Anda di halaman 1dari 6

TINJAUAN TEORI

A. Sistem peredaran darah ke otak


Anatomi Pembuluh Darah Otak Otak terdiri dari sel-sel otak yang disebut neuron, sel-sel penunjang yang dikenal sebagai sel glia, cairan serebrospinal, dan pembuluh darah. Semua orang memiliki jumlah neuron yang sama sekitar 100 miliar, tetapi koneksi di antara berbagi neuron berbeda-beda. Pada orang de asa, otak membentuk hanya sekitar !" #sekitar 1,$ kg% dari berat tubuh total, tetapi mengkonsumsi sekitar !0" oksigen dan &0" glukosa yang ada di dalam darah arterial #'ambar !.1.%.1!

Otak harus menerima lebih kurang satu liter darah per menit, yaitu sekitar 1&" dari darah total yang dipompa oleh jantung saat istirahat agar ber(ungsi normal. Otak mendapat darah dari arteri. )ang pertama adalah arteri karotis interna yang terdiri dari arteri karotis #kanan dan kiri%, yang menyalurkan darah ke bagian depan *ni+ersitas Sumatera *tara otak disebut sebagai sirkulasi arteri serebrum anterior. )ang kedua adalah +ertebrobasiler, yang memasok darah ke bagian belakang otak disebut sebagai sirkulasi arteri serebrum posterior. Selanjutnya sirkulasi arteri serebrum anterior bertemu dengan sirkulasi arteri serebrum posterior membentuk suatu sirkulus illisi #'ambar !.!%.1!,1,

Ada dua hemis(er di otak yang memiliki masing-masing (ungsi. -ungsi-(ungsi

dari otak adalah otak merupakan pusat gerakan atau motorik, sebagai pusat sensibilitas, sebagai area broca atau pusat bicara motorik, sebagai area ernicke atau pusat bicara sensoris, sebagai area +isuosensoris, dan otak kecil yang ber(ungsi sebagai pusat koordinasi serta batang otak yang merupakan tempat jalan serabutserabut sara( ke target organ #gambar !.,.%.$

'ambar !.1. Sel 'lia Pada Otak

'ambar !.!. Pembuluh Darah di Otak 'ambar !.,. .agian Otak dan -ungsi Otak /ika terjadi kerusakan gangguan otak maka akan mengakibatkan kelumpuhan pada anggota gerak, gangguan bicara, serta gangguan dalam pengaturan na(as dan tekanan darah. 'ejala di atas biasanya terjadi karena adanya serangan stroke.

B. Patofisiologi

C.

ampak stroke

. RO! pas"a stroke

E. Pengertian Stroke adalah kehilangan f#ngsi otak $ang diaki%atkan oleh %erhentin$a s#plai darah ke %agian otak.&Smelt'er( S.C dan Bare( B.) (*+,-. Stroke adalah pen$akit gangg#an f#ngsional otak %er#pa kel#mp#han saraf aki%at terham%atn$a aliran darah ke otak.& Iskandar J#naidi(*+,-. Stroke adalah tergangg#n$a f#ngsi otak aki%at dari %erhenti ata# terlam%atn$a s#plai darah ke otak.

/. 0lasifikasi stroke ,. Stroke iskmik s#at# pen$akit $ang dia1ali dengan ter2adin$a serangkaian per#%ahan dalam otak $ang terserang $ang apa%ila tidak ditangani dengan segera akan %erakhir pada kematian %agian otak terse%#t. Stroke iskemik di%agi men2adi * $ait# 3 Stroke em%olik adalah pen$#m%atan dise%a%kan oleh s#at# em%ol#s $ang dapat %ers#m%er pada arteri sere%ral (karotis interna(4erte%ra %asiler(ark#s aorta asenden ata#p#n kat#% serta endokardi#m 2ant#ng. Stroke trom%olitik adalah didapati okl#si ditempat arteri sere%ral $ang %ertrom%#s. *. Stroke hemoragik adalah stroke $ang dise%a%kan pe"ahn$a pem%#l#h darah sehingga aliran darah men2adi tidak normal dan darah merem%es mas#k kedalam s#at# daerah

diotak dan mer#sakn$a.

). Jenis RO! RO! di%edakan men2adi 3 a. RO! Aktif RO! Aktif $ait# gerakan $ang dilak#kan oleh seseorang &pasien. dengan mengg#nakan energi sendiri. Pera1at mem%erikan moti4asi( dan mem%im%ing klien dalam melaksanakan pergerakan sendiri se"ara mandiri ses#ai dengan rentang gerak sendi normal &klienaktif.. 0ek#atanotot 56 7. 8al ini #nt#k melatih kelent#ran dan kek#atan otot serta sendi dengan "ara mengg#nakan otot9ototn$a se"ara aktif. Sendi $ang digerakkan pada RO! aktif adalah sendi di sel#r#h t#%#h dari kepala sampai #2#ng 2ari kaki oleh klien sendri se"ara aktif. %. RO! Pasif RO! Pasif $ait# energi $ang dikel#arkan #nt#k latihan %erasal dari orang lain &pera1at. ata# alat mekanik. Pera1atmelak#kangerakanpersendianklienses#aidenganrentanggerak $ang normal &klienpasif..0ek#atanotot 6+ 7. Indikasi latihan pasif adalah pasien semikoma dan tidak sadar( pasien dengan keter%atasan mo%ilisasi tidak mamp# melak#kan %e%erapa ata# sem#a latihan rentang gerak dengan mandiri( pasien tirah %aring total ata# pasien dengan paralisis ekstermitas total &s#rat#n( dkk( *++:.. Rentang gerak pasif ini %erg#na #nt#k men2aga kelent#ran otot9otot dan persendian dengan menggerakkan otot orang lain se"ara pasif misaln$a pera1at mengangkat dan menggerakkan kaki pasien. Sendi $ang digerakkan pada RO! pasif adalah sel#r#h persendian t#%#h ata# han$a pada ekstremitas $ang tergangg# dan klien tidak mamp# melaksanakann$a se"ara mandiri.

". A"ti4e9Assisti4e RO! &A9ARO!. A"ti4e9Assisti4e RO! &A9ARO!.adalah 2enis ARO! $ang mana %ant#an di%erikan melal#i ga$a dari l#ar apakah se"ara man#al ata# mekanik( karena otot penggerak primer memerl#kan %ant#an #nt#k men$elesaikan gerakan. 8. Indikasi RO!
0 Pada saat pasen dapat melakukan kontraksi otot secara akti( dan menggerakkan ruas sendinya baik dengan bantuan atau tidak

0 Pada saat pasen memiliki kelemahan otot dan tidak dapat menggerakkan persendian sepenuhnya, digunakan A1O2 0 A1O2 dapat digunakan untuk program latihan aerobik 0 A1O2 digunakan untuk memelihara mobilisasi ruas di atas dan diba ah daerah yang tidak dapat bergerak

I. 0ontraindikasi RO!
3ontraindikasi dan hal-hal yang harus di aspadai pada latihan 1O2 0 4atihan 1O2 tidak boleh diberikan apabila gerakan dapat mengganggu proses penyembuhan cedera 5 'erakan yang terkontrol dengan seksama dalam batasnyeri selama (ase a al penyembuhan akan dan pemulihan 5 batas gerakan yang bebas

memperlihatkan man(aat terhadap penyembuhan termasuk meningkatnya rasa nyeri dan peradangan

6erdapatnya tanda-tanda terlalu banyak atau terdapat gerakan yang salah,

0 1O2 tidak boleh dilakukan bila respon pasen atau kondisinya membahayakan #li(e threatening% 5 P1O2 dilakukan secara hati-hati pada sendi-sendi besar, sendi ankle dan kaki untuk meminimalisasi +enous stasis keadaan setelah in(ark miokard, operasi arteri atas masih dapat diberikan dalam sedangkan A1O2 pada

dan pembentukan trombus 5 Pada penga asan yang ketat

koronaria, dan lain-lain, A1O2 pada ekstremitas

J. Tahapan RO! pas"a stroke