Anda di halaman 1dari 26

PRESENTASI KASUS VERTIGO

Oleh: dr Tika Heryasari RSPAU Hardjolukito

STATUS PASIEN
Identitas Pasien - Nama : Ny H, 47 th - Alamat: Gedong kuning Yogyakarta - Masuk Rumah Sakit : 23 November 2012 Keluhan Utama: Pasien datang dengan nyeri kepala berputar sejak tadi pagi, terdapat mual dan muntah sebanyak 3 kali. Pasien muntah jika setiap membuka mata, kesemutan pada kaki dan tangan (-), sesak (-), berdebar-debar (-), telinga berdenging (-), Riwayat Hipertensi tidak ada, Riwayat DM tidak ada, terdapat riwayat vertigo. Nafsu makan pasien berkurang, badan terasa lemas, BAB dan BAK tidak ada keluhan.

STATUS PRAESENS

DIAGNOSIS
Vertigo DD vertigo sentral/perifer

TERAPI

FOLLOW UP

HASIL LABORATORIUM

HASIL LABORATORIUM

PEMBAHASAN
Definisi
:

Vertigo adalah halusinasi gerakan lingkungan sekitar serasa berputar mengelilingi pasien atau pasien serasa berputar

mengelilingi lingkungan sekitar

KLASIFIKASI

Vertigo
Vertigo perifer Vertigo sentral Sumber masalah berasal Sumber masalah berasal dari kelainan sistem dari kelainan pada sistem vestibuler perifer yg terdiri dari sensor proprioseptif, saraf pusat sensor taktil dan visual

ETIOLOGI
Vertigo Sentral :
Iskemik batang otak , vertebrobasiler insufisiensi, neoplasma, migren basiler

Vertigo Perifer :
Vertigo posisional paroksismal jinak (BPPV), penyakit maniere, neuronitis vestibuler, labirintis, neuroma akustik, trauma

RED FLAG VERTIGO


Red flag pada pasien dengan vertigo meliputi :

1. Sakit kepala
2. Gejala neurologis

3. Tanda neurologis

VERTIGO SENTRAL
Penyebab vertigo jenis sentral biasanya ada gangguan di batang otak gejala khas bagi gangguan di batang otak, misalnya diplopia, parestesia, perubahan sensibilitas dan fungsi motorik , rasa lemah

VERTIGO PERIFER
Episode vertigo yg berlangsung beberapa detik disebabkan oleh vertigo posisional benigna, trauma di kepala, pembedahan di telinga atau oleh neuronitis vestibular dicetuskan oleh perubahan posisi kepala Berlangsung beberapa detik dan kemudian mereda Prognosis umumnya baik dijumpai pada penyakit meniere atau vestibulopati berulang trias gejala yaitu ketajaman pendengaran menurun (tuli), vertigo dan tinitus

Episode vertigo yg berlangsung beberapa menit atau jam

vertigo yg berlangsung beberapa hariminggu

Disebabkan oleh Neuronitis vestibular mulainya vertigo dan nausea serta muntah yang menyertainya ialah mendadak Fungsi pendengaran tidak terganggu Pada pemeriksaan fisik mungkin dijumpai nistagmus

KARAKTERISTIK

PERBEDAAN NYSTAGMUS

PEMERIKSAAN FISIK
Tanda Vital Pemeriksaan Umum Pemeriksaan Neurologik Pemeriksaan nervus cranialis untuk mencari tanda paralisis nervus, reflek fisiologis, reflek patologis Pemeriksaan khusus neuro-otologi 1 . Test Romberg 2. Tes Jalan Tandem 3. Test past pointing 4. Head thrust test 5. Pemeriksaan Nisgtamus

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium pada kasus infeksi dan stroke EEG pada kasus epilepsi EMG pada kasus neuropati TCD pada kasus serebrovaskular EKG pada kasus serebrovaskular LP pada kasus infeksi CT scan pada kasus stroke, infeksi dan tumor

TERAPI
Opsi terapi vertigo antara lain: Terapi kausal : farmakoterapi, prosedur reposisi partikel (pada BPPV), bedah Terapi simptomatik : farmakoterapi Terapi rehabilitatif Hindari faktor pencetus dan memperbaiki life style

Terapi Rehabilitatif Tujuan : 1 . Reposisi kanalit 2. Mencapai kompensasi dan adaptasi - meningkatkan balans dan rasa percaya diri - optimalisasikan visual saat gerakan kepala - optimalisasi orientasi spasial Mencegah Faktor Pencetus dan Lifestyle - Makanan dan diet adekuat - Mencegah minum alkohol dan rokok berlebihan - Mengurangi obat sedatif,ototoksik dan opioid - Memperbaiki posisi tidur dan saat bekerja

TERAPI NISGTAMUS
Pengobatan Nistagmus - Nistagmus ke bawah : clonazepam, aminopyridine, gabapentine dosis 20 mg - Nistagmus keatas : baclofen 5-10 mg - Pendular nistagmus non congenital : gabapentine 300-600mg - Periodic alternating nistagmus : balcofen 5-10mg 3x1 tablet

KESIMPULAN
Pada kasus Ny H, 47 th, dengan diagnosis vertigo, dalam pemeriksaan fisik dan gejala mengarah ke vertigo sentral yang dapat dilihat dari pasien tidak mengeluhkan adanya telinga berdenging, pasien merasa ingin jatuh, dan terasa lemah. Dari pemeriksaan didapatkan nistagmus (+) kearah atas, tidak didapatkan tanda-tanda defisit neurologi.

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai