Anda di halaman 1dari 19

PROPOSAL KEGIATAN KKN ALTERNATIF 1 MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG KECAMATAN GUNUNGPATI

GERAKAN PENANAMAN 1000 POHON. MENDORONG TERWUJUDNYA INDONESIA HIJAU DAN WARISAN HUTAN YANG LEBIH BAIK UNTUK GENERASI PENERUS BANGSA.

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014


0

HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL KKN ALTERNATIF 1. Nama Kegiatan: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI POSDAYA

BERBASIS KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DI KELURAHAN NONGKOSAWIT KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG 2. Koordinator Mahasiswa a. Nama Lengkap b. NIM c. Fak/Jur/Prodi/Semester 3. 4. 5. Jumlah Anggota Kelompok Pengusul Waktu Pelaksanaan Lokasi Kegiatan KKN : Moh Syaifudin : 4311411032 : FMIPA/Kimia/Kimia/VI : 12 Orang : 31 Maret 2014 3 Mei 2014 : Kelurahan Nongkosawit Kec. Gunungpati, Kota Semarang. 6. 7. Biaya Kegiatan Sumber Biaya a. Iuran mahasiswa b. Sponsor dan donatur Jumlah Biaya : Rp. 12.825.000,00 : : Rp. 5.200.000,00 : Rp. 7.625.000,00 : Rp. 12.825.000,00

Semarang, Mengetahui; Dosen Pembimbing Lapangan Koordinator Mahasiswa,

2014

Drs. Mashuri, M.Si NIP 196708101992031003

Moh. Syaifudin NIM 4311411032

Menyetujui, Kepala Pusat Pengembangan KKN UNNES

Dr. Dwijanto, M.S


1

NIP. 19580430.198403.1.006

A. JUDUL KEGIATAN

PEMBERDAYAAN

MASYARAKAT

MELALUI

POSDAYA

BERBASIS

KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DI KELURAHAN NONGKOSAWIT KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG

B. LATAR BELAKANG

KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang merupakan salah satu rangkaian bentuk pembelajaran mahasiswa adalah salah satu bentuk realisasi dari Tri Darma perguruan tinggi yaitu Pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan luar kampus ini berguna untuk memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa dalam hal pendidikan, kewirausahaan, pelatihan dan pembinaan IPTEK yang dikuasai sekelompok masyarakat. Selain itu KKN juga merupakan salah satu bentuk pengamalan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa yang diperolehnya di bangku perkuliahan. Dengan dilaksanakannya KKN (Kuliah Kerja Nyata) ini diharapkan mahasiswa mampu berlatih dalam mengidentifikasi masalah dalam masyarakat, mencari solusi guna memecahkan masalah serta merealisasikan rencana penyelesaian masalah dalam bentuk yang sebenarnya dalam masyarakat. Dengan kata lain KKN dimaksudkan untuk membantu masyarakat sebagai lembaga mitra dalam menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat dan meberikan solusi pemecahannya. Program dan lokasi lembaga mitra dalam KKN Alternatif ini merupakan hak otoritas bagi mahasiswa dengan berabagai petunjuk dan pengarahan dari pihak Universitas Negeri Semarang. Nongkosawit adalah sebuah kelurahan di kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Letaknya berada ditengah-tengah kawasan kecamatan Gunungpati, karena diapit dengan kelurahan Ponganan disebelah utara, sebelah timur terdapat kelurahan Ngijo. Sedangkan di sebelah selatan terdapat kelurahan Plalangan dan kelurahan Gunungpati. Terakhir sebelah barat terdapat kelurahan Ngandri dan kelurahan Cepoko. Kelurahan Nongkosawit ini ternyata merupakan desa wisata yang didalamnya terdapat berbagai aspek wisata, mulai dari wisata ternak, wisata kuliner, wisata sendang, wisata kerajinan, dan lainnya. Sebagian besar penduduk kelurahan Nongkosawit berprofesi sebagai peternak hewan yang terdapat di desa wisata selain itu ada juga yang memanfaatkan status desa wisata sebagai profesinya untuk menambah penghasilan.

