karena hatinya dihadirkan untuk berdi&al&g dengan Allah! Sem&ga kita bisa senantiasa menyambut Allah dan bermesra$mesraan dengan$ %ya! Kendalikan "erasaan dengan mem"r&gramnya! Sehingga ka"an"un, r&mantisme bertauhid bisa senantiasa kita rasakan! Ke"ada$%ya lah semua urusan dikembalikan! Kita berd&a terus agar Allah berkenan mem"erkenalkan diri$%ya ke"ada kita dan kita bisa mengenal$%ya! Amin!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid (i0ara Tauhid, (i0ara Ke!aki a
KDW0111 Seri 14 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

icara %auhid, icara Keyakinan

Bahagia bener saya "agi ini! Ham"ir #am <; saya bangun dari tidur yang terasa sudah terlalu lama! 2gh, "adahal saya lihat #am, saya trnyata baru tidur #am ;; malam tadi! Saya bahagia sebab saya "ulang #am << le)at dalam keadaan saya sehat! Saya masuk ke kamar saya, istri saya tertidur dengan "ulasnya! Dan di sebelahnya tertidur #ag&an ke*il kami, Muhammad Yusu' al Haa'id., #uga dalam keadaan yang sehat! Saya k&ntr&l kamar Wirda, 4umii dan Abang Kun! Semuanya tertidur "ulas! Ada ketenangan di )a#ah$)a#ah mereka! Saya *ium Wirda dan saya mend&akan anak$anak saya! Tidak lu"a #uga saya d&akan "ara santri! Saya bahagia, sebab #am ;<!H< malam sebelumnya saya ketemu dengan Ha#i Amril dan Ibu Amril! Dua d&natur "&nd&k yang sudah mengangga" kami sebagai keluarga mereka dan mereka #uga sebagai keluarga kami! Dari a)al kami membangun Bulak dan hingga ke Sek&lah Internasi&nal ini, beliau berdua dan keluarganya menemani kami! Saya makan r&ti *ane "lus kare! Duh, nikmatnya diberi kesehatan! Saya bahagia, bah)a #am B; sebelumnya saya berangkat ke 2stad. Abu Sangkan, "im"inan Shalat Center yang menggerakkan Ind&nesia untuk shalat khusyu-! 2stad. 'en&menal ini salah satu ins"irasi saya! Saya bahagia saya did&akan di tengah$tengah ribuan #amaahnya yang saat itu hadir di Shalat Center di 8ati Makmur, &nd&k Eede! Di sana, ada satu #amaah yang #uga sudah se"erti keluarga bagi saya "ribadi, Ha#i Syamsul Ma-ari' Surabaya! Dan dari beliaulah men#adi )asilah saya ketemu dengan 2stad. Abu Sangkan! Say did&akan 2stad. Abu Sangkan agar lidah saya, hati saya, "ikiran saya, gerakan saya, men#adi atas nama Allah! Dan *uku" "an#ang bagi saya 2stad. Abu Sangkan mend&akan saya, hingga saya ham"irham"ir meneteskan air mata! Ya, saya rasa, beginilah ketika tamu$tamu saya datang ke "esantren, selalu saya ba*akan d&a di tengah$tengah santri! Barangkali inilah salah satu balasan Allah untuk saya dan keluarga saya! Alhamdulillah! Saya "un bahagia, begitu mau "ulang saya dihadiahinya buku 6S"iritual Salah Ka"rah7! Alhamdulillah! Saya bahagia, #am ;F!<< nya kurang lebih, saya sam"ai di kediaman Ha#i (am&s, &rang tua dari Qadhil santri kami! Meski"un #araknya terasa #auh, Keta"ang$Cileg&n, namun ditem"uh 6hanya7 satu #am dari "&nd&k! Dan saya man'aatkan untuk istirahat! Saya #alan #am ;J, setelah sebelumnya menyem"atkan ber#amaah dengan indah bersama satu dua guru yang tersisa di "&nd&k dan "ara tukang! Diimami &leh mertua saya! Alhamdulillah! Saya tiba, anak$anak santri yang saat itu ber#ad)al buka "uasa dan tara)ih bareng di kediaman Ha#i (am&s tam"ak bahagia sekali! Ternyata memang "ara santri benar

bahagia! Senang! Sebab kediaman Ha#i (am&s ini uniAue! Ada k&lam renang yang terk&neksi dengan sekian rumah yang melingkar di Cileg&n (esiden*e, di bahagian tengahnya! Dan k&lam renang itu se"erti di tem"at "elesir! ara santri senang, saya tambah senang lagi melihatnya! Saya ber*anda dengan Qadhil dan bebera"a santri ka)an Qadhil, 68angan kebetahan ya, nanti lu"a balik ke "esantren, he he he7! Saya bahagia, sebab #am ;F!;C nya saya ber*engkerama dengan bebera"a )ali santri yang lain yang ternyata turut diundang di a*ara tersebut, sehingga men#adi hadiah yang tidak terkatakan buat saya besarnya! Kesem"atan berdial&g dengan )ali santri adalah sesuatu yang mahal buat saya! Bisa berbagi, bisa share, bisa satu rasa! Saya bahagia, di antara "er*aka"an kami adalah tentang Baitullah! Tentang rumah Allah! Qabi$ayyi aalaa$i r&bbikumaa tukad.d.ibaan, nikmat mana lagi yang engkau dustakan1 Tanya Allah ke"ada kita semua! Saya bahagia men#adi bahagian dari dak)ah ini! Mudah$mudahan saya bisa menemani "er#alanan Saudara semua sambil turut "ula bela#ar! /// Sebenarnya banyak lagi kebahagiaan saya yang rasanya kalau saya tulis terus, saya tidak akan bisa istirahat sam"e shubuh, he he he! %anti saya "e*ah$"e*ah deh tulisan ini terus, hingga saya #uga ke"engen ber*erita tentang "er#alanan religi ke Baitullah, bersama r&mb&ngan besar "ara santri dan keluarganya, sekeluarga, ibadah umrah bareng, mengisi liburan 8uli B<<N, tahun de"an! Di kediaman Ha#i (am&s dan di hada"an "ara )ali santri dan santri, saya menga#ak semua menabung sedekah untuk umrah! Saya tanya Ha#i (am&s, bera"a &rang anaknya1 Beliau men#a)ab tiga! Berarti lima, kata saya! 5ima dikali lima belas #uta, sama dengan tu#uh "uluh lima #uta! Besar ga biaya umrah berlima1 Kalau tu#uh "uluh lima #uta ru"iah1 Di#a)ab, besar! Dan memang besar! Ta"i saya katakan, 6Bagaimana kalau saya katakan ke"ada Saudara semua, bah)a untuk berangkat berlima, 2mrah 8uli B<<N, hanya "erlu dana F,C#t sa#a! Ea kudu FC#t7! Saya melihat "ara #amaah dah kaget dengan kalimat saya! Ya, sebab mereka keluarga besar Daarul 4ur-an, sudah terbiasa dengan 6hitung$hitungan7 sedekah! Disebut hanya "erlu F,C#t, adalah "erkalian ;<R dari FC#t! Di mana F,C#t itu dikeluarkan sebagai sedekah kita #ika kita ingin "ergi umrah berlima ?asumsi "ergi umrah "lus &leh$&leh, sebesar ("! ;C#tO&rang@! Bahkan, karena sekarang masih bulan Se"tember, sedang umrahnya baru 8uli tahun

de"an, ada N bulan kesem"atan kita untuk 6menabung7 untuk 6sedekah7! Bera"a1 er bulan 6hanya7 D<<rb sa#a! 8ika k&nsisten menabung dengan hanya D<<rb "er bulan, maka "ada bulan 8uni tahun de"an, sudah akan ada ri.ki khusus umrah sebesar FC#t! Insya Allah! Kalau mau *e"at, misalkan ada dana tabungan sebesar F,C#t, ya bayarkan sa#a sekarangsekarang ini! an#er duluan! Bilang sama Allah, ya Allah aku sedekahkan F,C#t ini karena$Mu ya Allah, ta"i i.inkan berangkatkan saya dan seluruh keluarga saya ke tanah su*i, dengan kemudahan biaya dari$Mu! Eitu d&anya! Insya Allah "asti berangkat dah! Kalau mau ringan, #ual$#ualin bebera"a barang di rumah andai tidak ada uang F,C#t sekaligus! Misalkan emas, atau a"a! Sisanya baru di*i*il! Ibarat kredit F,C#t, D $in a#a bera"a! Misalnya G#t, hasil dari kum"ulan tabungan dan #ual$#ual barang! Maka sisanya H,C#t lagi! H,C#t lagi ini di*i*il dah selama N bulan! Ci*ilan sedekah! 8umlah angsurannya akan menge*il! 6Hanya lebih kurang HFCrb sa#a! Kalau ga mau bayar yang H,C#t nya lagi, alias di*uku"kan dengan sedekah yang G#t tadi, *uku" dibantu dengan mera#inkan dhuha dan minta sama Allah, insya Allah #uga berangkat! 8ika bener$bener tidak "unya a"a$a"a, "un Allah masih menyediakan *ara yang lain! Yakni "asang niat untuk bersedekah F,C#t andai Allah beri ri.ki! Artinya, kita minta diingatkan &leh Allah, andai ada ri.ki F,C#t, maka itu adalah udah diniatkan untuk sedekah! Kemudian tambah dengan d&a dan ibadah yang benar! Insya Allah berangkat #uga! Ini adalah #uga bahagian dari im"lementasi tauhid! Bi*ara tauhid, bi*ara keyakinan! W&ng sekedar "er*aya bah)a Allah akan memberangkatkan umrah di 8uli B<<N, maka sungguh akan benar$benar berangkat! Allah tidak "erlu dengan segala ru"a ikhtiar kita! Bagi$%ya, ikhtiar kita hanyalah adab sa#a, ibadah sa#a, dari kita untuk$%ya! Tidak ber"engaruh andai ke"utusan$%ya sudah diturunkan untuk kita berangkat! 5&h, katanya mau istirahat ya1 Iya, udah #am <B!<G! 5ama ya1 Ya, sebab sekalian bantu$bantu istri yang menyusui dede bayi! Saya sem"etin mi#it kakinya istri dulu, dan menyelimutkan kakinya yang katanya berasa dingin! Yah, alhamdulillah, ini "un menambah kebahagiaan tersendiri! Ok, habis ini mau shalat, nyahur, lalu istirahat! Su"aya bisa ngimamin di "&nd&k! Alhamdulillah, shubuh ini sudah masuk #u. ke$D! Sebelum sahur dan istirahat, saya sertakan H esai Kuliah Tauhid! #udulnyaK S Menja3ab Panggilan S udek ya8 Dan S %idak ergegas! H 3sai ini saya sertakan sebagai lan#utan esai sebelumnya! Selamat mengikuti!

/// 2a3ab Panggilan

#pakah kita termasuk yang dipanggil 0yaC #pakah kita tahu bahwa kita termasuk yang dipanggil 0yaC #pakah kita termasuk yang memenuhi panggilan 0yaC coba marilah kita jawab bersama, dengan jawaban yang jujur.

Ketika diabsen sama guru, satu demi satu anak men#a)abK Hadir "ak: Sesungguhnya, ketika a.an memanggil, b&lehlah kita sebut 6Allah sedang mengabsen kita7! Banyak di antara kita yang tidak bisa men#a)ab "anggilan a.an, bukan karena dia tidak mendengar! Ta"i lebih dikarenakan dia tidak di dalam mas#idOmushallaOtem"at shalat! Ibarat anak yang sedang diabsen gurunya, meski namanya sama, dan dia dengar dari luar kelas, tentu dia tidak akan menyahut! Sebab dia tidak berada di kelas itu! Kiranya, demikianlah #uga adanya anal&gi a.an dan #a)aban a.an! Indah betul rasanya bila kemudian kita bisa men#a)abK Allahu akbar, Allahu akbar! Yang begini ini sebab muad.d.in mengu*a"kan kalimat Allahu akbar, Allahu akbar! Ke*uali hayya 9alashsh&laah dan hayya 9alal 'alaah, #a)aban yang lain, sama dengan kalimatnya muad.d.in! Bayangkan Allah sedang mengabsen saudara, lalu saudara menga*ungkan tanganK 6Saya sudah di sini ya Allah07! Subhaanallaah! Dan sekarang bayangkan #uga beta"a sedihnya hati kita bila kemudian Allah mengabsen, ta"i kita masih di "asar, masih meeting, masih makan minum, masih di kant&r, masih di "er#alanan! (ugi betul kita ini!

/// udek !a:

Bila kita punya anak, maka kita sungguh akan senang bila kita memanggil anak kita dan anak kita menjawab panggilan kita. Dan sebaliknya, kita akan sebal

manakala kita tahu anak kita mendengar panggilan kita, namun ia tidak menjawab panggilan kita.

Sebagai &rang tua, hal yang biasa bila kita memanggil anak kita! Dan sebagai &rang tua, adakalanya kita memanggil anak, lalu anak segera bergegas menu#u kita, dan adakalanya dia lebih "eduli dengan kegiatannya! ada saat anak kita men#a)ab "anggilan kita, kita senang! Dan bila anak kita tidak men#a)ab "anggilan kita, kita kemudian men#adi tidak senang! Ada #uga anak yang men#a)ab ta"i se"erti tidak men#a)ab! Misalkan anak kita sedang main gitar di de"an rumah, atau sedang menggambar! Kita "anggil, dia nyahut! Ta"i kita tunggu bebera"a lama, dia yang sudah nyahut, ta"i tidak kun#ung datang! Sebab sibuk dengan gitar atau asyik dengan menggambarnya! Kita "anggil lagi! 5alu dia tidak nyahut lagi! Akhirnya kita sam"erin! Begitu kita sam"erin, barulah kemudian anak kita berdiri dan meninggalkan kegiatannya! Begitulah kita terhada" Allah! Ada #uga bahkan anak yang tidak sedikit kesal karena di"anggil sama kita &rang tuanya! anggilan kita diangga" mengganggu mainnya, mengganggu akti'itasnya! Masya Allah, kita "un kadang suka begini! 5ihat sa#a, sebagian kita malah berkata beginiK 6Ya Allah, udah ashar lagi a#a07! Terhada" anak yang tidak mendengar "anggilan kita, kita lalu berkata begini ke anak kitaK 6Budek ya0!7! 8ika demikian, a"a kira$kira "erkataan Allah ke"ada kita, ketika di"anggil &leh$%ya lalu kita tidak bergegas memenuhi seruan$%ya1

///

%idak ergegas: 6ika kita memanggil anak kita, kita akan bertambah senang bila anak kita bukan sekedar menjawab panggilan kita, tapi bergegas memenuhi panggilan kita.

Kelakuan manusia sekitar kita, adalah kelakuan kita! Tidak #arang kita dimudahkan Allah untuk berka*a tentang kelakuan kita dari melihat kelakuan &rang lain! Khusus

"erihal shalat, kita sering melihat, langkah kita adalah se"erti bukan langkah yang mengenal Allah! Sudah mah tidak bergegas, kelakuan kita "un am"uuuunnn dah! Tidak men*erminkan sedang ditunggu Allah! Seakan$akan benar$benar kita tidak tahu sia"a yang sedang menunggu kita! Astagh'irullah! Saya menulis ini "un sesungguhnya adalah #uga termasuk yang disebut ini! 5ihat sa#a kelakuan kita! Di "inggir mas#id, di teras, kita masih 6tega7 mer&k&k dulu, menghabiskan batang r&k&k yang masih tanggung kita hisa" belum habis! Ada lagi &rang yang #alan menu#u Allah sambil ng&br&l *ekikikan, dan #alan dengan teramat sl&)! Ada lagi yang sudah k&mat, masih terima sms dan mengirim sms ke sana kemari! Ada yang kemudian sam"e mengganggu #amaah yang laen sebab lu"a dimatiin suara H nya! Ada lagi yang kemudian tidak mera"ihkan "ergelangan lengan ba#unya! Ada yang mengend&rkan dasinya! Ada yang mengeluarkan ba#unya "adahal sudah ra"ih sebelum masuk mas#id! Dia #adi *elaka, sebab dia buang air ke*il sebelum )udhu! Itulah sebab ia tidak mera"ihkan lagi "akaiannya! C&ba, kalau sudah sia" sebelum a.an! Misalkan se"uluh menit sebelumnya, dua "uluh sebelumnya, kan ke#adian$ke#adian se"erti tadi tidak akan ada! Ada yang berkata, saya ga begitu dah ustad.! Kal& ga begitu, bagus! Ta"i kal& iya, mb&k ya mikir! Ketika kita menghada" "im"inan, *&ba$*&ba dah sambil smsan, kal& ga ditegur kita ini1 Kalau sedang ra"at sama "im"inan "r&yek, sama klien, kita bisa k&nsentrasi dengan hebat, dan mendengarkan dengan seksama! Ini, ketika makmum, ngua", ngua" a#a! Tanda kantuk yang tidak ditahan! Subhaanallaah:
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Me u da Du ia 2 tuk Allah


KDW011" Seri-15 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

#halat ;ermin %auhid Persoalan #halat, Persoalan %auhid

Bagi saya, persoalan shalat adalah persoalan tauhid. (ebab tauhid kan sederhananya2 Mengenal #llah. !alu bagaimana kualitas shalat kita, sebagaimana itulah kita bertauhid kepadanya. Memang ada urusan lain di urusan shalat, tapi

semua bermula dari siniB Dari shalatB

erm&h&nan maa' ke"ada "ara "eserta sebab kemaren sem"at k&s&ng tidak ada materi! Alhamdulillah "agi ini kita ketemu lagi! Insya Allah "embahasannya masih se"utar shalat! Sebab buat saya, urusan shalat itulah urusan tauhid! Kemaren "agi #am ;; saya nemanin istri saya *he*k$u" kami "unya baby di rumah sakit! Diberitahu bah)a d&kternya hanya sam"e #am ;H sa#a! Alhamdulillah, urusan shalat n&m&r satu! Saya mengin*ar "&m bensin di men#elang Mal uri! Di sana ada tem"at shalat yang bersih! Saya bela#ar se"erti ini! Dan saya menyuarakan agar sebanyak$banyaknya &rang #uga begini! Betul$betul )as"ada di urusan shalat! Dan alhamdulillah malah nyam"e #am ;B!G<$an! Masih belum terlambat! %ah, kadang suka timbul "ikiran begini, shalat di sana sa#a dah! Takutnya telat! %tar d&kternya malah "ergi lagi! Akhirnya malah kadang terlambat semua mua! Datangnya #uga terlambat! Dan sering #uga akhirnya shalat di akhir )aktu! Saya menikmati benar mendahulukan Allah ini! Saya yakin, yang "unya #alan adalah Allah! Sehingga kalau mendahulukan Allah, nis*aya #alanan akan dibuat lenggang &leh Allah emilik 8alan! Begitulah Saudara$saudaraku, "eserta KuliahOnline! er*uma #uga kita bi*ara Allah bila kemudian urusan shalat kita berantakan! ers&alan shalat sebenernya di#adikan Kuliah Dasar tersendiri! %amun, karena bagi saya ini "ers&alan yang mendasar, maka ia di#adikan sebagai bahagian dari Kuliah Tauhid! Kalau dilihat "erilaku manusia$manusia di Ind&nesia ini, memang bertuhan namun sebenernya masih "erlu di"ertanyakan lagi ketuhanannya! Sebab se"erti ga kenal sama Allah! C&nt&h, di dalam "esta "erka)inan, )uh, s&al shalat, kayak ga ketemu shalat te"at )aktu di sini, ke*uali segelintir sa#a! Di mall, di "erkant&ran, di gedung$gedung, sedikit sekali yang betul$betul memerhatikan shalat sebagai *erminan bertauhid yang benar! Ok, sebagai kelan#utan bi*ara$bi*ara ini, mari kita lan#utkan "embahasan se"utar shalat! Selamat menikmati esai$esai "endek! Saya "ilih #uga *ara "enya#ian dengan esai$esai "endek agar "eserta mudah mem"ela#ari dan memahami! 8uga mudah mendistribusikan lagi ke"ada yang lain sebagai "er"an#angan dak)ah saya dan ka)an$ka)an! Amin! )obbijalnii muqiimash sholaah wa min d%urriyyatii, ya #llah ya .uhanku, jadikanlah aku dan anak keturunanku sebagai orang orang yang menegakkan shalatB

///

Menunda $unia Untuk Allah

#da hadiah dari #llah buat siapa saja yang mementingkan diri 0ya

Si A, memba)a surat inter,ie)! Dia ini &rang yang terbiasa te"at )aktu! Ia gelisah! Sebab di surat inter,ie) itu, ia di"anggil #am ;;!<<! 8am yang ra)an bagi dia! (a)an a"aan1 (a)an untuk tidak bisa mem"ersia"kan diri shalat te"at )aktu! Subhaanallaah: adahal #am ;; kan masih #auh1 Masih ; #am menu#u )aktu shalat! Iya! Itu kal& dia "rediksi )a)an*ara bisa berlangsung te"at )aktu! Bagaimana kalau "e)a)an*ara telat! Atau ia datang di urutan )a)an*ara n&m&r ke sekian1 Atau )a)an*ara akan masih berlangsung sedang )aktu shalat sudah men#elang! 5ihat ya, baru 6sudah men#elang7, bukan sudah datang! ikiran ini betul$betul mengganggu si A ini! Ta"i karena dia butuh "eker#aan, kemudian dia teta" memutuskan untuk datang! 8am ;; kurang dia sudah sam"ai! Dia *atatkan namanya untuk inter,ie)! Ternyata hanya dia

se&rang! Aman nih! Ta"i a"a yang ter#adi1 Ternyata si "enginter,ie) di"anggil &leh direksi! Sam"e #am ;;!H<$an

ga kun#ung ada ke#elasan a"akah )a)an*ara bisa dilaksanakan atau tidak, atau di #am bera"a )a)an*ara bisa dilaksanakan!

Di mata si A ini, "ertanyaan itu #elas ia #a)ab, atau bahasa lainnya, #a)abannya #elasK Batal! BetulK Batal! Dia memilih tidak )a)an*ara bila )a)an*ara itu dilakukan di #am ;B lalu mengganggu #adual shalatnya! Masya Allah! 6Mbak, saya i.in dulu ya! %anti saya balik lagi! Saya titi" tas di sini,7 katanya ke"ada rese"si&nis! 6Ba)a a#a tas nya! 3mangnya mau kemana1 Ba"ak sebentar lagi barangkali datang!7 6Mau shalat dulu!7 6Oh0 Silahkan0 %anti saya beritahu Ba"ak!7 Alhamdulillah, "ikir si A! Kirain akan dimarahin! Ini malah di"ersilahkan dan akan dibantu untuk memberitahukan ke "e)a)an*ara! Alhamdulillah! /// Sesam"enya si A di ruang mushalla, belum ada &rang! Sebab baru #am ;B!C<! saat itu, .uhur #am ;B!<D! Kira$kira #am ;B$an le)at, ta"i belum datang saatnya a.an, datang se&rang ba"ak! Bersih )a#ahnya! Berseri! Ba"ak ini sudah datang dalam keadaan ber)udhu! Ditemani &leh dua &rang lagi di sebelahnya! 8uga dalam keadaan sudah ber)udhu nam"aknya! Sebab si A tidak melihat ada tanda$tanda bekas air )udhu baru! 6Mas, bukan "ega)ai sini ya17 tanya salah satu dari yang tiga &rang tersebut! 6Iya ak7 63h, kemana yang a.an1 K&A belum a.an nih17 *etus lagi yang satu, sambil melihat #am! 6Saya sa#a ak yang a.an,7 kata si A! Dalam keadaan ra"ih ba#u dan *elananya, dan dalam keadaan )angi, si A, a.an! Ada rasa kebanggaan di hatinya, bah)a dia bisa mengalahkan inter,ie) untuk da"at a.an dan shalat .uhur ber#amaah!

Berdirilah yang tiga &rang tersebut, sambil menunggu a.an selesai! Se&lah$&lah mereka mendam"ingi si A ber$a.an! Sele"as a.an, si A tidak sem"at lagi bi*ara$bi*ara dengan tiga &rang tersebut! Sebab mushalla sudah keburu ramai! Hanya, sele"as shalat ba-diyah, "undaknya dite"uk &leh salah satu dari yang tiga! 6Mas yang akan di)a)an*ara &leh saya ya17 Kagetlah si A! (u"anya ia bersama$sama sang "e)a)an*ara! Satu sha'! 6Yang ngimamin shalat itu, Dirut kita,7 katanya datar! 6Kita tunggu beliau selesai shalat sunnah!7 Singkat *erita, malah si A itu dia#ak makan siang bersama! Dua dari yang tiga, adalah direksi! Sedang yang me)a)an*ara "un nam"aknya memiliki #abatan yang *uku" tinggi di kant&r tersebut! Sungguh beruntung si A! Ia #aga shalatnya, malah Allah dudukkan dia dalam "&sisi yang sangat mulia! Bagaimana lalu dengan a)a)an*aranya1 Ya sudah tidak "erlu di)a)an*ara kali! ertemuan di mushalla, dan a.annya si A, sudah menyelesaikan )a)an*ara! Alhamdulillah, subhaanallaah! ara eserta Kuliah Online yang budiman, kalau kita hidu" dalam aturan Allah, maka Allah akan mengaturkan hal$hal yang terbaik buat kita! Allah Maha Mengendalikan dunia ini, dan DIA Maha Mengetahui a"a yang akan ter#adi! intu ri.ki "un di tangan$ %ya! Bukan di tangan sia"a$sia"a!

/// Memberi 2am yang %erbaik

#llah begitu baik sama kita. (edangkan kitaBC

8udul di atas bukan bermaksud memberi hadiah #am tangan! Bukan! Maksudnya, memberikan )aktu terbaik kita buat Allah! Tidak mudah l&h menera"kan hal ini! Makanya, mintalah bantuan, bimbingan, dan "ert&l&ngan Allah, agar bisa memberikan ke"ada Allah, )aktu terbaik untuk$%ya! 8adilah &rang yang berbahagia, di mana ketika &rang sedang sibuk$sibuknya, kita bisa

mem&t&ng menghadiahkan )aktu yang berharga yang kita miliki, buat Allah! Bukankah se#atinya semua "unya Allah1 Berikut ini kira$kira )aktu terbaik kitaK

%&

;! Waktu istirahat kita di "ertengahan malam, di dua "ertiga malam, dan atau di se"ertiga malam! 2ntuk bangun malam! 2ntuk ruku- dan su#ud, memu#i Allah dan mem&h&n "ert&l&ngan$%ya! Mem&h&n bimbingan$%ya agar kita tidak kelelahan dalam men#alani hidu" ini! Agar anak$anak men#adi anak$anak yang saleh salehah! Agar &rang$&rang tua kita "an#ang umur, sehat dan diam"uni Allah! Dan masih banyak lagi lah! Wuah, ini berat! Tidak sedikit yang tidak mam"u meng&rbankan )aktu tidurnya! Karena lelahnya men*ari dunia, kita lalu tidak bisa bangun malam! Atau karena banyaknya dunia yang di tangan kita, kita lalu berat untuk bangun malam! Suasana "un barangkali sedang nyaman, tidak sedang bermasalah! '& B! Waktu "agi! Ketika manusia langsung ngebut dengan "eker#aannya, dengan usahanya, dengan kesibukannya, kita k&rbankan dulu barang sedikit untuk menegakkan shalat dhuha! Dan sebelumnya, ketika manusia langsung berburu dunia, kita malah tahan dulu barang sebentar untuk menegakkan shalat shubuh! Subhaanallaah! Kalau bisa shalat shubuhnya di mas#id! Masya Allah! Kita a#ak anak$ anak dan istri! (& H! 8am .uhur! 8am sibuk$sibuknya! Tra''i* lagi tinggi$tingginya! Ketika "elanggan lagi banyak$banyaknya, kita ridh& meninggalkannya demi Yang Memiliki diri kita dengan seluruh "emberian$%ya! Ea usah kha)atir degan berkurangnya "erniagaan! 5ihat sa#a Mekkah dan madinah! Ketika #am shalat, mereka tutu"! Akhirnya a"a1 Allah malah memberikan international buyer, "embeli internasi&nal! Bukan sekedar local buyer! )& G! 8am ashar! 8am ngantuk! Kita segarkan diri kita, dengan air )udhu! Kita segarkan batin kita, #i)a kita, raga kita, dengan shalat ashar! Sungguh banyak kemuliaan ba*aan$ba*aan habis ashar! Insya Allah akan saya banyak tulis di )ebsite! 8am ma*et! 8am "ulang! Banyak manusia yang ter#ebak di kema*etan, karena berburu "ulang *e"at! Akhirnya teta" sa#a kemaleman karena memang ma*et! Kalau memang ma*et$ma*et #uga, kena"a tidak kita tunggu sa#a sam"e maghrib usai! Atau syukur$ syukur kita sekalian selesaikan isya, baru kita "ulang! Kalau teta" kha)atir, misalkan "ulang #am C, maka #am ;D mam"ir ke mas#id! 8alan lagi usai maghrib! 5alu, mam"ir lagi #elang isya! Dan #alan lagi setelah shalat isya! (e"&t memang! Ta"i insya Allah yang begini ini yang kelak akan Allah istime)akan! Manusia mau lelah, mau *a"e! Ta"i kali ini *a"e dan lelahnya, buat Allah! Bukan se"erti selama ini yang untuk dunianya, untuk "erutnya, untuk kese&mb&ngannya, untuk ha)a na'sunya! Subhaanallaah! /// "abis, Kita $igaji eliau #ih:

'ita tidak pernah tahu dengan sungguh sungguh darimana ri%ki kita berasal. Barangkali, karena itulah kita jarang mengistimewakan #llah.

6 ak Helmy, ke ruang saya ya07, "erintah b&s besar, datar! Tan"a ada nada suruh *e"at*e"at, dan tidak ada #uga "erintah untuk bersegera! erintahnya bener$bener datar! B&s besar ngangkat tel"&n, dan menekan shortcut number yang tersambung ke ruangan ak Helmy, dan lalu bi*ara begituK 6 ak Helmy, ke ruang saya ya07! Itu"un dilakukan si b&s besar ini tan"a menunggu #a)aban dari ak Helmy, a"akah bisa atau tidak! Dan b&s besar "un tidak tahu #uga barangkali sia"a yang ngangkat tel"&n di ruangan ak Helmy tersebut! A"akah benar ak Helmy, atau bukan1 Dalam kehidu"an sehari$hari, kalau kita #adi ak Helmy, maka kita )a#ibkan diri kita untuk menyegerakan diri ke ruangan b&s besar! Kita lalu mera"ihkan diri, dan bahkan se"erti sudah menebak a"a kemauan b&s besar, kita ke ruangannya memba)a data$ data yang barangkali di"erlukan, su"aya b&s besar senang! Kalau kita #adi ak Helmy, um"ama ternyata sekretaris ruangan ak Helmy yang mengangkat tel"&n itu, lalu kemudian si sekretaris ruangan itu lu"a menyam"aikan bah)a b&s besar memanggil, maka marahlah ak Helmy, dan bersegeralah dia meminta maa' ke"ada b&s besar seraya menyam"aikan bah)a dia salah! Kalau kita diteg&r &rang, 6Duuuh, segitunya kal& di"anggil b&s07! Maka kita akan men#a)ab, 6Ya )a#arlah! Sebab dia kan b&s nya saya! Dia yang mengga#i saya! Saya beker#a di "erusahaan ini sebab kebaikan dia7! 5uar biasa! Begitu hebatnya 6tauhid7 kita ke"ada b&s besar tersebut! 5alu, bagaimana dengan "anggilan Allah1 Bagaimana keadaan hati kita1 Bagaimana keadaan diri kita1 Bagaimana "enam"ilan kita1 Bagaimana sika" kita1 Silahkan #a)ab sendiri! Masing$masing! Dengan #a)aban yang "aling #u#ur dari sika" dan "erilaku kita selama ini! Sem&ga Allah menyayangi kita semua!

/// Ani # !

#dalah wajar menghormati dan menghargai seorang manusia, karena kedudukannya, karena kemuliaannya, karena kekayaannya. .api menjadi tidak wajar, bila kemudian 7emilik 'esejatian 'edudukan, 'emuliaan, 'ekayaan, tidak kita hormati tidak kita hargai.

Ini bukan tulisan esai yang "r& "artai dem&krat! Ini #uga bukan *erita tentang sese&rang yang membela SBY! Ini hanya *erita se&rang anak bangsa yang bangga sama ibu negaranya, istri "residennya yang berkuasa saat ini ? (B$ adalah presiden -ndonesia saat tulisan ini dibuat, "eb #dmin@! Itu sa#a! Ok, saya mem"r&l&gkan hal ini, sebab saya memang senang dengan Bu Ani SBY! Istri dari SBY! Senang! Sederhana! Kelihatan tidak nek&$nek&! Tidak kedengeran bisnis yang ma*amma*am! %am"aknya s&s&k ibu dan istri yang baik! Dan ini bukan tulisan yang menyatakan ketidaksenangan dengan beliau! 8ustru lantaran senangnya! Tulisan ini men#adi ada, karena Allah men#adikan ini sebagai "ela#aran buat saya! ada satu saat, ada "ameran buku$buku di Dunia Islam yang "embukaannya saya diundang utuk hadir! Dan katanya, dihadiri &leh Bu Ani SBY sebagai istri residen yang bakal membuka "ameran se*ara resmi! 6 enga)alannya ketat ak:7 kata salah satu "anitia! Yang lainnya menim"ali, 6Iya, seluruh "enye)a ruangan "ameran, ga b&leh lagi masukin barang se#ak #am ;; malam tadi7! 6Betul$betul dia)asi7, kata yang satunya lagi! Saya mendengar dial&g ini! Saya yang udah mau ner&b&s masuk, #adi ga enak! Bukan s&mb&ng, insya Allah )a#ah saya diberi keleluasan untuk masuk, he he he! Ada "enge*ualian! C&ba sa#a saya dilarang masuk, ya saya "ulang! Kal& saya "ulang, maka #adual ba*a d&a, #adi berantakan, he he he! Ta"i saya tahan langkah saya ini! Biarlah sistem yang beker#a! T&h kalau "anitia butuh, dia akan nyari saya! %amun, "ela#aran tauhid, bergetar di hati saya! Saya bergumam di dalam hati, subhaanallaah! 2ntuk kedatangan "embesar negeri ini, dan ini baru istrinya, manusia sudah dibuat re"&t, he he he! Kena"a ya kal& yang datang Allah, kita tidak re"&t1 %ah: C&ba a#a lihat, barang$barang b&leh masuk ke ruang "ameran, #am ;; semalam sebelumnya! Dan di "agi hari, engga b&leh lagi ada yang keluar masuk B #am sebelumnya! Sebab a"a1 Ya sebab tadi! Bu residen bakalan masuk ruangan! Clear Area! Bagaimana dengan Allah1 Bagaimana dengan kedatangan$%ya di )aktu shalat1 Allah, hanya minta )aktu sama kita untuk te"at )aktu! Kita tidak disuruh bersia"$sia"

yang berlebihan hingga kemudian kita malah melu"akan dunia kita! Kita hanya disuruh "ada saatnya menghada", tinggalkanlah "erniagaan, tinggalkanlah #ual beli! Itu kalau mau beruntung! Ta"i lihat1 Manusia lebih menghargai manusia yang lebih terh&rmat! Tidak mau melihat Yang Maha Terh&rmat! Manusia lebih bisa menghargai manusia lain yang lebih kaya! Tidak menghargai Yang Maha Kaya, Yang Teramat Kaya! Manusia, lebih menghargai terhada" mereka yang "unya kekuasaan dan "engaruh lebih! Ta"i terhada" Allah, Yang Maha Kuasa dan Teramat Kuasa, ya begitu dah bentuk "enghargaan dan "engh&rmatan kita! Kita tau sendiri bagaimana bentuknya! Maka diri ini ber"esan ke"ada diri ini sendiri, sey&gyanya berkenalanlah dengan Allah! 5e)at hati! Su"aya bisa mementingkan Allah, menghargai Allah, mengh&rmati Allah, lebih dari sia"a"un di dunia ini! /// 0elisah

Bilakah kegelisahan menghilang dari kalbu kita manakalah kita mengabaikan waktu shalatC

Bila datang sebentar lagi )aktu shalat, dan kita tahu sia"a yang bakal turun ke langit dunia ?yaitu Allah@, sedang kita masih di #alan t&l misalnya0 bersyukurlah bila kemudian dikarunia hati yang gelisah! Eelisah a"a1 Eelisah tidak bisa shalat te"at )aktu! Di mana kita ketika )aktu shalat tiba1 ertanyaan ini kita tanyakan ke"ada diri kita! Kal& kita men#a)ab, alhamdulillah kami sudah di dalam mas#id S alhamdulillah kami sudah dalam keadaan ber)udhu dan di atas sa#adah S alhamdulillah kami sudah ber#alan menu#u mas#id S maka bersyukurlah! 8angan sam"e kemudian kita merasa 6aman$aman7 sa#a! Bahkan tidak gelisah sama sekali ketika #am shalat sudah mau habis! Ya, banyak manusia yang gelisah dengan "enda"atannya hari itu! Banyak manusia yang gelisah dengan "r&yek$"r&yeknya hari itu! Banyak manusia yang resah dengan masalahnya yang belum #uga selesai hingga di hari itu! Banyak &rang tua yang gelisah dengan keadaan anaknya yang sudah makan atau belum kalau anaknya "ulang terlambat, dan gelisah kalau tidak ada tanda$tanda anaknya bakal datang! Ta"i sia"a yang mam"u gelisah sebab kha)atir shalat tidak te"at )aktu1 Sebuah keutamaan adanya bila kemudian kita datang ke tem"at shalat, menyia"kan diri untuk shalat, ta"i )aktunya a.an belum lagi datang! Artinya, kitalah yang datang duluan! Adem rasanya!

Kalau kita tiada gelisah dengan k&ndisi buruknya shalat kita, maka Allah akan berikan kegelisahan itu di hati kita, sam"ai kita tidak tahu #a)abannya a"aan! Kan banyak tuh &rang$&rang yang gelisah ta"i ga tahu kena"a dia bisa gelisah1 Maka *&ba a#a #a#al k&reksi dari sisi ini!

SAMPA* S*+* K,-*A.+/A


///
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 3adilah 'ma Ke+ada Allah Keutamaa Ke!aki a Terhada+ Allah
KDW011# Seri-16 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

eserta KuliahOnline, a)al Sya)al, berbarengan dengan dibukanya "intu materi$ materi lain KuliahOnline, )ebsite kita akan dilengka"i dengan k&l&m$k&l&m tulisan saya di media+ (e"ublika, &sk&ta, Suara Merdeka, Sind&, Eatra ?khusus Eatra, tulisan lama@, dan ragam tulisan di media lain, baik yang beru"a d&kumen lama yang bersi'at tulisan, mau"un )a)an*ara! Insya Allah! Mudah$mudahan tulisan$tulisan di media$media tersebut bisa berman'aat, melengka"i esai$esai kuliah kita! Amin! Saya hari ini mem"ersia"kan materi sambungan tentang "erbaikan shalat sebagai im"lementasi a)al bertauhid yang benar! Ta"i sebelum kita lan#ut ke materi selan#utnya, saya mem"erhatikan ada "ertanyaan yang menarik se"utar keyakinan ?Bi*ara Tauhid Bi*ara Keyakinan@! Kemaren kan saya *&nt&hkan "embahasan mengenai 2mrah 8uli! Di mana saya menga#ak )ali santri untuk sama$sama umrah sekeluarga, dengan menabung bukan biaya umrah, melainkan menabung sedekah umrah! Banyak "eserta yang meminta "en#elasan lebih lan#ut! Meski belum 3aktunya,
tapi baiklah saya akan jadikan ini materi Kuliah %auhid saja!

///

,adhilah +man Kepada Allah

Keutamaan Keyakinan %erhadap Allah

Disebut bertauhid manakala kita bisa mempercayai janji #llah sebab meyakini bahwa janji #llah adalah benar. -nilah bahagian tauhid, bahagian dari mempercayai dan meyakini #llah.

Begini, te&ri dasarnya, sia"a yang memin#amkan ke"ada Allah "in#aman yang baik, maka Allah akan mengganti dengan yang lebih banyak+ B=, ;<, F<<= hingga li"atan "engembalian yang tidak terhingga! Keyakinan terhada" #an#i ini adalah #uga bahagian dari tauhid! Semakin kita mem"er*ayai 8an#i Allah, lalu beker#a dan menunaikan keyakinan ini, maka akan semakin hebat "engaruhnya "ada diri kita! 3sai berikutnya sungguh"un terlihat se"erti "embahasan tentang sedekah, sesungguhnya ini adalah "embahasan tentang tauhid+ tentang keyakinan akan Keesaan, Kebenaran, dan Kekuasaan Allah! Ada sese&rang yang tidak yakin dengan dirinya, ta"i dia yakin sama Allah, lalu men#a#al! Ini saya sebut se"aruh keyakinan! Ta"i ini sa#a, bisa sangat$sangat berhasil! Bahkan yang tidak "unya keyakinan "un akan berhasil: Hanya sa#a, ke"ada mereka yang beramal tan"a keyakinan dan ilmu, akan beda rasanya! Buku terbaru sayaK The Mira*le, udah terbit! Dan buku ini banyak berbi*ara tentang hal ini ?tauhid@! ? .unggu saja ya Belanja1nline di web ini aktif. (upaya peserta bisa mendapatkan buku ini hanya dengan mengklik ujung mouse dan keyboard saja. 7esan secara online >ia web kesayangan #nda ini, tahu tahu buku itu udah di rumah, "eb #dmin@! Se&rang ibu di 8ember mengikuti tausiyah saya tentang #an#i Allah! Yang membuat dia tidak yakin, bagaimana bisa dirinya yang tidak ada sia"a$sia"a di rumahnya, dan dia tidak beker#a, lalu bisa menda"atkan ri.ki lebih1 Ta"i dia memilih "er*aya sa#a ke"ada Allah! 6Allah "unya se#uta *ara #ika sudah menghendaki sesuatu7, begitu katanya meyakinkan dirinya sendiri! Dan keyakinannya ini mengantarkannya "ada ri.ki! Dia bersedekah di a*ara, ("! Crb! Dia "ulang dengan #alan kaki sebab &ngk&snya di"akai bersedekah! Sesam"ainya di rumah, dia "unya rumah diham"iri "engendara sedan yang sudah kebelet ke"engen "i"is! Selesai "i"is, dia diberi ("!C<rb, atau ;<= li"at dari yang disedekahkannya! eserta KuliahOnline yang dirahmati Allah, ini bukan hanya "enga#aran sedekah! Sekali lagi ini "enga#aran tauhid! keyakinannya terhada" Allah sudah menggerakkannya bersedekah! Sungguh"un uang itu adalah untuk &ngk&s, ia kalahkan! Dan kea#aiban"un ter#adi!

/// ernah ada kisah se&rang tukang ikan datang meminta amalan agar bisa "unya m&dal lebih! Ketika ditanya buat a"a m&dal lebih, di#a)ab su"aya ada untung lebih! 6Memangnya "asti tuh kal& m&dal ditambah, untung "asti bertambah17! Dia ragu men#a)abnya! Ya saya tahu, banyak yang memiliki kesadaran bah)a tidak ada yang "asti di dunia ini ke*uali aturan Allah! Ta"i dia men#a)ab, 6Se*ara hitungan sih, ya nambah untungnya ak 2stad.! Ta"i ya ga tau dah! %amanya #uga nasib7! Saya lalu bertanya ke"ada dia, ri.ki itu dari ikan, atau dari Allah1 6Dari Allah7! 6Minta sa#a sama Allah tambahan ri.ki, insya Allah ga kudu "ake tambahan m&dal, ri.ki "asti nambah7! 6Yah, darimana #alannya m&dal17 ak 2stad.1 Darimana #alannya #ika tidak ada tambahan

68alannya bukan nambah m&dal! Ta"i nambah ri.ki dengan #alan$#alan Allah7! Keterbatasan "engetahuan sese&rang akan sumber ri.ki menyebabkan ri.kinya #uga terbatas! Ta"i mereka yang terbatas "engetahuannya akan sumber ri.ki sebenernya *uku" dengan memiliki ilmu tauhid, maka sudah akan bertambah$tambah ri.kinya! Yakini sa#a bah)a Allah akan membukakan "intu ri.ki yang lebih banyak dan kemudian mau memintanya, maka sungguh, ini *uku" baginya untuk bertambah ri.kinya! Keyakinan sa#a kita tidak "unya, a"alagi amal kali! Barangkali! Saya menambahkan si tukang ikan ini, 6 ak, #alan$#alan Allah itu tidak sebatas tambah m&dal sebagai #alan yang Ba"ak yakini sebagai satu$satunya #alan! Sehingga Ba"ak bertanya darimana kalau tidak nambah m&dal1 Sebab Allah memang tidak "erlu sebab untuk menambah dan menutu" ri.ki sese&rang! Semua berdiri di atas Kehendak$%ya! Hanya, &rang$&rang yang beriman dan berilmu, tahu, bah)a untuk menghadirkan Kehendak Allah inilah di"erlukan ikhtiar, di"erlukan u"aya! %ah, salah satu ikhtiar untuk menambah #alan ri.ki buat Ba"ak, adalah sedekah! Bahkan #alan ini Allah yang memberitahu, langsung le)at Kitab$%ya, al 4ur-anul Karim7! Sulit bagi si tukang ikan ini memikirkan bagaimana bisa sam"ai ter#adi "enambahan ri.ki! Ta"i tidak sulit baginya mem"er*ayai! Sebab mem"er*ayai adalah menggunakan hati! Bukan akal! Hanya &rang$&rang yang bisa memahami dengan akal dan mengimani dengan hatilah yang dera#atnya akan berbeda! Terus, karena "er*aya, tukang ikan ini ber#an#i akan men*&ba untuk bersedekah! S&re harinya ?dia dagang "agi hari@, dia bersedekah Crb! 3s&knya, ada ke#adian! Ada se&rang anak muda yang biasa min#em m&t&r, min#em m&t&r! Karena biasa, ya tidak ada yang aneh! 6Silahkan,7 kata si tukang ikan mem"ersilahkan anak muda ini memakai m&t&rnya! %ah, yang si tukang ikan tidak tahu, Allah lah yang mengatur ke#adian ini! Allah Melihat dari Asry$%ya sana, bah)a dari situlah ri.ki si tukang ikan

bisa terbuka! Sedang si tukang ikan, sebagaimana kita, hanya bisa melihat bah)a ri.kinya ya dari usahanya, dari me#anya! Tidak "unya s"ektrum yang lebih luas! Kita melihat sebatas mata! Sedang Allah tidak terbatas "englihatannya! Hanya ;C menit anak muda ini memakai m&t&r itu, sebagaimana biasanya, ta"i anak muda ini memberi ri.ki tambahan, 6Bang, makasih ya,7 kata si anak muda ini, sambil mengembalikan ST%K m&t&r dan uang! Ya, uang: ("! C<rb! eserta KuliahOnline, "eristi)a ini bagi si tukang ikan ama%ing banget! Dia kemaren bertanya, darimana bakal bertambah ri.ki1 5alu diba)a ke "ers&alan tauhid! ke "ers&alan keyakinan, bah)a ri.ki di tangan Allah! Karena Allah itu di mana sa#a, maka ri.ki itu bisa darimana sa#a! Dan hari ini ter#a)ab: Begitulah kalau tauhid ini beker#a! Kisah di atas bukan hanya bertutur tentang 'adhilah sedekah sa#a, ta"i tentang 'adhilah iman ke"ada Allah, keutamaan tentang meyakini Allah! /// ; tahun yang lalu, ada se&rang ibu mau da'tar 2mrah (amadhan! 6Sendirian berangkatnya1 Suami1,7 begitu tanya saya ketika dia mengutarakan akan da'tar umrah! Sendirian! 6Suami engga berangkat 2stad.7! 6Suami udah "ernah berangkat17 6Belum7! 6Mana enak berangkat sendirian17 Ibu itu men#a)ab dengan senyumannya! Tahulah saya, bah)a "ers&alannya ada di uang! 62angnya ga *uku" ya17! Beliau mengangguk! 62dah "ernah ke Tanah Su*i sebelumnya17 6Belum7! 6Suami17 6Belum7! Wah, kal& gitu, ga usah da'tar umrah dah! Ter"eran#atlah si ibu ini, demi mendengar saya bi*ara begini! Maa' ya, biasanya "emilik tra,el umrah, mana ada yang men&lak ri.ki! Sebab "enda'tar kan berarti ri.ki! Ta"i karena saya bismillah buka tra,el bukan untuk bisnis semata, maka saya merasa lebih "erlu memberi nasihat ibu ini bersedekah ketimbang

menerima "enda'taran umrahnya! 6Ta"i saya udah ke"engen umrah, 2stad.7! 6Iya, ta"i *&ba #a#al yang satu ini! Ibu "er*aya ga bah)a "ergi ha#i itu bukan karena uang17 6 er*aya7! 6Kalau "er*aya, minta sa#a sama Allah su"aya sekalian berangkat ha#i sa#a! Mintanya #angan tanggung$tanggung! Minta berangkat bareng dengan suami7! 6Wah, darimana #alannya 2stad.1 Ini sa#a b&leh nabung dikit$dikit7! Itulah kita, manusia! ertanyaan darimana #alannya itu "ertanyaan yang tidak bertauhid! Sebab &rang mukmin tahu, #alannya itu adalah #alan Allah! 6Banyak Bu #alannya! Dan murah meriah! Kalau kuat berd&a, berd&a se"an#ang )aktu shalat, #angan kenal lelah dan #angan berhenti! Kalau "erlu berd&a dengan menambah #am$#am shalat sunnah! Syukur$syukur mau bersedekah!7 Saya sarankan si ibu ini agar rela menyedekahkan uangnya! Dua$duanya sama$sama "eker#aan sunnat! Sebenernya kalau si ibu ini yakin, dia teta" memilih berangkat, lalu di Tanah Su*i dia berd&a yang sama, ya berangkat #uga! %amun saya bilang, kurang seru! Masa berangkat sendirian1 Tidak ditemani "endam"ing hidu"! Karenanya saya minta ibu ini bertaruh untuk menyedekahkan sa#a uang yang sedianya untuk umrah ini! Ibu ini setu#u! 2ang 2SDB<<< "indah tangan! Sebagiannya untuk "engembangan "embibitan "engha'al al 4ur-an, sebagiannya untuk anak$anak yatim dan dhua'a di luar "esantren Daarul 4ur-an! 8adi ga beliau 2mrah (amadhan1 Tidak! Sebab uangnya ga #adi di"ake da'tar! Melainkan habis buat sedekah! ; tahun berlalu! Bahkan le)at! Sebab sekarang ketika saya ber*erita, sudah masuk (amadhan! Sedang saya ketemu dengan ibu ini di bulan Sya-ban! ; bulan sebelum (amadhan! Tahun lalu! B bulan sebelum (amadhan, tra,el ha#i umrah kami mengadakan manasik ha#i! Diselenggarakan di Sek&lah Daarul 4ur-an Internasi&nal ? &nd&k esantren Tah'id.ul 4ur-an@ yang berl&kasi di Kam"ung Keta"ang! Dekat dengan kediaman saya! Tahu ga1 Ibu tersebut ada di barisan &rang$&rang yang ikut manasik ha#i! Bersama suaminya: Tentu sa#a saya mengenalinya! Ber*eritalah dia termasuk di de"an *al&n #amaah ha#i yang lain, bah)a 8an#i Allah itu benar! Tan"a dinyana, ga bera"a lama setelah ia sedekahkan uang umrah kemaren lusa itu, Allah bukakan ri.ki yang buanyak sekali! Ada "r&yek yang diamanahkan ke beliau, dan keuntungannya melam"aui biaya ha#i! Dia "akai untuk biaya ha#i dirinya dan suaminya, masih lebih! Ia mengangga" kelebihannya itu adalah "engembalian

Allah atas sedekah uang umrah, dan kemudian ia masih menda"at b&nus lagi B! Satu, beru"a biaya ha#i berdua dengan suaminya, dan satu lagi keuntungan buat "erusahaannya! Masya Allah! eserta KuliahOnline, inilah tauhid! kita "ernah bi*ara kan1 Bi*ara tentang tauhid, bi*ara tentang keyakinan, begitulah saya "ernah bertutur di KuliahOnline ini! /// %ah, terkait dengan "ers&alan umrah 8uli tahun B<<N ? saat esai ini ditulis masih ;DDE, "eb #dmin@ , kita "ake *ara ini! Cara yakin ke"ada Allah dan bersedekah! Saat ini Se"tember B<<D! Yang kita in*er, 2mrah 5iburan, 8uli B<<N! Masih ada )aktu ;< bulan ?"enda'taran terakhir 2mrah 8uli B<<N, di akhir 8uni B<<N@! Maka menabunglah! Ta"i #angan menabung untuk biaya umrah! Menabunglah untuk 6Sedekah 2mrah7! Saya katakan ke"ada )ali santri saat itu ?saat ter*etus ide umrah bareng sekeluarga besar "esantren@, bah)a berdasarkan te&ri dasar sia"a yang memberi satu akan menda"atkan ;<, maka dida"at matematika se"erti ini! Santri bernama A, memiliki kakak dan adik B &rang! Artinya, keluarga ini terdiri dari C &rang angg&ta+ ayah, ibu, dan H &rang anak! %iatkanlah berangkat 2mrah 5iburan nanti! C = ;C #uta biaya umrah U FC #uta! Kalau "unya uang, tidak masalah, tinggal da'tar! Bagaimana kalau tidak "unya uang1 Sedang saya "unya mau semua )ali santri berangkat bersama seluruh anak$anaknya! 8angan ada yang ketinggalan! A"alagi kalau ga berangkat sebab ga "unya uang, #angan sam"ai ter#adi! Kalau tidak "unya uang, tem"uh #alan tauhid! Tem"uh #alan meyakini 8an#i Allah+ d&a dan sedekah! Sia"a yang mengeluarkan ;, da"et ;<! Kalimat ini sama denganK Sia"a yang mau da"at ;<, keluarkan sa#a ;! Maka, kalau diturunin "ada kasus ini, sia"a yang sedekah F,C#t akan menda"atkan FC#t! Atau, sia"a yang mau da"at FC#t, keluarkan F,C#t! Bagi mereka yang "unya F,C#t, sekarang$sekarang ini, keluarkan sekarang! Ta"i bagi yang tidak "unya *ash untuk sedekah sebesar F,C#t, maka *i*il sa#a! Kan masih ada )aktu ;< bulan1 Bagi sa#a ;< bulan! Ketemu angkanya FC<rb setia" bulannya! Ci*il terus sam"e bulan 8uni! Dan yakini, bah)a insya Allah "ada saatnya nanti Allah akan memberikan ri.ki untuk menda'tarkan umrah sekeluarga! Bila ini yang diyakini, insya Allah akan ter#adi a"a yang kita yakini,! Inilah tauhid! Meyakini Allah, meyakini 8an#i$%ya, Keesaan$%ya, Kekuasaan$%ya, kebesaran$%ya! Bahkan, di Buku The Mira*le, yang sebagiannya #uga di"ela#ari insya Allah di KuliahOnline, kita meyakini, bah)a bisa sa#a Allah membayar lunas dulu target kita,

"ermintaan kita, "adahal *i*ilan sedekah kita belum lunas! Atau bisa sa#a Allah memberi lebih dari sekedar FC#t! Sebab 8an#i$%ya memang demikian! Dia akan memberi hingga F<<= li"at atau bahkan lebih! /// eserta KuliahOnline, rasanya tidak salah #ika kemudian saya menyeru ke"ada seluruh )ali santri agar memakai betul ilmu yang dida"at ini! Bahkan saya menyeru ke"ada #amaah "eserta kuliah, agar #uga menera"kan ini! Hitung bera"a angg&ta keluarga Anda semua, dan kalikan dengan biaya umrah! Kemudian kalikan ;<R dari t&tal biaya itu! Insya Allah kita ketemu dah di Tanah Su*i! Dan saya tegaskan kembali, ketika bi*ara ini, ini sudah melam"aui bi*ara tentang sedekah! Ta"i sudah #auh bi*ara tentang tauhid! Iman kita tentang tauhid, keyakinan kita tentang tauhid, akan mengantarkan kita menda"atkan kea#aiban$kea#aiban 8an#i Allah! Dalam "ada itu, saya kembali mengingatkan, bah)a bila semua ini mau ber#alan mulus, n&m&r satu, teta" sa#a kita harus mem"erbaiki shalat kita! Ini adalah landasan tauhid! utamanya bila Anda mau men#a#al sesuatu yang besar$besar! Benahilah shalatnya dulu! Maka bes&k insya Allah kita akan meneruskan kembali ka#ian tentang shalat dengan "engembangan "embahasan dari sisi tauhid! Sam"e ketemu lagi bes&k! Mudah$mudahan "an#ang umur! M&h&n d&a dari semua "eserta! Kemaren, tanggal N Se"tember B<<D, kami merayakan ulang tahun "erka)inan kami yang ke$N, F wedding anni>ersary kami! Masya Allah, makasih d&anya selama ini! D&a dari Anda semualah yang #uga turut sudah men#aga kami!
th

Baarokawloohu lanaa! Salam! ///


Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Pe garuh Ke+ada 2rusa &a g Lai
KDW011% Seri-17 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

$imarahi ule

#llah Maha Baik.

.idak pernah Dia kecewa.

Dalam satu kesem"atan "ergi la)atan dak)ah ke negeri Belanda, saya dan bebera"a ka)an, ada #ad)al untuk ketemu dengan satu relasi di sana! Tem"at dan )aktu sudah diteta"kan! Sedari "agi kami sudah sia"$sia"! Beruntunglah di negeri Belanda itu sistem trans"&rtasi sudah baik! 8adi, bisa terukur! ada )aktu yang telah diteta"kan, kami sam"ai di tem"at yang dimaksud! ;C menitan kami tunggu di tem"at itu, ta"i si Bule ini tidak n&ng&l$n&ng&l! Kami )aktu itu, saling ber"andang$"andangan, bertanya$tanya di hati, katanya &rang bule terkenal "aling disi"lin! %yatanya ga semua ya! Buktinya kami$kami yang datang se#ak a)al, harus menunggu! Sudah le)at ;C menit "ula! Ea lama, ada se&rang Bule, dan ternyata memang dia! Bule ini datang mengham"iri kami, marah$marah! Mukanya serius! 5alu menyebut kira$kira begini, 6Bangsa asia, suka telat:7! Wah, kami tidak terima! Kami sam"aikan baik$baik bah)a kami sudah sam"e sedari tadi! 6Misternya sa#a yang telat-, begitu salah satu dari kami tan"a "erduli dia ngerti a"a engga! Selidik "unya selidik, tem"at yang di#adikan point meeting itu ada dua! Kami salah identi'ikasi tem"at! Sekian menit kami tidak kun#ung datang, Bule itu *uriga kami salah datang! 5alu men*&ba mendatangi tem"at yang satunya itu! Dan benar, di sana dia ketemu kami$kami! Ta"i teta" sa#a dia marah: Kena"a engga teliti! Wuah, "adahal ini negerinya dia, dan dia tidak memberitahu bah)a tem"at yang dimaksud itu ada dua seru"a! Ta"i ya sudahlah, *erita ini kan bukan ingin men*eritakan sia"a yang benar sia"a yang salah! Cerita ini hendak memberikan gambaran, bah)a subhaanallaah, Allah itu benar$benar Maha Baik! C&ba kalau Allah itu emarah1 Duh, habislah kita! Dalam C= sehari )aktu shalat, sebera"a serius kita men#aga te"at )aktu1 Sebera"a niat kita men#aga )aktu1 Sebera"a kita mementingkan Allah, lalu menaruh dunia ini di ba)ah ke"entingan "ertemuan dengan Allah di )aktu shalat1 Kita a#a kal& #adi &rang tua, lalu kita "anggil anak kita untuk makan misalnya, lalu dia tidak bergerak, kita #adi marah! Anak kita suruh mandi, tidak mendengar, idih, kita sebel banget! 5alu kita ini gimana1

/// Kita Marah $iabaikan

'etika kita membuat #llah menunggu kita, bagaimana perasaan kitaC Biasa biasa sajaC #tau gelisahC

Masih se"utar telat dan tunggu menunggu! Satu )aktu, di antara kita ada yang sebel diabaikan! 8angankan diabaikan! Disuruh menunggu sa#a, tidak enak! Ada di antara kita yang bilang beginiK Ea enak menunggu &rang! A"alagi kal& yang ditunggu, ga ada khabar berita! Tambah ka*au lagi, kalau yang ditunggu emang udah track recordnya selalu telat! Akan bertambah sebal lagi, bila "ers&alannya adalah "ers&alan yang berat, "ers&alan yang "enting! Tambah kesel lah lagi kita! Bertambah$tambah kekeselan kita, andai gara$gara keterlambatan ka)an kita ini, kemudian urusan kita yang lain, #adi berantakan! Tentu sum"ah sera"ah, atau minimal gerutuan dan kekeselan di hati, men#adi nam"ak ke )a#ah kita! Selan#utnya a"a yang ter#adi1 Selan#utnya yang ter#adi adalah ka)an kita tersebut tidak lagi masuk ke dalam da'tar hitungan kita! Kita men#adi hati$hati bila kemudian mengadakan #an#i dengan dia! Andai Anda se&rang guru, marahlah kita bila kemudian murid "ada telat datangnya! A"alagi kalau yang telat itu banyak, dan datangnya satu demi satu! Mengganggu "ela#aran! Andai Anda adalah &rang yang lebih "enting dari"ada yang ditunggu, tentu men#adi tidak masalah bila kemudian kita meninggalkan dia, dan merugilah dia! Ta"i teta" sa#a urusannya teramat menganggu! Kita lalu mengangga" dia sudah membuang )aktu kita yang begitu berharga! adahal kita ini &rang "enting, ha, begitulah kita membatin! Bagaimana dengan Allah1 Bagaimana kita selama ini bergaul dengan Allah1 Inilah salah satu "entingnya kita mem"ela#ari ilmu tauhid, ilmu mengenal Allah dari "intu shalat! Shalat adalah "intu "ertama amal yang dihisab! Dia #elek, maka #eleklah seluruh amal diangga"nya! 8ika dia bagus, maka baguslah seluruh amal yang lainnya diangga"! Bahkan, di dalam Islam, tidak diangga" suatu kebaikan bila sese&rang menger#akannya ta"i meninggalkan shalat! Angga"lah dia sering memberi bantuan dan makanan ke"ada tetangga! Ta"i dia tidak shalat! Maka, bantuan ke"ada tetangganya ini tidak bernilai akhirat di mata Allah! Dia hanya disebut &rang yang berbuat baik! Ea adil d&ng Allah1 Ea #uga! Di dunia dia da"at sunnatullah$nya, bah)a sia"a yang menanam kebaikan, maka dia akan menuai kebaikan #uga! %amun, #ika dia meninggal, maka seluruh kebaikannya itu tidak bisa menyelamatkan dirinya! Ada se&rang yang sama karya)an, masya Allah, dua #em"&l dah kelakuannya! Sangat baik, "erhatian, "enuh kasih! Ke*elakaan dia, hanyalah dia tidak shalat! Kebaikannya

di dunia, sudah Allah aturkan sunnatullah$nya! hidu"nya tenang, badannya sehat, "ikirannya 'resh terus, dan setia" ia menemui kesulitan, ia selalu ada #alan keluar! Sayangnya, kebaikan terhada" karya)annya itu tidak bisa ia ba)a mati! Ea ngaruh! Sedang manusia itu ada d&sad&sa lain! Termasuk d&sa bila tidak bertuhan Allah! Ini kartu mati buat saya! Ea ada ta)ar mena)ar! Bagaimana #ika ada &rang yang udah shalat kemudian #adi tidak baik! Maa' ya, bagi saya ini #uga *lear! Sudah #elas dia da"at keburukan dari keburukan yang ia ker#akan! Meski"un ia shalat! Dan &rang$&rang se"erti ini, bila tidak shalat, akan bertambah$ tambah keburukannya! Ini sekaligus men#adi #a)aban sederhana atas "erilaku &rang m&dern yang mengatakan ga "erlulah syariat$syariatan, yang "enting berbuat baiknya! Ea "erlulah shalat$shalatan! Yang "enting berbuat baik! Buat a"a #uga shalat #ika masih suka ni"u! Sama dengan buat a"a "ake #ilbab kal& kelakuannya k&ny&l! 5&h, saya #a)ab, bah)a buat a"anya iya, ta"i shalat dan "akai #ilbab itu #uga "enting! K&nklusinya #angan diba)a ke"ada "embenaran lebih baik berbuat baik sa#a! Insya Allah kita akan seminarkan hal ini di "ertemuan k&"i darat ya!

/// Pengaruh Kepada Urusan !ang *ain

(halat amat terkait dengan lain lain hal di kehidupan ini.

C&ba "erhatikan kalimat di atasK #kan bertambah sebal lagi, bila persoalannya adalah persoalan yang berat, persoalan yang penting. .ambah kesel lah lagi kita. Bertambahtambah kekeselan kita, andai gara gara keterlambatan kawan kita ini, kemudian urusan kita yang lain, jadi berantakan. .entu sumpah serapah, atau minimal gerutuan dan kekeselan di hati, menjadi nampak ke wajah kita! Banyak yang tidak tahu, atau "ura$"ura tidak tahu1 Bah)a urusan shalat sangat terkait dengan urusan yang lain! Sesia"a yang shalatnya bagus, maka bagus #uga kehidu"annya! Sesia"a yang shalatnya lem"eng, lurus, bener, maka demikian #ugalah hidu"nya! %amun, bila ada sese&rang yang kemudian menemukan hidu"nya berantakan, dan dia "un menemukan bah)a shalatnya memang berantakan, maka demikianlah yang memang bakal ter#adi! Shalat, dengan kualitasnya, sangat ber"engaruh di kehidu"an kita! C&ba a#a buktikan! Benahi shalatnya, maka insya Allah hidu" "un akan tertata! C&ba sa#a abaikan shalat, di#amin, hidu" bakal berantakan! Ada yang ditam"akkan

ketidakberesan hidu"nya, ada yang disembunyikan &leh Allah! Atau, sesungguhnya bukan disembunyikan, ta"i &rang tersebut tidak diberikan kemam"uan untuk merasakan ketidakberesannya! Bahasa agama mah, tidak menyadari! Eitu! Dan ini sama bahayanya dengan tidak mengetahui! Sebab, kalau telat menyadari atau telat mengetahui, teramat besar kerugiannya! ara "ega)ai yang kehidu"annya biasa$biasa sa#a, "ara "engusaha yang ber#alan di tem"at dan *enderung turun, "ara kuli bangunan yang statis hidu"nya, "ara "ramuniaga dan kasir dan karya)an$karya)an ba)ah yang terkun*i ga#inya hingga berbelas belas tahun, bisa #adi sebab mengabaikan s&al shalat ini! Dan mereka ini terlambat mengetahuinya! Saya "un termasuk yang telat menyadari "erihal shalat ini ber"engaruh "ada masa de"an saya! Setelah sekian tahun saya bergelut dengan kesusahan saya, tahun B<<H saya berkenalan dengan s&al kera"ihan shalat+ entah itu shalat )a#ib, mau"un shalat sunnah! Bahkan di tahun ini saya mengenal istilah 6men*ari s&lusi di atas sa#adah-! Ketika yang lain mengatakan #angan hanya d&a dan shalat, saya malah 6di"en#arakan7 &leh "engetahuan yang saya da"at uO berlama$lama di atas sa#adah, dan itu diangga" sebagai 6ikhtiar7 #uga! Masya Allah! Indah! Yang lain men*ari s&lusi, saya 6ditugaskan7 &leh hati dan "ikiran saya untuk men*ari Allah! Tahun B<<H, banyak ulama, banyak kyai, yang mengingatkan saya tentang shalat! Alhamdulillah! Dan kelak ini akan ber"engaruh "ada Yusu' Mansur de)asa "as*a masalah! Tidak sedikit yang memberikan )irid dan .ikir, atau yang biasa disebut 6amalan7, namun tidak meng&reksi s&al shalat tamu yang datang mengadu ini! %amun saya tahun B<<H itu malah diged&r tentang shalat terus! Datang ke kyai mana sa#a, se"erasaan saya, &leh$&lehnya senantiasa s&al shalat! Mu-allim Sya'ii Had.ami almarhum, salah satunya! Beliau ulama beta)i yang sangat masyhur! Saya datang ke"ada beliau! Dan beliau tahu saya buyutnya Kyai besarK KH! Muhammad Mansur 8embatan 5ima! Sebab beliau men#adikan buyut saya ini sebagai salah satu guru yang ditulis di dalam se#arah hidu"nya! Sama dengan Abah An&m yang #uga mengakui buyut saya ini sebagai guru "ribadinya! %amun, ini tidak menghalangi Mu-allim Sya'ii Had.ami bertanyaK 6Shalatnya bagaimana17 Singkat *erita, saya berkernyit #uga a)alnya ditanya tentang shalat! 8a)aban saya, adalah #a)aban kebanyakan! Kira$kira saya men#a)ab, 6Shalatlah! Biar gini$gini, sama shalat engga lu"a! Se"using$"usingnya, teta" shalat7! (u"anya #a)aban ini tidak memuaskannya! Sebab ketika beliau ke#ar dengan "ertanyaan"ertanyaan lan#utan, dida"atlah saya shalatnya sering telat! Malah bahasa te"atnyaK biasa telat! Baginya, dan bagi kyai$kyai yang tinggi tauhidnya, telat itu sama sa#a dengan tidak mengenal Allah dan tidak mengistime)akan$%ya! Kita sudah membahasnya sedikit di bebera"a esai kemaren bagaimana ru"anya bila kita telat

shalatnya! Keluarlah kemudian nasihat yang kemudian saya "&"ulerkan, 6Benerin sa#adah, insya Allah hidu" akan #adi bener! 5em"engin sa#adah, insya Allah hidu" akan lem"eng! S&lusi di*ari, #alan$#alan hidu" di*ari, shalat engga dibenahin! Terbalik7! Dan saat itu, ungka"an &rang$&rang tua dulu, seakan hidu" lagi di hati sayaK 6Benahin akhiratnya, ntar dunia ngikut! 5u"ain akhirat, ntar dunia malah ga kebagian7! Saya "un bahkan ditegur s&al shalat sunnah ketika saya diketahui tidak ra#in shalat sunnah ?untuk tidak menyebut meninggalkan shalat sunnah@! Ya, semakin saya keturunan kyai, mestinya makin tidak "antes shalat saya di ba)ah mutu! Sebenernya, sia"a"un ga "antes shalatnya rusak! %amun, ukurannya karena saya dibesarkan di lingkungan kyai, kena"a #uga shalat saya ga bener! Begitu! Terhada" shalat sunnah, selama ini yang saya "ela#ari sebelumnya, kalau kita ker#akan kita da"at "ahala, ta"i kalau kita tidak ker#akan maka tidak akan da"at d&sa a"a$a"a! Ternyata saya salah! Saya lalu dihada"kan "ada satu te&riK bagaimana kalau disebut tidak menghidu"kan sunnah1 Bagaimana kalau disebut shalatnya tidak mi-ra#1 Tidak naik ke"ada Allah, bila diker#akan tan"a sunnah1 Saya "un dihada"kan "ada "emikiran lain berdasarkan 'irman Allah bah)a sesia"a yang mengaku men*intai Allah, kudu ikut sama (asulullah! 5alu bagaimana mungkin kemudian disebut mengikuti rasulullah bila kemudian tidak berusaha mengikuti sunnah$sunnahnya1 Sehingga bagaimana mungkin #uga disebut men*intai Allah #ika kemudian kita tiada menegakkan sunnah$sunnah (asul$%ya yang karenanya kemudian diangga" *inta ke"ada Allah itu belumlah sem"urna! Se"erasaan saya, di tahun B<<H itu saya berkenalan ulang dengan ayat$ayat dan hadits$ hadits tentang shalat! Karenanya saya kemudian membuat Kuliah Dasar yang membahas tentang shalat di satu kel&m"&k esai khusus tentang shalat! Saking "entingnya! 8auh$#auh saya bela#ar! Tinggi$tinggi saya bela#ar! Akhirnya ketika saya #atuh, susah, yang ditanya tentang shalat )a#ib dan di"eriksa "ula shalat$shalat sunnah saya! Ea ditanya saya SB di mana1 Ea ditanya bagaimana mana#emen bisnis saya1 Ea ditanya! Yang ditanya, bagaimana shalatnya1 Cuku" itu sebagai indikat&r ke#atuhan dan ke#ayaan kembali! Maka di "er#alanan berikutnya, "er#alana tauhid buat saya! Buku Men*ari Tuhan Yang Hilang kemudian lebih membumi! Sebab "en*ariannya le)at "intu yang kali ini sudah benar! Insya Allah! Yaitu le)at "intu shalat dulu, baru kemudian ber*abang ke "intu$ "intu yang lain! Ada satu *erita yang saya geli bener dibuatnya! Saya ditanya, burung a"a yang "unya saya" ta"i ga terbang1 Saya #a)ab, burung &nta! Salah, begitu kata ulama yang saya temui! Burung yang ga terbang "adahal burung saya" disebutnya burung b&d&h! Dia tidak tahu dia "unya saya"!

Saya ditanya lagi, kalau burung yang tidak terbang "adahal dia tahu bah)a dia "unya saya"1 Kali ini saya tidak #a)ab! 6Burung males7, katanya! 2dah tahu "unya saya", kena"a dia tidak "akai buat terbang: %ah, shalat sunnah itu ibarat saya" burung bagi shalat )a#ib! Ash$sh&laatu mi-r&&#ul mu-miniin+ shalat itu mi-ra#nya sese&rang yang beriman! Ta"i kemudian shalatnya tidak naik, tidak mi-ra#, sebab ga "unya saya"! Ea di"ake itu shalat$shalat sunnah! Sehingga )a#ar kemudian ada banyak &rang yang shalat, ta"i kehidu"annya ga berubah! Sebab ga *uku" kuat buat mengangkat dera#atnya! Masya Allah! Waba-du, "ela#aran ini sungguh sangat mendalam buat saya! Sebab H tahun setelahnya saya mem"erbaiki shalat saya ?Ya Allah, 3ngkau Yang Maha Mengetahui 5intasan Hati Hamba saat ber*erita ini@, hutang saya lunas! Hidu" saya "un meningkat! Allah hadir dalam kehidu"an saya, sebab "intu$%ya sudah saya buka! intu a"a1 intu shalat! Sudah disebut di esai terdahulu, likulli syai in baabun, wa baabut taqorrub ilallaahi ash sholaah+ segala sesuatu itu punya pintu. Dan pintu pertama untuk mengenal #llah pertama kalinya adalah shalat. Saya sebut di atas, kelak, ini #uga sangat ber"engaruh buat saya! Di antaranya untuk s&al k&nselingan! Orang mengenal saya sebagai "engan#ur sedekah! adahal aslinya, saya lebih senang mengan#urkan "erihal "erbaikan shalat )a#ib dan "enegakan shalat sunnah! Khususnya di a)al$a)al "erbaikan sese&rang! Malah kadang saya suka iseng! Ada anak muda datang ke"ada saya! Ditenteng &leh ibunya! Disebut bah)a anaknya ini udah ka)in! 2dah HB tahun umurnya! Ta"i ga ker#a! Anaknya n&lak disebut ga ker#a! Kata anaknya, ga sesuai dengan kuliahnya! Selan#utnya itu anak dan ibu ber*erita masing$masing ,ersinya! Saya kemudian mengambil kertas dan menuliskan sesuatu di kertas itu, sambil ber"esan bah)a lakukan a"a yang ditulis di kertas ini! Sebelumnya saya guide, bah)a tidak b&leh dilihat ini kertas ke*uali sam"e rumah! Dan sebelumnya saya tanya ke"ada dia sebelum saya tulis sesuatu itu! ertanyaan yang saya tanyakan adalah "ertanyaan yang ditanyakan ke"ada saya dulu! 6Bagaimana shalatnya17! Di#a)ab &leh anak muda itu, 6Iya, 2stad.7! 6Iya a"a17, ke#ar saya! Ia men#a)ab, iya,berantakan, he he he! Ya udah, saya bilang, "as dah! Ikutin kertas ini, dan "ulanglah! Saudara$saudaraku eserta KuliahOnline, sering saya sebut "er*uma kita bela#ar tauhid, bela#ar yang lain$lain di KuliahOnline ini, ta"i shalat kita belum kun#ung kita "erbaiki! Semangat bertauhid adalah semangat mem"erbaiki shalat kita! Anak muda itu barangkali tidak menduga kalau yang saya tulis hanya s&al shalat+ 68angan tinggal shalat! Dan #angan shalat ke*uali ber#amaah! 8angan ber#amaah ke*uali sama sunnahsunnahnya! 5akukan ini Fhr ke de"an dan kemudian balik lagi ke saya7! Beliau kira$kira datang senen! Dan kemudian rabu nya udah kembali "adahal belum F

hari! Ternyata beliau *erita, beliau se"erti dihentakkan hatinya! Selama ini ia salah men*ari! Ia men*ari "eker#aan, ta"i Allah tidak ia *ari! Ia ubah haluan, akhirnya ya nyam"e! Hari selasa, alias hanya selang satu hari, ia sudah menda"atkan "eker#aan! Ya, barangkali Allah berkenan datang se*e"at itu sebab ia #uga "unya ibu yang sayang dan "erhatian! Melihat dandanan ibunya dan *ara ibunya menenteng dia ke saya, b&lehlah saya mengira bah)a ibu ini "asti mend&akan terus anaknya! Dan seutama$ utama d&a adalah yang di"an#atkan setelah shalat )a#ib! Subhaanallaah! Bes&k kita ber*erita$*erita ya, tentang &rang$&rang yang bersentuhan dengan urusan berkah dari "erbaikan shalat! Insya Allah! Terakhir mau saya katakan, tidaklah disebut bagus tauhidnya, bila kemudian s&al shalatnya rusak! Mudah$mudahan Allah senantiasa mem"erbaiki amaliyah harian kita, khususnya shalat kita!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Tidak 'khlasKDW011) Seri-18 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

%idak +khlas8 Di esai Bi*ara Tauhid Bi*ara Keyakinan, dan di sam"el 7sedekah mengantarkan umrah7, saya "erhatikan kemudian mun*ul banyak "ertanyaan dari eserta KuliahOnline tentang 7Ikhlas tidak ya kalau kita bersedekah sebab menghara" imbalan17! Sebenernya ini s&al klasik yang sering ditanyakan &leh #amaah! Baiklah, saya selang dulu dengan esai tentang keikhlasan dan d&a, yang saya ambil seadanya dari buku terbaru saya yang #udulnyaK 7an +ntroduction to %"< M+9A;*<7! 3sai ini seadanya memang saya ambil! Silahkan sa#a direnungkan! Mudah$mudahan bisa men#elaskan tentang perbedaan antara ikhlas, yakin, nurut sama #eruan Allah, serta doa.

Buat saya ini adalah s&al Tauhid! S&al keyakinan, s&al ke"er*ayaan! Yakin dan "er*aya akan seruan Allah dan (asul$%ya! Yakin dan "er*aya akan 8an#i$8an#i Allah! Yang lain menyebut 7tidak ikhlas7, saya lebih memilih menyebut 7saking "er*ayanya sama Allah lalu saya melakukannya7! Yang lain menyebutnya 7tidak ikhlas7, saya lebih memilih menyebutnya 7berhara" sama Allah7! Dan yang lain menyebutnya sebagai "amrih atas ibadah$ibadah yang dilakukan karena dunia, saya lebih ke"engen meyakininya sebagai sebuah keutamaan #alan sebab yang memberikan "etun#uk adalah Yang Memiliki Dunia yang #uga menyuruh kita beribadah! Selamat mengikuti esai$esai ini! Insya Allah bes&k masih saya *u"likkan bahagian dari buku tersebut untuk menja3ab pertanyaan-pertanyaan 7ikhlas atau tidak ketika kita beribadah lalu berharap imbalan87! Insya Allah bes&k saya akan naikkan esai yang #udulnyaK 7+badah= 2alan 9i>ki Utama7! Tunggu dah bes&k ya! Waba-du, saya terus mend&r&ng ka)an$ka)an WebOnline untuk menyem"urnakan elanjaOnline agar "eserta langsung bisa menda"atkan buku aslinya! Ini bukan "r&m&si, ta"i sekalian nyuruh beli, he he he!

/// %ulisan +ni ukan Memaksa Anda Meminta kepada Allah

<B #ku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada 'u...8 ?4S! al$BaAarahK ;DJ@ Suatu hari 5uAman 6bingung70 6Kena"a ketika sese&rang ibadah ke"ada Allah, malah lalu enggak b&leh minta sama Allah17 ?$@ !oh, memangnya sia"a yang mengatakan enggak b&leh minta1 ?P@ Ya &rang$&rang!

?$@ Orang yang mana1 ?P@ Ya yang mengatakan, 6Ibadah$ibadah sa#a0 #angan minta$minta sama Allah!7 6Taha##ud, taha##ud sa#a, #angan taha##ud sebab pengen minta ini minta itu sama Allah!7 Atau, 6Sedekah$sedekah sa#a! Masa sih sedekah karena pengen sesuatu! Salah tuh!7 Orang$&rang se"erti ini nih yang saya bingungkan, kata 5uAman! ?$@ !oh, kena"a kamu 6menyerang7 mereka$mereka itu1 Bukannya mereka itu bagus1 Dan menga#arkan kemurnian ibadah1 ?P@ Ya, bagus$bagus sa#a! Ta"i kalau menga#arkan keikhlasan sambil menyekat hamba$ %ya dari Allah, a"akah masih bagus disebutnya1 ?$@ Ta"i sia"a #uga yang menyekat1 Kan menga#arkan keikhlasan1 ?P@ A"a *&ba sebutannya buat mereka yang melarang hamba$%ya meminta sama Allah1 A"a bukan menyekat tuh1 Memberi dinding antara se&rang hamba dengan Allah1 ?$@ Ya, enggak gitu sih! ?P@ 3nggak gitu gimana1 ?$@ Ini-kan sekadar menga#arkan keikhlasan! Eitu loh! ?P@ Euru saya "ernah bilang, bila ada yang menga#arkan kebaikan, ta"i di saat yang sama menga#arkan keburukan, itulah setan1 ?$@ Maksudnya1 ?P@ Ya setan-kan masuk le)at "intu ilmu! Satu sisi menga#arkan "erbuatan baik harus dilakukan dengan keikhlasan! Ta"i di sisi yang lain, sese&rang tidak di"erb&lehkannya meminta sama Allah! A"a ini bukan ker#aan setan1 ?$@ Wah, terlalu #auh tuh! Masa menyamakan mereka yang ber"enda"at se"erti itu se"erti setan1 ?P@ Ya enggak sih! Ta"i-kan begitu *ara ker#anya setan! Halus banget! Kita enggak berani ngebantah "erkataan, 6ibadah$ibadah sa#a, #angan minta$minta sama Allah!7 Iya-kan1 3nggak berani1 Sebab kalau berani membantah berarti tidak ikhlas1

?$@ Iya #uga sih! ?P@ Gini!!! b&leh enggak meminta sama Allah1 ?$@ B&leh! ?P@ Meminta itu berd&-a bukan1 ?$@ Ya!!! sama dengan berd&-a! ?P@ 8adi!!! b&leh nih berd&-a1 ?$@ Ya, b&lehlah!!! malah #adi ibadah! ?P@ Ok, malah #adi ibadah ya1 ?$@ Ya!!! #adi ibadah! ?P@ Terus!!! b&leh enggak sese&rang yang tidak ibadah meminta sama Allah1 ?$@ Maksudnya1 ?P@ B&leh enggak sese&rang yang tidak shalat misalnya, lalu dia berd&-a ke"ada Allah1 ?$@ B&leh sa#a!!! berd&-a-kan tidak mem"ersyaratkan a"a "un, ke*uali sebagai akhlak! ?P@ 8adi, b&leh nih, se&rang "reman misalnya, berd&-a ke"ada Allah1 ?$@ Ya!!! b&leh! ?P@ Walau dia tidak shalat1 ?$@ Ya, b&leh!!! meski dia tidak shalat, dia berhak berd&-a! ?P@ !ah, lalu kena"a &rang yang menem"uh #alan taha##ud, menem"uh #alan sedekah, lalu #adi tidak b&leh meminta1 ?$@ Iya #uga ya!!! kena"a #adi tidak b&leh1 ?P@ Situ sendiri-kan yang bilang!!! sedekah$sedekah sa#a, taha##ud$taha##ud sa#a, #angan minta$minta sama Allah1 ?$@ Bener!

?P@

adahal, mestinya kalimat yang benar itu begini!!! 6tidak taha##ud sa#a b&leh meminta, a"alagi taha##ud! Tidak sedekah sa#a b&leh meminta, a"alagi bila bersedekah!7

?$@ Bener! ?P@ Dari tadi bener bener melulu1 ?$@ !ah, memang bener! ?P@ Sekarang sia"a yang bingung1 ?$@ Ya enggak bingung!!! saya benar, situ benar! ?P@ Maksudnya1 ?$@ Beribadah karena sesuatu-kan #adinya tidak ikhlas1 ?P@ Yah, itu mah namanya kembali ke"ada "ertanyaan semula! ?$@ Kembali bagaimana1 ?P@ Yah, di de"an-kan ditanya, b&leh enggak meminta sama Allah tan"a ibadah1 ?$@ Oh!!! dial&g di de"an tadi1 ?P@ Ya iyalah!!! dial&g yang tadi, masa harus balik lagi1 ?$@ 8adi!!! gimana1 ?P@ Ikhlas itu #angan dikaitkan dengan meminta! Bila sese&rang meminta ke"ada Allah,

#angan dikatakan tidak ikhlas d&ng1 ?$@ 5alu, mestinya dikatakan a"a buat sese&rang yang bersedekah lantaran dia susah1 ?P@ Dikatakan ke"adanya, 6Dia menem"uh #alan yang diberitahu Allah dan (asul$ %ya!7 ?$@ Oh!!! gitu ya1 ?P@ Ya!!! begitu! Ketika Allah bilang bah)a Allah akan membantu yang mau membantu

sesama, lalu ada se&rang yang keluar dari rumahnya membantu &rang lain karena dia kepengen kesusahannya dibantu Allah, Masa salah1 Bukankah ini berarti dia mem"raktikkan *ara$*ara Allah bila kepengen dibantu! Dan berarti dia da"at "ahala tersendiri, yaitu "ahala men#a)ab seruan Allah, "ahala nurut sama Allah, "ahala "er*aya sama Allah! ?$@ Ta"i-kan enggak bener d&ng! ?P@ 3nggak bener pegimana1 ?$@ K&k aneh ya, ibadah-kan harusnya murni, ikhlas1 ?P@ Ya itu tadi!!! sebab "emahaman ikhlasnya kali yang salah! Mestinya ikhlas itu adalah tidak dikaitkan dengan d&-a, dengan "ermintaan! Kasihan hamba$hamba$ %ya Allah yang memang kepengen sesuatu dari Allah, dan Allah memang membuka "intu$%ya, dan murah memberi hadiah ke"ada hamba$%ya yang mau menegakkan ibadah! 5ebih kasihan lagi ke"ada &rang$&rang yang tidak tahu bagaimana *aranya merayu Allah! ?$@ 8adi, teta" disebut ikhlas nih, bila sese&rang beribadah karena sesuatu1 ?P@ Kalimatnya barangkali begini, &rang itu "unya tauhid yang bagus! unya iman yang bagus! Karena "er*ayanya dia sama *ara yang dian#urkan Allah dan (asul$%ya, lalu dia tem"uh #alan itu! Eitu! Se*ara sim"elnya, disebut tidak ikhlas itu kalau ia ng&m&ngin dia "unya amal ke kiri dan ke kanan dengan maksud riya atau s&mb&ng, sumahOberbangga diri! Kalau ke Allah mah namanya d&-a, hara"an, "ermintaan, muna#at! ? $ Iya #uga ya!!! a"alagi meminta itu-kan ibadah #uga ya1 @ ? $ %ah!!! berarti kalau sese&rang mau sedekah, dan ia "unya "ermintaan, berarti ada dua @ ibadah1

(+$ 0etul&&& i#adah 1sedekah2 dan i#adah 1"e"inta2& (-$ 3apat dua pahala !a4 (+$ /a&&& dapat dua keuta"aan& (-$ Paha" sa!a sekarang& (+$ Masa4 (-$ *!a& (+$ -alu "asih "en!alahkan orang !ang #ersedekah lantaran pro!ekn!a pengen lan*ar1 ?$@ Masih! ?P@ !ah1 ?$@ Ya iya!!! namanya #uga bingung! ?P@ Ya sudah!!! bingung sa#a terus! ?$@ Ya s&alnya memang teta" bingung! ?P@ Iya!!! enggak a"a$a"a! Kan enggak maksa su"aya situ mau minta sama Allah! 8adi, ya enggak a"a$a"a bingung #uga! Silahkan sa#a! Kalau saya mah enggak bingung! Bagi saya, saya "er*aya sama Allah! er*aya sama *ara$*ara$%ya Allah! Allah bilang, kalau mau begini, begitu! Kalau mau begitu, begini! 5alu saya ikuti itu! Ini namanya tunduk, "atuh, dan taat! Sekali lagi, ini namanya keutamaan dari "er*aya sama Allah! /// Yah, namanya #uga &rang bingung! 5uAman sendiri bingung! Anda enggak usah ikut bingung0 he0 he0 he!!!! Yang #elas 5uAman meyakini, banyak &rang yang tidak berani minta sama Allah! adahal Allah sendiri yang menyuruh meminta ke"ada$

%ya! Masa ketika sese&rang meminta #adi salah1 Iya enggak1 ?$@ Iya! ?P@ !ah!!! k&k ada #a)aban lagi1 ?$@ Tadi nanya1 ?P@ 0anya a"aan1 ?$@ Tadi nanya!!! masa ketika sese&rang meminta #adi salah1 Iya enggak1 Ya saya #a)ab iya! ?P@ Wah!!! sudahlah, nanti #adi "an#ang lagi:1

///
Minta %erus 2angan 9agu #llah suka dengan hamba 0ya yang banyak meminta. Su"aya teta" terhubung dengan Allah, maka #adilah &rang$&rang yang senantiasa butuh sama Allah! Salah satu *aranya adalah dengan banyak meminta ke"ada Allah! Dikabulkan yang satu, minta lagi yang lain! Terus begitu! 3nggak a"a$a"a! ?$ @ ? P @ ?$ @ ? P @ ?$ @ ? P Wah, itu-kan kata situ!!!! !oh, k&k kamu lagi1 He0 he0 he0! 3nggak b&leh ng&m&ng ya1 B&leh! Ta"i saya lagi nulis ini buat "emba*a buku ini! 8angan diganggu ya! Ya udah, silahkan!!! saya diam sa#a! Ok, situ diam sa#a ya!!! enggak usah #a)ab kalau saya enggak minta situ ngejawab! Oke

@ ya1

555 Ke"#ali lagi dengan kali"at di a6al7 supa!a tetap terhu#ung dengan Allah7 "aka 8adilah orang-orang !ang senantiasa #utuh sa"a Allah& Salah satu 9aran!a adalah dengan #an!ak "e"inta kepada Allah& 3ika#ulkan !ang satu7 "inta lagi !ang lain& Terus #egitu& :nggak apa-apa& -u;"an .aki" teringat proses kelahiran si <irda& 0oleh di#ilang7 pagi7 siang7 "ala"7 ia dan istrin!a #erdo=a se"oga anakn!a ini lahir dengan sela"at& #lhamdulillah, lahirlah anaknya dengan selamat! Bayi "utri yang sehat, n&rmal, dan *antik! Berhentikah ia dan istrinya berd&-a1 Iya!!! mestinya 5uAman Hakim dan istrinya berhenti berd&-a #ika mereka berdua memuaskan dirinya hanya sam"ai eta"e itu sa#a! Ta"i mereka berdua tidak mau berhenti sam"e di situ sa#a! Istrinya 5uAman memberitahu suaminya, mengingatkan! 6 ah, kita belom aman loh1 Wirda memang sudah lahir selamat, ta"i-kan belum tahu a"akah telinganya bisa mendengar, matanya bisa melihat, kaki dan tangannya bisa digerakkan n&rmal, mulutnya bisa bi*ara1 Artinya, belum aman! Makanya kita harus terus berd&-a, iya-kan17 5uAman membenarkan! Mestinya sese&rang yang merasa "erlu sama Allah tidak menghentikan ibadahnya, tidak menghentikan d&-anya, melainkan dia terus$menerus memelihara ibadahnya dan terus$menerus berd&-a!

Allah senang bila hamba$%ya mau meminta "ada$%ya! Allah tidak akan "ernah merasa keberatan dan tidak akan "ernah merasa b&san bila ada hamba$ %ya yang meminta dan meminta terus! er*ayalah!!! ke"ada Allah mah #angan takut meminta, a"alagi #ika Anda "unya amal yang hebat, Anda disayang sama Allah! Memintalah, maka Allah akan memenuhi a"a yang kita minta!

8Dan apabila hamba hamba 'u bertanya kepadamu tentang #ku, maka 4jawablah5, bahwasanya #ku adalah dekat. #ku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada 'u, maka hendaklah mereka itu memenuhi 4segala perintah 'u5 dan hendaklah mereka beriman kepada 'u, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.8 ?4S! al$BaAarah K ;DJ@ 8ustru bila ada hamba$%ya yang tidak mau meminta, aneh! Tentu sa#a *ake" buat dia a"abila dia mau meminta am"unan Allah, mau meminta *inta dan kasih sayangnya Allah, mau meminta ridha dan "erlindungan$%ya, dan seterusnya! &k&knya sama Allah mah minta!!!minta!!! dan minta!!! terus meminta! Yang tidak kalah "entingnya, bagaimana ketika "ermintaan bertambah, ibadah #uga bertambah! <B 'amulah yang berkehendak kepada #llahB8 ?4S! QaathirK ;C@ Memintalah kepada #llah. (ebab meminta itu adalah ibadah seorang hamba kepada #llah, 'haliqnya.1
#ebuah Keutamaan -badah adalah salah satu ikhtiar mendapatkan dunia.

