Anda di halaman 1dari 19

INFARK MIOKARD AKUT SEGMEN ST ELEVASI

Kelompok F6 :
Nolanda Susana Unwawirka Wilfridus Erik Eke Lamawato Ayu Lestari Maduwu Claudia E. M. Da Lopez Gene Dwi Pramana Priskila Regina Maria Heribertus Edo Tigit Ni Wayan Mirah Wilayadi 102010088 102010309 102011097

DENGAN

102011169 102011243 102011281 102011350 102011392

SKENARIO 3

Nn. B 40 tahun datang diantar keponakannya ke UGD

UKRIDA dengan keluhan nyeri pada dada kiri menjalar


ke lengan kiri yang muncul tiba-tiba 3 jam yang lalu, nyeri sedikit berkurang saat istirahat namun terus

menerus muncul kembali dan semakin memberat.


Pasien sebelumnya juga pernah merasakan nyeri dada kiri namun tidak terlalu sakit dan hanya sekitar 5

menit saja, pasien tidak demam tidak batuk, ayahnya


meninggal 40 tahun karena serangan jantung.

IDENTIFIKASI ISTILAH YANG TIDAK DIKETAHUI

Tidak ada

RUMUSAN MASALAH

Nn. B usia 50 tahun nyeri dada kiri menjalar ke lengan kiri yang muncul tiba-tiba 3 jam lalu.

HIPOTESIS

Nn. B dengan keluhan nyeri dada kiri yang menjalar ke lengan kiri tersebut menderita STEMI.

MIND MAP

Anamnesis

Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan Penunjang

DD & WD
Etiologi

Nn. B usia 50 tahun nyeri dada kiri menjalar ke lengan kiri yang muncul tiba-tiba 3 jam lalu

Epidemiologi
Patofisiologi Penatalaksanaan Prognosa

ANAMNESIS

Bagaimana kualitas rasa sakitnya? Berapa lama? Adakah penjalaran ke leher, rahang, lengan kiri?

Apa faktor pencetusnya?


Adakah mual, muntah, keringat dingin, berdebardebar dan sesak nafas?

Apakah pasien merokok?

PEMERIKSAAN FISIK

Pasien tampak cemas dan tidak bisa istirahat (gelisah)

Seringkali ekstremitas pucat disertai keringat dingin.


Takikardi dan/atau bradikardi Adanya S4 dan S3 gallop

Penurunan intensitas bunyi jantung pertama dan split


paradoksikal bunyi jantung kedua.

Adanya murmur midsistolok atau late sistolik apical yang

bersifat sementara

Peningkatan suhu sampai 38C (minggu pertama paska STEMI)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
EKG

Kadar

CK-MB dan troponin T/I Ekokardiografi Foto thoraks Profil lipid, gula darah, ureum, kreatinin Treadmill (untuk stratifikasi setelah infark)

DIAGNOSIS KERJA

STEMI (ST elevasi miokard infark)


Nyeri dada khas EKG elevasi ST 2mm, minimal pada 2 sadapan prekordial yang berdampingan atau 1mm pada 2 sadapan ekstremitas.

enzim jantung terutama troponin T

DIAGNOSIS BANDING

EPIDEMIOLOGI & ETIOLOGI


Laki laki >> wanita Usia lanjut 85% oleh pembentukan thrombus secara akut di

stenosis koroner

Faktor resiko usia, jenis kelamin , RPK, ras, herediter, hipertensi, hiperkolesterolemia, merokok, obesitas, diabetes melitus, dan stress

PATOFISIOLOGI

PENATALAKSANAAN
Tatalaksana awal di ruang emergensi (10 menit pertama

saat kedatangan)

Tirah baring (bedrest total) Oksigen 4L/menit (saturasi O2 dipertahankan >90%)

Aspirin 160 325 mg (dikunyah)


Nitrat diberikan 5 mg SL (dapat diulang 3x) lalu drip bila masih nyeri

Clopidogrel 300mg peroral (jika sebelumnya belum pernah


diberi)

Morfin iv bila nyeri tidak teratasi dengan nitrat

PENATALAKSANAAN 2

Medika mentosa

Nitrat Penyekat Beta/Beta Bloker Antagosis Kalsium Inhibitor ACE

Non medika mentosa


Intra-aortic balloon counterpulsation (IABP) Percutaneous coronary intervention (PCI) atau coronary artery bypass graft (CABG)

KOMPLIKASI

Disfungsi Ventrikular perubahan bentuk, ukuran dan

ketebalan segmen yang infark dan non infark

Gangguan Hemodinamik perluasan nekrosis iskemia gagal pompa

Edema Paru Akut


Syok kardiogenik kerusakan struktur pada ventrikel kiri > 80% oleh ruptru musculus papilaris

Infark ventrikel kanan


Ekstrasistol ventrikel Takikardia dan fibrilasi ventrikel(24 jam pertama)

PENCEGAHAN

faktor risiko yang dapat diubah


Tidak merokok Menghindari stress Mengontrol berat badan Mengontrol gula darah

Gaya hidup sehat

Olahraga teratur
Makan makanan gizi seimbang

PROGNOSIS

Coronary bypass 5-10 tahun, presentase 92% dan 81%

Late cardiac mortality setelah operasi diabetes, umur yang cepat tua,
berkurangnya ejection fraction, dan tidak dapat digunakannya internal mammary graft. Revaskularisasi gerakan stabil dinding ventrikular kiri dan latihan

performa dari ventrikular


< 1% pasien mengulang revaskularisasi dalam waktu 4 tahun atau lebih Coronary bypass prosedur yang terpencil kemungkinan gagal 2.8% Perbandingan th/ operasi dan pengobatan 39% dan 17% dari kematian

KESIMPULAN

Nn B 50 Tahun dengsn keluhan nyeri pada dada kiri menjalar ke lengan kiri menderita penyakit STEMI.