Banyak potensi alam maupun sumber daya manusia yang dapat diberdayakan di kelurahan Nongkosawit. Tata letak desa yang sangat luas, sangat sejuk karena banyak tanaman yang hidup. Namun luasnya daerah tersebut dan menjadi desa wisata, rupanya tidak semua masyarakat umum mengenalnya karena tidak adanya pemasaran tempat wisata edukatif yang baik. Walaupun demikian terdapat beberapa aspek yang terdapat di Kelurahan Nongkosawit yang belum tertangani dengan baik, salah satunya dalam bidang pengolahan bahan pangan, budaya lokal dan pemanfaatan sampah dan limbah buangan. Dalam aspek pengolahan bahan pangan dapat dilihat dari kurangnya kreatifitas masyarakat dalam mengolah salah satu sumber daya alam yang melimpah di Kelurahan Nongkosawit yaitu pengolahan singkong. Masyarakat di Kelurahan Nongkosawit hanya mengolah bahan dasar singkong menjadi keripik singkong yang nilai ekonominya terbilang cukup rendah. Akhirnya setelah melihat dan memperhatikan berbagai permasalahan yang terdapat dalam Kelurahan Nongkosawit, dalam kesempatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) alternatif kali ini, kami berusaha untuk memberikan solusi alternatif yang kompeherensif yang digunakan sebagai usaha untuk meningkatkan kreatifitas pengelolaan bahan pangan yang melimpah di Kelurahan Nongkosawit dalam bentuk pelatihan pembuatan Browsing (Brownis Singkong) guna meningkatkan nilai ekonomi dari singkong tersebut.

C. TUJUAN DAN TARGET KEGIATAN

Tujuan dari program KKN alternatif ini adalah sebagai berikut : 1. Meningkatkan keterampilan dan kreatifitas masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam hal pengolahan bahan pangan singkong. Target : Terbekalinya masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam hal pengolahan bahan pangan singkong 2. Meningkatkan kesadaran masyarakat Kelurahan Nongkosawit akan pentingnya hidup sehat Target : Terciptanya masyarakat Kelurahan Nongkosawit yang sadar akan pentingnya hidup sehat 3. Memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam pengelolaan limbah buangan ternak milik masyarakat Kelurahan Nongkosawit. Target : Adanya kemampuan masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam mengelola dan mengolah limbah buangan ternak.
4

4. Menumbuhkan rasa cinta akan budaya lokal kepada anak usia sekolah di Kelurahan Nongkosawit. Target : Terbentuknya sanggar tari.

D. MANFAAT

Setelah dilaksanakannya program KKN (Kuliah Kerja Nyata) terdapat manfaat yang dapat dirasakan oleh berbagai unsur masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut. 1. Bagi Anggota Tim KKN Membantu memberikan saran implementasi ilmu, kemampuan, keahlian, dan sikap dari hasil studi yang telah ditempuh. Selain itu, KKN Alternatif ini juga membantu mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat, serta sebagai upaya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

2. Bagi masyarakat. Terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat Kelurahan Nongkosawit antara lain yaitu :
a. Terbekalinya masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam hal pengolahan bahan pangan

singkong b. Terciptanya masyarakat Kelurahan Nongkosawit yang sadar akan pentingnya hidup sehat c. Adanya kemampuan masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam mengelola dan mengolah limbah buangan ternak.
d. Terbentuknya sanggar tari sebagai sarana belajar anak tentang budaya lokal Indonesia.

E. KHALAYAK SASARAN KEGIATAN Khalayak sasaran kegiatan KKN alternatif ini adalah sebagai berikut : 1. Warga Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang. 2. Masyarakat umum yang bersedia berpartisipasi dalam kegiatan KKN. 3. Masyarakat pelajar Kelurahan Nongkosawit Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang

F. METODE PELAKSANAAN PROGRAM 1. Persiapan a. Perijinan tempat b. Persiapan tempat c. Persiapan Bahan d. Persiapan Perlengkapan 2. Sosialisasi dan Pelaksanaan Program a. Perkenalan tim KKN alternatif dengan warga Nongkosawit b. Memberikan gambaran program-program yang akan dilaksanakan c. Permohonan kerjasama dengan masyarakat agar program dapat terlaksana dengan maksimal Pembuatan Browsing (Brownies Singkong) Pembuatan Sabun Mandi Chemo Soap