5uAman masih tertarik untuk membahas tentang 6menem"uh #alan ibadah sebagai

sebuah keutamaan7! Dalam kehidu"an sehari$hari, tidak sedikit &rang yang menyalahkan &rang lain yang beribadah sebagai #alan ikhtiar men*ari dunia$%ya Allah! 5uAman Hakim lebih menyebutnya sebagai 6sebuah keutamaan7. Ya, men*ari dunia dengan #alan beribadah adalah sebuah keutamaan! Menga"a demikian1 Sebab bukankah mengikuti an#uran Allah dan (asul$%ya adalah #uga ibadah1 Dunia adalah milik Allah! Ketika Allah memerintahkan kita begini dan begitu ketika kita men*ari dunia milik$%ya, maka ini men#adi sebuah ibadah yang sangat hebat! Di sam"ing tentu men#adi sebuah )u#ud iman dan keyakinan ke"ada$%ya! Itu-kan sebutan beta)inya nurut, atau "er*aya! Saudaraku, terhada" d&kter sa#a, keyakinan kita bukan main hebatnya! Ketika se&rang d&kter mengatakan, 6Anda harus di&"erasi segera!!! dalam hitungan BG #am:7 "ah, kita akan terbirit$birit mengiyakan! Andai kita tidak ada uang "un kita akan mengusahakan setengah mati, "in#am sana "in#am sini! Kalau "erlu, kita tinggalkan rumah kita, kita k&rbankan kendaraan kita untuk menda"atkan uang buat &"erasi! Ada ahli desain interi&r! Dia berkun#ung ke rumah kita! 5alu memberikan ad,isnya tentang tata ruang yang lebih membuat sirkulasi udara rumah kita men#adi lebih bagus, maka insya #llah kita akan mengubah tata letak rumah kita tersebut andai memang kita ada uang! Atau malah #angan$#angan ke"ikiran terus untuk sesegera mungkin men#alankan ad,is sang desainer interi&r tersebut! Terhada" saran manusia, terhada" nasihat manusia, kita bakB bikB bukB memikirkan dan mengikutinya! Menga"a terhada" nasihat Allah dan (asul$%ya tidak kita ikuti1 A"akah karena kita tidak "er*aya ke"ada Allah dan (asul$%ya1 Atau #angan$#angan kita ter#ebak ke"ada kesungkanan atau makna keikhlasan yang barangkali "erlu dik&reksi1 Sehingga ibadah kita tidak bertenaga1 Tidak memiliki s"irit1 Sebab bisa #adi bayang$bayang tidak b&leh beribadah karena meminta sesuatu dari Allah+ entah itu dunia$%ya, berhara" s&lusi dari$%ya, men#adikan kita se"erti setengah$setengah beribadah! Bukan karena "enuh "enghara"an ke"ada$%ya, atas

#an#i$#an#i$%ya sendiri! Ma*am gini, Allah menyebut bah)a #alan taha##ud akan membuat hidu" sese&rang berubah men#adi lebih baik lagi! Bila dilakukan terus$menerus akan membuat sese&rang naik terus dera#at dan kemuliaannya! 5alu, ada sese&rang yang melakukan taha##ud sebab "er*aya akan 'irman$'irman Allah dan hadits$hadits (asul se"utar taha##ud ini, dan kemudian menyandarkan hara"an hanya "ada$%ya $sekali lagi, hanya "ada$%ya$, a"akah ini salah1 5ebih utama mana dengan yang tidak menger#akannya1 Atau lebih utama mana dengan yang menger#akannya tan"a berhara" ke"ada$%ya1 A"alagi kalau kita se"akat bah)a meminta ke"ada Allah "un meru"akan ibadah tersendiri1 Taha##ud ya ibadah!!! dan meminta ?d&-a@ adalah #uga ibadah! Maka bila sese&rang melakukan taha##ud dan #uga berd&-a ke"ada Allah, bukankah dia malah da"at dua keutamaan1 Terus lagi, (asul misal "ernah bilang #uga begini, <'alau mau dibantu #llah, bantulah sesama.8 5alu, sese&rang yang menghendaki "ert&l&ngan Allah bergegas menyambut seruan ini untuk benar$benar berhara" turunnya "ert&l&ngan Allah baginya! A"akah ini salah1 Tega bener kalo salah mah! Saudaraku, ay&: Beranilah meminta! Kalimat bah)a beribadah sama Allah, beribadah sa#a, #angan minta$minta sama Allah, harus ikhlas, ini menurut saya "erlu dilakukan lagi "enelitian mendalam! Kasihan &rang yang butuh "ert&l&ngan Allah yang menem"uh #alan ibadah dan #alan$#alan yang diseru$%ya! M&h&n d&-a agar Allah memberikan bimbingan kebenaran dari$%ya!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 'badah4 5ala .e6eki 2tama (eker$a
De ga Allah, (eker$a 2 tuk Allah KDW0117 Seri-19 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

+badah %ujuan "idup

Abang Kun bangun! Anak saya yang ketiga, laki$laki! %amanya Muhammad Kun Sya'i-i! Kami memangginya Abang Kun! Barangkali sebab di"anggilnya abang, maka "as ia berumur em"at bulan, istri saya 6isi7 lagi, alias hamil lagi! 5ahirlah kemudian bayi yang ke$em"at, yang bisa sembuh, sehat, nr&mal, sebab salah satunya d&a$d&a "ara #amaah semua ke"ada Allah! Abang Kun bangun! 8am masih menun#ukkan "ukul <;$an dinihari! Di TI(I sedang berlangsung 5II3 siaran Tara)ih dari Mekkah! Subhaanallaah, sambil mura#a-ah #u. ke$;G untuk ngimamin tara)ih bes&k, saya berd&a agar anak$anak saya dan keluarga, bisa semuanya berangkat ke Baitullaah! Tidak ketinggalan saya berd&a "ula untuk Anda "eserta KuliahOnline, agar bisa menikmati bersim"uh di hada"an Allah, di Baitullaah$%ya! Ya Allah, saya #uga berkesem"atan berd&a agar semua kaum muslimin berkesem"atan men#adi tamunya Allah! Abang Kun dibuatkan susu &leh Bu Yayuk! Saya masuk ke kamarnya Abang, dan mengambilnya! Saya gend&ng, saya usa" "unggungnya, dan saya katakan "adanyaK 6Abang, lihat Mekkah yuk! 5ihat Ka-bah! 5ihat yang "ada tara)ih malam hari ini di Mas#idil Haram7! Dalam keadaan TI mati, saya hidu"kan! Abang terdiam dari nangisnya! Dan masya Allah, dia bers&rak ketika melihat langsung menara$menara Mas#idil Haram! Abang menun#uk$nun#uk dengan tangan mungilnya layar di TI, dan melihat dengan mata tidak berkedi"! Ya Allah, kami berdua menikmati ba*aan ayat su*i al 4ur-an! Alunannya membuat saya rindu akan Baitullaah! Kebetulan "ula, r&mb&ngan 2mrah (amadhan WisatahatiODaarul 4ur-an, yang ke sekian, berangkat shubuh ini, di"im"in &leh KH! K&sasih! Selamat #alan #amaah umrahku, ba)alah d&a untuk negeri ini! Agar negeri ini mau tunduk dan ta-at ke"ada Allah! Hanya itu #alannya kalau negeri ini mau makmur kembali! Selamat #alan )ahai #amaah umrahku, dan #amaah umrah dari seluruh tanah air! an#atkanlah d&a di sana agar "ert&l&ngan Allah segera hadir di kehidu"an anak negeri di seluruh negeri! Agar Allah #uga berikan am"unan ke"ada seluruh keluarga besar negeri ini+ ya "im"inannya, ya ulamanya, ya habaaibnya, ya masyarakatnya! Semuanya! Agar keridhaan Allah mengiringi seluruh ikhtiar negeri ini mem"erbaiki diri dan meningkatkan kese#ahteraan dus keluar dari segala krisis! Selamat #alan #amaah umrah semua! Sem&ga Anda semua diberi Allah ganti &ngk&s umrah dan keletihan selama berumrah dengan kele.atan ibadah, iman dan kembali dengan umrah yang mabrur! eserta KuliahOnline, sesuai dengan #an#i saya, bah)a hari ini kita akan bela#ar tentang 6IbadahK 8alan (i.ki 2tama7, maka saya hadirkan esai ini melengka"i esai Kuliah Tauhid! Sama dengan esai kemaren, esai ini saya *u"lik seadanya #uga dari

buku The Mira*le! Saya betul$betul menghendaki diri ini mau mem"erbaiki ibadah, sebagai "usat dari semua langkah "erbaikan diri dan "erbaikan hidu"! Ya, "erbaiki ibadah bila hidu" mau kembali benar! Ingat$ingat tu#uan kita di*i"takan, yaitu untuk beribadah ke"ada Yang Kuasa! er#alanan kita sudah menun#ukkan bah)a melen*engnya kita dari kehidu"an kita membuat hidu" kita semakin #auh dari Allah! Sebahagiaannya barangkali tidak termasuk yang saya sebut! Alhamdulillah kalau begitu! %amun, beginilah kenyataan &rang .aman sekarang! Segala urusan dunia sudah mengalahkan tu#uan hidu" di dunia itu sendiri! Kelalaian dunia, kesibukan dunia, sudah membuat &rang men#adi #auh dari yang namanya ibadah! Dalam rangka menyemangati kembali diri ini dan diri semua &rang yang bisa saya semangati, saya *u"likkan tulisan ini! Sem&ga berkenan dan berman'aat! Waba-du, saya bertanya a"akah #amaah sekalian sudah menerima imel tentang "enanaman "&h&n untuk "enghi#auan "&nd&k1 Bila sudah, mudah$mudahan bisa "unya ri.ki ya untuk menyediakan "e"&h&nan yang dimaksud! &h&n a"a sa#a! Terutama "&h&n$"&h&n buah! Dan kalau bisa, "&h&n$"&h&n yang sudah berdiameter besar, dan yang unik$unik! Mudah$mudahan "e"&h&nan yang ditanam ini bisa men#adi "elindung di hari tiada "erlindungan ke*uali "erlindungan Allah, kelak di hari kiamat! Amin! Atas nama "ribadi dan keluarga besar esantren Daarul 4ur-an, saya u*a"kan terima kasih yang sebesar$besarnya! Dan le)at media KuliahOnline ini #uga saya serukan agar "eserta KuliahOnline berkenan melakukan "enghi#auan sebisa$bisanya di lingkungan masing$masing #uga! Agar lingkungan kita, alam kita, kembali ramah ke"ada kita! Ok, berikut ini esai yang saya maksud! Selamat mengikuti!!!

///

IBADAH+ 8A5A% (3M3KI 2TAMA


ekerja $<-0A- Allah, ekerja U-%UK Allah

Memperluas 2alan Usaha Memperbesar "asil

Usaha
Semula banyak &rang ber"ikir bah)a hasil usaha dia adalah seukuran ker#a, seukuran usaha, seukuran "r&yek, seukuran dagangan, atau seukuran m&dalnya! Begitulah selama ini "ikiran kita beker#a! Tidak "ernah ter"ikirkan atau #arang ter"ikirkan bah)a hasil usaha bisa $+P<9 <#A9 le)at #alan ibadah, dan #alan usaha bisa $+P<9*UA# le)at #alan ibadah: Ya, banyak di antara kita yang tidak berani ber"ikir bah)a jalan ibadah bisa menambah dan memperluas re>eki. Yakin, barangkali iya! Maksudnya, iya yakin bah)a 6#alan ibadah bisa menambah dan mem"erluas #alan re.eki7, ta"i membi*arakannya hingga 6men#adi sebuah met&de7, men#adi sebuah s&lusi yang 6diataskertaskan7, tidak sedikit yang kurang berani! 3ntahlah, atau saya yang 6terlalu berani17 adahal sebagai sebuah "etun#uk, Al$4urVan adalah "etun#uk,

<4Beberapa hari yang ditentukan itu ialah5 bulan )amadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan 4permulaan5 #l QurHan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil...8 ?4S! al$BaAarahK ;DC@ Tentu sa#a termasuk <"etun#uk7 untuk men*ari re.eki dari Yang Maha Memiliki segala "erbendaharaan re.eki

+khlas, $o?a, dan "arapan Memberi #pirit dalam eribadah


Wa*ana$)a*ana yang men#adikan 6kekurangberanian7 atau 6kesungkanan7 untuk meyakini keyakinan itu se*ara bulat, baik di "raktik mau"un di te&ri ?men#adi met&de@ adalah sebab ada )a*ana bah)a 6Ibadah itu harus ikhlas! Tidak b&leh beribadah karena dunia$%ya! Harus karena )a#ah$%ya semata7! <'atakanlah, (esungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah

untuk #llah, .uhan semesta alam.8 ?4S! al$An-aamK ;JB@ Kalau kalimatnya se"erti di atas, sia"a yang berani memberi kritik1 Sia"a yang berani meng&reksi1 Dan sia"a yang berani memberi *atatan1 Saya "un tidak akan berani! A"a "un yang kita lakukan tentu harus mengikhlaskan diri kita karena Allah semata! Ta"i tunggu dulu: Orang$&rang yang men*ari dunia milik Allah le)at #alan ibadah "un tidak mesti #uga serta merta dikatakan tidak ikhlas! Bagaimana kalau mereka se*ara *erdas, 6memisahkan7 antara keikhlasan dan d&-a1 6Memisahkan7 antara keikhlasan dengan hara"an1 Artinya ketika mereka men#alankan, mereka tahu dengan ilmunya bah)a dengan beribadah, dunia akan Allah dekatkan, ta"i "ada saat yang sama, mereka beribadah se"enuh hati ke"ada Allah! Hara"an "un dia gantungkan semata hanya ke"ada Allah! Bah)a dia menem"uh #alan ibadah, sebab karena Allah dan (asul$%ya memberi "etun#uk demikian! Karenanya, harus "er*aya dan mengikutinya! 6'atakanlah, Aai manusia sesungguhnya aku adalah utusan #llah kepadamu semua, yaitu #llah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi+ tidak ada .uhan 4yang berhak disembah5 selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada #llah dan )asul 0ya, 0abi yang ummi yang beriman kepada #llah dan kepada kalimat kalimat 0ya 4kitab kitab 0ya5 dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk.8 ?4S! al$A-raa'K ;CD@ C&nt&h salah satu bentuk ibadah adalah sedekah! 5alu Allah memberitahu bah)a kalau sedang disem"itkan re.ekinya, bersedekahlah! %anti Allah akan buat a"a$a"a yang sulit, #adi mudah! 6Dan orang yang disempitkan re%kinya hendaklah memberi nafkah dari harta

yang diberikan #llah kepadanya. #llah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar apa yang #llah berikan kepadanya. #llah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.8 ?4S! ath$ThalaaAK F@ 5alu, kita$kita yang sedang diberi nikmat kesulitan, "er*aya dan berkenan mengikuti dengan hara"an agar benar$benar kesulitan kita dimudahkan Allah! 8alan$ %ya yaitu #alan sedekah, kita turuti betul, alias kita bersedekah! Salahkah kita1 A"akah kita disebut tidak ikhlas hanya karena beribadah karena berhara" akan kebenaran #an#i$%ya1 Salahkah bila kita "er*aya sama &m&ngan$%ya1 Sama 6iming$iming$%ya17 Salahkah #uga kalau kita kemudian bersedekah karena kepengen diberikan kemudahan atau karena kesulitan kita kepengen diha"us$%ya1 Sedang ini adalah 'irman$%ya1 %am"aknya tega betul bila disebut tidak ikhlas! Saya lebih suka menyebutnya, 6saking "er*ayanya sama "etun#uk Allah, lalu kita melakukannya 8! Dan karena hara"an adalah hanya dengan berhara" ke"ada$%ya, maka kita "un berhara" agar Allah benar$benar memenuhi #an#i$%ya, setelah kita tunaikan sedekah! Saya lebih kepengen menyebutnya dengan 6inilah iman7, "er*aya "ada seruan dan "etun#uk Allah! Dan 6inilah tauhid7, kita mengesakan Allah! Iman dan tauhid yang kemudian berbuah amal shaleh Bahkan menurut "enda"at saya, inilah bahkan CA(A T3(C3(DAS dan T3(H3BAT se"an#ang se#arah *ara$*ara yang diker#akan manusia, yaitu tinggal mengikuti sa#a "etun#uk"etun#uk di dalam Al$4urVan! Eam"ang: 3ntah dalam men*ari re.eki, atau mele"as kesulitan, atau hal$hal lainnya! Sebab *ara ini dan "etun#uk ini datangnya dari Allah! Dan ketika manusia men#alankan "etun#uk Allah, bukankah ia men#adi sebuah ibadah tersendiri1 Malah ibadah ini begitu indah dan memberi semangat dalam nilai! Ibadah yang tumbuh atas dasar keyakinan ke"ada a"a yang digariskan Allah, "emilik segala kemudahan! Kita melakukan karena kita "er*aya "ada$%ya! Kita melakukan karena kita yakin "ada Allah dan kita mengetahui itu! 5alu iman kita beker#a dengan kekuatan "enuh! Maka, a"akah setelah dikembangkan men#adi "aragra' di atas masih ter#adi

benturan1 Saya "ikir ini adalah sesuatu yang berbeda! Sesuatu yang malah harus diku"as dan ditelaah lebih #auh lagi! 5alu, ketika ada yang "er*aya kemudian men#alankan dan merasakannya, salahkah #uga bila ia ber*erita ini ke"ada ka)an$ka)annya, ke"ada sekitarnya1 Bah)a bersedekahlah #ika ingin di*abut segala kesulitannya1 5alu salahkah dia bila dia men#adikan "engetahuannya, "engalamannya, sebagai sebuah met&de1 Bah)a kalau mau keluar dari masalah, bersedekahlah1 Kalau men#adi met&de, maka bisa dengan mudah diikuti, di*&nt&h, dan dirasakan &leh banyak &rang! Beta"a"un, success story lebih mudah masuk ke hati dan "ikiran &rang! 8uga lebih mudah disera" dan masuk men#adi "emahaman bagi &rang banyak!1

*angkah dan "asil Kebetulan dan Metode


Su"aya gam"angnya saya berikan *&nt&h! Ada se&rang yang bersedekah ("! ;<<< di satu shalat 8um-at! Setelah shalat 8um-at dia makan di )arung dekat mas#id! Ketika akan bayar, makanannya dibayarin &rang! 8umlahnya katakanlah mendekati ("! ;<!<<< atau ("! ;<!<<<! Ta"i &rang ini tidak menyadari dengan ilmunya bah)a "eristi)a ini ada kaitannya dengan sedekahnya yang ("! ;<<< di )aktu shalat 8um-at! Orang ini teta" bersyukur ke"ada Allah, ada yang bayarin makanannya! Ta"i &rang ini bersyukur biasa, bersyukur bukan bersyukur karena ilmunya! Bedanya ada: Yakni di "eningkatan amaliyah kemudiannya! Terus, kita bikin sam"el yang berbeda! Sebut sa#a ada yang bersedekah ("! ;<<<! Sama "eristi)anya! Setelah sedekah, dia kemudian makan dan ada yang bayarin! Berbeda dengan &rang yang satu! Ia bersedekah yang sama, sama$sama ("! ;<<<! Ta"i yang satu ini memahami satu hal, yakni bah)a Allah telah men#an#ikan bayaran ;< kali li"at bagi mereka yang mau bersedekah! 8adi, ini di mata dia, bukan kebetulan! Ketika ia dibayarin, ia kemudian tambah menyadari dan tambah meyakini kebenaran #an#i Allah! Dan mestinya, kelak ia akan mengubah #umlahnya, atau minimal

mengistiAamahkan ibadahnya! Kalau tidak, maka keb&d&hanlah baginya! Sudah Allah berikan ilmu, hikmah dan "engalaman, tidak bertambah imannya! 6(esungguhnya orang orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama #llah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat ayat 0ya bertambahlah iman mereka 4karenanya5, dan hanya kepada .uhanlah mereka bertawakkal.8 ?4S! al$An'aalK B@ Ketika ilmu masuk, ia memahami! Ini b&lehlah disebut bergetar! Kemudian bergerak untuk mengamalkan! Ketika terbukti, bertambah$tambah imannya! engertiannya, bertambahtambah! Alias sebenarnya bagi se&rang Mukmin, tan"a "erlu "embuktian "un sudah beriman!

Korelasi 0erakan
Akhirnya, banyak ke#adian yang sebenarnya "unya korelasi antara hasil dengan langkah, atau sebaliknya, langkah dengan hasil, diangga" sebuah kebetulan yang si'atnya 6n&rmati'7! Se"erti di atas tadi! Buat se&rang yang tidak berilmu, kebetulan sa#a bila ia dibayari &rang makan siangnya, bukan karena ia bersedekah ketika shalat 8um-at! Beda dengan yang berilmu, yang mengangga" hal tersebut adalah bukan kebetulan! Inilah saya sebut sayang bila tidak dimet&dekan! Sese&rang *enderung tidak mengulangi, tidak istiAamah, karena ya itu tadi, barangkali diangga" sebuah kebetulan! adahal, yang namanya sistem, maka ia akan membentuk keteta"an hasil yang akan *enderung baku! Artinya, bila di#alankan dengan sungguh$sungguh, maka subhanallah, sese&rang akan naik terus dera#atnya! Dan ini "un semua ter#adi atas ridha dan i.in$%ya!

erupaya Mencari #esuatu di alik Kisah


Buku yang ada di tangan saudara ini adalah buku yang sederhana! Dia hanya men*u"lik satu dua kisah sa#a yang biasa ditemui di keseharian! Bahkan, ada yang mengalaminya! Buku ini hanya memberi b&b&t "enggalian kisah$kisah tersebut dan menyuguhkan ke"ada "emba*a+ bah)a ternyata di balik kisah itu ada sebuah met&de yang kalau diikuti dia akan berulang ke#adiannya, bahkan akan men#adi lebih hebat lagi hasilnya bila b&b&t amaliyahnya ditambah kualitas dan kuantitasnya!

Mencari 9e>eki ;ara Mudah Mencari

9e>eki ;ara 9epot


Saudaraku, dalam urusan men*ari re.eki, men*ari dunia$%ya, Allah memberikan *ara yang gam"ang bagi manusia, memberikan *ara yang mudah bagi manusia! Ta"i manusia senangnya memilih *ara yang re"&t, *ara yang sukar! adahal Allah tentu yang "aling tahu tentang kun*i$kun*i "erbendaharaan re.eki$%ya! Allah menyebut kun*i segala kun*i bagi manusia itu adalah dengan beribadah ke"ada$%ya! Sedekah, shalat malam, memberi makan anak yatim, menyenangkan hati yang berduka adalah 6hanya sekian7 dari a"a yang disebut sebagai ibadah! Bila ibadah di"erbaiki, maka kehidu"an "un akan men#adi lebih baik lagi! %amun bila ibadah buruk, maka kehidu"an buruk yang akan terhidang! Ibadah biasa sa#a, hidu" "un akan biasa sa#a! Tidak ada istime)anya bagi yang tidak mengistime)akan Allah! Bila nam"ak dunia yang bagus, ta"i di tangan &rang$&rang yang tidak ra#in beribadah, #angan buru$buru silau! Kiranya itulah kebaikan dari Allah, barangkali sebab ilmu dunia dan usaha &rang itu sendiri! %amun dia hanya memiliki dunia$%ya, tidak memiliki diri dan keridhaan$%ya! Alangkah *antiknya bila sese&rang memiliki dunia dan #uga memiliki Allah sebagai emilik dunia! Itu bisa ditem"uh dengan satu ayunan langkah+ ibadah! Tentu dengan mem"erluas seluas$luasnya *aku"an ibadah yang dimaksud sebagai seluruh gerakan, rasa dan "ikiran se&rang hamba ke"ada Sang KhaliA! Ta"i a"a b&leh buat, ketiadaan ilmu yang barangkali membuat sese&rang tidak mengetahui bah)a dia bisa "unya energi dan kemam"uan yang akan meli"atgandakan hasil keringatnya, hasil tenaga dan "ikirannya! Yakni tadi, le)at #alan ibadah!1

%idak Ada yang #im #alabim 2am +badah @ 2am Kerja +khtiar @ +badah +badah @ +khtiar
Tidak ada yang sim salabim! 8alan ibadah "un bukan #alan sim salabim! Dilihat dari keharusan melakukan ikhtiar yang di luar ikhtiar buminya! 8alan ibadah adalah

#alan yang ber"r&ses! Karenanya, di setia" taha"an ibadah men#adi sebuah kegiatan yang ber"ahala dan mem"unyai kebaikan dunia akhirat, bahkan se#ak sese&rang baru sa#a berniat untuk melakukan ibadah! Di dalam "engantar ini, masih di lembar muAaddimah buku ini, saya ingin memberikan satu garis yang #elas bah)a sungguh "un nanti ada "engisahan$ "engisahan yang se"ertinya instan, #<#U-00U"-!A %+$AK A$A !A-0 +-#%A-! Tidak ada yang sim salabim abrakadabra! Semuanya memiliki rentetan "r&ses yang saling kait mengkait! C&nt&h, an#uran memberi makan anak yatim dan atau menanggung sebanyak$ banyaknya anak asuh, harus kita lihat sebagai 6#am ker#a7 tambahan #uga! 8am ker#aOusaha ikhtiar buminya adalah ketika ker#a dan usaha itu sendiri+ ya di di t&k&, di )arung, di kant&r, di belan#a ke"erluan usaha, di ra"at ini ra"at itu, di "ertemuan bisnis ini dan itu! Sedangkan 6#am tambahannya7, ya ketika kita duduk bersama anak yatim dan men*ari anak asuh tersebut! Malah nanti akan di"a"arkan, #angan$#angan yang #am utama adalah ibadah, baik ketika memberi makan anak yatim, shalat malam, atau lainnya! Dan yang #am tambahan, adalah segala urusan dunia!

ekerja dengan Allah ekerja untuk Allah


8adi, ibadah adalah sebuah sebuah ikhtiar #uga, karena ia adalah ker#aan yang membutuhkan kesediaan )aktu, energi, biaya, dan lain sebagainya! Inilah yang disebut beker#a dengan Allah dan untuk Allah! Karena #udulnya beker#a dan berusaha untuk Allah, ya ada bayarannya! Sia"a yang bayar1 Ya Allah: Dan karena bayarannya dari Allah, ya besarnya berbeda dengan bayaran hasil keringatnya sendiri! (ubhanallah! Kalau di bait$bait di atas *&nt&hnya adalah sedekah, sekarang kita *&ba ambil *&nt&h lain lagi+ yaitu shalat Malam!

2ntuk bisa shalat Malam kita harus lembur meng&rbankan )aktu kita meski hanya sekadar dua rakaat! Ya, saya menyebut dua rakaat itu sebagai 6lembur7! Sebab, kan kita mengangga" shalat Malam sebagai "eker#aan sambilan! 5agi bangun ya menger#akan, tidak bangun, tidak menger#akan! Malah tidak sedikit yang mengangga" 6"eker#aan7 taha##ud sebagai "eker#aan yang nambah beban keletihan setelah se"an#ang hari beker#a! adahal, 6sekadar7 dua rakaat sa#a shalat Taha##ud, ternyata bayarannya #auh lebih besar dari"ada se&rang karya)an beker#a seharian "enuh! Menga"a bisa beda1: Sebab si karya)an beker#a di siang harinya dia beker#a untuk manusia! Sedang di )aktu malam, dia shalat Malam, Allah menghitungnya sebagai ibadah! Ibadah-kan artinya menghamba sama Allah! Men#adi /abid$%ya, men#adi "elayan$%ya! Dan ini #uga "eker#aan! Makanya, karena ker#anya sama Allah, maka bayarannya subhanallah "asti lebih besar dari"ada ker#a sama manusia! 5ihat sa#a bayaran Allah untuk 6"eker#aan7 yang satu ini, "eker#aan taha##ud+ sia"a yang shalat dua rakaat di tengah malam, khairun minaddunyaa wa maa fiihaa, maka baginya lebih baik "ahalanya ?kebaikannya@ di sisi Allah dari"ada dunia dengan segala isinya!

Pengalaman yang Menjadi +lmu +lmu yang Menjadi MetodeA#istem


Berikut ini adalah *&nt&h lainnya lagi! Yah, hitung$hitung "emanasan sebelum mukaddimah yang sesungguhnya dari buku ini! C&nt&h lainnya adalah se"asang suami istri sahabat saya, Ha#i D&ni dan Ha##ah Dian! Dia merasa ada yang aneh! Dia "unya "eker#aan, se"i! 5alu 6iseng7 mengum"ulkan anak yatim saban malam 8umat! Dari maghrib sampe isya! Maa' disebut iseng! Sebab dia emang melakukan dengan tidak berlatar belakang 6ilmu7! &k&knya melakukan! Ta"i sia"a sangka bila kemudian dia menyadari bah)a "eker#aan mulai ramai! r&yek$"r&yek yang bersih, clear I clean mulai berdatangan! Akhirnya dia sadar, bah)a duduknya bersama anak$anak yatim itulah yang sudah men#adi "embuka #alan! %ah, ini-kan "engalaman yang berbuah men#adi ilmu:

Hebatnya ka)an saya itu kemudian men#adikannya met&de! Dia #alankan terus se"enuh hati dan dengan keyakinan yang bertambah! Dia berusaha teguh tidak meninggalkan 6"eker#aan isengnya7! Sebab sekarang sudah dia #adikan "eker#aan utama, bukan sambilan lagi! Makananan yang disediakan buat anak$anak yatim itu "un berubah men#adi lebih teren*ana dengan menu yang semakin baik! Ka)an saya inilah yang kelak mem"r&duksi 'ilm layar lebar 'J0 ,#$#'JJ0! Qilm yang mengins"irasikan banyak &rang di Ind&nesia tentang kekuasaan dan kebesaran Allah! Qilm yang kelak dit&nt&n lebih dari C #uta "en&nt&n ini dengan mudah dibesut &leh ka)an saya ini, Ha#i D&ni dan Ha##ah Dian! Keduanya mengangga" inilah hasil ikhtiar ibadahnya! Belum lagi lahir &rder$&rder iklan SA ?Iklan 5ayanan Masyarakat@ dari banyak "erusahaan dan de"artemen, berikut "emasangan iklan$iklannya di TI! Dia betul$betul mengaku berkah men#alani 6"eker#aan sambilannya7 itu! Kini, bahkan met&de ini dia 6"asarkan7 ke"ada ka)an$ka)annya yang lain untuk samasama di"er*ayai, diikuti, dan dirasakan man'aatnya! Ini bukan sa#a berbagi ilmu dan "engalaman, ta"i berbagi met&de, berbagi sistem, tentang bagaimana membuka #alan re.eki lebih banyak dan lebih besar namun teta" di #alan$%ya yang benar dan lurus!

+badah @ Pekerjaan8 MPA BManajemen Perusahaan AllahC


Sekarang kita lihat Ha#i D&ni dan Ha##ah Dian! (aban malam 8umat beliau berdua men*ari anak$anak yatim, mengum"ulkan, duduk bersama, dan menyenangkan mereka semua! Benarkah ini bukan "eker#aan1 Saudaraku, inilah "eker#aan! Beker#a dengan Allah dan untuk Allah+ yaitu membahagiakan anak$anak yatim! Benarkah dia *uma beker#a ; #am1 Dari maghrib sampe isya sa#a di setia" malam 8umat1 3nggak #uga! er#alanannya sebenarnya lebih "an#ang dari 6sekadar7 ; #am itu! Dia-kan harus belan#a! Dia delegasikan tugas$tugas belan#a dan masak ke &rang rumahnyaOke "embantunya!

Ini sa#a, sudah se"erti mengel&la 6M A ?Mana#emen erusahaan Allah@7! Seakan$ akan &rang$&rang rumahnya ada yang dia angkat sebagai mana#er, sebagai "engel&la keuangan, sebagai bagian purchasing ?"embelian@, st&k ?gudang@, "r&duksi ?masak@, dsb! Iya-kan1 5alu ber#uangnya dia meng&s&ngkan )aktu ashar di hari Kamis su"aya sam"ai di rumah sebelum maghrib "un harus dilihat sebagai 6#am ker#anya7 #uga buat Allah! Begitu selesai isya, anak$anak "un tidak langsung bubar, melainkan sedikit ber*engkrama! Ini "un masuk dalam hitungan )aktu beker#a dengan dan untuk Allah! Belum lagi mera"ikan kar"etnya, mera"ikan "iring dan gelasnya, menya"u dan menge"el lantainya, dan mengembalikan ruang tamu, ruang TI yang ter"akai &leh anak$anak yatim itu! Inilah yang Allah suka+ manusia mau menyisihkan 3aktunya untuk diri--ya. +nilah juga yang disebut ibadah. A"alagi-kan untuk bisa sedekah! Sese&rang harus beker#a dan berusaha! Istilahnya! dari mana Ha#i D&ni dan Ha##ah Dian "unya duit buat sedekah1 Ya dari "eker#aan dan usahanya! Masya #llah? -nsya #llah akan *&ba dibahas #uga di buku ini tentang ayat$ayat terakhir surah al$ 8umu-ah yang membahas "enga#aran tentang ibadah yang terkait dengan terbukanya "intu re.eki yang "enga#aran ini berasal dari Allah, 'hairurra%iqin, sebaik$baik emberi re.eki!

2alan 9e>eki Utama +badah "idup, <konomi "idup


Saudaraku, saya ulangi kembali kalimat di a)al tulisan "engantar ini+ selalu ada sa#a #alan tambahan re.eki yang membuat se&rang manusia yang ra#in ibadah, mau menambah #alan ibadah, dan #uga berkenan untuk mengistiAamahkannya! Ini yang saya yakini: Malah, saya menyebutnya bukan tambahan re>eki, ta"i jalan re>eki utama! Dalam menger#akan suatu ibadah, menga"a "ula ia bisa membuat kita men#adi berkah1 Sebab ada mata rantai ek&n&mi yang ter#adi dalam satu "raktik ibadah! Sebut sa#a barusan tadi+ memberi makan anak yatim, bersedekah, shalat bersama anak yatim, )ah, banyak sekali mata rantai ek&n&mi yang terbangun dengan sendirinya+ membeli makanan, menggunakan #asa trans"&rtasi untuk ke "asar dan untuk mengangkut anak$ anak yatimnya, menyediakan "akaiannya, dan masih banyak lagi! Berkah dah:

Masjidil "aram D Masjid -aba3i


Tidak aneh bila kita lihat bah)a di dunia ini ada dua "asar yang tidak ada matinya, yaitu "asar di sekitar Mas#idil Haram di Makkah dan "asar di sekitar Mas#id %aba)i di Madinah! Dua$duanya hidu" BG #am! Menga"a demikian1 Sebab mas#idnya hidu" #uga BG #am! Mas#idil Haram dan Mas#id %aba)i adalah dua mas#id yang tidak ada matinya! Hidu" terus: Karenanya, seluruh rangkaian mata rantai ek&n&mi terbangun dan hidu" "ula+ bisnis maska"ai "enerbangan, bisnis katering, bisnis h&tel, bisnis "akaian, bisnis ini dan itu! Bahkan, berkahnya dirasakan #uga &leh bangsa lain di negara yang lain! Ind&nesia misalnya! 8aringan h&tel yang men#adi "engina"an transit #amaah, "esa)at Earuda dan seluruh keluarga besar karya)annya, katering l&kal, trans"&rtasi bus yang mengangkut #amaah dan "engiringnya ke bandara, "r&dusen bahan "akaian dan akses&ri umrah dan ha#i, "r&dusen bensin, dan sebagainya! (ubhanallah, Maha Su*i Allah yang bila sudah menggariskan sesuatu, maka itu adalah "enuh dengan kemaslahatan! A"alah lagi kalau si manusianya, kita maksudnya, mau men#adikan segala sesuatu yang kita ker#akan sebagai #alan$#alan ibadah ke"ada$%ya! Maka Allah betul$betul akan 6membayar7 kita dengan ridha dan keberkahan dari$%ya!

#elamat Menikmati 6%he Miracle7


Demikianlah "enga#aran yang mudah$mudahan berguna buat diri saya dan buat diri &rang yang mau memahami "entingnya ibadah!!! ibadah!!! dan ibadah! Allah menyediakan dunia$%ya untuk manusia *i"taan$%ya, terlebih lagi untuk hamba$hamba$%ya, masa kemudian kita yang beribadah #adi kalah terang segala$ galanya dari"ada yang tidak beribadah1 asti ada yang salah #ika demikian! A"a yang dinukil di buku ini adalah sesuatu yang sangat ke*il, bahkan ia berbi*ara tentang ibadah$ibadah yang bukan ibadah se*ara makr&, ta"i bi*ara tentang hal$hal yang kera" diangga" ke*il se"erti sedekah, memberi makan anak yatim, mengasihi &rang miskin, taha##ud, dhuha, ba*a Al$4urVan, dsb! Dan belum bi*ara

tentang maslahat yang lebih besar ke"ada &rang yang lebih banyak lagi, misalnya le)at #alur "enelitian dan "engembangan "enemuan tekn&l&gi ini dan itu, yang semuanya #uga adalah ibadah yang menguak kebesaran Allah dan kehebatan *i"taan$ %ya! Di dalam buku ini dilam"irkan sedikit kum"ulan tulisan saya yang "ernah dimuat di ma#alah Eatra W di website )))!)isatahati!*&m, melengka"i "embahasan yang 8auh dari se"purna ini& Apa sa8a !ang dipandang perlu untuk dikritisi oleh pe"#a9a se"ua 8angan segan-segan la!angkan i"el ke sa!a atau ke 6e# ad"in& Atau sekadar saran7 pendapat7 unek-unek7 kesan pesan terhadap sa!a #arangkali7 tidak apa-apa7 la!angkan sa8a e-"ail ke sa!a7 "aka dengan senang hati sa!a "eneri"an!a& Meski sa!a 8arang #erkese"patan "e"#alas langsung7 tapi ins!a Allah sa!a #a9a& Sela"at "enik"ati The Mira9le&
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Pe ti gkah Du iaKDW0120 Seri-20 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Pentingkah $unia8
Banyak sekali "erum"amaan tentang dunia di dalam al 4ur-an! Hebatnya, sangat 'air Allah menga#arkan kita tentang dunia$%ya! Ea a"a$a"a kita men*ari dunia, asal kita ga melu"akan Allah! Sayang, kebanyakan manusia tidak "unya tauhid yang bagus! as ga ada dunia di kakinya, dia nangisnangis minta sama Allah! Begitu ada, Allah dilu"akan! Ada yang lurus$lurus sa#a ketika ga megang harta! Begitu "unya harta, berubah! Berubah s&mb&ng, berubah lalai, berubah 6na'si$na'si7Ohidu" sendiri$sendiri, dan kele)at sibuk sam"e lu"a sama Allah 9a..a )a #alla!

Sementara itu, tidak sedikit #uga yang kemudian teta" selamet dan men#adikan 6memiliki7 dunia sebagai keutamaan yang menambah iman dan kesalehan! Tentu sa#a kita ke"engen se"erti yang disebut terakhir ini! unya dunia, teta" saleh! Malah bertambah saleh! unya dunia, bertambah ta)adhu-! unya dunia, ta"i bertambah$tambah kebaikannya! unya dunia, bertambah$tambah takutnya sama Allah! 3ntahlah, saya yang muda ini masih mengangga", #adilah &rang$&rang yang terde"an dalam dunia dan akhirat, ga b&leh tim"ang salah satunya! %amun segitunya saya ber"rinsi" ini, saya "un mengamini agar diri kita sia" sa#a dulu! Dari"ada kemudian berubah men#adi liar setelah memegang dunia! Ok, mudah$mudahan selingan esai$esai di B kuliah kemaren, sudah *uku" men#a)ab bebera"a "ertanyaan yang dialamatkan ke saya! Berikut ini kita lan#utkan esai$esai yang masih berkelan#utan dengan s&al$s&al tauhid yang dilekatkanOdikaitkan dengan shalat! Bagi saya, ini #uga "ersia"an memegang dunia ta"i mengendalikannya, bukan dikendalikan dunia! Beta"a"un, men#adi muslim yang kuat, yang berhasil, yang banyak man'aatnya, lebih disukai Allah ketimbang muslim yang kemudian men#adi beban bagi &rang lain dan minim man'aat gara$gara ketidakberdayaan SDM dan ek&n&minya!

///

%idak #adar
?P@ Tambah sibuk ya01 ?$@ Alhamdulillah0 Begitulah! ?P@ Sudah bera"a *abang sekarang ini01 ?$@ Baru em"at *abang! Saya #adi lumayan sibuk muter antar$*abang! ?P@ Wah, subhaanallaah ya! ?$@ Iya, subhaanallaah0 Alhamdulillah! ///

eserta KuliahOnline, se"intas tidak ada masalah ya dengan dial&g di atas! Malah kayaknya dial&g di atas ter#adi di antara dua sahabat di mana salah satunya adalah "engusaha s&leh yang sukses! Tidak nam"ak di antaranya ada "enyakit! Setidaknya dilihat dari #a)aban$#a)abannya yang banyak mengu*a"kan "u#i$"u#ian ke"ada Allah+ Subhaanallah dan alhamdulillaah! Benarkah demikian1 Belum tentu! Saya sering meman*ing dengan kalimat "ertanyaan tersebut

ke ka)an$ka)an! Kemudian, setelah da"at #a)abannya, saya a#ukan lagi "ertanyaan$ "ertanyaan lainnya, yang kemudian kami sama$sama merenung #adinya! ?P@ Shalatnya bagaimana01 ?'ebetulan saya yang nanya, jadi orang kebanyakan ga tersinggung. #palagi dengan posisi saya yang katanya <ustad%8. Maka pertanyaan itu adalah pertanyaan yang dianggap wajar oleh kebanyakan orang. Maka jawaban yang jujur yang didapat dari dia, kelak yang akan membuka tabir apakah sesungguhnya yang sedang terjadi. Benarkah kemajuannya itu nikmat, ataukah justru a%abC@ ?$@ Alhamdulillah, shalat mah )alau telat, saya ga tinggal! ?P@ Barusan shalat #am bera"a1 ?$@ Muhur1 ?P@ Ya! Muhur! ?$@ Oh, .uhur malah saya ber#amaah! Sama bebera"a "eserta ra"at! Kebetulan hari ini ada meeting

mark&m! ?lihat, dia ini 6teta" ber#amaah7, sama "eserta ra"at! 6Hanya7, ber#amaahnya ini kita lihat #am bera"a1 Sehingga buat saya, ini men#adi ber#amaah shalat tidak te"at )aktu@! ?P@ 8am bera"a1 ?$@ 8am ;$an! Habis makan siang! ?P@ O&&hhh0 ?$@ Kena"a emangnya01 ?P@ Sering begini01 ?$@ Maksudnya01 ?P@ Shalat itu kan lebih baik di a)al )aktu! %ah, k&ndisi shalat di #am$#am ;$an itu sering1 ?$@ Iyalah 2stad.! Kan suasana 8akarta #uga subhaanallaah! Ma*etnya kan ustad. tahu sendiri! Kayak a"a ma*etnya, iya kan1 Kadang saya "er"indahan meeting ke meeting, susah #uga untuk shalat te"at )aktu! Yang "enting kan shalatnya ya ustad.! ?P@ Iya! Ta"i shalat te"at )aktu #uga, "enting! Terus, keluarga gimana1 ?$@ Alhamdulillah, baik$baik sa#a! ?P@ Tia" hari "ulang #am bera"a1

?$@ %&rmal a#a, 2stad.! 8am$#am ;<$an saya udah di rumah! Yah, kayak yang lain dah! ?P@ Sabtu Minggu, #alan$#alan sama anakB1 ?$@ Sesekali 2stad.! ?P@ K&A sesekali1 ?$@ iyalah 2stad.! Kan masing$masing #uga "unya #adual kesibukan masing$masing! Istri saya sekarang "unya usaha! Anak$anak "un ada #adual sek&lah lah, #adual klub lah, #adual ini itu! Saya sendiri "un kadang su"er,isi ke *abang$*abang saya lakukan dalam sabtu minggu! %api alhamdulillah, kami baik-baik saja Ustad>! emba*a yang dirahmati Allah! Sebenernya ini udah tanda$tanda! Ta"i sam"e di sini, banyak yang merasa fine fine a#a! Merasa baik$baik sa#a! Benarkah baik$baik sa#a1 Ya, terusin sa#a ba*anya! Terusin sa#a ngikuti esai KuliahOnline ini!

///

Punya +stri kayak <ngga Punya +stri Punya #uami Kayak <ngga Punya #uami
Kesibukan manusia men*ari, mengum"ulkan dan mem"ertahankan dunia, sudah merenggut banyak hal yang dia "unya! Ini 'akta! ?Masih untung kalo tetap beribadah, meskipun kualitas ibadahnya harus dipertanyakan dengan jawaban kejujuran. 'ayak esai di atas, seakan akan tidak masalah dengan berjamaah di jam :. .api bagi saya, itu adalah K sekali lagi K sama sama berjamaah tidak tepat waktunya. (eperti bekerjasama dengan meniatkanLmenyengaja shalat tidak waktu@! Dalam hubungan suami istri, banyak "ara istri yang sedikit sekali merasakan sentuhan hangat suaminya se"erti a)al "ernikahan! Sebab suaminya entah ada di mana! Hanya ada la"&ran sms demi sms sa#a! Atau sekedar ber$HE ria, tan"a tahu dengan "asti ada di mana, dan sedang a"a! 5ama$lama, berk&munikasi dengan *ara ini "un men#adi sebuah rutinitas yang disebeli sebenernya, namun men#adi sebuah ritual yang teta" harus di#alankan! Akibatnya1 Hambar! Tidak sedikit, "ara suami kemudian memberikan kesem"atan "ada istrinya untuk mengambil kesibukan lain, su"aya #angan selalu menunggu dia! Misalnya, dengan menyuruh ber&rganisasi, akti' di "enga#ian$"enga#ian, belan#a dari mall$ke mall! Sam"e kemudian buka usaha sendiri!

2#ungu#ungnya, k&munikasi makin #auh! Satu ke Barat, satu ke Timur! er#alanannya kemudian tidak #arang berakhir di "er*eraian! Atau "un kalau tidak, ya "erselingkuhan! Ya, *&ba sa#a dirasakan! Sebera"a sering sekarang kita menyisir rambut kita "unya istri1 Memi#it "undaknya ketika dia kelelahan memasak untuk kita1 Sebera"a sering kita kemudian membelai dia "unya rambut, merasakan ar&ma )angi rambutnya yang habis keramas untuk kita1 Beta"a hebatnya kita merasakan dulu manisnya bi*ara berdua sambil ng&"i, nge$teh1 Sekarang1 Qrekuensinya1 Makan di rumah, sudah #arang! Sara"an, di kant&r masing$masing! Atau bahkan di #alan! Wuih, segitu hebatnya kah kita mengum"ulkan uang1 Kal&"un kita kum"ulkan, sebera"a banyak yang kita bakal makan dan nikmati1 Tanya "ara istri, mereka tidak lagi semangat mandi dan "akai )e)angian! Sebab mereka "ikir, buat sia"a lagi mereka bersih, )angi dan segar1 W&ng suami yang di*intai tidak ada di sisinyaO Kita, "ara suami, butuh dihidangkan k&"i atau teh bikinan istri sendiri! Beda! Kita, "ara suami, adalah manusia$manusia yang se#atinya sangat suka memasak masakan istri kita! Keaseman, keasinan, kemanisan, atau rasa yang ta)ar karena #ustru lu"a dikasih garem, "un men#adi satu "eristi)a yang malah menambah kehangatan dan #adi *andaan hidu" yang dinikmati! Masya Allah! Ketika kita lelah, ada tangan$tangan manis yang memegang ke"ala kita, "undak kita, menyentuh lembut kaki kita, dengan kasih sayangnya! Sekarang1 Bagaimana1 Kita bakal menemukan itu, kalau kita "e#amkan mata kita! Seakan tidak akan ter#adi #ika di kehidu"an nyata! Bahkan saudara$saudaraku, #ika "ara istri, menemukan a"a yang diinginkannya di laki$laki yang bukan suaminya, dan #ika "ara suami menemukan hal$hal tersebut di diri "erem"uan yang bukan istrinya, maka ter#adilah hal yang tidak diinginkan! Bahkan &leh mereka berdua! Ketika lelah ra"at di luar k&ta, ketika menginginkan "i#atan lelah, ternyata "intu kamar kita ada yang mengetuk! 5alu berdirilah di hada"an kita se&rang "erem"uan berseragam h&tel mena)arkan )el*&me message! Qree, katanya! 2ntuk ;< menit "ertama! Selan#utnya, ada tari'nya! Tidak sanggu" kemudian saya meneruskan tulisan ini! ara istri "un demikian! Mereka adalah makhluk$makhluk Allah yang teramat berd&sa #ika kita tidak "erhatikan kebutuhan bi&l&gisnya! Beta"a"un mereka sanggu" mengatasinya, ta"i #ika ada "emi*unya1 A"a yang akan ter#adi1 Sebut sa#a suaminya kemudian "ulang selalu larut malam, dan #alan lagi se"agi mungkin! A"a yang ia da"at sebagai se&rang istri yang butuh suaminya1 Datanglah sms menanyakan khabar, yang datang dari sese&rang yang "ernah sangat ia kenal! 5alu ia #a)ab! 5elaki itu kemudian memberikan "erhatiannya! Dari sekedar nanya sudah makan belum, sudah minum belum, yang istri itu tahu bah)a "ertanyaan itu adalah "ertanyaan yang mun*ul dari "erhatian karena ingin men*uri "erhatian! Sedang ia tahu, "ertanyaan itu "un lakinya kirimkan, namun sebatas #angan sam"ai diangga" tidak meng$sms: Akhirnya ya begitu dah! Sedemikian ga)atnya kah1 Ya, *&ba a#a di"ikir sendiri, dan "asang telinga buka mata, banyak ke#adian begini di sekitar

kita! 5alu masa kan ter#adi sama kita1 8ika demikian, kita hidu" untuk sia"a dan untuk a"a1 Ini semua, akan diambil &leh dunia! Sebab dunia itu #ahat! Berarti saya menyuruh tidak d&yan dunia ya1 5&h, #angan salah! Kalau kita bisa memburu dunia, ya ke#ar! Buru, dan da"atkan! Ta"i semua itu akan ter#adi, gara$gara "erkaranya se"eleK Shalat kita engga beres! Ada yang bertanya, bagaimana bisa ber"engaruh antara shalat dengan ke#adian itu1 Ya, saya masih bilang, 6Teruskan sa#a dulu ba*anya ini tulisan, he he he! Terusin terus ngikut KuliahOnline nya! Sabar7! Maa' ya!

