Anda di halaman 1dari 2

viii

RINGKASAN

Marvin Mario Makailipessy, NIM 1369107048. en!elolaan "erpa#$ %ilaya& esisir "el$k 'a!$ala 'er(asis Kele)(a!aan. *i(a+a& (i)(in!an *r. Ir. A. Soselisa, M.S, #an Ir. *. Sa&e-apy, M.S,. Teluk Baguala merupakan salah satu wilayah ekologis di Kota Ambon, Provinsi Maluku yang dimiliki dan dikelola oleh dua wilayah yaitu Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon. Dalam konteks pemanfaatan lahan dan sumberdaya wilayah pesisir di Teluk Baguala, masyarakat pesisir maupun berbagai institusi mengakses lahan dan sumberdaya wilayah ini yang dapat menimbulkan permasalahan dalam pemanfaatan lahan sehingga menyebabkan tumpang tindihnya pemanfaatan ruang antar masing masing aktivitas manusia maupun institusi yang mengakses wilayah ini, sehingga dapat menyebabkan konflik pemanfaatan ruang. !ntuk menghindari konflik pemanfaatan ruang di wilayah Teluk Baguala maka keterpaduan sektor se"ara horisontal dimana proses koordinasi tugas, wewenang dan tanggung #awab antar sektor atau instansi pemerintah dalam satu tingkat pemerintahan perlu dilakukan demi men"iptakan pengelolaan sumberdaya pesisir se"ara terpadu dan berkesinambungan. $al inilah yang mendasari ka#ian tentang pengelolaan terpadu berbasis kelembagaan dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir melalui ker#asama yang harmonis, terpadu dan berkelan#utan antar seluruh elemen pelaku pembangunan Bentuk bentuk pemanfaatan yang ditemukan di sekitar kawasan pesisir dan laut Teluk Baguala antara lain, %a&. Pemukiman Dan Perumahan, Desa Tial memiliki '() bangunan pemukiman dengan luas wilayah pemukiman sebesar *+ $a. Desa ,uli memiliki -+). bangunan pemukiman dengan luas wilayah pemukiman seluas /* $a, sedangkan Desa Passo memiliki luas daerah pemukiman terbesar yaitu seluas -/' $a, dan Dusun Toisapu %Desa $utumuri& memilki )+' bangunan dengan luas wilayah pemukiman terke"il yaitu -/ $a0 %b&. Pariwisata, 1okasi wisata di wilayah pesisir Teluk Baguala yang dimanfaatkan sebagai kawasan pariwisata antara lain Desa Tial, Desa ,uli dan Dusun Toisapu. Kawasan pariwisata tersebut antara lain 2isata Pantai Pasir Pan#ang dengan luas (,3( $a, 2isata Pantai ,opapei dengan luas -,/3 $a, 2isata Pantai 4atsepa 5 dengan luas (,)6 $a, 2isata Pantai 4atsepa 55 dengan luas (,+' $a, 2isata Pantai Aston dengan luas '.(( $a, 2isata Pantai Baguala 7esort dengan luas -,*' $a, 2isata 8afe 9a"ko dengan luas (,// $a, 2isata Pantai $atele dengan luas (,/- $a dan 2isata Pantai $unilai dengan luas (,*' $a0 %"&. Perikanan, wilayah perairan Teluk Baguala merupakan daerah penangkapan ikan bagi nelayan setempat dengan luas areal sebesar )./*+,*- $a0 1uas wilayah budidaya rumput laut di perairan pesisir Dusun Toisapu ini adalah sekitar -,() $a. ,elain itu, di Dusun Toisapu #uga budidaya dilakukan dengan menggunakan Keramba 9aring Apung dengan luas area budidaya ialah seluas ***,6 $a0 Perhubungan, pan#ang #alan dari Desa Passo sampai Dusun Toisapu adalah ',+' km dengan rata rata #umlah kendaraan yang melalui #alur #alan ini sebanyak '- kendaraan:#am. ,elain itu,

ix

pan#ang #alan dari Desa Passo menu#u Desa Tial adalah -(,.' km dengan rata rata #umlah kendaraan yang melalui #alur #alan ini sebanyak -(-3 kendaraan:#am, sedangkan untuk perhubungan laut hanya bersifat pelayaran lokal0 %d&. Penambangan Bahan ;alian 8, Pola pemanfaatan bahan galian golongan 8 seperti pasir dan batu karang dilakukan - < / kali per minggu dengan frekuensi pengambilan tertinggi terpusat di Desa Passo dan Desa Tial, sedangkan frekuensi terendah di pesisir Desa ,uli dan Dusun Toisapu0 %e&. 5ndustri, Aktivitas industri yang terdapat dan pernah beroperasi di wilayah pesisir Teluk Baguala antara lain aktivitas industri Kayu oleh PT. Kayu 9ati Batu ;ong dengan luas lahan /*,// $a, industri pengalengan ikan di Dusun Toisapu %Desa $utumuri& dengan luas lahan -,.) $a serta industri minyak kelapa dan sabun yang terdapat di Desa Passo dengan luas lahan (,*) $a namun sudah tidak beroperasi lagi0 %f&. Pembagunan infastruktur yaitu terminal transit akan dibangun pada lahan seluas *( ha. ,e"ara keseluruhan ternyata pemanfaatan ruang di Teluk Baguala didominasi oleh pemanfaatan ruang untuk pemukiman, pariwisata dan perikanan. Pemanfaatan ruang tersebut berpotensi timbulnya konflik. =leh karena itu, berdasarkan hasil identifikasi potensi konflik dengan menggunakan matriks "i"in sains maka wilayah pesisir Teluk Baguala dapat dibagi atas beberapa kelas pemanfaatan ruang yaitu > %-&. Tingkat pemanfaatan tinggi, %*&. Tingkat pemanfaatan sedang, dan %)&. Tingkat pemanfaatan rendah. $asil Analisis hubungan antara Tugas Pokok dan ?ungsi instansi:lembaga yang terkait pengelolaan dengan 7en"ana 9angka Menengah Daerah %7P9MD& Provinsi Maluku Tahun *((. *(menun#ukkan bahwa pengelolaan aktivitas pemanfaatan di wilayah pesisir Teluk Baguala dapat didekati dengan beberapa kategori integrasi sebagai berikut, %-&. 5ntegrasi kelembagaan kuat, %*&. 5ntegrasi kelembagaan sedang, dan %)&. 5ntegrasi kelembagaan lemah. Berdasarkan analisis lingkungan strategis maka strategi pengelolaan terpadu wilayah pesisir Teluk Baguala dapat didekati dengan empat %/& strategi pengelolaan, sedangkan berdasarkan matriks 5ntegrasi kelembagaan, maka arahan kebi#akan pemanfaatan ruang pada wilayah pesisir Teluk Baguala dapat dirumuskan sebagai berikut> Arahan Pemanfaatan Pemukiman, Arahan Pemanfaatan Pariwisata, Arahan Pemanfaatan Perikanan, Arahan Pemanfaatan Perhubungan, Arahan Pemanfaatan Penambangan Bahan ;alian 8, Arahan Pemanfaatan Pembangunan 5nfrastruktur %terminal transit&.