Pembuatan Pupuk Kompos Pelatihan Pengoperasionalan Komputer Pelatihan Tari Tradisional Pengobatan Gratis Pekan Budaya Senam dan Jalan Sehat Kerja Bakti Rekonstruksi papan petunjuk jalan Revitalisasi Taman Kelurahan

3. Evaluasi Kegiatan 4. Penyusunan Laporan 5. Penarikan KKN alternative

G. Gambaran Bentuk Program Utama Dan Program Pendukung

Dalam suatu pelaksanaan program KKN ini tidak akan mungkin bisa berjalan sendirisendiri, ada beberapa program lain yang bisa mendukung agar tidak timpang yaitu : 1. Bidang kesehatan a. Senam dan Jalan Sehat Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, senam adalah gerak badan dengan gerak tertentu, seperti menggeliat, menggerakkan, dan meregangkan anggota badan; gimnastik. Dilihat dari definisi tersebut, membuktikan bahwa senam merupakan salah satu cabang olahraga. Senam berbeda dengan jalan sehat yang pengertiannya adalah melakukan aktivitas jalan santai yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh. Jadi antara senam dan jalan sehat memiliki tujuan yang sama, sama-sama untuk menyehatkan tubuh. Mayoritas masyarakat di Kelurahan Nongkosawit, kecamatan Gunungpati, kota Semarang, belum rutin untuk berolahraga. Dengan rutin berolahraga maka tubuh yang semula riskan dengan berbagai jenis penyakit, akan menjadi kebal dan sehat. Tujuan dilaksanakannya program senam dan jalan sehat ini untuk menyatukan tali persaudaraan antar masyarakat di kelurahan Nongkosawit dan untuk memahamkan kepada masyarakat bahwa kesehatan sangat penting, baik kesehatan jasmani maupun kesehatan rohani. Seperti sebuah pepatah, didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Hal tersebut dapat dijelaskan kepada masyarakat dengan menyampaikan beberapa manfaat senam dan jalan sehat.

b. Pengobatan Gratis Pengobatan gratis ini merupakan rancangan program kedua setelah senam dan jalan sehat. Sama-sama dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas kesehatan masyarakat di kelurahan Nongkosawit, kecamatan Gunungpati, kota Semarang. Pengobatan adalah proses, cara, perbuatan mengobati. Dalam hal pengobatan ini, yang kami maksudkan adalah mempersilakan kepada warga di RT 03 / RW 03, kelurahan Nongkosawit, kecamatan Gunungpati, kota Semarang untuk berobat secara gratis tanpa mengeluarkan biaya.

Dalam usaha untuk meningkatkan kuantitas masyarakat yang sehat dan terbebas dari berbagai jenis penyakit, upaya pengobatan gratis ini kami programkan dengan harapan masyarakat yang masih menderita penyakit dan enggan berobat ke rumah sakit atau dokter, dengan suka cita mengikuti pengobatan gratis. Pengobatan ini diprogramkan tidak hanya bagi penderita penyakit saja, akan tetapi bagi yang sehat diperkenankan pula untuk semakin memastikan kesehatannya atau berkonsultasi dengan ahli kesehatan secara langsung.

2. Bidang Ekonomi a. Pembuatan Browsing (Brownis Singkong) Browsing (Brownis Singkong) merupakan adonan sejenis kue yang berbentuk seperti brownies yang berbahan dasar singkong (ubi kayu). Menyadari bahwa mayoritas masyarakat di kelurahan Nongkosawit memiliki lahan yang ditanami singkong, maka melalui program yang kami usulkan ini, harapannya dapat membantu masyarakat untuk memanfaatkan singkong secara lebih spesifik lagi, tidak hanya direbus atau digoreng saja, akan tetapi diolah menjadi makanan unik yang bisa dikonsumsi oleh banyak kalangan dan bernilai jual yang lumayan tinggi.