///

Punya Anak #eperti %idak Punya Anak


Yang "aling merana sebab kita tidak bisa mengendalikan )aktu, tidak bisa mengendalikan usaha, tidak bisa mengendalikan "erkembangan bisnis dan "eker#aan yang kita angga" sebagai 6kema#uan7 adalah anak kita! Anak yang begitu ditunggu keberadaannya! ara suami bersuka *ita sebab istrinya hamil, istri bersuka *ita sebab merasa lengka" sebagai se&rang "erem"uan dan sebagai se&rang istri, eh begitu anak sudah ber)u#ud sebagai anak, kita tinggalkan dia untuk kita berikan )aktu kita untuk dunia! 5alu kemudian kita berkata, bah)a a"a yang kita lakukan adalah untuk dia, untuk mereka! 2ntuk anak$anak kita! Sementara, anak$anak kita, engga tahu, a"akah mereka "unya ayah atau tidak! Sekarang ini, banyak ayah dan ibu, yang untuk mengambil ra"&rt anaknya "un mati$matian menyisihkan )aktu! Eila ga1 2ntuk menemani anaknya berlibur, di mana "ara gurunya me)a#ibkan liburan kali ini didam"ingi &rang tuanya, mereka tidak "unya )aktu! Saking sibuknya! Dan tidak sedikit yang menyesal, menga"a memasukkan ke sek&lah yang "unya "eraturan se"erti itu: Tidak sedikit "ara &rang tua, yang tidak bisa melihat m&men di mana anak bangun tidur! Karena gela"$gela" mereka udah #alan! A"akah begini yang disebut hidu" nikmat1 Tidak sedikit anak$anak yang tidak merasakan dikel&ninOdiman#a ayah ibunya ketika mereka

mau tidur! Tidak #arang "ara ayah muda yang tidak melihat m&men di mana bayinya baru bisa ber#alan, tertatih, dan #atuh lagi! ara ayah sibuk beker#a! ara ibu, sibuk beker#a! Sementara, yang menikmati "ertun#ukan Allah, Tuhan Sang en*i"ta, adalah &rang lain+ baby sitternya, "engasuhnya, neneknya! 5alu kita diberitakan kabar gembira ini tan"a menyaksikan "ertun#ukan ini se*ara langsung! Ka"an Anda terakhir mendengar anak Anda memba*a al 4ur-an1 Di mana ketika mereka memba*a al 4ur-an, Anda ada di sam"ingnya1 Ka"an Anda terakhir bermain b&la dengan anak laki$laki Anda, atau membantu mengikatkan rambut "utri Anda yang sudah meman#ang dan bisa diikat1 Ka"an Anda "unya kesem"atan memandikan anak$anak Anda1 Membetulkan, "akaiannya1 Meraba halus kulitnya1 Ka"an terakhir Anda ber*anda dengan anak Anda dan melihat senyumannya anak$anak Anda1 8angan$#angan tidak "ernah! Masih syukur kalau anak Anda masih hidu"! Bagaimana kalau anak Anda sudah meninggal dunia, yang ketika meninggalnya "un Anda tidak bisa menemaninya menghembuskan na'asnya yang terakhir1 Segitu sibuknya kah kita, sehingga ketika anak kita "anas badannya lalu yang mera)at adalah tangan yang bukan tangan a#aib baginya1 Ya, tangan kita adalah sentuhan a#aib bagi "enyakit anak kita! Segitu sibuknya kah kita, sehingga untuk duduk bareng memba*a buku bersama anak kita, dan mendengarkan *el&tehannya, kita tidak sanggu" melakukannya )al& hanya sebulan sekali1 8ika demikian, sia"a kita di mata anak$anak kita1 Tidak lebih sekedar "en*ari dunia! Kelak mereka akan men*ari "erlindungan dari yang lain! Kelak mereka akan men*ari kasih sayang dari yang lain! Kelak mereka akan men*ari kesenangan yang tidak dida"atkan dari kita! Dan Anda, sudah bisa men#a)abnya sendiri! Mereka lebih betah di rumah ka)an$ka)annya, sungguh "un kita lengka"i hidu"nya dengan su"er 'asilitas! Mereka lebih nyaman berada di kekasihnya! 5alu, ketika kita tua, ketika kita butuh kehadiran mereka, mereka sama sekali tidak tergerak untuk bersam$sama kita menghabiskan sisa umur kita bersamanya! Kena"a1 Karena mereka tidak terlatih untuk itu: Semua bukan semata$mata karena kita sibuk ngurus dunia! Bukan itu sa#a! Ta"i sebab yang sangat mendasar! Yakni sebab kita tidak "erhatian sama shalat! 8adilah kemudian kita ditelan )aktu! Ditelan kesibukan sendiri! Dunia yang kita *ari bahkan sesungguhnya tidak menyisihkan kenikmatan buat kita ke*uali kenikmatan yang semu! C&ba benahin shalatnya! Maka Allah akan aturkan buat kita usaha yang membuat kita masih bisa ngegend&ng anak! Menga#aknya #alan$#alan di taman! Kita diberi$%ya "eker#aan yang tidak membuat kita men#adi makhluk$makhluk yang bahkan kita ke"ayahan ketika mau menikmati dunia yang kita *ari!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid (eta+a 5auh !a Kita Dari Allah

Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

KDW0121 Seri-22 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada -

Tidak Tidak Tidak Tidak

etapa 2auhnya Kita $ari Allah


#da banyak hal yang menyenangkan hati di kehidupan ini, dan ada juga yang tidak menyenangkan. .api bagi seorang mukmin, semua keadaan akan menyenangkan hati.

Sebagaimana kita ridha menerima datangnya siang, kita kudu #uga ridha menerima datangnya malam! Sebagaimana kita senang men#alani kehidu"an yang terang, kita kudu #uga sia" dengan datangnya kegela"an! Beta"a"un ia sunnatullah di kehidu"an ini! Satu hal yang harus kita yakini adalah di mana "un situasi kita berada, ada Allah yang senantiasa menemani! Susah senang adanya di hati! Eela" terang, bukan di mata! Barangkali, ikhlas men#alani hidu" ini, "un meru"akan "ela#aran tauhid yang senantiasa akan di"erlukan sebagai bekal di kehidu"an ini! Saudara$saudaraku "eserta kuliah &nline yang berbahagia, (I%D2 rasanya saya ketemu dengan Saudara$saudara semua, salah satu "artner terbaik saya dalam bela#ar tentang Allah, rasul$%ya, dan kehidu"an! Bulan$bulan terakhir ini, Allah memberikan keluarga kami hidangan$%ya! Sama sa#a dengan sia"a"un di dunia ini, ada susah, ada senang! Dan saya kira semuanya adalah "ers&alan "enerimaan terhada" hidu" ini! Kalau kita terima, maka semua keadaan akan baik$baik sa#a, akan senang$senang sa#a! Orang$&rang yang "unya hutang, misalnya, ketika ia kemudian menyadari bah)a ia tidak bisa bayar hutang$hutangnya, ketakutan demi ketakutan akan menghantui kehidu"annya! Takut di"en#ara, takut ketahuan sama keluarga, takut dile*ehkan tetangga dan saudara$saudara, takut kehilangan muka, takut merugikan &rang lain ?yang sebenernya sudah ter#adi@, dan takut sama kenyataan$kenyataan yang sesungguhnya belum ter#adi: Orang$&rang ini takut sama bayang$ bayangnya sendiri bahkan! 8adilah kemudian mereka gela" di tengah dunia yang semestinya terang! Sendirian di saat dunia ini begitu "enuh dengan manusia! Kese"ian di saat dunia ini ramai! Ea berani keluar rumah! Ea berani ketemu &rang! Ea berani menegakkan muka! Bahkan ga berani membuka mata: Inginnya kabur sa#a, bahkan tidak #arang ke"engennya mati sa#a! Hidu" lantas #adi *a"e, letih, lelah! Semakin di*ari itu s&lusi, semakin membuahkan masalah$ masalah baru! Orang$&rang yang gagal ini kebanyakan sebab gagal memikirkan Allah, tuhannya! Yang ia "ikirkan, nasibnya, nasibnya, nasibnya! Bukan memikirkan kelakuan$ kelakuannya ke"ada Allah dan ri.ki$%ya yang selama ini kita sudah tidak syukur ke"ada$%ya!

Dan saya melihat saya! Saya tidak mau demikian itu ter#adi dalam hidu" saya! Saya lebih memilih ikhlas men#alani kesusahan, sebagai "enerimaan rangkaian akibat dari ke#auhan saya dari Allah! Betul, saya yakinkan diri saya, alih$alih saya memikirkan s&lusi, lebih baik akhirnya saya memikirkan Dia dan saya! Maksudnya, saya memikirkan bagaimana sih "er#alanan kehidu"an saya1 A"akah ada Allah di sana1 Sebera"a dekat dan sebera"a #auhnya saya1 Ternyata masya Allah, saya menangis! Saya #auh dari Allah! Saya banyak lalainya hidu" ini! er#alanan saya sudah #auh melen*eng dari tu#uan di*i"takan$%ya saya+ yaitu untuk beribadah ke"ada$%ya! /// er#alanan saya di kemudian hari ternyata > menurut saya $$"er#alanan tauhid! Saya menyebutnya "er#alanan men*ari Tuhan yang hilang! Hilang kemana1 Hilang dari hati dan kehidu"an! er#alanan men*ari Tuhan yang hilang di hati ini! Tentu sa#a saya beru"aya kembali memasukkan Allah di hati, di "ikiran, biar me)arnai gerak kehidu"an! Sem&ga saya dan Anda semua, tidak kehilangan lagi Allah di kehidu"an ini! Maka senantiasa ada d&a yang diba*a setia" habis shalat+ )abbanaa laa tu%igh quluubanaa bada id% hadaitanaa wa hablanaa mil ladunka rahmatan. -nnaka antal wahhaab, ya #llah, janganlah &ngkau kembali menyesatkan kami setelah &ngkau memberikan kami hidayah, petunjuk. Dan karuniakanlah kami hidup yang penuh rahmat. (esungguhnya &ngkaulah #llah $ang Maha Memberi 'arunia, Maha Memberi 7engajaran! Maka bolehlah saya menyebut, kegagalan manusia memperbaiki kehidupannya, atau mengubah kehidupannya menjadi lebih baik lagi, adalah sebab imannya tidak dibenerin. %auhidnya tidak dibenerin. Amal ibadah memang barangkali dibangun, diker#akan, ta"i iman dan tauhidnya ga ada! Akhirnya banyak yang malah kemudian mengeluh! Kena"a saya sudah bert&bat, k&A teta" sa#a susah1 Kena"a k&A saya sudah kembali "ada Allah, ta"i kemudian masih sa#a sulit1 Dan "ertanyaan$"ertanyaan yang semakin menyesatkan diri kita dari Allah! Bukannya semakin ikhlas men#alani hidu", malah kemudian bertambah sesak! Bukannya semakin menerima, malah kemudian makin sengsara! ;ukuplah Allah Penolongku, inilah kalimat yang semestinya disuarakan terus menerus di hati kita! !a Allah ampunilah saya, ini kalimat yang semestinya keluar dari lisan, hati dan "ikiran kita! <ngkaulah Pengaturku ya Allah. %erserah <ngkau mengatur apa, bikinlah hati ini menjadi ikhlas karena-Mu ! Begini mestinya! Akhirnya hati tidak beriak lagi! Adem! Ikhlas! Allah berada di balik semua ke#adian! Allah yang mengatur segalanya! Dengan ilmu seadanya, saya mengubah haluan hidu"! Dari yang tadinya men*ari s&lusi, akhirnya gerak langkah dan "ikiran di'&kuskan untuk men*ari Allah! Men*ari$%ya dengan mem"erbaiki diri, mem"erbaiki ibadah, membanyakkan amal saleh! raktis saat itu, saat$saat di mana saya butuh "ert&l&ngan$ %ya, saya tidak melakukan serangkaian "en*arian s&lusi lagi! Saya kembali ke"ada Allah sa#a! Yang lain bilang bah)a saya tidak melakukan sesuatu untuk masalah saya, sedangkan saya men&lak dikatakan demikian! Inilah ikhtiar saya, setelah tidak ada lagi yang bisa saya lakukan! Dan semestinya inilah yang sedari dulu saya lakukan, #angan mesti menunggu tidak ada lagi yang bisa saya lakukan! Sebab inilah inti segala inti! er*uma men*ari segala te&ri

"enyelesaian hidu", #ika Yang Maha Segala tidak menghendaki! /// Bentuk k&nritnya tentu sa#a ada! Di antaranya saya berusaha keras mem"erbaiki rundown hidu" saya dulu yang selama ini salah! Ya, urut$urutan kita men#alani hidu" ini, salah! Dan emang urusan sama Allah mah kayak tebalik balik! Mestinya tengah malam atau di "enghu#ung malam enak$enak tidur, kita disuruh bangun! agi$"agi disuruh ngeget&lin nyari duit, ini merilekskan badan dan "ikiran dulu buat dhuha! Di saat$saat sedang sibuk, ada .uhur sama ashar! Ketika da"at duit, maka disuruh ngeluarin lagi sebagiannya! adahal di saat yang sama, kita malah ke"engennya kan bertambah, bukan berkurang! Beginilah hidu" se&rang mukmin, se&rang yang "er*aya sama Allah! Dia tunduk dan "atuh ke"ada Allah dan terhada" aturan$ aturan$%ya, dan inilah Islam+ aslama yuslimu, islaaaman, berserah diri, tunduk dan "atuh ke"ada Allah dan a#aran$a#aran$%ya! elakunya disebut muslim ?'aa-ilOsub#e*t@! %yatanya1 Di kehidu"an sehari$hari1 Kita kurang ikhlas nge#alanin hidu" ini! Kita ga sabar nge#alanin ibadah! Kita "un malah men#adikan ibadah$ibadah men#adi beban! Ada yang hanya kemudian men#alankan )a#ibnya sa#a, dan )a#ib itu"un di#alankan tidak dengan se"enuh hati! Saya menyebut saya men#alani kehidu"an yang salah, sebab itu hidu" sa#a #adi #auh dari Allah! Bagaimana salahnya1 Di mana salahnya1 Begini, setia" mukmin, mestinya memulai harinya dari bangun di "ertengahan malam, di dua "ertiga malam, atau di se"ertiga malam yang terakhir! Bangun untuk a"a1 2ntuk taha##ud, untuk su#ud ke"ada Allah Yang Maha (ahman! Allah menyebut mereka sebagai hamba$%ya #ika kemudian kita semua bisa 6yabiituuna lirobbihim sujjadaw wa qiyaamaa7, di tengah malam bisa su#ud dan ruku di hada"an Allah! "ad% kurisma rabbika bukrataw washiilaa, kita bisa mengingat Allah di saat "agi dan "etang! "aminallaili fasjud lahuu wa sabbbih hu lailan thowiilaa , bahkan di malam harinya kita bisa memu#i$%ya, bertasbih "ada$%ya dengan meman#angkan malam! %ah, kemudian a"a yang ter#adi1 Yang ter#adi, #angankan di "ertengahan malam, di dua "ertiga malam, atau di se"ertiga malam, di "agi dan di siang hari sa#a saya tidak mengingat Allah: Maksudnya1 Ya, saya ga ingat dhuha, ga ingat shalat te"at )aktu, ga enteng Aabliyah ba-diyah! A"alagi untuk shalat malam1 Wah, #auh: 5ebih seremnya, saya merasa tidak bersalah ketika saya da"ati diri ini #arang betul shalat shubuh ber#amaah! Ea tauh tuh, kena"a dulu bisa begitu! adahal semasa ke*il, saya digelandang sama &rang tua dari kamar untuk bangun tidur dan disuruh berada di mas#id di )aktu shubuh! 8angan berada di kamar! 3h, ketika kuliah, ketika de)asa, dan ketika mulai men*ari dunia, malah Allah emilik Dunia saya lu"akan: Terus terang, keadaan inilah yang lebih menyesakkan dada saya saat itu ketimbang urusan dunia+ hutang, #atuh bisnis, rugi, dan sebagainya! Ta"i, ini "un baru mun*ul ketika Allah mengingatkan saya tentang Allah! Tadinya, ga ke"ikiran #uga! Makanya kemudian saya ingatkan yang bisa saya ingatkan! Dari sini sa#a, dari tidak melakukan shalat malam, hidu" saya udah melen*eng! 8auh! Sangat #auh! Tentu sa#a saya harus mem"erbaikinya lagi! Ibarat menarik garis lurus, hidu" saya udah

ga lurus lagi! Startnya sa#a #am C "agi, bagaimana bisa lurus1 Saya *&ba "er#elas ya! Dulu, saya merasa aman dengan bangun lalu keadaan langit masih *uku" gela", atau terang dikit ta"i belum terang banget! Kena"a merasa aman1 Sebab saya "ikir masih ada shubuh! Sebagai &rang yang tahu tentang shalat malam, mestinya kan gelisah tidak shalat malam! Ini malah aman dari tidak shubuh ber#amaah: Kele)atan kan1 Sebera"a #arak #auhnya #ika saya tidak melakukan shalat malam1 Ternyata #auh banget! Ber"engaruh banget$banget! erhitungannya sama dengan "erhitungan telat shalat! Angga" sa#a semestinya kita memulai hidu" kita #am setengah H "agi! 5alu kita malah bangun #am C "agi! Itu kan dua #am setengah telatnya! %gitung gam"angnya, B #am dah! B #am sehari, dikali H< hari, maka itu udah J< #am! J< #am dikali ;B bulan, itu sama sa#a dengan FB< #am! FB< #am dibagi BG #am sehari, maka hidu" saya udah melen*eng H< hari: Itu kan #auh beneeeerrr! H< hari dalam satu tahun inilah kesusahan saya! H< hari itu sebulan l&h: Bagaimana kalau Allah membagi lagi dalam satu tahun, di setia" bulan ada sa#a kesusahan kita! Allah *i*il tidak dikasih kesusahan sekaligus H< hari! Melainkan dua hari di bulan a"a, sekian hari di bulan a"a, dan sekian hari di bulan a"a! Hingga kemudian kita menyangka, ya inilah hidu"! Ada susah, ada senang: adahal bukan! Yakni kitalah yang membuat hidu" kita sendiri #adi susah! C&ba sa#a benahin taha##udnya, nis*aya garis hidu" akan lurus lagi dengan sendirinya! egitulah saya belajar. Anda boleh tidak sepaham. %api silahkan direnungkan sebaikbaiknya. Materi ini bukan tentang tahajjud. %api ini tentang tauhid. #aya yang tidak tahajjud, dosa saya bukan karena tidak tahajjudnya, tapi karena saya mengabaikan Allah. Allah datang, saya abaikan. $an Allah datang setiap malam. *ihat, bagaimana mungkin orang yang mengenal--ya, lalu tidak menyambut--ya888... $an inilah saya. 5ihat lagi ya, se"erasaan saya, saya susah itu bera)al di tahun NF! Saya le"as dari rumah, dari 9aliyah ?SM2@, dari kehidu"an "esantren, tahun ;NNB! Berarti ada C tahun! Maka, "erhitungan H< hari tadi, dikali C tahuh! Hasilnya1 ;C< hari! ;C< hari itu sama sa#a dengan C bulan hidu" saya susah! 5ah, banyak &rang yang kemudian baru giat bangun malam ketika bermasalah! Dilihat dari #arak tem"uh "en*ari Allah, dari sisi bangun malamnya, dia kudu mele)ati masa im"as C bulan! Sebab emang ketahuan dari sisi mundurnya, saya mengalami kemunduran E bulan sabab tidak menjalani tahajjud E tahun. Kelihatannya berat dan ribet, ta"i bagi saya saat itu, #ustru kerinduan yang ada! Saya semakin rindu "ada$%ya, manakala hati dan "ikiran ini merenung, #ika dari "erhitungan shalat malam ini sa#a saya telatnya, mundurnya, susahnya, bisa C bulan, bagaimana dengan "erhitungan )aktu shalat )a#ib1 Dan "erhitungan dari meninggalkan shalat$shalat sunnah Aabliyah ba-diyah dan dhuha1 Wuah, ga)at! Saudara$saudaraku, mudah$mudahan Allah menyaksikan bah)a saya menulis ini untuk 9ibrah diri saya dan saudara$saudara saya! Saat itu, saya ke"engennya berlari sa#a menu#u diri$%ya! Menge#ar ketertinggalan! Memang am"unan adalah milik Allah! ert&l&ngan"un milik$%ya! Ta"i saya memilih menge#ar$%ya: Menge#ar Allah! Keke#ar ga1 Saat itu, saya engga tahu! Sekarang "un masih engga tau! Ta"i

saya yakin, Allah menunggu saya! Saya yakin Allah menanti saya! Saat itu saya berteriak! 6 -m coming ya Allah0 Ini saya, Yusu' Mansur, yang banyak salahnya, datang ya Allah! Datang "ada$Mu07! Allah buat saya adalah s&lusi! Kalau Allah berkenan menemui saya, dan saya di"erkenankan ketemu Dia, maka s&lusi itu "astilah saya da"atkan! /// Dalam kehidu"an nyata "un, Allah menga#arkan kita! Allah memandu "ara "en*ari$%ya, untuk men*ari$%ya dalam su#ud, dalam keheningan malam! Dan bahkan Allah memandu "ara "en*ari$%ya, "ara "en*ari "ert&l&ngan$%ya dengan mengatakan ke"ada hamba$hamba$%ya, 66ika hamba 'u mencari 'u, carilah di mereka yang bersedih hatinya, yang lapar perutnya, yang menderita hidupnyaB @arilah #ku dengan membantu mereka, niscaya kalian akan ketemu dengan 'u7! Di dalam hadits$hadits yang bertebaran, Allah kera" menyatakan bah)a 66ika seorang mukmin ingin dilepaskan oleh #llah dari kesulitan dunia dan akhirat, bebaskanlah kesulitan mukmin yang lain. #llah akan membantu hamba 0ya manakalah hamba 0ya mau membantu yang lain7! Ini selaras dengan banyak 'irman Allah tentang "en*arian diri$%ya! Carilah Allah, sebab Dialah 6 Aasbunallah wa nimal wakiil, nimal maulaa wa niman nashiir, laa hawla walaa quwwata illaa billaah, cukuplah #llah sebagai 7enolong dan 7elindung, tidak ada daya selain kekuatan 0ya 7! 6,a man kaana yarjuu liqaa a rabbihi falyamal /amalan shaalihan, barangsiapa yang kepengen ketemu dengan #llah, hendaknya dia memperbanyak amal saleh7! ara "en*ari Allah, inilah ikhtiarnya! Ia bergerak terus! Akti'! 8ustru tidak diam! asrah bukan berarti diam, dan ter#emahan di ibadahnya #uga men#adi seakti'$akti'nya! erbaiki shalat sebagai hubungan ,ertikal ke"ada$%ya, dan "erbanyak amal saleh sedekah, berbagi, .akat, membantu &rang+ dengan tenaga, dengan nasihat$nasihat yang menggembirakan, dengan ilmu dan "ikiran, dan tentu sa#a dengan harta yang tersisa! Semakin besar a"a yang kita lakukan di dalam shalat dan sedekah, insya Allah akan semakin ketemu Allah! Dan inilah s&lusi itu! S&lusi dari semua s&lusi "ermasalah kehidu"an manusia! Begitulah! Saya meminta am"un ke"ada Allah, dari d&sa$d&sa saya! Saya belum berbi*ara tentang d&sa yang lain, yang b&b&tnya akan mem"er"an#ang "arahnya masaO)aktu kesusahan saya ?time limit@! /// Sekedar tambahan "engingat buat saudara$saudara semua! Tadi, dari tidak shalat taha##udnya saya selama C tahun sa#a, sudah susah selama C bulan! +tu belum dihitung dari masa melalaikan shalat 3ajib! Masih ingat kan hitungannya1 Mari bermain$main dengan angka )aktu kesusahanK 8ika sese&rang terbiasa telat shalatnya, misalnya, atau angga" sa#a telatnya masing$masing ; #am, maka ; #am dikali C )aktu shalat sama dengan C #am! C #am = H< hari =

;B bulan = C tahun ?ukuran kasus saya@, maka dida"at N<<< #am telat! N<<< #am itu, HFC hari! Dan HFC hari itu, satu tahun lebih B< hari: ' tahun F( hari ditambah E bulan, itu berarti ',E tahun ! Masya Allah kan1 Seusaha a"a"un saya mem"erbaiki hidu" saya, #ika shalat )a#ib tidak saya benahin, maka hitungan ini ga akan "ernah berkurang, ke*uali saya banyak$banyak taubat dari s&al yang satu ini! Kelalain shalat )a#ib dan shalat sunnah taha##ud ini sa#a, s*&re nya sudah ;,C tahun! Wa#arlah saya "ikir saya susah! Dan umur kesusahan saya, se*ara n&rmal, adalah ;,C tahun! Ke*uali ada Kehendak Allah! %ah, di Kehendak Allah inilah saya men*&ba meminta$%ya bermurah hati mem"ersingkat "er#alanan kesusahan di dunia, dan mengha"us sama sekali kesusahan di alam kubur dan di negeri akhir! ///

Sungguh saudaraku, dengan saya menghitung diri saya sendiri, saya #adi ikhlas #alanin hidu" ini! Saya tahu, mestinya saya susah sekurang$kurangnya ;,C tahun! $a)tar ini akan makin panjang, manakala saya menyadari selama E tahun saya kuliah, saya meninggalkan dhuha! Sedangkan Allah menagih sedekah kita sehari semalam! Ya, kalau Allah tidak Maha (ahman Maha s(ahim, tidak akan manusia yang mam"u membayar$%ya! Ta"i Allah beritahu #uga, tidak ada yang gratis! Termasuk ketika kita memakai badan ini sebagai "emberian$%ya, sebagai karunia$%ya! tidak gratis! Dia minta kita membayar! Membayar dengan a"a1 Dengan bersedekah! (asul memberitahu, setia" ruas dari badan kita, dimintakan sedekahnya &leh Allah, hingga ruas$rusa di #ari #emari: Alhamdulillah, (asul mengabarkan kemurahan Allah, semua itu *uku" dengan dibayar le)at shalat dhuha B rakaat sa#a di "agi hari! 5alu saya mengingat saya0 Masya Allah, sekian tahun dhuha tidak tertegak! Banyak betul hutang saya! Saya men*&ba mengambil "ena, dan menghitungnya! C tahun tidak shalat dhuha, maka kira$ kira C tahun #uga Allah akan mengambil kehidu"an saya: 8ika harus ditebus dengan shalat dhuha B rakaat saban "agi, maka saya bisa mem"ersingkatnya dengan menegakkan shalat dhuha "&l ;B rakaat setia" "agi: Dengan saya shalat dhuha ;B rakaat, maka saya sudah menebus J hari ketinggalan shalat dhuha di tahun$tahun yang le)at! 8ika kemudian HJJ hari dibagi J hari adalah J; hari, maka hitungannya saya harus geber$geberan shalat dhuha selama J; hari berturut$turut baru kemudian saya bisa menebus ketinggalan dhuha saya selama C tahun: er#alanan yang tidak mudah! Ta"i saya men*&ba menem"uhnya! Dari"ada saya di"en#ara selama C tahun, sebab tidak bayar hutang, lebih baik saya menebus dengan *ara begini ini! 5agian, Allah mengaruniakan #an#i$#an#i$%ya yang lain kalau saya mau shalat dhuha B, G, J, D dan ;B rakaat! Sekalian sa#a saya rengkuh semua rahmat$%ya! ini, semakin ngentengin saya! Saudara$saudaraku, hitung$hitunganan ini masih belum dihitung Aabliyah ba-diyah! Kata (asulullah, #ika kita sekali sa#a melalaikan shalat )a#ib, maka kelalaian kita itu akan memakan F< shalat Aabliyah ba-diyah! Sedangkan satu hari, di C shalat )aktu itu, hanya ada D Aabliyah ba-diyah ?minus ba-diyah shubuh dan ashar@, itu artinya, sekali sa#a kita tidak shalat, maka

sudah habis F hari kemakan kita "unya Aabliyah ba-diyah! Maka, kebayang kan beta"a "er#alanan melen*eng kita ternyata semakin #auh! Cadangan de,isa kita untuk shalat$shalat yang lalai, sungguh$sungguh kurang! Masya Allah! /// Saudaraku, saya masih berkenan menambah deretan "an#ang im"a*t dari d&sa$d&sa kita! Bagaimana kalau kemudian kita melakukan d&sa .ina misalnya1 Sekali .ina, maka d&sanya G< tahun masa "er#alanan ibadah tidak diterima: Wuah, serem kan! 5ebih serem lagi kalau saya kasih sedikit tin#auan 'iAhnya! Yang disebut .ina itu adalah dukhuulul lahm ilal lahm, masuknya 6daging7 ke dalam 6daging7 yang lain, dalam keadaan yang diharamkan$%ya! ?Maaf, beribu maaf bila ada yang tidak suka dengan pembahasan saya. -ni saya betul betul mengajarkan teori berhitung. .entu saja kelak tidak ada yang mengetahui perhitungan terdetail kecuali #llah saja. .api mudah mudahan perhitungan ini bisa menginsyafkan kita semua@! 5ah, dengan ukuran 'iAh ini, maka tidak disebut sekali ber.ina &rang yang melakukannya 6sekali7! Sebab dalam sekali itu, terda"at berkali$kali .ina! Saya "ertegas ya! Ada sese&rang yang ber.ina, lalu ia melakukan sekian ,ariasi hubungan badan, sehingga > maa' > ia 6keluar masuk7 bersetubuh sam"e kemudian ia keluar ter"uaskan! Ini kan tidak terk&ntr&l, bera"a banyaknya111::: Tidakkah ini menyeramkan buat yang "ernah ber.ina111::: 8ika H kali sa#a keluar masuk sedangkan disebut sekali ber.ina itu adalah sekali sa#a masuknya, maka itu berarti ;B< tahun Anda akan menghabiskan hidu" Anda dalam kesusahan! agaimana pula yang ber>ina dalam keadaan sudah bersuami atau beristri8 Wuah, hukumannya bukan lagi sekedar G< tahun! Ta"i hukuman mati! Dira#am, ditim"uk "ake batu sam"e mati! Karena di negeri ini tidak berlaku hukum ra#am, maka kemudian b&lehlah saya menyebut, yang tidak bertaubat, maka kesusahannya b&leh #adi seumur hidu"! Memang hukum Islam berat, ta"i memang ari'! ersyaratannya #uga susah, yakni di antaranya "erbuatan .ina itu mesti dilihat &leh mata telan#ang &leh G saksi! Dan menurut saya, #ika ada yang ber.ina dilihat &leh G &rang se*ara terbuka, itu namanya bukan manusia lagi, ta"i he)an! Maka )ahai saudara$saudaraku, beruntunglah buat mereka yang "ernah ber.ina, lalu bertaubat! Ea a"a$a"a masih menyisakan sisa masalah! Ea a"a$a"a! Sebab yang "aling mahal dari Allah adalah kesem"atan kita bertaubat! Ada l&h yang tidak dihukum di dunia ini! Ini lebih$lebihan lagi seremnya::: erhitungannya dituntaskan di alam kubur! Kal& di dunia, kita bisa berteriak minta am"un, kita bisa men#erit beristigh'ar, dan diterima Allah: Kal& sudah kematian men#elang111 Ya tinggal terima nasib! Kal& kita di dunianya menyisakan kebaikan yang terus bergulir ?sem"at membangun sek&lah, mas#id, membesarkan anak yatim@, maka bisa #adi berkurang siksaan alam kubur sebesar kebaikan yang dialirkan ketika di dunia! Ta"i bagaimana kalau amal$amal kita se"ayah d&sad&sa kita1 Itu baru .ina! Bagaimana dengan durhaka sama &rang tua1 Yang kata Allah, amal kita tidak diterima ke*uali kita da"at ridha dari &rang tua1 Bagaimana "ula dengan d&sa menyakiti &rang lain, yang "un #uga "unya hukuman yang sama1 Bagaimana dengan d&sa syirik yang tidak

diam"uni Allah1 D&sa mendatangi tukang tenun, "er*aya sama ramalan, yang s*&re nya G< harian ?tidak diterimanya amal@ "er sekali datang ke"ada mereka1 /// Sam"e sini, ada saudara$saudara saya yang barangkali berkernyit! 3ntah berkernyit sebab bingung, atau berkernyit sebab a"a+ sebab merasa ga akan keuber, ga akan keke#ar, dan ga akan "ernah bisa balan*e #adinya! Beda dengan saya, saya dengan mengetahui hitung$hitungan ini, malah semakin berterima kasih ke"ada Allah! Saya semakin sadar, bah)a hitungan saya memang sangat kurang sekali! Dan saya "er*aya, #ika saya berlari sungguh$sungguh "ada$%ya, maka ketika di mil "ertama sa#a kita lari, barangkali Allah yang akan mem"er*e"at "er#alanan kita! Buat mereka yang tidak suka dengan hitung$hitungan ini, saya beritahu ya, bah)a suka tidak suka, memang kita akan dihitung &leh Allah al Aasiibul 6aliil, Allah Yang Maha Cermat Hitungannya! Ada banyak ayat yang menyatakan bah)a kita semua memang akan dihitungK 6,a ammaa man tsaqulat mawaa%iinuhuu, barangsiapa yang lebih berat timbangan amal baiknya+ fahuwa fii /iisyati roodhiyah, dia akan berada di kehidupan yang diridhai #llah+ wa ammaa man khoffat mawaa%inuhuu, barangsiapa yang ringan timbangan amal baiknya, lebih banyak amal buruknya+ fa ummuhuu haawiyah, maka tempatnya di neraka hawiyah7 ?4s. al QaariahK J$N@+ Beginilah, s*&re kehidu"an akhir ditentukan di hari hisab! Ta"i di dunia ini, nyata! Sesia"a yang banyak kebaikannya, maka ia hidu" dalam keadaan baik, dikelilingi &rang$ &rang baik, ketemu dengan kebaikan dan &rang$&rang baik! Sebaliknya, #ika kehidu"an kita lebih banyak amal buruknya, maka )a#arlah #ika hidu" kita "enuh dengan keburukan, dikelilingi keburukan dan ketemunya sama &rang$&rang yang merugikan kita! Masya Allah! 64ul li-ibaadiyal lad.iina aamanuu yuAiimush shalaata )a yun'iAuu mimmaa ra.aAnaahum sirra) )a a-laaniyyatam min Aabli ay$ya-tiya yaumul laa bai-un 'iihii )alaa khilaal+ katakanlah ke"ada hamba$hamba$Ku yang beriman, hendaklah mereka mendirikan shalat, mena'kahkan sebahagian ri.ki yang Kami berikan ke"ada mereka se*ara sembunyi mau"un se*ara terang$ terangan, sebelum datang suatu hari di mana tidak ada lagi #ual beli dan "ersahabatan7! ?4s! -braahiimK H;@! 6"a laa tahsabannallaaha ghaafilan /ammaa yamalud% d%aalimuun. -nnamaa yu akhkhiruhum li yaumin tasykhashu fiihil abshaar, janganlah engkau mengira bahwa #llah akan lalai dari apa yang diperbuat oleh orang orang yang d%alim. (esungguhnya #llah memberi tangguh kepada mereka sampai pada hari yang padanya pemandangan mencengangkan7! 6Muhthiiina muqniii ru uusihim laa yartaddu iliaihim tharfuhum wa af idatuhum hawaa, mereka datang bergegas gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepala mereka, sedang mata mereka berkedip kedip dan hati mereka kosong tidak percaya bahwa mereka sudah ada di negeri berbangkit dan di hari hisab dijalankan7! 6"a and%irin naasa yauma yatiihimul /ad%aabu fa yaquulul lad%iina %halamuu rabbanaa

akhkhirnaa ilaa ajalin qariibin nujib dawataka wanattabiir rusul. #walam takuunuu aqsamtum min qablu maa lakum min %awaal, dan peringatkanlah manusia terhadap hari yang a%ab datang kepada mereka, maka berkatalah orang orang d%alim, hai .uhan kami, tangguhkanlah kami meski dalam waktu yang singkat supaya kami bisa menjawab seruanMu dan mengikuti rasul rasul. #llah berfirman, bukankah kamu dulu yakin bahwa kamu tidak akan binasaC .idak akan menghadapi hari iniC7 ?4s! IbraahiimK GB$GG@! Maka itulah saudara$saudaraku, bagi semua yang sekarang ini susah, namun menyadari bah)a hidu" selama ini dalam kegelimangan d&sa atau kelalaian dari segi ibadah se"erti yang saya #elaskan di atas, keberuntungan yang nyata yang Allah hadiahkan buat kita adalah kita termasuk &rang$&rang yang "an#ang umur dan berkesem"atan untuk bertaubat! /// Ok, ter"aksa saya "enggal dulu! Sebab ke"an#angan ntar kuliahnya! Ke"an#angan ntar nga#inya! Bes&k kita teruskan nga#inya, "elan$"elan masuk di bab "ertaubatan dan di bab beta"a murahnya Allah terhada" kita+ murah kasih sayang %ya, murah am"unan %ya, murah "ert&l&ngan %ya, murah segala$galanya! Sebab hitung$hitungan di kebaikan "un ga malah menarik dan men*engangkannya! Kita bahas s&al menarik ini bes&k bes&k ya! M&h&n maa' yang mana saya banyak absennya menga#ar! %amun #ika saudara "erhatikan, di renungan$renungan ins"irasi, di artikel$artikel le"as dan di sms$sms #amaah, saya tiada henti menulis! Insya Allah itu"un ibarat kuliah, ya kuliah #uga! Hanya tidak dimasukkan di k&l&m kuliah &nline! Insya Allah mulai hari ini, bila saya sehat terus, saya akan menulis lagi kuliah ini, dan menyia"kan materi lain dalam bentuk audi& dan ,ide&! Saya beritahu ke #amaah semua! Tidak gam"ang menyia"kan materi audi& dan ,ide&! %amun sudah saya *i*il! ada )aktunya saya akan umumkan kesia"an materi audi& dan ,ide&nya! Kesulitannya bukan di saya, he he he, ta"i di SDM editingnya! D&ain dah buat semua kru KuliahOnline su"aya mereka semua diberi kemudahan dan menda"atkan keberkahan se"erti keberkahan saudara$saudara semua yang menuntut ilmu le)at KuliahOnline ini! Makasih #uga atas d&a$d&anya yang disam"aikan le)at sms ke h" sayaK <D;C;<C;;;BF, dan le)at imel! Saya tidak bisa membalas satu$satu sms dan imel tersebut! Belum berkesem"atan atau tidak berkesem"atan! %amun saya ba*a! Sebagiannya indah$indah dan banyak "ula yang mem&ti,asi saya bah)a sungguh kuliah &nline dibutuhkan! Saudara$saudaraku, sambil saudara$saudara &nline, t&l&ng saya dah! Beri testim&ni saudara lagi ke imel )eb admin ini tentang kuliah &nline ini! Sebab akan dibukukan nih isi seluruh )eb generasi sebelum lebaran! 2ntuk kemudian dibersihkan, dan )eb nya hanya isi$isi yang baru sa#a! Yang lama, kita bukukan sa#a! 8adi, t&l&ng ya, sema*am kesan dan "esan dah! Isinya, b&leh "r&tes #uga k&A, he he he! Asal #angan terlalu "edes ya! %tar saya malah #atuh sakit gara$ gara mikirin, ha ha ha! %ah, ini #uga "ers&alan tauhid! banyak hal saya ambil sebagai ke"utusan! Ta"i kemudian tangga"an &rang seribu satu ma*am! Sebenernya, se#u#urnya, saya

ga usah sakit hati! Biar sa#a! T&h barangkali mereka yang ng&m&ngin #elek ga tahu tentang keadaan yang sebenernya! Dan bukankah kita kita mengaku berdak)ah karena Allah1 Bukan karena nama1 Kalau tauhidnya benar, berdak)ah karena Allah, ma#u sa#a terus, ga usah mikirin yang gitu$gitu! enilaian, urusan Allah! C&nt&hnya, bebera"a "ekan yang lalu, kisah saya diangkat di layar ka*a, di layar TI One! Dengan ta#uk 6Se#arah Membesarkan %ama7, men*eritakan "er#alanan hidu" saya! Terseli" di sana, gambar di mana saya sedang mengendarai Celli*a S"&rt B "intu )arna sil,er! Wuih, s&ntak ini mengundang se#uta k&mentar! Tidak sedikit yang miring! Wal&"un di sana ada gambar saya #uga mereksa keadaan "&nd&k dengan mengendarai se"eda &ntel tahun GF: Celli*a itu memang m&bil me)ah! Ta"i ia di#adikan unit bisnisnya "esantren! Di #asa "enye)aan m&bil! 8asa "enye)aan m&bil ini menyumbang k&ntribusi yang tidak sedikit buat "esantren dan di "er"utaran ek&n&mi )arga sekitar! Dari uang bisnis ini bisnis itu, kita gerakkan #uga ek&n&mi mikr& melalui "embiayaan "embiayaan mikr&! Yang tidak tahu, duh, disangkanya mah saya "eng&leksi m&bil dan hidu" dalam berlebihan! Itu yang dis&r&t hanya *elli*a! adahal ada m&bil$m&bil me)ah lainnya+ 8agura, Al"hard, Mer*y, BMW, sekian A I, Ki#ang, *arry, sam"e bus BF seat! Yah gitu dah! Memang tidak ari' di tengah$tengah masyarakat yang #uga miskin dan serba kekurangan! Ta"i ya kami #uga "unya alasan tersendiri! 2nit$unit bisnis di lingkungan Daarul 4ur-an dan Wisatahati, dibangun dan dikembangkan dengan "rinsi" )aka' dan sedekah! Sekaligus untuk menyuburkan amal baik dan mengubur amal$amal #elek dengan "ergulirannya! Dan memang subhaanallaah, semakin kami menyuburkan )aka' dan sedekah, semakin gila$ gilaan "erkembangan bisnisnya! Ta"i, segitu lumayan berkembangnya ?)alau"un ukurannya masih small, masih baby@, saya bangga sekali saya hidu" di rumah k&ntrakan! (umah yang saya tem"ati, rumah (W di lingkungan "esantren, "ersis di de"an "esantren! M&bil saya "ribadi, malah satu! Yaitu ; unit Tig&! Dan itu "un "unya istri, b&leh ngum"ulin dan nambahin dari #ual Karimun B<<G! Dan kami *uku" senang dengan ini! Daarul 4ur-an sendiri, adalah "esantren m&dern dan bahkan internasi&nal! Masuknya d&lar! 5umayan mahal, sebab memang 'asilitasnya lengka" dan sangat sangat bagus! Terkesan sek&lah ini bukan buat &rang susah! Dan memang demikian! Sek&lah ini bukan sek&lah &rang susah, sebab saya memutuskan sek&lah ini memang hanya untuk &rang kaya! %amun, yang "atut dia*ungi #em"&l dari Daarul 4ur-an adalah ia berdiri #uga di atas "rinsi" )aka' dan sedekah! Hasil dari keuntungan &"erasi&nal sek&lah ini, di"akai untuk subsidi silang "r&gram$ "r&gram dak)ah dan "esantren$"esantren bebas biaya yang dibangun dan dikembangkan di seluruh tanah air bareng dengan seluruh d&natur A! Dan "esantren$"esantren gratis ini adalah untuk mereka yang dhua'a dan anak$anak yatim dan tidak mam"u! Weh, )eh, )eh, k&A malah nambah lagi ya tulisannya1 He he he! Ini bahaya nih, maksud hati mau nge#elasin, ta"i malah bisa ter#ebak #adi riya dan sum-ah! Ok, sam"e ketemu bes&k yaaaa0

///
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 5auh Deket !a Kita De ga Allah
KDW0123 Seri-23 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

2auh $eketnya Kita $engan Allah +nget $an *alainya Kita #ama Allah
$ang disebut masalah itu bukan masalah yang dianggap masalah oleh manusia. Melainkan disebut bermasalah itu, kalau kita jauh dari #llah dan lupa sama #llah. Dan yang disebut anugerah adalah sebaliknya+ kita deket dengan #llah dan ingat pada 0ya.

Saudaraku yang dirahmati Allah, bebera"a ke#adian ke*il selama 6libur7, saya tuliskan di k&l&mk&l&m %&n$KuliahOnline di Website ini! Silahkan melihat$lihat di artikel le"as mau"un di sms$sms dengan #amaah! Mudah$mudahan ada benang merah dengan materi$materi KuliahOnline! Saudaraku, beragam reaksi ketika "eserta KuliahOnline memba*a materi kuliah ke$BB! Ta"i baik, tan"a banyak kalam, kita bismillah memulai materi ke$BH ini! Alhamdulillah! Sem&ga Allah memberikan ridha$%ya! Setelah menelisik kesalahan$kesalahan saya, saya bukannya menyesal! Saat itu, dulu, saya malah #adi ikhlas menerima 6kena"a saya susah7! Istilahnya, saya me)a#arkan diri saya menga"a saya #adi susah! Sebab hitungannya memang )a#ar saya susah! 6Message7 ini, sam"e ke saya! Alhamdulillah! Sehingga kemudian saya '&kus #uga untuk menge#ar ketertinggalan! Dan alhamdulillah, Allah sediakan banyak #alan untuk menge#ar ketertinggalan ini! A"a #adinya kalau saya tidak menyadari1 Yang "aling "arah adalah d&sa tauhid! kita merasa Allah tidak akan "ernah dekat dengan kita! Tidak #arang reaksi begini malah ter#adiK Sese&rang merasa Allah semakin men#auh ketika #ustru ia semakin mendekat! 5&h, memangnya ada1 Begitu barangkali sebagian kita bertanya! 8a)abannya, ya, ada! Ada hadits Audsi yang isinya kurang lebih, #ika Allah menghendaki suatu kebaikan bagi sese&rang, #ustru Allah segerakan keburukan buatnya! Su"aya a"a1 Su"aya segera terbebas ia dari kesalahankesalahannya, dari d&sa$d&sa! Insya Allah! Dan tentu sa#a, ada #uga amalan yang

bener$bener ngen&lin d&sa$d&sa! Salah satunya adalah dengan bertaubat sebener$benernya taubat! %ah, dalam satu dua kasus, atau malah tidak sedikit yang ter#adi beginiK ketika sese&rang ber#alan menu#u am"unan$%ya, di tengah #alan ia malah menemui kendala$kendala baru, masalah$masalah baru, yang #ustru menambah bungkuk! Menambah berat! Tentu sa#a "erlu diteliti lebih dalam lagi! Ta"i bagi saya, #a)aban yang sering saya lihat adalah #ustru dengan *ara itu, Allah mem"er*e"at masa bayar dari keburukan yang kita lakukan! Dan karenanya kita "erlu berterima kasih ke"ada Allah! Saya "un demikian! Ada satu keanehan! Ketika saya #e#ek gas, in#ek "edal, lah lah lah, hutang saya malah tambah buanyak! Bertambah berkali$kali li"at! Saat itulah saya teliti kehidu"an saya! Kesim"ulannya, ya kalimat$kalimat di atas itu! Sambil terus husnud.d.an ke"ada Allah, bah)a nanti sele"as <$<, Allah akan angkat dera#at saya! Dan ke"&siti'an itu, saya angga" men#adi d&a #uga! Akhirnya, saya #adi sustain, #adi sabar! Saya terimain a#a a"a yang ter#adi! Termasuk ketika saya harus membayar dengan masuk "en#ara! Agak enteng terasa, sebab saya malah mengangga", makin *e"at beban turun ke "undak saya, makin banyak beban yang saya "ikul, akan semakin *e"at "ula keringanan itu saya da"at! Dan insya Allah saya tahu, Allah "un tentu tidak akan memikulkan beban buat hamba$%ya ke*uali yang bisa hamba$%ya itu "ikul! Artinya, ambang batas maksimal akan ter#adi, dan tidak akan "ernah ter#adi mele)ati ambang batas itu! enerimaan terhada" segala ke#adian, keikhlasan men#alani setia" "eristi)a, rasanya men#adi teman yang meringankan "er#alanan hidu"! 8arang &rang yang bisa menerima keadaannya+ keadaan sedang di$ HK, sedang susah, sedang berhutang, sedang sakit, sedang malang, dan sedang sulit di kesulitan yang umumnya dirasakan &rang umum sebagai satu kesulitan! 8arang &rang yang memandang bah)a kesulitan itu adalah anugerah! Bah)a bersama kesulitan itu ada Kemurahan Allah, ada Kebaikan Allah, ada (ahmat Allah! Kebanyakan &rang memilih untuk menambah dirinya untuk lebih lagi berduka+ merata"i, menyesali, atau bahkan mengatasnamakan 6kasihan, menghan*urkan &rang lain7! Misalnya, sese&rang yang diburu "etugas bank sebab hutangnya! Sementara, sebagai #aminan hutangnya itu adalah tanah ibunya, yang kemudian diteta"kan sita #aminan! Terhada" yang begini ini, mata rantai ketidaknerimaan atas takdir Allah, se"erti ada di semua mata rantai &rang$&rang yang terlibat! Si anak merasa takut dengan saudara$saudaranya yang lain, saudara$ saudaranya yang lain tidak menerima si saudara ini melakukan "erbuatan b&d&h yang merugikan ibu mereka, si ibu kemudian menyesali kena"a semua ini ter#adi, "etugas bank yang memberikan rek&mendasi menyesal sudah memberikan ia kredit, si "enghutang "un menambah lagi da'tar "an#ang "enyesalannyaK kena"a sam"e kenal si Qulan yang ia yakini sebagai "enyebab segala kehan*urannya, salah memilih bisnis, sam"e kemudian menyalahkan ketidakte"atan )aktu+ masa krisislah, #atuhnya "erek&n&mian nasi&nal, resesi gl&bal, dsb! Allah, sama sekali 6tidak dihitungnya7! adahal mata rantai kea#aiban akan ter#adi di setia" sim"ul mata rantai #aringan &rang$&rang yang disebut! Dalam kasus ini, andai keikhlasan ada di hati mereka, ya sudah, mau dia"ain lagi1 Sudah ter#adi! Mereka lalu memilih saling memahami, saling memaa'kan, malah saling ber"egangan tangan menge#ar dan mengubah keburukan yang sudah tr#adi, maka yang ter#adi adalah Cahaya Allah di setia" eta"e berikutnya! 5alu kemudian tam"ak terang benderanglah manakala akhirnya mereka kemudian

bisa bilang+ Kalau dulu tidak ter#adi krisis di keluarga kami, tidak akan lahir "erusahaan ini! Eitulah "ermisalannya! Bingung ya1 Ya, *&ba ba*a lagi Materi Kuliah ke$BB ya! Biar agak nyambung! Ba*a nya "elan$ "elan! 8angan terburu$buru! Su"aya nyambung! /// Bebera"a saat setelah saya menulis KuliahOnline materi ke$BB, saya ketemu dengan se&rang yang mengaku "engikut setia se&rang ustad. ternama di negeri ini! Selama ;< tahun katanya beliau mengikuti ustad. ini! Ada ke*&*&kan! Dan selama ini "ula ia menebus kesalahannya! Maksudnya, sabab mengikuti &rang baik, alhamdulillah ia bisa mengikuti "ula kebiasaannya ustad. ini+ Shalat shubuh ber#amaah adalah hal minimal yang ia lakukan! Ta"i ia mengaku, kesusahannya hanya berkurang sedikit! Ia hanya merasakan ketenangan! Ta"i ada"un masalahnya, teta" sa#a masalah! Hanya, ketika saya buru$buru meng&reksi, bah)a ketenangan itu hal termahal ketika bermasalah, ia aminkan! 6Bener #uga! Kalau ga tenang, ga bisa #uga saya hidu" enak7! %amun ada yang menarik! Dia ini semula merasa ada sesuatu di hatinya yang selama ini ia tahan$tahan! Yakni "ertanyaan se"erti yang saya #elaskan di atasK 6Kena"a ya1 Saya kan udah berubah! K&A belum ada "erubahan1 Kena"a ya1 Saya kan udah mengikuti #alannya &rang baik, k&A teta" sa#a ga berubah17! ertanyaan"ertanyaan ini ia *&ba redam! Ia menahan "ertanyaan ini untuk tidak meledak! Subhaanallaah, inilah memang bisikan syeitan! Ker#aannya menggagalkan sa#a riyadhah sese&rang! A"a yang membuat dia ini bisa menahan "ertanyaan$"ertanyaan tersebut1 Salah satunya kemudian a"a yang ditulis di materi kuliah ke$BB, bah)a barangkali ia 6belum im"as7 membayar Allah subhaanahuu )ata-aalaa! 6Atau dibuang ke "an#ang umur, Ha#7, begitu saya sambungnya! Artinya, bisa sa#a, sudah diam"uni se#ak a)al ia mem&h&n am"un! %amun ia diberi kesem"atan berumur "an#ang, agar bisa menebus ketertinggalannya dan beramal saleh! Ia mengaku, se#ak ia men*&ba menghitung$hitung kesalahan dirinya, kekha)atiran semula bah)a ia akan semakin menyesali dirinya, #ustru tidak ter#adi! Yang ada, #ustru ia semakin ikhlas akan segala kesusahannya! Ia yakinkan dirinya "er#alanan "ertaubatannya belum nyam"e! Dan di saat yang sama, hal ini tidak membuatnya lemah, melainkan #ustru semakin kuat! Yakni dengan meyakini "ula bah)a karena "ert&l&ngan Allah lah, kesusahan yang ia rasakan, tidak men#amah hatinya! Tidak mengganggu "ikirannya, dan tidak membuat dirinya tidak lagi gelisah! Ka)an saya ini bilang, ;< tahun ia mengikuti ustad. terkenal ini, tiada sebanding dengan BD tahunan ia mengikuti syetan! Kalau dilihat$lihat dari selisih itu sa#a, ia masih "erlu ;D tahun "er#alanan kebaikan! Baru sebanding! Ya, Saudara$Saudaraku sekalian, usianya GD tahun! GD tahun di"&t&ng masa ;< tahun, berarti ia masuk ke ustad. tersebut di umur HD tahun! 5ah, bagaimana dengan usia HD tahun ke belakang1 Yakni mulai ia akil baligh > yang katakanlah balighnya itu usia ;< tahun > hingga HD tahun1 Dia bilang, dia lumayan ter*enung! Sekarang ini, ia tambah ga bisa menyesali! Malah ya itu, yang ada malah bertambah syukur! Syukur

bah)a Allah itu Maha Baik! Membiarkannya hidu" untuk menebus d&sa$d&sanya! Ia yang semula mengatakan bah)a selama ;< tahun ia sudah shalat shubuh ber#amaah tan"a "utus, men#adi merasa haus untuk terus berburu kebaikan! Sebab dari hitung$hitungan shalat se"erti di materi ke$BB, sudah #auh tertinggal! Masya Allah! Ta"i saudara$saudaraku sekalian ga usah kha)atir! Allah itu Maha emurah! %anti kita teta" sam"ai ke "embahasan hitung$hitungan beta"a murahnya Allah, meski"un kita tidak akan "ernah bisa menghitungnya! Ta"i minimal, kita men#adi tambah yakin, bah)a Allah itu Maha emurah! Saya masih membutuhkan ;$B tulisan "en#eda lagi untuk sam"ai ke hitungan$ hitungan sebaliknya dari tulisan materi ke$BB! Ea a"aB ya1 Angga" sa#a ini se"erti tuntutan a)al agar langkahnya men#adi semakin benar! Saudaraku, saya men*&ba mengingat$ngingat #uga a"a yang ter#adi dalam kehidu"an saya dan kemudian sebisa mungkin saya share ke"ada ka)an$ka)an saya! Ternyata benar! er#alanan saya "er#alanan bela#ar tentang tauhid! er#alanan se&rang hamba yang berusaha untuk men#adi 9abid$%ya! tidak mudah! Ta"i saya ke"engen men#alani hidu" ini lebih ikhlas, sambil terus bela#ar tentang iman, islam, tauhid, amal$amal saleh, dan ibadah! Dan saya "un bela#ar, "elan$ "elan! Termasuk bela#ar dari setia" eta"e kehidu"an langsung ? learning process K eMperiental learning@! Dulu, di a)al$a)al bela#ar tentang resik& kehidu"an deket jauh dari Allah, ketika saya menyadari bah)a saya mulai di ambang ke#atuhan, dan saya #atuh, saya membayangkan d&sa$ d&sa saya! Ya, saya membayangkan d&sa$d&sa saya! Saya banting ke sana sa#a! Sebenernya, dengan *ara ini sa#a, dulu hati saya relati' menerima! Saya menerima hukuman! Ta"i saudara$saudara, ini beda dengan menyalahkan diri! Beda! Menurut saya ini bukan menyalahkan diri sendiri! Ini lebih ke 6mem"&sisikan diri menerima7 bah)a rangkaian kesulitan hidu" sebab d&sa dan kemaksiatan yang saya lakukan! Ada saya "ernah keluar dari salah satu rumah ka)an saya yang kemudian saya clear dinyatakan bersalah dan harus menanggung se#umlah kerugian! Saya diberinya )aktu untuk menyelesaikan, dengan disertai segala kemungkinan$kemungkinan buruk! Begitu saya keluar dari rumahnya, yang ada kemudian lisan ini ber.ikir dengan d&anya %abiyallah Adam+ )abbanaa d%alamnaa anfusanaa, waillam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunannaa minal khaasiriin, ya #llah, sungguh saya telah men%alimi diri saya sendiri. (aya tidak taat kepada Mu, saya banyak bermaksiat kepada Mu, saya tlah melalaikan shalat berjamaah, saya banyak meninggalkan sunnah, saya hidup dalam keadaan tidak turut pada aturan Mu. (aya pun banyak nafsunya, kurang syukurnya, hilang sabarnya, bahkan ketika dunia saya genggam, dunia malah menjauhkan saya dari Mu ya #llah. $a #llah, jika kemudian kesusahan ini adalah cara Mu untuk menyucikan diri saya, dan cara Mu untuk mengingatkan saya akan diri Mu, saya terima. )ingankan saja perjalanan ini ya #llah. Subhaanallaah! Hebat! Dengan *ara ini, saya merasa adem hati ini! (asanya saya sudah

membagi beban saya ke"ada Allah! Seketika saya 6me)a#arkan7 menga"a saya men#adi sulit dan susah, serta harus menanggung ini semua! 9upanya memang ja3abannya adalah saya jauuuuuuuuuuuuuuhhhhh dari Allah! Di "er#alanan "ertaubatan saya, sebagaimana saya #elaskan di atas, ternyata masalahnya men#adi semakin #adi! Ta"i terus sa#a saya "&m"a dengan ke"&siti'an! Saya tidak mau men#adi &rang yang "aling nesta"a dan tambah nesta"a dengan menyalahkan diri yang auranya negati'! Saya, dengan d&a di atas, nam"ak se"erti menyalahkan diri sendiri, ta"i, itu auranya "&siti'! Saya bisa merasakan itu! Saya merasakan getaran harus terus mem"erbaiki iman islam saya! Saya terima kesulitan sebagai anugerah! Anugerah yang mengantarkan saya kepada Allah ! Saya ke#ar terus sa#a Allah! Saya hanya meyakinkan diri ini, masa iya ga keke#ar1 Masa iya ga nyam"e! Insya Allah nyam"e! A"alagi Dia Maha (ahman Maha (ahim! Saudaraku, sebelum kita beralih ke materi kuliah bes&k, kita *&ba #elaskan ya, a"a yang disebut anugerah dan a"a yang disebut masalah! Salah mendi'inisikan, dan terlambat mengetahuinya, akan beresik& sangat besar! (umus 6MASA5AH7 itu sederhanaK Kalau kita #auh dari Allah dan kalau kita lu"a sama Allah! %ah, *&ba k&reksi dari dua hal ini! Saudara kaya, ta"i saudara malah #auh dari Allah dan lu"a sama Allah! 5ah, ini #ustru masalah! Masalah tauhid, masalah iman, masalah syukur! Cuma, ada yang tahu dan menyadari, sementara itu banyak #uga yang tidak tahu dan tidak menyadari! Ada yang dikasih tahu lantas menerima, ada yang diberitahu ta"i tidak bergeming! Kalau tidak mem"an diberitahu dengan 6message7 dari Allah ?dengan se#umlah masalah@, maka Allah akan benamkan semuanya menyisakan kita yang kemudian merata"i ke#atuhan kita! Karena yang disebut masalah itu bukan masalah keduniaan! Misalnya, ada satu dua tagihan kita yang tidak tertagih, dem& karya)an, raibnya satu dua asset diambil &rang! Bukan! Ini bukan yang diin*er Allah! Ini hanya m&del dari bentuk "esan tauhid sa#a dari Allah! Yang diin*er sama Allah adalah tauhid kita, iman kita, amal saleh kita, islam kita, syukurnya kita! Si'atnya yang begini ini yang diin*er! Ta"i ya itu, tidak sedikit yang tidak memahami lalu langsung nge$tra*k di urusan ini+ "ertaubatan, iman, dan amal saleh! Ta"i andai saudara$saudara yang kaya ini benar$benar #atuh miskin, lalu dengan kemiskinannya itu bisa men#adi muslim yang baik, mukmin yang baik, bisa bertaubat, bisa beramal saleh, bisa ba*a al 4ur-an lagi, bisa megang tasbih lagi, bisa mer&g&h kant&ng lagi untuk sedekah, )uah, ini mah namanya A%2E3(AH! Sebab a"a1 Anugerah itu adalah sebaliknya+ kita bisa deket sama Allah, kita bisa inget sama Allah! Saudara karirnya naik, ta"i ada kemunduran s"iritual+ shalat dhuhanya #adi hilang, shalat ber#amaah #adi hilang, Saudara malah serakah, s&mb&ng, tidak mengin#ak bumi0 ini yang harus kita kenali sebagai 6sedang bermasalah7! %amun sebaliknya, adalah anugerah! Saudara di$ HK! Ta"i dengan di$ HK kemudian men#adi saleh, men#adi deket lagi sama anak istri, sama suami, sama &rang tua, tambah ta)adhu-, insya Allah inilah anugerah! Sese&rang yang ber*erai, belum tentu disebut bermasalah! Sebab ukurannya sudah beda! 8ika sebelumnya 6ber*erai7nya itu yang disebut masalahnya, trnyata sekarang bukan! Yakni, "er#alanan sebelum *erainya itulah yang disebut masalah! Kalau dia mau mengubah 6masalah7

nya itu #adi anugerah, gam"ang! Bisa seketika k&A! Yakni "indah #alur sa#a+ dari #auh dan lu"a sama Allah, men#adi deket dan ingat sama Allah! erlakukan #uga dua kriteria ini+ #auh dan deket sama Allah, di urusan$urusan yang saudara angga" masalah! Maka saudara akan ter*engang sendiri, iya ya, mudah bener mengubah dari masalah men#adi anugerah! Kea#aiban "erubahan suasana hati #uga akan segera dida"at! C&ba sa#a saudara "ikirkan misalnya s&al hutang! Benarkah hutang itulah masalah Anda1 Bukan s&al iman, s&al tauhid, s&al amal saleh, s&al islam, s&al syukur Saudara1 C&ba sa#a lihat$lihat ke belakang hidu" Saudara sebelumnya berhutang! C&ba lagi "ikirin s&al "enyakit, s&al #&d&h, s&al anak, dan s&al$s&al yang lain yang sedang saudara hada"i! Buat yang tidak sedang menghada"i masalah a"a"un, dan dia merasa 6aman$aman7 sa#a, *&ba #uga "akai B ukuran ini+ #auh dan deketnya dengan Allah, inget dan lalainya dari Allah! 8angan$ #angan sebenernya kehidu"an Saudara sedang diin*er sama Allah! Mari kita sama$sama meng&reksi! Insya Allah kita akan ketemu bah)a Allah benar$benar Maha emurah, Maha Sayang, Maha Baik sama kita! Subhaanallaah!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 5adi 'khlas 8ge$ala i *idu+
KDW0121 Seri-24 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

2adi ikhlas -gejalanin "idup


Di tengah kesulitan kita, selalu terselip 7ertolongan #llah. Di tengah kesulitan kita, selalu terselip 'emurahan #llah. Dan bila kitab sepakat, insya #llah bahkan kesulitan itulah anugerah #llah buat kita semua. 7erjalanan waktu akan membuktikan itu. #ndai kita lalui semua ragam kesulitan itu bersama #llah.

Saya termasuk yang "er*aya sedari a)al, bah)a kalau kita mau ber"ikir tentang Kemurahan Allah, maka bener$bener Allah itu Maha emurah! Di tengah kesulitan kita, selalu terseli" ert&l&ngan$%ya dan Kemurahan$%ya! Sedikit berbagi! Ketika saya berada di "usaran kesulitan, Allah menganugerahkan saya kemam"uan untuk mengg&retkan *eritera kesulitan itu! Subhaanallaah, ia kemudian men#adi

salah satu *ahya bagi kehidu"an saya! Saya akhirnya bisa menulis, dan tulisan itu "un akhirnya men#adi buku! Terbit dengan #udulK Wisatahati Men*ari Tuhan Yang Hilang! Agaknya, andai saya tidak mengalami kesusahan hidu", nis*aya buku ini tidak lahir! Ketika itu saya merasa "utus asa! Saya butuh teman! Akhirnya saya ambil "ena dan kertas! Benar$benar "ena dan kertas! Oldies banget! Sebab emang ga ada 'asilitas! Saat itu saya ter"en#ara dengan sel dunia! (uang seukuran kurang lebih B=H men#adi kamar saya yang bagus untuk banyak merenung dan menulis hasil "erenungan! Semula ia sebagai ka)an saya! Akhirnya ia men#adi ka)an banyak &rang setelah #adi sebuah buku! Kebiasaan menulis ini di kemudian hari yang mengantarkan saya menulis buku$buku yang lainnya ?lihat galeri, web admin@! Hingga kemudian saya bisa menulis KuliahOnline ini! Dan kebiasaan menulis ini bukan satu$satunya anugerah Allah yang Allah berikan bersama kesulitan! Sekali lagi, kalimat yang saya garis ba)ahi, dilihat ulang, diba*a ulang! Saya mengatakan 6bersama kesulitan7, sebab memang nyatanya gara$gara mata kita yang butalah yang tidak bisa melihat Karunia Allah! Semua adalah Kehendak$%ya! Dan tidak ada Kehendak$ %ya ke*uali kehendak itu adalah kehendak yang baik$baik! Tidak "ernah kehendak itu men#adi buruk hingga kemudian kita yang me)u#udkannya men#adi buruk! Tidak "ernah! Maka nya ketika di kemudian )aktu saya menyadari bah)a akhirnya kesulitan itu mengantarkan saya men#adi 6bisa menulis7, inilah yang saya angga" anugerah itu! Anugerah yang Allah berikan bersamaan datangnya dengan kesulitan yang Dia i.inkan mam"ir di kehidu"an saya! Saya "er*aya, "eserta KuliahOnline #uga banyak yang mengalami anugerah$anugerah se"erti ini! Kesulitan akhirnya men#adi rahmat! Disebut bukan satu$satunya, sebab buanyak sekali! Saya bisa sebut bebera"a, sekedar untuk tahadduts bin$ni-mahK Buku$buku saya memba)a saya men#adi ustad.! Bera)al dari &rang$ &rang meminta saya ber*erita isi buku ?bedah buku@, dan "enga#ian$"enga#ian ke*il, akhirnya kemudian &rang$&rang mengenal saya sebagai ustad.! Sebagai da-i! Saya "un men*atat bah)a se#arah saya mengha'al al 4ur-an adalah sebab saya ter"en#ara! (asanya, kal& saya tidak di"en#ara, tidak akan ada itu *erita mengha'alkan al 4ur-an! Dan di kemudian hari, lahirlah Daarul 4ur-an dan A Daarul 4ur-an! Daarul 4ur-an adalah sebuah nama yang saya berikan untuk institusi "esantren "engha'al al 4ur-an! Dan A adalah suatu "r&gram d&nasi untuk "embibitan "engha'al al 4ur-an! Dan tentu sa#a beragam nikmat lain yang sangat$sangat tidak bisa saya sebut satu "er satu+ Saya menikah, dan ketemu dengan Maemunah, "un sebab berkah berada di dalam kesulitan! Ah, rasanya, tidak "antas saya men#adi yang tidak bersyukur! Bila ada yang mengatakan, ah, itu kan si Yusu' Mansur! antes a#a! Sebab dia kan "inter! Dia kan 9alim! Dia kan turunan guru ?sebutan untuk se&rang Kyai, web admin@! Dia kan lahir dan besar di madrasah! Bisa ya, bisa tidak! Dikatakan ya, sebab saya #uga menganalisis bah)a banyak "iutang &rang$ &rang tua saya, keluarga saya, guru$guru saya, di diri saya! Mereka ra#in dan tulus mend&akan saya! Mereka insya Allah "enuh menghara" saya selamat dan bisa menyelesaikan semua urusan$urusan saya, men#adi saleh, dan bisa dibanggakan keluarga! Dikatakan #uga ya, bah)a keluarga dan turunan bisa ber"engaruh, sebab amal ibadah yang dilakukan &leh &rang$&rang

tua kita, dan saudara$saudara kita, khususnya yang serumah, memang insya Allah bisa ter$share itu *ahya amal ibadahnya ke saya! Sebagaimana saya "ernah sam"aikan, bah)a kadang ada se&rang anak yang dengan mudahnya menda"atkan "eker#aan! adahal selama kuliah, ia tiada menegakkan shalat! Ternyata, "ertimbangan Allah, adalah ibadah ayah ibunya! Barangkali ini anak menyim"an se"asang &rang tua yang masya Allah, ra#in benar mend&akan anaknya ini! Maka kemudian turunlah Ke"utusan Allah, bah)a anak ini menda"atkan "eker#aan! Ta"i bukan karena dirinya, melainkan karena d&a ayah ibunya! Atau ada se&rang suami yang banyak benar maksiatnya! Ta"i kemudian ia teta" banyak menda"atkan berkah Allah! Ternyata si suami ini menyim"an istri yang sering merintih di hada"an Tuhannya, berd&a dengan tulus agar Allah #angan menghukum suaminya, dan menyayangi suaminya! Allah barangkali berkenan men#abah d&a$d&a yang begini ini! Maka itu saya katakan, saya tidak mena'ikan "eran 6nasab7! eran turunan! Tahadduts bin$ni-mah, saya lahir dari keturunan se&rang kyai! Begitulah d&ngeng tentang Yusu' Mansur bermula! Menurut ri)ayat, ayah saya, Abdurrahman Mimbar, lahir dari garis se&rang ulama di Kaliungu, KH! Mahid Mimbar, dan berlatar belakang keluarga "esantren! Satu tahun yang lalu saya "ernah berkun#ung ke keluarga "esantren Kaliungu! Ada "esantren besar, sala', IK namanya di sana! Masya Allah, ribuan santrinya! Dari garis ibu, "un lahir dari garis keturunan KHM! Mansur! Se&rang ulama beta)i tempo doeloe! %amanya di#adikan nama #alan se"an#ang #alan 8embatan 5ima, membentang di antara (&=y mengarah ke Stasiun Be&s, K&ta! Sedari lahir, saya sudah berada di tengah$tengah madrasah terkenal di kalangan beta)i+ Madrasah al Mansuriyah, 8embatan 5ima 8akarta Barat! Ayah kandung saya ber*erai dengan ibu saya ketika saya masih di dalam kandungan! Ketika saya lahir, saya diasuh &leh "aman saya, KH! Sanusi Hasan! Se&rang ha'id. al 4ur-an dan se&rang "enulis di berbagai ma#alah dan k&ran Islam saat itu! Beliau "ega)ai negeri ?De"ag@ yang sangat$sangat #u#ur! Ter*atat dua kali diamanahkan sebagai im"r& engadaan al 4ur-an dan ta-mir Mas#id IstiAlal! Agaknya, "er#alanan #alan hidu" saya sekarang$sekarang ini banyak ber"engaruh dari ri.ki halal yang saya makan dari beliau! Saya kemudian men#adi "engha'al al 4ur-an, banyak mengel&la al 4ur-an, senang di mas#id, dan kemudian men#adi "enulis! Banyak si'at$si'at beliau yang saya rasakan menurun ke saya! Di usia saya C tahun, ibu saya menikah lagi! 5agi$lagi dengan &rang saleh nan "enyabar! Ayah tiri saya, Herma)an, #uga "ega)ai negeri yang teramat #u#ur dan "enyabar! Sama se"erti "aman saya, ayah tiri saya hidu" sangat$sangat sederhana! Alhamdulillah, saya da"at tambahan ri.ki dan "engasuhan dari kedua &rang ini! Hidu" saya lebih banyak dihabiskan di madrasah, di "enga#ian, dan di mas#id! Kelak, saya merasakan keberkahan ini semua! Ta"i masya Allah! Di saat yang sama, saya "un mengaminkan, bah)a semua yang disebut di atas, "er*uma! Malah tambah memberatkan saya! *erita di atas, biar ditambah dengan satu 'akta, bah)a saya "un menda"atkan didikan agama sam"e "erguruan tinggi, b&leh dikata, agak$agak 6gak laku7 ketika dibenturkan dengan masalah$masalah saya! Dengan status saya sebagai keturunan &rang baikbaik, dan malah keturunan ulama, malah membuat saya makin ter"&#&k! Semakin &rang sinis, semakin &rang memandang rendah saya! 6Ea "antes dia mah #adi keturunan &rang baik$baik7! Wuah, begitu dah kurang lebihnya!

Se*ara ber*anda, saya mengingat satu "eristi)a, bah)a kalau kita salah, maka ga "eduli sia"a kita, kita akan susah! Subhaanallaah, kal& mengingat hal ini, rasanya bener$bener bah)a amal saya mah ga ada yang bisa membantu saya! Saya tambah mengingat &rang$&rang tua saya yang menggerakkan dirinya dan #amaahnya, untuk mend&akan saya! Saya #uga mengingat #asa guru$ guru saya yang dimintakan d&anya &leh keluarga saya, #uga untuk mend&akan saya! Tan"a itu, rasanya ga akan saya bisa menikmati ragam kesenangan lagi! Kembali saya katakan, sia"a"un kita adanya di mata Allah, kal& kita salah, ya susah mah susah a#a! (asulullah sendiri tidak bisa men#amin nasib "utrinya andai "utrinya ini berbuat salah dan tidak meniti #alan Allah! Bahkan (asulullah bilang ke"ada kita semua, law anna ,aatimata binti Muhammad saraqat, laqathatu yadahaa, kalau ,atimah binti Muhammad mencuri, aku akan potong tangannya. Saya "un menikmati ragam kesusahan dari kesusahan yang saya lakukan! Sungguh kalau tidak ada Kemurahan Allah, Tuhan saya dan Tuhan Saudara$saudara semua, sungguh tidak ada yang bisa menyelamatkan saya! A"a message yang mau saya sam"aikan1 Message nya, saya "un "ernah merasa #atuh sekali! Merasa bukan sia"a$sia"a! Bahkan saya ber*erita di salah satu buku dan CD saya, bah)a ragam kesulitan saya "ernah mend&r&ng saya untuk bunuh diri! erasaan ini masih ditambah dengan kenyataan bah)a kehadiran saya ternyata malah men#adi beban buat yang lain, dan tidak "unya a"a$a"a lagi! Ta"i kemudian Allah datang! Datang dengan segena" Kemurahan$%ya! Allah berikan saya #alan$#alan yang tadinya tidak terlihat! Dan ini "un bisa berlaku buat sia"a sa#a! Tidak "erduli sia"a ia, asal Allah berkenan, tentu sa#a ia bisa da"atkan Kemurahan itu! Saudara$saudaraku sekalian, di sisi yang lain, saya merasakan memiliki keluarga, keturunan, dan nasab yang baik$baik, saleh, adalah #uga kemurahan Allah adanya! Berbi*ara tentang (asulullah yang menegaskan demikian, adalah salah satunya untuk menun#ukkan ketegasan akan keadilan dan keharusan sese&rang untuk menyelamatkan dirinya sendiri dengan berbuat lurus! Ta"i bah)a bias kebaikan satu keluarga, tentu sa#a masih akan ber"engaruh buat sese&rang! Saya bisa memberi *&nt&h, melengka"i *&nt&h di atas! Ada se&rang anak, yang selama kuliahnya ga "ernah shalat )a#ib te"at )aktu ?ga bi*ara tentang d&sa besar ya! 6Cuma7 s&al lalai sa#a@! Dia kuliah G tahun! Kita tahu hitung$hitungannya! Bah)a se*ara te&ri, anak ini, begitu lulus kuliah, ya mesti nganggur B tahun! Atau dia kudu mengalami kesusahan selama B tahun! Atau kalau"un tidak, ia mesti telat karirnya, telat ri.kinya, dan #auh dari rahmat Allah seukuran B tahun "er#alanan dunia! ?Dalam s&al hitung$hitungan ini, "lease eserta KuliahOnline men#adikannya sebuah "erenungan! 8angan di#adikan "erdebatan! A#ak hati ikut merenung satu kebenaran yang terseli", "eb #dmin@! Katakanlah anak ini selalu telat B #am! B #am dikali C )aktu sehari, maka telatnya ;< #am! Ibaratnya, ada sese&rang yang adu #alan dengannya, maka &rang ini udah #alan ;< #am, sedang dia masih di tem"at! Orang lain udah naik ;< tangga, dia masih di ba)ah! Orang lain udah "unya ;< langkah, dia masih di situ!

Sementara itu, kalau ;< #am sehari, maka sebulan itu H<< #am, atau ngitung gam"angnyaK ;C hari! ;C hari dikali ;B bulan1 ;D< hari, atau sama dengan J bulan! J bulan dalam setahun, dikali G tahun masa kuliah, itu sama sa#a telat BG bulan! Dan BG bulan itu adalah B tahun! Wa#ar kalau kemudian saya katakan ke"ada saudara semua, bah)a anak ini se*ara te&rinya #auh rahmat Allah se#auh B tahun! 8ika rahmat itu berbentuk "eker#aan! Maka "eker#aan ini baru ia da"atkan setelah ia mem"erbaiki dulu shalatnya! Dan itu "un mestinya ia da"atkan "eker#aan setelah menge#ar B tahun ke de"an! Alhamdulillah, atau bahasa kitanya, untunglah, Allah kita benar$benar emurah! Ia akan melihat amal$amal lain, termasuk amalan$amalan ayah ibunya si anak ini! Sebut sa#a ayahnya ternyata imam shalat di mas#id, ibunya guru di ta-lim$ta-lim taman ba*aan al 4ur-an! Keduanya men*intai shalatshalat sunnah! Sekali dhuha, ga bisa B rakaat! Ta"i kadang bisa D atau malah ;B rakaat! Shalat sunnah taha##ud #uga bisa ;; rakaat "lus )itir! Maka, 6kelebihan7 kebaikan ini yang dishare ke"ada anaknya ini! Tidak #arang kita temukan, anak m&del begini teta" senang hidu"nya! Misalnya, ia teta" da"at "eker#aan, langsung setelah ia lulus, ga "ake #eda )aktu B tahun sebagaimana dihitung di atas! Hingga kemudian Allah datangkan ke"utusan$%ya yang lain! Begitulah "engaruh kebaikan satu keluarga! 8angankan ibadah$ ibadah yang membutuhkan gerakan$gerakan banyak! Sekedar d&a sa#a, itu sudah tidak bisa disebut 6sekedar7! Sebab "engaruhnya dahsyat sekali! Artinya, #ika ayah ibunya si anak ini berd&a mend&akan anaknya yang malas shalatnya, maka Kemurahan Allah akan turun #uga! Kalau sudah begini, #angankan satu "&h&n, satu keluarga, yang meru"akan &rang lain "un, kalau dia berbuat kebaikan dan kita ada nyangkutnya di #aringan kebaikan itu, Allah akan betul$betul *ari ini, dan men$sharenya ke kita! Sungguh, Allah akan men*ari kebaikan sese&rang untuk menyelamatkannya! Kita sering mendengar ri)ayat di mana Allah "erintahkan malaikat$malaikat$%ya benar$benar men*ari kebaikan yang ada dari diri se&rang hamba$%ya, sehingga itu bisa Allah #adikan "ertimbangan untuk menyelamatkannya! Satu ketika misalnya, saudara dengan uang yang tiada sebera"a, membantu satu keluarga! Ta"i sabab itu keluarga ini men#adi tegak "unggungnya, dan bisa men*ari ri.ki kembali, maka subhaanallaah, #ika Allah berkenan, maka seluruh kebaikan keluarga ini, bisa #uga satu saat men#adi kebaikan buat kita! Masya Allah! Atau se"erti &rang tua saya! Beliau mendatangi 9alim 9ulama yang diyakininya saleh! 5alu meminta d&a dari mereka! Ada sebagiannya yang sedang menga#ar! 5alu dist&" menga#arnya itu untuk mend&akan saya! Beliau a#ak murid$muridnya mend&akan saya, lalu melan#utkan lagi ta-limnya! Maka subhaanallaah, "erbuatan 9alim 9ulama ini betul$betul bisamengundang "ertimbangan Allah untuk Dia berkenan men&l&ng saya! Ah, "engen nangis rasanya saya! did&akan sa#a sudah meru"akan kekuatan! A"alagi did&akan di tengah ta-lim yang b&b&t kebaikannya, "unya nilai lebih! Saudaraku, di saat ta-lim, Allah mengutus malaikat$%ya untuk diam di sana, menaungi mereka yang menga#i! Allah memerintahkan malaikat$%ya itu untuk mengembangkan saya"nya! Dan ber*u*uranlah rahmat dari saya" itu untuk semua yang menga#i! Bahkan yang tertidur di "enga#ian "un menda"atkan rahmat$%ya! %ah, di situasi se"erti ini, ada kiriman d&a untuk saya! Ya Allah, #adi "engen nangis beneran nulisnya!

Saudaraku, Anda semua bisa memulai men#adi nasab yang baik bagi keturunan Anda semua! Su"aya mengalir segala kebaikan saudara ke anak keturunan dan keluarga Saudara! Een#&t sa#a kebaikankebaikan, dan titi #alannya Allah! Insya Allah anak keturunan saudara semua akan hidu" mulia! Saya beri *&nt&h lain, kekuatan d&r&ngan kebaikan dari kebaikannya &rang lain! Misalkan, ada anakanak yatim menga#i! Dan menga#i ini kan satu kebaikan! Ta"i anak$anak yatim ini menga#i sebab dikum"ulkan &leh istri Saudara! Istri saudara mengum"ulkan anak$anak yatim ini untuk mend&akan saudara, sementara saudara terbaring lemah di rumah sakit ga ada tanda$tanda kehidu"an! Subhaanallaah, ketika anak$anak yatim ini menengadahkan tangannya ke atas, untuk berd&a, bisa sa#a Allah segera memberikan signal kehidu"an bagi suami &rang ini! A"alagi misalnya, ada anak yatim yang keturunan se&rang yang saleh, )al& miskin! 5alu &rang saleh ini berd&a ke"ada Allah Tuhannya, ya Allah, sayangilah yang menyayangi anak saya se"eninggal saya! Weh, yang kayak begini ini nih yang masya Allah, bisa mengundang rahmat Allah yang bisa menggugurkan d&sa$d&sa kita semua! Dan bukan tidak mungkin, "erbuatan sema*am istri ini, bila dilakukan se"enuh hati, sesering mungkin, dan meyakini bah)a Allah Maha Mendengar d&a, insya Allah, si suami tersebut Allah berikan karunia kesembuhan t&tal! Allah Maha Memiliki Kea#aiban! Se&rang "engurus mas#id berdiri di de"an ratusan &rang yang akan shalat 8um-at! Di tangannya memegang lembaran$lembaran berisi *atatan$*atatan "engumumam! Salah satunya "engumuman sedekah &rang! Kemudian dia mengumumkan, 6Ada "erm&h&nan d&a, dari Qulan bin Qulan yang bersedekah sekian sekian! Mari kita ba*akan al Qaatihah sebagai d&a bagi beliau! Mudah$mudahan segala ha#atnya dikabul Allah, masalahnya dit&l&ng Allah0 al Qaatihah07! Wah, saya yakin, hal ini mesti ada "engaruhnya ke"ada &rang yang did&akan itu! A"alagi semua #amaah yang mend&akan itu adalah sekum"ulan &rang$&rang yang akan melaksanakan "erintah AllahK Shalat 8um-at! 3nerginya besar sekali sebagai 'akt&r "end&r&ng turunnya (ahmat dan Kemurahan Allah! Misalkan ternyata, saudara sendiri ga tahu menahu bah)a ada sekum"ulan &rang yang shalat 8um-at mend&akan saudara! Sebab yang memberikan sedekah itu bukan saudara, dan yang meminta d&a untuk saudara adalah &rang lain, maka ini "un sama sa#a! Teta" nyam"e itu energi kebaikannya ke"ada saudara! Masya Allah kan1 8adi, ga usah kuatir #uga bila saudara banyak melakukan keburukan, lalu saudara #adi "utus asa! Yang "enting sekarang mah, banyakin taubat, "erbaiki shalat$shalat )a#ib, hidu"kan ibadah$ ibadah sunnah+ Aabliyah ba-diyah, dhuha, taha##ud, )itr, ba*a al 4ur-an, "erbanyak istigh'ar dan sedekah! Dan kemudian "ergunakan #uga banyak kesem"atan untuk berd&a! Waba-du, memang biar gimana, "eran keluarga dan &rang$&rang tua "enting, dan teramat "enting! ada akhirnya, semua hal berkum"ul men#adi satu "enentu #uga yang bisa mengundang Kemurahan Allah turun!

///

Tulisan kali ini, agak masih ga ketemu 6'eel7nya ya1 Ya, mhn maa'! Habis keganggu terus! Baru nulis sebait, udah di"anggil urusan "&nd&k! %erusin sebait lagi, udah ada tamu! %ulis lagi, urusan anakB, he he he! %ulis lagi, eh ada tausiyah yang saya harus segera menyudahi menulis! Yah, saya nikmati sa#a! Wal& akhirnya banyak hambatannya ke "enaikan ke KuliahOnline nya! Mudah$mudahan kesabaran semua eserta KuliahOnline men#adikan salah satu sabab saya dimudahkan dalam menga#ar di KuliahOnline ini! Amin! Ta"i disebut ga da"at 'eel nya, ga #uga! Kita kan lagi bi*ara Kemurahan Allah! Kadang kita mengangga" Kemurahan Allah itu adalah hal$hal beru"a 6anugerah kebaikan7 sa#a! Kalau keburukan, bukanlah kemurahan Allah! adahal tidak setia" keburukan itu ?ba*aK ke#adian$ke#adian buruk@, adalah buruk buat kita! Kalau kita menilik kandungan KuliahOnline yang lalu, kalau kemudian keburukan yang kita alami malah membuat kita #adi kembali ke"ada Allah, maka itu adalah kemurahan Allah adanya! <"alanud%iiqannahum minal /ad%aabil adnaa duunal /ad%aabil akbari laallahum yarjiuun, dan 'ami timpakan sebagian keburukan dari keburukan keburukan yang dilakukan manusia, adalah agar manusia kembali8. ?4s! a. MumarK B;@! ara eserta yang dimuliakan Allah, sebisa mungkin, "etik sa#a hikmah$hikmah yang terkandung ya! 8angan *ere)et, he he he! Beta"a"un, saya berd&a dulu l&h setia" memulai "enulisan ini! Agar ia men#adi berkah buat Saudara$saudara semua! ?Berd&a k&A ya bilang$ bilang ya1 He he he@! Ea a"aa"alah ya1 Saudara semua insya Allah saya angga" bahagian dari kehidu"an saya sendiri! Insya Allah!

/// Waba-du lagi nih, bi*ara tentang kehidu"an baik dan buruk! Banyak yang ikhlas menerima dan men#alani kehidu"an baik ?ba*aK menikmati@, dan kemudian tidak ikhlas kalau men#alani kehidu"an yang buruk! Tidak sedikit yang malah ketika hidu" ni-mat, ber"aling karena s&mb&ng dan malas beribadah, dan ketika diberi kehidu"an yang buruk, #adi ber"utus asa! 6Wa id.aa an-amnaa 9ala insaani a-radhaa)a na$aa bi #aanibih! Wa id.aa massahusy$syarru kaana yauusaa, manusia #ika diberi ni-mat dari Kami, ber"aling dan membelakang dengan s&mb&ng! Dan a"abila dia menda"at kesusahan #adilah ia ber"utus asa7! ?4s! al Israa+ DH@! Ada #uga ti"e$ti"e manusia yang ingat sama Allah kalau susah a#a! Kemudian kal& hilang itu kesusahan, kembali lagi ke tabiat #eleknya! <wa id%aa massakumudh dhurru fil bahri dhalla man taduuna illaa iyyaahu. ,alammaa najjaakum ilal barri aradhtum, dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, tiadalah yang kamu panggilpanggil kecuali #llah. Maka tatkala Dia melepaskan kamu ke daratan kamu berpaling. Dan adalah manusia sangat ingkar8. 4Qs. al -sraa2 NO5. Manusia diingatkan &leh AllahK

<afa amintum ay yakhsifa bikum jaanibal barri aw yursila /alaikum haasibaa. .summa laa tajiduu lakum wakiilaa, maka apakah kamu akan merasa aman bahwa Dia menjungkirbalikkan sebahagian daratan terhadap kamu, atau Dia mengirimkan angin berbatu terhadap kamuC 'emudian kamu tidak memperoleh perlindungan bagi kamuC <am amintum ay yuiidakum fiihi taaratan ukhraa fa yursila +alaikum qaashifam minar riihi fa yughriqakum bi maa kafartum tsumma laa tajiduu lakum /alainaa bihii tabiiaa, atau apakah kamu akan merasa aman dari bahwa Dia bisa saja mengembalikan kamu ke laut waktu yang lain, lalu Dia mengirimkan kepada kamu angin topan, maka Dia menenggelamkan kamu karena keingkaranmu kemudian kamu tidak memperoleh orang yang menuntut atas 'ami terhadap kejadian ituC8 4Qs. al -sraa2 NE NF5. Saya "ribadi bela#ar dari ayat$ayat ini! Demi mem"erhatikan keadaan sekarang, sangatlah berbeda dengan keadaan men*ekam bebera"a tahun yang silam! Andai saya tidak tahu atau lu"a lagi bah)a Allah lah yang menyelamatkan saya, bukan tidak mungkin kemudian saya akan dikembalikan lagi ke "&sisi itu, bahkan ke "&sisi yang lebih ga)at lagi! Sia"a"un hamba Allah yang susah, karena barangkali d&sa$d&sanya, atau karena memang kesusahan itu di"ergilirkan Allah, lalu dia meminta t&l&ng ke"ada Allah, maka Allah akan t&l&ng! Ta"i sesia"a yang tidak mengingat "ert&l&ngan Allah, maka Allah akan kembalikan ke keadaan semula! Dan #anganlah men*ela Allah sebab d&a yang belum dikabulkan, ke*uali kita mengingat memang d&sa kita belum lah sebanding dengan "er#alanan "ertaubatan dan ibadah kita! Ke"ada Allah kita berhara" agar Allah membuat kita bisa senang dengan sabab am"unan dan kasih sayang$%ya! bukan sebab ibadah kita! Karena ga akan keke#ar, ke*uali karena Kehendak$%ya! $a #llah, kami beriman kepada Mu, dan bertaubat dari dosa dosa baru. $a #llah, lindungilah kami dari maksiat maksiat baru yang membawa lagi kami kepada kesusahan. $a #llah, perbaikilah diri kami dengan menyadarkan kami betapa kami banyak kesalahan dan kelalaiannya terhadap &ngkau. Bikin diri ini ikhlas menerima kejadian kejadian hidup, termasuk ikhlas dalam beribadah. )abb, pimpin kami keluar dari kegelapan kegelapan kelakuan kami. Aanya karena &ngkau belum menunjukkan siapa diri kami, lalu orang orang masih melihat kami kami ini hidup sebagai orang yang mulia dan selamat. Dan benar benarlah menjadikan kami dan anak anak keturunan kami sebagai orang orang yang mulia dan selamat. Di dunia dan juga di akhirat.
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Allah Maha Pemurah


KDW012" Seri 25 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

Panen Amal
Di Kuliah BB, diku"as tentang "&in$"&in keburukan kita! Yang dengannya saya ingin membuka mata, #ika ada sese&rang berd&a dan beramal, lalu belum kun#ung selesai #uga masalahnya, "lease, #angan *e"at$*e"at "utus asa! 5ihat$lihat #uga kelakuan kita sebelum mengambil #alannya &rang$&rang yang baik! A"abila ternyata kita$kita ini termasuk &rang yang ra#in mengum"ulkan "&in keburukan, alias senang melakukan maksiat, keburukan dan d&sa, maka ya banyak$banyak bersyukur sa#a ke"ada Allah! Kena"a mesti banyak bersyukur1 Ya, sebab di"an#angkannya umur kita sa#a , sudah meru"akan karunia dari Allah! Dengan itu, kita bisa mem"erbaharui iman kita, bisa bertaubat, bisa kemudian menge#ar ketertinggalan kita! Dan karunia bisa bertaubat sendiri adalah satu karunia yang masya Allah, mahal sekali! Teramat mahal malah! Banyak &rang yang tiada sem"at bertaubat, ta"i kita diberi$%ya kesem"atan bertaubat! Dan tiada yang bertaubat ke*uali itu adalah untuk kebaikannya sendiri! <B "a man ta%akkaa fainnamaa yata%akkaa linafsihi. "a ilallaahil mashiir, Dan barangsiapa yang menyucikan diri, sesungguhnya ia menyucikan dirinya sendiri. Dan kepada #llah lah tempat kembali8. 4Qs. ,aathir2 :E5. <,a almahaa fujuuraha wataqwaahaa. Qad aflaha man %akkaahaa wa qad khaaba man dassaahaa, #llah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketaqwaan. (ungguh beruntung orang yang membersihkannya dan sungguh merugi orang mengotorinya8. 4Qs. asy (yams2 E :D5. Dalam satu dua masa libur yang saya tambah "an#angkan masa liburnya nih KuliahOnline, saya meminta ke"ada semua eserta KuliahOnline untuk men#ela#ahi k&l&m$k&l&m lain di Wisatahati!*&m! Ada saya suruh "eserta untuk membuka artikel$artikel le"as dan k&l&m$k&l&m sms #amaah! Antara lain maksudnya untuk melihat$lihat yang sek&relasi dengan kuliah kita ini! Di antara sekian banyak artikel saya, saya meng$u"l&ad sms$sms dari #amaah berikut #a)aban saya! Tentu sa#a nama dan n&m&rnya udah saya samarkan! Di antara sms itu ada yang bertanya, menga"a saya k&A sudah C tahun terakhir ini berikhtiar dengan #alan sedekah dan bangun malam, k&A teta" tidak menda"atkan #&d&h1 Sebagiannya bertanya, menga"a begini begitu, se"utar "engakuan sudah nge track, ngebut, berbuat amal saleh ta"i ha#atnya belum #uga terkabul+ entah itu #&d&h, atau hal$hal lainnya se"erti hutang, ri.ki, "eker#aan, anak keturunan, dan lain$lain! Saya rata$rata men#a)ab dengan "ertanyaanK Bagaimana masa lalunya1 A"a yang ter#adi hari ini, sangat terkait dengan kemaren! Ini bukan menghukum diri, ini untuk meng&reksi! Kita men*ari tahu dengan *ermin ke#u#uran diri, ta"i #ustru agar kita termasuk &rang$&rang yang beruntung, yakni berkenan untuk menyu*ikan #i)a kita yang k&t&r! Ada yang men#a)ab sedang tidak bi*ara dengan ibunya, sebab satu dan dua hal! Ada yang mengatakan sebelumnya senang sekali ber.ina! Ada yang mengatakan udah kebanyakan makan uang haram! Ada yang mengatakan baru sa#a bertaubat dari #udi dan meninggalkan shalat! Ya itu lah! erlu banyak$banyak bersyukur! Karena Kemurahan Allah lah, kitakita ini masih diberi$%ya kesem"atan umur "an#ang dan kesem"atan bertaubat! Dua ini sa#a, rasanya lebih mahal dari a"a yang men#adi ha#at kita!

Berikut ini cuplikan artikel saya tentang a"a yang "erlu kita lakukan su"aya Allah berkenan 6memangkas masa "emberlakuan hukumanOa.ab7K Aendaknya kita meng enolkan dulu semua perbuatan buruk kita dengan bertaubat. Menghentikan perbuatan buruk, judi misalnya, tidak serta merta dianggap bertaubat. 7erlu ada pernyataan lisan dari kita. 7ernyataan memohon ampun. 7ernyataan permohonan maaf. 'ita minta ampun sama #llah, minta maaf pada 0ya atas semua kesalahan kesalahan kita. @ara yang paling efektif di awal adalah shalat taubat. (halatnya cukup ; rakaat saja dengan bacaan bebas di setiap rakaatnya. .api, persiapkan diri yang betul, dengan benar benar mendidik diri sebelum shalat, bahwa sebentar lagi kita akan menegakkan shalat dengan membawa dosa dosa yang mau kita mintakan ampun kepada #llah. #llah sudah berjanji akan mengampuni kita bila kita mau datang kepada 0ya, bahkan #llah akan memberikan ampunan 0ya lebih banyak ketimbang dosa yang kita bawa kepada 0ya. Aabis itu perbanyak shalat shalat taubat di setiap kesempatan. Di awal awal saya dulu meniti jalan pertaubatan, malah saya usahakan di setiap shalat fardhu, saya menegakkan shalat taubat plus shalat hajat. (halat taubat untuk masa lalu saya, shalat hajat untuk masa depan saya. Bahkan sekarang sekarang ini, saya mulai galakkan lagi. (elain tentu saja sehat, sebab ada gerakan gerakan shalat yang menyehatkan fisik, menegakkan shalat sunnah taubat dan hajat juga menjadi satu keberkahan tersendiri adanya. Begitu banyak fadhilah untuk masa lalu dan masa depan kita. 'emudian setelah itu, kejar semua ketertinggalan kita dengan banyak banyak istighfar, dan menghidupkan sunnah sunnah semaksimal maksimalnya kemampuan kita. Bukan seadanya loh ya. (emaksimalnya. $ang disebut ibadah sunnah itu+ qabliyah badiyah, dhuha, tahajjud, witr, baca al Quran, shalat berjamaah, sedekah, dan menahan diri dari perbuatan perbuatan buruk yang baru. Demikian *u"likan artikel saya mudah$mudahan berman'aat! Terus m&ti,asi diri kita! Allah itu Maha emurah! 2ntuk menge#ar ketertinggalan kita, Allah sediakan am"unan dan #alan$#alan kebaikan yang luar biasa yang insya Allah men#adi enteng buat kita mengubur d&sa$d&sa kita, meng$en&lkan maksiat kita, dan selan#utnya kita mela#u bebas di #alan$#alan kebaikan! Sam"e ketemu di KuliahOnline bes&k! Kita mulai bela#ar bagaimana '&kus men*ari Allah, sebagai #alan Tauhid!

intang
We Are Not Game O er !et
alan hidup itu Allah yang punya. 'ita hanya bisa meniti, tapi tidak bisa mengatur. 'ita hanya bis meminta, tapi kita tidak bisa memaksa. .api, dengan hanya menyisakan semangat, percaya semu kejadian ini ada #llah di baliknya, percaya bahwa #llah akan mengatur yang terbaik, percaya bahwa 'ehendak #llah itu pasti baik adanya, kemudian mau menerima hidup ini seadanya keadaan, da erkenan memperbaiki diri, insya #llah segalanya berjalan sangat baik. Bahkan kita akan meliha ehidupan di kemudian hari adalah kemenangan buat yang percaya bahwa memang kehidupan in milik #llah. Berbaik baik saja dengan 0ya, dan mulailah mendekatkan diri pada 0ya.

!th., semua Peserta KuliahOnline, tertanggal hari ini, BN Okt&ber B<<D, saya akan mengikuti u#ia &m"re dan u#ian ba*a kitab al Mahalli! Ini saya ikuti sebagai syarat kelengka"an kelulusan merai gelar sar#ana satu ?S;@ di 2I%! Semalam saya berhada"an dengan buku$buku yang sebisa mungkin saya ba*a untuk tambaha ersia"an u#ian$u#ian "agi ini! Kitab Hasyiataani, atau yang lebih dikenal dengan al Mahalli ?Kita QiAh@, "un saya usahakan ba*a, khususnya bab$bab yang akan diu#ikan! Dalam "ada itu, "ikiran saya #uga tertu#u "ada saudara$saudara semuaK eserta KuliahOnline! Say idak mau libur lagi, he he he! Ke*uali memang ketika saya memang senga#a men$#eda! Se"ert ebera"a )aktu yang lalu, saya #eda dengan meminta semua "eserta melihat$lihat k&l&m$k&l&m lai i Wisatahti!*&m! Saya men#eda "erkuliahan, untuk memberi kesem"atan dan mend&r&ng saudar "eserta semua untuk men#ela#ahi isi )eb! Khususnya k&l&m interaksi sms dan artikel

le"as! adi, semalam, ketika saya selesai menelaah buku dan kitab yang akan diu#ikan, saya men*&b berakrab$akrab dengan k&m"uter! Ta"i masya Allah, di "&nd&k ada sedikit masalah! Masalah ruma "embina, rumah asaatid.! esantren menye)a satu rumah yang *uku" besar, untuk di#adikan rumah$rumah tem"at tinggal "ara stad.nya! Dise)alah ini rumah selama H tahun! Tahu$tahu, belum lagi gena" setengah tahun ruma ini dise)a, sudah ada yang mendatangi untuk dik&s&ngkan! Sebab katanya udah di#ual! Kebetulan saya sedang bela#ar Hukum erikatan! Bela#ar tentang Akad! Bela#ar tentang Bisnis Islam 5umayan terasa ilmu ini hidu"nya di masyarakat! erbuatan si "emilik rumah, tentu sa#a tidak bisa dibenarkan! %amun, getaran hati mengatakan, mest da a"a$a"a nih! Maksud saya, mesti si "emilik rumah sedang mengalami satu dua hal "eristi)a besa atau kesulitan dalam hidu"nya, sehingga ia menem"uh #alan ini! Wise, atau kebi#akan, atau kebi#aksanaan, #uga adalah sesuatu yang di"erlukan dalam hidu" ini, #ug i dalam urusan hukum! Miri" se"erti 92mar bin Khattab yang mele"as se&rang "en*uri sebab karen la"ar, dan si "en*uri ber#an#i akan bertaubat! Saya "anggillah si "emilik rumah! Kebetulan, rumah dia "ribadi, saya beli! 8uga bua "embinaOasaatid.! 8adi, rumah ini ada dua! Satu, rumah yang saya beli, dan satu yang saya k&ntrak! D alam rumah "ribadi dia "un ?yang saya beli@, ada bagian rumah yang dik&ntrakkan! Ta"i seinga aya, saya menga#ak ng&br&l si "eng&ntrak ini, bersama$ sama "emilik a)alnya! Saya beritahu bah) umah ini sudah dibeli, dan saya "ersilahkan &rang tersebut meneruskan se)anya sam"e tahun yan udah ia bayar! Selan#utnya, urusannya ke saya ?ke "esantren@! Dan saya "un menyatakan aka memberi kesem"atan untuk terus melan#utkan se)aannya itu kal& dia suka, kal& dia betah! Ternyata si enye)a ini sudah se)a selama dua tahun! Dia tidak keberatan keluar, asal diganti utuh uan e)anya! Alhamdulillah, ada mu'akat! esantren mengembalikan uang se)anya itu, tan"a mem&t&n biaya beli rumah itu! Begitulah keagungan Islam! Mengatur kehidu"an ini dengan lembut! Di dalam hukum tunangan sa#a ika kita tahu se&rang "erem"uan sudah dilamar, tidak b&leh kita melamarnya dan tidak b&leh s erem"uan ?atau keluarga "erem"uan@ menerima lamaran &rang lain! Sam"e *lear segala urusan Sam"e segitunya Islam mengatur! Maka kemudian, ketika mun*ul masalah di rumah yang satunya lagi, rumah k&ntrakan yang dik&ntrak ?bukan yang dibeli@, saya berinisiati' memanggil semuanya! Alhamdulillah, selesai! Ta"i #adinya, saya tidak #adi lagi megang k&m"uter, he he he!

/// Saya tidur dengan meniatkan meneruskan menulis KuliahOnline "as bangun malam! Saya "uny )aktu yang *uku"! Sebab u#ian itu #am N "agi! 8arak tem"uh dari "esantren sam"e ke 2I% Syari Hidayatullah Ci"utat, sekitar satu setengah #am! Aman dah! 8adi saya "unya )aktu sam"e #am <F!H untuk nulis! Ta"i masya Allah! 5agi$lagi ada kendala! Semalam istri saya kurang sehat! Men#elang tidurnya, say mi#itin "undak dan ke"ala beliau, sam"e saya dan beliau, tertidur! Begitu bangun, saya i#in sama beliau untuk shalat malam! Saya tidak shalat di luar kamar, #aga$#aga kena"a$na"a! Bukannya a"a$a"a, kami "unya bayi baru! (ada kha)atir #uga! Kasihan sama istri kal sam"e Ha'id., bayi kami ini nangis! Kalau istri sehat sih, ga a"a$a"a! Ini keadaannya kurang sehat! Alhamdulillah, saya shalat B raka-at dengan tenang! ersis selesai shalat, Haa'id. nangis! Istri say ang semalam ini datang haidhnya, bangun! Dalam keadaan masih kurang enak badan, beliau bangu yusuin Haa'id.! 3mang luar biasa "ara istri nih! Saya kemudian memilih tidak menutu" )itir dulu Saya dekati Haa'id. untuk kemudian saya ambil alih! Setelah Haa'id. tenang, saya shalat shubuh 5agi$lagi saya minta maa' sama Allah, udah mah ga )itir, saya "un memilih shalat di kamar! 2ntu #aga$#aga lagi! Mudah$mudahan Allah memaklumi! Amin! 3h, habis shalat shubuh, Haa'id. nangis lagi! K&m"uter sudah saya nyalakan sedari bangun a)a Mau langsung ngebut! Ta"i ke#eda terus0 Alhamdulillah, saya senangkan hati! Biar gimana, ka lebih "enting anak ya, ketimbang situ$situ, he he he! Maa' ya! Ya saya memilih menggend&ng Haa'id. ulu, menidurkannya lagi sambil saya nga#iin sebisa saya! alhamdulillah, saya kasih tahu Haa'id. da stri, bah)a sebelum #alan ke kam"us, saya harus menaikkan satu tulisan KuliahOnline! Dua$duanya "aham! Haa'id. "un dengan tenang tidur lagi, dan saya da"at menulis lagi! Saat akan nulis itu, di layar saya, entah "egimana *eritanya, malah mun*ul tulisan lama saya di sat ahunan yang lalu! 8udulnyaK BintangK We Are %&t Eame O,er Yet! Barangkali ke"en*et$"en*et utsnya! Memang saya sesekali megang k&m"uter sambil megang Haa'id.! Saya menun#ukkan sat ua hal di layar k&m"uter sama Haa'id. meski saya tahu Haa'id. "asti belum ngerti a"a$a"a! Yah aya anggga" ini kebetulan yang menyenangkan! Tema nya ini tulisan, sama dengan yang mau say tulis! Barangkali ini 6hadiah7 Allah buat saya! Amin! Terima kasih ya Allah, 3ngkau berkena memberikan kemudahan bagi saya! eserta KuliahOnline yang dirahmati Allah, saya itu niatnya mau nulis tentang tema$ tema kedekata iri ke"ada Allah, yang dia)ali dengan ikhtiar untuk kembali ke"ada Allah dan men*ari Allah! In dalah rangkaian "er#alanan tauhid dari yang saya "ela#ari! 5ah k&A ndilalahnya,

tulisan ini mun*u Dan tulisan ini, sudah lengka"! Saya tinggal memberi "engantar sa#a ke"ada saudara$saudara semua! Alhamdulillah, hari ini, BN Okt&ber B<<D, materi kuliah bisa diu"l&ad! Meski yang saya u"l&ad in ukan materi baru! Ta"i, sungguh isinya amat berkesuaian! Saya sudah memba*anya ulang Alhamdulillah, emang dia sesuai dengan yang saya inginkan! Tulisan ber#udul 6BintangK We Are %&t Eame O,er Yet7 ini bertutur tentang "er#alanan se&rang ana manusia yang kembali ke"ada Allah! Saya mengisahkan kisah ini, saat itu ?saat tulisan ini dibuat, web admin@ sedang ada "ertemuan internal "esantren ketika saya mengumumkan akan mem"erbanya )aktu di "&nd&k ?*ut$&'' #adual *eramah@ dan mulai merilis kuliah )isatahati! Tulisan ini dimaksudkan sebagai m&ti,asi buat yang sedang bermasalah! Dan karena tidak semu rang bermasalah, maka gunakanlah "embela#aran ini sebagai m&dal mem&ti,asi &rang #uga! %eger ni butuh banyak m&ti,asi, begitu saya bilang di tulisan ini! A"alagi, kita$kita ini adalah manusia manusia yang bisa #atuh bangun, bisa di atas dan bisa di ba)ah! Insya Allah "ela#aran ini sebaga ersia"an adanya andai hidu" kita betul$betul sedang bermasalah! Tentu sa#a kita meminta ke"ad Allah su"aya hidu" kita terhindar dari masalah! Khususnya, masalah yang tidak mam"u kita tangani! Mudah$mudahan eserta KuliahOnline bisa memetik hikmahnya! Amin! /// Masalah hidup itu sunnatullah. iarlah ia ada, asal Allah sediakan jalan keluarnya. $an Allah ebagai Pemilik Kehidupan ini, terkadang membiarkan kejadian-kejadian buruk menimp kita, untuk sesuatu maksud di kemudian harinya. Mudah-mudahan kita mampu menemukan egala hikmah kejadian hidup, dan diberikan kekuatan serta kesabaran menghadapi semu ujian hidup ini.

Ea kebayang kal& saya akhirnya bisa sam"e 2#ian Akhir, he he he! agi ini, sebentar lagi, saya aka egera menutu" k&m"uter untuk segera bersia"$sia" ke kam"us untuk u#ian! Ya, sebagaimana say atakan di atas, hari ini, BN Okt&ber B<<D, saya akan u#ian akhir, sebelum sidang skri"si! Mohon doanya ya! Tahun ;NNN saya di$DO! Saya mengingat sekali "eristi)a ini! Sebelum ke#adian, berbilang G semeste aya tidak da'tar ulang kala itu, kalau dhitung dari ;NNF! Saya ingat, ;NNF saya masih sem"at KK% an sudah menulis satu bab mukaddimah untuk skri"si! Ta"i *ita$*ita menyelesaikan S$;, kandas

Karena saat itu saya sedang lari sana lari sini! Berlari dari urusan$urusan yang membebani "undak! Banyak hal yang saat itu k&*ar$ka*ir karena men#adi the looser! Salah satunya ya "erkuliahan Berantakan! Berdasarkan "engalaman itu, saya kemudian mem&ti,asi ka)an$ka)an yang sedan ermasalah, untuk menghada"i sa#a itu "ers&alan yang dihada"i! Ini #ustru untuk memangka er#alanan )aktu dan tidak menyia$nyiakan masa de"an! Semua kesulitan harus diakhiri! Dan sala atu *ara e'ekti' untuk menyelesaikan semua kesulitan adalah #ustru dengan menghada"inya! Ketik mbak datang, #anganlah kita berlari! Sebab &mbak itu #ustru akan menyeret kita, menarik kita, da menenggelamkan kita di lautan! Sambutlah &mbak itu sebagai "er#alanan kemenangan! 8adila emenang: Be a )inner: Ketika kita sanggu" menyambut &mbak itu, dengan "enuh ketenangan da ersia"an tentunya, kelak kita #ustru akan berada di atas &mbak, dan bisa mengendalikan &mbak itu Itulah kese#atian menghada"i masalah! #aat itu saya termasuk yang lari sana lari sini. Akhirnya saya menyerah di balik sel. F tahun aya menjalani hidup yang jauh dari matahari, mulai dari lari sana lari sini, hingga tertahan d kamar sempit7. $alam perjalanan F tahun itu, banyak yang termakan. %entu tidak ada yan harus saya sesali. #ekian 3aktu saya kumpulkan energi lagi, akhirnya ketika saya dapati, y saya songsong. Alhamdulillah, akhirnya memang saya 6kalah7. %api saya kalah hanya untu ementara 3aktu. #aya yang datang dengan bekal sangat minim, berkeinginan seka memenangkan hidup ini. ekal saya adalah keyakinan. ah3a insya Allah hidup ini belum akan berakhir. ekal saya meski boleh dibilang hanya tauhid kepada Allah, tapi ini merupakan bekal sebekal-bekalnya bekal. ekal yang benar. +a mampu memotiGasi banyak hal dalam kehidupan saya. ah3a Allah itu #angat Kuasa terhadap hidup saya dan jalan hidup saya. #aya memilih percaya sama Allah ketimbang percaya pada nasib. #aya serahkan semua urusan kepada Allah saja. !ang begini ini nih, ada spirit yang sama di tulisan yang menjadi modu utama KuliahOnline hari ini= intang, He Are -ot 0ame OGer !et. Di antara se*u"lik kisah, ada satu *erita nih! Ketika saya men*&ba menata kembali hidu" saya! Say melihat bah)a kuliah saya berantakan! Saya "un bismillah melangkahkan kaki ke kam"us lagi! Say u#u D saya, D&sen embimbing saya! Drs! Khaeruddin! Saya utarakan ke beliau bah)a saya ingi uliah lagi! Ingin menyelesaikan kuliah! Dari beliau, saya disarankan naik langsung ke D(! Ahma Sukard#a, SH, yang saat itu men#abat embantu (ekt&r! Berhara" da"at rek&mendasi! Alih$alih da"at rek&mendasi, saya malah di$DO! 6 ak, saya i#in menghada" Ba"ak07, begitu saya bilang ketika sudah berhada"an dengannya, d ruangannya!

Beliau melihat saya, 6Ada "erlu a"a1 Silahkan7! Barangkali beliau bingung, ini ada mahasis)a ke*il banget, he he he! Saya ngade" beliau yang buka sa#a tinggi #abatannya di kam"us, ta"i #uga tinggi besar &rangnya! 6Saya minta rek&mendasi Ba"ak, su"aya saya bisa da'tar ulang07! 6Kena"a emangnya017 Saat saat itu ga bisa #a)ab! Sebab terlalu "an#ang! (e'leksi kisah selama B tahun itu saya tulis di Buku Wisatahati Men*ari Tuhan Yang Hilang! Hanya, di tahun ;NNN, itu buku belum terbit! Saat itu say benar$benar ga bisa #a)ab! (ibet saya #a)abnya! Saat itulah beliau nanya lagiK 6Kena"a mint rek&mendasi17! 6Saya tidak da'tar ulang G semester ak7! Oh0 Kalau begitu, itu salah Anda07, begitu katanya! Datar, ta"i ta#em! Datar, ta"i dalem! Ya say sadar, salah saya! Makanya saya minta maa' dan minta bantuan beliau! Belum sem"at saya minta maa', beliau sudah meneruskan, 6 intu keluar di sebelah sana! Anda yan eluar, atau saya yang bukakan017! 5agi$lagi datar! Kalimat itu begitu #elas buat saya! Artinya, ya saya tidak da"at rek&mendasi itu, dan saya malah *lea di$DO! Se*u"lik kisah ini, miri"$miri" nanti kisah Bintang yang dikisahkan sebentar lagi! Saya merasa, saya menda"atkan s"irit baru! Susah "ayah saya "u"uk s"irit saya! salah satunya d urusan kuliah! Subhaanallaah, ketika saya ta"aki lagi, kenyataannya malah di$DO! Saudara$saudaraku, setia" &rang masalah dan bebannya berbeda$beda! Sesuai kadarnya! Bagi saya saat itu, di$DO itu berat sekali! Seakan ini sama sa#a menguatkan "ikiran buruk saya, bah)a di"en#ar dalah berakhirnya segala mim"i! Sekarang setelah saya keluar, terulang lagi! Saya menghada" aka meneruskan kuliah lagi! Kemudian bermim"i akan segera ikut sek&lah *al&n hakim, atau men#ad Ke"ala K2A ?he he he@, kandas! Saya bingung mau nga"ain! Saya keluar dari ruangan beliau! Cuku" lama saya termenung! Saya tidak sanggu" menghidu"ka m&t&r yang saya se)a dari tukang &#ek saat itu! Bukan a"a$a"a! Saya tidak mau ke*elakaan seba saya banyak beng&ngnya ketika di atas m&t&r! Saya mendadak mere'leksikan ke belakang, ke hal$hal yang menambah surut dan melemah keyakina dan semangat sayaK Ayah asuh saya, yang sedari ke*il saya diasuhnyaK KH! Sanusi Hasan, tiba$tiba mun*ul di ke"al aya! Teringat kalimat beliauK 6(uf, ayah punya anak kandung O. sama 'amu, jadi E. 'a #di 4ana eliau yang sepantaran dengan saya, anak ke P5 sama sama lulus (M# tahun ini. .api yang kelua

ntuk didoakan, adalah 'amu. (upaya 'amu lulus ujian masuk -#-0 atau J-. Mudah mudahan da 'amu lulus7! Saat itu, yang dimaksudkan dengan did&akan, adalah did&akan di Multa.am! ;NNB, ayah suh itu berangkat men#adi "embimbing ha#i! Kebayang kan sekarang saya menge*e)akannya! Suda mah saya memberinya 6malu7, dan bahkan barangkali menyesal sudah mengasuh saya yang mala memberinya kehinaan, sekarang malah lengka" dengan saya di$DO! Bagaimana saya mengatakan ha ini ke"ada beliau, ini yang melemahkan saya! Ibu saya! Wuah, ibu saya ini #uga kebayang$kebayang di ke"ala saya! Ibu saya "ernah menun#uk k se"u"u$se"u"u saya! Kata beliau, k&A yang lain udah "ada selesai kuliahnya, sedang saya belum1 Ib %&ni, istri dari ayah asuh saya, "un nanya "ertanyaan yang sama! Saya mengingat, di tahun ;NN kalau tidak salah, saya "ernah memesan satu stelan #as! Saya katakan dengan senangnya ke beliau eliau, bah)a nanti #as ini akan di"akai saat )isuda dan nikah nanti! Kelak, dua$duanya ini tidak! 8a ni tidak saya "akai di dua "eristi)a yang disebut! A"alagi kemudian &rang$&rang tua say mengatakan, bah)a kebahagiaan buat hatinya adalah manakala melahirkan dan membesarkan se&rang nak, menyek&lahkannya hingga selesai kuliah ?)isuda maksudnya, web admin@ dan kemudia menikahkannya! Kalau saya sudah selesai kuliah, maka 6tinggal selangkah lagi7 dah urusan &rang tua, yakni menikahkan! Subhaanallaah, sedih rasanya saat itu! ikiran$"ikiran bah)a saya sudah salah mem&m"a m&ti,asi diri, benar$benar menghantui! Say atakan ke"ada diri saya, benarlah &rang$&rang itu semua, bah)a kalau sudah gagal, ya sulit untu angun lagi! Kalau sudah "ernah salah #adi &rang, ya seumur$umur akan menanggung kesalahan itu Dan masih banyak lagi "ikiran$"ikiran buruk menghantui! Alhamdulillah, Allah kasih saya kese#ukan hati! 3ntah darimana datangnya, saya men*&ba bangun angkit! Saya "elan$"elan memberikan k&ntribusi "emikiran dan "erasaan ke"ada diri saya sendir Yang kali ini datangnya dari arah$arah dan hal$hal yang "&siti'K Ea a"a$a"a gagal di)isuda! %anti bikin a#a sendiri "erguruan tingginya! Begitu kata say mem&ti,asi! Kelak, memang "erguruan tinggi yang dimaksud ini berdiri! Saya memilih bermim" ah)a ibu saya, ayah asuh saya, keluarga saya, bukan datang di a*ar )isuda saya, ta"i di a*ar eresmian "erguruan tinggi saya! Wuih, satu im"ian yang membuat saya bisa tersenyum da melambung tinggi! Buat saya "ribadi, lebih baik bermim"i makan ke#u, dari"ada makan singk&n eneran #uga engga, he he he! Kan kata &rang lebih baik makan singk&ng beneran dari"ada mim" makan ke#u! Ta"i ya buat saya saat itu lebih baik demikian! Saya akan mengatakan ke"ada keluarga saya bukan saya di$DO, ta"i saya akan bilang ke mereka ah)a saya akan banting setir

untuk #adi "enulis! Dan kebetulan ayah asuh saya men*intai dunia tuli menulis, sehingga beliau "asti akan senang! S Saya mau mengatakan ke"ada keluarga saya, bah)a saya akan mendirikan kursus ini kursus itu, dan emudian insya Allah akan mengembangkannya men#adi "r&gram$ "r&gram di"l&ma! Syukur$syukur kan #adi "erguruan tinggi! &k&knya saya akan ber*erita tentang 6dream7, dari"ada *erita tentan kegagalan! S Saya banting stir ingat satu kum"ulan tulisan saya! Saya katakan ke"ada diri saya, bah)a barangkali Allah telah memilih #alan hidu" yang bukan #alan hidu" &rang kuliahan! Saya disuruh$%ya meram"ungkan tulisan yang kalau saya kuliah lagi, belum tentu sem"at meram"ungkannya Saya mau nerusin sa#a ha'alan al 4ur-an saya, dan saya mau katakan ke"ada ibu saya, ayah saya yah asuh saya, keluarga saya, bah)a saya akan mendirikan "esantren sa#a! Tentu mereka aka ahagia dan mendukung! Sebab bukankah *ita$*ita mereka semua adalah saya men#adi "enerus buyu saya1 KHM! Mansur! Dan masih banyak lagi! Yah, begitulah saya berk&munikasi dengan diri saya! memberikan energ yang "&siti' ke"ada diri saya sendiri! Haba5du, ini bersesuaian dengan tulisan berikut yang disertakan ini. Kita punya hidup belumlah berakhir. He are not game oGer yet! Ok, saudara$saudaraku sekalian, selamat mengikuti "erkuliahan hari ini! D&akan saya yang hari in ikut u#ian di kam"us! Su"aya da"at AP, he he he! Sebab tanggung nih! 2dah ke#eda ham"ir ;< tahun! Oh ya, saya mau menjeda lagi nih perkuliahan. #ampe tgl 'E -oGember. #audara boleh tidak suka dengan saya, dan mengatakan, kenapa semena-mena sih ngasih kuliahnya8 "e he he. Atau kenapa males sih8 Maa) ya. ukan males. %api saya ingin meminta kepada #audara semua membaca minimal buku saya yang berjudul Hisatahati Mencari %uhan !ang "ilang. ag ang mengaku sudah baca, baca lagi ya. Pelan-pelan. ;oba sampe tgl 'E -oGember ke depan, baca-baca lagi buku ini. $i tulisan berikut ini, dan di tulisan-tulisan di buku Mencari %uhan !ang "ilang, ada banyak ayat-ayat al 4ur5an yang berserakan. 2elajahi juga 4ur5annya ya. Mudah-mudahan dijed bukan berarti berhenti belajar. ika berkenan, saya merekomendasikan membaca buku %he Miracle, sebagai basis penganta segala kuliah di KuliahOnline ini. Carilah buku$buku ini di t&k&$t&k& buku terdekat di k&ta Anda! He he he, terdengar se"erti "r&m&s ya1 Ya biar sa#a! Ke"entingan saya mah udah bukan lagi ke"entingan bisnis! T&h r&yaltinya udah saya

edekahkan ke "esantren! 8adi, saudara$saudara yang membeli buku saya ini, itu sama sa#a denga bersedekah ke "esantren! Bilamana "erlu, ya belikan &rang$&rang terdekat Saudara! Alaa kulli haal, atas semua hal, makasih ya! Saya d&akan semuanya dalam keadaan diam"uni, di#ag dan diberkahi Allah hidu"nya! Amin!

///

intang
We Are Not Game O er !et
Kajian Utama=
4s! al HadiidK J 4s! ath ThalaaAK H$C 4s! Aali ImraanK BJ, ;G;$;GB, ;DC 4s! al QathK G 4s! at TahriimK D 4s! an %amlK JB 4s! a. MumarK D, C; 4s! as Sa#dahK B; 4s! al Qa#rK B;$H<

Kajian "adits=
Disesuaikan!

Kajian $oa=
Disesuaikan! Aidup kita belumlah berakhir. 'alau kita memang masih hidup. Bangun. Bangkit? (esuatu yang terjadi, terjadilah. Jbah masa lalu dengan menatap masa depan. #papun yang terjadi, kehidupan tidak berakhir di sini. 'ehidupan akan terus berlangsung. Bertaruhlah, bahwa #llah akan membantu perjuangan kita memperbaiki hidup kita. .ermasuk memperbaiki segala kesalahan kita di dunia ini. Dan yang menjadi masalah, bukan berapa buruknya masa lalu kita. .api yang menjadi masalah buat kita, adalah seberapa indah masa depan yang akan kita bangun. (elama kita masih hidup, itu tanda bahwa #llah masih memberi kita kesempatan mengubah apa yang

mau kita ubah. Bersama 0ya. Bersama #llah $ang Maha Mengubah 'eadaan. Assalaamu"alaikum warohmatuwloohi wabarokaatuh. Awloohumma shalli "alaa sayyidinaa #uhammadin wa "alaa aalihi washohbihii ajma"iin walhamdulillaahi robbil "aalamiin.

#ekarang #aatnya Kembali Kepada Allah. %idak Ada !ang %idak Mungkin agi Allah.
8Alam ya$ni lillad%iina aamanuu an takhsya$a &uluubuhum li d%ikrillaahi wa maa na%ala minal ha&&i, apakah belum tiba saatnya bagi orang orang yang beriman untuk membuat hati mereka tunduk mengingat #llahC Dan untuk tunduk terhadap apa apa yang diturunkan dari kebenaran al QuranC8 4Qs. al Aadiid2 :N5. 8amaah yang di*intai Allah! Kita harus ambil bahagian sebagai &rang$&rang yang bisa mem&ti,asi bangsa ini dan diri kita sendiri! 8angan sam"ai ter#adi de$m&ti,asi di bangsa kita, a"alagi di diri kita! Kalau kita lihat sekeliling kita, *uku" banyak &rang$&rang yang "utus asa di negeri ini! Banyak &rang &rang yang kehilangan m&ti,asi dan s"irit dalam men#alani hidu" ini! Sebagiannya sebab mereka menghada"i masalah hidu" yang harusnya tidak men#adikan mereka lemah! Masalah hidu", semestinya mengantarkan 7"ara "enikmatnya7 untuk kembali ke"ada Allah! K&A saya menyebutnya "ara "enikmatnya1 Ya, "ermasalahan hidu" kal& dinikmati, malah menyenangkan! Makanya, harusnya, ya dinikmati! Saya dia#arkan &leh kehidu"an iniK Berterimakasihlah sebab kita diberi masalah! Sebab kita akan men#adi kuat, kita akan men#adi bela#ar, dan karunia Allah biasanya akan datang lebih banyak lagi ketika sebelum bermasalah! Asal syaratnyaK Sabar, Ikhlas, Syukur! 8Wa mal lam yasykur "alaa na"maa$ii... siapa yang tidak bersyukur atas nikmat 'u... wa lam yashbir "alaa balaa$ii... dan tidak bersabar di setiap ujian 'u... wa lam yardhoo bi &odhoo$ii... dan tidak ridha atas 'etetapan 'u... 'alyakhruj min tahti samaa$ii... keluarlah dari langit 'u... wal yathlub robban siwaa$ii... dan

carilah .uhan selain diri 'u.8 4Aadits Qudsi5. Dan berterimakasihlah diberi masalah &leh Allah! Banyak yang sesat #ustru ketika mereka tidak bermasalah, hidu" enak, nyaman, tiada rintangan! 5alu Allah beri masalah, hingga mereka ingat kelalaiannya, kesalahannya, keal"aannya! Saya "ribadi, benar$benar thanks t& Allah! Berterima kasih diberi$%ya masalah! er#alanan )aktu menga#arkan saya sebuah hikmah yang luar biasa, yang sudah saya tuangkan di dalam buku$buku saya, di antaranya Men*ari Tuhan Yang Hilang! Dengan masalah, sisi s"iritual saya 7lebih hidu"7, setelah sebelumnya 7tidak terlalu hidu"7 untuk tidak mengatakan sudah 7se"aruh mati7! Bahkan, dengan Allah anugerahkan masalah, betullah kenyataan yang saya saat ini nikmati, Allah menghadiahkan bisnis yang halal buat saya, Allah hadiahkan #alan dak)ah buat saya, dan Allah berikan saya keluarga dan #amaah yang menyenangkan! Itu semua adalah buah dari "er#alanan masalah yang &rang$&rang lebih sering mengeluhkannya ketimbang mensyukurinya! Dan bisa dibilang Ma#elis Wisatahati dan Kuliah Wisatahati "un bera)al dari masalah! er#alanan masalah saya "ribadi, dan "er#alanan masalah$masalah "ara #amaah yang datang k&nseling ke ma#elis Wisatahati, melahirkan m&dul$m&dul Kuliah Wisatahati ini!

intang= Perjalanan Kehidupan erbuah "ikmah


Kisah intang, kisah yang menjadi pembelajaran di dalam Pengantar Kuliah Hisatahati ini, mudah-mudahan berhasil membangun MotiGasi D #pirit kita semua yang mengikutinya. "ere not game o>er yet, begitu saya sering bertutur, yang kemudian di#adikan #udul dari bahagian m&dul "erkuliahan Wisatahati! Kisah Bintang ini sudah mem&ti,asi diri saya sendiri, bah)a hidu" belumlah berakhir se"erti yang kita bayangkan, andai kita masih diberi$%ya karunia untuk hidu"! Bagi merekamereka yang bermasalah, kadang tan"a mereka sadari, kehidu"an baru #ustru baru sa#a mereka mulai: Ada kekuatan di balik "ermasalahan yang Allah hidangkan dalam hidu" kita! Dan saya mengisahkan kisah Bintang, untuk menga#arkan ke"ada diri saya, bah)a tidak ada kata terlambat untuk mem&h&n bantuan dan "ert&l&ngan Allah! Allah teramat Kuasa! 8ika ada sesuatu yang kita sebut tidak mungkin, maka kata$kata tersebut tidak berlaku untuk Allah! Terutama saya mengisahkan kisah Bintang ini sebagai "ela#aran buat saya, untuk segera bertaubat, seraya mem&h&n am"un dan melayangkan d&a ke"ada$%ya! Agar

bukan sa#a hidu" kita senang dan selamat di dunia ini, ta"i #uga senang dan selamat di negeri akhir! Sementara itu, banyak di antara kita yang barangkali sedang tidak bermasalah! Alhamdulillah kal& begitu mah! Ta"i #angan sam"ai ternyata keadaannya itu bukanlah keadaan yang sesungguhnya! Artinya, hidu"nya sih memang tidak bermasalah, ta"i ternyata sebab Allah belum men#atuhkan ke"utusan$%ya! adahal hidu"nya sendiri bermasalah! Maka mudah$mudahan kisah ini men#adi "ela#aran agar betul$betul selamat kita sebab men#adi &rang$&rang yang senantiasa ingat dan mau terus mem"erbaiki diri! Sedikit saya mengingatkan diri saya, bah)a #ika masih senang men*ari ri.ki haram, masih merasa harus menem"uh *ara$*ara yang tidak disukai Allah dalam men*ari ri.ki, itu tandanya diri berada dalam ke"utusasaan #uga! Se&lah kita tiada iman yang menga#arkan bah)a Allah lah Yang Memberi (i.ki hingga menyebabkan kita 7"utus asa7, dan men*ari ri.ki bukan dari #alannya Allah! Dan bila diri kita sedang tidak bermasalah, lalu diseru kembali ke"ada Allah, terima, "erhatikan! Kalau "erlu, dengar, dan taati, saminaa wa athonaa! Sebab sia"a tahu, kita$kita yang tidak bermasalah inilah sesungguhnya yang lebih membutuhkan nasihat ini, ketimbang mereka yang bermasalah! Di setia" "enulisan buku, di setia" ka#ian agama, di setia" "enuturan kisah$kisah hikmah, dan ketika merumuskan m&dul$m&dul "erkuliahan Wisatahati, saya usahakan saya sendiri ikut bela#ar! Sebab diri ini belumlah selesai "er#alanan hidu"nya! Ke"engen sekali di saat berakhirnya hidu", Allah sudah mengam"uni segala d&sa! 8amaah yang di*intai Allah! Di tengah kehidu"an yang banyak "ermasalahan dan keinginan, atau bahkan di tengah kemungkinan$kemungkinan yang mungkin sa#a ter#adi, isyu tentang 7Kembali Ke"ada Allah7, harus senantiasa disuarakan terus &leh sia"a sa#a! Kasihan diri kita kalau sampe #auh dari Allah!

$o5a Kesayangan #aya, "adiah $ari +bu. Untuk Mengubah Keadaan


8amaah sekalian, sebelum saya kisahkan kisah Bintang, saya mengingat d&a berikut ini! D&a yang dia#arkan &leh ibu saya, Ibu Humri'-ah Binti Ha##ah (a'i-ah Binti KH! M&hammad Mansur Kam"ung Sa)ah 8embatan 5ima! D&a ini sangat membantu saya! D&a ini diberi ibu saya ketika saya dilihatnya sedang menangisi hidu" ini, merasa susah dan sem"it na'as &leh sesaknya "ers&alan dunia yang harusnya tidak menyesakkan batin! Saya teringat d&a ini sebab saya mengingat Anda #amaah sekalian! Saya menyayangi Anda semua! Sia"a tahu di antara Anda ada yang membutuhkan d&a ini, sebagaimana ketika ibu saya mengham"iri saya dan menuliskan d&a ini untuk sayaK

Awloohumma yaa (attaahu... $aa #wlooh, $aa ,attaahu... $ang Maha Membuka. Membuka apa saja. .ermasuk membuka kesempatan bagi diri kita untuk memperbaiki diri dan membuka harapan di tengah keputusasaan kita, bahwa hidup masih bisa diperbaiki, serta urusan masih bisa dan insya #llah bisa diselesaikan. 'usebut asma Mu, agar &ngkau membukakan segala pintu yang bersesuaian untukku. .ermasuk pula kumohonkan agar &ngkau membukakan pintu maaf Mu, pintu ampunan Mu, untukku, untuk orang orang tuaku, untuk istriku dan orang tuanya, untuk anak anakku dan keturunan keturunannya, untuk keluargaku, dan untuk segenap orang orang yang kucintai. !aa )o%%aa&u... "ahai $ang Maha Memberikanku ri%ki. !aa #uhawwilal haali.. "ahai $ang Maha Mengubah 'eadaan. *awwil haalanaa ilaa ahsanil haali. Jbah keadaan kami yaa #wlooh, kepada keadaan yang lebih baik lagi. Demikianlah #amaah sekalian! Saya ba*akan salah satu d&a kesayangan saya ini, agar #uga men#adi d&a yang mengiringi ta-lim kita! Senantiasa kita m&h&nkan ridh& dari Allah di segala langkah kita, dan mem&h&n agar segala akti'itas kita di*atat$%ya sebagai amal saleh dan ibadah untuk$%ya! Mengalir "ahala dan kebaikannya untuk kita, keluarga kita, dan anak$anak keturunan kita!

;ahaya *ampu !ang Melemah


Baiklah #amaah sekalian! Saya mulakan sedikit kisah tentang Bintang ini, sebut sa#a begitu! Bintang, G< tahunan, adalah se&rang laki$laki, se&rang ayah, yang ke"ayahan ek&n&mi dan rumah tangganya! Bintang merasa hidu"nya semakin gela" dan tidak menentu! Dia di ambang "erasaan bah)a hidu"nya akan segera berakhir, atau malah ia merasa ia ingin sa#a segera mengakhiri hidu"nya! Biasa, beban kehidu"an memang bisa membuat sese&rang ke"engen sa#a rasanya mengakhiri hidu"nya! Bunuh diri, seakan men#adi #a)aban yang menyelesaikan semua "erkara dunia! (asa malu, rasa takut, hina, tidak "unya hara"an, dan masih banyak lagi kekha)atiran$kekha)atiran akan keburukan demi keburukan, melekat di hati dan di "ikiran! Orang$&rang se"erti Bintang seakan$akan tegar, ta"i lemah! Sungguh lemah! Dan

bertambah lemah a"abila ia mengingat keburukannya menghantam kanan kirinya! Ia #aminkan rumah mertuanya! Ia #ual tanah &rang tuanya! Ia "in#am surat kendaraan besannya! Ia "akai nama ka)annya untuk "in#aman ke bank! ara tetangga yang tidak bisa ia kembalikan dananya! Deretan ini menambah lemah Bintang! Ya, Bintang merasa hidu"nya akan segera game o>er, tamat! Ibarat lam"u digital, *ahayanya melemah! ;<<, N<, D<, F<0 terus turun0 J<, C<, G<, H<0

erdoa Untuk Ketentraman "ati erdoa Untuk Ketenangan "ati


Di "&sisi *ahaya tinggal H< ini Bintang 7berkenalan7 dengan D&a! Salah se&rang ka)annya menasihati dia tentang kekuatan d&aK <Bintang, berdoalah. Berdoa bisa mengubah segalanya. Minimal doa akan menentramkan hati. 'ita mengadu pada manusia saja yang kita anggap bisa membantu, insya #llah sudah akan membahagiakan hati, apalagi kalau kita mengadu pada #llah. Manusia belum tentu mau membantu. .api kalau #llah sudah pasti mau membantu. (ebab #llah sendiri yang menjanjikan, D-# akan mengabulkan siapa yang berdoa, dan D-# akan menolong siapa yang meminta pertolongan 0ya8. Bintang meyakinkan dirinya, benarkah1 Benarkah nasihat ka)annya ini1 Benarkah Allah akan membantunya bila ia berd&a1 A"a iya dia yang merasa d&sanya banyak, lalu d&anya akan didengar Allah1 Bintang ru"anya termasuk &rang$&rang yang "ayah dalam meyakini kekuatan d&a! un "ayah meyakini Kekuasaan Allah! Yang dihitungnya selalu hitung$hitungan matematis manusia! Berikut ini suara$suara di dalam hati dan "ikirannyaK $.idak akan bangkit. $.idak akan sanggup membayar hutang. $)umah mertuanya bakal disita. $'eikhlasan orang tuanya menyediakan tanahnya untuk dijual, sia sia. $#kan game o>er Itulah suara yang menang, yang ia biarkan mun*ul menguasai dirinya! 8elas itu adalah sederetan kalimat$kalimat lemah yang ia suarakan sendiri sehingga seakan$ akan hidu"nya betul$betul sudah tidak memiliki kemam"uan a"a$a"a, dan akan segera berkahir: Belum lagi tambahan dari terbayangnya )a#ah$)a#ah seram "ara "enagih, )a#ah$

)a#ah memelasnya "ara istri dari &rang$&rang yang namanya ia "akai untuk memin#am ke bank! Wuah, k&m"lit! Wa#ar #uga kal& Bintang merasa dirinya bakal game o>er! Kita "un belum tentu kuat #ika berada di dalam "&sisi Bintang! Kita$kita, dengan ragam "ers&alan hidu" kita masing$masing, kadang suara "utus asa "un mun*ul dari dalam diri kita! !ang belum berjodoh, terus sa#a ia mengi"asi diri kita+ ga akan "unya #&d&h, sulit ber#&d&h, nasibnya #elek, dsb! uat yang berpenyakitan+ tidak akan sembuh, sulit sembuh, ga bakalan sembuh, mending mati sa#a dari"ada ngere"&tin, dsb! !ang belum kerja+ sulit da"at "eker#aan, kudu ada i#a.ah, kudu ada k&neksi, sulit kalau tidak ada kenalan &rang dalem, sulit kal& ga "ake "eli*in, susah da"et "eker#aan yang bener, dsb! !ang belum punya rumah+ #angan ngim"i "unya rumah, ga mungkin "unya rumah, ga bakalannya bisa memiliki rumah yang layak, turunan susah ya susah, sulit kal& ga ada ga#i gede mah, dsb! !ang belum punya anak+ sudah nasib saya ga "unya rumah, ga bakalan bisa, sebab udah lebih dari D tahun sih, mandul, dsb! Bila kita "elihara suara$suara melemahkan ini, nis*aya hidu" kita akan semakin lemah sa#a! 5emah tak berdaya, hingga beru#ung "ada "utus asa! Maka, #angan biarkan suara ini mun*ul! 5a)an! 5a)an dengan iman dan semangat! 5a)an dengan keyakinan dan d&a! Di "&sisi se"erti inilah Bintang berkenalan dengan d&a! Berkenalan dengan Kuasa dan Kebesaran Allah! Dan memang Allah #ugalah yang menan*a"kan keimanan ke dalam hati hamba$hamba$%ya yang lemah! Memberikan tau'ik dan hidayah$%ya, sehingga berangsur$angsur Bintang "er*aya dengan kekuatan d&a dan "er*aya akan Kuasa Allah! Allah membuat "er#alanan )aktu kemudian ikut #uga menga#arkan, bah)a Allah itu ADA! Dan Bintang mau men*&ba meyakinkan dirinya sendiri, bah3a datang kepada Allah adalah ja3aban buat segala masalah yang sedang dihadapinya!

%idak peduli #eberapa esarnya Masalah Kita, Allah #anggup Mengatasinya.


8amaah yang di*intai Allah! Bintang benar! Berd&a berarti "er*aya ke"ada Yang Kuasa! Kalau kita memasrahkan ke"ada Yang Kuasa, terhada" "ers&alan berat yang kita hada"i, insya Allah DIA akan mengurus "ermasalahan$"ermasalahan kita! 7 ... Wa mayyatawakkal "alawloohi 'ahuwa hasbuh... Dan barangsiapa yang memasrahkan urusannya kepada #llah, niscaya #llah yang akan mencukupkannya..7 ?4s! ath .halaaqK H@! Bintang mau meyakini, kalau Allah sudah berkenan, maka segala sesuatu bisa sa#a

ter#adi! Ter#adi bukan karena "erasaan manusia! Ter#adi bukan karena a"a yang di"ikirkan! Dan ter#adi bukan karena a"a yang diusahakan manusia! Ta"i ter#adi karena Allah menghendaki itu ter#adi! 7+nnamaa amruhuu id%aa arooda syai$an ay ya&uula lahuu kun 'ayakuun. (esungguhnya urusan 0ya jika D-# menghendaki sesuatu, cukup bagi 0ya mengatakan 'un, ,ayakuun. 6adi, maka jadilah.7 ?4s! $aasiinK DB@! Dan bukankah Allah sendiri yang bilang, bah)a DIA tidak memiliki batas, 6+nnahuu ,alaa kulli syai$in &odiir, sesungguhnya D-# Maha 'uasa atas segala sesuatu7! ?4S! /#ali -mraanK BJ@! Bintang "un mem"r&ses "erm&h&nannya! Dia mendekatkan dirinya "ada Allah! Di saat situasinya memang menurut sebagian &rang tidak lagi bakal selamat! Ya, ketika di a)al mem&h&n "ert&l&ngan Allah, keadaannya Bintang, mem"rihatinkan! Ta"i alhamdulillah ketenangan Allah masukkan ke dalam hatinya Bintang! Allah berikan kese#ukan batin yang luar biasa buat hati Bintang sehingga ia men#adi tegar menghada"i hidu" ini! 8*uwallad%ii an%alassakiinata 'ii &uluubil mu"miniina... Dialah #llah yang menurunkan ketenangan di hati orang orang yang beriman, yang percaya kepada #llah... liya%daaduu iimaanamma"a iimaanihim.. supaya bertambah tambah imannya...8 4Qs. al ,ath2 Q5. Maka benarlah kiranya ungka"an ini @ukuplah ketenangan mestinya hadir ke dalam hati mereka yang beriman dengan melihat ayat berikut ini2 <Wa mayyatta&illaaha yaj"al lahuu makhrojaa... dan barangsiapa yang bertaqwa kepada #llah, memelihara dirinya dari apa yang #llah tidak suka, maka #llah akan berikan baginya jalan keluar... wa yar%u&hu min haitsu laa yahtasib... dan #llah akan berikan ri%ki dari jalan yang tiada ia duga... wa mayyatawakkal "alawlooh... dan barangsiapa yang bertawakkal kepada #llah... 'ahuwa hasbuh... maka #llah akan mencukupkannya. +nnawlooha baalighu amrihi.... sesungguhnya #llah menguasai segala sesuatu... &od ja"alawloohu likulli syai$in &odroo. #llah membuat segala sesuatu itu ada ukurannya8. 4Qs. #th .halaaq2 ; 95. Bintang memulai babak baru lagi dalam hidu"nya! Babak menikmati "er#alanan d&a, menikmati "er#alanan memelihara diri yang biasa kita sebut taA)a, dan menikmati "er#alanan "ertaubatannya! 5ihatlah #an#i Allah berikut ini yang kemudian dinikmati &leh BintangK 8... Wa may$yatta&illaaha... (esiapa yang bertaqwa... yaj"allahuu mi amrihii yusroo... #llah akan menjadikan kemudahan baginya di setiap urusannya. 4Qs. ath .halaaq2 Q5. 8Wa may$yata&illaaha... (esiapa yang bertawa... yuka''ir "anhu

sayyi$aatihi... #llah akan hapuskan kesalahan kesalahannya... wa yu"d%im lahuu ajroo... dan #llah akan lipat gandakan pahala baginya.8 4Qs. ath .halaaq2 P5. Dalam "ada itu, ketika manusia bertaubat, Allah ber#an#i akan mengha"us kesalahannya, mem"erbaiki hidu"nya, serta menyem"urnakan segala nikmat$%ya dengan am"unan$%ya! Benarlah #uga ungka"an yang mengatakan, *uku"lah a)al untuk mem"erbaki kehidu"an adalah dengan melakukan "ertaubatan! 8!aa ayyuhallad%iina aamanuu... wahai orang orang yang beriman... tuubuu ilawloohi taubatan nashuuhaa.... bertaubatlah kamu kepada #llah dengan sebenarbenarnya pertaubatan... "asaa robbukum ayyuka''iro "ankum sayyi$aatikum... mudah mudahan #llah .uhanmu memperbaiki segala kesalahan kesalahanmu... wayudkhilakum jannaatin tajrii min tahtihal anhaar.... dan memasukkan kamu semua ke dalam surga 0ya yang mengalir di bawahnya sungai sungai... yauma laa yukh%illaahunnabiyya walad%iina aamanuu ma"ahuu... pada hari di mana #llah tidak akan mempermalukan para nabi dan orang orang yang bersamanya... nuuruhum yas"aa baina aydiihim wa biaymaanihim... cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka... yaquuluuna robbanaa atmim lanaa nuuronaa... mereka berkata wahai .uhan kami sempurnakanlah untuk kami cahaya kami... wagh'irlanaa... dan ampunilah kami... innaka "alaa kulli syai$in &odiiir... sesungguhnya &ngkau Maha 'uasa atas segala sesuatu.8 4Qs. at .ahriim2 E5.

Allah, %uhan !ang Memberi "arapan Mestinya Kita 9indu Pada--ya


Setelah "erkenalannya dengan d&a dan Kekuasaan Allah, sesuatu meraya" dalam hatinya Bintang! Sesuatu yang membesarkan hatinya! Sesuatu yang tiba$tiba sa#a sanggu" membuat dia merasa hidu"nya masih "unya hara"an! Allah memang Maha Memberi Hara"an! Sedikit sa#a hara"an Allah bentangkan bagi hamba$%ya, maka hara"an itu akan 6menghidu"kannya7 kembali! 8Ammayyujiibul mudhthorro id%aa da"aahu... siapa yang menghilangkan kesulitan apabila ia berdoa kepada 0ya... wa yaksyi'ussuu$a... dan siapa yang menghilangkan kesusahan apabila ia berdoa kepada 0ya...C8 4Qs. an 0aml2 N;5. Bintang diserga" kerinduan yang mendalam ke"ada Allah! 8amaah yang di*intai Allah! Ada sese&rang yang mengalami kesusahan sebab Allah

mem"ergilirkan kesusahan itu sebagai u#ian hidu"! Ta"i tidak sedikit manusia yang susah sebab ia mengundang sendiri kesusahan itu datang ke dalam kehidu"annya! Bintang termasuk yang mengundang sendiri kesusahan tersebut! Alhamdulillah kesadaran Allah bersitkan di hatinya! 8(a ashoobahum sayyi$aatu maa kasabuu... Maka mereka ditimpa akibat buruk perbuatan buruk mereka sendiri... wallad%iina d%olamuu min haa$ulaa$i sayushiibuhum sayyi$aatu maa kasabuu... dan orang orang yang %alim di antara mereka akan ditimpa akibat dari apa yang mereka usahakan... wa maa hum bimu"ji%iin... dan mereka sekali kali tidak akan bisa melepaskan diri.8 4Qs. a% *umar2 P:5. Dan tiba$tiba sa#a terbentang lembaran$lembaran dari hari$hari yang sudah dia #alani! Dia melihat dengan #elas, shalat tiada tertegak dengan baik! Tertegak qaamuu kusaalaa, tertegak se"erti &rang malas! Shalat seadanya, dengan sika" tidak sem"urna! Mas#id, mushalla, #arang dia datangi untuk shalat ber#amaah! 2ntuk shalat sunnah1 Wuih, betul$betul #arang dia lakukan! Bintang terus melihat dirinya! Ta-lim$ta-lim, dengan alasan sibuk tiada )aktu, #arang ia hadiri! Batinnya benar$benar k&s&ng dari Allah! Kesuksesan sedikit yang sudah Allah berikan, sudah melalaikannya dari Allah! 7Ah, Allah sudah saya n&m&r sekiankan! Kayaknya kesusahan saya adalah "anggilan Allah bagi saya agar saya kembali "ada$%ya,7 begitu kata Bintang "ada dirinya sendiri! 8Walanud%ii&annahum minal "ad%aabil adnaa duunal ad%aabil akbari la"allahum yarji"uun, 'ami timpakan sebagian akibat buruk yang manusia lakukan sebelum siksaan yang sebenarnya datang, tidak lain agar mereka kembali.8 4Qs. as (ajdah2 ;:5. Bintang ikhlas dengan keadaannya! Bintang ikhlas menerima kesusahannya! Dengan mantab, ia ambil )udhu sebagai "ermulaan, dan ia tegakkan shalat sunnah taubat! Ia bertaubat ke"ada Allah dari seluruh d&sa yang sudah ia buat! Ia bertaubat ke"ada Allah! Ia bertaubat sudah "ernah berburuk sangka ke"ada$%ya! Ia bertaubat "ernah mengutuk Allah, tan"a dia sadari! Ia bertaubat "ernah tidak ikhlas menerima dirinya bisa diti"u sana diti"u sini, hingga ia han*ur! Ia "un bertaubat "ernah "unya "erasaan #elek ke"ada AllahK Menga"a katanya, #ika Allah ada, k&A tidak men#aga diri$%ya1 Dan membiarkan &rang .alim bisa berlenggang men.alimi manusia yang lain termasuk dirinya1 Dengan sebab kesadarannya, Bintang bertaubat! Ia mengakui bah)a sesungguhnya ia sendiri yang sudah tidak bersyukur "ada$%ya! Akhirnya ya )a#ar Allah tarik segala nikmat dari$%ya!

Kembali Kepada Allah

Bintang kembali "ada Allah! Dan memang seharusnyalah kita kembali ke"ada Allah sebelum terlambat! Kesusahan dunia sa#a sudah membuat kita men#adi susah, a"alagi nanti kesusahan akhirat! 8amaah sekalian, mari kita lihat 'irman Allah di Surah al Qa#r! Setelah Allah men*eritakan tentang kehan*uran ummat$ummat sebelum kita, dan sebab$sebabnya, lalu di u#ung akhir surah, Allah mengatakan se"erti iniK 8-allaa... jangan sampe telat bertaubat... id%aa dukkatil ardhu dakkan dakkaa... apabila bumi digoncangkan berturut turut... wa jaa$a robbuka wal malaku sho''an sho''aa... dan datanglah .uhanmu, sedang malaikat berbaris baris... wa jii$a yaumaid%im bijahannama.. dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam... yaumaid%iy yatad%akkarul insaanu... dan pada hari itu teringatlah manusia akan apa apa yang telah ia perbuat selama di dunia... wa annaa lahud% d%ikroo... akan tetapi tidaklah berguna lagi itu semua bagi manusia. ya&uulu yaa$laitanii &oddamtu lihayaatii... dan dia mengatakan alangkah baiknya kiranya jika aku dahulu mengerjakan amal saleh untuk hidup yang sekarang ini. 'ayaumaid%il laa yu"ad%d%ibu "ad%aabahuu ahad... pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksaan 0ya.8 4Qs. al ,ajr2 ;: ;N5. Itulah #amaah sekalian, Allah mengingatkan kita untuk segera kembali ke"ada Allah! Su"aya kita tidak sem"at melihat neraka! %a-ud.u billaah tsumma na-ud.u billaah! 8angankan masuk neraka! Kalau bisa, melihat neraka "un #angan! 2ntuk itu, marilah #amaah semua, kita bersama$sama saling mengingatkan agar menyegerakan diri kembali ke"ada Allah! Su"aya kita kembali dalam keadaan yang Allah sudah ridh& ke"ada kitaK 8!aa$ayyatuhanna'sul muth$mainnah... wahai jiwa jiwa yang tenang.. irji"ii ilaa robbiki roodhiyatam mardhiyyah... kembalilah pada .uhanmu dengan hati yang tenang lagi diridhai 0ya... 'adkhulii 'ii "ibaadii... masuklah ke dalam barisan hamba hamba 'u... wadkhulii jannatii... dan masuklah ke dalam surga 'u. 4Qs. al ,ajr2 ;O 9D5.

ila Kita +stiIamah, Allah Pasti Menolong Kalau #udah $itolong, 2angan *upakan !ang Menolong
Bintang susah, lalu dia ingat ke"ada Allah! Bintang kemudian kembali ke"ada Allah, dan mem"erdengarkan semua keluhannya ke"ada Allah! Alhamdulillah! Demikian #ugalah kita berd&a sem&ga kita adalah &rang$&rang yang bisa kembali ke"ada Allah! Dan #amaah yang di*intai Allah, kita "un kadang berada di "&sisi Bintang se"erti ini!

Maka tidak b&san saya mengingat diri saya, dan #amaah semua, bah)a d&a kita semua didengar Allah! Kalau kita kembali "ada Allah, dan mem&h&n "ert&l&ngan$%ya, nis*aya DIA akan mendengar dan mendengar terus "erm&h&nan dan keluh kesah kita! %amun, ketika semua badai telah berlalu, #anganlah kita melu"akan Allah lagi! Kalau kita melu"akan Allah setelah dit&l&ng$%ya, berat untuk kita untuk men#adi hamba$ %ya yang diingat$%ya lagi! Dengarlah )ahai hatiku, )ahai diriku, dan #uga Anda semua "ara #amaah sekalian! Dengarlah ayat Allah berikut iniK 8Wa id%aa massal insaanu dhurrun... dan jika manusia ditimpakan kesulitan... da"aa robbahuu muniiban ilaihi... dia akan berdoa kepada #llah seraya bertaubat kepada 0ya... tsumma id%aa khowwalahuu ni"matan minhu nasiya maa kaana yad"uu ilaihi min &oblu... tapi kemudian jika sudah diberikan nikmat 0ya kembali, dia lupa bahwa dia pernah berdoa sebelumnya...8 4Qs. a% *umar2 E5. Kita berlindung, mudah$mudahan Allah senantiasa men#adikan kita sebagai hamba$ %ya yang ingat "ada$%ya, dan bersyukur! Ingat dan bersyukur, dengan men#adikan diri kita tidak lagi gam"ang berbuat maksiat dan enteng untuk beribadah dan berbuat baik ke"ada sesama! Kita "un berd&a sem&ga keistiAamahan Allah berikan ke"ada kita! Men#adi sulit kita istiAamah $$lurus, lem"eng $$#ika kita hanya ingat "ada kesenangan sa#a! Ta"i khususnya bagi Bintang dan &rang$&rang se"erti Bintang, yang "ernah tahu bagaimana rasanya #adi &rang susah, tentu kalau ingat k&ndisi ini, akan berusaha men#adi &rang$&rang yang selalu di#aga dan dit&l&ng$%ya! Insya Allah amin!

%itik alik !ang Penuh Ujian


8amaah yang di*intai Allah, hari$hari berikutnya Bintang hanya '&kus ke"ada Allah! Ia memasrahkan segalanya! Ia tahu, bah)a ia bakalan game o>er! Ta"i kali ini ia s&ngs&ng 6kematiannya7, se"erti "ra#urit Allah yang ke"engen syahid di #alan$%ya! Ke#adian ini ter#adi ketika lam"u digital itu, berada di titik H<! Begitu kira$kira yang disam"aikan di atas! Bah)a, ibarat lam"u digital, *ahaya kehidu"an Bintang turun drastis! Dari angka ;<<, ke N<, D<, F<, J<, C<, G<, hingga ke titik H<! di titik H< inilah Bintang daaa robbahuu muniiban ilaihi, Bintang menyeru Allah dan kembali "ada$ %ya! Inilah titik baliknya Bintang! Se*ara te&ri, *ahaya lam"u itu akan naik kembali, seiring dengan kembalinya Bintang ke"ada Allah, Tuhannya! Dari titik H<, naik #adi G<, C<, J<, F<, D<! N<, hingga terus ke titik ;<<!

Begitukah yang ter#adi!!!1 Mestinya! Ta"i tunggu dulu: 8Am hasibtum an tadkhulul jannata wa lammaa ya"lamillaahul lad%iina jaahaduu minkum wa ya"lamash shoobiriin, #pakah kalian mengira akan masuk surgaC (edang belum nyata bagi #llah bahwa kita adalah orang orang yang berjihad di jalan 0ya dan belum nyata bagi #llah bahwa kita adalah termasuk orang orang yang sabar8. 4Qs. #ali -mraan2 :Q;5! Ya! Tunggu dulu! Se*ara te&ri sih harusnya titik balik Bintang di titik H< itu mestinya men#adi starting "&in untuk dia naik lagi "&sisi kehidu"annya! Ta"i a"a b&leh buat! Yang ter#adi ternyata tidak begitu! Cahayanya malah makin melemah0 H<, B<, ;<, N, D, F, J, C, G, H, B, ;0 dan0 <! Akhirnya malah 6Eame7 beneran! (umahnya disita! Mending kali kal& rumahnya sendiri! Ini rumah yang disita adalah rumah mertuanya hingga maa', membuat mertuanya menyum"ahi dia tiada henti! 8angan lagi ditanya ruk& yang dise)anya, yang memang sudah lama tidak diisi sebab tidak lagi ber&"erasi! 8angan tanya m&bil dan m&t&r yang memang #uga sudah lama tidak lagi ada di garasinya! Semuanya habis! Bahkan Bintang mendekam bebera"a saat di sel "&lisi! Di"erkarakan &leh satu dari sekian la)annya! Istri dan anak$anaknya1 Berantakan! A"akah Bintang "utus asa1 %amanya #uga manusia, Bintang limbung! Sesaat ia se"erti kembali ke titik nadir! er#um"aannya dengan Allah, dan kembalinya dia ke"ada Allah, seakan$akan "er*uma! Dia merasa, se"erti yang suka disuarakan #uga &leh &rang$&rang yang lemah imannya dan tidak bertauhid yang baik, bah)a Allah ternyata tidak mendengar! D&a sudah di"an#atkan, ta"i kena"a kehidu"an teta" berakhir buruk1 Dan Bintang menemukan keadaan dia ini, ketika dia sudah berada di dalam sel! (u"anya ini memang titik balik! Ta"i titik balik yang "enuh dengan u#ian!

Allah %idak Akan Membiarkan "amba--ya #endirian $alam Menjalani Ujian Kehidupan
Allah memang senantiasa mengu#i hamba$%ya! Ta"i Allah tidak akan membiarkan hamba$hamba$%ya sendirian dalam men#alani u#ian hidu" ini! Allah akan selalu menemani! Kitanya sa#a yang "erlu mengenali bah)a Allah begitu dekat dalam

kehidu"an kita! Dia akan selalu mem"erhatikan kita, men#aga kita, dan menyayangi kita!! Di dalam sel, ham"ir sa#a ia merata"i keadaannya berlama$lama! Ta"i untunglah Allah memberinya "ela#aran! Sebuah "ela#aran yang menga#arkan bah)a Bintang masih hidu"! Dan kalau masih hidu", Bintang masih bisa mengubah keadaan hidu"nya! Dengan *ara a"a Allah menga#arkan Bintang1 Dengan kematian! Kematian bagaimana1 Allah men&l&ng Bintang! Ka)an satu selnya, ada yang mati! Mati di sel, di mana Bintang berada satu kamar dengannya! Ia melihat "r&ses kematian ka)annya ini, hingga kemudian dikeluarkan dari sel! Bintang histeris dalam kesunyiannya! Ia tidak bisa bi*ara! Ia tertegun! Ia adalah Bintang! Bukan ka)annya yang mati tersebut! Bintang tergun*ang kesadarannya untuk kesekian kalinya, bah)a ia tidak "antas merata", tidak "antas *engeng! Sebabnya a"a1 Sebabnya ya itu, Bintang masih hidu": 8-ullu na'sin d%aa$i&atul maut... tiap tiap jiwa akan merasakan mati... wa innamaa tuwa''auna ujuurokum yaumal &iyaamah... dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu... 'aman %uh%iha "aninnaari wa udkhilaljannata... maka barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukka ke dalam surga... 'a&od 'aa%a... maka sungguh dia telah beruntung... wamalhayaatuddunyaa illaa mataa"ul ghuruur... dunia ini tidak lain adalah kesenangan yang menipu.8 4Qs. #ali -mraan2 :EP5. 8amaah sekalian, Bintang meresa"i kata "er kata 'irman Allah ini! Tia"$tia" #i)a akan merasakan mati! Sedangkan dia masih hidu"! Dia telah bertaubat dan kembali ke"ada Allah! Bila "un dia mati, Bintang "aham, tentu Allah akan menyem"urnakan "ahala dan kebaikannya di hari akhir! Sia"a tahu bisa membebaskan dia dari a"i neraka yang a"inya ia "ernah nyalakan dengan maksiatnya di dunia! 5alu, #ika neraka di#auhkan, alias dengan bangkrutnya ini dia selamat dan bisa bertaubat ke"ada Allah, sungguh"un se*ara dunia ga bisa naik lagi, sesungguhnya Bintang harus merasa faa%a, merasa beruntung! Bukanlah benar kata Allah1 Bah)a dunia ini hanya kesenangan yang meni"u! Buat a"a dia naik lagi dera#at kehidu"annya, kalau kemudian dunia meni"unya kembali dan menghem"askannya ke neraka1 Allah yang menga#arkan manusia dengan ilmu$%ya! Subhaanaka laa ,ilma lanaa illaa maa ,allamtanaa innaka antal ,aliimul hakiim, Maha (uci &ngkau. .idak ada ilmu buat kami kecuali apa yang &ngkau ajarkan kepada kami. (esungguhnya &ngkau

$ang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan Bintang selamat, karena Allah yang menghendaki keselamatan itu!!! Di hati Bintang, ayat Allah yang berbunyiK 7Am hasibannaasu ay$yutrokuu ay$ ya&uulu aamannaa wahum laa yu'tanuun7, bunyi! Bah)a kata Allah mereka yang mengatakan iman, akan diu#i terlebih dahulu! Bintang mengamini! Allah mengu#i ke"ulangannya dulu ke Allah! Bintang memaklumi bah)a Allah mengu#i dulu kembalinya dia ke Allah! Hitung$hitung mengasah imannya, bah)a setelah nanti kesulitan terle)ati, dia akan men#adi indi,idu yang "enuh syukur! A"alagi Bintang menyadari bah)a inilah barangkali tem"aan #uga bagi dirinya di mana Allah menghendaki dirinya masuk surga beneran! Kelak ketika kematian men#adi haknya! Yakni tem"aan kesabaran! Dan ia yakini, bah)a bukan sa#a ia akan men#adi &rang$ &rang yang bersyukur dengan tidak lagi gam"ang melakukan kesalahan, namun #uga akan berusaha melakukan kebaikan, sebagai bentuk #ihad di #alan Allah! Malah kalau "erlu ia akan gunakan kesem"atan demi kesem"atan yang Allah berikan, untuk berdak)ah dan menyiarkan agamanya Allah! Hingga nyatalah ayat berikut ini #uga di hati BintangK 8Am hasibtum an tadkhulul jannata wa lammaa ya"lamillaahul lad%iina jaahaduu minkum wa ya"lamash shoobiriin, #pakah kalian mengira akan masuk surgaC (edang belum nyata bagi #llah bahwa kita adalah orang orang yang berjihad di jalan 0ya dan belum nyata bagi #llah bahwa kita adalah termasuk orang orang yang sabar8. 4Qs. #ali -mraan2 :Q;5!

;harge !our *i)e. He Are -ot 0ame OGer yet.


8amaah yang di*intai Allah, akhirnya Bintang memang tahu, sebenernya his life isnt game o>er yet! 3ntahlah, a"a Bahasa Inggrisnya ini bener, he he he! Ta"i rasanya mah bener! Maksudnya, hidu"nya belonan game o>er! Bintang masih hidu"! Akhirnya ia ber"rasangka sangat "&siti' ke"ada Allah, bah)a memang amalnya tidak men*uku"i untuk mengangkat *ahaya lam"unya! Akhirnya ia meneruskan riyadhahnya! Keanehan ter#adi lagi! Sesuatu meraya" kembali dalam batinnya! Memenuhi r&ngga$ r&ngga hati dan "ikirannya! Tiba$tiba lagi Bintang men#adi bersemangat men#alani hidu"nya! Hidu"ku bukan berakhir di sini: Begitu teriakan batinnya! 5uar biasa! 8amaah sekalian, mestinya kita begini! Hidu" ini terlalu singkat kalau kita isi dengan keluhan dan keluhan! Ketidakberdayaan adalah *i"taan kita sendiri! Kalau kita bersandar ke"ada Allah, dengan "enyandaran yang sem"urna, maka kita akan

kuat! Kita akan tabah! Kita akan sabar! Bahkan mungkin, se*ara ber*anda, kita akan menikmati seluruh "enderitaan kita, sebagai bayaran dari "engkhianatan ke"ada Allah sa#a! %anti, kalau sudah im"as, maka kehidu"an akan ber#alan n&rmal kembali! Mengeluh, akan menghalangi karunia Allah datang ke"ada kita! Dan memang, mengeluh, akan membuat "er#alanan kesusahan kita akan terasa semakin "an#ang sa#a! 5ebih baik kita suarakan "elan kalimat ini! elan! Ta"i hun#amkan sedalam$dalamnya di hatiK 7Hidu" kita belum berakhir! Angkatlah dagu kita! Tata" masa de"an dengan "enuh semangat! 5ihatlah, akan selalu ada "ert&l&ngan Allah yang kita butuhkan! Subhaana)l&&h:7!

2angan #urut, 2angan berhenti. %eruskan. Perjalanan elum Usai.


8amaah sekalian, kelihatannya "ertaubatan Bintang tidak berhasil memba)anya keluar dari kesulitan ya1 Buktinya dia habis! Habis segala$galanya! Benarkah demikian1 Kita lihat sa#a a"a yang ter#adi kemudian dengan Bintang! Sebelum saya men*eritakan terus kisah Bintang, di e"is&de setelah "ertaubatannya yang kelihatannya 7tidak membuahkan hasil7, kita "ahami dulu satu halK Bah)a a"a"un butuh "er#alanan! Butuh "r&ses! Dan "er#alanan itu, "r&ses itu, termasuk "er#alanan "ertaubatan, dan "r&ses menu#u sukses dunia akhirat, "erlu kesabaran dan keyakinan! Tinggal kemudian a"akah Bintang bisa menyabari dirinya dan teta" yakin Allah "asti akan men&l&ngnya1 Tergantung! Yakni tergantung Bintang sendiri! A"akah "er#alanan ini akan ia teruskan atau berhenti sam"ai di sini! 8ika Bintang berhenti sam"ai di sini, maka langkahnya akan benar$benar berhenti! Sedangkan langkah kita tidak akan "ernah berhenti, hingga kemudian maut yang benar$benar menghentikan langkah kita! Selamanya! Maka, bila keadaan se"erti Bintang ini yang kita hada"i, bah)a ketika kita kembali ke"ada Allah, atau sedang meniti #alan$%ya, #ustru kualitas hidu" kita makin menurun, bersabarlah! Barangkali Allah memang benar sedang mengu#i kita! Atau kemungkinan lain1 Yakni bah)a Allah hendak membersihkan kitaK 8Walayumahhishowloohul lad%iina aamanuu... agar #llah membersihkan orang orang yang beriman...8 4Qs. #ali -mraan2 :Q:5. Wallahu a-lam! Ea tahu! Hanya Allah Yang Tahu!

Kehidupan Akhirat !ang *ebih Kekal "arus *ebih Kita Pikirkan Ketimbang Kehidupan $unia
Waba-du, beta"a"un hidu" di dunia ini tidak b&leh kita sulit, dan b&leh kita meminta agar Allah men*abut kesulitan dunia kita, namun, agaknya kita harus "aham, kehidu"an akhirat yang lebih kekal itu yang harus kita lebih "ikirkan! Insya Allah ini lebih menentramkan! Hingga akhirnya kita bisa mengatakan dengan "enuh keta)adhuan ke"ada AllahK 8$a #llah, andai kesulitan ini justru akan meringankan dosa kami, maka kami ridha ya #llah. Daripada masih ada yang &ngkau tunda dari hukuman kami. $a #llah, andai segala kesusahan yang kami hadapi ini menjadi penebus segala kesusahan kami di hari kiamat, maka biarlah kesusahan ini kami terima. Berikanlah ampunan dan maaf Mu untuk kami sebab kami sabar menerima segala ketetapan Mu7! Subhaanallah, indah betul #ika kita bisa menyuarakan kalimat ini! A"alagi ada sebuah Hadits 4udsi yang bisa mem"erkuat hati kitaK

agaimana -asib intang #elanjutnya8 ukan angkit dari %itik J( %api angkit $ari %itik (.
8amaah sekalian, yang mudah$mudahan Allah #aga su"aya tidak ter#adi de$ m&ti,asi dalam kehidu"an ini! Se#atinya, kita bisa memulai dari mana kita mau memulai! Tidak "erduli di "&sisi a"a"un, "erubahan itu bisa dimulai! Kebangkitan itu bisa dimulai! Dan ketika kita mau mengubah hidu" ini, dan memulai untuk bangkit kembali, lakukan bersama Allah dan (asul$%ya! Di kisah "ertengahan tadi, kita ru"anya mengangga" titik balik Bintang adalah di angka H<! Begini, sudah diibaratkan di atas, bah)a ibarat lam"u digital, kehidu"an Bintang terus meredu"! Dari ;<<, hingga ke titik H<! Di titik H< inilah Bintang sadar, dan kembali ke"ada Allah! Di titik H< ini "ula Bintang memulai segala riyadhahnya untuk menembus langit! Segala u"aya ia lakukan untuk bisa memulihkan stamina dan kehidu"annya! Ta"i a"a daya, redu"nya *ahaya itu hanya sebentar ia rasakan, hingga kemudian ia tidak bisa menahan untuk terus dan terus meredu"!!! H<, B<, ;<, N, D, F, J, C!!! hingga kemudian men*a"ai titik terendah yaitu <!

Ketika Bintang ber"&sisi <, ia merasa sudah tamat! Di*eritakan bah)a Allah memang Maha Men#aga dan Memberi enga#aran! Allah #aga imannya Bintang! Allah #aga hara"annya Bintang! Yakni dengan Allah memberi "enga#aran buatnya! Ka)an satu selnya ada yang mati! Dan ini yang membuat Bintang sadar bah)a dirinya sesungguhnya belum mati! Kalau belum mati, berarti belum tamat "engertian tamat yang sebenarnya! Bintang sadar! Titik baliknya bukan di H<: Ta"i di <: Maka "er#alanan "un ia lan#utkan! Subhaana)l&&h: Bintang memulai kembali riyadhahnya! Dan alhamdulillah, segala "u#i bagi Allah, Dia Yang Maha Mengangkat dan Meninggikan! Dia #uga Yang Maha Memuliakan dan Maha Menghinakan! Bintang merasa bah)a *ahayanya yang sudah di titik <, mulai meraya" naik! elan, ta"i "astiK <!;, <!B, <!H, <!G, <!C0! ;, B, H, G, C0 ;<, B<, H<0! Bintang kemudian keluar dari selnya! Ia bebas! Di dalam sel, ketika men#adi tahanan, ia beru"aya keras mendekatkan diri ke"ada Allah! Dan ketika sudah keluar, ia tidak mau kehilangan Allah lagi! Di dalam "enderitaannya, Bintang bela#ar, bah)a kedamaian dan ketenangan, lebih dari segala a"a di dunia ini! Dan kedamaian serta ketenangan itu bisa dida"at dengan men#aga dan menyuburkan iman, dan hidu" dalam kebersyukuran! Wa#ar dulu ia kehilangan kedamaian dan ketenangan! Sebab hilang iman dan syukurnya!

intang Keluar #ebagai Pemenang


Begitu keluar dari sel, ia keluar sebagai Bintang 7yang baru7! enuh semangat, "er*aya diri, dan ikhlas! Dan kemudian ia menda"ati dirinya sebagai "emenang: Bintang melangkah dulu ke &rang tuanya, minta restu! Ia kemudian melangkah ke istri dan anakanaknya! Meminta mereka ikut bersamanya! Bersama membangun kembali ek&n&mi keluarga! Bintang memulai kehidu"annya dengan men#adi "en#ual bensin e*eran! Ke*il$ke*ilan! Semua telah hilang, ta"i ia merasa berkah! Diganti sama Allah dengan karunia iman! Dan ia relati' lebih bahagia! Itulah *erita se&rang Bintang, kira$kira ;< tahun yang lalu! Kini Bintang gagah banget! &m bensin, atau S B2, ia "unya! Ditambah bebera"a )aralaba minimarket yang dikel&la istrinya! r&yek$"r&yek lain yang si'atnya dadakan "un kera" ia terima, yang menambah "undi "erbendaaraan ri.ki dari Allah! Allah memang Maha Besar! 8alan ri.ki memang Allah yang "unya! Bukan manusia! Masa de"an "un Allah yang "unya! Buan manusia!

Segala "u#i buat Allah! %itik ( baginya, bukan titik habis. %api ternyata justru momentum buat bangkit lagi. +nnawlooha #a"anaa #esungguhnya Allah #elalu ersama Kita. 8amaah sekalian! Di u#ung Kuliah engantar kita, saya ingin berseru ke"ada diri saya, dan ke"ada Anda semua yang saya *intai karena AllahK Sisakan semangat, bah)a hidu" masih bisa ditata! Sisakan semangat bah)a hidu" belum berakhir! Dan sisakan semangat, bah)a Allah masih bersama kita, dan teta" akan bersama kita! +nnallaah ma"anaa, sesungguhnya #llah bersama kita. Ini yang harus selalu disuarakan di hati kita! Sam"ai #um"a di semua m&dul Kuliah Wisatahati! Sem&ga Allah membukakan segala "intu "ert&l&ngan$%ya buat kita semua! Dan ke"ada Allah #uga segala hikmah dan ilmu, serta iman dan keyakinan, kita mintakan! M&h&n maa' atas segala kesalahan! Tiada ilmu ke*uali adalah a"a yang Allah a#arkan ke"ada kita semua! Kebenaran adalah datangnya dari Allah! Kesalahan adalah asalnya dari diri yang "enuh khila' ini! Walhamdulillaahi robbil "aalamiin. Wassalaamu"alaikum warohmatuwloohi wabarokaatuh.
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid *adirka Allah Dalam Kehidu+a
KDW012% Seri 27 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

"adirkan Allah $alam Kehidupan


.idak sedikit manusia yang dis orientasi dalam hidupnya. 'osong, kering, gersang. .anpa makna. 'arena hidup tanpa #llah.

Tulisan ke de"an akan meny&r&ti bagaimana hidu" dengan ber"&lakan tauhid! Termasuk "erkara tauhid adalah menyandarkan semua urusan ke"ada Allah saha#a! Banyak &rang berikhtiar, berikhtiar sa#a! Dia tidak melibatkan Allah! Se#alan$#alannya! Betul memang dunia ini sudah dibuat$%ya ber#alan dengan sunnatullaah$%ya! Sesia"a yang beker#a, maka dia ga#ian! Sesia"a yang bela#ar, maka ia menda"atkan ilmunya! Sesia"a yang berusaha, berniaga, maka ia menda"atkan keuntungan! Sesia"a yang ber&bat, maka ia temukan kesembuhan! Kira$kira begitulah ragam sunnatullah$%ya! Meski"un ada sebaliknya yang #uga meru"akan sunnatullaah$%ya #uga! Maka, sesia"a yang melibatkan Allah, maka di dalam ikhtiarnya, ada Allah! Dan Allah, berarti ibadah dan keberkahan! Ikhtiarnya men#adi ibadah dan mengandung keberkahan! Sungguh"un ia tiada hasil! Kelak akan ada #uga "ertanyaan, kedudukan ikhtiar di mana1 Kedudukan ikhtiar adalah men#adi ibadah, manakala kita kemudian sudah se*ara hati dan "&la hidu" bertauhid! Ta"i kemudian ikhtiar men#adi salah a"abila se*ara hati dan "&la hidu" tidak bertauhid! Dan kelak #uga kita akan bela#ar banyak kesia$siaan akhirnya ter#adi sabab salah langkah menu#u manusia, bukan menu#u Allah! C&nt&h, sese&rang yang ke"engen ker#a! Ia lalu melayangkan surat lamaran "eker#aan tan"a mengu*a" basmalah, tan"a shalat dan d&a terlebih dahulu, tan"a bersedekah di a)al, bisa #adi, sesuai sunnatullah$%ya, ia menda"atkan "eker#aan itu! Misalkan sebab ia memang lulusan terbaik, banyak skilnya, bagus, multi$talent, dan "unya "er'&rma yang mengagumkan! %amun, sebatas menda"atkan "eker#aan itu! Tidak menda"atkan Allah! Dan ini berarti tidak men#adi ibadah dan tidak men#adi keberkahan baginya! Sese&rang yang sakit! Ia *ari kesembuhan dengan ber&bat! 5alu ia bener$bener sembuh! adahal ia tidak berd&a, keluarganya tidak shalat dan berd&a, tiada "enga#ian$ "enga#ian yang digelar, tiada ibadah dah "&k&knya, )es ber&bat ya ber&bat! Bahkan tan"a basmalah! Ini memang #uga sunnatullah$%ya! Dan yang demikian ini berlaku #uga buat mereka yang bahkan tidak ber$Tuhan sekali"un! Barangkali ia ketemu d&kter yang te"at, ketemu &bat yang berkesesuaian! Ta"i sakitnya ini ga men#adi rahmat buatnya! Dengan sakitnya ia tiada ada menambah kedekatan diri dengan Allah! Se&rang yang berhutang, ta"i ia "enuh semangat! Ia tidak mau kehilangan m&ti,asi hidu" hanya lantaran hutang! Ia bangun s"irit hidu"nya! Ia bangun m&ti,asi dirinya! Kemudian ia 'ull$kan ikhtiar, subhaanallaah, se*ara dunia, ia bisa men#adi the )inner, "emenang! Hutangnya bisa sa#a ia tundukkan! Sayangnya, ia tidak memulai segala ikhtiarnya dengan bismillah! Ibadah tiada ia tegakkan! Allah ia tidak "er*ayai, bahkan barangkali ia malah menyalahkan gara$gara Allah nih ia berhutang! Bisa sa#a hal ini ter#adi! %ah, terhada" yang begini, ikhtiarnya dan "ermasalahannya, tidak memba)a nilai ibadah dan keberkahan! Biasa sa#a! Tentu sa#a, tidak ada #aminan #uga bah)a Anda$Anda yang ber$Tuhan Allah, lalu begitu sa#a menda"atkan kemudahan! Ya sama sa#a! Ikhtiar, "r&ses, ya "erlu dilakukan

dan dilalui! %amun buat mereka$mereka yang melibatkan Allah, maka sebelum lagi semua "eker#aannya itu menghasilkan, ia sudah menang duluan! Dari kali langkah yang "ertama, semua sudah men#adi ibadah! Dan seluruh taha"annya mengandung keberkahan! Masya Allah! Beda nya di mana1 Barangkali di nilai! Dan tentu sa#a, tidak ada #uga yang sudah melibatkan Allah dan menyem"urnakan ikhtiar, lalu hasilnya malah sama dengan yang tidak melibatkan Allah, dan yang tidak menyem"urnakan ikhtiar! Hasilnya "asti beda! Bahkan saya mau *erita di edisi ini, dengan sedekit mengubah "&la ikhtiar kita, yakni dengan melibatkan Allah, maka hasilnya akan masya Allah! Beda sekali! Baik dalam ke*e"atannya, dalam hasilnya, dan dalam "r&sesnya! Semuanya akan diberikan Allah kenikmatan! Tentu sebagai se&rang hamba Allah, kita tidak ke"engen a"a$a"a yang kita lakukan tidak memiliki nilai di mata Allah! Sebab kita akan kembali ke"ada Allah! Kita ke"engen semua a"a yang kita lakukan men#adi ibadah dari kita ke"ada$%ya yang "enuh dengan keberkahan! Istilahnya, kalau kita *uma ker#a sebagai "ega)ai biasa, ya "asti kita ga#ian! Cuma kita ke"engen beda! Kita ba*a bismillah di setia" kita mau mulai berakti'itas! Bahkan kita mendahului seluruh gerakan ibadah dengan menga)ali shalat taha##ud dan dhuha! Kita "un mengakhiri seluruh akti'itas kita dengan mengu*a" hamdalah, dan bahkan menutu" malam men#elang tidur dengan memba*a aya$ayat al 4ur-an, .ikir sebelum tidur dan shalat dua rakaat! Kita "un ke"engen berbeda dengan karya)an biasa! Di mana kita mengangga" ma#ikan kita bukanlah manusia! Ta"i Allah! Sehingga ketika a.an baru sa#a akan datang ?belum datang@, kita sudah bergegas bersia"$sia"! Ketika akhirnya a.an datang, kita sudah menghentikan segala akti'itas keduniaan kita dan sudah siaga di atas sa#adah dalam keadaan ber)udhu! Kita "un kemudian beda di hasil! Ketika karya)an yang lain begitu ga#ian dia lu"a diri dan '&ya$'&ya, atau sekedar membeli ha#at ke"erluan hidu" dan rumah tangga, kita beda! Kita #alan dulu memberi kanan dan kiri kita sebelum akhirnya kita sam"ai ke rumah! Kita sisihkan sebahagian ri.ki kita sebelum lagi uang itu habis! Yang lain, nunggu uang itu habis! Kita, men*&ba mendahulukan hak Allah! Masya Allah! Bila kita bisa se"erti ini, maka inilah sebahagian yang disebut berhidu" berkah! unya tauhid! unya Allah! Beda hidu" antara yang memiliki Allah dan yang tidak! Ada &rientasi! Dan setinggi$tingginya &rientasi adalah ke Allah, menu#u Allah! Dan hasilnya "un #elas akan beda! 3nak dimakan, begitu kata &rang tua mah! Dimakan, #adi daging! Dibelikan sesuatu itu uang, mesti #adi sesuatu yang berman'aat dan bisa dinikmati! Beda sekali bila kita melu"akan Allah! Katakanlah, kita bertaruh ;J #am sehari untuk dunianya Allah, ta"i tiada menyisihkan untuk$%ya sedikit )aktu dan "erhatian kita

untuk$%ya! A"a yang ter#adi1 Bisa #adi Allah malah membuat kita melu"akan diri kita sendiri! Kita tiada sem"at menikmati, sebab Allah bikin kita bener$bener lu"a sama diri kita! Badan diba)a lemburnya enak, diba)a ker#a kerasnya enak, diba)a gigihnya enak! Disangka kita yang sedang berada di "un*ak$"un*ak ke#ayaan, ga tahunya Allah hilangkan rasa ke"enatan untuk menambah kitya bener$bener kaya dan #aya! %amun kemudian ketika kita mau menikmati, badan kita sudah "ada sakit semua! Sadar$sadar keluarga "un sudah tidak berada di sisi kita! Istri kita diambil laki$laki lain yang lebih "erhatian! Anak$anak kita "un berayah baru yang lebih sayang! 3dannya, kita angga" itu semua 'ine$'ine a#a! Ea masalah! Malah kita umumkan ke"ada dunia bah)a keluarga kita ga mengerti kita: Ada satu masa saya da"at kisah see&rang yang berumah lebih dari C, namun ia se)a di salah satu a"artemen di ka)asan Casablan*a! Dan C rumah me)ahnya itu "un tiada ia se)akan karena ga mau rusak! Ia #aga "r&"ertinya se"erti telur emas! Buat saya, ini mah malah keanehan! Saya tidak mau se"erti itu! Ada yang bilang, &$&$&, itu syirik, tanda tidak mam"u! He he he, barangkali ada benernya! Cuma, ya buat a"alah! Buat a"a "unya C rumah me)ah, ta"i kitanya malah ng&ntrak: Ya buat a"a1 Kalau"un skenari&nya se"erti itu, maksudnya, bila saya "unya kesem"atan merengkuh dunia, ya insya Allah akan kita in#ek terus itu dunia! Sehingga kemudian saya bisa membeli rumah kedua, rumah ketiga, rumah ke$em"at, rumah kelima! Kemudian bila kenyataannya saya menye)a rumah &rang lain untuk saya tem"ati, itu lebih dikarenakan saya se)akan itu rumah! Hasilnya, saya se)akan untuk Allah! 2ntuk mas#id, untuk "esantren, untuk "erguliran ek&n&mi kerakyatan, dan lain$lain hal yang man'aat! Saya katakan ke"ada ka)an$ka)an yang berkesem"atan merengkuh dunia! (engkuhlah dunia! eganglah ia! Burulah ia! Ta"i #angan biarkan ia memegang kendali atas kita: 8angan sekali$kali! Kalau ada yang bisa memegang lebih dari se"uluh "r&yek, kena"a engga1 Itu kan kesem"atan dari Allah! Ta"i kalau kemudian di "r&yek "ertama sa#a shalat )a#ib kita udah ked&d&ran, shalat sunnah kita banyak le)atnya, "uasa$"uasa sunnah semakin berat, shalat 8um-at sa#a sering telatnya, sama al 4ur-an #auh, sama anak istri #auh, ya mending st&" di "r&yek "ertama itu! Sebelum akhirnya kita ga bisa menikmati a"a$a"a: Ada satu *erita! Ada satu &rang kaya yang kaya raya, namun ia merasa gelisah! Semula ia tidak tahu a"a yang salah dalam hidu"nya! Ia "unya segala$galanya! Ta"i kemudian ia tersadarkan satu hal! Dalam satu kesem"atan, ia memaksa ka)annya untuk menemaninya! Begitu ka)annya ini datang, ka)annya ini ia lihat berd&a sebelum tidur! Ia basuh mukanya, ia basuh )a#ahnya! Ber)udhu! agi$"agi yang belum )ayahnya &rang bangun, ia bangun! Ia shalat malam: Weh, "emandangan yang buatnya aneh! A"alagi malam itu malam libur! Dan banyak lagi keanehan$keanehan lain menurut si &rang kaya ini! Hingga setelah B hari, ka)annya ini "ulang! Si kaya ini

berterima kasih ke"ada ka)annya ini yang sudah menemaninya, dalam ta)a dan akti'itas! Dan si kaya ini meminta si ka)an ini menemaninya, satu hari sa#a lagi! Dengan snyumnya, ka)an yang satu ini berkata, 6Maa', saya harus "ulang! Saya hanya meminta i.in B hari untuk menemani Anda! Sekarang saya "ulang! Saya "unya keluarga yang menanti saya:7! 2*a"an sederhana ini ternyata makna nya dalam sekali bagi si kaya ini! Satu yang tidak ia "unya adalah keluarga: Bahkan ia tidak "unya Allah! Ia merasa sudah lengka" semua hidu"nya, maka nya ia bingung mau berd&a a"a1 Ya, ia tidak "unya Allah! Dan ia "un menangis! Saudara$saudaraku, hidu" itu indah l&h! C&balah #an#ian sama anakB dan istri ?atau suami@, untuk sama$sama bangun lebih a)al! 2ntuk sama$sama memba*a al 4ur-an, dan mengka#i barang satu dua hadits! Terus #an#ian berangkat shubuh! Bayangkanlah saudara memakaikan sendal anak$anak saudara yang masih ke*il! Ta"i bukan karena ke"engen #alan$#alan! Melainkan ke"engen menu#u mas#id: Subhaaallaah: Kita betulkan kerudung anakB kita, kita betulkan "e*i dan kaennya anakB kita! Masya Allah indah benar! as "ulang dari mas#id, mam"ir ke u#ung gang sebentar, beli kue$kue$an, untuk dimakan bersama keluarga! Di tangan kanan anak$anak kita memegang tas "lastik ke*il berisi al 4ur-an! Istri kita tangannya berselendangkan bukan emas "ermata melainkan mukena dan sa#adah! Aduhai indahnya! Di saat siang hari, kita sms "asangan kitaK 6Sedang a"a17 Allah menunggu kita l&h! Sebentar lagi a.an berkumandang! Ay&, kita shalat bareng! a"ah di sini, mamah di rumah ya7! Manteb, kan1 Kita sms anak$anak kita #ugaK 6Eimana, a"akah sudah ada di tengah$tengah #amaah .uhur1 Alhamdulillah ya a"ah bisa menyek&lahkan kamu di sek&lah islam! Sehingga kita bisa #amaah bareng di tem"at yang berbeda7! %ah, beda kan1 Hidu" ini kayaknya indaaaaah banget! Yang begini ini kan ga mesti #adi keluarganya ustad. atau kyai! Semuanya bisa melakukan ini! Kamis, malam 8um-at, sudah "ada ngum"ul di rumah! Sia"$sia" shalat! Semua #alan ke mas#id! Habis maghrib, #an#ian di salah satu "&#&kan, untuk sama$sama berkum"ul antara si ayah dan si ibu, antara anak "erem"uan dan anak lelakinya, untuk sama$sama ba*a Yaasiin! Si ayah udah "amit sama kant&r, khusus kamis, mau "ulang s&rean! Kena"a1 Su"aya bisa ber#amaah maghrib: Masya Allah: Ketika ditanya, k&A bela$ belain gitu1 Ya terang kudu dibelain, sebab kita udah ngasih sama Allah senen sam"e kamis siang ini! Wa#ar kiranya khusus Kamis, "engennya *uma am"e s&re a#a! Su"aya #am ;F udah di rumah! 6Kamis malam ini kan takbiran:7! Di#amin, la)an bi*ara kita bakalan beng&ng, he he he! Wes, "&k&knya #adikan hidu" ini beda dah! 8adikan ia lebih bermakna, lebih berisi!

Khususnya diisi dengan ibadah, dengan iman, dengan tauhid! Sebuah keluarga, manakala udah #arang berkum"ul, ketika dirasa rutinitas udah merenggut kekeluargaan, berusaha mengisinya dengan #alan$#alan, makan$makan bareng, nah, *&ba dah sekali$kali di#adikan "er#alanan kebersamaan untuk mengisi ruhiyah masing$masing angg&ta keluarga! Di tengah malam, sang ayah memim"in shalat malam di "ekarangan belakang rumah, berata"kan langit! Di belakang, anak$anak dan istri men#adi makmumnya! Masya Allah, masya Allah! Di akhir bulan, sang ayah udah #an#ian akan #uga "ulang lebih *e"at, agar bisa maen ke rumah$rumah yatim di sekitar rumah, dan kemudian meneng&k nenek! Sekali lagi masya Allah, masya Allah: 2dah ya! %tar terusin kuliah bes&k! Tentang ikhtiar yang melibatkan Allah! Mudah$ mudahan tulisan ini memba)a banyak ins"irasi buat Saudara dalam memaknai dan mengubah "&la hidu"! Tulisan saat ini tadinya mau langsung ngebut dengan men#elaskan bagaimana sebuah ikhtiar disebut ber"&lakan tauhid! Yah, barangkali Allah lah yang menginginkan tulisan ini mun*ul! Suka begini emang! Diniatkan nulis a"a, nga#ar a"a, eh, yang ditulis dan dia#ar beda! Mudah$mudahan #uga ga ada yang keberatan! Saudara udah banyak ngalahnya ya1 He he he! Ini #uga liburnya kebanyakan! Maa'in saya ya! Ta"i udah ba*a buku 6The Mira*le7 dan 6Men*ari Tuhan Yang Hilang7 belum1 Itu kan 6tugas7 di kuliah kemaren yang karenanya saya #eda kuliah&nline ini barang sebentar! Dari bebera"a imel dan sms, saya menyatakan alhamdulillah dan terima kasih! Ada banyak yang kemudian memba*a buku$buku itu! Ok, sam"e ketemu bes&k! <"alaa takuunuu kal lad%iina nasullaaha fa ansahum anfusahum. J laa ika humul faasiquun, dan janganlah kamu menjadi orang orang yang melupakan #llah. Maka #llah menjadikan mereka melupakan diri mereka sendiri. Mereka itulah orang orang yang fasik8. 4Qs. #l Aasyr2 :F5.
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 9ari Allah Dulu :';
KDW012) Seri 28 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

;ari Allah $ulu B+C

Banyak kesia siaan dari ikhtiar kita, sebab kita tidak melibatkan #llah.

