Anda di halaman 1dari 14

Modul Jaringan

PROTOKOL JARINGAN

by Indras Yuda .S

@2009

Apa Itu Protokol ?

Modul Jaringan

Jenis­jenis Protokol Jaringan dan

Penjelasannya

Perbandingan Antara Protokol Jaringan

@2009

Apa Itu Protokol ?

Modul Jaringan

Sebelum kita mengetahui apa itu protokol, sebaiknya mari kita analogikan terlebih dahulu, orang

jawa yang sedang berbicara dan orang sunda yang saling berbicara apakah mereka akan saling

mengerti satu sama lain. Tentu tidak, kecuali ada diatara mereka yang mengerti dua bahasa tersebut.

Agar mereka bisa saling berinteraksi satu dengan yang lain maka perlu adanya penghubung yaitu

bahasa indonesia. Dengan bahasa indonesia­lah mereka bisa berkomunikasi. Karena bahasa

indonesia merupakan bahasa penghubung yang bisa dimengerti diantara oleh kedua belah pihak.

Protokol ini seperti bahasa indonesia.

Jadi apa itu protokol ?. Protokol adalah aturan main yang mengatur komunikasi data antardua sistem

atau lebih, sehingga terjadi sebuah komunikasi. Ada beberapa elemen penting yang ada pada

protokol yaitu sebagai berikut :

Syntax

Syntax ini mengacu pada struktur atau format data yang berkaitan dengan urutan tampilan.

Misalnya sebuah protokol memiliki urutan 8 bit pertama yaitu alamat pengirim, 8 bit kedua

yaitu alamat penerima, dan sisanya bit stream yang memilki informasi tertentu.

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

a

b

c

a adalah alamat pengirim.

b adalah alamat penerima.

c adalah bit stream yang berisi suatu informasi.

Semantics

Semantics mengacu pada terjemahan dari setian section bit yang menyusunnya.

Timing

Timing mengacu pada waktu kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut dapat

terkirim.

Bagaimana ?, sekarang anda paham apa itu protokol. Kita lanjut bahasan ke jenis­jenis protokol dan

penjelasannya.

@2009

Modul Jaringan

Jenis­Jenis Protokol Jaringan dan Penjelasannya

Protokol yang sering diguanakan dalam jaringan ada 3 macam yaitu :

1. Protokol TCP / IP

2. Protokol IPX / SPX

3. Protokol NetBEUI

Mari kita bahas satu per satu.

1. Protokol TCP / IP

TCP / IP singkatan dari Transfer Control Protocol / Internet Protocol. TCP / IP pertama kali didesain oleh DAPRA (Defense Advanced Research Projects Agency) pada tahun 1969, jauh sebelum OSI Model (era 70­an) dipublikasikan. TCP / IP merupakan sekumpulan protokol yang melakukan fungsi komunikasi data antarkomputer dalam sebuah LAN atau WAN. Masing – masing protokol mempunyai tanggung jawab sehingga tugasnya menjadi jelas dan sederhana, karena protokol yang satu tidak perlu mengetahui cara kerja protokol yang lain. Sepanjang dapat melakukan komunikasi dengan baik, maka protokol tersebut telah menjalankan tugas dan fungsinya masing – masing. Ternyata dalam TCP / IP terdapat layer seperti pada OSI. Masih ingatkah anda pada OSI Model 7 layer. Jika anda lupa dengan OSI Model 7 layer anda bisa baca kembali “ OSI Model “ yang telah saya bahas sebelumnya. Pada TCP / IP Model terdapat 4 layer, berbeda dengan OSI Model yang mempunyai 7 layer. Layer pada TCP / IP Model lebih sedit daripada OSI Model. Untuk lebih jelasnya kita lihat gambar dibawah ini.

@2009

Modul Jaringan

Modul Jaringan Pada Application Layer pada TCP / IP Model layanannya seperti Application Layer dan Presentation

Pada Application Layer pada TCP / IP Model layanannya seperti Application Layer dan Presentation pada OSI Model. Layer Transport pada TCP / IP Model layanannya seperti layer Session dan Transport pada OSI Model. Internet Layer pada TCP / IP Model layanannya seperti Network Layer pada OSI Model. Dan Network Interface Layer pada TCP / IP Model layanannya seperti Data Link Layer dan Physical pada OSI Model. Mari kita bahas 4 layer pada TCP / IP Model. Pada TCP / IP Model mempunyai 4 layer diantaranya :

1. Network Interface Layer

2. Internet Layer

3. Transport Layer

4. Application Layer

Penjelasan masing­masing layer (lapisan) diatas sebagai berikut. 1. Network Interface Layer Network Interface Layer ini bertanggung jawab mengirim dan menerima data dari dan ke media fisik. Media fisik bisa berupa kabel, serat optik, infra red, atau gelombang radio. Pada lapisan ini mampu menerjemahkan simyal listrik menjadi data digital yang dapat dimengerti oleh komputer yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.

@2009

Modul Jaringan

2. Internet Layer Internet Layer bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket alamat yang tepat. Pada layer ini terdapat beberapa protokol yaitu :

IP (Internet Protocol) IP berfungsi untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat dan IP juga bertugas untuk mengadakan mapping atau tarnsformasi dari IP address ke ethernet address. Untuk lebih jelas pembahasan tentang IP, kita lihat pada bahasan berikutnya yaitu tentang IP.

ARP (Address Resolution Protocol) ARP berfungsi untuk menemukan alamat hardware dari host/komputer yang terletak pada network yang sama. ARP juga mengolah tabel yang berisi IP Address dan ethernet address dan tabel ini diisi setelah ARP melakukan broadcast ke seluruh jaringan.

RARP (Reserve Address Resolution Protocol) RARP digunakan oleh komputer yang tidak mempunyai nomor IP. Pada saat komputer dihidupkan, maka komputer melakukan broadcast ke seluruh jaringan untuk menanyakan apakah ada server yang dapat memberikan nomor IP untuk komputer tersebut. Server yang dapat memberikan nomor IP secara otomatis adalah DHCP. Paket broadcast tersebut dikirim beserta dengan MAC (Media Access Control) ­ Address dari pengirim. Server DHCP yang menampung permintaan, akan menjawabnya dengan memberikan nomor IP dan waktu pinjam (lease time). Bila waktu pinjam habis, atau komputer dimatikan, maka nomor IP tersebut akan diambil kembali oleh DHCP Server dan akan diberikan kepada komputer yang membutuhkan.

ICMP (Internet Control Message Protocol) ICMP berfungsi untuk mengirimkan pesan dan melaporkan pengiriman data. ICMP diperlukan secara internal oleh IP untuk memberikan informasi tentang error yang terjadi antara host.

3. Transport Layer Berisi protokol yang bertanggaung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer. Lapisan transport ini melakukan 2 fungsi, antara lain.

@2009

Modul Jaringan

1. Flow control melalui sliding window.

2. Transmisi yang realible melalui nomor urut (sequence number) dan acknowledgement.

Protokol yang terdapat pada transport layer ini yaitu :

UDP (User Datagram Protocol) UDP memberikan satu metode kepada aplikasi untuk mengirimkan data ke aplikasi di host lain pada jaringan tanpa harus lebih dulu membangun hubungan komunikasi dengan host yang tersebut. UDP tidak menjamin keberhasilan pengiriman data dan tidak menjamin adanya dupliaksi pengiriman data. Keberhasilan transmisi ditangani oleh lapisan diatasnya yaitu Application Layer. Setiap data yang dikirim oleh UDP, ditambahkan dengan header yang berisi :

Source Port (Port asal) Source port digunakan sebagai identitas pengiriman data, namun sebenarnya source port tidak mutlak diperlukan karena UDP tidak memerlukan jawaban. Port ini dalam pemrograman jaringan disebut dengan socket.

Destination Port (Port tujuan) Destination Port juga digunakan sebagai identitas pengiriman data. Nomor port ini adalah nomor yang dikenal oleh aplikasi di mesin remote yang juga dijadikan identitas layanan.

Length (Panjang data) Panjang diperlukan aplikasi di remote host untuk memastikan kebenaran data transmisi dan untuk melakukan checking Application Layer terhadap validasi data.

Checksum

Checksum

pengiriman data.

adalah

satu­satunya

mekanisme

UDP

untuk

mendeteksi

error

pada

@2009

Modul Jaringan

TCP (Transmission Control Protocol) Protokol TCP menjamin keutuhan data yang ditransfer. Paket data yang dikirim berorientasi pada hubungan komunikasi virtual yang sebelumnya harus terlebih dahulu dibentuk. Teknik ini disebut dengan connection oriented dan paket data yang dikirim dinamakan realible data stream atau segment. TCP mengirimkan header dengan informasi yang lebih lengkap dari UDP, yaitu :

Port asal – Port tujuan Seperi UDP, port adalah nomor yang harus dikenal pada mesin remote dan dijadikan sebagai identitas layanan aplikasi. Source port berfungsi karena penerima harus mengirim jawaban dengan menyertakan source port tersebut.

Nomor urut pengiriman – Nomor acknowledge Nomor urut pengiriman diperlukan untuk menyusun segment yang sampai dan meminta pengulangan bila segment yang diterima tidak baik. Nomor acknowledge adalah nomor urut yang diberikan mesin remote untuk menyatakan bahwa segment yang diterima dengan status kondisi baik atau buruk.

Checksum Checksum adalah juga mekanisme pemeriksaan dan verifikasi TCP untuk mendeteksi error pada pengiriman data.

Dan lain­lain Jika dibandingkan UDP, TCP termasuk lebih handal. Namun overhead yang diperlukan untuk TCP lebih banyak dibanding UDP.

TCP memerlukan handshake / perjanjian tiga sesi untuk transmisi data.

1. Initial request (permintaan untuk mengirim).

2. Jawaban dari host yang jauh tersebut.

3. Acknowledge atau jawaban kembali atas reply tersebut.

Dengan demikian kerja dari UDP lebih cepat ketimbang TCP.

@2009

Modul Jaringan

4. Application Layer Application Layer melayani permintaan pemakai untuk mengirim dan menerima data. Data ini kemudian disampaikan ke transport layer untuk diproses lebih lanjut. Utilitas jaringan ini tidak terbatas pada pertukaran atau transfer data saja, tetapi dapat memberikan layanan­ layanan spesifik lainnya seperti :

FTP (File Transfer Protocol) FTP ini merupakan layanan awal pada TCP / IP. FTP adalah protokol antarkomputer yang dapat saling mengirim file. Pengiriman file tersebut menggunakan mode ASCII untuk file­file teks atau mode binary untuk file­file dengan tipe byte­stream (misal : file gambar). FTP ini menggunakan port 21.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) Layanan WWW (World Wide Web) ini menggunakan protokol HTTP. WWW (World Wide Web) sering kita kenal dengan nama Web. Web adalah aplikasi multiplatform dan berbasis grafis atau yang sering disebut aplikasi berbasis GUI (Graphic User Interface). HTTP menggunakan port 80 sebagai jalur komunikasi. HTTP mempunyai kemampuan untuk transmisi data berupa text, database, suara, gambar, dan video secara realtime. Kecepatan transmisi tergantung pada kecepatan koneksi yang kita miliki.

Mail Server

Untuk layanan e­mail digunakan 3 protokol yaitu :

1. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) SMTP digunakan untuk komunikasi langsung antar­Mail server dan untuk mengirimkan e­mail ke alamat tujuan. SMTP adalah protokol satu jalur. Artinya, kita hanya bisa mengirimkan e­mail, tetapi tidak bisa menerima email melalui protokol ini. Protokol SMTP menggunakan port 25 sebagai jalur komunikasi.

2. IMAP (Internet Message Access Protocol).

3. POP3 (Post Office Protocol ver.3) IMAP dan POP ini mempunyai fungsi yang sama yaitu untuk mengambil e­mail dari kotak surat pada server. Protokol POP3 menggunakan port 110. sama halnya dengan

@2009

Modul Jaringan

SMTP, protokol POP3 juga bersifat satu jalur, yaitu hanya berfungsi untuk menerima atau mengambil e­mail dari server.

News Dalam layanan news, protokol yang digunakan adalah NNTP (Network News Transport Protocol). Layanan news tersebut mempunyai kemiripan format teks dengan layanan e­ mail dan masuk dalam kategori Internet Text Message.

IRC (Internet Relay Chat) Layanan IRC ini dapat memberi layanan chat bagi pengguna jaringan untuk berkomunikasi secara realtime dan interaktif tanpa dibatasi oleh wilayah dan waktu. Layanan audio dan video bersifat streaming yaitu jenis layanan yang langsung mengolah data yang diterima tanpa menunggu seluruh data selesai dikirim. IRC menggunakan port 6667 sampai dengan 7001.

DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol) Ketika jumlah komputer dalam jaringan anda bertambah banyak, maka anda akan mengalami kesulitan untuk mengingat satu per satu nomor IP pada masing­masing komputer. Untuk mencegah hal tersebut, maka protokol TCP / IP mempunyai layanan DHCP server (Dynamic Host Configuration Protocol). DHCP digunakan untuk menyimpan track­track IP dan memberikan nomor IP address secara otomatis.

2. Protokol IPX / SPX (Internetwork Packet Exchange / Sequenced Packet Exchange)

IPX adalah protokol data yang memberikan fasilitas pengiriman data secara terpisah dan menerima data yang diproses oleh pengguna jaringan. IPX tidak berorientasi pada koneksi. Protokol ini tidak memerlukan reliabilitas data untuk menjamin validitas data yang dilakukan oleh protokol lapisan atasnya, yaitu protokol SPX. IPX digunakan apabila tidak diperlukan jaminan ketersediaan koneksi data dan kehilangan data pada saat pengiriman dianggap tidak terlalu penting. UDP dan IPX adalah protokol datagram yang bersifat komunikasi connectionless (dapat mengirim paket data dari tempat asal ke tempat tujuan , pihak pengirim

@2009

Modul Jaringan

dan penerima tidak mengadakan handshake / perjanjian terlebih dahulu). IPX diadopsi oleh Novell netware dari Xerox Network System (XNS) Internet Datagram Protokol. SPX merupakan fungsi utama sebagai media transmisi data dan menjamin validitas data yang

ditrasmisikan oleh IPX, sehingga data yang terkirim tidak mengalami gangguan ataupun terjadi corrupt pada data. IPX dan SPX diturunkan dari protokol IDP (Internet Datagram Protocol) dan SPP (Sequenced Packet Protocol) dari Xerox Network System. SPX adalah protokol transport layer yang digunakan dalam jaringan Novell Netware. Sedangkan IPX berada pada network layer yang menyediakan layanan koneksi antara dua node dalam sebuah jaringan. Analogi IPX dan SPX adalah seperti protokol TCP / IP. IPX mempunyai kemiripan denga IP, sedangkan SPX mirip dengan TCP. Terdapat berbagai versi beragam dari protokol IPX / SPX yang dibedakan berdasarkan tipe frame yaitu sebagai berikut.

1. Ethernet 802.3

2. Ethernet 802.2

3. Ethernet_II

3. Protokol NetBEUI (NetBIOS Extended User Interface)

Jenis protokol ini menggunakan aturan penamaan dengan 16 karakter, dimana 15 karakter untuk nama dan 1 karakter lagi untuk tipe dari entity. NetEUI ini tidak memiliki kemampuan routing, sehingga jaringan dengan NetBEUI akan bersifal lokal artinya tidak bisa menghubungkan antara 2 jaringan NetBEUI. Pada NetBEUI terdapat kata NetBIOS, apa NetBIOS itu ?. NetBIOS (Network Basic Input Operating System) merupakan software yang menyediakan interface antatra program dan hardware jaringan. Pengalamatan dalam NetBIOS menggunakan nama 16 bit yang sekarang disebut dengan NetBIOS Name. Kemudian Microsoft menambahkan sebauh feature berupa I/O redirection, sehingga resource local (seperti printer, dan harddisk) dapat diakses melalui network oleh komputer lain.

@2009

Modul Jaringan

NetBEUI merupakan protokol non—routable yang bersifat broadcast based (akan melayani host

yang pertama datang). Dalam proses file dan print sharing, ada 2 proses yang berjalan yaitu :

1. Mailslots Mailslots merupakan proses unredirectional communication yang memungkinkan kita membuka ikon Network Neighborhood di desktop, sehingga kita dapat melihat komputer yang sedang online. Komputer yang online akan mengabarkan kepada komputer lain dalam satu domain bahwa komputer tersebut sedang online.

2. Named Pipes Named Pipes merupakan proses bidirectional communication, yaitu proses ketika kita mengakses sebuah komputer , kita dapat melihat resources apa yang bisa dibuka pada komputer tresebut.

Perbedaan Protokol Jaringan

Dalam menyambungkan antara satu PC ke PC lainya diperlukan sebuah protokol. Protokol merupakan kumpulan aturan dan konvensi yang mengatur dan menentukan bagaimana device dalam sebuah network dapat berhubungan dan saling tukar menukar informasi / data. Ada tiga protokol jaringan standar yang sering digunakan yaitu sebagai berikut.

1. Protokol NetBEUI, dikembangkan oleh Microsoft untuk Workgroup­Networking. NetBEUI ini hanya untuk jaringan local saja, dan tidak bisa menghubungkan 2 jaringan NetBEUI.

2. Protokol IPX / SPX, protokol ini dikembangkan oleh Novell untuk digunakan pada jaringan yang menggunakan server Novell­Netware. Protokol yang cepat dan bisa diarahkan ini merupakan protokol yang bisa menghubungkan 2 jaringan atau lebih IPX / SPX.

3. Protokol TCP / IP, protokol yang dikembangkan untuk keperluan Wide Area Network (WAN) , sedangkan IPX / SPX, dan NetBEUI lebih diarahkan untuk jaringan lokal (Local Area Network). Sehingga protokol IPX / SPX dan NetBEUI lebih cepat kinerjanya daripada protokol TCP / IP. Karena protokol TCP / IP dapat melakukan koneksi ke jaringan global dan hal itu

@2009

Modul Jaringan

tidak bisa dilakukan oleh IPX / SPX dan NetBEUI. Protokol TCP / IP juga memerlukan konfigurasi yang lebih banyak seperti IP address, gateway, DNS, DHCP, WINS, dan lain­lain. Protokol TCP ini memiliki banyak layanan dalam jaringan, dan dapat berjalan di semua server jaringan. Protokol TCP / IP ini juga memberikan kemudahan rekonfigurasi, artinya protokol TCP / IP dapat menambah atau mengurangi jumlah client dengan tingkat mobilitas pengaksesan data yang cukup tinggi. Itu menngapa protokol TCP / IP saat ini sangat populer dan banyak digunakan,

Demikian yang dapat saya persembahkan, mohon maaf bila terdapat kesalahan. Saran dan kritik bisa anda kirim melalui via email ke indras.yuda@gmail.com. Materi berikutnya saya akan membahas tentang :

PengalamatanPengalamatan IPIP

“Mari kita cerdaskan bangsa”

@2009

Modul Jaringan

DAFTAR PUSTAKA

Tanenbaum, Andrew.S. Jaringan Komputer. Jilid 1. Prenhallindo. Jakarta.1997 .

Williams, Brian.K. Using Information Technology: A Practical Introduction to Computers and Communications. McGrawHilll.NY. 2003.

Utomo, Eko.P. Pengantar Jaringan Komputer Bagi Pemula. Yrama Widya. Bandung. 2006.

MADCOMS. Dasar Teknis Instalasi Jaringan Komputer. Andi Offset. Yogyakarta. 2003.

@2009