b. Pupuk Kompos Dengan keberadaan peternakan sapi, kambing dan ayam yang jumlahnya tidak bisa dibilang sedikit, maka muncul permasalahan baru mengiringi keberhasilan peternakan yang ada. Hal tersebut berupa munculnya limbah peternakan berupa kotoran ternak dan sisa-sisa makanan ternak. Dari permasalahan yang kami lihat kami mencoba untuk melaksanakan program kerja berupa pengolahan pupuk organik. Program kerja yang kami rencanakan berupa pengolahan limbah dari hasil peternakan masyarakat di Kelurahan Nongkosawit yang berupa kotoran sapi, kambing dan ayam. Bentuk pelaksanaan yang tim KKN rencanakan berupa pelatihan pengolahan limbah, pengemasan hasil pegolahan limbah dan metode pemanfaatan atau pemasaran limbah. Sasaran dari program kerja ini adalah peternak sendiri yang bertujuan untuk melatih peternak agar mampu memanfaatkan limbah yang dihasilkan oleh peternakan yang mereka miliki.

3. Bidang Pendidikan a. Pelatihan Tari Tradisional


8

Bimbingan pelatihan tari tradisional untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs. Tujuannya untuk tetap melestarikan kebudayaan kepada generasi penerus supaya tidak lekang oleh pertumbuhan zaman. Selain itu, sebagai masyarakat Jawa khususnya Semarang mampu menari tari tradisional dari Semarang. Pelatihan tari dari Semarang adalah Gado-gado Semarang yang memiliki makna keceriaan muda-mudi masyarakat Semarang. Di akhir pelatihan, akan di pentaskan pada Pekan Budaya program kami berikutnya. b. Pekan Budaya Mayoritas masyarakat di kelurahan Nongkosawit adalah anak-anak karena dekat dengan sekolah dasar. Oleh karena itu, perlu juga sekiranya lebih memperkenalkan karya sastra Indonesia (Puisi) maupun Jawa (Geguritan), khususnya kepada generasi muda, supaya kemampuan mengapresiasi keterampilan bersastra semakin bertambah. Program lomba kesusastraan tersebut melingkupi lomba membaca puisi dan geguritan yang dapat diikuti kalangan remaja serta anak-anak di setiap RT kelurahan Nongkosawit. Pembukaan Pekan Budaya berupa pementasan tari tradisional Gadogado Semarang.

c. Pelatihan Pengoperasionalan Komputer Teknologi informasi serta Komunikasi dewasa ini berkembang cepat menurut deret ukur. Dari tahun ke bulan, dari bulan ke minggu, dari minggu ke hari, dari hari ke jam, dan dari jam ke detik. Oleh karena itulah kita semua sepakat bahwa informasi memudahkan kehidupan manusia tanpa harus kehilangan kehumanisannya. Dengan memberikan pelatihan pengoperasionalan komputer kepada anak-anak SD. Diharapkan nantinya dengan pelatihan pengoperasionalan computer ini siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut cyber teaching atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet.

4. Infrastruktur a. Pengadaan Tempat Sampah Nampaknya masyarakat di kelurahan Nongkosawit belum begitu memperhatikan pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Sebagian besar sampah masih dibuang di aliran air dibawah jembatan, pun demikian dengan sampah organik. Membuang sampah tidak apda tempatnya sebenarnya memberi dampak yang tidak ringan. Dampak dari pembuangan sampah di aliran air, mengakibatkan air tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya, karena aliran air tersumbat, akhirnya jentik-jentik nyamuk berkembang biak dengan baik, apabila pembuangan sampah masih terus berlangsung, banjir pun dapat terjadi. Berbeda dengan sampah organik yang dapat membusuk, sampah anorganiklah yang menjadi sarang nyamuk dan pemicu terjadinya banjir. Melalui program pembuatan tempat sampah yang sederhana, harapannya masyarakat mulai mau diarahkan dan berbenah, belajar membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, belajar untuk teliti memisahkan sampah organik dan anorganik.

b. Kerja Bakti Beberapa program yang tersebut diatas, akan lebih mudah apabila dikerjakan secara bersama-sama, selain akan cepat selesai, pekerjaan yang dikerjakan pun terasa lebih ringan. Kerja bakti yang kami programkan lebih pada bersih-bersih-bersih lingkungan, memperbaiki batu-batu dijalanan yang sudah mulai tidak terpendam tanah lagi, membersihkan selokan-selokan yang dipenuhi oleh sampah, supaya aliran air dapat lancar.

c. Rekonstruksi Papan Petunjuk Jalan Dari hasil kegiatan observasi awal, terlihat salah satu infrastruktur vital yang terdapat di Kelurahan Nongkosawit yang berupa papan petunjuk jalan dan papan nama jalan mulai rusak karena usia yang telah usang. Dengan melihat permasalahan yang ada, tim KKN kami mencoba untuk merekonstruksi atau melakukan pembangunan ulang papan-papan yang telah tersebia dengan model dan tampilan baru. Selain dengan tampilan baru, tim KKN juga akan menyisipkan Aksara Jawa kedalam perekonstruksian papan petunjuk jalan serta papan nama jalan tersebut. Hal
10

tersebut sebagai upaya revitalisasi Aksara Jawa pada masyarakat Kelurahan Nongkosawit serta tindak lanjut Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2012 tentang bahasa, sastra dan aksara Jawa. Dari program kerja yang direncanakan, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat akan betapa berharganya Aksara Jawa sebagai sebuah produk kebudayaan. Selain itu, program kerja ini juga bertujuan agar terciptanya papan petunjuk jalan dan papan nama jalan yang memiliki nilai estesis dan nyaman untuk dipandang.

d. Revitalisasi Taman Kelurahan Seiring dengan didapuknya Kelurahan Nongkosawit sebagai Desa Wisata, maka secara otomatis menuntut untuk membangun infrastruktur yang menarik dan memadai. Telah tersedia taman kelurahan di Kelurahan Nongkosawit namun belum terawat dengan baik, maka tim KKN kami mencoba untuk merevitalisasi taman kelurahan sehingga terlihat lebih menarik dan nyaman untuk dilihat dan dinikmati oleh masyarakat sekitar. Dengan melakukan revitalisasi pada taman kelurahan tersebut, diharapkan tim KKN mampu ikut serta dalam menjaga keindahan dan keasrian dari kelurahan dengan ikut serta menjaga dan membangun infrastruktur yang ada.

H. KESINAMBUNGAN PROGRAM Setelah pelaksanaan KKN Alternatif ini berakhir (Pasca KKN Alternatif), tim KKN bertanggung jawab: 1. Melakukan monitoring terhadap hasil pelatihan dan pembekalan. 2. Pemberdayaan ibu ibu PKK dan para remaja di Kelurahan Nongkosawit Kecamatan Gunung Pati. Serta diharapkan akan terjalin suatu hubungan kemitraan antara Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Kelurahan Nongkosawit sebagai daerah binaan.

I. RANCANGAN EVALUASI DAN INDIKATOR KEBERHASILAN KEGIATAN Penilaian terhadap tingkat keberhasilan realisasi program KKN Alternatif dilakukan dengan membandingkan hasil antara sebelum dan sesudah pelaksanaan KKN. Adapun kriteria keberhasilan adalah sebagai berikut: 1. Adanya kreatifitas dan kemampuan masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam pengolahan bahan makanan meningkat.
11

2. Terciptanya masyarakat Kelurahan Nongkosawit yang sadar akan pentingnya hidup sehat 3. Adanya kemampuan masyarakat Kelurahan Nongkosawit dalam mengelola dan mengolah limbah buangan ternak. 4. Terbentuknya sanggar tari sebagai sarana belajar anak tentang budaya lokal Indonesia.

J. ANGGARAN BIAYA KEGIATAN A. Pemasukan a. Iuran mahasiswa b. Sponsor dan donatur Jumlah Biaya B. Pengeluaran a. Administrasi
No 1 2 3 4 5 Nama Kertas A4 Tinta Hitam Tinta Warna Penggandaan Proposal Penggandaan LPJ Kuantitas 3 2 4 20 5 Jumlah Satuan Rim Buah Buah Buah Buah Harga Satuan Rp 40,000 Rp 35,000 Rp 40,000 Rp 5,000 Rp 10,000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Jumlah 120,000 70,000 160,000 100,000 50,000 500,000

: Rp. 5.200.000,00 : Rp. 7.625.000,00 : Rp. 12.825.000,00

b.
No 1 2

Perlengkapan Pelaksanaan Program


Nama Pembuatan Papan Nama Posko KKn Sewa Tratag Sewa Sound System Pembelian Hadiah Pembuatan MMT Kegiatan Sewa Sound System Sewa Sound System Pembelian Alat Peraga Memasak Pembelian Bahan Peraga Pembelian Bahan Peraga Pembelian Alat Peraga Pembelian Alat Pembuatan Pupuk Pembelian plastik Pembungkus Pembelian Alat Perekat Plastik Pengadaan ATK Lomba Pembelian Hadiah Lomba Pembelian Tempat Sampah Kuantitas 5 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 25 12 Satuan buah buah set set buah set set paket paket set set set set buah set set buah Harga Satuan Rp 50,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp Rp Rp 100,000 500,000 500,000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Jumlah 250,000 500,000 500,000 1,000,000 200,000 500,000 500,000

Nama Program Sosialisasi Kegiatan Senam dan Jalan Sehat

3 4

Pengobatab Gratis Pelatihan Pembuatan Browsing Pembuatan Sabun Mandi Chemo Soap Pelatihan Pemngolahan Pupuk Kompos Pekan Budaya Pengadaan Tempat Sampah

Rp 1,000,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 250,000 Rp 100,000 Rp 250,000 Rp 100,000 Rp 1,000,000 Rp 50,000

Rp 1,000,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 250,000 Rp 100,000 Rp 250,000 Rp 100,000 Rp 1,000,000 Rp 1,250,000

5 6

7 8

Rekonstruksi Papan Patunjuk Jalan Revitalisasi Taman Kelurahan

10

Pembelian Cat Pembelian Kuas Pembelian Kayu Pembelian Semen Pembelian Pasir Pembelian Cat Pembelian Pompa Air Jumlah

2 10 20 5 1 5 1

kaleng buah buah sak rit kaleng buah

Rp 100,000 Rp 12,500 Rp 10,000 Rp 50,000 Rp 150,000 Rp 10,000 Rp 100,000 Rp 6,832,500

Rp 200,000 Rp 125,000 Rp 200,000 Rp 250,000 Rp 150,000 Rp 50,000 Rp 100,000 Rp 9,975,000

c. Konsumsi
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nama Kegiatan Sosialisasi Kegiatan Senam dan Jalan Sehat Pengobatan Gratis Pelatihan Pembuatan Browsing Pembuatan Sabun Mandi Chemo Soap Pelatihan Pemngolahan Pupuk Kompos Pelatihan Tari Tradisional Palatihan Pengoperasionalan Komputer Pekan Budaya Kerja Bakti Jumlah Kuantitas 100 100 20 50 100 50 100 50 100 100 Satuan buah buah buah buah buah buah buah buah buah buah Harga Satuan Rp 3,000 Rp 3,000 Rp 5,000 Rp 3,000 Rp 3,000 Rp 3,000 Rp 3,000 Rp 3,000 Rp 3,000 Rp 3,000 Jumlah Rp 300,000 Rp 300,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 300,000 Rp 150,000 Rp 300,000 Rp 150,000 Rp 300,000 Rp 300,000 Rp 2,350,000

d. Dokumentasi e. Humas & Transportasi f. Kenang-kenangan

K. PENUTUP Demikian proposal ini kami buat untuk dapat dipertimbangkan dan digunakan sebagaimana mestinya.

13

PENAWARAN KERJA SAMA Demi kelancaran dalam menjalankan perkuliahan sebagai mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) serta mewujudkan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk KKN (Kuliah Kerja Nyata), maka kami selaku Tim KKN Alternatif memohon kerjasama kepada perusahaan atau lembaga yang Bapak/Ibu pimpin untuk ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kerjasama ini diharapkan saling 1menguntungkan satu sama lain serta dapat menjadi jembatan dalam keikutsertaan perusahaan atau lembaga yang Bapak/Ibu pimpin dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui program KKN Alternatif kami ini. Selain itu, merupakan penghargaan bagi kami selaku panitia dapat mencantumkan logo / produk dari perusahaan atau lembaga yang Bapak/Ibu pimpin guna suksesnya penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan tersebut. Adapun bentuk kerjasama yang kami tawarkan adalah sebagai berikut : 1. Dana Sponsorship a. Penawaran 1 1. Penyebutan nama produk oleh MC selama membawakan acara 2. Pencantuman logo produk dalam MMT acara 3. Pencantuman logo produk dalam leaflet 4. Pencantuman logo produk dalam media massa 5. Mempromosikan prodak dalam bentuk brosur 6. Pemasangan umbul-umbul produk di sekitar area Pentas Budaya 7. Penjualan produk disekitar area Pentas Budaya 8. Pencantuman logo produk dalam tanda pengenal panitia 9. Pencantuman logo produk dalam icon kegiatan *Penawaran 1 berlaku apabila pihak sponsor menjadi sponsor penuh atau menanggung seluruh beban biaya kegiatan, yaitu Rp12.825.000 (dua belas juta delapan ratus dua puluh lima ribu rupiah).

