Anda di halaman 1dari 6

Tugas Kelompok 1 Executive Summary Case 3

Competition in Energy Drinks. Sport Drinks, and Vitamin-Enhanced Beverages


Mata Kuliah: Corporate Strategy

Dosen: Amin Wibowo, Ph.D

Diajukan oleh Kelompok 1: Arezti Yuanipitutri Ferdinand Agung Muhammad Ridwan Nawawi Novi Lilyana Soetikno Sukma Totanan PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS GADJAH MADA 2014

Pada industri minuman global, pasar minuman ringan berkarbonasi telah mencapai tahap mature. Hal ini terjadi karena pergeseran permintaan dari minuman ringan berkarbonasi ke minuman alternatif. Segmen minuman alternatif dibagi atas beberapa segmen yaitu minuman energi, minuman olahraga, minuman suplemen vitamin, two-once concentrated energy shots dan minuman relaksasi. Setiap segmen memiliki jenis konsumen dan channel distribusi yang berbeda. Sejak pertengahan 2000-an produk minuman alternatif menjadi produk yang penting bagi perusahaan minuman karena pasarnya tumbuh pesat dan memberikan margin keuntungan yang tinggi karena harganya yang premium. Hal ini tidak hanya mempengaruhi produsen minuman yang telah ada, tetapi juga mendorong munculnya penjual baru yang fokus hanya pada minuman alternatif. Industri minumam global diprediksi akan berkembang dari $1.58 trilyun di tahun 2009 hingga mendekati $1.78 trilyun di tahun 2014 dengan memasuki pasar geografis baru, mengembangkan jenis minuman baru, dan melanjutkan untuk menciptakan minuman yang populer. Perusahaan minumam global seperti Coca-cola dan PepsiCo telah menyandarkan pada minuman alternatif ini untuk meningkatkan volume yang berkelanjutan pada pasar yang mature, dimana konsumen mengurangi konsumsi dari minuman ringan berkarbonasi. Produsen minuman telah membuat berbagai upaya untuk meningkatkan ukuran pasar dari minuman alternatif dengan memperluas lini produk yang ada dan mengembangkan produk yang benar-benar baru. Lebih lagi, Coca-Cola, PepsiCo., dan perusahaan minuman lainnya juga bersungguh-sungguh untuk melakukan ekspansi pasar untuk minuman alternatif dengan memperkenalkan minuman berenergi, minuman olahraga dan minuman suplemen vitamin yang terus bermunculan di pasar internasional. Selain Coca-Cola dan PepsiCo., beberapa perusahaan yang juga menjadi besar dengan pengembangan dan penjualan dari minuman alternatif ini seperti Red Bull GmbH, Rockstar Inc., Hansen Natural Corporation (pembuat

Monster Energy), Living Esensials (pembuat 5-Hour Energy) dan Energy Brand (pembuat glaceau minuman bervitamin). Pertumbuhan ini yang di harapkan merupakan hasil dari pertumbuhan yang kokok dari daya beli konsumen pada negara-negara yang sedang berkembang. Hal ini dikarenakan tingkat kejenuhan pada semua jenis minuman pada negara-negara maju, yang merupakan penyebab dari pasar yang telah mature dan yang diperparah oleh kondisi ekonomi yang melemah. Secara perbandingan, minuman berkarbonasi masih menjadi minuman yang paling banyak dikonsumsi di Amerika Serikat tetapi terjadi penurunan. Konsumen lebih memilih untuk meminum air dalam kemasan botol, minuman olahraga, jus buah, teh yang siap minum, minuman suplemen vitamin, minuman berenergi, kopi siap minum dan jenis lainnya dari minuman.

Volume Penjualan Minuman di Amerika Serikat (dalam jutaan galon), pada tahun 2009
14000 12000 10000 8000 6000 4000 2000 0 Minuman ringan berkarbonasi Minuman Buah The siap minum Minuman berenergi Air minum kemasan botol Minuman olahraga Air minum berasa Kopi siap minum

Market Share Penjualan Minuman di Amerika Serikat pada tahun 2009


1% 0% Minuman ringan berkarbonasi Air minum kemasan botol Minuman Buah 13% 48% Minuman olahraga The siap minum 29% Air minum berasa Minuman berenergi Kopi siap minum

2% 4% 3%

Persentase Pertumbuhan Minuman di Amerika Serikat, pada tahun 2009


Minuman ringan berkarbonasi Minuman Buah The siap minum Minuman berenergi Air minum kemasan botol Minuman olahraga Air minum berasa Kopi siap minum 1.20% -2.70% -3.70% -12.30% -23% -12.50% 0.20% -5.40%

Walau terjadi penurunan, permintaan di Amerika Serikat tetap mengkontribusikan sangat besar pada pertumbuhan dunia dalam konsumsi industri minuman alternatif dengan mencatat 42.3% dari industri di seluruh dunia. Berikut adalah market share dari minuman alternatif secara geografis.

Market Share Minuman Alternatif Secara Geografis Tahun 2009


4% 22% 42% Amerika Serikat Asia-Pasific Eropa Amerika (selain Amerika Serikat)

32%

Melihat grafik market share diatas, mengindikasikan perlunya international diversification yaitu melakukan investasi tidak hanya pada satu regional tetapi melakukan diversifikasi secara internasional ke geografis yang berbeda. Dengan melakukan diversifikasi lintas geografis ini dimana roda ekonomi tidak saling berhubungan, apabila satu negara sedang mengalami ekonomi yang stagnan, negara lain dapat memberikan keuntungan pada perusahaan. Berikut data pangsa pasar dunia dan regional untuk 3 produsen terbesar minuman alternatif yang menunjukkan Internasional diversification: Perusahaan PepsiCo. Coca-Cola RedBull Lainnya Dunia 26.5% 11.5% 7.0% 55.0% Amerika Serikat 47.8% 10.2% 10.6% 31.5% Asia Pasifik 12.4% 13.7% n.a 73.9% Eropa 12.9% n.a 10.1% 77.0%

Agar dapat berkompetisi pada pasar minuman alternatif, beberapa kemampuan inti yang harus dimiliki pada perusahaan tersebut adalah inovasi dan diferensiasi, brand image dan distribusi yang efisien. Inovasi produk telah menjadi hal yang paling penting dari industri minuman alternatif. Minuman alternatif bersaing atas dasar diferensiasi dari minuman tradisional seperti

minuman ringan berkarbonasi atau jus buah dan juga diposisikan dalam segmen masingmasing atas dasar diferensiasi. Karena pentingnya pengakuan merek, penjual minuman alternatif yang sukses diperlukan untuk dapat mengembangkan dengan baik keterampilan membangun merek. Penjual terbesar di industri ini adalah perusahaan makanan dan minuman global yang telah memiliki merek yang baik dalam makanan ringan, minuman ringan, dan jus buah sebelum memasuki industri minuman alternatif. Penjual minuman alternatif juga perlu memiliki sistem distribusi yang efisien ke supermarket dan saluran toko untuk menjadi sukses di industri ini.