Anda di halaman 1dari 2

TUNTUTAN KEMBALI / GUGAT DIGUGAT / GUGAT BALASAN

( GUGAT REKONVENSI )

1. Gugat Konvensi adalah gugatan yang mula mula diajukan , yang


berisikan tuntutan pihak penggugat agar pihak lawan ( pihak
tergugat ) melaksanakan suatu prestasi atau jasa kepada pihak
penggugat .
2. Dalam hal ini pihak penggugat dinamakan penggugat in konvensi
dan pihak tergugat dinamakan pihak tergugat in konvensi .
3. Gugat Rekonvensi adalah gugatan balasan atau gugat balik ,
contoh : dalam hal ini diantara kedua belah pihak yang sama ada
kalanya ada suatu urusan lain , yang berisikan juga kewajiban
salah satu pihak untuk berprestasi kepada pihak yang lain ., dan
dimana kita ketahui apabila akan mengajukan gugatan lagi harus
mmeklalui proses awal kembali , tetapi disini hukum memberikan
jalan kepada pihak yang sedang berperkara untuk tidak usah
mengajukan gugatan baru tersebut . , melainkan cukup dengan
mengajukan tuntutan baliknya di dalam jawabannya terhadap
gugatan semula .
4. Dalam gugatan balasan , terdapat ketentuan – ketentuan yaitu :
- Penggugat asal (Penggugat konvensi) menjadi
Tergugat in rekonvensi
- Tergugat asal ( tergugat konvensi ) menjadi
Penggugat in rekonvensi
5. Persyaratan untuk kemungkinan mengajukan gugatan rekonvensi :
1. Pihak penggugat rekonvensi adalah pihak yang
berwenang untuk bertindak dalam dalam hukum
2. Para pihaknya sama ssssss

6. Batasan batasan atau larangan – larangan dalam mengajukan


rekonvensi atau gugatan balik :
1. Jika Penggugat dalam gugat asal mengenai sifat ,
sedangkan gugat balasan itu mengenai dirinya
sendiri dan sebaliknya
2. Dalam perkara perselisihan yang berhubungan
dengan pelaksanaan putusan ( eksepsi )
3. Jika dalam pemeriksaan tingkat 1 tidak dimasukkan
gugat balasan , maka dalam tingkat banding
maupun kasasi tidak boleh mengajukan gugat
balasan .
7. Pembatasan waktu mengajukan syarat gugat rekonveksi :
 Peraturan HIR psl 132 ( b) : harus diajukan bersama-
sama dengan surat jawaban 1
 Praktek Pengadilan : bahwa sebelum surat pembuktian
masih dimungkinkan mengajukan gugat rekonpensi
selama belum diadakan pembuktian .
 Menurut Yahya adiwinata : hal itu diserahkan kepada
hakimnya saja .
8. Keuntungan gugat rekonpensi :
1. Menghemat ongkos perkara
2. Mempermudah pemeriksaan
3. Mempercepat penyelesaian sengketa
4. Menghindarkan putusan yang saling bertentangan
9. Mengapa perlu adanya gugat balik , mengenai pokok persoalan
yang sama:
Karena jangkauan isi putusan hanyalah untuk pihak tergugat
pribadi
- sebab di dalam haper dalilnya “ siapa yang mengemukakan
dalil , maka dia yang berkewajiban membuktian dalilnya , tersebut
apabila dalil tersebut disangkal olehnya.
10. Gugat Rekonvensi , ada hal- hal yang tidak membenarkan untuk
mengajukan gugat rekonvensi , yaitu tidak boleh menarik orang
yang tidak bersangkut paut dengan gugatan rekonvensinya
11. Batasan waktu gugatan rekonveksi :
- hanya boleh dalam tingkat 1
- harus bersama sama dengan gugat asal

Anda mungkin juga menyukai