b. Penawaran 2 1. Penyebutan nama produk oleh MC selama membawakan acara 2. Pencantuman logo produk dalam MMT acara 3. Pencantuman logo produk dalam leaflet
14

4. Pencantuman logo produk dalam media massa 5. Mempromosikan prodak dalam bentuk brosur 6. Pemasangan umbul-umbul produk di sekitar area Pentas Budaya 7. Pencantuman logo produk dalam tanda pengenal panitia *Penawaran 2 berlaku apabila pihak sponsor memberikan dana sebesar Rp6.500.000 (enam juta lima ratus ribu rupiah).

c. Penawaran 3 1. Penyebutan nama produk oleh MC selama membawakan acara 2. Pencantuman logo produk dalam MMT acara 3. Pencantuman logo produk dalam leaflet 4. Mempromosikan prodak dalam bentuk brosur 5. Pemasangan umbul-umbul produk di sekitar area Pentas Budaya 6. Pencantuman logo produk dalam tanda pengenal panitia *Penawaran 3 berlaku apabila pihak sponsor memberikan dana sebesar Rp3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah).

d. Penawaran 4 1. Penyebutan nama produk oleh MC selama membawakan acara 2. Pencantuman logo produk dalam MMT acara 3. Pencantuman logo produk dalam leaflet 4. Pemasangan umbul-umbul produk di sekitar area Pentas Budaya 5. Pencantuman logo produk dalam tanda pengenal panitia *Penawaran 4 berlaku apabila pihak sponsor memberikan dana sebesar Rp1.750.000 (satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

e. Penawaran lain (Donatur) 1. Pencantuman logo produk dalam MMT acara 2. Pemasangan umbul-umbul produk di sekitar area Pentas Budaya 3. Pencantuman logo produk dalam leaflet *Penawaran lain berlaku apabila pihak sponsor memberikan kontribusi sebesar Rp 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah).

b.

Kelengkapan yang dibutuhkan a. Bibit pohon 100 batang b. Tempat samapah 25 buah c. Bahan bangunan
15

d. Piala 3 set e. Seperangkat alat pembuat kue f. Obat-obatan g. Seperangkat busana tari tradisional gado-gado semarang

Dan lain-lain

16

BENTUK KOMPENSASI Bentuk kompensasi yang kami tawarkan dalam kerja sama serta penyelenggaraan kegiatan KKN Alternatif ini adalah : 1. Penyebutan nama Perusahaan/ Instansi saat rangkaian kegiatan berlangsung. 2. Pemasangan logo dan/atau nama Perusahaan atau Instansi selama acara berlangsung pada semua media. 3. Pemasangan umbul-umbul dari perusahaan atau instansi di area kegiatan berlangsung. 4. Lain lain : Bentuk kerjasama yang lain dapat diatur dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan perusahaan atau Instansi yang Bapak/Ibu Pimpin untuk menjadi sponsor dalam penyelenggaraan kegiatan KKN Alternatif mahsiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini. Silahkan hubungi nomor di bawah ini untuk kerjasama dan informasi lebih lanjut. .................................

17

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Perusahaan/ Instansi Alamat Telepon selanjutnya disebut pihak ke -1 :........................................................ :........................................................ :........................................................ :........................................................ :........................................................

Nama Jabatan Perusahaan/ Instansi Alamat Telepon

:....................................................... :....................................................... :....................................................... :....................................................... :.......................................................

dan selanjutnya disebut pihak ke -2 Kedua belah pihak telah mengadakan perjanjian kerja sama sebagai berikut : ........................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................... Demikian surat pejanjian ini kami buat tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Semarang,.............................2014 Pihak ke -2 Pihake -1

.........................

....................................

18