Saya akan *&ba s&d&rkan bebera"a kisah &rang$&rang yang melibatkan Allah, untuk menggambarkan bagaimana sih suasana hati dan "&la hidu" melibatkan Allah itu! Sebelumnya, kita *&ba "ela#ari bebera"a ayat berikut ini! Silahkan saudara$saudara "eserta KuliahOnline ambil )udhu dan ambil al 4ur-an ter#emah! Buat "erem"uan$"erem"uan yang sedang haidh, niatkan bela#ar, agar tidak menga"a menyentuh dan membuka al 4ur-an! Insya Allah ?buat yang sedang haidh, atau ada yang tidak se"aham, ya ga usah buka al 4ur-an kal& ragu, web admin@K <-yaaka nabudu wa iyaaka nastaiin. -hdinash shirootol mustaqiem. (hirootol lad%iina anamta /alaihim ghoiril maghdhuubi /alaihim waladh dhoolliin, kepada &ngkau sahaja kami menyembah dan kepada &ngkau sahaja kami meminta pertolongan. .unjukkanlah kepada kami jalan yang lurus. 6alan orang orang yang &ngkau beri nimat bukan jalan orang orang yang murkai dan bukan pula jalan yang sesat8. 4Qs. #l ,aatihah2 P O5. <Qul huwallaahu ahad. #llaahush shamad. !am yalid wa lam yuulad. "a lam yakul lahuu kufuwan ahad, katakanlah Dia lah #llah yang satu. #llah tempat bergantung. .idak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada sekutu bagi 0ya8. 4Qs. #l -khlaash2 : Q5. <Qul lillaahis syafaaatu jamiian. !ahuu mulkussamaawaati wal ardh wailaihi turjauun, katakanlah hanya kepunyaan #llah saja pertolongan itu. Bagi 0ya 'ekuasaan di langit dan di bumi, dan kepada 0ya kalian semua dikembalikan8. 4Qs. #% *umar2 QQ5. <"a iy yamsaskallaahu falaa kaasyifa lahuu illaa huu. "a iy yamsaska bikhoirin fahuwa /alaa kulli syai in qadiirB Dan jika #llah menimpakan kemudharatan kepadamu, maka tidak akan ada yang dapat menghilangkannya kecuali #llah sendiri. Dan jika #llah sudah berkenan mendatangkan kebaikan buatmu, meski itu seperti tidak mungkin, maka ketahuilah #llah itu begitu 'uasa atas segala sesuatu8. 4Qs. #l #naam2 :O5. <Maa yaftahillaahu linnaasi mir rahmatin falaa mumsika lahaa. "amaa yumsik falaa mursila lahuu mim badih. "ahuwal /a%ii%ul hakiimB #pa apa yang #llah bukakan dari satu rahmat untuk manusia, maka tidak akan ada yang bisa menghalanginya. Dan sebaliknya, jika #llah sudah menahannya, tidak akan ada yang bisa juga melepasnya. Dan Dia lah #llah $ang Maha 7erkasa lagi Maha Bijaksana8. 4Qs. ,aathir2 ;5. <$aa ayyuhan naasud%kuruu nimatallahi /alaikum. Aal min khaaliqin ghairullahi yar%uqukum minassamaa i wal ardh. !aa ilaaha illaa huu. ,a annaa tufakuunB

"ahai manusia, ingatlah nimat #llah kepadamu. #pakah ada selain #llah yang memberikanmu ri%ki dari langit dan bumiC .idak ada, kecuali #llah. Maka mengapakah kamu bisa berpalingC8. 4Qs. ,aathir2 95. <#llaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum. !aa takhud%uhuu sinatuw walaa nauum. !ahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh. Man d%al lad%ii yasyfau /indahuu illaa biid%nih. $alamu maa baina aydiihim wa maa khalfahum. "alaa yuhiithuuna bisyai in min /ilmihii illaa bi maa syaa a. wasia kursiyyuhus samaawaati wal ardh. "alaa ya uuduhuu hifd%huhumaa wahuwal /aliyyul ad%hiim... #llah, tidak ada .uhan selain #llah $ang Aidup 'ekal lagi terus menerus mengurus makhluk 0ya, tidak mengantuk dan tidak tidur. 'epunyaan 0ya apa apa yang di langit dan di bumi. .iada yang dapat memberi syafaat kecuali dengan i%in 0ya. #llah mengetahui apa apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa apa kecuali yang #llah kehendaki. 'ekuasaan #llah meliputi langit dan bumi. Dan #llah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan #llah Maha .inggi lagi Maha #gung8. RQs. #l Baqarah2 ;PP5. <# attakhid%uu min duunihii aa lihatan. -y yuridnir rahmaanu bidhurrin laa tughni /annii syafaaatuhum syai an walaa yunqid%uunB #pakah kalian akan mengambil tuhan selain #llahC 6ika $ang Maha 7engasih sudah menghendaki kemudharatan kepadaku niscaya pertolongan siapapun tidak akan memberi manfaat dan tidak pula bisa menyelamatkanku8. 4Qs. $aasiin2 ;95. Berikut ada satu hadits yang me)akili #uga "ela#aran tauhidK < /an -bni /#bbaas radhiyallaahu /anhu kuntu khalfa )asuulillaahi shallallaahu /alaihi wasallam wa qaala yaa ghulaam, innii uallimuka bikalimaatin2 ihfad%illaaha yahfad%ka, fa id%aa sa alta fas alillaah, fa id%as taanta fastain billaahB dari -bnu #bbas r.a. dia berkata, aku pernah duduk di belakangnya ontanya )asulullah dan beliau bersabda, yaa ghulaamB wahai anakku, maukah engkau aku ajarkan beberapa kalimatC 6agalah #llah maka #llah akan menjagamu. 6ika kamu hendak meminta, mintalah kepada #llah. 6ika kamu hendak memohon pertolongan, mintalah pertolongan dari #llah8. Dan kalau Allah sudah berkehendak men&l&ng, Kun Qayakuun si'atnyaK <-nnamaa qaulunaa lisyai in id%aa aradnaahu an naquula lahuu kun fayakuunB (esungguhnya perkataan 'ami jika kami menghendakinya cukup bagi 'ami dengan mengatakan 'un ,ayakuun, jadi, maka jadilah?8. 4Qs. #n 0ahl2 QD5. Ada F tem"at lagi di dalam al 4ur-an yang mengandung 6Kun Qayakuun7, selain ayat ke$G< surah an %ahl di atas! Yaitu diK al BaAarahK ;;F, Aali 9ImraanK GF, Aali 9ImraanK CN, al An-aamK FH, MaryamK HC, YaasiinK DB ?ini yang termasyhur@ dan di al MukminK JD! C&ba saudara ambil al 4ur-an ter#emah, dan buka itu al 4ur-an ter#emah! 8ela#ahi satu demi satu ayat yang saya sertakan di lembara KuliahOnline hari ini! elan$"elan! Sam"e meresa" di hati! Insya Allah kita lan#utkan bes&k kuliahnya! Waba-du, saya bisa menga#ar saudara$saudara semua bisa mener#emahkan al 4ur-an hanya sekali ketemu! Ya, hanya sekali ketemu, langsung bisa mener#emahkan al 4ur-an! Ea "erlu

lan*ar ba*a tulis arab! Eimana *aranya1 Eam"ang, saya suruh sa#a saudara men*ari al 4ur-an ter#emah! %ah, langsung bisa dah tuh mener#emahkan al 4ur-an, he he he! Ya iyalah sebab kan udah ada ter#emahannya! Maa', ini hal se"ele! Ta"i sayangnya, bener$bener tidak semua muslim memiliki al 4ur-an ter#emahan! Silahkan *&ba #ela#ahi Belan#aOnline di )eb kesayangan saudara iniK )))!)isatahati!*&m! Insya Allah saudara bisa memesan al 4ur-an ter#emahan melalui )eb ini! Silahkan ya! 8angan sam"e kitakita ini ga "unya al 4ur-an ter#emah di rumah kita, dan di kant&r kita! Bilamana "erlu, kita hadiahkan al 4ur-an untuk kanan kiri kita! Alhamdulillah!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 9ari Allah Dulu :'';
KDW0127 Seri 29 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

;ari Allah $ulu B++C


'alau kita mengetuk pintu #llah, maka 7intu 0ya #llah itu yang ga pernah tertutup. (elalu terbuka.

Sebut sa#a ibu Yusu', "unya masalah keuangan! Ia belum bela#ar tauhid, bah)a ikhtiar itu memang satu keharusan, namun memulainya bersama Allah itu #uga satu keharusan! (i.ki di tangan Allah! erkenan$%ya adalah Kehendak$%ya! I.in$%ya #uga di tangan$%ya! Segala ikhtiar bisa berhasil bila Dia mengi.inkan ikhtiar itu berhasil! Dan sebaliknya! Di barisan ayat$ ayat kemaren dah sama kita "ela#ari! Di sini nanti sebagaimana yang kita bilang kemaren$ kemaren, mau dia#arkanK Carilah Allah dulu! Biarlah Dia yang membuka segala$galanya buat kita! Biarlah nanti Dia yang membimbing langkah kita! Biarlah Dia yang mengatur segalanya untuk kita! Yang demikian bila kita menyandarkan semua urusan ke"ada$%ya! 8adi, disebut "asrah itu ternyata #uga di de"an! Bukan di belakang! 5aa ha)la itu se#ak dari de"an! Bukan ketika ment&k baru menyebut laa ha)la! Sama se"erti kebanyakan kita, ibu Yusu' ini lalu mengetuk "intu manusia! Ia ambil kertas, dan ia tulis sia"a sa#a 6kandidat7 yang bisa ia mintakan "ert&l&ngan! Sebut sa#a #uga ada tiga kandidatK ibu 8ameel, ibu Hendy, ibu Budi! Semua ini di"ikirnya Ibu Yusu' bisa memberinya

"ert&l&ngan! Ta"i yang ter#adi adalah sebaliknyaK kehinaan, kemaluan, kesia$siaan, atau kalau"un tidak, ia akan #adi0 kelamaan: He he he! Maa' ya! 3mang begini k&A! Kita lihat sa#a ilustrasi berikut ini+ 6Hall&0 Assalamu-alaikum0 Ada Ibu #ameel nya17, tanya Ibu yusu' dari u#ung seberang tel"&n! Dalam 6da'tar kandidat7 nama Ibu 8ameel ini "aling atas! 6Dari sia"a1 Ya, saya sendiri07, #a)ab ibu 8ameel renyah! (amah! 6Dari Ibu Yusu', Bu07! 6Ibu Yusu' mana ya17, suaranya Ibu 8ameel mulai berubah agak$agak ga ramah! Barangkali bertanya sambil berkernyit! 63h, maa'! Saya Ibu Yusu' teman "enga#ian ibu! Di Keta"ang7! 6O&&&hhh0 Ibu Yusu' itu! Kena"a111::: Mau "in#am uang lagi111:::7 5emaslah Ibu Yusu' ini! Memang benar ia mau min#am uang lagi! Dan memang benar ia "unya hutang! Tadinya ia mau ng&m&ng kal& masih b&leh nambah, "lease dah tambahin! Ternyata ke#adiannya malah ga ngenakin! Saudara$saudaraku, ya begitu dah! %amanya #uga manusia! %&l&ngin sekali, bisa! %&l&ng dua tiga kali, belum tentu! A"alagi kalau track record kita ga begitu bagus! Kesem"atan kedua belum tentu ada! Hanya Allah yang ga "eduli dengan status hamba$%ya! Mau dia itu sering menge*e)akan Allah atau tidak, Allah selalu menerima! Dan hebatnya, selalu berkenan men&l&ng! Cuma memang Allah lah yang lebih "aham tentang ka"an "ert&l&ngan$%ya Dia turunkan dan ka"an d&a se&rang hamba dikabulkan! Dan sebenernya, buat se&rang muslim, ia "asti tahu dengan ilmunya, bah)a "ert&l&ngan Allah itu 6sudah7 diturunkan! Kalau tidak, tentu kita tidak selamat dengan d&sa$d&sa kita dan kesalahankesalahan kita! 8ustru karena "ert&l&ngan Allah lah kita ini masih diberi$%ya kesem"atan hidu"! Masih diberi$%ya )aktu untuk mem"erbaiki kesalahan kita dan menge#ar keburukan! Dan se&rang muslim "un tahu bah)a ketika d&a di"an#atkan, sesungguhnya saat itu sa#a sudah dikabulkan! Hanya dalam bentuknya yang lain! Kata (asulullah, tidak ada satu d&a "un yang di"an#atkan hamba Allah ke*uali itu men#adi kebaikan buat dirinya sendiri! Bilamana Allah belum mengabulkan, maka Allah akan t&lak bala dengan d&a itu, di tem"at yang ia tidak mintakan keselamatan! Dan atau Allah akan beri kebaikan di tem"at yang tiada ia minta sebagai kebaikan baginya! Atau, Allah #adikan d&a itu sebagai )asilah "enambah dera#atnya! Alhamdulillah, masya Allah, baik benar Allah ini! Teramat baik!

///

Ibu Yusu', yang sedang ada masalah keuangan, terus men*ari "ert&l&ngan manusia! Dia, sebagaimana kita$kita, mengangga" 6namanya #uga ikhtiar7! in#am$"in#am "un dilak&nin! A"alagi urusan suami dan anak! Begitu mungkin "ikir Ibu Yusu'! Ta"i Ibu Yusu' melu"akan Allah! Mestinya ia menaruh Allah di urutan "aling "ertama yang harus ia datangi! Baik, kita teruskan ilustrasi kisahnya! Setelah gagal dengan Ibu 8ameel di "ertama kali ini, ru"anya ia "antang mundur, "antang menyerah! Dia ma#u terus ke lis n&m&r dua! Yaitu Ibu Hendy! 6Hall&0 Assalamu-alaikum07 6)a-alaikumussalaam07 6Ibu hendy nya ada017 6Ini dari sia"a017 6Ini dari Ibu Yusu'07! Di seberang sana, yang menerima tel"&n ini bi*ara! er*aka"annya didengar sama Ibu Yusu'! 6Bu, ada tel"&&&nnn07 6Dari sia"a17 6Katanya, Bu Yusu'7! 6Ah, bilang sa#alah Ibu lagi istirahat! alingan min#em lagi:7 5emeslah Ibu Yusu' ini! Ia sadar ia emang suka banyak min#emnya sama &rang lain! Ta"i ga urung ia nyesek #uga 6dibeginikan7 &rang! A"alagi ia lagi bener$bener butuh bantuan &rang! Tan"a menunggu diberitahu, Ibu Yusu' langsung menutu" gagang tel"&nnya! %amun, ikhtiar teta" ikhtiar! Ia harus "&l ikhtiarnya! Ia mela#u ke lis berikutnya! 5is ketiga! %ah, nah, nah, terhada" kalimat di atas ini, semuanya tentu se"akat! %amun saya ter"aksa bilang, kalau sudah ada tanda$tanda kegagalan, mb&k ya berhenti! Ta'akkur sebentar! Berd&a! Menghela na'as dan kemudian men&leh dulu ke Allah! Tanya a"a yang salah! Insya Allah ketemu, yaitu bel&m ke Allah, masa sudah ikhtiar sa#a! Iya kan1 Ada run$d&)n yang salah! Ta"i a"a b&leh buat, kan belum ikut KuliahOnline, he he he! Tinggal satu lis lagi! Yaitu Ibu Budi! Ke"ada Ibu Budi ini ia menaruh hara"an! Mudah$ mudahan ketemu #alannya di sini! 6Assalamu-alaikum07 6Wa-alaikumussalam! Iya, dengan Bu Budi di sini! Di situ dengan sia"a17 6Dengan Bu Yusu'7! 6Oh, alhamdulillah! Bu Yusu' kebeneran l&h! Saya lagi nyari temen buat ng&br&l! Saya itu k&A

ya lagi sedih banget7! 6Sedih kena"a Bu Budi17 6Sedih! Suami saya butuh biaya ber&bat! Anak$anak saya butuh biaya sek&lah dan kuliah! Duh, "using!7 6O&&hhh07 6Bu Yusu', b&leh ga kal& saya "in#am uang1117 Wuah, Bu Yusu' tambah lemes! Orang terakhir yang ia tel"&n, malah bermasalah! Ia yang "engen min#em uang, malah kemudian #adi yang di#adikan target memin#am! using! 63h eh, sama Bu Budi! Saya "un tadinya mau min#am sama Bu Budi! Ya sudahlah, kita sama$ sama berd&a ya7! Suara di u#ung sana "un sama ke*e)anya!

///

Saudara$saudaraku, saya tidak sedang melebih$lebihkan sesuatu! Ta"i yang begini ini memang sering ter#adi! Banyak &rang yang kemudian ke*e)a sebab mendatangi &rang lain! Ternyata se"erti Bu Yusu' ini ke#adiannya! Hanya ada satu "intu yang selalu sia" diketuk, terbuka, dan malah mengundang kita masuk untuk meminta ke"ada emilik ini "intu! Yaitu "intunya Allah! intu manusia sering tertutu"! Ada yang bener$bener tertutu", ada yang ditutu"! Ada #uga yang senga#a "ura$"ura tertutu"! Manusia ada b&sannya dimintai "ert&l&ngan! Sedang Allah malah menyuruh kita meminta dan meminta! Semakin banyak "ermintaan kita, Allah semakin senang! Semakin ra#in kita meminta, semakin Allah ridha! Semakin kita bergantung hanya "ada$%ya, semakin hebat #uga ert&l&ngan Allah buat kita! Dan satu lagi, hanya Allah yang tidak "unya masalah! Kalau kita datang ke"ada$%ya, Dia tidak akan merasa terbebani! Beda dengan manusia! Semua manusia "asti "unya masalah! Salah$ salah kita datang, malah kita kena sem"r&t, sebab datang tidak te"at )aktunya! Misalkan dia sedang uringuringan atau a"a! Atau se"erti Bu Yusu' tadi! Dia tel"&n Bu Budi, eh malah Bu Budi yang mau min#em sama dia!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid 9ari Allah Dulu :''';
KDW0130 Seri 30 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak

Penugasan Referensi

Ada -

Tidak

;ari Allah $ulu B+++C


)i%ki yang tiada diduga. Begitulah kita mengenal satu jalan yang tiada diduga. Bukan didapat dari jalan yang kita tempuh. Melainkan jalan jalan yang disediakan #llah.

Masih ingat ya kuliah kemaren1 Bagaimana "ayahnya "er#alanan Bu Yusu' men*ari "ert&l&ngan manusia! Tiga &rang yang ditu#u, ment&k semua! Akan beda buat Bu Yusu' andai beliau sedari a)al ke Allah dulu! Cari Allah dulu! Insya Allah, akan ada bimbingan dari Allah untuk ikhtiarnya! Bisa #adi langkahnya salah, namun Allah bel&kkan #adi benar #alannya! Tidak se"erti ikhtiar sebagian dari kita selama ini! Kelihatannya di #alan yang benar dan menghasilkan! Ea tahunya nihil! Atau malah tidak #arang malah buntung! Baiklah, kita *&ba ilustrasikan bagaimana .ig .ag nya *ara Allah men&l&ng! Kita sering mendengar istilah 6Min haitsu laa yahtasib7! Ya, itulah yang dimaksud dengan 6keadaan$ keadaan yang tidak terduga7! Seakan$akan datang begitu sa#a, hadir begitu sa#a! Sesungguhnya, kalau Allah sudah berkata Kun, Qayakuun! Subhaanallaah! Alangkah ruginya &rang yang tidak mendatangi Allah! Dan sebenernya, tidak ada yang disebut tidak diduga$duga itu! Sebab sudah "asti terduga, yakni terduga bah)a datangnya "asti dari Allah! Hanya, dalam bentuk a"a dan bagaimana, itu yang tidak "asti! Itu "rer&gati' Allah banget! %amun, saya bisa meyakinkan saudara$saudara semua, bah)a hukumnya "ert&l&ngan Allah itu, "asti adanya! Inilah yang saya maksudkan dengan 6terduga-! Sia"a"un yang menem"uh #alan$#alan "engundang "ert&l&ngan Allah, termasuk meniti #alan$#alan yang membuka "intu ri.ki, maka #alan$#alan yang tak terduga itu diduga "asti hadirnya! Mari kita kembali ke Bu Yusu'! B&leh #uga "eserta KuliahOnline semuanya membuka kembali tulisan kemaren! Kali ini, kita ilustrasikan bah)a Bu Yusu' berlangkah langkahnya &rang yang benar! 5angkahnya &rang yang bertauhid yang memiliki iman, memiliki keyakinan terhada" Sang Kuasa! Kita bayangkan, Bu Yusu' ini tahu kemana ia harus datang untuk "ertama kalinya! Bahkan sebelum lagi ia berikhtiar! Yakni ke Allah 9a..a )a#alla! Ikhtiar manusiaya, teta"! Ia ambil kertas dan "ena! Ia men*&ba mengingat, sia"a di antara tiga nama yang dikenalnya yang bisa men&l&ngnya keluar dari kesulitan keuangan! Ia tuliskan tiga nama ini di atas kertasK Bu 8ameel, Bu Hendy, dan Bu Budi! %amun sebelum ia tel"&n satu satu ini &rang, sebelum ia buka kalam sama ini &rang, sebelum ia kemudian menyatakan diri sebagai &rang yang butuh bantuan ini &rang, ia menghada" dulu Allah! Bu Yusu' shalat dhuha! Dan ia sabarkan diri untuk tidak dulu menghubungi salah satu dari

ketiga nama yang ia tulis! Sebabnya satu! Ia merasa harus dulu menghubungi Allah! Dengan bahasa sederhananya, Bu Yusu' shalat dhuha! 2sai dhuha, ia bermuna#at dengan menggunakan d&anya shalat dhuha0 -nnadh dhuhaa dhuhaa uka, wal bahaa a bahaa uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal /ishmata /ishmatukaB(esungguhnya dhuha ini adalah dhuha Mu, dstB Sesungguhnya, ketika Bu Yusu' ini meman#atkan d&a ini, ia seakan$akan mengatakan ke"ada Allah, ya Allah, tiga nama yang kutulis ini adalah hamba$hamba$Mu! Mereka tidak akan da"at memberikan "ert&l&ngan kalau 3ngkau tidak berkehendak dan tidak memberi i.in! Ya Allah, kemana"un aku melangkah, kalau 3ngkau tidak membimbing, maka tidak akan aku ketemu #alan yang kumaksud! Ya Allah, aku akan menel"&n ketiga &rang ini! Sia"a gerangan yang 3ngkau tun#uk sebagai "er"an#angan tangan$Mu untuk men&l&ng aku1 Eitu! Itulah dhuha! Itulah kese#atian menghamba ke"ada Yang Maha Berkehendak! Kita tahu bah)a "usat segala "usat ya Allah! Kita datangi dulu DIA, su"aya kita menda"atkan banyak kemudahan! 5angkah "un tidak sia$sia! Dan dengan Bu Yusu' ini shalat dhuha dan menunda diri untuk tidak dulu meng&ntak sia"a"un ke*uali Allah dulu, maka sesungguhnya ia masuk ke dalam "&sisi yang disebut dengan ayat berikut iniK <$aa ayyuhal lad%iina aamanuus taiinuu bish shabri wash shalaah. -nnallaaha maash shaabiriin, "ahai orang orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada #llah dengan jalan shalat dan sabar. (esungguhnya #llah bersama orang orang yang sabar8. 4Qs. #l Baqarah2 :P95. 5ihat, Bu Yusu' menem"uh #alan shalat dhuha! Satu "intu "engundang "ert&l&ngan ia datangi! Yaitu "intu shalat! Dan kemudian ia menyem"urnakannya dengan memasuki "intu sabar! Ya, bukankah sebagaimana saya sebut di atas, yakni dengan tidak dulu buru$buru meng&ntak manusia adalah kesabaran kiranya1 Sem"urna! 5engka"! Maka kemudian Allah menyebut, Allah akan bersama &rang$&rang yang sabar! Ini bisa diberikan makna, bah)a sungguh Allah akan terlibat! Menyertai "er#alanan ikhtiar mereka yang shalat dan sabar! Dan kita lihatlah ilustrasi berikut iniK Setelah le"as shalat dan d&a, Bu Yusu' kemudian menghela na'as! Ia ambil an*ang$an*ang untuk menel"&n mereka satu satu! Tentu sa#a dimulai dari list yang "aling atasK Ibu 8ameel! Kalau sekiranya ibu 8ameel tidak sukses, baru melangkah ke list yang keduaK Ibu Hendy! Dan kalaulah Ibu Hendy tidak berhasil #uga, maka ke list yang ketiga, yakni Ibu Budi! 6Hall&, assalamu-alaikum0 Bisa bi*ara dengan Ibu 8ameel017

6Wa-alaikumussalaam0 Maa', ini dengan sia"a ya1 Salah sambung!7 6O&&&hhh0 Maa' ya! Saya Bu Yusu'! Maa' salah sambung7! 63h, eh, eh0 Ini Bu Yusu' mana ya1 (asanya saya kenal nih07, begitu kata suara yang salah sambung ini! 6Masa Ibu kenal saya17, tanya Bu Yusu'! 6(asanya sih0 Tinggal di mana17 6Keta"ang! Deket esantren Daarul 4ur-an07! 6Ah, bener0 Saya sudah duga ini "asti Bu Yusu' yang tinggalnya deket dengan Daarul 4ur-an! Bu Yusu', saya 2stad.ah Mansur! Masa, sama guru sendiri lu"a17 Wah, Bu Yusu' #adi merah mukanya! Kalau sa#a 2stad.ah Mansur tahu beta"a malunya ia tidak mengenali suara guru nga#inya sendiri, tentu ia betulan sudah malu sendiri! 6He he0 Maa' ya 2stad.ah0 Saya tidak mengenali suara 2stad.ah07 6Bu Yusu', ada a"a "agi$"agi k&A sudah se"erti &rang bingung1 %iat menel"&n sia"a tadi1 Bu 8ameel ya1 K&A #adi nyambungnya ke saya17 63, e, ga ada a"a$a"a k&A 2stad.ah07 2stad.ah Mansur ini menangka" ada suara yang sedang butuh "ert&l&ngan! 6Bu Yusu', bi*ara sa#a! Sia"a tahu saya bisa membantu! Yah, namanya sharing! Bukan kebetulan l&h Ibu salah sambung begini0 asti ini udah diatur Allah! Insya Allah7! 6Malu07 6Duuuuhhh, "ake malu segala! Ea a"a$a"a! Silahkan7! 6Saya butuh uang 2stad.ah! C #uta! 2ntuk anak saya! Ba"aknya lagi ga ada uang07! 6Oh, kalau gitu datang sa#a ke rumah saya07 Wah, di u#ung sana, Ibu Yusu' sudah berseri$seri tuh )a#ahnya! 62stad.ah ada uang segitu17 6Weh, sia"a yang bilang ada1 Saya kan hanya nyuruh ke rumah saya sa#a07, kata 2stad.ah Mansur mengg&da! 6Ah, 2stad.ah, saya kira ada07! 6Bu Yusu', saya kan ustad.ah l&h0 Ea ada uang, ta"i kan banyak murid! Eam"ang! %anti ustad.ah yang "in#am sama murid yang ada uangnya! Kal& da"at, uangnya buat Bu Yusu'! Asal di#aga ya! Yang amanah! 8aminannya saya! Insya Allah da"at dah7! Cerita selan#utnya ga usahlah saya teruskan! Ta"i lihat ilustrasi ini! Ilustrasi ini demikian hidu": Ia bagaikan nyata! Dan saya rasa, satu dua ka)an$ka)an eserta KuliahOnline ngalamin #uga hal$hal begini ini!

Bu Yusu' menulis tiga nama! Malahan kemudian Allah hadirkan &rang ke$em"at yang ga ditulis &leh Bu Yusu'! Tiga &rang yang ditulis, malah ga ada yang dik&ntak! Sebab selesai di urusan salah sambung tadi! Mira*le kan1 Allah mem"ermudah! Allah "er"endek durasi ikhtiarnya! Dan yang tidak kalah "entingnya, Allah muliakan Bu Yusu' dengan Allah tutu" kesusahannya hanya di satu &rang sa#a yang Allah tun#uk dan "er*aya bisa men#aga aib Bu Yusu'! Bukannya a"a, banyak #uga kita salah ng&m&ng, salah ngadu! Akhirnya #adi bumerang buat kita! What d& y&u think01 Tak tunggu k&mentarnya ya! Silahkan beri k&mentar! Habis ini, kita akan bi*ara$bi*ara s&al keyakinan, s&al tauhid, yang lebih seru lagi, he he he! Kayak 'ilm sa#a! Waba-du, saya minta maa' ya! Kalau di tulisan$tulisan terdahulu ada yang tersinggung, ada yang marah, ada yang menggarisba)ahi ka#ian$ka#ian yang saya tulis! A"a yang saya sa#ikan, natural sa#a si'atnya! Saya menga#ar ini se"erti saya menga#ar 65II37! 5angsung! Wa#ar sa#a kadang saya ke"eleset! Yang "enting bismillahnya bener ya1 Maka nya, saya m&h&n d&a ya! Mudah$mudahan semua "eserta memaklumi dan berkenan terus memberikan masukan! Salam untuk saudara semua! Wass!
Modul Kuliah Materi Modul Judul Materi Seri Materi File Paper File Audio File Video Penugasan Referensi

Kuliah Dasar Wisatahati / KDW-01 Kuliah Tauhid Tahu Kema a Mela gkah
KDW0131 Seri 31 dari 41 seri/esai Ada Ada Ada Ada Tidak Tidak Tidak Tidak

%ahu Kemana Melangkah


.idak semestinya buat orang yang beriman tidak tahu kemana dia melangkah.

%&,ember tahun B<<;, saya bahagia betul istri saya akan melahirkan! Ta"i kami tidak ada uang saat itu untuk biaya "ersalinan! Kira$kira tinggal se"ekan istri saya menulis di diarinya satu keluhan yang hanya ia sim"an untuk Allah! Kebetulan saya ba*a itu diari! Isinya kira$kira tentang kegelisahan se&rang istri yang suaminya belum #uga kun#ung memiliki biaya untuk "ersalinan!

Di usia kandungan D$N bulan, saya memba)a istri saya berikhtiar men*ari "ert&l&ngan manusia! Bukan dalam bentuk meminta uang, namun ikhtiar dalam bentuk usaha! A"a sa#a! Asal halal! %amun masya Allah, hasil ikhtiar harian, "enuh hanya untuk makan sa#a! Ikhtiar$ ikhtiar langit sementara, terus dilakukan! Satu yang saya ingat! Agak$agak "antang kami mengu*a" tidak ada uang! Kalimat ini terasa hanya "antas diu*a"kan "ada Allah sa#a! Kami sedang bela#ar saat itu, biar Allah sa#a yang memilihkan dan menggerakkan hamba$hamba$%ya untuk men&l&ng kami! engalaman hidu" saya di bebera"a )aktu terakhir menga#arkan bah)a kalau kami mendatangi manusia, itu hanya membuka aib kami sa#a bah)a kami sedang dalam keadaan tidak berdaya! Kami ingin sem"urna "engaduan, hanya ke"ada Allah, dan bersandar hanya "ada$%ya! 8ika mengingat k&ndisi tauhid saat$saat itu, nam"aknya manis sekali untuk senantiasa diistiAamahi! Allah Maha Mendengar #eritan hati! Kitanya sa#a yang tak "andai men#aga kesabaran untuk tidak mengeluh dan tidak berhenti beribadah dan berd&a mengetuk "intu langit! Banyak manusia yang tak sabar dengan k&ndisi 6in#ury time7! &sisi ke"e"et senantiasa diyakini sebagai "&sisi yang sedang ter#adi dalam hidu"nya! Kami bela#ar, bah)a dengan betul$betul menyandarkan "&sisi ke"ada Allah, maka bisa #adi, istilah ke"e"et itulah garis 'inishnya! Akhirnya, ter#adilah "ersalinan itu! Sem"urna! 5ahir bayi yang sem"urna! Bayi yang kelak di usia F tahun bermim"i bertemu dengan (asulullah ketika akan menyatakan diri ingin men#adi "engha'al al 4ur-an! Ya, Wirda bebera"a )aktu yang lalu melihat Isamil dan Ishak, santri A yang ditem"atkan di esantren Tah'id. > Daarul 4ur-an Internasi&nal! Ismail dan Ishak ini anak kembar yang masya Allah! Menamatkan "endidikan SD nya di Daarul Hu''aad. 5am"ung dengan mengant&ngi BH W BC #u.! Kemudian melan#utkan ke Daarul 4ur-an untuk "enyem"urnaan! Ha'alannya dan suaranya, mengagumkan! Dalam )aktu itu, Wirda yang F tahun yang lalu men#adi bayi yang kita bi*arakan ini, "un melihat Atira, "utri dari sahabat saya, Hadi urn&m&, Dirut Tirta, anak "erusahaan dari Krakatau Steel! Atira ini istime)a #uga! Masih kelas G SD di Daarul Hu''ad., namun suaranya seenak Imam Makkah, dan sudah mengant&ngi G #u., "lus #ag&an "uasa sunnah dan shalat taha##ud! 8uga Wirda melihat anak$ anak hebat lainnya di Daarul 4ur-an! (u"anya ini men#adi m&ti,asi! Satu malam ia menyatakan akan menyem"urnakan ha'alan Yaasiin dan al Ma-tsurat, "lus #u. ; W H<! Ketika ditanya &leh saya, k&A ga niat H< #u. sa#a1 Wirda memberi #a)abannya dengan senyum! %ah, malamnya Wirda tertidur! Dalam tidurnya ini ia bermim"i ketemu (asulullah! Wirda la"&r di "agi harinya, sambil menun#ukkan *atatan yang ia tulis dari hasil mim"inya semalam! Katanya, ia ditanya (asulullah dengan "ertanyaan yang ham"ir sama dengan saya, dan mend&r&ng Wirda untuk ha'al H< #u.! Wirda dia#ak (asulullah shalat di rumah batunya (asulullah tan"a Wirda tahu shalat a"a itu namanya! Saya berkeyakinan Wirda shalat sunnah lihi'd.il 4ur-an! Satu shalat yang sering #uga diamalkan &leh "ara "engha'al al 4ur-an! Wirda, yang kini tumbuh sebagai anak yang saya banggakan, F tahun silam lahir dalam keadaan saya tidak megang uang sama sekali! Istilahnya, se"erak #uga ga ada! %&,ember ini, tanggal BN bes&k ?saat tulisan ini ditulis, "eb #dmin@, Wirda berulang tahun!

Ketika Wirda lahir, saya menangis dua kali! ertama, nangis seneng! Kedua, nangis bingung! Saya rasa, semua ayah akan begini #ika menghada"i situasi seru"a! Belum lagi saat itu masalah masih sedang banyak$banyaknya! Bebera"a saat setelah Wirda lahir, saya langsung "amit sama istri saya! saya masih mengingat kalimatnya, lebih kurang, 6De, kaka "amit dulu ya! Mau nyari duit07! 6%yari kemana017 63ngga tahu! engen #alan sa#a7! Tidak lu"a, saya "amit sama bayi saya ini! Sekalian minta d&a! Kata &rang, d&anya bayi itu musta#ab! Saya *ium Wirda dengan "enuh "erasaan saya, dan saya meminta d&a restu Wirda bayi! Ah, tulisan ini rasanya sudah saya tulis #uga di buku Kun Qayakuun! ersis ketika di "intu Bidan Suli, Bidan dekat rumah kami ?)aktu itu belum ada Daarul 4ur-an@, saya beristigh'ar! Istri saya kan nanya, 6%yari kemana017, dalam hati saya, k&A bisa$ bisanya saya #a)ab ga tahu mau kemana0 Bukankah sebagai se&rang mukmin ia tahu seharusnya hendak "ergi kemana1 Ya kemana lagi, kalau bukan ke Allah! Saat itu saya su#ud! Menangis minta am"un sama Allah! Meminta maa' sudah membelakangi$ %ya! Meminta maa' sudah mengangga"$%ya tidak ada! Saya berd&a se#enak, minta dibimbing ini kaki, kemana hendak menu#u! Alhamdulillah, m&t&r "in#aman masih terisi bensin! Saya berhara" tidak ada satu ke#adian "un di #alanan yang menyebabkan saya harus keluar uang! Sungguh, di kant&ng tidak ada uang sama sekali! Sam"e di sini, saya kadang terd&r&ng untuk mendidik #amaah yang datang dengan kesusahannya untuk "&l sa#a ke Allah! Kadang saya sama sekali tidak membantunya! Bukan a"a$a"a, m&dal yang mahal sekali hidu" di dalam kesedihan, ke"rihatinan, kesusahan! A"alagi "as tidak ada "intu yang terbuka! Insya Allah biasanya &rang tersebut akan "enuh bergerak ke Allah, "asrah se"asrah"asrahnya! K&ndisi beginilah yang kelak membukakan "intu ri.ki dari langit dan bumi dan kemudia terangkat kehidu"an! %amun tidak sedikit yang kemudian hidu" *engeng! Asli, "asrah sa#a! Selan#utnya, terserah Allah sa#a! Kembali! Saya #alan se#alan$#alannya! Hingga kemudian saya menyadari m&t&r saya ada di de"an rumah keluarga Kam"ung Sa)ah, 8embatan 5ima! Saya lihat "intu gerbang hi#aunya! Saya berkeyakinan, Allah yang menun#ukkan dan menggerakkan saya ke sini! Dan kayaknya mah, saya yakin, di sini mesti ada #a)aban untuk biaya bersalinnya istri saya tadi "aginya di hari itu! %amun, sebelum masuk, saya yakinkan diri ini untuk teta" "antang meminta ke"ada makhluk$ %ya! Duh, manis sekali tauhid saat itu! (asanya, agak sulit untuk ketemu dengan tauhid sema*am dulu, ke"asrahan sema*am dulu, dengan situasi nyaman saat ini! Saya a#arkan diri saya sebelum masuk, bah)a kalau sam"ai masuk dan ketemu dengan bibi,

"aman, dan saudara saya, saya harus "asang muka tidak ada masalah dengan keuangan! Dan harus hanya mengabarkan bayi saya sudah lahir, dengan eks"resi yang "enuh dengan kebahagiaan, serta tidak menyiratkan kegalauan tak ada uang! Inilah yang disebut dengan muru-ah, keh&rmatan, kemuliaan! Barangkali! Ta"i, sebagai manusia, ada letu"an di hati, untuk mengutarakan sa#a! Di dalam hati saya mengatakan, 6Ea a"a$a"a! Kan ikhtiar namanya #uga! Angga" sa#a, bilang itu sebagai bahagian dari ikhtiar7! Sebagian hati saya yang lain mengatakan, 6 er*aya ga Allah Maha Menggerakkan Hamba$ %ya1 Kan sudah bi*ara sama Allah tentang kebutuhan Wirda! er*aya sa#a Allah yang akan menggena"kannya! Allah yang akan men*uku"kannya! Hasbunallaah )ani-mal )akiil, ni-mal maulaa )ani-man nashiir! 5aa ha)la )alaa Au))ata illaa billaah7! 5agian, ini kan bukan ikhtiar untuk min#em! Ea ah! Begitu saya bilang! Saya datang kira$kira #am ;<! Saya kabarkan berita gembira ini! 2ngka"an$ungka"an kebahagiaan saya da"atkan! 8uga nasihat! Ta"i, tidak ada satu "un yang nanya udah ada uang belum1 He he he! (u"anya, hati masih teta" berhara"! A.an .uhur berkumandang! Se"erasaan saya, saat itu saya #alan ke mas#id! Berd&a! Hanya Allah yang tahu, dan istri saya, bah)a kami tidak "unya uang, dan hari ini saya sedang ber#alan menyusuri bumi$%ya Allah yang katanya luas, untuk men*ari ri.ki$%ya! Saat itu, entahlah! Allah yang menga#ari! Insya Allah! Yang saya *ari ri.ki$%ya! Maka saya *uku"kan dengan men*ari$%ya saha#a! Tidak yang lain! ulang .uhuran, saya "amit! Saudara$saudara sekalian, "enghuni rumah Kam"ung Sa)ah, 8embatan 5ima ini salah satu di antaranya adalah bibi saya! Ha##ah Hurul 9In! Beliau kakak dari ibu saya! Satu$satunya! Ada saudarasaudara saya yang lain! %amun beda nenek! Ha##ah Hurul 9In, atau yang akrab saya sa"a dengan Bu %&ni, &rangnya gemar membantu! Tangannya ringan untuk men&l&ng &rang! Termasuk seneng memersen ?memberi uang@! Terus terang, saya berhara" sekali da"at sekedar "ersenan! Saya berd&a ke"ada Allah dengan bahasa hati, kalaulah 3ngkau ya Allah tidak memberi saya uang untuk biaya bersalin, dari rumah ini, biarlah sekedar uang ke*il untuk #aga$ #aga bensin dan makan minumnya saya se"an#ang "er#alanan ikhtiar! Eitu! Ta"i subhaanallaah0 Sam"e mau "amitan, ga ada tanda$tanda! Ingin rasanya saya memberi signal! Dengan bahasa tubuh dan air muka! %amun sudah terlan#ur niat untuk tidak menun#ukkan kebutuhan ke*uali di hada"an Allah sa#a! Ya sudah, a"a b&leh buat! amitlah saya dengan sem"urna! Saya *ium tangan &rang yang saya h&rmati ini, &rang yang ikut membesarkan saya se#ak bayi! Dan lalu saya "amit! Saya balikkan )a#ah saya dan tubuh saya! Tidak ada #uga terdengar angin baik! Ya sudah! Saya melangkah mantab meninggalkan rumah ini! 3ntahlah kemana setelah ini! alingan saya ke &rang tua! Ta"i saya tahu "ersis, bah)a ayah ibu saya, "un "astinya ga "unya uang! Ayah tiri saya, yang menikahi ibu saya ketika saya berusia C tahun, adalah "ega)ai rendahan g&l&ngan B! asli rendahan saat itu! E&l&ngan H a#a engga! Ea mungkin rasanya ia saya mintakan uang! A"alagi

dengan ke#adian demi ke#adian yang saya alami, yang akibatnya "un ditanggung &leh keluarga! Malu rasanya! 6An07 Saya ham"ir ga "er*aya, tiba$tiba suara yang saya sangat kenali, saya dengar! 6An07! Ini suara bibi saya! Ia memanggil saya! Ya Allah, begitu saya merintih "ada$%ya, #angan sam"ai "erasaan bahagia saya ini men#adi salah di mata$Mu! Ta"i "anggilan ini saya kenal! Saudara$saudara eserta KuliahOnline, saya tahunan hidu" bersama bibi saya! Eetaran rasa, nyam"e di saya! Ketika beliau memanggil saya yang sudah berlalu dari hada"annya, 6An07, terasa kalimat ini memberi se#uta hara"an! Dan alhamdulillah: Benar sa#a! 6An0 Tunggu sebentar07! Saya meneng&k! Bibi saya menahan saya dengan gerakan tangannya, dan beliau masuk ke kamar: Saya tahu, bibi saya "asti mengambil uang! %amun yang saya ga "aham, ternyata bibi saya bukan mengambil uang untuk &ngk&s saya, melainkan untuk biaya "ersalinan istri dan bayi saya: subhaanallaah, Allaahu akbar: Ea lama beliau keluar dari kamarnya! Beliau mengambil tangan kanan saya, dan menyeli"kan segulungan uang di tangan saya! Ea tahan, air mata udah mau netes! Saya tahan! 8angan sam"ai bibi saya tahu bah)a saya sedang nungguin ini uang! Saudaraku, eserta KuliahOnline yang sedang bela#ar tauhid, tentu tauhid saya ini tidak ada a"aa"anya! Cerita ini bukanlah ukuran hebatnya tauhid saya! Ini e"is&de ke*il sa#a untuk menggambarkan "ela#aran ke*il tentang tauhid! Saat itu, saya tidak berani melihat uang ini! Takut kurang, he he he! Saya "utuskan langsung "ulang dulu! Sebab udah #am ;G kal& ga salah saat itu! Saya urungkan untuk berangkat ke Bekasi! Bes&k sa#a dah! Kal& udah tenangan! Saya langsung menu#u Bidan Suli! 2ang dari Bu %&ni saya kant&ngin! Di "er#alanaan "ulang saya .ikir, ba*a shala)at, dan ba*a ma*amma*am! D&a saya kira$kira, ya Allah, saya tahu uang ini "astilah bukan sekedar uang &ngk&s! Sebab "egangannya lain! Ma*am uang B< ribuan atau C< ribuan! Dan "astinya, bukan hanya selembar ti"is! Ta"i berlembar$lembar yang digulung! Ya Allah, kalau kurang ini uang, t&l&ng 3ngkau buat ini uang men#adi *uku" sesam"enya saya di bidan! Begitu d&a saya! Saya saat itu membayangkan satu ilmu kanuragan, he he he! Di mana saya membayangkan, uang ini bisa berganda dengan sendirinya di kant&ng saya! Dengan kekuatan shala)at, istigh'ar dan laa ha)la! Saudara$saudaraku, #angan di"r&tes nih kalimat "aragra' ini! Saudara mau kadang "r&tes melulu, he he he! Kritis kali ya1 Bukan a"a, ntar ada yang "r&tes dah, emangnya shala)at bisa menggandakan uang1 3mangnya dengan laa ha)la uang bisa berubah

#umlahnya1 He he he, maa' ya! Ini hanya ungka"an batin sa#a! Saya berd&a se"enuh hati agar demikian adanya! Kan bisa sa#a "enggena"an itu ter#adi dengan bidan Suli memberikan keringanan ke"ada saya! Eitu! Sesam"ainya saya di Bidan Suli, ibu mertua saya sudah ada di sana! Sama nyai dari istri saya! 6Su',7 kata mertua saya, 6Ay&, temuin dah tuh bidan! Katanya si %unun udah langsung b&leh "ulang7! Deg! 8antung saya mau *&"&t rasanya! Mertua saya ini a"a engga tahu ya kal& saya ga "unya uang1 Bi*aranya seakan$akan saya sudah megang uang dari kemaren$kemaren untuk "ersia"an melahirkan! Ta"i, deg, saya #uga tak#ub! Allah men#aga saya dari rasa malu! Bayangkan, mertua saya diberitahu &leh bidan untuk "ulang sa#a langsung! (u"anya, mertua saya takut kal& sam"e ngine", ntar mahal! Mendingan ya langsung "ulang sa#a! Maka saya tidak da"at membayangkan, um"ama ke#adian, bah)a saya belum megang uang, )uah, malu lah di hada"an mertua! Allah menyelamatkan saya, he he he! Alhamdulillah! Iya lah! Saya kan laki$ laki! Di mana harga diri kita, iya ga1 Se#urus kemudian, saya berd&a, dan bersia"$sia" nemuin bidan! 6Bera"a Bu17, tanya saya ke"ada bidan! 6C<< ribu ak Yusu'7! Saya keluarkan uang yang belum saya lihat dan belum saya hitung ini! as: Alhamdulillah! as: ersis C<< ribu! Ea "ake kembalian, he he he! Di de"an teras bidan saya su#ud! Makasih ya Allah! 3ngkau singkatkan "er#alanan ikhtiar saya, dan langsung diberhasilkan! Saya da"at uang karena "er*aya "ada$Mu ya Allah! Di "er#alanan saya berbisik *anda ke"ada Tuhan yang teramat saya banggakan ini, 6Ya Allah, bes&kbes&k, lebihkan ya07! ///

Saat tulisan ini saya tulis, tanggal B< %&,ember B<<D! N hari lagi Wirda ulang tahun! Adiknya Wirda dah H+ 4umii (ahmatal 4uluub, Muhammad Kun Sya'i-i, dan Muhammad Yusu' al Haa'id.! D&a dari saudara semua saya "erlukan! 2ntuk ka#ian bes&k, kita akan bela#ar tentang a"a yang sudah dikisahkan di Qilm 5ayar 5ebar Kun Qayakuun! er#alanan t&k&h di Kun Qayakuun, se"enuhnya "er#alanan tauhid! embela#aran keyakinan terhada" Allah sa#a! Kita akan lihat bagaimana bes&k itu saya mengisahkan se&rang "en#ual ka*a yang menahan sang istri untuk tidak min#am ke"ada yang

lain! Ke"ada Allah sa#a! Waba-du silahkan "esan DID Qilm Kun Qayakuun di )eb kesayangan saudara ini untuk menambah ilmu dan )a)asan! Mudah$mudahan menambah hikmahnya!