Anda di halaman 1dari 3

Kosmetika Bayi

I. Pengertian Kosmetika bayi adalah sediaan yang dibuat dan digunakan khusus untuk bayi. Adapun tujuannya yaitu untuk membersihkan, melembutkan, serta melindungi kulit bayi. Biasa dikatakan juga sebagai sediaan yang berguna untuk mencegah adanya kelainan pada kulit bayi dan untuk menyrgarkan. Formula umum dan persyaratan Formula umum kosmetika bayi Zat pelapis Zat pelembut Minyak hidrokarbon, malam (paraffin, vaselin, cera.) Minyak silikon (dimetilpolisiloksan) Asam asam lemak atau alkohol lemak (asam stearat, asam palmitat, asam oleat) Mminyak tumbuhan (oleum cocos, oleum sesami) atau ester trigliserida dari minyak tumbuhan, lemak lemak atau lemak hewan. Ester ester (alkil, metil, isopropil/butil dari asam lemak) Ester ester setogliserida Hasil etoksilasi gliserida Lanolin, fosfolipid, sterol, ester ester polidol, dll. Zat pewangi Karena kulit bayi yang masih sensitive, maka zat pewangi yang diperbolehkan adalah zat pewangi (terdiri dari campuran minyak atsiri) dengan kadar yang sangat rendah dan bersifat ringan. Tetapi ada juga beberapa zat yang dilarang, yaitu : minyak atsiri yang mengandung sitrat, eugenol, sinamilaldehid, amilaseton, vanillin, kamfer, benzyl alkohol, menthol, terpen, seskuiterpen, balsam balsam (Balsam peru, balsam tolu), dan minyak permen. Zat pembawa Zat pembawa adalah bahan dasar / zat yang paling banyak membawa atau digunakan dalam sediaan itu. Contohnya : emulsi minyak dalam air, jadi zat pembawanya adalah air. Emulsi air dalam minyak, jadi zat pembawanya adalah minyak. Salep, zat pembawanya bias menggunakan vaselin (album,flavum), adeps lanae, dsb. Persyaratan kosmetika bayi Persyaratan kosmerika bayi adalah bahan bahan yang digunakan harus murni, netral, dan aman.

II. A. 1. 2. a. b. c. d. e. f. g. h. 3.

4.

B.

III.

Penggolongan Berdasarkan dari sediaan yang paling banyak dipakai oleh masyarakat, kosmetika bayi digolongkan menjadi : 1. Baby powder (bedak bayi)

Adalah sediaan kosmetika bayi yang digunakan untuk menyerap keringat dan mencegah luka karena gesekan dan karena partikelnya mempunyai luas permukaan yang luas, maka dapat digunakan untuk mendinginkan. Syarat bedak bayi adalah harus dapat mencegah gesekan, harus dapat menyebar dengan baik, luas permukaannya besar. Adapun zat zat yang digunakan dalam sediaan bedak bayi ini adalah Zat pembawa Dalam pembuatan bedak bayi, zat pembawa yang paling sering digunakan adalah talk. Talk juga berfungsi sebagai zat pelicin dan penghalus, serta dapat menempel lama pada kulit. Zat penyerap Karena talk kurang menyerap air, maka pada sediaan bedak bayi sering ditambahkan penyerap seperti mylum, kaolin, Magnesium karbonat, dll. Zat pelekat Dalam sediaan bedak bayi juga sering ditambahkan zat pelekat seperti Alumunium, Zink, Magnesium stearat, lemak lemak / cetyl alkohol, steril alkohol (kadar 0,5 1,5%), ZnO (kadar 2-5%). Namun penggunaan logam logam berat ini sering mengiritasi kulit, jadi harus diperhatikan penggunaannya. Dalam penggunaannya, talk harus disterilkan dahulu, dan harus bebas dari bakteri Bacillus antrachis, Clostridium tetani, dan Clostridium welchii karena sifatnya yang mudah tercemar. Dalam sediaan bedak bayi juga dapat juga ditambahkan antiseptik seperti asam salisilat, asam borat, asam undesil, dan fenol fenol yang terhalogenisasi. Contoh formulasi bedak bayi Pulvis Paraformaldehydi Compositus Bedak keringat majemuk R/ Talkum Kalsium karbonat Magnesium karbonat Paraformaldehida Magnesium stearat 100 5 10 3 2

2.

Baby soap (sabun bayi) Adalah sediaan kosmetika bayi yang berguna untuk menjaga kehalusan, kelembutan, serta kesegaran kulit bayi. Pada umumnya sabun bayi mempunyai pH 10, dibuat secara dicetak dan berbentuk putih keras, mengandung banyak lemak dan merupakan sabun lunak sehingga tidak mengiritasi kulit. Sabun bayi biasanya dibuat dari reaksi antara asam lemak tinggi yang terdapat dalam minyak lemak (oleum olivarum, oleum cocos) dengan alkali (NaOH, KOH). Dan dapat juga ditambahkan antiseptik ringan seperti heksaklorofin, triklorkarbanilid,dll. Contoh formulasi sabun bayi R/ Asam stearat Oleum sesami Natrium hidroksida Triaethanolamin Asam sitrat 8,24 gram 23,59 gram 20 gram 3,53 gram 2,53 gram

Air

5,29 mL